SOSIALISASI ATURAN-ATURAN LINTAS BATAS RI-PNG

Bertempat di Aula Bupati Kabupaten Keerom, Kampung Arso Kota. Dansatgas beserta Perwira Staff Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama menghadiri kegiatan Sosialisasi aturan-aturan lintas batas basic agreement dan special arrangements bagi Masyarakat perbatasan RI-PNG yang dipimpin oleh Ibu Susana D. Wanggai (Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua) yang dihadiri sekitar 80 orang, Selasa (05/11/2019).

Acarapun dimulai dengan doa pembuka oleh rohaniawan karena dalam setiap apapun kegiatannya harus di awali dengan berdoa agar apapun itu kegiatan yang berat akan terasa ringan. Sosialisasi ini langsung di kendalikan oleh Ibu Susana D. Wanggai yang kesehariannya menjabat Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua menyampaikan “Pertama saya mengucapkan terimakasih kepada para personel Satgas Pamtas yang sudah hadir pada siang hari ini, atas nama Gubernur Papua kami memberikan apresiasi kepada Pemda Keerom karena telah membantu kegiatan yang cukup penting untuk kita semua terutama kepada aparat TNI maupun Polri yang menjaga kampung-kampung yang berada di daerah perbatasan”.

Untuk mengingat dan meminimalisir permasalahan yang dihadapi oleh aparat keamanan dan masyarakat oleh karena itu bisa dilakukan dengan cara melakukan pendekatan dengan masyarakat. Aturan lintas batas juga harus dipahami oleh seluruh elemen-elemen masyarakat, agar tidak terjadinya miss komunikasi dengan apparat setempat yang melaksanakan tugas di perbatasan antar RI-PNG. Bapak Edy Buntan (Asisten II Pemda Kabupaten Keerom) sekaligus membuka sosialisasi dengan pemukulan tifa dari mulai menjelaskan tanggung jawab mengelola wilayah perbatasan di Kabupaten Keerom, koordinasi oleh semua pihak yang berada di wilayah perbatasan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Bapak Agus Makabori (Kepala seksi ijin tinggal kantor Imigrasi kelas 1 Jayapura) menjelaskan tentang Kartu lintas batas, AKBP H. Muhammad Syafei (Kepala Bidang Brantas BNN Provinsi Papua) menjelaskan tentang bahayanya penyelundupan barang illegal berjenis Narkotika. Diakhir Letkol Inf Dony dalam tanggapannya mengungkapkan “Pertemuan kita pada kali ini sangat bagus dilaksanakan guna untuk saling komunikasi antara Satgas dengan pemerintahan setempat dan Rakyat, jangan putus sampai disini melainkan harus terus berkoordinasi dan berkomunikasi”, ungkapnya

Hadir dalam kegiatan ini Bapak Edy Buntan (Asisten II Pemda Kab. Keerom), Bapak Agus Makabori (Kepala seksi ijin tinggal kantor imigrasi kelas 1 Jayapura), AKBP H. Muhammad Syafei (Kepala Bidang Brantas BNN Provinsi Papua), Bapak Joko S. Wabiager (Kepala Badan pengelola kawasan perbatasan daerah Kabupaten Keerom), Letkol Inf Wira Muharromah, S.H.,Psc (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509/Balawara Yudha), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/Satya Tama), Letkol Inf Ary Sutrisno (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300/Brajawijaya), Ibu Lena Beru (Kepala Dinas Sosial Kab. Keerom), Bapak Megiken Bangun (Kepala Dinas Kominfo Kab. Keerom), Bapak Wenseslaus Meho (Kepala Bidang Koordinasi Perencanaan dan Fasilitasi kerjasama badan pengelola kawasan perbatasan daerah Kabupaten Keerom), Bapak Adolof Boryam (Kepala Distrik Mannem), Bapak Valentinus Swadayana (Kepala Distrik Waris), Bapak Heri Susanto Wabes (Kepala Distrik Yaffi) dan Bapak Simon Debem, S.E (Kepala Distrik Web).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *