PEMERIKSAAN OLEH SATGAS PAMTAS PASK HUT KE 74 TNI TAHUN 2019

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 05 dan 06 Oktober 2019 khususnya jajaran Kotis dan Kompi A melaksanakan pemeriksaan disekitaran pos masing-masing dalam rangka mengantisipasi keadaan paskah HUT ke-74 TNI tahun 2019, Skouw, Minggu (06/10/2019).

Jajaran Kompi A melaksanakan pemeriksaan Sabtu malam tanggal 5 Oktober 2019 pukul 23.00 WIT dipimpin langsung oleh Danpos masing-masing dengan hasil  Pos Koya Koso pimpinan Letda Inf Agung mendapatkan barang berupa 1 Jerigen Cap Tikus milik saudara S yang berumur 18 tahun dan alamat Koya Barat serta diketahui pekerjaan sebagai pelajar, Pos Skamto pimpinan Letda Inf Frengki mendapatkan barang sitaan berupa 1 botol Jenever 1000 ml,  1 botol Robinson Whisky 650 ml dan diketahui pemilik yaitu saudara  IG berumur 43 tahun dengan pekerjaan sebagai ASN (Direktotat Jenderal Pajak Kabupaten Talikora yang beralamatkan di Jalan Kiranaggi Talikora Karubaga Kabupaten Talikora Papua.

Pos Bendungan Tami pimpinan Letda Inf Joshua mendapatkan barang temuan berupa 1 (satu) buah senjata laras pendek jenis airsoftgun merek mp-654k cal 4,5 mm dengan diketahui nama pemilik saudara AW 28 tahun yang bekerja sebagai petani dan beralamat di Jalan Halilintar Koya Timur.

Sedangkan Pos Kotis melaksanakan pemeriksaan pada Minggu tanggal 6 Oktober 2019 pimpinan Serda Gugun jabatan Baton Waltis dengan hasil 1 Dus Bir SP (24 Kaleng) dan 9 botol anker Bir Bintang yang dibawa oleh saudara FH yang beralamatkan di BTN Puskopad Sentani dengan diketahui pekerjaan Mahasiswa dan saudara Min Wenda beralamat tempat tinngal di Milinggame dan Pekerjaan sebagai PNS.

Saat ini barang barang hasil pemeriksaan itu diamankan di Pos masing-masing. Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan “Masyarakat harus bisa menjauhi yang namanya Miras karena awal dari keributan biasanya karena sudah mengkonsumsi miras, banyak perkelahian, pertengkaran dalam keluarga, dalam masyarakat karena disebabkan orang pengaruh minuman keras atau mabuk dan Kami sebagai Satgas tidak mentolelir perdagangan miras ini kami akan terus melaksanakan pemeriksaan, sama halnya dengan senjata air sofgan  kepemilikannya harus disertai dengan bukti surat-surat yang lengkap”, Tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *