SOSIALISASI ATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (ATURAN LINTAS BATAS, KEPABEANAN, NARKOTIKA DAN BELA NEGARA)

SOSIALISASI ATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (ATURAN LINTAS BATAS, KEPABEANAN, NARKOTIKA DAN BELA NEGARA)

Satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan (Hen Tecahi To Onomi Tmar Ni Hanased) menjadi tema dalam acara Sosialisasi aturan Perundang-Undangan Aturan Lintas Batas, Kepabeanan, Narkotika dan Bela Negara yang diikuti oleh Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama, Jayapura, Selasa (29/10/2019).

Kegiatan ini diprakarsai oleh pemerintah kota Jayapura bagian perbatasan antar negara dan dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Jalan Raya Abepura Abe Pantai Kamkey Distrik Abepura Kota Jayapura Provinsi Papua.

Hadir dalam kegiatan ini Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM (Walikota Jayapura), Ir. H. Rustan Saru, MM (Wakil Walikota Jayapura), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), AKBP H. Muhammad Safei AB,SE (Kabid Brantas BNNP /lV B), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST), Bapak Elby Umneputi, SE (Staf Ahli Walikota Jayapura), Bapak Arif Dwi Darmanto, SKM, M.Kes (Staf Ahli Walikota), Ibu Suzana Dewijana Wannggai., S.Pd, MSocSc (Kepala Biro Perbatasan Papua), Drs. Jackson Lapalongo, M. Si (Kepala BNN Prov. Papua), Bapak Supriyanto (Kepala Distrik Muara Tami), Bapak Gatut Setiawan (Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura), Didi Suhandi (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II) dan perwakilan dari siswa-siswi sekolah yang ada di sekitar Abepura dan Skouw.

Walikota Jayapura Bapak Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM mengawali sambutannya mengucapkan kebahagiannya atas diresmikannya jembatan Youtefa oleh Presiden Joko Widodo serta untuk mengajak masyarakat supaya menjaga jembatan ini jangan coret-coret, jangan habis makan pinang buang disitu, jangan mabuk mabukan disitu, apalagi jangan kalau mau bunuh diri pergi ke Jembatan itu. Dengan diresmikannya jembatan Youtefa ini maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat daerah Muara Tami dan sekitarnya sampai Perbatasan Skouw.

Dulu perbatasan ditakuti karena takut tidak aman, tapi sekarang perbatasan menjadi destinasi wisata yang cukup berkembang karena perbatasan sekarang sudah aman untuk dikunjungi dengan di tempatkannya pasukan TNI dan POLRI di perbatasan. Walikota mau generasi-generasi Jayapura menjadi generasi-generasi emas, jangan terjerumus dalam peredaran narkoba, miras yang merusak masa depan.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam kegiatan sosialisasi ini akan disosialisasikan aturan perundang-undangan yaitu yang terkait mengenai Aturan Lintas Batas yang disampaikan oleh bapak Gatut Setiawan S.H (Kepala Kantor Imigrasi kelas l TPI Jayapura), Kepabeanan akan disampaikan oleh bapak  Didi Suhandi (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II), Narkotika oleh bapak AKBP H. Muhammad Safei AB,SE (Kabid Brantas BNNP /lV B) dan Bela Negara oleh Letkol Inf Dony Gredinand, SH., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/Satya Tama) harapan saya kiranya para peserta bisa mengikutinya dengan baik, menyimaknya dengan baik dan apabila ada yang kurang jelas bisa di tanyakan dalam sesi tanya jawab.

SAMBUT HARI KESEHATAN SATGAS LAKSANAKAN KEGIATAN PEMBERSIHAN PUSKESMAS

SAMBUT HARI KESEHATAN SATGAS LAKSANAKAN KEGIATAN PEMBERSIHAN PUSKESMAS

Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan Gotong Royong dalam rangka menyambut Hari Kesehatan AD dengan mengajak masyarakat Kampung Skow Mabo untuk membersihkan dan memperindah Puskesmas Kampung Skow Mabo, Senin (28/10/2019).

Serda I Gede Suteja yang kesehariannya menjabat sebagai Bintara Administrasi Satgas Yonif 713/Satya Tama Kompi Tempur C mengatakan “Kegiatan yang dilakukan ini selain untuk kebersihan juga untuk membangkitkan semangat gotong royong masyarakat kampung Skow Mabo dan juga memperindah suasana di kampung ini,” jelas I Gede.

Menurutnya, rasa kebersamaan serta bahu membahu dalam setiap kegiatan di tengah masyarakat itu akan terus dilakukan bersama-sama masyarakat agar budaya gotong royong selalu tertanam di lingkungan masyarakat tidak hanya memperindah Puskesmas ini melainkan kegiatan lainnya seperti membersihkan pekarangan jalan dan juga rencana akan memperbaiki atau membuat pos kamling merah putih ini.

Bapa Hein Yophi Olua menyebutkan, “Kegiatan bergotong royong ini dalam rangka untuk memperingati hari kesehatan AD supaya untuk memperindah Puskesamas ini dengan cara mengecat tembok dan membersihkan sekeliling Puskesmas juga”, tandasnya

Satgas Yonif 713/ST yang dilakukan oleh Pos Ramil Tami juga supaya jangan ada jarak antara TNI dengan Rakyat, maka dari itu kegiatan gotong royong akan terus diagendakan agar memperat tali silaturahmi. Semangat gotong royong jangan sampai terkikis zaman, ini ciri khas dari Rakyat Indonesia apalagi dengan perkembangan zaman saat ini yang begitu pesat serta tidak terpengaruh oleh isu-isu yang penuh dengan ke hoax kan.

PEMBENTANGAN BENDERA MERAH PUTIH 2.091 METER MENYAMBUT HARI SUMPAH PEMUDA 2019

PEMBENTANGAN BENDERA MERAH PUTIH 2.091 METER MENYAMBUT HARI SUMPAH PEMUDA 2019

Menyambut hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019, personel Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama bersama personel TNI-POLRI dan masyarakat di Kabupaten Keerom Provinsi Papua membentangkan Bendera Merah-Putih sepanjang Dua Ribu Sembilan Puluh Satu meter (2.091 M), lebar Seratus Lima Puluh centimeter (150 cm). Senin (28/10/2019)

Pembentangan bendera ini menjadi simbol untuk menjaga keutuhan NKRI, menjadi simbol menjaga persatuan dan kesatuan pemuda, masyarakat dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Keerom. Pembentangan bendera dimulai sekitar pukul 11.00 WIT setelah selesai pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun yang dimulai dari Lapangan Swakarsa kampung Asyaman-Polres Keerom-Lapangan Asyaman.

Pembentangan bendera merah putih ini diikuti oleh Bapak Muh. Markum, SH, MH, MM. (Bupati Keerom), Piter Gusbager, S.Hut, MUP (Wakil Bupati Keerom) dan juga sebagai Ketua PMI Kabupaten Kerom, Ketua KNPI Provinsi Papua, Ketua DPRD Kabupaten Keerom, AKBP Muji Windi Harto, S. I. K., S.H. (Kapolres Keerom), Letkol Inf Ari Sutrisno (Danyonif R 300/BJW), Letkol Kal Hendra Toko (KA GPL), Kompol Harahap (Waka Polres Keerom), Kapten Inf Simon Fredy Pasaribu (Wadan Satgas 713/ST), Bapak Ruben Rumbo (Kabag Umum Kabupaten Keerom), Bapak Abdul Malik (Kabag Humas Kabupaten Keerom), Kasat Reskrim Polres Keerom, H. Panjaitan (Dantim Satgas Tribuana), Lettu Inf Suyono (Pasi intel Satgas) Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas) dan para Asn Pemda Kabupaten Keerom serta masyarakat 1000 orang.

Pasi Intel Satgas Lettu Inf Suyono mengungkapkan Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia. Sumpah pemuda sangat penting diperingati karena sebagai hari dimana Indonesia mengakui para pemuda penerus bangsa Indonesia yang sebagai cikal bakal negara maju.

Muh. Markum SH., MH., MM Bupati Keerom menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh elemen masyarakat secara khusus kepada TNI-POLRI yang telah mendukung kelancaraan acara peringatan Sumpah Pemuda ini terlebih dalam pembentangan Bendera Merah Putih yang dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.

SATGAS YONIF 713/ST MENDAPATKAN PENGHARGAAN PADA UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA 2019 DI PERBATASAN RI-PNG

SATGAS YONIF 713/ST MENDAPATKAN PENGHARGAAN PADA UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA 2019 DI PERBATASAN RI-PNG

Satgas Yonif 713/Satya Tama mengikuti Apel Pemuda Papua dan Upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91 pada pukul 09.15 WIT bertempat di Lapangan Swakarsa Kampung Asyaman Arso 2 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Senin (28/10/2019).

Upacara memperingati hari Sumpah pemuda ke-91 kali ini bertema “BERSATU KITA MAJU” tema ini sendiri diambil dari komitmen Pemuda Indonesia pada tahun 1928 yang ingin menjadikan Bangsa Indonesia menjadi lebih maju, tentunya maju diberbagai bidang. Untuk itu seluruh pemuda Indonesia harus memiliki semangat juang, kerja keras, karakter yang beriman, santun, berintregitas tinggi, kerja cerdas dan kerja tuntas serta pemuda harus memiliki inovasi yang tinggi demi kemajuan bangsa Indonesia khususnya Pemuda yang ada di Tanah Papua.

Bupati Keerom Bapak Muh. Markum, SH., MH., MM dalam sambutannya menyampaikan “Pemuda Indonesia khususnya di Tanah Papua harus lebih memiliki pemikiran yang kreatif dan inovatif serta berkarakter karena di tangan pemudalah kemajuan bangsa Indonesia ini akan tercapai. Ditengah kemajuan teknologi anak pemuda Papua harus mampu membuka pandangan keluar yang luas demi majunya bangsa Indonesia khususnya masa depan Tanah Papua, jangan ada pertumpahan darah yang terjadi di surga kecil pulau nan indah Papua ini serta tingkatkan SDM dalam pembangunan guna menangkal radikalisme yang diimbangi dengan sifat jujur, santun, bertanggung jawab dan tidak lupa untuk Pemuda harus inovatif demi kemajuan bangsa karena di tangan Pemuda Indonesia maju  dalam menghadapi kemajuan dunia baik di lintas budaya, sosial dan revolusi mental dengan karakter yang kuat guna menghadapi fenomena dunia. Semoga dengan peringatan hari sumpah pemuda ini dapat menghargai jasa para Pahlawan yang telah gugur dalam membela demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia”, tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bapak Muh. Markum, SH, MH, MM. (Bupati Keerom), Piter Gusbager, S.Hut, MUP (Wakil Bupati Keerom) dan juga sebagai Ketua PMI Kabupaten Kerom, Albertho G.Wanimbo (Ketua KNPI Provinsi Papua), Alloysius Gray. M.Kes (Ketua DPRD Kabupaten Keerom), AKBP Muji Windi Harto, S. I. K., S.H. (Kapolres Keerom), Letkol Inf Ari Sutrisno (Danyonif Raider 300/BJW), Letkol Kal Hendra Toko (KA GPL), Kompwol Harahab (Waka Polres Keerom), Kapten Inf Simon Fredy Pasaribu (Wadan Satgas 713/ST), Bapak Ruben Rumbo (Kabag Umum Kabupaten Keerom), Bapak Abdul Malik (Kabag Humas Kabupaten Keerom), Kasat Reskrim Polres Keerom, H. Panjaitan (Dantim Satgas Tribuana), Lettu Inf Suyono (Pasi intel Satgas), Letda Arm Jekson Siallagan.S.Th (Pabintal Satgas) dan Para ASN Pemda Kabupaten Keerom serta masyarakat sekitar 1000 orang.

Adapun kegiatan yang berlangsung diawali dengan Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda yang didalamnya ada Pengibaran Bendera Merah Putih, Pembacaan teks Pancasila, Pembacaan Pembukaan UUD 1945, Pembacaan Sumpah Pemuda, Menyanyikan Satu Nusa Satu Bangsa dan Amanat Pembina Upacara.

Diakhir kegiatan upacara disampaikan pula beberapa Penghargaan antara lain Pemuda pelopor, Pengusaha muda, Kepeloporan dan Sukarelawan, Pelopor Satu Nusa dan Gabungan Wira Usaha Muda. Satgas Yonif 713/Satya Tama kali ini berhasil mendapatkan penghargaan dari Kabupaten Keerom atas partisipasinya atau konstribusinya dalam pelaksanaan Upacara Hari Sumpah Pemuda tahun 2019 ini yaitu sebagai koordinator Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 2.091 meter serta parstisipasi dalam kegiatan lainnya seperti lomba-lomba yang diprakarsai Satgas Yonif 713/Satya Tama seperti lomba volly, lomba mewarnai atau menggambar, lomba busana adat dan lomba menyanyikan lagu-lagu Nasional.

CERDAS CERMAT ALKITAB SEKOLAH MINGGU DI PERBATASAN RI-PNG

CERDAS CERMAT ALKITAB SEKOLAH MINGGU DI PERBATASAN RI-PNG

Minggu ini adalah Minggu yang berbeda bagi anak-anak Sekolah Minggu, Remaja dan Pemuda GKI Kalvari Kampung Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. 

Karena dalam kegiatan Minggu ini Anak anak remaja dan pemuda tidak hanya hadir di gereja untuk beribadah saja, namun mereka akan pulang dengan membawa hadiah tentunya bagi mereka yang berhasil juara dalam Cerdas Cermat Alkitab yang dilaksanakan oleh Personel Satgas Pos Ramil Tami pimpinan Bakes Pos Ramil Tami Serka Sepeiken, Minggu (27/10/2019).

Sepeiken mengatakan bahwa Satgas sengaja membuat program ini untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang Alkitab yang adalah Firman Allah, dengan semakin mereka memahami atau mengetahui banyak tentang Alkitab maka iman mereka akan semakin bertumbuh. Dalam kegiatan cerdas cermat ini Sepeiken dan personel yang beragama Kristen membuat tiga kelompok untuk mempermudah kegiatan.

Dan dalam kegiatan Cerdas Cermat ini Speiken dan rekan-rekan memberikan 10 pertanyaan kepada anak-anak sekolah minggu, remaja dan pemuda yang sudah dibuat tiga kelompok. Adapun Soal yang telah disiapkan Sepeiken dan Tim adalah :

1. Pada usia berapa  Tuhan Yesus  wafat? 30 tahun

2. Setelah Yesus ditangkap, kepada siapakah pertama kali Yesus dihadapkan? Hanas mertua Kayafas

3.Dimanakah letak Taman Getsemani?  Seberang sungai Kidron

4. Apa mukjizat yang pertama yang pernah dilakukan oleh Yesus? Mengubah air menjadi anggur dalam perkawinan di Kana

5. Bagaimanakah cara para prajurit membagikan pakaian Yesus ? Membuang undi ( Mengundi )

6. Untuk kedua kalinya, kepada siapakah Yesus menampakkan diri ? Kedua orang / murid yang sedang berjalan ke Emaus

7. Siapakah yang meminta kepada Pilatus supaya diperbolehkan untuk menurunkan mayat Yesus? Yusuf dari Arimatea

8. Siapakah martir pertama? Stefanus

9. Kapan Yesus berkata kepada para muridNya tentang adanya salah satu dari mereka akan mengkhianatiNya?  pada hari pertama hari raya roti tidak beragi.

10. Ketika Yesus ditangkap, siapakah murid Yesus yang menghunus pedang dan memotong telinga hamba imam besar hingga putus? Petrus

Hadir dalam kegiatan cerdas cermat Alkitab ini Serka Sepeiken (Bakes Pos Ramil Tami Satgas Pamtas Yonif 713/ST) dan beberapa anggota Pos Ramil Tami, Ibu Syowi (Ibu Pembina Sekolah Minggu Kampung Skow Mabo), anak-anak, remaja dan pemuda Kampung Skow Mabo. Ibu Syowi Pembina Sekolah Minggu Kampung Skow Mabo Sangat berterima kasih kepada Pos Ramil Tami yg telah membuat Lomba Cerdas Cermat Alkitab yang selama ini belum pernah di laksanakan Selama kurang Lebih 20 Tahun di GKI Kalvari Kampung Skow Mabo dan baru pertama di laksanakan oleh Satgas. Sehingga anak-anak, Remaja dan Pemuda sangat antusias untuk mengikuti Lomba tersebut.

CIPTAKAN RASA AMAN UNTUK MASYARAKAT DI PERBATASAN

CIPTAKAN RASA AMAN UNTUK MASYARAKAT DI PERBATASAN

Satgas Yonif 713/Satya Tama Perbatasan RI-PNG kembali melaksanakan pemeriksaan dengan tujuan menciptakan rasa aman dan nyaman disaat malam minggu, hal ini dikarenakan malam minggu biasanya rawan untuk anak-anak muda melakukan aktifitas yang negatif, Jayapura, Sabtu (26/10/2019).

Pemeriksaan kali ini dilaksanakan oleh beberapa Pos yaitu Pos Skamto, Pos Bendungan Tami dan Pos Pitewi. Pemeriksaan yang dilaksanakan oleh ketiga Pos ini tujuannya menciptakan kondisi yang aman dan nyaman karena banyaknya laporan dari masyarakat yang menyampaikan sering terjadi tindak kekerasan yang bermula dari pengaruh minuman keras.

Pos Skamto dengan pimpinan Letda Inf Prengki Simanjuntak, S.H bersama dengan satu regu anggotanya melaksanakan pemeriksaan tepat pada pukul 17.00 WIT di Jalan Trans Papua Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua. Dalam pemeriksaan kali ini Personel Satgas mendapatkan beberapa Minuman keras yang dibawa oleh saudara Nurjulianto umur 22 tahun alamat Arso 4 pekerjaan karyawan swasta; Herman umur 25 tahun alamat Arso 14 pekerjaan Petani dan Kusmanto umur 30 tahun alamat  Arso 7 pekerjaan buruh bangunan  Dari ketiga orang tersebut berhasil diamankan 1 Botol Vodka 250 ml, 1 Botol Guinness 325 ml, 2 Botol Anker Stout 330 ml, 1 buah Badik, 1 Busur Wayer dan 15 anak panah Wayer.

Untuk barang bukti berupa Busur Wayer dan anak panah Wayer tersebut didapat informasi bahwa yang bersangkutan mempersiapkan serta membawa barang tersebut hanya untuk jaga-jaga diri apabila adanya terjadi kerusuhan seperti beberapa minggu lalu dan kemudian barang bukti ini diamankan di Pos Skamto guna untuk dilaporkan serta diserahkan ke Komando atas.

Pos Bendungan Tami sendiri tepat pada pukul 20.00 WIT di Pertigaan Gapura Koya Barat Muara Tami pemeriksaan dilaksanakan dengan dipimpin langsung oleh Letda Inf Josua Saragih bersama dengan satu regu anggotanya. Dalam pemeriksaan ini Personel Satgas juga kembali berhasil mendapatkan beberapa barang sitaan berupa Miras dan senjata tajam, yaitu 1 Sajam jenis Samurai Panjang, 1 buah badik, 2 botol Guinness dan 1 botol anggur merah yang dibawa oleh saudara Retno umur 22 Tahun alamat  Koya Timur pekerjaan pedagang dan Suwanto umur 31 tahun alamat Arso 2 pekerjaan  Petani. Barang bukti tersebut diamankan di Pos Bendungan Tami untuk dilaporkan ke Komando atas.

Pos Pitewi pimpinan Danpos Letda Inf Prabowo pada pukul 16.00 WIT melaksanakan pemeriksaan di Jalan Tapal Batas Kampung Pikere Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil Minuman keras berupa 1 botol Robinson 650 ml yang dibawa oleh saudara Oggi 28 tahun dan saat ini miras tersebut diamankan di Pos Pitewi.

Letda Inf Josua Saragih mengungkapkan “dengan adanya beberapa Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama yang melaksanakan pemeriksaan hal ini dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat Perbatasan khususnya di sekitar Pos Satgas karena kedatangan kami untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Tanah Papua”, Ungkapnya.

KOMITMEN BERSAMA PEMUDA BANGKIT BERSATU

KOMITMEN BERSAMA PEMUDA BANGKIT BERSATU

Kegiatan dalam menyongsong memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019 yang mengambil tema Komitmen Bersama Pemuda Bangkit Bersatu yang dilaksanakan di Balai Kampung Yammua Arso 6 Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol beserta dengan beberapa orang Perwira Staf dan dihadiri kurang lebih sebanyak 500 orang. Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia.

Sumpah pemuda sangat penting diperingati karena sebagai hari dimana Indonesia mengakui para pemuda penerus bangsa Indonesia yang sebagai cikal bakal negara maju. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 tidak hanya menjadi ikrar dalam merajut cita-cita kemerdekaan Indonesia tetapi dapat menanamkan sikap kebangsaan dan Nasionalisme. Kesadaran membangun kekuatan bangsa dengan mempererat semangat persatuan dan kesatuan merupakan tuntutan mutlak yang dimiliki pemuda dan pemudi Indonesia.

Turut hadir dalam acara ini Muh. Markum, SH., MH., MM (Bupati Keerom), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), AKBP Muji Windi Harto, S.IK., SH (Kapolres Keerom) Iptu Suherman (Danki Satgas Brimob BKO Polda Kalsel di Polres Keerom), Lettu Inf Sony Teguh Bhaktiar (Dankipan A Yonif 756/WMS), Lettu Chb Nur Budi Hariyanto (Danton Kom Yonif 713/ST), Lettu Ckm Dr. Aldwin Arifin (Dokter Satgas Yonif 713/ST), Letda Inf Suleman Nsalah (Pasiter Satgas Yonif 713/ST), Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Bapak Setiaji (Ketua Club Motor Clasic Papua), Bapak Bobby (Anggota DPR Papua), Bapak Anselmus Tafor (Kepala Kampung Tafor), Bapak Purba (Kepala Kampung Arso 6) dan Para Pemuda dan masyarakat Kampung Arso serta sekitarnya.

Dalam kegiatan ini Satgas Pamtas Yonif 713/ST juga melaksanakan pengobatan massal yang dipimpin langsung oleh dokter Satgas langsung Letda Ckm Aldwin dan dibantu beberapa orang personel kesehatan Satgas. Dansatgas dalam kesempatan ini menyampaikan tanggapannya tentang Maraknya peredaran Miras dan Narkoba dikalangan pemuda di daerah Keerom. Peredaran Miras dan Narkoba jenis ganja masih cukup tinggi di wilayah perbatasan RI-PNG, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang terjaring membawa minuman beralkohol dan Narkoba jenis ganja dari beberapa kegiatan razia atau pemeriksaan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST.

Para orang tua dihimbau selalu mengawasi dan mendidik anaknya untuk menjauhi Miras dan Narkoba, karena upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Miras dan Narkoba khususnya pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga.

MIRAS MENGANCAM GENERASI MUDA PAPUA

MIRAS MENGANCAM GENERASI MUDA PAPUA

Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kotis kembali melaksanakan pemeriksaan yang bertempat di Jalan Trans Papua RI-PNG Pos Kotis Skouw, Sabtu (26/10/2019).

Pada Hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2019 Satgas Yonif 713/Satya Tama kembali melaksanakan pemeriksaan yang bertempat di Jalan Trans Papua RI-PNG, pemeriksaan ini tidak lain yaitu untuk menciptakan kondisi dan suasana yang aman khususnya untuk di daerah Perbatasan Skouw.

Serda Adam S. A bersama dengan satu regu personel pos Kotis melaksanakan pemeriksaan tepat pada pukul 16.30 WIT dengan mendapatkan hasil berupa 12 botol merk SP dan 7 kaleng merk ACE. Barang temuan ini ditemukan berawal dari kecurigaan personel yang sedang melaksanakan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintasi di jalan tersebut.

Setelah diadakan pemeriksaan terhadap orang yang dicurigai tersebut kemudian tim pemeriksa menemukan sejumlah barang bukti berupa Miras yang dibawa pelaku menggunakan kendaraan sepeda motor berjenis Vario dengan Nopol PA 6247 RA. Didapati keterangan pemilik Miras tersebut yaitu Natalinus Tipagau berumur 25 tahun laki-laki dan beralamat di Waena Kamolker Abepura.

Dari hasil pemeriksaan diketahui miras tersebut hanya untuk dikonsusmsi sendiri dan bukan untuk diperjual belikan, setelah diadakan pemeriksaan lebih lanjut dan Tim Pemeriksa dari Pos Kotis pun meminta kepada pemilik Miras tersebut agar dapat menyerahkan Mirasnya untuk diamankan dengan tujuan mencegah terjadinya tindak kekerasan akibat pengaruh dari Miras.

Pemeriksaan yang dilaksanakan ini mempunyai maksud dan tujuan selain untuk menciptakan kondisi suasana yang aman dan nyaman tentunya juga untuk menjadikan generasi muda Papua yang memiliki akhlak dan moral yang baik dengan cara mencegah generasi muda dari pengaruh minuman keras.

MENSYUKURI HUT KE-63 GKI DI TANAH PAPUA

MENSYUKURI HUT KE-63 GKI DI TANAH PAPUA

Mensyukuri berdirinya Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua yang jatuh pada hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2019 dan dirayakan oleh jemaat masing-masing, Satgas Pamtas Yonif 713/ST yang beragama Kristen mendapatkan kebanggaan karena diundang untuk bersama-sama merayakannya bersama jemaat pesisir Skouw yang dilaksanakan di GKI Tehupa (Pantai Skouw Sae) Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (26/10/2019).

Dalam perayaan ini personel Satgas yang beragama Kristen Protestan dan Katolik datang dan mengikuti rangkaian acara ibadah syukur ini dibawah pimpinan Pabintal Satgas Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th. Ibadah syukur kali ini mengambil tema Datanglah KerajaanMu (Matius 6:10a) dan Sub Tema : Menjadi Gereja yang menyatakan Anugerah Allah dalam Yesus Kristus di tengah konteks Pluralitas dan Keberagaman.

Turut hadir dalam kegiatan ibadah syukur ini Pendeta Welliam Itar (Ketua Bidang Tanah dan Aset Sinode GKI), Pendeta Abraham Mayor.S.Si.Teol (GKI Tehupa Skouw Sae), Pendeta Yarangga (GKI Karmel Skouw Yambe), Pendeta Yohanes Pasaribu (GKI Kalvari Skouw Mabo), Kapten PM Sudiro (Danpos AL Skouw Sae), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST) beserta 15 personel, David Lomo (Ondoafi Skouw Sae) dan jemaat 500 orang.

Ibadah syukur HUT ini sendiri bisa berjalan dengan baik, aman dan lancar karena telah dipersiapkan dengan baik oleh Panitia dan telah disusun dengan tata urut sebagai berikut Pembukaan, Ibadah, Laporan dan Sambutan yang pertama oleh BP AM Sinode GKI di Tanah Papua, yang keuda Ketua Bakal Klasis Muara Tami serta Jamuan Kasih dan diakhiri oleh Penutup.

Pabintal Satgas mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari tugas kami untuk mendekatkan diri dengan anak-anak Tuhan di Papua ini secara khusus Jemaat yang ada di pesisir Skouw ini seperti jemaat GKI Tehupa ditempat ini. Dengan kegiatan ini kita bisa saling berbagi pengalaman iman untuk saling menopang dalam pelayanan, saling bahu membahu bekerjasama untuk memajukan kehidupan beriman jemaat yang tujuan akhirnya hanyalah untuk kemuliaan Tuhan.

Pendeta Welliam Itar mengucapkan terimakasih kepada seluruh jemaat yang hadir pada saat ini dan yang telah berperan aktif demi terlaksananya ibadah syukur ini serta ucapan terimakasih juga disampaikan kepada aparat TNI yang turut hadir dalam acara ini secara khusus kepada Danpos AL dan Personel Satgas Yonif 713/ST.

YONIF 713/SATYA TAMA MENJUARAI LOMBA LARI MARATON MEMPERINGATI HUT PMI

YONIF 713/SATYA TAMA MENJUARAI LOMBA LARI MARATON MEMPERINGATI HUT PMI

Praka Yohan Pelapory anggota Yonif 713/Satya Tama Gorontalo berhasil menjadi Juara Pertama pada ajang Lomba Lari Maraton dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) yang dilaksanakan di Kawasan Mega Mall Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (26/10/2019).

Ajang Lomba Maraton kali ini merupakan suatu perlombaan yang diadakan oleh Palang Merah Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke-74. Lomba Maraton ini sendiri merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Bertempat di Kawasan Mega Mall perlombaan ini dimulai dengan diikuti oleh sekitar kurang lebih 1.500 peserta.

Perlombaan Maraton yang dilaksanakan ini menempuh jarak sekitar 7,4 Km dengan rute yang di lewati yaitu dimulai start dari pintu Kawasan Mega Mall menuju ke arah jembatan Ir. Soekarno dan kembali lagi menuju Finish yaitu di Depan Mega Mall Manado.

Praka Yohan Pelapory Jabatan Tabak SO Ru 1 Ton 2 anggota dari satuan Yonif 713/Satya Tama Korem 133/NWB merupakan salah satu anggota yang berprestasi dan kali ini dia kembali menorehkan prestasinya dengan menjadi juara pertama pada perlombaan Lari Maraton yang diselenggarakan oleh PMI di Manado. Yohan sendiri berhasil meraih juara Pertama dengan mengalahkan beberapa pesaingnya   dan dari hasil kerja kerasnya ini dia berhak memperoleh Tropi dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah).

Dalam kesempatan ini Praka Yohan Pelapory mengungkapkan kegembiraannya karena bisa meraih juara pertama dengan mengalahkan pesaing-pesaingnya, Yohan juga menambahkan bahwa “Perlombaan Lari Maraton ini merupakan suatu ajang dimana bukan hanya untuk para Atlet saja yang mengikutinya melainkan seluruh komponen masyarakat dapat pula mengikuti perlombaan ini dengan maksud dan tujuan selain untuk kesehatan jasmani, tetapi dapat pula sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit Pelari muda yang bisa dilatih maupun dikembangkan untuk dikemudian hari agar menjadi atlet yang dapat mengharumkan nama bangsa dan negara”, ungkapnya.