SATGAS BERIKAN PENGETAHUAN P3K LEWAT GIAT PRAMUKA

SATGAS BERIKAN PENGETAHUAN P3K LEWAT GIAT PRAMUKA

Sebanyak 52 Siswa dan Siswi SMP IT Nurul Huda Arso 2 mengikuti pelatihan pramuka yang dibina langsung oleh Personel Kout Km 31 Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama bertempat di lapangan SMP IT Nurul Huda Arso 2 Jl. Kampung Yuwanaim Kabupaten Keerom, Sabtu (29/02/2020).

Bapak Komar M.pd selaku Kepala Sekolah SMP IT Nurul Huda mengatakan “Ini program yang sangat baik bagi para siswa maupun siswi saya karena secara langsung mereka bisa dibina dan dilatih oleh anggota militer yang kebetulan tugas pokoknya menjaga wilayah NKRI dari ancaman luar maupun dalam, masih dapat menyempatkan untuk mendidik adik-adik SMP ini”, ungkapnya. Kegiatan yang dilaksanakan ini berupa pemberian ilmu ataupun pemahaman kepada para siswa siswi yang kebetulan kegiatannya dari mulai pelatihan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan), Pelatihan Pembawa Tandu, Pelatihan Cara Memindahkan Korban Kecelakaan serta pembagian stiker Bahaya Narkoba kepada masyarakat.

Banyak ilmu didapat terkait dengan pelatihan pramuka ini Letda Ckm Syaban menyampaikan harapannya “Dengan adanya kegiatan pelatihan dasar pramuka ini diharapkan dapat memudahkan bagi para siswa siswi saat menolong korban atau temannya pada kesempatan pertama apabila mengalami kecelakaan”, ungkapnya. Para siswa siswi begitu sangat antusias selama pelaksanaan pelatihan materi pertolongan maupun saat membagikan stiker bahaya narkoba kepada masyarakat sekitar. Muhammad Afandi salah satu siswa mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak-bapak TNI yang telah berbagi ilmu dengan kami, dengan ilmu yang diberikan sedikit kami dapat mengerti bagaimana memberikan P3K “Semoga itu dapat kami terapkan ketika mungkin kami menemukan korban kecelakaan”, ujarnya.

WADAN SATGAS DAMPINGI WALIKOTA JAYAPURA TINJAU WISATA AIR PANAS MOSSO

WADAN SATGAS DAMPINGI WALIKOTA JAYAPURA TINJAU WISATA AIR PANAS MOSSO

Wadansatgas Yonif 713/Satya Tama Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu dampingi Walikota Jayapura Drs. Benhur Tommi Mano MM dalam kegiatan peninjauan Air panas yang bertempat di Kampung Mosso Perbatasan Negara antara RI-PNG, Jumat (28/02/2020).

Dalam peninjauan kali ini peran Satgas Yonif 713/Satya Tama ikut andil dalam pelaksanaan pengamanan di sekitar titik-titik yang sudah di tentukan oleh Komando Atas, karena lokasin Wisata air panas Mosso ini berada dalam wilayah penugasan Satgas Yonif 713/ST sehingga segala kegiatan yang mencakup keamanan menjadi tanggung jawab Satgas.

Kapten Inf Simon menjelaskan “Rencana yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kota Jayapura Bapak Walikota Jayapura, yakni akan ada obyek wisata air panas tepatnya di Kampung Mosso, Beliau sudah sering tinjau obyek wisata air panas ini dari tahun kemaren 2019 dan ini yang pertama di tahun 2020, jadi betapa pedulinya seorang pimpinan khususnya dari Bapak Walikota untuk warganya yang ada di Kota Jayapura”, jelasnya.

Sesampainya di lokasi obyek wisata air panas kampung Mosso ini, Walikota mengajak warga Kampung Mosso yang ada di lokasi untuk menikmati bersama jamuan ramah tamah yang sudah di sediakan oleh pihaknya dan sambil berdiskusi tentang Wisata air panas ini dengan masyarakat yang hadir demi kemajuan bersama. Turut ikut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Ir. H.Rustan Saru (Wakil Walikota Jayapura), Supriyanto, S.STP (Kepala Distrik Muara Tami), Kapten Inf Supriyanto (Danki C Satgas Pamtas Yonif 713/ST), AKP Jubelina Wally, SH. MH (Kapolsek Muara Tami), Kapten Laut Sudiro (Danpos TNI-AL Skouw), Lettu Inf Luther Meraudje (Danramil 1701-22/M.Tami), Agus Wefa Foa (KPK Mosso) dan Charles (Ondoafi Mosso).

PERESMIAN BUDIDAYA KOLAM LELE POS RAMIL TAMI BERSAMA MASYARAKAT SKOUW OLEH WALIKOTA JAYAPURA

PERESMIAN BUDIDAYA KOLAM LELE POS RAMIL TAMI BERSAMA MASYARAKAT SKOUW OLEH WALIKOTA JAYAPURA

Peresmian budidaya kolam lele Pos Koki Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST bersama masyarakat Skouw oleh Walikota Jayapura bertempat di Kampung Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua. Satgas Yonif 713/ST Pos Ramil Tami membangun kolam lele sebanyak tiga kotak kolam ukuran 2×4 meter dengan menggunakan terpal dan saat ini merupakan hari peresmian dimana bibit lelenya di lepas oleh Walikota Jayapura Bapak DR. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M., Jumat (28/02/2020).

Dalam kegiatan kali ini bibit ikan lele yang dilepaskan sebanyak 3.000 ekor dan itu semua merupakan jenis lele dumbo, dengan harapan apabila dirawat secara baik dari pemberian pakan yang baik maka ikan lele ini akan dapat dipanen dengan hasil yang baik dan memuaskan sehingga hal ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat lainnya untuk ikut serta membudidayakan ikan lele. Dengan demikian akan berdampak ke perekonomian masyarakat yang akan semakin meningkat karena membudidayakan ikan lele sangatlah mudah dalam perawatan maupun pemeliharaannya.

Lele dumbo adalah sejenis lele budidaya yang berasal dari Afrika. Dibandingkan dengan lele lokal  atau lele kampung, lele dumbo ini berukuran lebih besar pertumbuhannyapun cepat dan patilnya tidak tajam sehingga disukai konsumen disamping dagingnya yang lunak dan enak dimakan. Hadir dalam kegiatan ini Drs. Benhur Tommi Mano MM (Walikota Jayapura), Kapten Inf Simon F. Pasaribu (Wadan Satgas Yonif 713/ST), Supriyanto, S.STP (Kepala Distrik Muara Tami), Kapten Inf Supriyanto (Danki C Satgas Pamtas Yonif 713/ST), AKP Jubelina Wally, SH. MH (Kapolsek Muara Tami), Kapten Laut Sudiro (Danpos TNI-AL Skouw) dan Lettu Inf Luther Meraudje (Danramil 1701-22/Muara Tami).

DALAM RANGKA HUT KOTA JAYAPURA SATGAS HADIRI KEGIATAN SEHARI WALIKOTA JAYAPURA

DALAM RANGKA HUT KOTA JAYAPURA SATGAS HADIRI KEGIATAN SEHARI WALIKOTA JAYAPURA

Menyambut HUT Kota Jayapura yang ke 110 tahun 2020 Satgas Yonif 713/ST Pos Skamto dibawa pimpinan Letda Inf K. P. Simajuntak bersama satu tim personel Pos Skamto dan Pos Koya Koso menghadiri kegiatan sehari Walikota dan Muspida Kota Jayapura bersama masyarakat Muara Tami yang dipusatkan di lapangan sepakbola Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Jumat (28/02/2020).

Kegiatan Sehari Walikota dan Muspida Kota Jayapura bersama masyarakat Muara Tami ini menyelenggarakan banyak hal seperti diantaranya Karnaval Budaya Berhadiah (Doorprize) dengan peserta minimal 20 orang per instansi, sekolah dengan menggunakan pakaian budaya atau profesi yang dilengkapi dengan papan nama atau spanduk maupun papan nama instansi, Pelayanan Kesehatan Gratis, pelayananan dokumen kependudukan gratis, perekaman E-KTP, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Akte Kelahiran, Pasar murah, pelayanan perpanjangan Sim A, sosialiasi perijinan dan pengurusan IMB, pelayanan KB, Peresmian Pasar Kawasan, pelepasan bibit lele yang berlokasi di dekat Pos Ramil Tami dan di prakarsai oleh Pos Ramil Tami, peninjauan kawasan air panas di Kampung Mosso dan hiburan rakyat.

DR. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M. Walikota Jayapura dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparat keamanan TNI – Polri yang sudah menjaga Perbatasan, ucapan rasa bangga, senang dan terhibur juga melihat warga Kota Jayapura yang sangat antusias mengikuti acara ini dan mengundang warga untuk menghadiri pawai budaya serta acara dangdutan pada tanggal 5 Maret 2020 di tempat ini (Lapangan Koya Barat). Walikota juga menambahkan motto kita “Satu Hati untuk Membangun Kemuliaan Tuhan” untuk itu mari kita sukseskan juga sensus penduduk secara online 13 sampai 30 Maret dan MTQ tingkat Jayapura pada tanggal 5 sampai 11 Maret dan sebagai tuan rumah adalah Distrik Muara Tami, untuk itu mari kita sukseskan penyelenggaraan MTQ ini karena pemenangnya akan menjadi perwakilan Jayapura mengikuti lomba tingkat nasional nantinya. Walikota juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, menjaga kebersihan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar mensukseskan pelaksanaan PON 2020 yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober nanti, mari kita menjadi tuan rumah yg baik.

GOTONG ROYONG BERSIHKAN MASJID

GOTONG ROYONG BERSIHKAN MASJID

Letda Ckm M. Syaban Danton Kesehatan Satgas Yonif 713/ST beserta satu tim anggotanya melaksanakan rutinitas di hari Jum’at yaitu dengan gotong royong membersihkan lingkungan Masjid dan dalam masjid yang bekerjasama dengan Bapak Suyoto selaku pengurus masjid  Fisabillilah bertempat di Kampung Sanggaria Arso 1 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jum’at (28/02/2020).

Tujuan dilaksanakan Jum’at bersih ini dalam rangka membersihkan Masjid agar nyaman digunakan pada saat berlangsungnya shalat Jum’at. Kegiatan pembersihanpun dilakukan sesudah selesai sholat subuh berjamaah dilanjut bersilaturahmi dan mulai pembagian tugas untuk membersihkan mesjid tersebut. Personel Kout KM 31 dan masyarakat setempat bersama-sama membersihkan Masjid Fisabillah mulai dari membersihkan sawang-sawang yang berada di atap masjid, tempat ambil air wudhu sampai pada bagian inti yaitu dalam masjid maupun sekitar masjid.

“Dalam pelaksanaan Jum’at bersih kali ini, kami dari Pos Kuot KM 31 melaksanakan kegiatan rutinitas biasa dihari Jum’at yaitu pembersihan mesjid dan sekitarnya yang juga merupakan kegiatan bergotong royong dengan masyarakat Arso 1. Semoga dengan kegiatan demikian masyarakat dan Satgas akan semakin dekat, akan semakin akrab sehingga dapat terjalin kerjasama yang baik”, ungkap M. Syaban.

OMA GINGAGWE 67 TAHUN BAHAGIA MENDAPATKAN BAJU DARI BAPAK TNI

OMA GINGAGWE 67 TAHUN BAHAGIA MENDAPATKAN BAJU DARI BAPAK TNI

Senang campur bahagia itulah yang dirasakan oleh Oma Gingagwe 67 tahun salah seorang warga masyarakat Keerom yang mendapatkan baju layak pakai dari bapak-bapak TNI Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout. Namun sebelum mendapatkan baju layak pakai tersebut personel Kesehatan terlebih dahulu memeriksa kesehatan Oma Gingagwe yaitu dengan mengecek tensinya, Jumat (28/02/2020).

Selain Oma Gingagwe masih ada beberapa orang yang mendapatkan pengecekan kesehatan dari tim Kesehatan Pos Kout seperti halnya Ibu Yana 36 tahun dengan keluhan nyeri otot, radang tenggorokan dan batuk, Bapak Kima 47 tahun dengan keluhan nyeri di pinggang, Ibu Elera 34 tahun dengan keluhan batuk dan persendian ngilu dan terakhir Ibu Falena 52 tahun dengan keluhan batuk dan persendian ngilu. Setelah diperiksa selanjutnya Tim Kesehatan memberikan obat sesuai dengan keluhan yang diderita.

Hadir dalam kegiatan ini Letda Ckm Muhammad Syaban (Dantonkes Yonif 713/ST), Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas Yonif 713/ST), Serda Faisal, Praka Wafa, Prada Muhammad dan masyarakat Arso 1. Serda Faisal mengatakan kegiatan yang dilakukan saat ini adalah sebagai wujud kepedulian Satgas kepada masyarakat Perbatasan dan kegiatan yang dilaksanakan sekarang ini tidak hanya pembagian baju layak pakai tapi juga pengobatan dan pembagian sembako. Oma Gingagwe mengucapkan terimakasih banyak bapak-bapak Tentara atas bantuannya,  Tuhanlah yang akan membalas kebaikan bapak-bapak semua.

POS KALLAN MERUPAKAN NADI DAN URAT SATUAN

POS KALLAN MERUPAKAN NADI DAN URAT SATUAN

Sebuah pertempuran di medan tugas tentu tidak akan dapat sukses atau tidak akan dapat memenangkan pertempuran tanpa adanya beberapa faktor pendungkung diantaranya dari personel lapangan maupun personel staf. Tanpa adanya kerjasama itu semua tidak akan dapat mencapai keberhasilan, Pos Kallan sendiri merupakan Pos Perwakilan Pangkalan memiliki semboyan “Nadi dan Urat Satuan” yang berarti tanpa adanya Nadi dan Urat tentu sebuah satuan Penugasan tidak dapat beroperasi atau bertempur karena sebuah pertempuran tentunya membutuhkan diantaranya yaitu dorongan logistik.

Seperti halnya yang dilaksanakan Pos Kallan dengan menggunakan Helly Bell Ha 5185 dalam rangka untuk memberikan dorongan logistik yang berangkat dari Base Ops Sentani menuju ke Pos Bewan Lama (Pos jajaran udara) Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jum’at (28/02/2020).

Usai melaksanakan Apel Pagi Perwira Seksi Administrad dan Logistik (Pasi Minlog) Satgas Yonif 713/Satya Tama Lettu Inf Hanif P, S.T.Han berangkat menuju Bandara Base Ops Sentani Silas Papare di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura untuk melaksanakan pendorongan logistik ke Pos Bewan Lama. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan logistik para prajurit yang berada di pos jajaran udara dikarenakan jalan menuju pos tersebut hanya dapat dilalui dengan menggunakan perjalanan udara yaitu helikopter. Kegiatan dorongan logistik tersebut dilaksanakan dengan menggunakan Helikopter milik Penerbad (Penerbang Angkatan Darat) yang secara rutin dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan dipimpin secara langsung oleh Pasiminlog Satgas beserta 5 orang anggota.

Hanif menuturkan bahwa jarak yang ditempuh setiap kali Dorlog tidaklah mudah, selain jarak yang jauh dan juga kapasitas transportasi udara juga terbatas dalam sekali pengangkutan yaitu dibatasi maksimal 500 Kg dalam sekali berangkat. “Dorlog ke pos jajaran udara yaitu di Pos Bewan Lama dapat ditempuh kurang lebih 2 jam sehingga kesiapan pesawat sangatlah diutamakan”, ungkapnya. Dengan kondisi seperti inilah yang menyebabkan dorongan logistik ke Pos Bewan Lama harus menggunakan jalur udara, terlebih belum gangguan dari pihak lawan yang sering kali dan kapan saja dapat mengganggu pada saat kegiatan Dorlog.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol bahwa untuk dapat menuju ke Pos Bewan Lama terdapat banyak sekali rintangan yang memungkinkan Dorlog harus menggunakan jalur udara dan juga melalui jalur udarapun harus selalu berhati-hati dan waspada “Jalur yang ditempuhpun tak mudah, helikopter harus melewati banyaknya pegunungan dan juga harus menghadapi cuaca yang tidak menentu oleh karena itu butuh keahlian dan kejelian dari sang pilot”, tegasnya.

PENGAWASAN DAN EVALUASI STAF OPERASI ANGKATAN DARAT KE JAJARAN SATGAS YONIF 713/ST

PENGAWASAN DAN EVALUASI STAF OPERASI ANGKATAN DARAT KE JAJARAN SATGAS YONIF 713/ST

Ketika Batalyon Infanteri Yonif 713/ST yang bermarkas di Gorontalo mendapatkan amanah melaksanakan tugas negara sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sektor Utara Wilayah Papua dengan tugas yang tidak ringan dan mudah karena harus membawa nama baik Negara Indonesia terhadap negara yang berbatasan langsung dengan negara kita dan harus membawa nama baik satuan dengan segala dinamika tugas yang ada. Kini tibalah saatnya Satuan Atas dalam hal ini Staf Operasi Angkatan Darat melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi terhadap Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 713/ST Sektor Utara Wilayah Papua, Kamis (27/02/2020)

Dalam kegiatan pengawasan dan evaluasi ini personel Staf Operasi Angkatan Darat yang hadir adalah Letkol Inf Is Abul Rasi Jabatan Pabandya-3/Siap Ops Spaban III/Siapsat Sopsad dan Sertu Didi Rosadi jabatan Ba Data Siapops Spaban III/Siapsat Sopsad. Dalam kegiatan pengawasan dan evaluasi ini tim Sopsad melaksanakan peninjauan ke pos-pos jajaran Satgas Pamtas Yonif 713/ST sekaligus memberikan pengarahan kepada semua personel pos yang mana wilayah penugasan Satgas Yonif 713/ST berada di Wilayah Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura mulai dari Kampung Nafri Kota Jayapura sampai ke ujung timur Arso Timur Kabupaten Keerom.

Letkol Inf Is Abul Rasi mengatakan kegiatan Wasev ini merupakan hal yang harus dilakukan untuk mengetahui sejauh mana Satgas bekerja selama penugasan berjalan, Wasev ini untuk mengetahui kendala yang dihadapi prajurit selama penugasan, namun yang utama diatas segalanya adalah menjaga keamanan, menjaga kesehatan dan senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu dengan pelaksanaan Wasev ini hal-hal yang ditemukan dilapangan akan menjadi bahan evaluasi bagi Komando atas untuk menentukan kebijakan selanjutnya demi keberhasilan satuan yang akan melaksanakan tugas berikutnya.

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PENYULUHAN NARKOBA

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PENYULUHAN NARKOBA

Pos Kout KM 31 Satgas Yonif 713/Satya Tama menjadi narasumber dalam penyuluhan bahaya Narkoba kepada 45 siswa siswi SMA Negeri Arso 1 bertempat di Jalan Kampung Swakarsa Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (27/02/2020).

Dihadapan para siswa dan siswi Serda Elia menyampaikan penyuluhan tentang bahaya tentang Narkoba dan melawan Narkoba yang mengancam generasi muda penerus bangsa Indonesia, apabila tidak diantisipasi sejak dini maka akan dapat merusak generasi muda sebagai harapan bangsa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kedisiplinan agar para siswa siswi dapat menjauhi obat-obatan terlarang tersebut dikarenakan dapat merusak diri sendiri, lingkungan dan keluarga.

Elia menjelaskan beberapa macam Narkoba diantaranya “Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adaktif. “Ketiga macam barang tersebut ketika kami Satgas Yonif 713/Satya Tama sebelum berangkat ke medan tugas di Papua terlebih dahulu kami mendapat materi dari Instansi Terkait yang menyangkut tentang barang-barang tersebut, agar ilmu yang didapatkan nantinya dapat ditularkan di tempat Satgas seperti pada saat ini, karena kami sadar bahaya Narkoba itu cukup mengkawatirkan untuk generasi sekarang “, tuturnya.

Tidak hanya itu Eliapun menghimbau supaya selama pelaksanaan belajar para siswa siswi harus mengikutinya dengan bersungguh sungguh dan dengan penuh bersemangat agar cita-cita yang di impikan nantinya dapat tercapai serta juga dapat membanggakan kedua orang tua dirumah atau orang-orang terdekat. Selama kegiatan pemberian ilmu dan penyuluhan berlangsung siswa siswi begitu sangat antusias dan berani untuk bertanya kepada sang pembawa narasumber. Dalam pelaksanaan ini dihadiri langsung oleh Ibu Siti Muthmainah (Wakil Kepala Sekolah SMA N Arso 1) serta Personel Pos Kout KM 31 Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama.

HAKIM TINGGI PENGAWAS MAHKAMAH AGUNG SAMBANGI POS KOTIS YONIF 713/ST SKOUW

HAKIM TINGGI PENGAWAS MAHKAMAH AGUNG SAMBANGI POS KOTIS YONIF 713/ST SKOUW

Perbatasan RI-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua banyak dikunjungi orang karena tempatnya yang bagus dan nyaman untuk dikunjungi. Seperti halnya bagi pejabat Mahkamah Agung Ibu Kolonel Sus Reki Iriani Lume (Hakim Tinggi Pengawas MA RI), Bapak Aswan (Hakim Tinggi Pengawas MA RI), Mayor Chk D. Peginusa (Pengadilan Militer Jayapura), Rabu (26/02/2020).

Kedatangan pejabat Mahkamah Agung dan rombongan langsung di terima oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol, Wadan Satgas Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu dan perwira Staf lainnya. Setelah berdiskusi sejenak di saung yang terletak di Pos Kotis selanjutnya tim melaksanakan makan siang.

Dony mengungkapkan posisi Pos Kotis yang terletak di Perbatasan RI-PNG yang cukup strategis menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat baik itu sekedar berkunjung ataupun untuk rekreasi sekedar foto-foto yang merupakan pengunjung dari masyarakat Papua sendiri maupun masyarakat dari luar daerah Papua. Seperti saat ini di kunjungi oleh rombongan pejabat Mahkamah Agung. Untuk itu kami selalu siap setiap saat untuk memberikan rasa aman bagi setiap masyarakat, pejabat daerah, pejabat pemerintah pusat atau siapapun yang mau berkunjung ke Perbatasan ini.