Pembekalan ilmu dari BNN kepada Personil Satgas Yonif 713/ST

Bataliyon Infanteri 713/ST mengadakan pembekalan ilmu tentang bahaya Narkotika yang bekerja sama dengan instansi terkait Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo, kegiatan ini dilaksanakan oleh Yonif 713/ST khususnya yang akan berangkat Satgas RI-PNG tahun 2019. Rabu (05/05/2019) di aula Mayonif 713/ST

Danyonif 713/ST menyampaikan lewat Wadansatgas untuk mengatakan kepada para prajuritnya “Bahwa ilmu ini merupakan ilmu yang bermanfaat untuk masing masing perorangannya maka dari itu perhatikan dan catat bagian pentingnya guna mendukung untuk kedepannya”. tandasnya

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Gorontalo Brigjen Pol Oneng Subroto dan Danyonif 713/ST
Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol
sedang memberikan pembekalan kepada para prajurit satgas yonif 713/ST
sebanyak 450 personil.

Brigjen Pol Oneng Subroto  menyampaikan bahwa kegiatan ilmu pembekalan tentang bahaya Narotika masih sangat marak terjadi di wilayah perbatasan “Saya ingatkan kepada jajaran Yonif 713/ST yang akan berangkat Satgas Pamtas ,  agar belajar tentang bahaya Narkotika hal ini sangat penting dilakukan karena sudah pasti efek atau akibat yang ditimbulkan oleh barang haram tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan bahkan mengancam kematian langsung”. Pungkasnya.

Masuk ke materi Narkotika adalah zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, daya rangsang , gangguan kualitas hidup , serta kematian.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo mengatakan bahwa harapannya kerjasama ini terus dapat dilakukan hingga seterusnya. “Kami ucapkan terimakasih, selamat bertugas . Harapan kami kepada para anggota sekalian semoga berhasil dalam Satgas Pamtas yang akan dilaksanakan demi menyelematkan generasi muda dari bahaya Narkotika”. Tambahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *