SATGAS BERSIHKAN MIRAS DARI KAMPUNG YOWONG SAMPAI KAMPUNG PIKERE

Wilayah Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom sangat rentan dengan peredaran miras, Narkotika dan sejenisnya. Wilayah ini sebagian merupakan menjadi tanggungjawab Satgas Yonif 713/Satya Tama, sehingga di dalam penugasannya pos-pos jajaran Satgas Yonif 713/ST yang berada di wilayah tersebut harus bekerja keras untuk membersihkan dari peredaran miras, Narkotika dan sejenisnya seperti halnya pemeriksaan yang dilakukan oleh Pos Skamto dan Pos Pitewi, Minggu malam (29/12/2019).

Pos Skamto pimpinan Letda Inf K. P. Simanjuntak bersama dua regu personel melaksanakan pemeriksaan di Jln. Trans Papua Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil 15 kaleng Bir Bintang 320 ml,12 kaleng Bir Bintang 500 ml, 2 botol Robinson Whisky 650 ml, 2 kaleng Bir Angker 500 ml dan 1 botol Robinson Vodka 250 ml yang didapat dari saudara dengan inisial L M 39 Tahun, M 19 Tahun, E 23 Tahun, Y 28 Tahun dan O S 30 Tahun.

Sedangkan Pos Pitewi pimpinan Letda Inf Prabowo bersama satu regu personel Pos Pitewi melaksanakan pemeriksaan di Kampung Pikere Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil 5 botol Bir Bintang 330 ml dan 1 botol Whisky 350 ml yang di dapat dari masyarakat dengan inisial G 31 Tahun dan  H P 36 Tahun. Untuk barang bukti Miras tersebut telah diamankan di Pos masing-masing yaitu Pos Skamto dan Pos Pitewi untuk selanjutnya diserahkan ke Komando Atas.

Letda Inf Simajuntak dan Letda Inf Prabowo mengatakan menjelang pergantian Tahun yang tinggal menghitung hari lagi kami Satgas akan terus bekerja keras untuk membersihkan Miras ini karena disinyalir menjelang pergantian tahun peredaran miras ini cukup tinggi, jika dibiarkan maka tidak mungkin karena miras pergantian tahun bisa menimbulkan keributan, perkelahian karena banyak orang yang mengkonsumsi miras, banyak orang mabuk dan tidak bisa mengkontrol diri, untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat supaya mengjauhi namanya miras, Narkotika dan sejenisnya mari kita ciptakan Wilayah Keerom ini bersih dari barang-barang itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *