TATAP MUKA DANSATGAS YONIF 713/ST DENGAN INSAN PERS PAPUA

TATAP MUKA DANSATGAS YONIF 713/ST DENGAN INSAN PERS PAPUA

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. saat bertatap muka dengan sejumlah perwakilan jurnalis yang ada di Kota Jayapura, Papua. Rabu (14/8/2019).

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. bersama sejumlah personelnya gelar tatap muka dengan insan pers di Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/8/2019).

Pada momentum tersebut, Komandan Satgas Yonif 713/ST mememperkenalkan diri dan sekaligus memperkenalkan satuannya yang berasal dari Kodam XIII/Merdeka berpusat di kota Manado Provinsi Sulawesi Utara yang akan bertugas selama 9 bulan kedepan untuk menggantikan Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH.

Pada kesempatan tersebut Komandan Satgas mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan media yang bisa bertemu dan harapannya bisa mendukung pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Yonif 713/ST di Bumi Papua,”ujarnya.

Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. pada kesempatan ini juga meminta sejumlah saran dan pandangan tentang situasi dan kondisi di Papua serta bagaimana karakteristik masyarakat terutama dalam menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

“Nantinya saya akan membuat lomba untuk meramaikan HUT RI ke-74 dengan harapan rekan-rekan wartawan bisa mendukung kami untuk memberitakan kegiatan tersebut,” katanya.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 713/ST mengaku kehadiran Satgas Yonif 713/ST di Papua terutama di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, selain melaksanakan tugas pokok yaitu menjaga perbatasan RI-PNG, mengecek patok dan kedaulatan bangsa juga harus bisa membantu masyarakat dan menjadi contoh untuk masyarakat setempat.

“TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat, kami disini untuk membantu warga, selain tupoksi kami menjaga perbatasan,” ujarnya

Sementara itu, Supriyadi dari Harian Koran Sentani News menyambut baik kegiatan tatap muka tersebut.

“Semoga pertemuan ini bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan yang baik, terutama memberitakan kegiatan Yonif 713/ST yang membantu warga Papua,” katanya.

Sama halnya dengan Pimred Wartaplus.com, Roberth mengaku baru pertama kali ada seorang pemimpin Komandan satuan yang begitu ‘familiar’ dengan wartawan.

“Jika dibandingkan dengan Satgas yang sebelumnya, mungkin kurang bersosialisasi. Tapi Komandan Satgas Yonif 713/ST langsung berinteraksi dan dekat dengan media,” katanya.

KUNJUNGAN KEPALA BALAI KARANTINA DI POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST

KUNJUNGAN KEPALA BALAI KARANTINA DI POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST

Kepala Balai Karantina Kelas 1 Jayapura mengunjungi Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Kout KM 31 yang berada tepat di Kecamatan Arso Kabupaten Keerom, Kamis (19/09/2019).

Kunjungan yang dilaksanakan oleh Kepala Balai Karantina Kelas 1 Jayapura Bapak Muhlis Nasir yang sebelumnya diawali dengan Rapat Koordinasi Instansi terkait di wilayah Perbatasan RI-PNG dilaksanakan di Pos Kout KM 31 Satgsa Yonif 713/ST.

Dalam kunjungannya Bapak Muhlis menceritakan bahwa baru pertama kalinya masuk dan menginjakkan kakinya di Pos Kout, beliau dan rombongan merasa senang dan bangga dapat diterima oleh Satgas Yonif 713/ST.

Kunjungan ini berlangsung sangat singkat, mereka mengunjungi beberapa barak, dapur dan kamar mandi yang ada di Pos Kout. Bapak Muhlis Nasir mengungkapakan “Saya baru pertama kali ini mengunjungi Pos Kout yang ada di Kabupaten Keerom dan saya sangat berterimakasih karena telah diterima dengan baik oleh Personel Satgas, semoga kedepannya dapat lebih menjalin kerja sama yang baik di wilayah perbatasan”, Ungkapnya.

Selesai kunjungan mereka segera melanjutkan perjalanan untuk kembali menuju Jayapura. Dansatgas dalam hal ini turut menegaskan “Saya selaku Dansatgas Yonif 713/ST juga sangat bangga karena dapat melaksanakan Rapat Koordinasi dengan baik dengan tujuan menjalin kerja sama antara instansi di wilayah perbatasan, ditambah bapak Kepala Balai Karantina dan rombongan berkenan berkunjung dan melihat kondisi yang ada di Pos Kout Satgas Yonif 713/ST dan harapan kami semoga kedepannya Satgas dan Balai Karantina dapat bekerja sama dengan baik sampai akhir masa penugasan ini”, Tegasnya.

PATROLI PATOK MM 2 MUARA TAMI PAPUA

PATROLI PATOK MM 2 MUARA TAMI PAPUA

Satgas Pamtas Yonif 713/ST melaksanakan Patroli Patok MM 2 yang merupakan tugas dan tanggung jawab Satgas Pengamanan Perbatasan khususnya di Pos Muara Tami, Kamis (19/09/2019).

Pelaksanaan Patroli Patok dengan kekuatan satu tim tersebut berangkat menuju patok MM 2 yang berkoordinat di CO 0019 0363 dengan dipimpin langsung oleh Danpos Muara Tami yaitu Letda Inf Megantara dan didampingi oleh Perwira Topografi Satgas Letda Ctp Achmad Supeno beserta dengan Dansi Mayon Sertu Latif Hamzah.

Dalam pelaksanaan yang diawali dengan pengecekan atau apel pagi, pasukan langsung segera mempersiapkan diri untuk bergerak berangkat dari Pos Muara Tami menuju sasaran. Dengan menyusuri hutan yang cukup lebat dan jalan yang tidak rata, tim Patroli Patok tetap dengan semangat melewati rintangan dan tidak menjadikan semua itu sebagai penghalang bagi personel untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Didalam melewati hutan yang lebat Tim Patroli Patok tetap harus berhati-hati dikarenakan medan yang dilalui merupakan medan yang cukup sulit, tanpa adanya konsentrasi dan kewaspadaan baik ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata maupun dari binatang buas yang ada di hutan Papua mereka tidak akan sampai di sasaran.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup lumayan jauh kurang lebih selama 2 hari dan menguras banyak tenaga, tepat pada pukul 15.00 WIT Tim Patroli Patok sampai di CO MM 2 dengan aman. Selanjutnya Timpun melaksanakan pengecekan ataupun pembersihan disekitar patok dikarenakan banyaknya rumput-rumput yang cukup tinggi dan tidak lupa untuk segera merekamnya di GPS agar diketahui Koordinat yang nyata dialapangan yaitu dengan hasil CO 0500353 9703638.

Danpos Letda Inf Megantara mengungkapkan “Kami bersyukur bisa menemukan dan sampai ke Patok MM 2 ini walaupun kami tempuh selama kurang lebih selama 2 hari dengan jarak 13 Km dan melewati medan lereng gunung serta sungai, namun itu tidak menjadi hambatan bagi kami,  jarak yang jauh dan medan yang berat itu semua kami tempuh demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Ungkapnya. 5

RAPAT KOORDINASI INSTANSI TERKAIT DI WILAYAH PERBATASAN RI – PNG

RAPAT KOORDINASI INSTANSI TERKAIT DI WILAYAH PERBATASAN RI – PNG

KEEROM – Satgas Pamtas Yonif 713/ST mengikuti Rapat Koordinasi Instansi Terkait di Wilayah Perbatasan RI-PNG yang dilaksanakan di Pos Kout KM 31 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (19/09/2019).

Rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka untuk menggerakkan akselerasi ekspor pertanian, perkebunan dan peternakan, dalam hal ini merupakan tanggung jawab dari Balai Karantina Kelas 1 Jayapura. Adapun beberapa maksud dan tujuan rapat ini yaitu agar instansi dalam hal ini Balai Karantina Kelas 1 Jayapura bersama dengan TNI dapat bekerja sama untuk mencegah terjadinya tindak illegal seperti misalnya penyelundupan vanilli ataupun ternak yang tidak sesuai dengan peraturan dari Balai Karantina.

TNI dalam hal ini Satgas Yonif 713/ST bersama instansi tersebut akan melaksanakan sweeping di jalan-jalan tikus di mana tempat penyelundupan barang yang sering diselundupkan baik dari Indonesia ataupun yang akan masuk ke Indonesia. Tekad baik ini tentu harus butuh kerjasama dan koordinasi antara instansi terkait yang ada di Jayapura, dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini tentu kedepannya akan dapat mengurangi tindak illegal tersebut.

Dalam rapat koordinasi turut hadir bapak Muhlis Nasir (Kepala Balai Karantina Kelas 1 Jayapura), Boaz Henry L (Kasi Wasdak), Rahmat Turung (Karantina Skouw), Jeam J. Hattu (Kasi Karantina Tumbuhan, Epilson lamba (Kasi TU), Mayor Inf Dony Gredinand,SH., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST), Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadan Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Kapten Chk Riyo (Pakum Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Kapten Inf Supriyanto (Danki C), Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Lettu Inf Aji Satrio (Pasi Ops Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal & Papen Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Letda Inf Prabowo (Danki B), Letda Inf Mandiangan (Danki Ban), Letda Inf Sitorus (Danpos Nafri), Letda Inf Agung (Danpos Koya Koso), Letda Inf Chaerul (Danpos Mosso), Letda Inf Ida Bagus (Danpos Kaliasin), Brigadir Suyitno (Pospol Skouw), Sertu Steven (Denintel) dan Personel Satgas Yonif 713/ST 35 orang.

Dalam rapat kali ini banyak sekali yang disampaikan dari Kepala balai Karantina Kelas 1 Jayapura, Muhlis Nasir juga mengungkapkan “Rapat koordinasi ini seyogyanya dilaksanakan ketika awal Satgas datang namun karena berbagai kegiatan maka kegiatan baru dapat dilaksanakan pada hari ini adapun maksud dan tujuan Kegiatan ini sendiri dilaksanakan demi menunjang kelancaran tugas-tugas diperbatasan”, Ungkapnya.

Dansatgas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol juga mengatakan “Kami Satgas setiap saat siap mendukung semua instansi yang terlibat dan bertugas di perbatasan”, Tegasnya.

SOSIALISASI UNDANG UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2018 TENTANG KARANTINA KESEHATAN

SOSIALISASI UNDANG UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2018 TENTANG KARANTINA KESEHATAN

JAYAPURA – Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol bersama Pasi Intel dan Pasiter Satgas menghadiri acara Sosialisasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan yang dilaksanakan  diruang pertemuan lantai 1 Hotel Horison Jayapura Jalann Baltimore Kota nomor 4 Kota Jayapura  yang dihadiri kurang lebih 100 tamu undangan, Jayapura, Rabu (18/09/2019).

Hadir dalam kegiatan ini bapak Timotius Murib (Ketua MRP Papua), Ibu Suzana Wanggai (Kabiro Perbatasan dan kerjasama LN), Mayor Inf Dony Gredinand S.H, M.Tr. Han, M.I.Pol (Danyonif 713/ST), Lettu Inf Santo (Dantim Satgas RRI), Iptu Kasrun (Kapospol Skouw), Bapak Refmawan (Kaunityan Bandara Sentani), Ibu Kristanti (Dinas Kesehatan Kab. Jayapura), Dr. Ir. Riza Priyatna.M.P (Kepala Pusat KKP Jayapura), Dr. Aloysius Giyai (Kepala Dinkes Prov. Jayapura), Ibu Beatrix Agustina (Pimpinan PT. Maritel Jayapura),  Bapak Adre X (Pimpinan PT. Spil), Bapak M. Nafiek (UPBU Sentani), Bapak Bonce Manam Dirous (Tokoh Immanuel Jayapura), Ibu Ani (Sekda Prov. Papua), Bapak Abraham (Konsulat RI-PNG), Bapak Supriyanto (Kepala Distrik Muara Tami ), Bapak Yan Z Numberi, S.E (Administrator Pos Lintas Batas Negara Skouw), Bapak Piet Hein. M (KSOP Jayapura), Bapak Y. Derek Hegemur S.H, MH (Kepala Biro Hukum Prov. Papua).

Ibu Ani Sekda Provinsi Jayapura mengatakan dalam pelaksanaan tugas pokok pihak Karantina harus berkoordinasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak dimana dalam bingkai Persatuan bersama sama menjaga Kesehatan baik dari sendiri dan Komponen Masyarakat guna mencegah masuknya wabah ke Indonesia.

Indonesia sebagai negara anggota World Health Organitation (WHO) telah mengimplementasi IHR 2005 secara penuh. Sesuai amanah IHR 2005 yang merupakan kesepakatan global dalam pencegahan penyakit lintas negara, negara harus memiliki kapasitas inti yang kuat baik dalam kondisi rutin maupun pada saat kejadian yang dapat memerlukan respon Kedaruratan Kesehatan Masyarakat, baik di pelabuhan, bandara, maupun Pos Lintas Batas Darat Negara (PLBDN).

Semoga dengan lahirnya Undang Undang Kekarantinaan Kesehatan ini dapat menjadi momentum yang baik bagi kita semua seluruh jajaran kesehatan untuk semakin menguatkan penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan baik di pintu masuk dan wilayah, yang tentunya didukung oleh seluruh jajaran lintas sektor terkait.

Dansatgas Pamtas Yonif 173/ST Mayor Inf Dony Gredinand,SH., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan bahwa Satgas selalu siap mendukung setiap kebijakan pemerintah termasuk mengenai Karantina Kesehatan ini karena kebijakan pemerintah pastinya untuk kemajuan bangsa dan negara khususnya di Tanah Papua. P

KESIGAPAN TNI MEMBERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT

KESIGAPAN TNI MEMBERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT

PAPUA – Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Nafri kembali membantu masyarakat yang mengalami kecelakaan tunggal kejadian ini terjadi di depan pos Nafri, Jayapura, Rabu (18/09/2019).

Kendaraan sepeda motor yang dikendari oleh dua orang pemuda yang berinisial I dan D melaju dari arah Keerom menuju Abepura. Entah apa sebabnya kendaraan yang mereka kendarai tergelincir di depan pos yang mengakibatkan motor tersebut terjatuh. Anggota Pos yang pada saat itu sedang berjaga seketika langsung memberikan bantuan terhadap kedua pemuda ini. Akibat kejadian ini kedua pemuda mengalami lecet dikaki dan tangan. Personel Satgas yang bertugas ketika itu langsung membawa kedua pemuda ini ke Pos untuk diberikan perawatan dari tim kesehatan Pos Nafri.

Tim kesehatan Pos Nafri memberikan tindakan pengobatan dengan terlebih dahulu melaksanakan pembersihan terhadap luka yang ada baik di kaki dan di tangan, setelah luka-luka dibersihkan lalu diberikan obat serta dibungkus dengan perban. Danpos Nafri Letda Inf Sitorus yang ketika itu ada dilokasi menekankan agar setiap masyarakat senantiasa lebih hati-hati dalam berkendara sehingga meminimalisir angka kecelakaan, disamping berhati-hati masyarakat juga harus melengkapi kelengkapan kendaraan baik itu kelengkapan motor itu sendiri seperti kaca spion, lampu-lampu dan lain lain ataupun kelengkapan administrasi yang berupa  SIM, STNK dan lain lainnya.

Kedua pemuda tersebut yang berinisial I dan D mengucapkan banyak terimakasih atas pertolongan dari bapak-bapak TNI dalam hal ini Pos Nafri, dengan sigap memberikan pertolongan kepada kami yang pada saat itu mengalami kecelakaan serta dengan senantiasa mengobati luka akibat kecelakaan tersebut apalagi di daerah ini tidak ada klinik ataupun Puskesmas. Mereka juga menambahkan semoga kebaikan yang bapak TNI berikan mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa serta Satgas Yonif 713/ST selalu diberik keberhasilan dalam menjalankan tugas. ful Accent 2;\l

TNI SEBAGAI TENAGA PENDIDIK DI DESA KIBAY PAPUA

TNI SEBAGAI TENAGA PENDIDIK DI DESA KIBAY PAPUA

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Kaliasin satu tim tenaga pendidik dengan dipimpin oleh Serda Rahel melaksanakan belajar mengajar di SD Impres desa Kibay, Selasa (17/09/2019).

Kegiatan ini sendiri diikuti oleh 15 orang siswa mulai dari kelas 5 dan kelas 6, bertindak sebagai tenaga pendidik yaitu Praka Ketut Suardika. Adapun beberapa materi yang disampaikan antara lain belajar menulis, membaca dan menghitung.

Tenaga Pendidik bagi murid-murid di sekolah yang terdapat di sekitar Pos Jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/Satya Tama di wilayah Papua merupakan salah satu program Satgas Pamtas Yonif 713/ST yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum Satgas berangkat melaksanakan tugas operasi, tenaga Pendidik yang disiapkan oleh Satgas Pamtas Yonif 713/ST ada sebanyak 32 Orang dan sudah mengikuti pelatihan setara dengan Guru selama 3 (tiga) bulan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo.

Tenaga pendidik Satgas 713/ST menerangkan kepada murid-murid Kibay harus rajin belajar sekuat tenaga karena persaingan sekarang ini cukup berat disemua bidang ilmu, siswa harus belajar dengan rajin untuk mencapai cita-cita yang diinginkan karena  tidak menutup kemungkinan kedepannya siswa-siswa SD dari Kibay ini ada yang menjadi pejabat ataupun pemimpin atau bahkan Presiden Republik Indonesia. Namun sebelum semua itu tercapai maka adik-adik harus belajar dengan rajin.

Siswa siswi sangat senang dengan kehadiran dari TNI, Kepala Sekolah bersama guru-guru SD  Kibay sangat bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama yang telah berkontribusi serta mengorbankan waktu dan tenaga untuk membantu belajar mengajar. 

Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand,SH., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan “Disamping kami melaksanakan tugas pengamanan perbatasan kami juga mempunyai tanggung jawab untuk mencerdaskan anak-anak dimana pos kami berdiri dengan demikian ilmu yang kami miliki bisa kami salurkan kepada adek-adek yang sedang menempuh pendidikan supaya nantinya mereka menjadi anak-anak yang berguna bagi bangsa dan negara.

TIGA SATGAS TNI SEKTOR UTARA   BERKOLABORASI DENGAN PEMERINTAH DAERAH UNTUK KEDAMAIAN DI TANAH PAPUA

TIGA SATGAS TNI SEKTOR UTARA BERKOLABORASI DENGAN PEMERINTAH DAERAH UNTUK KEDAMAIAN DI TANAH PAPUA

Satgas Pamtas Yonif 713/ST bersama dengan dua Satgas Pamtas lainnya yaitu Yonif Raider 300/BJW dan Yonif Para Raider 509/BY ikut menghadiri kegiatan Doa Syukur Lintas Agama bersama Masyarakat, Pemerintah, TNI dan POLRI  bertempat di Lapangan Kantor Otonom Swakarsa  Jalan Panca Bhakti Swakarsa Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Senin(16/09/2019).

Kegiatan Doa Lintas Agama ini dimulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya lalu dilanjutkan dengan Pembacaan Doa Syukur Lintas Agama oleh perwakilan dari masing-masing agama Pdt. Karel Sapomena, S.Th (Ketua FKUB Kabupaten Keerom/Tokoh Agama Kristen), KH. Mahfud Muhdhor (Ketua MUI Kabupaten Keerom / Tokoh Agama Islam) dan I Made Hartana (Tokoh Agama Hindu).

Kegiatan Doa Syukur Lintas Agama Bersama Masyarakat, Pemerintah, TNI dan Polri di Kabupaten Keerom Tahun 2019 sekaligus dalam rangka HUT (Hari Ulang Tahun) Perhubungan Nasional dan Polantas Ke-64 tingkat Kabupaten Keerom.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai wujud rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan dimana daerah Kabupaten Keerom dalam keadaan aman dan kondusif dan untuk mewujudkan Keerom yang damai sebagai wujud rasa syukur dalam semangat Tamne Yisan Kefase.

Turut hadir dalam kegiatan Lintas  Agama ini yaitu Muh. Markum, SH, MH, MM (Bupati Keerom), AKBP Muji Windi Harto, S.IK, MH (Kapolres Keerom), Letkol Inf Wira Muharromah, SH (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509/BY), Mayor Inf Ary Sutrisno (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300/BJW), Mayor Inf. Doni Gredinand SH., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST), Mayor Inf Lodewik Woria (Pabung Kodim 1701/JPR wilayah Kabupaten Keerom), Lettu Jupri Al Rasid (Wadan Ramil 1701-04/Arso),Drs. Minggu Bandua (Ka Kesbangpol Kabupaten Keerom), Pdt. Karel Sapomena, S.Th (Ketua FKUB Kabupaten Keerom), Pdt. Frans Mambrasar, S.Th (Ketua Klasis GKI Kabupaten Keerom), KH. Mahfud Muhdhor (Ketua MUI Kabupaten Keerom), Isak Yunam (Wakil Ketua Dewan Adat Keerom), Para SKPD Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Keerom dengan jumlah 200 orang peserta.

Dansatgas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand,S.H., M.Tr.Han.,M.l.Pol memberikan tanggapan terhadap kegiatan ini “Kami selaku Satgas Pamtas ikut senang dengan adanya kegiatan tersebut karena kami berharap semoga tidak terjadi kembali kekisruhan di Tanah Papua”, Ungkapnya.

TNI BEKERJASAMA DENGAN PUSKESMAS MELAKSANAKAN POSYANDU

TNI BEKERJASAMA DENGAN PUSKESMAS MELAKSANAKAN POSYANDU

Satgas Pamtas Yonif 713/ST bekerjasama dengan Puskesmas Pitewi melaksanakan kegiatan Posyandu di Desa Kibay Pitewi Provinsi Papua, Senin (16/09/2019).

Kegiatan Posyandu ini sudah menjadi tanggungjawab dari petugas kesehatan untuk melihat sejauh mana kondisi kesehatan masyarakat. Melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat disekitar seperti Posyandu ini bukan yang pertama kali dilaksanakan, tetapi ini sudah sering dilaksanakan karena petugas menyadari akan pentingnya kesehatan masyarakat dan targetnya setiap  masyarakat harus sehat.

Dalam kegiatan Posyandu ini Satgas Pamtas Yonif 713/ST mengirimkan satu tim kesehatan yang bekerjasama dengan tenaga medis dari Puskesmas Pitewi. Ketika Posyandu ini dilaksanakan masyarakat sangat senang dan antusias karena mereka tidak perlu jauh-jauh pergi ke Puskesmas untuk memeriksakan kesehatan anak anak mereka. Masyarakat menyadari bahwa anak-anak rentan terkena penyakit sehingga sesering mungkin harus selalu diperiksa kesehatannya.

Dansatgas dalam hal ini diwakili oleh Danpos Kaliasin Letda Inf Ida Bagus Sujana mengungkapkan bahwa “Orangtua harus peduli terhadap kesehatan anak-anaknya, setiap kali anak mengalami keluhan maka harus segera diperiksa, orangtua tidak boleh menganggap remeh setiap keluhan penyakit dari anak-anak, jangan sampai anak-anak sudah sakit parah baru dibawa berobat nanti yang ada penyesalan”, Tambahnya.

Setiap kegiatan Posyandu dilaksanakan masyarakat desa Kibay selalu menyambut baik kegiatan ini apalagi petugas medisnya lebih dari satu karena dibantu oleh Tim Kesehatan dari Satgas Pamtas Yonif 713/ST sehingga pelayanan lebih cepat.

Masyarakat mengungkapkan biasanya ketika anak-anak mereka sakit maka tindakan pertama yang mereka lakukan adalah mendatangi pos TNI terdekat untuk memeriksakan kesehatan anak anak mereka, karena mereka tahu di setiap Pos TNI itu ada petugas kesehatannya.

Biasanya kalau sudah diperiksa di Pos TNI ada dua kemungkinan yang pertama berobatnya sampai di pos saja tapi yang kedua apabila penyakitnya membutuhkan penanganan yang lebih lanjut maka akan dirujuk ke Puskesmas atau Rumah Sakit yang peralatannya lebih lengkap karena peralatan dan obat-obatan yang ada di Pos TNI terbatas sehingga pasien atau yang sakit bisa mendapatkan penanganan lebih baik. Table 7 C

18 BOTOL MIRAS GOLONGAN A DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/ST

18 BOTOL MIRAS GOLONGAN A DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/ST

Satgas Yonif 713/Satya Tama kembali mengamankan miras sebanyak 18 botol dengan jenis golongan A di Pos Koya Koso tepatnya di Jalan Pertigaan Desa Kukup, Minggu malam (15/09/2019).

14 ppersonel Satgas Yonif 713/ST yang pada saat itu sedang melaksanakan sweeping dengan dipimpin langsung oleh Danpos. Sebut saja Letda Inf Agung Redono merupakan seorang Danpos lulusan Akademi Militer tahun 2017 bersama dengan anggotanya kembali menangkap miras dengan jenis Anggur merah, Vodka, Anker dan Gueines.

Kegiatan sweeping yang berlangsung ini dimulai pada pukul 22.30 WIT sampai dengan pukul 00.30 WIT dengan tujuan mencegah ataupun menghentikan tindak kejahatan maupun penyelundupan barang. Awal mula ditemukannya miras tersebut ketika tepat pukul 23.30 WIT semua kendaraan yang melewati Pos Koya Koso harus diberhentikan dan dilaksanakan pemeriksaan, selanjutnya melintaslah sepeda motor dengan nomor polisi PA 6755 RK yang pada saat itu dikendarai oleh pemuda yang berinisial YW (34 Tahun) dari arah Abe pantai menuju ke arah Arso. Melihat pengendara tersebut seketika personel Satgaspun tidak luput untuk memberhentikan dan memeriksanya. Setelah diadakan pemeriksaan ternyata didapati barang bawaannya berupa dos barang yang dibungkus oleh plastik hitam yang ternyata barang tersebut merupakan minuman beralkohol.

Serda Azlan yang pada saat itu memeriksa menanyakan kepada Bapak tersebut “Selamat malam, mohon maaf bapak kami mengganggu perjalanannya, karena disini sedang ada pelaksanaan sweeping guna mengantisipasi hal-hal yang menonjol untuk itu bapak kami periksa terlebih dahulu serta barang yang bapak bawa ini untuk kepentingan apa”, Ungkapnya. Setelah itu Bapak YW pun menjawab bahwa minuman beralkohol tersebut merupakan titipan untuk dibawa ke acara keluarganya.

Letda Inf Agung dalam hal ini menjelaskan “Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Papua Nomor 15 Tahun 2013 yang berbunyi tentang larangan produksi, pengedaran dan penjualan minuman beralkohol serta pada pasal 8 yang isinya setiap orang dilarang mengkonsumsi atau meminum-minuman beralkohol golongan A, B dan C serta racikan atau oplosan apabila orang yang didapati melanggar ketentuan pasal 8 tersebut dapat diancam pidana kurungan paling lama 6 bulan dengan denda paling banyak 50 Juta rupiah”, Jelasnya.

Berkaitan dengan itu Anggota Pos Koya Koso segera menahan dan menyita barang beralkohol tersebut karena mengacu kepada Perda Provinsi Papua yang menjelaskan larangan mengkonsumsi minuman beralkohol. Setelah mendengar penjelasan yang disampaiakan Danpos kemudian yang bersangkutanpun menerima barang bawaanya untuk disita dan tidak akan mengulangi kedua kalinya.

Dansatgas dalam hal ini menambahkan melalui Danpos Letda Inf Agung Redono “Bahwa dengan adanya kegiatan sweeping ini akan lebih diperketat supaya dapat mencegah barang-barang yang berbentuk illegal ataupun yang dilarang oleh pemerintah khususnya dalam hal ini miras ataupun narkotika”, Tambahnya.

DIREKTUR D BAIS LAKSANAKAN PENGECEKAN POS LINTAS BATAS NEGARA RI PNG

DIREKTUR D BAIS LAKSANAKAN PENGECEKAN POS LINTAS BATAS NEGARA RI PNG

Kunjungan dalam rangka peninjauan serta pengecekan Pos Pamtas RI-PNG oleh Direktur D Bais bertempat di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 713/ST, Jayapura, Minggu(15/09/2019).

Peninjauan dan pengecekan yang dilaksanakan oleh Direktur D Bais TNI Marsma TNI Suryo Margono Bersama dengan Kolonel Inf Joko Suparyoto (Dansatgas Setia Bais TNI), Kolonel Cba Sri Waluyo (Dansubsatgas Waspada Bais TNI), Kolonel Sus Joni Panjaitan (Waka Anev Satgas setia Bais TNI) dan Letkol Sus Pujo Hardani, S.Ip (Wadan Satgas Setia Bais TNI) dilaksanakan di Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu tepat pukul 11.10 WIT rombongan tiba di Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST dan disambut oleh Dansatgas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han.,M.l.Pol. setelah itu rombongan dengan didampingi Dansatgas menuju pintu Perbatasan Zona Netral untuk memantau kondisi dan situasi.

Disela kunjungan disampaikan bahwa perkembangan dari tahun ke tahun perbatasan sudah semakin meningkat serta untuk kedepannya Satgas Pamtas harus selalu bersama dengan masyarakat untuk selalu memajukan pembangunan maupun perekonomian khususnya di wilayah perbatasan serta selalu menciptakan suasana yang aman dan damai agar masyarakat dapat hidup dengan nyaman dan tentram.

Dansatgas Yonif 713/ST dalam hal ini menambahkan “Pengecekan dan pemeriksaan seperti ini sudah sering dilaksanakan dimana perhatian utama pemerintah dikedepankan untuk yang berada di wilayah perbatasan khususnya seperti yang saat ini yaitu perbatasan RI-PNG oleh karena itu kami selaku Satgas Pamtas akan selalu melaksanakan tugas pokok kami yaitu menjaga pertahanan dan keamanan di wilayah perbatasan dan bersama-sama masyarakat menciptakan suasana yang aman, damai dan tentram”, Ungkapnya. m