Personil Satgas Yonif 713/ST wajib membangun kebersamaan

Personil Satgas Yonif 713/ST wajib membangun kebersamaan

Bataliyon Infanteri 713/ST menggelar pembekalan psikologi lapangan untuk mengetahui unsur pimpinan, seperti  Danpos dan Wadanpos harus lebih dua langkah lebih maju karna bertanggung jawab kepada para anggota satgasnya, minggu (05/05/2019).

Sebelum kegiatan dimulai Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gradinand S.H , M.Tr.Han., M.I.Pol menegaskan “Kegiatan ini harus dilakukan dengan santai tapi serius, ceria, senang dan semangat agar moril tiap masing perorangan tetap tinggi”.

Psikotes lapangan ini diikuti oleh para personil Yonif 713/ST yang mengikuti Satgas Pamtas RI-PNG sebanyak 450 orang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh KatimPsiAD Kolonel Caj Rukhmi sekaligus menjadi juri dalam psikotes lapangan , Kapten Inf Dian Nugraha (Testtor 1) Lettu Caj Galih (Wasit sekaligus Testtor 2) dan Sertu Dede (Anggota Tim Psi)

Tantangannya adalah dimana para danpos beserta anggota harus membikinkan seni anyaman dari bahan bahan yang mudah di daur ulang seperti membuat tempat tisu dari bahan karton dilapisi oleh pelepah pisang yang sudah tua , cara menjernihkan air yang tadinya keruh menjadi bersih.

Serta diakhir harus di paparkan oleh Perwira tertua masing-masing Kompi Satgas tentang perencanaan Projek Plane yang bernilai besar, bernialai guna, dan dari bahan yang murah serta berguna saat Penugasan di Papua tahun 2019 ini.

Setelah itu ada babak selanjutnya dengan permainan Lapangan Danpos, Wadanpos beserta anggota satgas yang di pandu oleh  Lettu Caj Galih diantaranya, Game Perintah Operasi , Game Kuda Troya , Game Moving the water, Game barongsai/ular naga.

Kegiatan ini guna membangun kebersamaan dan tanggung jawab serta semangat tinggi dalam pelaksanaan Satgas Pamtas RI-PNG tahun 2019 ini karena hasil psikotes lapangan ini akan kami persembahkan untuk masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG dan sekitarnya.

Yonif 713/SatyaTama Tes Psikologi Persiapan Satgas Pamtas RI-PNG

Yonif 713/SatyaTama Tes Psikologi Persiapan Satgas Pamtas RI-PNG

Bataliyon Infanteri 713/Satya Tama melaksanakan pemeriksaan psikologi dalam rangka persiapan pelaksanaan Satgas Pamtas RI-PNG tahun 2019 guna mengetahui kondisi psikologi para prajurit Yonif 713/ST , sehingga dapat dinyatakan siap untuk melaksanakan penugasan ataupun tidak Kamis (2/5/2019) di aula Mayonif 713/ST.

Pemeriksaan Psikologi tersebut diikuti oleh seluruh anggota Yonif 713/ST sebanyak 450 Personil. Para pendukung Pemeriksaan Psikologi tersebut dari Dinas Psikologi Angkatan Darat, yang di pimpin langsung oleh Kolonel Caj (K) Rukhmi , Kapten Caj Dian Nugraha sebagai testor , Lettu Caj Galih sebagai pengawas dan Sertu Dede sebagai operator dengan tahap Psikologi yaitu Psikologi Umum, Psikologi Lapangan, serta di hari terakhir yang akan melaksanakan tes ini Pengarahan psikologi bagi Persit dan anggota korum karena satuan ini akan melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG tahun 2019, para prajurit terlihat antusias dalam melaksanakan kegiatan tersebut karena dimulai dengan yel yel Kodam XIII/Mdk.

Sebelum kegiatan dimulai Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand S.H. M.Tr.Han ., M.I.Pol menyampaikan kepada para prajuritnya “Laksanakan kegiatan ini dengan semangat , gembira, senang serta tak lupa ciri khas tepuk tangan SatyaTama tangannya diangkat diatas kepala seperti sayap siap terbang sebagaimana simbol satuan ini burung Rajawali yang siap menerkam”. tandasnya

Kolonel Caj (K) Rukhmi sebagai Katim Psi mengatakan kepada prajurit sebelum tes psikotes di mulai “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memeriksa psikologi para prajurit sekalian khususnya Yonif 713/Satya Tama dan mengetahui kesiapan para prajurit dalam rangka persiapan penugasan pengamanan perbatasan RI-PNG yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 ini”. tandasnya

Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan Psikologi tersebut akan dilaksanakan kurang lebih 5 hari dan apabila setelah melaksanakan pemeriksaan Psikologi rombongan Dinas Psikologi Angkatan Darat kembali ke Satuannya untuk melakukan pendataan hasil keseluruhan dari Rik Psikotes tersebut.

Yonif 713/ST Garjas Persiapan Satgas Pamtas RI-PNG

Yonif 713/ST Garjas Persiapan Satgas Pamtas RI-PNG

Bataliyon Infanteri 713/ST dalam rangka persiapan pelaksanaan Satgas Pamtas RI-PNG melaksanakan pemeriksaan Kesegaran Jasmani (Garjas A,B dan C) di Markas yonif 713/ST dalam rangka untuk mengetahui kondisi fisik prajurit Satyatama, sehingga dapat dinyatakan siap untuk melaksanakan penugasan ataupun tidak.(24-25 April 2019)

Pemeriksaan Garjas tersebut di ikuti oleh anggota Yonif 713/ST sebanyak 450 Personil. Para pendukung Pemeriksaan Garjas tersebut terdiri Jasdam XIII/Mdk , Jasrem 133/Nwb dengan tahap kegiatan yaitu Lari 12 Menit, Pull Up, Sit Up, Push Up,Sutle Run dan Lunges. Semua anggota sangat antusias semangat dalam melaksanakan kegiatan tersebut karena garjas tersebut dalam rangka seleksi Satgas Pamtas RI-PNG.

Letkol Arm Drs. Mansyur menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah “Untuk memeriksa kemampuan jasmani prajurit Yonif 713/Satyatama dan mengetahui kesiapan prajurit dalam rangka persiapan penugasan pengamanan perbatasan RI-PNG yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2019”. Imbuhnya

Pelaksanaan kegiatan garjas dipimpin oleh Letnan Kolonel Arm Drs.Mansyur dan Mayor Inf Lasimin Perwira penanggung jawab, kegiatan ini berlangsung selama 3 hari.

Usai menyelenggarakan Garjas A,B, dan C Tim seleksi kembali ke kesatuannya untuk melakukan pendataan hasil keseluruhan dari garjas tersebut.

Persiapan Satgas Pamtas RI-PNG prajurit Yonif 713/ST melaksanakan Rikkesum dan Rikkeswa

Persiapan Satgas Pamtas RI-PNG prajurit Yonif 713/ST melaksanakan Rikkesum dan Rikkeswa

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Satgas Pamtas RI-PNG, Yonif 713/ST melaksanakan Rikkesum dan Rikkeswa selama 2 hari pada Senin dan Selasa tanggal 22 sampai tanggal 23 Januari 2019 di Aula Batalyon Infanteri 713/SATYA TAMA.

Tujuan diadakannya Rikkesum dan Rikkeswa ini adalah untuk mengetahui kondisi prajurit Yonif 713/ST, sehingga dapat dinyatakan siap untuk melaksanakan penugasan ataupun tidak . Serta pentingnya untuk mengetahui kesehatan sistem daya tahan prajurit menjelang pemberangkatan tugas Pamtas RI-PNG Agustus yang akan datang. Pemeriksaan ini diikuti oleh seluruh prajurit yang akan berangkat penugasan satgas Pamtas RI-PNG sebanyak 450 Personil.

Tim uji Rikkesum dan Rikkeswa didatangkan langsung dari Kesdam XIII/Mdk dan Rumkit Ban Gorontalo turut langsung yang memeriksa Letda Ckm Dr. Mifwanul jumar ( Dokter Kesdam XIII/Mdk), Letda Ckm Dr. Lonal Siregar (Dokter Rumkitban Gorontalo), Drg. Faisal Idrus, M. Kes (Dokter Rumkitban) ,Pns Ashari Sultan (KA Laboratorium Kesdam XIII/Mdk), Pns Renevo (Perawat Gigi Kesdam XIII/Mdk), serta jajarannya.

Harapan Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand SH.,M.Tr.Han., M.I.Pol “Agar prajurit yang mengikuti Rikkesum dan Rikkeswa mendapatkan hasil yang memuaskan serta mempunyai kesehatan yang fit sehingga fisik selalu prima untuk setiap kegiatan sesuai dengan persyaratan penugasan yang dibutuhkan”. tandasnya

Prajurit 713/ST dan Korem 133/Nwb siap menempuh pendidikan

Prajurit 713/ST dan Korem 133/Nwb siap menempuh pendidikan

Gorontalo – Danrem 133/Nwb Kolonel Czi Arnold A P Ritiauw memberikan ucapan selamat kepada para Prajurit Satyatama dan Korem 133/Nwb yang sudah berhasil lolos seleksi untuk mengikuti Pendidikan Secaba Reg di Amurang Kodam XIII/Mdk Tahun Anggaran 2019 , di Aula Makodim 1304/Gtl Jumat (19/04/2019).

Dalam keterangannya Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw selaku Komandan Resort Militer 133/Nwb menyampaikan “Bahwa rangkaian untuk kedepannya yang akan ditempuh oleh Prajurit Golongan Tamtama berpangkat Kopral Dua, kalian akan alih golongan menjadi Bintara melalui pendidikan Secaba Reguler di Amurang Kodam XIII/Mdk. Untuk itu saya himbau kepada para Prajurit agar selalu menjaga kesehatan , hindari pelanggaran sekecil apapun, jaga fisik , dan jangan lupa yang paling utama rasa syukur serta ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa”. tandasnya

Salam Komando ucapan selamat dari Danyonif 713/ST kepada para Prajurit SatyaTama yang akan mengikuti Pendidikan Secaba Reguler Tahun 2019

Serta Ucapan selamatpun dari Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand SH., M.Tr.Han., M.I. Pol diutarakan kepada para Prajurit Satyatama “Saya ucapkan selamat kepada kalian Prajurit prajurit Satyatama jagalah nama baik dirimu , keluargamu , serta satuanmu tetap semangat, jaga kesehatan dan apabila di pendidikan nanti ada ditunjuk sebagai Senat (yang dituakan dari perwakilan siswa secaba reg) saya berharap kalian salah satunya dari sekian siswa siswa secaba reg”. tandasnya

Para prajurit ini akan menempuh Pendidikan Secaba Reg kurang lebih sekitar 4 atau 5 bulan,seperti layaknya saat mereka mendaftar awal semula menjadi seorang Prajurit .

Keluarga besar Yonif 713/ST memperingati isra mi’raj

Keluarga besar Yonif 713/ST memperingati isra mi’raj

Telaga Biru – Bataliyon Infanteri 713/ST menggelar acara peringatan Isra Mi’raj 1440 H/2019 M, di Mesjid asrama Kompi Markas jumat (12/04/2019). Danyonif 713/ST mengatakan bahwa hikmah yang paling fundamental dan monumental dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah shalat wajib (5 Waktu).

“Perintah tersebut, dapat menjadi sarana transformasi spiritual dan sosial bagi seluruh umat manusia, khususnya bagi prajurit yang ada di satuan saya ini”. tegas Mayor Inf Dony Gredinand SH., M.Tr.Han., M.I.Pol Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat memotivasi dalam melaksanakan tugas, dan kinerja terbaik pada pengamanan pemilu tanggal 17 April mendatang dan yang sedang dipersiapkan kami pada bulan Agustus yang akan mendatang pengamanan perbatasan di Jayapura RI-PNG. tambahnya

“Dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, kita implementasikan nilai-nilai sholat dalam kehidupan prajurit dan persit dalam rangka menjaga keutuhan NKRI”.

Dan dilanjutkan dengan tausyah atau ceramah oleh almukarom Ust. Muhammad Jafar Thalib dalam ceramahnya, menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa yang sangat penting bagi Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa.

“Perjalanan luar biasa tersebut, dari Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina pada malam hari, kemudian beliau dimi’rajkan oleh Allah SWT ke Sidratul Muntaha guna menerima perintah sholat lima waktu dan agar disampaikan kepada umat Islam,”ungkap Ust. Muhammad

“Shalat merupakan ibadah yang paling utama untuk mengukur keimanan dan ketaqwaan seseorang, karena Shalat merupakan perintah dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, serta tak lupa untuk Sholat sunatnya supaya bisa khusu dalam melaksanakan solat wajibnya ” tambahnya.

Diakhir ceramahnya beliau langsung menutup dengan do’a bersama dengan perwira dan prajurit-prajurit lainnya serta persit yang ada diasrama Kompi Markas tersebut.

Isra miraj media untuk pembinaan mental dan rohani

Isra miraj media untuk pembinaan mental dan rohani

Komando Resort Militer 133/Nwb menyelenggarakan peringatan isra miraj sebagai media untuk pembinaan mental dan rohani serta meningkatkan keimanan dan ketaq’waan kepada Tuhan Yang Maha Esa . Demikian amanat Danrem 133/Nwb Kolonel Czi Arnold A.P Ritiauw diaula Kusno Danupoyo selasa (09/04/2019).

Selain itu Danrem 133/Nwb menjelaskan bahwa isra miraj merupakan satu peristiwa penting dalam kehidupan Rassulullah SAW yang mengandung banyak hikmah bagi para pengikutnya terutama sebagai penyeimbang antara keimanan dan penggunaan rasio dalam memahami peristiwa agama. Akhirnya saya berharap tema peringatan isra miraj kali ini yakni “Dengan memperingati isra miraj Nabi Muhammad SAW Th 1440 H/2019 M kita implementasikan nilai-nilai sholat dalam kehidupan Prajurit dan PNS TNI dalam rangka menjaga keutuhan NKRI benar-benar dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari”. tandasnya

Kegiatan ini dihadiri oleh Kolonel Czi Arnold A P Ritiauw (Danrem 133/NWB), Letkol Inf Sapto Irianto S.I.P (Kasrem 133/NWB), Letkol Arm Mansur Saiu (Kasi Pers Korem 133/NWB), Mayor Inf Taupiq (Kasdim 1304), Mayor Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. (Danyonif 713/ST). Mayor Inf Fathan Ali ( Kapenrem 133/NWB) , Mayor Inf Gabriel , Peltu Maman Mustaman (Paur Rohis bintal Korem 133/ NWB), Lettu Inf Sulaiman (Dankiban Yonif 713/ST), Lettu Inf M. Hanif Purwanto, S.T.Han (Pasi Pers Yonif 713/ST) Ny.Nina Mirantie Wirasaputri ( Ketua Persit KCK Koorcab Rem 133/ Nwb) , Ustadz H. Saefodean Mateka S.Ag.

“Keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi kunci keberhasilan dalam melaksanakan revolusi mental, dalam waktu 23 tahun berhasil melaksanakan perubahan besar dalam memperbaiki karakter masyarakat dari zaman jahiliyah berubah menjadi akhlak terpuji dan mulia”. tandas ust. H. Saefodean Mateka S.Ag
Diakhir ceramahnya ust. H. Saefodean Mateka S.Ag mendoakan agar TNI dapat melaksanakan tugas yang diemban dalam menjaga NKRI. “Mari kita semua berdoa, berusaha dan bekerja keras membantu TNI agar dapat melaksanakan tugas dalam menjaga keutuhan NKRI”. tandasnya