GIAT JUMAT BERSIH TEMPAT IBADAH KOYA KOSO

GIAT JUMAT BERSIH TEMPAT IBADAH KOYA KOSO

Sebagai umat Muslim Hari Jumat adalah hari dimana seluruh umat melaksanakan ibadah Sholat Jumat. Untuk menunjang pelaksanaan ibadah sholat Jumat ini maka personel Pos Koya Koso dibawah pimpinan Serda Nor Azlan melaksanakan kegiatan pembersihan Masjid Al-Isro Kampung Kukup Kota Jayapura Propinsi Papua, Jumat (24/01/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Ustadz Toni (Pengurus Masjid), Serda Nor Azlan beserta 4 orang anggota Pos Koya Koso dan remaja masjid Al-Isro Kampung Kukup.

Serda Nor mengungkapkan kegiatan pembersihan tempat ibadah ini merupakan kami lakukan untuk memberikan rasa nyaman bagi jamaah yang nantinya akan melaksanakan sholat Jumat. Dengan kondisi Masjid yang bersih tentunya akan menambah kekhusukan jamaah untuk melaksanakan ibadah.

Hal yang sama juga di tuturkan oleh Ustadz Toni dan mengucapkan “Terimakasih banyak kepada personel Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Koya Koso yang turut serta menyumbangkan tenaga dan bhaktinya dalam rangka melaksanakan pembersihan masjid Al-Isro ini”, tuturnya.

TIM KESEHATAN SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN BAGI ADIK JOEL YANG SAKIT STEP

TIM KESEHATAN SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN BAGI ADIK JOEL YANG SAKIT STEP

Dengan menggendong anak Joel 9 tahun yang mengalami sakit Step (Kejang), Mama Lusi datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua untuk meminta pertolongan, Jumat (24/01/2020).

Mama Lusi adalah salah satu masyarakat Perbatasan yang tempat tinggalnya tidak jauh dari Pos Kotis, dengan keadaan sedih dan kebingungan dia membawa anaknya yang bernama Joel  untuk berobat ke Pos Kotis. Anaknya Joel mengalami Step sudah dalam keadaan lemas dan detak jantungnya sudah mulai lemah sehingga membutuhkan pertolongan yang cepat.

Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Aldwin dan Tim Kesehatan Pos Kotis ketika mendengar adanya masyarkat yang menderita step (Kejang) segera langsung memeriksa dan memberikan pertolongan pertama terhadap anak Joel yang sudah dalam keadaan lemah, langkah pertama memeriksa kondisi tubuh serta menahan lidahnya karena agar tidak di gigit sendiri.

Namun melihat kondisinya yang sudah lemah dan membutuhkan pertolongan yang lebih cepat ataupun serius, maka Dokter Satgas dan tim kesehatan memutuskan untuk melakukan evakuasi ataupun rujukan adik Joel untuk ke Puskesmas terdekat dengan menggunakan ambulance Pos Kotis untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik dan tepat.

dr Aldwin mengatakan penyakit step adalah istilah umum pada masyarakat, “Arti step sebenarnya adalah kejang. Kejang yang dimaksud dalam hal ini umumnya adalah kejang demam yaitu suatu reaksi kejang yang terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh suhu tubuh yang sangat tinggi dan hal ini tidak bisa dianggap remeh karena belajar dari banyak kejadian kalau step tidak langsung di tangani maka bisa menimbulkan korban jiwa untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat ketika anaknya mengalami step langsung memberikan pertolongan jangan di anggap biasa”, ungkapnya.

ACARA ZIARAH DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI PATRIOTIK KE-78 PROVINSI GORONTALO

ACARA ZIARAH DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI PATRIOTIK KE-78 PROVINSI GORONTALO

Dalam rangka memperingati Hari Patriotik ke-78 Provinsi Gorontalo yang tepat pada hari Kamis tanggal 23 Januari 2020, Satgas Yonif 713/Satya Tama yang juga merupakan satuan berasal dari Provinsi Gorontalo ini pertama kalinya memperingati Hari Patriotik Provinsi Gorontalo di daerah Penugasan tepatnya di Perbatasan Papua. Hal tersebut tidak menjadikan alasan untuk Satya Tama tidak memperingati hari besar Patriotik ini meskipun berada di daerah penugasan di tanah Papua. Dalam kesempatan kaloi ini dilaksanakan berbagai macam kegiatan yaitu diantaranya kegiatan Ziarah bersama Satgas Yonif 713/ST bersama rombongan KKIG (Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo) Provinsi Papua bertempat di Taman Makam Pahlawan Kesuma Trikora Waena, Jum’at (24/01/2020).

Sebagai Warga Negara Indonesia kita harus sadar pentingnya untuk memperingati hari Patriotik dimana tidak kita sadari tanpa adanya para Pahlawan pendahulu kita tentunya bangsa Indonesia tidak akan seperti pada saat ini merdeka dan tidak terjajah oleh bangsa lain. Sosok pahlawan yang digambarkan penuh dengan perjuangan dan pengorbanan dalam rangka merebut kemerdekaan sekarang ini tidak harus dengan bercucuran darah dan air mata, dimasa sekarang ini kita sebagai Warga Negara Indonesia cukup dengan memperingati dan mengenang jasa-jaasa para pahlawan serta berjuang untuk menjadikan Indonesia menjadi Negara yang hebat dan maju.

Dengan melaksanakan kegiatan ziarah seperti ini tentunya akan meningkatkan rasa Nasionalisme dan Kebangsaan kita sebagai seorang Warga Negara Indonesia, seperti halnya yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif 713/ST bersama dengan KKIG (Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo) Provinsi Papua yang bersama-sama melaksanakan Ziarah di Taman Makam Pahlawan Kesuma Trikora Waena dalam rangka memperingati Hari Patriotik ke-78 Provinsi Gorontalo.

Hadir dalam kegiatan ini DR. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M. (Walikota Jayapura), DR. Merlan Uloli, S.E., M.M. (Ketua DPD KKIG Prov Papua), Hj. Rakhtim Akuba, S.T. (Ketua Panitia), Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadansatgas Yonif 713/ST), Bapak Alex Deu, S.pd., M.Pd. (ketua DPC KKIG Kota Jayapura), Lettu Inf M. Hanif Purwanto (Pasiminlog Satgas Yonif 713/ST), Letda Inf H.R. Sitorus (Danpos Nafri), Anggota Satgas Yonif 713/ST, Sesepuh Gorontalo yg tinggal di Jayapura dan Warga Gorontalo yg tinggal di Jayapura.

Dalam kesempatan ini DR. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M. (Walikota Jayapura) mengungkapkan “Peringatan Hari Patriotik ini sudah memasuki ke 78 dihitung dari 23 Januari 1942 silam, dengan waktu yang terus berjalan dan tidak kita sadari kitapun semakin menua tentunya kita juga tidak akan lupa dengan sejarah Negara Indonesia terutama sejarah dari Gorontalo dimana kita sendiri merupakan orang yang berasal dari Gorontalo meskipun kita sekarang sedang di tanah rantau tidak di Gorontalo tetap kita memperingatinya seperti halnya pada saat ini kita memperingatinya dengan melaksanakan ZIarah di Taman Makam Pahlawan Kesuma Trikora Waena”, ungkapnya.

WAKIL BUPATI KEEROM DAN SATGAS BERPERAN AKTIF DALAM PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA

WAKIL BUPATI KEEROM DAN SATGAS BERPERAN AKTIF DALAM PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA

Sarana ibadah adalah salah satu fasilitas yang cukup penting dalam mendukung setiap umat dalam beribadah kepada Tuhan. Untuk itu setiap umat senantiasa berlomba untuk memberikan dukungan dalam bentuk apapun demi berdirinya sebuah tempat ibadah dan hal ini tujuannya adalah bukan untuk menyombongkan diri namun mau memberikan sesuatu yang terbaik bagi Tuhan oleh karena setiap berkat yang di terima. Seperti yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST bersama Wakil Bupati Keerom yang turut serta dalam pembangunan gedung Gereja GKI Galilea Yaturaharja di Kampung Yaturaharja Arso-10 Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (22/01/2020).

Hadir dalam kegiatan ini bapak Pieter Gusbager (Wakil Bupati Keerom), Mayor (K) Chk Yuliana Rosario (Danramil 1701-04/Arso), Imbang Warisman (Kepala Kampung Yaturaharja), Pendeta Frans Mambrasar (Ketua Klasis GKI Keerom), Putu Wartana (Ketua Ps Hindu), Iwan Setiawan (Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia Keerom), Haris (Kepala Kua Keerom), Karrel Membuai (Ketua Forum Kepala Kantor Kemenag Keerom), Nursalim Alrozi (Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Keerom),  Kyai Mhudori (Ketua MUI), Pendeta Hans Pongliti (Ketua Majelis GKI Galilea Yaturaharja), Sertu Ricco bersama satu regu  anggota Pos Skamto dan Masyarakat Kampung Yaturaharja Arso-10 sekitar 70 orang.

Pembangunan Gereja ini turut di hadiri seluruh insan umat beragama yang terwadahi dalam FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) yang ada di wilayah Kabupaten Keerom hal ini menandakan bahwa toleransi masih terjaga dengan baik dan terpelihara dengan baik di wilayah Kabupaten Keerom. Hal ini yang perlu di kembangkan dan diterapkan wilayah-wilayah lain yang ada di Indonesia secara khusus yang ada di Papua ini.

Wakil Bupati Keerom menyampaikan apresiasinya kepada setiap warga jemaat yang dengan tulus memberikan dukungan dalam bentuk apapun demi pembangunan Gereja ini, kita berharap akan hadir donatur-donatur lainnya yang bersedia menyumbangkan sebagian dari berkat-berkatnya untuk pembangunan gedung Gereja ini. Untuk Satgas Yonif 713/ST yang saat ini datang dibawah pimpinan Sertu Ricco kami ucapkan terimakasih atas bantuan tenaganya Tuhanlah yang akan membalas kebaikan bapak-bapak sekalian.

SATGAS BANTU WARGA BUAT GARASI SEPEDA DAN MOTOR DI SD N INPRES II ARSO 1 KAMPUNG SANGGARIA KABUPATEN KEEROM PAPUA

SATGAS BANTU WARGA BUAT GARASI SEPEDA DAN MOTOR DI SD N INPRES II ARSO 1 KAMPUNG SANGGARIA KABUPATEN KEEROM PAPUA

Kehadiran Satgas di daerah Papua untuk melaksanakan pengamanan perbatasan harus senantiasa bisa merangkul semua elemen masyarakat hal ini dimaksudkan untuk saling bekerja sama demi kemajuan Papua. Semuanya itu harus di dukung juga ketersediaan fasilitas pendukungnya. Seperti yang Satgas dan masyarakat lakukan saat ini yakni membuat fasilitas pendukung garasi sepeda dan motor di SDN Inpres II Arso 1 Jln. Melati Barat Kampung Sanggaria Arso 1 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (22/01/2020).

Garasi ini di peruntukkan untuk siswa-siswi yang sehari-hari datang ke sekolah dengan menggunakan sepeda dan guru yang membawa sepeda motor, karena selama ini sepeda dan motor belum memiliki garasi sehingga kelihatan tidak rapih dan siswa dan guru tidak nyaman dalam melaksanakan proses belajar mengajar karena memikirkan sepeda dan motor mereka.

Hadir dalam kegiatan ini Letda Ckm Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST), Serda Akbar Nasution (Combata Intel Satgas Yonif 713/ST), Pratu Arsianto (Ta Satgas Yonif 713/ST),  Puji (Ketua Komite), Yadi (Masyarakat Arso 1), Yanto (Masyarakat Arso 1), Sances (Masyarakat Arso 1) dan Dani (Masyarakat Arso 1)

Syaban berkata pembuatan garasi ini cukup penting untuk mendukung proses belajar mengajar, ketika sepeda mereka aman maka anak-anak akan tenang dalam belajar tidak takut sepedanya hilang demikian juga dengan guru-guru yang mengendarai sepeda motor akan merasa aman ketika mengajar sehingga proses belajar mengajar akan berjalan dengan baik.

Bapak Puji selaku Ketua Komite menyambut baik kegiatan pembuatan garasi sepeda dan motor ini ”Kami sangat mengapresiasi kinerja dan dedikasi dari bapak-bapak Satgas Yonif 713/ST yang menyumbangkan tenaga, pikiran dan lainnya demi pembuatan fasilitas sekolah garasi sepeda dan motor ini serta tak lupa kami tetap mendukung semua program-program dari Satgas demi kesejahteraan masyarakat di Papua ini”, tuturnya

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERLUKA AKIBAT MIRAS

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERLUKA AKIBAT MIRAS

Miras memang salah satu sumber dari segala keributan, perkelahian dan lain sebagainya. Tidak sedikit orang berantem, rebut ataupun berkelahi karena miras ini dan bahkan orang lain yang ada disekitarnya menjadi korban orang yang minum miras. Satgas dalam setiap kesempatan terus melaksanakan pemeriksaan dan penekanan agar masyarakat menjauhi yang namanya Miras dan sejenisnya namun apa yang terjadi hal ini belum sepenuhnya di pahami dan di laksanakan masyarakat seperti yang terjadi saat ini ketika suami mabuk dan memukul istri yang sedang tidur yang tidak tahu menahu apa sebabnya, Rabu (22/01/2020).

Adalah Mama Karudina umur 30 tahun masyarakat Kampung Wutung PNG yang datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Skouw yang diantar oleh saudaranya untuk meminta pertolongan dan pengobatan atas luka yang di derita oleh karena pukulan benda tumpul di kepala yang menyebabkan luka yang cukup panjang. Menurut pengakuan Mama Karundina luka yang dia derita akibat pukulan benda tumpul yang dilakukan oleh suaminya yang sudah mabuk oleh minuman keras dimana kejadian itu dilakukan ketika Mama Karundina telah tertidur kemudian ketika suaminya pulang tiba-tiba memukul kepalanya sehingga menyebabkan darah segar mengalir deras dari kepalanya.

Setelah tim Kesehatan Pos Kotis Pratu Haerul dan Prada Bano memeriksa lukanya di dapati lukanya yang lumayan panjang dan lebar, langkah pertama yang dilakukan adalah mencukur rambut yang ada di sekitar luka untuk memudahkan pembersihan dan pengobatan. Setelah di bersihkan maka lukanya mendapat jahit sebanyak 15 jahitan oleh karena panjangnya luka tersebut. Setelah itu selanjutnya Mama Karundina diberikan obat dan menurut pengakuannya suami telah meminta maaf atas kejadian ini dan oleh karena itu masalah ini tidak sampai ke pihak Kepolisian karena telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Pratu Haerul mengungkapkan “Luka yang di derita oleh Mama Karundina ini cukup dalam dan harus mendapatkan penanganan medis yang lebih untuk itu kami sarankan untuk berobat ke rumah sakit agar mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Pengobatan yang kami berikan saat ini hanya untuk sementara karena lukanya cukup dalam, panjang dan lebar apalagi ini lukanya di kepala. Sekali lagi kami selalu menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi miras karena akibatnya tidak baik”, ungkapnya.

CIPTAKAN SDM PAPUA YANG PROFESIONAL DAN BERKUALITAS

CIPTAKAN SDM PAPUA YANG PROFESIONAL DAN BERKUALITAS

Sebagai wilayah yang berada di Timur Indonesia Papua memiliki kekayaan yang cukup melimpah, untuk mengolah semua kekayaan alam itu perlu Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan profesional. Untuk menciptakan itu semua Satgas Yonif 713/ST turut berpartisipasi mengambil bagian dalam bidang Pendidikan yaitu menjadi seorang tenaga pendidik di sekolah wilayah Pos masing-masing, Selasa (21/01/2020).

Di samping melaksanakan tugas pengamanan Perbatasan Satgas juga memiliki program melaksanakan pengajaran di sekolah-sekolah untuk menciptakan Sumber Daya Manusia Papua yang berkualitas dan profesional. Dengan sumber daya manusia yang profesional kekayaaan alam Papua tentu akan dapat di kelolah dengan baik dan dapat dimanfaatkan demi kesejahteraan masyarakat Papua.

Personel Pos Kout dibawah pimpinan Letda Ckm Syaban memberikan pengajaran kepada siswa siswi kelas VI yang berjumlah 24 orang di SD Inpres Arso 6 tepatnya di Jln. Tangkuban Perahu Kampung Yammua Arso 6 Kabupaten Keerom Provinsi Papua sedangkan Personel Pos Nafri dibawah pimpinan Serda Sinaga melaksanakan pengajaran di SD Inpres Nafri.

Syaban dan Sinaga dalam keterangannya selesai melaksanakan pengajaran menceritakan bahwa anak-anak sangat senang ketika tahu bahwa yang menjadi guru hari ini di sekolah mereka berasal dari bapak-bapak TNI dan hal itu terlihat dari raut muka siswa-siswi yang ceria.

“Harapan kami sebagai Satgas anak-anak ini kelak akan menjadi anak-anak yang berhasil yang bisa membanggakan keluarga, bangsa dan negara secara khusus membanggakan Papua tempat kelahiran mereka ini”, tambah Syaban.

Ibu Juariah dan ibu Margaretha selaku guru di kedua Sekolah tersebut sangat bangga kepada Satgas Yonif 713/ST yang mau berkorban berbagi waktu untuk memberikan ilmu kepada anak-anak kami di sekolah ini, semoga ilmu yang telah diberikan akan dapat mereka manfaatkan kelak demi menggapai cita-cita mereka yang akan datang.

TIMBULKAN KEPEDULIAN DALAM DIRI ANAK-ANAK LEWAT KERJA BAKTI

TIMBULKAN KEPEDULIAN DALAM DIRI ANAK-ANAK LEWAT KERJA BAKTI

Kepedulian merupakan sebuah kata yang mudah di ucapkan namun sulit di terapkan. Dan saat ini hal itu bisa di katakan menjadi sesuatu hal yang langkah. Kepedulian ini mencakup banyak hal dan bisa di terapkan dimana saja. Seperti yang dilakukan oleh Pos Kout Satgas Yonif 713/ST Pos Skamto yang melaksanakan Kerja Bakti di SD Inpres Kampung Yowong, Senin (20/01/2020).

Kerja Bakti ini disamping untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih namun memiliki tujuan lainnya yaitu untuk menimbulkan rasa kepedulian, kepedulian ketika lingkungan kita sudah tidak bersih maka ada kepedulian untuk membersihkannya dan masih banyak  kepedulian-kepedulian lainnya.

Hadir dalam kegiatan ini Sertu Ricco beserta satu tim personel Pos Skamto, Ibu Marsila (Kepala sekolah SD Inpres Yowong), Ibu Ety (Guru SD Inpres Yowong), Ibu Darsila (Guru SD Inpres Yowong) dan Murid SD Inpres Yowong Sekitar 10 orang.

Setelah selesai kegiatan Kerja Bakti ini   Ibu Marsila selaku Kepala sekolah  mengucapkan banyak terimakasih kepada anggota Pos Skamto yang telah peduli dengan ikut hadir dan berpartisipasi membersihkan lingkungan Sekolah kami ini.

BELAJAR MENGAJI ANAK-ANAK SKOW MABO

BELAJAR MENGAJI ANAK-ANAK SKOW MABO

Satgas Yonif 713/ST Pos Ramil Tami disela-sela tugas pokoknya menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia Serda I Gede Suteja Anggota Pos Ramil Tami beserta satu tim personel pos Ramil Tami menjadi guru mengaji bersama anak anak kampung Skouw Mabo bertempat Mushola Al-Hikmah Paleo Skow Mabo, Minggu (19/01/2020).

Serda I Gede mengatakan kegiatan belajar mengaji ini sudah ada dalam program kerja pos, saat ini kami mengajarkan mulai dari memperkenalkan huruf hijaiyah dan hapalan surat surat pendek. Bapak Rafiq menyampaikan dimasa pertumbuhan fase menginjak paham ini harus di doktrin hal hal baik seperti hal ini tentang keagamaan supaya perkembangan mental anak anak modal pondasi pada kehidupan masa depan mereka.

I Gede menuturkan “mengajar mengaji memang sudah rutinitas kami lakukan kegiatan ini pun untuk membantu Bapak Rapiq yang tiap hari mengajar mengaji serta untuk meningkatkan pengetahuan agama anak-anak Skow”, tuturnya.

SATGAS BERIKAN LES TAMBAHAN BAGI ANAK-ANAK SKAMTO

SATGAS BERIKAN LES TAMBAHAN BAGI ANAK-ANAK SKAMTO

Dikala senja sore wilayah timur Indonesia dengan cuaca cerah sembari hembusan angin yang membuat suasana sejuk tepatnya di Kampung Yowong Sertu Ricco , Serda Erekh dan Pratu Ade Fera memberikan bimbingan belajar tambahan kepada pelajar yang merupakan warga di sekitar Pos Skamto Satgas Yonif 713/Satya Tama yang dilaksanakan di Pos Skamto, Minggu (19/01/2020).

Meski murid-murid  hari-hari sudah belajar di sekolah akan tetapi mereka begitu semangat belajar karena mendapatkan suasana yang beda belajar sore bersama Tentara. Erekh Yohanes selaku Prajurit Yonif 713/ST dan juga sekaligus Guru mengatakan “Meski hari hari biasa atau hari libur sekalipun jika murid murid datang untuk meminta bimbingan belajar kepada kami guna mendongkrak nilai mereka kami selalu siap setiap saat seperti yang kami lakukan pada saat ini, dalam les tambahan ini kami memberikan pelajaran hapalan, cara menghitung cepat di pelajaran matematika”, tandasnya

Besar harapan melalui kegiatan bimbel yang dilaksanakan ini dapat bermanfaat bagi murid murid yang dekat dengan Pos Skamto tepatnya di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua ini. Kegiatan ini juga sangat bagus untuk membentuk karakter serta memotivasi siswa-siswi  untuk tetap semangat dalam meraih cita-citanya dan juga untuk mendoktrin sejak dini bahwa betapa pentingnya mencintai tanah air Indonesia ini.

Diakhir Erekh Yohanes menyampaikan tentunya hal ini sangat positif dan  kegiatan ini sangat mengapresiasi betapa tingginya kepedulian dan ketulusan dari personel anggota Pos Skamto terhadap murid murid yang ada di sekitaran Pos skamto, kami menginginkan mereka memiliki ilmu yang mumpuni nantinya sehingga mereka akan berhasil karena di pundak adik-adik inilah masa depan bangsa ini, masa depan Papua ini dan masa depan Keerom ini. Untuk itu adik-adik ini harus terus di motivasi untuk lebih giat belajar lagi.