PERERAT HUBUNGAN KEKELUARGAAN SATGAS YONIF 713/ST BANGUN HONAY DI RUMAH ONDOAFI SKOUW PERBATASAN RI-PNG

Salah satu upaya dari Satgas Yonif 713/ST untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan sebagainya adalah dengan membuat suatu terobosan baru yaitu dengan membuat fasilitas umum atau fasilitas publik seperti yang dilaksanakan sekarang ini dengan membangun sebuah Honay di Rumah tokoh masyarakat Ondoafi Skouw Perbatasan RI-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua Bapak Stanis Tanfa Chilong, Senin (24/02/2020).

Pembangunan Honay di Rumah Ondoafi Skouw Bapak Stanis Tanfa Chilong Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua ini dilaksanakan sebagai wujud untuk mempererat hubungan kekeluargaan, hubungan yang baik kedekatan antara Satgas Yonif 713/ST dengan Tokoh Adat.  Pembangunan Honay ini sendiri melibatkan instansi lain yaitu Bank BRI Unit Sanggaria Arso 1 Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua sebagai mitra kerja Satgas Pamtas Yonif 713/ST.

Honay adalah sebuah bangunan yang terbuat dari kayu dengan atapnya berbentuk kerucut. Honay biasa digunakan untuk menerima tamu, untuk berkomunikasi dengan masyarakat yang datang berkunjung kerumah termasuk dalam hal ini rumah Ondoafi Skouw. Ondoafi Stanis adalah tokoh masyarakat, tokoh adat yang sangat di hormati di wilayah Distrik Muara Tami hal ini dikarenakan Ondoafi Stanis selalu dekat dengan masyarakatnya, senantiasa dapat memahami keluh kesah masyarakatnya dan sekaligus memberikan solusi atas setiap persoalan yang di hadapi masyarakat serta menjadi panutan bagi masyarakat Skouw.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam keterangannya mengatakan “Pembangunan Honay ini segaja kami bangun  di depan rumah Ondoafi selaku tokoh masyarakat, tokoh adat di wilayah Muara Tami ini dengan menggandeng Bank BRI karena sebagai Ondoafi selama ini kami melihat setiap ada masyarakat yang mau bertamu dan selalu banyak  terkadang penuh sampai tidak tertampung, selain itu pembangunan honay ini juga untuk memberikan kenyamanan bagi anggota keluarga dan tamu karena ketika kedatangan tamu biasanya diterima di bangunan utama sehingga kurang efektif”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *