PENGOBATAN SEORANG IBU YANG TERLUKA KENA PARANG

Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama yang sedang melaksanakan Jaga Dalduk dengan dipimpin Serda Ahmad Rivai kedatangan warga PNG yang sedang berkebun di perkebunan batas atas nama Ismael (35 tahun) bersama istrinya Otilea (25 tahun) dengan tujuan untuk meminta bantuan untuk mengobati luka kena parang di bagian telapak tangan sebelah kanan, Rabu (04/12/2019).

Kejadian itu terjadi berawal dari Ismael bersama istri dan anaknya yang sedang bekerja di kebun, pada saat mengambil buah pinang, tanpa sengaja parang yang dia simpan di belakang badan niatnya mau di ambil buat menebang malah terpegang bagian yang tajamnya maka terjadilah luka robek di telapak tangan, karena luka yang cukup dalam dan darah terus mengucur dari bekas luka yang dia terima, lalu Ismael berlari ke Pos Jaga dalduk dan melapor ke personel yang jaga dalduk tersebut, meminta tolong agar bisa dijemput oleh sepeda motor yang ada di tempat pos Piket.

Sesampainya di Pos istrinya langsung ditangani dengan Prajurit Dua Bano Sila Jabatan sebagai Tamtama Kesehatan (Takes) Pos Kotis. Melihat luka yang dialami Otilea cukup serius, darah terus mengucur keluar, Prada Bano langsung segera memberi pertolongan kepada warga tersebut dengan membersihkan lukanya sekaligus menghentikan pendarahan, karena lukanya cukup dalam Prada Bano langsung melaksanakan operasi kecil dengan cara menjahit telapak tangan korban yang luka.

Selain itu juga disamping melaksanakan tugas pengamanan perbatasan, kehadiran Satgas Yonif 713/Satya Tama di perbatasan ini harus memberikan manfaat kepada masyarakat, serta membantu kesulitan. Diakhir menambahkan prada Bano dalam tanggapnya menyampaikan “Saya pribadi merasa senang dan tidak merasa terbebani ketika melihat masyarakat yang mau berobat datang ke pos sini, karena dengan adanya kami disini bisa membantu masyarakat RI maupun PNG. Berarti nyata betul TNI dipercayai oleh rakyat”, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *