Tingkatkan Kemampuan, Prajurit Yonif 713/ST Gelar Latihan Menembak

Dalam rangka meningkatkan kemampuan Prajurit, Batalyon Infanteri 713/SatyaTama melaksanakan latihan menembak senjata ringan Triwulan II TA 2019 bertempat di Lapangan Tembak Yonif 713/ST , Dessa Tuladenggi, Senin (10/06/2019).

Komandan Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I. Pol sebelum latihan menembak terlebih dulu melaksanakan halal bihalal atau bersalaman bersama prajurit Yonif 713/ST serta saling memaafkan antar sesama umat muslim yang telah merayakan hari lebaran dengan cara bermaaf maafan ini insaallah ibadah puasa kita diterima dan kembali fitry atau suci.

Serta menyampaikan juga bahwa latihan menembak senjata ringan merupakan latihan terprogram yang dilaksanakan setiap Triwulan. Pada latihan tersebut ada hal terpenting dan paling ditekankan dalam latihan tersebut adalah pengenalan terhadap senjata perorangan yang disiapkan untuk penugasan Satgas Pamtas RI-PNG TA. 2019 di sektor Utara dan juga agar selalu utamakan faktor keamanan dan keselamatan baik sebelum, selama dan sesudah pelaksanaan latihan.  “Saya harapkan kepada kordinator menembak, agar melaksanakan pengecekan sesuai prosedur yang berlaku dalam latihan”, ujarnya.

Sesuai dengan Program Kerja serta Kalender Latihan Yonif 713/ST T.A. 2019 Bulan Juni masuk pada Triwulan II dengan jadwal latihan menembak senjata ringa. Pelaksanaan latihan sesuai dengan program yang sudah ada dengan arahan dari Komando Atas yang dilaksanakan oleh satuan bawah termasuk Yonif 713/ST sebagai satuan Batalyon Infanteri di bawah naungan Korem 133/Nani Wartabone

“Kemampuan menembak merupakan salah satu kemampuan dasar bagi seorang prajurit dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Kemampuan menembak yang telah dimiliki Prajurit haruslah senantiasa dipelihara dan ditingkatkan melalui pembinaan latihan secara terencana dan terprogram dengan tepat serta dilaksanakan dan dievaluasi secara terus menerus”, pungkas Danyonif 713/ST.

Adapun kegiatan latihan menembak ini diikuti oleh Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST yang dilaksanakan dengan tiga sikap untuk menembak senjata laras panjang yaitu sikap tiarap, duduk dan berdiri. Sebelum melakukan tembakan penilaian terlebih didahului dengan tembakan koreksi masing-masing senjata perorangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *