PERKETAT WILAYAH PERBATASAN MENJELANG NATAL DAN TAHUN BARU

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Ramil Tami kembali melaksanakan pemeriksaan guna memperketat pelolosan barang-barang ilegal maupun tindak kejahatan yang dapat terjadi di wiilayah Perbatasan, Papua, Senin (09/12/2019).

Pemeriksaan ini sendiri merupakan rutin dilaksanakan apalagai menjelang Natal dan Tahun Baru Satgas Yonif 713/ST akan lebih perketat pemeriksaan. Pemeriksaan ini tidak lain dan tidak bukan yaitu untuk mencegah ataupun menghambat pelolosan barang-barang ilegal dan tindak kejahatan maupun kriminal lainnya, sehingga dapat menciptakan suasana dan kondisi yang aman di wilayah Perbatasan.

Tepat pada pukul 14.30 WIT Sertu Agung Nugroho memimpin pemeriksaan dengan dibantu oleh 10 orang anggota Pos Ramil Tami yang dilaksanakan tepat di depan Pos Ramil Tami. Agung menegaskan bahwa pemeriksaan ini rutin dan tidak ada kompromi bagi masyarakat yang ketahuan maupun ketangkap membawa barang-barang ilegal “Tidak ada kompromi bagi masyarakat yang ketahuan dan ketangkap membawa barang-barang ilegal, tetap akan kita tahan dan amankan untuk barang-barang ilegal tersebut”, tegasnya.

Diakhir pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Pos Ramil Tami berhasil mendapatkan dan menyita beberapa botol jenis minuman keras yaitu 6 kaleng SP, 1 botol Jenever (isi setengah) dan 1 botol air mineral Aqua yang berisi Cap Tikus serta diketahui pemiliknya yaitu Bapak Titus (48 tahun) jenis kelamin laki-laki pekerjaan petani dan beralamat di Wamena.

Pada pukul 18.10 WIT pemeriksaan selesai dilaksanakan dengan lancar dan aman serta untuk hasil barang bukti beberapa botol jenis minuman keras tersebut sementara diamankan di Pos Ramil Tami dan setelah itu akan dilaporkan ke Komando Atas dalam hal ini Pos Kotis.

Sertu Agung kembali menekankan “Jelas yang kami sampaikan bahwa untuk pemeriksaan ini tidak memandang siapa dan membawa apa, pada intinya barang-barang yang tidak boleh dikonsumsi atau diperjual belikan tetap akan kami sita dan amanakan demi menciptakan kondisi aman di wilayah Perbatasan khususnya Pos Ramil Tami”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *