Bupati Gorontalo Pimpin Pelepasan dan Upacara Secara adat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST

Dalam rangka acara pelepasan upacara secara adat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST dilepas langsung oleh Bapak Bupati Gorontalo Nelson. Selasa (31/07/2019) di lapangan Mayonif 713/ST.

Sebelum upacara dimulai terlebih dahulu diadakan acara tradisi doa bersama dan pemberkatan oleh Kepala Adat Gorontalo yang secara turun temurun dalam rangka pelepasan tugas supaya diberikan keselamatan.

Bupati Gorontalo bertindak langsung sebagai Inpektur Upacara dalam pelepasan secara adat beliau menyampaikan “Suatu kehormatan saya mendapat sebagai Inspektur Upacara pada kesempatan kedua kalinya. Saya merasa bangga karena pada kesempatan ini saya melepas keberangkatan prajurit TNI dalam rangka menjalankan tugas Negara, melakukan pengamanan wilayah perbatasan NKRI”. tandasnya

Wilayah perbatasan merupakan beranda depan NKRI yang bernilai strategis bagi kedaulatan Negara. Kawasan perbatasan memiliki peran sentral dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

Bapak Nelson pun menjelaskan “NKRI memiliki perbatasan dengan sepuluh Negara, baik perbatasan darat, laut dan udara. Kawasan perbatasan darat tersebar di tiga kawasan, yaitu kawasan perbatasan RI-Malaysia, RI-PNG dan RI-RDTL”. Tambahnya

Setelah Upacara pelepasan selesai 450 personel Satgas Yonif 713/ST pun melaksanakan penciuman Bendera Merah Putiih dan Bendera Perang menandakan semuanya sudah siap berangkat melaksanakan tugas pamtas RI-PNG.

Turut hadir dalam kegiatan ini Prof. Dr H.  Nelson Pomalingo Spd (Bupati Gorontalo), Mayor Inf Dony Gredinand SH. M. Tr. Han. M.I. Pol. (Dansatgas), Bapak Drs. Selmin Papeo (Asisten 1), Bapak Drs. Asrituna  (Asisten 2), Bapak Udin Pango MM, (Kasatpol PP), Bapak Muliyadi Domili (Kabak Kesrah Gorontalo), Bapak Romi Saharain (Kabak Kesbang Pol Gorontalo), Bapak Drs. Husain UI (Staf Ahli Bupati Gorontalo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *