TIGA HARI KENA PECAHAN KACA KAKI MARCELINUS DIOBATI TIM KESEHATAN SATGAS YONIF 713/ST

SKOUW – Marcelinus seorang anak kecil berusia 7 tahun yang berasal dari negara PNG (Papua New Guinea) yang datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST dengan tujuan untuk mengobati luka yang dialaminya ke Tim Kesehatan Pos Kotis, Skouw, Selasa (03 /09/2019).

Kedatangan Marcelinus Bersama dengan kedua orangtuanya ke pos Kotis dalam rangka mengobati kaki kiri anak ini, Marcelinus yang sudah selama tiga hari mengalami luka pada kaki kirinya karena terkena pecahan kaca.

Kondisi kaki anak Marcelinus ketika datang ke Pos Kotis sudah bengkak dan bernanah karena menurut orangtuanya semenjak tiga hari yang lalu dia sama sekali belum pernah dibawa untuk berobat dengan beberapa alasan salah satunya adalah karena keadaan ekonomi keluarga yang kekurangan. Marcelinus sendiri merupakan 4 bersaudara dan dia anak bungsu dari pasangan suami isteri yang bernama Bapak Mablasa dan Ibu Yohana.

Tim kesehatan Satgas Yonif 713/ST yang dipimpin oleh Dokter Satgas Dr. Aldwin langsung memberikan penanganan medis dengan terlebih dahulu membersihkan luka yang sudah sedikit bengkak dan bernanah. “Luka ini harus segera di tangani karena lukanya sudah bengkak dan Panjang jadi harus di suntik bius untuk proses dijahit agar tidak sakit”, ungkap dr. Aldwin. Selanjutnya Tim Kesehatan Satgas menyuntikkan obat bius ke kaki Marcelinus.

Ketika Tim Kesehatan yang pada saat itu sedang membersihkan lukanya diapun menangis dan berteriak karena merasa kesakitan dan hal ini terjadi karena lukanya sudah bengkak dan bernanah apalagi sudah tiga hari belum diobati dan begitupula pada saat dijahit dia kembali berteriak dan menangis, namun hal ini memang harus dilakukan agar kaki adik Marcelinus lekas sembuh dan dia bisa beraktivitas kembali sebagaimana biasanya.

Dansatgas Mayor Inf Dony Gredinand, SH., M.Tr.Han., M.I.Pol. yang didampingi oleh Dokter Satgas Letda Ckm Aldwin mengungkapkan “Luka adik Marcelinus ini harus segera di obati supaya lukanya cepat sembuh dan tidak menjalar kemana-mana, kemudian untuk orang tua harus lebih peduli terhadap kesehatan anak-anaknya, anak anak mempunyai masa depan yang panjang kalau mereka sakit bagaimana mereka bisa bersekolah, bagaimana mereka menuntut ilmu dan meraih cita-cita mereka, semoga anak Marcelinus cepat sembuh”, tambahnya.

Selang 30 menit kaki Adik Marcelinus selesai diobati orangtua dari adik Marcelinus yaitu bapak Mablasa mengungkapkan rasa terimakasihnya “Kami sangat berterimakasih sekali kepada Tim Kesehatan Satgas Yonif 713/ST yang telah mengobati kaki anaknya dan doa kami semoga seluruh anggota Satgas Yonif 713/ST agar sehat selalu dan dapat menjalankan tugas dengan baik dan berhasil”, Ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *