Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 “Bangkit Untuk Bersatu”.

Batalyon Infanteri 713/ST melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019 di lapangan Mayonif 713/ST yang diikuti seluruh prajurit Yonif 713/ST pukul 08.00 WITA, Senin (20/05/2019).

Pembacaan UUD Tahun 1945 dan Pengucapan Sapta Marga

Upacara di pimpin langsung oleh Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han ., M.I.Pol sebagai Inpektur Upacara , Peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana Bulan Ramadhan bagi umat muslim , Bulan Suci ini menuntut kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung Bulan Ramadhan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gajah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita.

Pengibaran sang Bendera Merah Putih

Pada kesempatan ini Irup membacakan sambutan Menteri Komunikasi Dan Informatika RI pada jam komandan setelah selesai upacara dilaksanakan mengatakan, Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira gajah Mada : “ Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, ring Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samanaisun amukti palapa.” Memang ada banyak versi tafsiran atas teks tersebut, terutama tentang apa yang dimaksud dengan “amukti palapa”. Namun meski sampai saat ini masih belum diperoleh pengetahuan yang pasti, umumnya para ahli sepakat bahwa “amukti palapa” berarti sesuatu yang berkaitan dengan laku prihatin sang Mahapatih Gajah Mada. Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara

Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional disematkan tema “Bangkit Untuk Bersatu”. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *