TATAP MUKA DANSATGAS YONIF 713/ST DENGAN INSAN PERS PAPUA

TATAP MUKA DANSATGAS YONIF 713/ST DENGAN INSAN PERS PAPUA

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. saat bertatap muka dengan sejumlah perwakilan jurnalis yang ada di Kota Jayapura, Papua. Rabu (14/8/2019).

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. bersama sejumlah personelnya gelar tatap muka dengan insan pers di Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/8/2019).

Pada momentum tersebut, Komandan Satgas Yonif 713/ST mememperkenalkan diri dan sekaligus memperkenalkan satuannya yang berasal dari Kodam XIII/Merdeka berpusat di kota Manado Provinsi Sulawesi Utara yang akan bertugas selama 9 bulan kedepan untuk menggantikan Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH.

Pada kesempatan tersebut Komandan Satgas mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan media yang bisa bertemu dan harapannya bisa mendukung pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Yonif 713/ST di Bumi Papua,”ujarnya.

Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. pada kesempatan ini juga meminta sejumlah saran dan pandangan tentang situasi dan kondisi di Papua serta bagaimana karakteristik masyarakat terutama dalam menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

“Nantinya saya akan membuat lomba untuk meramaikan HUT RI ke-74 dengan harapan rekan-rekan wartawan bisa mendukung kami untuk memberitakan kegiatan tersebut,” katanya.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 713/ST mengaku kehadiran Satgas Yonif 713/ST di Papua terutama di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, selain melaksanakan tugas pokok yaitu menjaga perbatasan RI-PNG, mengecek patok dan kedaulatan bangsa juga harus bisa membantu masyarakat dan menjadi contoh untuk masyarakat setempat.

“TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat, kami disini untuk membantu warga, selain tupoksi kami menjaga perbatasan,” ujarnya

Sementara itu, Supriyadi dari Harian Koran Sentani News menyambut baik kegiatan tatap muka tersebut.

“Semoga pertemuan ini bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan yang baik, terutama memberitakan kegiatan Yonif 713/ST yang membantu warga Papua,” katanya.

Sama halnya dengan Pimred Wartaplus.com, Roberth mengaku baru pertama kali ada seorang pemimpin Komandan satuan yang begitu ‘familiar’ dengan wartawan.

“Jika dibandingkan dengan Satgas yang sebelumnya, mungkin kurang bersosialisasi. Tapi Komandan Satgas Yonif 713/ST langsung berinteraksi dan dekat dengan media,” katanya.

GIAT JUMAT BERSIH TEMPAT IBADAH KOYA KOSO

GIAT JUMAT BERSIH TEMPAT IBADAH KOYA KOSO

Sebagai umat Muslim Hari Jumat adalah hari dimana seluruh umat melaksanakan ibadah Sholat Jumat. Untuk menunjang pelaksanaan ibadah sholat Jumat ini maka personel Pos Koya Koso dibawah pimpinan Serda Nor Azlan melaksanakan kegiatan pembersihan Masjid Al-Isro Kampung Kukup Kota Jayapura Propinsi Papua, Jumat (24/01/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Ustadz Toni (Pengurus Masjid), Serda Nor Azlan beserta 4 orang anggota Pos Koya Koso dan remaja masjid Al-Isro Kampung Kukup.

Serda Nor mengungkapkan kegiatan pembersihan tempat ibadah ini merupakan kami lakukan untuk memberikan rasa nyaman bagi jamaah yang nantinya akan melaksanakan sholat Jumat. Dengan kondisi Masjid yang bersih tentunya akan menambah kekhusukan jamaah untuk melaksanakan ibadah.

Hal yang sama juga di tuturkan oleh Ustadz Toni dan mengucapkan “Terimakasih banyak kepada personel Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Koya Koso yang turut serta menyumbangkan tenaga dan bhaktinya dalam rangka melaksanakan pembersihan masjid Al-Isro ini”, tuturnya.

TIM KESEHATAN SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN BAGI ADIK JOEL YANG SAKIT STEP

TIM KESEHATAN SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN BAGI ADIK JOEL YANG SAKIT STEP

Dengan menggendong anak Joel 9 tahun yang mengalami sakit Step (Kejang), Mama Lusi datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua untuk meminta pertolongan, Jumat (24/01/2020).

Mama Lusi adalah salah satu masyarakat Perbatasan yang tempat tinggalnya tidak jauh dari Pos Kotis, dengan keadaan sedih dan kebingungan dia membawa anaknya yang bernama Joel  untuk berobat ke Pos Kotis. Anaknya Joel mengalami Step sudah dalam keadaan lemas dan detak jantungnya sudah mulai lemah sehingga membutuhkan pertolongan yang cepat.

Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Aldwin dan Tim Kesehatan Pos Kotis ketika mendengar adanya masyarkat yang menderita step (Kejang) segera langsung memeriksa dan memberikan pertolongan pertama terhadap anak Joel yang sudah dalam keadaan lemah, langkah pertama memeriksa kondisi tubuh serta menahan lidahnya karena agar tidak di gigit sendiri.

Namun melihat kondisinya yang sudah lemah dan membutuhkan pertolongan yang lebih cepat ataupun serius, maka Dokter Satgas dan tim kesehatan memutuskan untuk melakukan evakuasi ataupun rujukan adik Joel untuk ke Puskesmas terdekat dengan menggunakan ambulance Pos Kotis untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik dan tepat.

dr Aldwin mengatakan penyakit step adalah istilah umum pada masyarakat, “Arti step sebenarnya adalah kejang. Kejang yang dimaksud dalam hal ini umumnya adalah kejang demam yaitu suatu reaksi kejang yang terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh suhu tubuh yang sangat tinggi dan hal ini tidak bisa dianggap remeh karena belajar dari banyak kejadian kalau step tidak langsung di tangani maka bisa menimbulkan korban jiwa untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat ketika anaknya mengalami step langsung memberikan pertolongan jangan di anggap biasa”, ungkapnya.

ACARA ZIARAH DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI PATRIOTIK KE-78 PROVINSI GORONTALO

ACARA ZIARAH DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI PATRIOTIK KE-78 PROVINSI GORONTALO

Dalam rangka memperingati Hari Patriotik ke-78 Provinsi Gorontalo yang tepat pada hari Kamis tanggal 23 Januari 2020, Satgas Yonif 713/Satya Tama yang juga merupakan satuan berasal dari Provinsi Gorontalo ini pertama kalinya memperingati Hari Patriotik Provinsi Gorontalo di daerah Penugasan tepatnya di Perbatasan Papua. Hal tersebut tidak menjadikan alasan untuk Satya Tama tidak memperingati hari besar Patriotik ini meskipun berada di daerah penugasan di tanah Papua. Dalam kesempatan kaloi ini dilaksanakan berbagai macam kegiatan yaitu diantaranya kegiatan Ziarah bersama Satgas Yonif 713/ST bersama rombongan KKIG (Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo) Provinsi Papua bertempat di Taman Makam Pahlawan Kesuma Trikora Waena, Jum’at (24/01/2020).

Sebagai Warga Negara Indonesia kita harus sadar pentingnya untuk memperingati hari Patriotik dimana tidak kita sadari tanpa adanya para Pahlawan pendahulu kita tentunya bangsa Indonesia tidak akan seperti pada saat ini merdeka dan tidak terjajah oleh bangsa lain. Sosok pahlawan yang digambarkan penuh dengan perjuangan dan pengorbanan dalam rangka merebut kemerdekaan sekarang ini tidak harus dengan bercucuran darah dan air mata, dimasa sekarang ini kita sebagai Warga Negara Indonesia cukup dengan memperingati dan mengenang jasa-jaasa para pahlawan serta berjuang untuk menjadikan Indonesia menjadi Negara yang hebat dan maju.

Dengan melaksanakan kegiatan ziarah seperti ini tentunya akan meningkatkan rasa Nasionalisme dan Kebangsaan kita sebagai seorang Warga Negara Indonesia, seperti halnya yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif 713/ST bersama dengan KKIG (Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo) Provinsi Papua yang bersama-sama melaksanakan Ziarah di Taman Makam Pahlawan Kesuma Trikora Waena dalam rangka memperingati Hari Patriotik ke-78 Provinsi Gorontalo.

Hadir dalam kegiatan ini DR. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M. (Walikota Jayapura), DR. Merlan Uloli, S.E., M.M. (Ketua DPD KKIG Prov Papua), Hj. Rakhtim Akuba, S.T. (Ketua Panitia), Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadansatgas Yonif 713/ST), Bapak Alex Deu, S.pd., M.Pd. (ketua DPC KKIG Kota Jayapura), Lettu Inf M. Hanif Purwanto (Pasiminlog Satgas Yonif 713/ST), Letda Inf H.R. Sitorus (Danpos Nafri), Anggota Satgas Yonif 713/ST, Sesepuh Gorontalo yg tinggal di Jayapura dan Warga Gorontalo yg tinggal di Jayapura.

Dalam kesempatan ini DR. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M. (Walikota Jayapura) mengungkapkan “Peringatan Hari Patriotik ini sudah memasuki ke 78 dihitung dari 23 Januari 1942 silam, dengan waktu yang terus berjalan dan tidak kita sadari kitapun semakin menua tentunya kita juga tidak akan lupa dengan sejarah Negara Indonesia terutama sejarah dari Gorontalo dimana kita sendiri merupakan orang yang berasal dari Gorontalo meskipun kita sekarang sedang di tanah rantau tidak di Gorontalo tetap kita memperingatinya seperti halnya pada saat ini kita memperingatinya dengan melaksanakan ZIarah di Taman Makam Pahlawan Kesuma Trikora Waena”, ungkapnya.

KOLONEL INF TAUFIQ SHOBRI TIM ASNIS PUSTERAD SAMBANGI SATGAS YONIF 713/ST DAN JAJARANNYA

KOLONEL INF TAUFIQ SHOBRI TIM ASNIS PUSTERAD SAMBANGI SATGAS YONIF 713/ST DAN JAJARANNYA

Tim Asistensi Pusterad dibawah Pimpinan Kolonel Inf Taufiq Shobri (Dirbindiklat Pusterad) bersama satu personel lainnya  Mayor Inf Suratno Kasibinsat Pusterad) melaksanakan asistensi kegiatan penyelenggaraan pembinaan teritorial Satgas Yonif 713/ST yang bertugas di wilayah Utara Papua. Kamis (23/01/2020).

Kedatangan Tim Asistensi dari Pusterad ini di sambut oleh Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol bersama pejabat Pemerintah, TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Perbatasan dan Perwira Staf Kotis. Kedatangan Tim Asistensi ini untuk mengetahui sejauh mana program-program Teritorial yang telah di jalankan selama dan yang akan dilaksanakan kedepannya. Asistensi ini cukup penting dilaksanakan untuk mengukur dan untuk melihat dengan nyata kegiatan-kegiatan teritorial Satgas.

Sebelum tim melaksanakan pengecekan sekaligus kunjungan dan memberikan arahan ke Pos jajaran Satgas terlebih dahulu tim mendapatkan paparan dari Dansatgas mengenai kegiatan-kegiatan teritorial yang telah dilaksanakan, yang sedang berjalan dan yang akan dilaksanakan kedepannya. Dan setelah selesai mendengarkan paparan tim memberikan pengarahan kepada personel Kotis lainnya dan selanjutnya Tim bersama Dansatgas meninjau langsung kegiatan-kegiatan Teritorial di pos-pos jajaran.

Tim dari Pusterad dan Dansatgas beserta rombongan mengawali asistensinya dengan mendatangi pos Mosso dan masyarakat yang ada disana. Banyak hal yang telah dilaksanakan oleh Satgas selama ini dan Tim bisa melihat hasilnya sampai dengan saat ini, penerimaan masyarakat terhadap Satgas baik, program-program Satgas dapat berjalan dengan baik oleh karena adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat, demikian juga dengan bantuan dari Satgas program-program pemerintah terhadap masyarakat dapat berjalan dengan baik dan masih banyak hal lainnya yang di temui oleh Tim Pusterad dan Tim mengapresiasi kinerja dari Satgas Yonif 713/Satya Tama.

WAKIL BUPATI KEEROM DAN SATGAS BERPERAN AKTIF DALAM PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA

WAKIL BUPATI KEEROM DAN SATGAS BERPERAN AKTIF DALAM PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA

Sarana ibadah adalah salah satu fasilitas yang cukup penting dalam mendukung setiap umat dalam beribadah kepada Tuhan. Untuk itu setiap umat senantiasa berlomba untuk memberikan dukungan dalam bentuk apapun demi berdirinya sebuah tempat ibadah dan hal ini tujuannya adalah bukan untuk menyombongkan diri namun mau memberikan sesuatu yang terbaik bagi Tuhan oleh karena setiap berkat yang di terima. Seperti yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST bersama Wakil Bupati Keerom yang turut serta dalam pembangunan gedung Gereja GKI Galilea Yaturaharja di Kampung Yaturaharja Arso-10 Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (22/01/2020).

Hadir dalam kegiatan ini bapak Pieter Gusbager (Wakil Bupati Keerom), Mayor (K) Chk Yuliana Rosario (Danramil 1701-04/Arso), Imbang Warisman (Kepala Kampung Yaturaharja), Pendeta Frans Mambrasar (Ketua Klasis GKI Keerom), Putu Wartana (Ketua Ps Hindu), Iwan Setiawan (Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia Keerom), Haris (Kepala Kua Keerom), Karrel Membuai (Ketua Forum Kepala Kantor Kemenag Keerom), Nursalim Alrozi (Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Keerom),  Kyai Mhudori (Ketua MUI), Pendeta Hans Pongliti (Ketua Majelis GKI Galilea Yaturaharja), Sertu Ricco bersama satu regu  anggota Pos Skamto dan Masyarakat Kampung Yaturaharja Arso-10 sekitar 70 orang.

Pembangunan Gereja ini turut di hadiri seluruh insan umat beragama yang terwadahi dalam FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) yang ada di wilayah Kabupaten Keerom hal ini menandakan bahwa toleransi masih terjaga dengan baik dan terpelihara dengan baik di wilayah Kabupaten Keerom. Hal ini yang perlu di kembangkan dan diterapkan wilayah-wilayah lain yang ada di Indonesia secara khusus yang ada di Papua ini.

Wakil Bupati Keerom menyampaikan apresiasinya kepada setiap warga jemaat yang dengan tulus memberikan dukungan dalam bentuk apapun demi pembangunan Gereja ini, kita berharap akan hadir donatur-donatur lainnya yang bersedia menyumbangkan sebagian dari berkat-berkatnya untuk pembangunan gedung Gereja ini. Untuk Satgas Yonif 713/ST yang saat ini datang dibawah pimpinan Sertu Ricco kami ucapkan terimakasih atas bantuan tenaganya Tuhanlah yang akan membalas kebaikan bapak-bapak sekalian.

LAWATAN DANSATGAS YONIF RAIDER 509 KOSTRAD DAN TIM PUSTERAD KE POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST

LAWATAN DANSATGAS YONIF RAIDER 509 KOSTRAD DAN TIM PUSTERAD KE POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST

Sama-sama melaksanakan tugas pengamanan perbatasan di Papua di sektor  Utara Yonif 713/ST dengan Yonif Raider 509/BY selalu berkoordinasi demi keberhasilan tugas  seperti yang dilaksanakan saat ini dimana Dansatgas Yonif Raider 509 Kostrad melaksanakan lawatan sekaligus koordinasi ke Pos Kotis Yonif 713/ST Skouw Perbatasan RI-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (22/01/2020).

Dansatgas Yonif Raider 509 Kostrad Letkol Inf Wira Muharromah, S.H., Psc yang bersama-sama dengan tim dari Pusterad Letkol Inf Prastyo (Kabag Pusterad) dan Mayor Inf Zainal Staf Pusterad) datang ke Pos Kotis dan langsung di sambut oleh Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol.

Lawatan dan koordinasi kali ini bukan yang pertama kali namun sudah yang kesekian kalinya hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk saling bisa mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh masing-masing Satgas dan tentunya untuk menentukan kebijakan-kebijakan selanjutnya demi keberhasilan tugas kedepannya.

Sedangkan untuk tim dari Pusterad yang hari ini datang  bersama-sama dengan Dansatgas Yonif Raider 509 Kostrad ke Pos Kotis adalah untuk melihat secara langsung kesiapan Pos Satgas Yonif 713/ST karena dalam waktu dekat akan ada tim dari Pusterad ke Pos Satgas Pamtas.

Dony mengungkapkan lawatan ini dilakukan untuk kami Satgas  bisa saling memberikan masukan, pendapat dan saling bertukar pikiran akan apa-apa yang harus di persiapkan dalam kegiatan kedepannya demi kebaikan dan keberhasilan.

SATGAS BANTU WARGA BUAT GARASI SEPEDA DAN MOTOR DI SD N INPRES II ARSO 1 KAMPUNG SANGGARIA KABUPATEN KEEROM PAPUA

SATGAS BANTU WARGA BUAT GARASI SEPEDA DAN MOTOR DI SD N INPRES II ARSO 1 KAMPUNG SANGGARIA KABUPATEN KEEROM PAPUA

Kehadiran Satgas di daerah Papua untuk melaksanakan pengamanan perbatasan harus senantiasa bisa merangkul semua elemen masyarakat hal ini dimaksudkan untuk saling bekerja sama demi kemajuan Papua. Semuanya itu harus di dukung juga ketersediaan fasilitas pendukungnya. Seperti yang Satgas dan masyarakat lakukan saat ini yakni membuat fasilitas pendukung garasi sepeda dan motor di SDN Inpres II Arso 1 Jln. Melati Barat Kampung Sanggaria Arso 1 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (22/01/2020).

Garasi ini di peruntukkan untuk siswa-siswi yang sehari-hari datang ke sekolah dengan menggunakan sepeda dan guru yang membawa sepeda motor, karena selama ini sepeda dan motor belum memiliki garasi sehingga kelihatan tidak rapih dan siswa dan guru tidak nyaman dalam melaksanakan proses belajar mengajar karena memikirkan sepeda dan motor mereka.

Hadir dalam kegiatan ini Letda Ckm Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST), Serda Akbar Nasution (Combata Intel Satgas Yonif 713/ST), Pratu Arsianto (Ta Satgas Yonif 713/ST),  Puji (Ketua Komite), Yadi (Masyarakat Arso 1), Yanto (Masyarakat Arso 1), Sances (Masyarakat Arso 1) dan Dani (Masyarakat Arso 1)

Syaban berkata pembuatan garasi ini cukup penting untuk mendukung proses belajar mengajar, ketika sepeda mereka aman maka anak-anak akan tenang dalam belajar tidak takut sepedanya hilang demikian juga dengan guru-guru yang mengendarai sepeda motor akan merasa aman ketika mengajar sehingga proses belajar mengajar akan berjalan dengan baik.

Bapak Puji selaku Ketua Komite menyambut baik kegiatan pembuatan garasi sepeda dan motor ini ”Kami sangat mengapresiasi kinerja dan dedikasi dari bapak-bapak Satgas Yonif 713/ST yang menyumbangkan tenaga, pikiran dan lainnya demi pembuatan fasilitas sekolah garasi sepeda dan motor ini serta tak lupa kami tetap mendukung semua program-program dari Satgas demi kesejahteraan masyarakat di Papua ini”, tuturnya

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERLUKA AKIBAT MIRAS

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERLUKA AKIBAT MIRAS

Miras memang salah satu sumber dari segala keributan, perkelahian dan lain sebagainya. Tidak sedikit orang berantem, rebut ataupun berkelahi karena miras ini dan bahkan orang lain yang ada disekitarnya menjadi korban orang yang minum miras. Satgas dalam setiap kesempatan terus melaksanakan pemeriksaan dan penekanan agar masyarakat menjauhi yang namanya Miras dan sejenisnya namun apa yang terjadi hal ini belum sepenuhnya di pahami dan di laksanakan masyarakat seperti yang terjadi saat ini ketika suami mabuk dan memukul istri yang sedang tidur yang tidak tahu menahu apa sebabnya, Rabu (22/01/2020).

Adalah Mama Karudina umur 30 tahun masyarakat Kampung Wutung PNG yang datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Skouw yang diantar oleh saudaranya untuk meminta pertolongan dan pengobatan atas luka yang di derita oleh karena pukulan benda tumpul di kepala yang menyebabkan luka yang cukup panjang. Menurut pengakuan Mama Karundina luka yang dia derita akibat pukulan benda tumpul yang dilakukan oleh suaminya yang sudah mabuk oleh minuman keras dimana kejadian itu dilakukan ketika Mama Karundina telah tertidur kemudian ketika suaminya pulang tiba-tiba memukul kepalanya sehingga menyebabkan darah segar mengalir deras dari kepalanya.

Setelah tim Kesehatan Pos Kotis Pratu Haerul dan Prada Bano memeriksa lukanya di dapati lukanya yang lumayan panjang dan lebar, langkah pertama yang dilakukan adalah mencukur rambut yang ada di sekitar luka untuk memudahkan pembersihan dan pengobatan. Setelah di bersihkan maka lukanya mendapat jahit sebanyak 15 jahitan oleh karena panjangnya luka tersebut. Setelah itu selanjutnya Mama Karundina diberikan obat dan menurut pengakuannya suami telah meminta maaf atas kejadian ini dan oleh karena itu masalah ini tidak sampai ke pihak Kepolisian karena telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Pratu Haerul mengungkapkan “Luka yang di derita oleh Mama Karundina ini cukup dalam dan harus mendapatkan penanganan medis yang lebih untuk itu kami sarankan untuk berobat ke rumah sakit agar mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Pengobatan yang kami berikan saat ini hanya untuk sementara karena lukanya cukup dalam, panjang dan lebar apalagi ini lukanya di kepala. Sekali lagi kami selalu menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi miras karena akibatnya tidak baik”, ungkapnya.

CIPTAKAN SDM PAPUA YANG PROFESIONAL DAN BERKUALITAS

CIPTAKAN SDM PAPUA YANG PROFESIONAL DAN BERKUALITAS

Sebagai wilayah yang berada di Timur Indonesia Papua memiliki kekayaan yang cukup melimpah, untuk mengolah semua kekayaan alam itu perlu Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan profesional. Untuk menciptakan itu semua Satgas Yonif 713/ST turut berpartisipasi mengambil bagian dalam bidang Pendidikan yaitu menjadi seorang tenaga pendidik di sekolah wilayah Pos masing-masing, Selasa (21/01/2020).

Di samping melaksanakan tugas pengamanan Perbatasan Satgas juga memiliki program melaksanakan pengajaran di sekolah-sekolah untuk menciptakan Sumber Daya Manusia Papua yang berkualitas dan profesional. Dengan sumber daya manusia yang profesional kekayaaan alam Papua tentu akan dapat di kelolah dengan baik dan dapat dimanfaatkan demi kesejahteraan masyarakat Papua.

Personel Pos Kout dibawah pimpinan Letda Ckm Syaban memberikan pengajaran kepada siswa siswi kelas VI yang berjumlah 24 orang di SD Inpres Arso 6 tepatnya di Jln. Tangkuban Perahu Kampung Yammua Arso 6 Kabupaten Keerom Provinsi Papua sedangkan Personel Pos Nafri dibawah pimpinan Serda Sinaga melaksanakan pengajaran di SD Inpres Nafri.

Syaban dan Sinaga dalam keterangannya selesai melaksanakan pengajaran menceritakan bahwa anak-anak sangat senang ketika tahu bahwa yang menjadi guru hari ini di sekolah mereka berasal dari bapak-bapak TNI dan hal itu terlihat dari raut muka siswa-siswi yang ceria.

“Harapan kami sebagai Satgas anak-anak ini kelak akan menjadi anak-anak yang berhasil yang bisa membanggakan keluarga, bangsa dan negara secara khusus membanggakan Papua tempat kelahiran mereka ini”, tambah Syaban.

Ibu Juariah dan ibu Margaretha selaku guru di kedua Sekolah tersebut sangat bangga kepada Satgas Yonif 713/ST yang mau berkorban berbagi waktu untuk memberikan ilmu kepada anak-anak kami di sekolah ini, semoga ilmu yang telah diberikan akan dapat mereka manfaatkan kelak demi menggapai cita-cita mereka yang akan datang.

PENANGKAPAN PENGEDAR DAUN GANJA KERING

PENANGKAPAN PENGEDAR DAUN GANJA KERING

Perbatasan RI-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua memiliki daya tarik untuk di kunjungi orang, apakah itu untuk rekreasi, jalan-jalan bersama keluarga, kerabat, teman dan lain sebagainya. Namun hal ini banyak juga di salah gunakan orang dimana dalam kesempatan tertentu mengambil kesempatan untuk melakukan hal-hal yang tidak baik seperti melakukan peredaran miras, pelintas ilegal, jual beli narkotika dan lain sebagainya. Seperti yang terjadi saat ini dimana Satgas menangkap pengedar ganja kering, Selasa subuh (21/01/2020).

Anggota Pos Kotis Skouw yang dipimpin oleh Batih Kima Satgas Pamtas Pos Kotis Skouw Yonif 713/ST Sertu Lalu Mashap bersama satu tim personel Pos Kotis melakukan penangkapan terhadap warga masyarakat yang sedang membawa daun ganja kering, setelah di periksa dengan teliti masyarakat tersebut kedapatan membawa 10 bungkus daun ganja kering yang dibungkus dalam kantong plastik kecil dan telah siap jual dan siap pakai.

10 bungkus ganja kering di dapati dari masyarakat dengan inisial nama O J 26 tahun tempat tanggal lahir Sorong, 28 Juli 1994 pekerjaan mahasiswa FHI Uncen beralamat di  jalan Buper – Perumahan Pemda blok B Distrik Heram – Kota Jayapura Provinsi Papua dan saudara Y G Y G 28 Tahun tempat tanggal lahir Abepura, 4 April 1992 pekerjaan mahasiswa Fakultas Hukum Uncen beralamat di jalan sosial – kompleks Taruna, Sentani – Kabupaten Jayapura Provinsi Papua.

Dalam penangkapan ini juga melibatkan Polisi sektor Skouw Perbatasan yang dipimpin oleh Kapolsub Sektor Skouw Perbatasan Iptu Kasrun, S.H. Dan saat ini kedua pelaku dan beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Muara Tami guna proses hukum lebih lanjut.

Sertu Lalu Mashap mengungkapkan “Di subuh hari harusnya menjadi waktu yang baik untuk beristirahat namun kedua pelaku saudara-saudara kita ini menggunakannya untuk hal-hal yang tidak baik yaitu bertransaksi Narkotik. Hal ini tidak patut di contoh, untuk itu kami selaku personel pengamanan perbatasan yang bertugas di Skouw terus mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan transaksi barang-barang ilegal di Perbatasan. Mari kita bersama-sama menjaga wilayah perbatasan ini agar wilayah Perbatasan bebas dari peredaran barang-barang ilegal, miras, narkotika dan lain sebagainya”, tegasnya.