SATGAS MENGAJAR MEMBACA DAN BERHITUNG

Membaca perlu ditekankan kepada setiap individu sejak kecil karena informasi yang paling mudah untuk kita peroleh adalah melalui bacaan, baik koran, majalah tabloid, buku-buku dan lain sebagainya. Minimnya budaya membaca di kalangan remaja Indonesia sangat perlu diperhatikan terutama di Perbatasan pada saat ini. Satgas Yonif 713/Satya Tama sangat konsisten dengan Programnya yaitu dengan Mencerdaskan anak-anak di Perbatasan seperti halnya saat ini dengan melaksanakan kegiatan Tenaga Pendidik di SD Skow Mabo Distirik Muara Tami, Rabu (06/11/2019).

Membaca merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap individu dan ini sendiri merupakan sebuah problem dalam arti tidak boleh dianggap remeh karena besarnya rasa cinta membaca sama dengan kemajuan, artinya suatau tingakatan minat baca seseorang menentukan tingkat kualitas serta wawasannya Semakin masyarakatnya memiliki minat baca yang tinggi berarti menandakan bangsa yang sudah maju dalam bidang Pendidikan ataupun Sumber Daya Manusia.

Oleh karena itu Satgas Yonif 713/Satya Tama datang di Perbatasan ini tidak lain yaitu untuk ikut serta dalam proses mencerdaskan dan memajukan bangsa melalui Program Tenaga Pendidik. Kali ini Satgas dari Pos Ramil Tami melaksanakan Gadik di SD Skow Mabo Distrik Muara Tami Provinsi Papua dengan materi belajar Membaca yang baik dan cara berhitung benar untuk kelas 1,2 dan 3.

Hadir dalam kegiatan ini Serda Gede Suteja (Baminlog Pos Ramil Tami) beserta 6 personel Pos Ramil Tami, Bapak Yamidi (Kepala Sekolah SD Skow Mabo) dan 25 siswa kelas 1, 2 dan 3 SD Skow Mabo. Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu pertama Personel Pos Ramil Tami memperkenalkan diri, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan kemudian masuk pada materi yaitu  Mengajarkan Cara membaca yang baik dan cara berhitung yang benar.

Kegiatan ini berlangsung dengan semangat dan ceria, anak-anak sendiri merasakan suasana yang berbeda dan menyambutnya dengan sangat antusias apabila dibandingkan dengan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya karena kali ini yang menjadi gurunya yaitu seorang Personel TNI. Hal itu turut disampaiakan oleh Bapak Yamidi selaku Kepala Sekolah “Kegiatan Belajar mengajar kali ini berbeda karena terlihat siswa siswi sangat antusias dengan kehadiran bapak-bapak TNI di sekolah kami”, ungkapnya.

Serda Gede mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadi tenaga pendidik di SD Skow Mabo ini dan kedepannya akan lebih sering lagi melaksanakan kegiatan Gadik di SD ini demi terciptanya anak-anak perbatasan yang pintar dan cerdas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *