BIMBINGAN TEKNIS MITIGASI BENCANA DAN PENGAMANAN OBJEK VITAL NEGARA DI POS LINTAS NEGARA SKOUW

Sekarang ini masalah keamanan dan ketertiban semakin strategis, hal ini terlihat dari dimensi ancaman dan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban dari waktu ke waktu kian berkembang dengan beragam resiko dan dampaknya. Demikian juga halnya dengan keamanan objek vital. Dengan menyadari dampak gangguan keamanan obyek vital nasional dan penanggulangan gangguan keamanan terhadap objek Vital itu mencakup peran dan tugas masing-masing stake holders maka saat ini dilaksanakan Bimbingan Teknis Mitigasi Bencana dan Pengamanan Objek Vital Negara di Pos Lintas Batas Negara Skouw, Senin (02/12/2019).

Turut hadir dalam kegiatan ini Letkol inf Dony Gredinand S.H, M.Tr. Han, M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), Kompol Heru Hidayanto, S.Sos (Wakapolres Kota Jayapura Kota), Bapak Yan Zakeus Numberi, S.E (Administrator Pos Lintas Batas PLBN Skouw), Lettu Inf Santo (Dan Pos SGB Pos Skouw), Iptu Kasrun (Ka Sub Pos Pol Skouw), Bapak Aser lanta (Staf Kantor Navigasi PLBN Skouw), Jimmy Sirait (Penanggung jawab TPI Imigrasi PLBN Skouw), Bagus (Karantinan Kesehatan PLBN Skouw), Ronny (Karantina Tumbuhan PLBN Skouw), Fuguh Hananto (PJ Karantina Ikan PLBN Skouw), Didi S (Bea Cukai), Ibu Carlotta W, Ibu Matilda P. dan Ibu Siti Nurlia

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol menyampaikan Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi Negara tersebut.

Pendidikan Bela Negara dalam 4 Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yakni meliputi Pendidikan kewarganegaraan sejak usia dini, Pancasila dan sejarah. Bela Negara tanpa terkecuali dengan menanamkan nilai-nilai persatuan, kesatuan, cinta tanah air, dan wawasan kebangsaan untuk memajukan Indonesia. Akibat Pengaruh Globalisasi, para pemuda generasi bangsa tidak mempunyai wawasan kebangsaan dan jiwa nasionalisme dalam mementingkan kepentingan bangsa dan negara Indonesia, pengaruh Globalisasi di era Modern ini pemuda bangsa mengalami dilemma mereka tergelincir pada sikap Pragmatis, Matrealistis dan Apatis.

Yan Zakeus Numberi, S E selaku Administrator Pos Lintas Batas PLBN Skouw mengatakan bahwa kita semua stakeholder yang ada harus bekerja sama dalam menjaga barang milik negara yang disebut objek vital negara yang berada di sini, karena kalau hanya kami saja yang bekerja tidak akan bisa harus dibantu dari semua stakeholder yang ada, kita harus membangun kerjasama yang baik kalau sendiri sendiri tidak akan berjalan dengan baik dan Puji Tuhan kepada Yang Kuasa karena telah menempatkan saudara-saudara kita petugas-petugas keamanan ditempat ini yaitu aparat TNI dan Polri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *