KOMITMEN BERSAMA PEMUDA BANGKIT BERSATU

Kegiatan dalam menyongsong memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019 yang mengambil tema Komitmen Bersama Pemuda Bangkit Bersatu yang dilaksanakan di Balai Kampung Yammua Arso 6 Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol beserta dengan beberapa orang Perwira Staf dan dihadiri kurang lebih sebanyak 500 orang. Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia.

Sumpah pemuda sangat penting diperingati karena sebagai hari dimana Indonesia mengakui para pemuda penerus bangsa Indonesia yang sebagai cikal bakal negara maju. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 tidak hanya menjadi ikrar dalam merajut cita-cita kemerdekaan Indonesia tetapi dapat menanamkan sikap kebangsaan dan Nasionalisme. Kesadaran membangun kekuatan bangsa dengan mempererat semangat persatuan dan kesatuan merupakan tuntutan mutlak yang dimiliki pemuda dan pemudi Indonesia.

Turut hadir dalam acara ini Muh. Markum, SH., MH., MM (Bupati Keerom), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), AKBP Muji Windi Harto, S.IK., SH (Kapolres Keerom) Iptu Suherman (Danki Satgas Brimob BKO Polda Kalsel di Polres Keerom), Lettu Inf Sony Teguh Bhaktiar (Dankipan A Yonif 756/WMS), Lettu Chb Nur Budi Hariyanto (Danton Kom Yonif 713/ST), Lettu Ckm Dr. Aldwin Arifin (Dokter Satgas Yonif 713/ST), Letda Inf Suleman Nsalah (Pasiter Satgas Yonif 713/ST), Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Bapak Setiaji (Ketua Club Motor Clasic Papua), Bapak Bobby (Anggota DPR Papua), Bapak Anselmus Tafor (Kepala Kampung Tafor), Bapak Purba (Kepala Kampung Arso 6) dan Para Pemuda dan masyarakat Kampung Arso serta sekitarnya.

Dalam kegiatan ini Satgas Pamtas Yonif 713/ST juga melaksanakan pengobatan massal yang dipimpin langsung oleh dokter Satgas langsung Letda Ckm Aldwin dan dibantu beberapa orang personel kesehatan Satgas. Dansatgas dalam kesempatan ini menyampaikan tanggapannya tentang Maraknya peredaran Miras dan Narkoba dikalangan pemuda di daerah Keerom. Peredaran Miras dan Narkoba jenis ganja masih cukup tinggi di wilayah perbatasan RI-PNG, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang terjaring membawa minuman beralkohol dan Narkoba jenis ganja dari beberapa kegiatan razia atau pemeriksaan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST.

Para orang tua dihimbau selalu mengawasi dan mendidik anaknya untuk menjauhi Miras dan Narkoba, karena upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Miras dan Narkoba khususnya pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *