Pembekalan Ilmu Untuk Personil Satgas Yonif 713/ST

Pembekalan Ilmu Untuk Personil Satgas Yonif 713/ST

Batalyon Infanteri 713/SatyaTama yang akan melaksanakan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Tahun 2019 , hal ini di tunjukkan dengan pelaksanaan Penyiapan Pratugas tahap 1 dengan terus mendapatkan ilmu pembekalan oleh Guru Militer yang sudah ditunjuk oleh Perwira Seksi Latihan Kapten Kav Yan Widiyantono kepada seluruh prajurit yang akan melaksanakan Satgas tersebut, kegiatan berlangsung di Aula Mayonif 713/ST Desa. Tuladenggi Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, Kamis (23/05/2019)

Lettu Inf Sony TIti Waluyo (Dankipan B Yonif 713/ST) Saat mengajar personil Satgas Pamtas RI-PNG dengan menerangkan tentang Materi PAM Rute Pengamanan Utama.
Pembawa Materi Pengesan Jejak Oleh Lettu Inf Manuel Hengkengballa (Danki Markas Yonif 713)
Kepada Personil Satgas Yonif 713/ST

Dalam pelaksanaannya Prajurit mendapatkan gambaran tentang ilmu Pengesan Jejak Dan Ilmu PAM Rute Pengamanan Utama disini menjelaskan dimana tentang pengenalan jejak dan pengetahuan sandi TNI. Pembekalan ini bertujuan agar personil satgas pamtas RI-PNG Yonif 713/ST menerima ilmu yang bermanfaat untuk bekal dalam melaksanakan Satgas nantinya.

Setelah menerima pembekalan diharapkan para prajurit bisa mengingat hal hal yang sangat penting untuk di terapkan di medan yang sebenarnya.

Personil Satgas yang berjumlah 450 ini sangat antusias terhadap pembekalan yang telah di berikan oleh Gumil Gumil tersebut.

Yonif 713/ST Menerima Penyuluhan Tentang Hukum oleh Kumdam XIII/Mdk

Yonif 713/ST Menerima Penyuluhan Tentang Hukum oleh Kumdam XIII/Mdk

Batalyon Infanteri 713/ST yang akan melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG Tahun 2019 ini terus mendapatkan penyuluhan ilmu-ilmu untuk diterapkan ditempat penugasan perbatasan yang akan datang. Sebanyak 450 personil Satgas Pamtas Yonif 713/ST mengikuti kegiatan penyuluhan Materi Hukum di Aula Mayonif 713/ST. Rabu (22/05/2019).

Penyuluhan materi tentang hukum oleh tim Hukum Kodam XIII/Mdk Kolonel Chk Sihabuddin. S.H., M.H beserta Mayor Chk Novi Mewo S.H dan satu orang anggotanya.

Adapun penyuluhan hukum tersebut mengangkat tema pemberlakuan sanksi administrasi yang dikenakankan bagi prajurit yang melakukan pelanggaran diantaranya penundaan pangkat, scorsing atau penonaktifan jabatan , yang disebabkan bila prajurit melakukan pelanggaran diantaranya THTI, Disersi, Lakalalin. Dan juga bisa terjadi pemecatan apabila melakukan pelanggaran yang fatal seperti penyalahgunaan MUHANDAK, dan Narkoba

Kolonel Chk Sihabuddin.S.H.,M.H (Kakumdam XIII/Mdk) dan
Mayor Inf Dony Gredinand. S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol

Harapan Danyonif 713/ST menyampaikan “Dengan adanya penyuluhan hukum tersebut semoga dapat menjadikan pemahaman, pengetahuan dan gambaran bagi prajurit dalam menghadapi tugas dan mendukung tugas agar tidak terjadi pelanggaran yang menyebabkan kerugian untuk dirinya sendiri dan untuk kedepan semoga bisa lebih baik dalam kehidupan kedinasan , keluarga dan masyarakat”.

Prajurit 713/ST terus membekali dan mengisi kemampuan menjadi Tenaga Pendidik

Prajurit 713/ST terus membekali dan mengisi kemampuan menjadi Tenaga Pendidik

Dalam rangka menjalani latihan penyiapan Pratugas Prajurit Batalyon Infateri 713/ST melaksanakan latihan sebagai tenaga pendidik atau biasa di sebut Guru. Selasa (21/05/2019) .

Dalam menyongsong penugasan yang tidak lama lagi akan dihadapi, Yonif 713/ST terus membekali dan mengisi kemampuan prajuritnya untuk siap menghadapi segala macam bentuk tugas dan tantangan yang akan dihadapi di Perbatasan RI-PNG Tahun 2019 yang akan datang.

Berbagai macam dinamika kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan menjadi salah satu tanggung jawab Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan disamping menjaga kedaulatan wilayah NKRI.

Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat di daerah penugasan yaitu dengan menjadi tenaga pendidik di setiap sekolah yang ada di wilayah terpencil.

Danyonif 713/ST, Mayor Inf Dony Gredinand., S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol lantas memerintahkan anggotanya mempersiapkan diri sebagai tenaga pengajar di tempat tugas nantinya.

Dalam menyebutkan kegiatan penyiapan dan pembekalan kemampuan mengajar secara praktis ini dilakukan dengan bekerja sama dengan Dinas pendidikan Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 1 minggu mulai tanggal 21 Mei 2019 di dua sekolah yaitu SMP N 1 Telaga Biru, SDN 2 Telaga Biru,

Sebanyak 32 orang prajurit Yonif 713/ST yang menjadi calon tenaga pengajar di Satgas Pamtas RI-PNG Tahun 2019 nantinya dibagi merata pada sekolah-sekolah tersebut.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini dapat membantu mengatasi keterbatasan sumber daya dalam hal pendidikan di Papua,” ujar Bapak Suleman Djafar, S.Pd di sela-sela perbincangan pembukaan kegiatan tersebut.

Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 “Bangkit Untuk Bersatu”.

Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 “Bangkit Untuk Bersatu”.

Batalyon Infanteri 713/ST melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019 di lapangan Mayonif 713/ST yang diikuti seluruh prajurit Yonif 713/ST pukul 08.00 WITA, Senin (20/05/2019).

Pembacaan UUD Tahun 1945 dan Pengucapan Sapta Marga

Upacara di pimpin langsung oleh Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han ., M.I.Pol sebagai Inpektur Upacara , Peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana Bulan Ramadhan bagi umat muslim , Bulan Suci ini menuntut kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung Bulan Ramadhan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gajah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita.

Pengibaran sang Bendera Merah Putih

Pada kesempatan ini Irup membacakan sambutan Menteri Komunikasi Dan Informatika RI pada jam komandan setelah selesai upacara dilaksanakan mengatakan, Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira gajah Mada : “ Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, ring Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samanaisun amukti palapa.” Memang ada banyak versi tafsiran atas teks tersebut, terutama tentang apa yang dimaksud dengan “amukti palapa”. Namun meski sampai saat ini masih belum diperoleh pengetahuan yang pasti, umumnya para ahli sepakat bahwa “amukti palapa” berarti sesuatu yang berkaitan dengan laku prihatin sang Mahapatih Gajah Mada. Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara

Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional disematkan tema “Bangkit Untuk Bersatu”. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penghargaan Danyonif 713/ST di HUT ke 57

Penghargaan Danyonif 713/ST di HUT ke 57

Dalam rangka HUT ke 57 Batalyon Infanteri 713/ST menggelar acara syukuran dan doa pengantar tugas satgas pamtas RI-PNG Yonif 713/ST Tahun 2019 di Kompi sanapan B Yonif 713/ST Desa Tuladenggi Kecamatan Telaga Biru Gorontalo, Kamis (16/05/2019).

Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol sebagai Danyonif 713/ST memberikan penghargaan kepada salah satu prajurit yang berprestasi atas nama Prajurit Satu Suardin Wabulah yang telah menorehkan prestasi melalui Lomba Lari 12K Cous Country tingkat kejuaraan PANGLIMA TNI tahun 2013 yang keluar sebagai juara ke 2 dan di tahun 2015 kembali mendapatkan juara ke 2 dalam kategori Lomba Lari 400M Sea Games tingkat PANGLIMA TNI .

Saat sesudah memberikan penghargaan Danyonif 713/ST menekankan kepada seluruh prajurit Yonif 713/ST “Prajurit seperti ini patut di contoh, agar mampu untuk mempertahankan sukur sukur ditingkatkan, agar nama satuan bisa terkenal lewat prestasi prestasi yang sudah ditorehkan dan akan menjadi sejarah bagi pribadimu dan untuk satuan ini”.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs.Rachmad Fudail. M.H Danrem 133/NWB Kolonel Czi Arnold A P Ritiauw, Gubernur Gorontalo Drs. H. Rusli Habibie, M.A p, beserta Asisten dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka.

Pangdam XIII/Merdeka Potong Tumpeng di acara HUT Yonif 713/ST ke 57

Pangdam XIII/Merdeka Potong Tumpeng di acara HUT Yonif 713/ST ke 57

Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang melaksanakan potong tumpeng dalam rangka acara syukuran HUT Yonif 713/ST yang ke 57 dan doa pengantar tugas satgas pamtas RI-PNG Tahun 2019 di Kompi sanapan B Yonif 713/ST Desa Tuladenggi Kecamatan Telaga Biru Gorontalo, Kamis (16/05/2019).

Pangdam XIII/Merdeka memotong bagian puncak tumpeng dan kemudian menyerahkannya potongan tumpeng pertama kepada Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr,Han., M.I.Pol dihadapan para prajurit satgas pamtas RI-PNG Yonif 713/ST .

Pangdam XIII/Merdeka pun menyampaikan langsung kepada 450 personil satgas pamtas RI-PNG Yonif 713/ST dengan jelas “Ikutilah komandanmu dalam satu komando apabila komandanmu lambat bantu dorong dari belakang dan apabila ada anggota lambat Danyon menarik dari depan. Ingat ! Terapkan semboyan ketika saya jadi Danyon di tahun 2001 WTS (Waspada, Teliti, Siap) saya yakin apabila semboyan ini dipedomani masing-masing perorangan, penugasan perbatasan antara Indonesia dan Papua New Guinea sana akan berhasil“. imbuhnya

“Ini merupakan suatu kehormatan dari TNI AD untuk prajurit Yonif 713/ST yang dipercayakan siap untuk berangkat melaksanakan satgas pamtas RI-PNG dan tidak semua tentara bisa merasakan penugasan”. Tambahnya

Wujudkan ketahanan pangan Prajurit Satgas Yonif 713/ST mendalami ilmu bercocok tanam

Wujudkan ketahanan pangan Prajurit Satgas Yonif 713/ST mendalami ilmu bercocok tanam

Dalam rangka latihan penyiapan pratugas Batalyon Infanteri 713/ST mendapatkan ilmu bagaimana bercocok tanam dengan benar dan mendapatkan hasil yang baik guna mewujudkan ketahanan pangan. Selasa (14/05/2019) diaula Mayonif 713/ST.

Ibu Ir.Kalsum Yusuf S.P sebagai Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa pertanian merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Tandasnya

Pertanian ini berguna sekali untuk Bapak bapa TNI yang akan melaksanakan pengamanan perbatasan satgas pamtas RI-PNG karena sangat banyak sekali manfaatnya diantaranya sebagai penyedia oksigen , penyedia air , penyedia pangan ,penyedia bahan papan, penyedia faktor kemanan. Tambahnya

Wadan satgas Yonif 713/ST Kapten Inf Simon Freddy Pasarribu menyampaikan bahwa “Ilmu ini sangat berharga untuk dijadikan pedoman karena ilmu pertanian ini berguna sampai masa dinas kita selesai (Pengsiun) hal yang paling wajib tahu bagaimana caranya untuk memberantas hama supaya pertanian yang kita rawat setidaknya bisa terhindar dari hama”. Tandasnya

(ST – 713 – TAMA)

Serah terima Dankipan B dan Pemberian hadiah lomba dalam rangka HUT ke 57 Yonif 713/ST

Serah terima Dankipan B dan Pemberian hadiah lomba dalam rangka HUT ke 57 Yonif 713/ST

Batalyon Infanteri melaksanakan apel keseluruhan Kompi Kompi Yonif 713/ST dalam rangka hari ulang tahun ke-57 di lapangan Mayonif 713/ST. Minggu (12/05/2019)

Kegiatan ini ditambahkan juga dengan serah terima Komandan Kompi Markas dari Pjs. Lettu CKM Mustafa kepada pejabat baru Lettu Inf Manuel Hengkengbala yang sebelumnya menjabat sebagai Danki Kompi B sekaligus serah terimanya Danki Kompi B yang sekarang di pimpin oleh Lettu Inf Sony Titi Waluyo yang sebelumnya menjabat Perwira Seksi 2 Oprasional. Serah terima ini sudah hal yang biasa dalam berputarnya rantai komando di Yonif 713/ST.

Ada beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada bulan Februari dan Maret diantaranya Pembinaan satuan , Lomba antar kompi yonif 713/ST , Lomba persit dari anak ranting 1 sampai anak ranting 5.

Pemberitahuan pembacaan Juara umum sampai peringkat 5 di hadiri langsung oleh Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand SH., M.Tr.Han ., M.I. Pol dalam kegiatan ini, beliau menyampaikan “Ini merupakan moment sejarah Yonif 713/ST karena tepat tanggal 12 Mei Satuan ini milik Bangsa dan Negara khususnya Prov. Gorontalo. Dengan moment kelahiran Satuan kita, mari jadikan kita semua seluruh prajurit menjadi lebih dewasa dalam melangkah dan berupaya satuan ini untuk nol pelanggaran serta dalam pertandingan sudah hal yang biasa ada yang menang dan ada kalah bagi yang kalah itu cambuk untuk lebih giat dan lebih baik lagi kedepannya”.tandasnya

“Di usia 57 tahun kita harus semakin dewasa dan semangat harus menunjukan Prestasi pada Satgas yang akan datang terutama dalam tugas operasi terutama dan paling utama supaya kita berhasil agar menghindari pelanggaran”. tambahnya

Acara syukuran HUT Yonif 713/ST ke 57

Acara syukuran HUT Yonif 713/ST ke 57

Batalyon Infanteri 713/ST melaksanakan bersepedah bersama sekaligus ngabuburit bareng Polda Gorontalo beserta jajarannya serta buka puasa bersama, acara ini dalam rangka memperingati syukuran HUT Yonif 713/SatyaTama ke 57. Sabtu (11/05/2019) di Mayonif 713/ST.

Rute bersepeda ini dimulai dari Markas Yonif 713/ST menuju Polda Gorontalo untuk menjemput dalam pelaksanaan bersepeda sore tersebut dan finish akan tiba kembali di Mayonif 713/ST disamping itu kegiatan syukuran ini guna silaturahmi dibulan suci Ramadhan agar dapat mencerminkan sinegritas TNI-POLRI dalam menjalankan tugas dan fungsi untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat selama ini.

Tidak hanya bersepeda kegiatan di depan Mayonif 713/ST pun ada bagi bagi takjil dan nasi bungkus gratis kepada masyarakat pengguna jalan yang melibatkan Persit dan Ibu Bhayangkara.

Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand . S.H, M.Tr.Han., M.I.Pol menyampaikan dalam sambutannya “Selamat sore, tak lupa ucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT serta kepada Nabi Muhammad SAW yang dapat berkumpul pada sore ini di yonif 713/ST yang sangat di banggakan. Dan saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolda Gorontalo serta para tamu undangan yang sempat datang ke acara syukuran dalam rangka HUT Yonif 713/ST ke 57. Acara syukuran ini saya berharap dan memohon doa  mudah2an jumlah kami 450 orang yang akan berangkat satgas pamtas RI-PNG dari mulai berangkat hingga pulang nanti dalam keadaan sehat dan aman serta berhasil dalam melaksanakan tugas ini”. Tandasnya

Acara buka puasa yang digelar di Mayonif 713/ST dihadiri  langsung oleh Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Rahmad Fudail,MH Wakapolda Gorontalo Kombes Pol Drs.Jaya Subriyanto beserta jajarannya Dandim 1304/Gorontalo Letkol Inf Allan Surya Lesmana , Letkol Lek Hendrayana Wijaya (Dansat Radar 224/Kwd) serta para kapolsek dan tamu undangan lainnya.

(ST- 713 – Tama)

Prajurit Yonif 713/ST dibekali ilmu sebagai tenaga pendidik untuk Satgas Pamtas RI-PNG

Prajurit Yonif 713/ST dibekali ilmu sebagai tenaga pendidik untuk Satgas Pamtas RI-PNG

Bataliyon Infanteri 713/ST mengadakan pembekalan penyiapan tenaga pendidik SD sampai SMP yang bekerja sama dengan instansi terkait dinas kependidikan, kegiatan ini dilaksanakan oleh Yonif 713/ST khususnya yang akan berangkat Satgas RI-PNG tahun 2019. Jumat (10/05/2019) di aula Mayonif 713/ST.

Bapak Sutrisno Yunus S.Pd, M.Pd (Kepala SDN 1 Limboto) menyampaikan kepada calon tenaga pendidik yang ditunjuk dari personil satgas yonif 713/ST untuk memberikan ilmu di saat satgas pamtas RI-PNG Yonif 713/ST tahun 2019 cara agar mampu menjadi guru yang sangat dirindukan oleh muridnya seperti apa dan bagaimana.

“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, dan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada tuhan Yang Maha Kuasa , berahlak mulia , sehat, berilmu , cakap, kreatif mandiri dan menjadi Warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. tandasnya

Rencananya tenaga didik dari para prajurit Yonif 713/ST ini akan dilatihkan dan berpraktek ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Gorontalo dalam kurun waktu kedepannya.