SATGAS MENGGEMBLENG PUTRA PUTRI PAPUA LEWAT PENDIDIKAN

Jajaran Pos Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama menggembleng para siswa-siswi SMK dan SMP dalam pembinaan berupa Pelatihan Baris Berbaris (PBB) baik yang barada di Kabupaten Keerom maupun di Kota Jayapura tepatnya di SMK N 7 Jayapura, SMK 6 Jayapura, SMK 4 Jayapura dan SMP N 3 Arso 6 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (22/02/2020).

Pelatihan ini diberikan kepada siswa siswi yang berada di SMK N 7 Jayapura yang dilatih dari Personel Pos Ramil Tami, SMK 6 Jayapura dilatih oleh Personel Pos Nafri, SMK 4 Jayapura dilatih oleh Personel Koya Koso dan SMP N 3 Arso 6 Kabupaten Keerom. Serda Faisal, Serda Angga, Serda Nor Azlan dan Serda I Gede Suteja adalah beberapa Bintara dari jajaran pos-pos yang selalu terus membentuk karakter siswa-siswi di Sekolah tersebut, tidak hanya ke 4 (Empat) Bintara ini saja namun merekapun dibantu oleh para anggota regunya untuk menjadi pelaksana contoh untuk menjelaskan tata cara sikap sempurna maupun penghormatan yang benar dan benar.

Satgas Yonif 713/Satya Tama selain bertugas mengamankan kedaulatan NKRI khususnya di wilayah Perbatasan Papua, seluruh jajaran pos Satgas tersebut harus juga selalu siap dalam kegiatan untuk membantu masyarakat seperti halnya di bidang pendidikan Sekolahan maupun di wilayah Desa dekat  pos tersebut. Karena dalam penugasan Perbatasan tentu membutuhkan kerjasama antara Satgas dengan masyarakat, tanpa adanya kerjasama semua kegiatan tentu tidak dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Para siswa-siswi yang dilatihpun pada saat melaksanakannya sangat antusias dan semangat dikarenakan banyak hal yang dilakukan tidak hanya latihan PBB saja melainkan juga diberikan berupa kegiatan yel-yel sebagai pembuka semangat. Kegiatan ini pun dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah dan guru-gurunya anatara lain Bapak Riky Puana (Kepala Sekolah SMK 7 Jayapura), Bapak Vinsen dan Bapak Rapang (Guru SMK 7 Jayapura), Bapak Wens (Wakil Kepala Sekolah SMP N 3 Arso 6) dan Bapak Haman (Guru Bid Kesiswaan).

Perwira Seksi Operasi Lettu Inf Aji Satrio Utomo menegaskan dilain tempat bahwasannya dalam rangka memberikan pembinaan keterampilan dan pembinaan fisik serta mental para siswa siswi anggota Satgas Yonif 713/ST harus dapat selalu mengasah baik dari segi Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan maupun Tugas Teritorial lainnya. “Pembinaan melalui PBB kepada para siswa siswi tersebut merupakan salah satu kegiatan pembinaan pembentukan jiwa disiplin, kepemimpinan dan sikap kebersamaan antara satu dengan yang lainnya supaya peka dan peduli terhadap segala perkembangan yang terjadi di wilayah maupun di zaman saat ini”, ungkap Aji.

GREBEK SAMPAH DALAM RANGKA HARI NASIONAL PEDULI SAMPAH BERSAMA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN GORONTALO UTARA

Pada hari Jum’at tanggal 21 Februari 2020 pukul 07.10 WITA bertempat di Desa Moluo Kecamatan Kwandang telah dilaksanakan “GREBEK SAMPAH” dalam rangka memperingati Hari Nasional Peduli Sampah yang bekerja sama dengan DInas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Thariq Modanggu, S.AG,M,P.DI (Wakil Bupati Gorut), Elias Ragarusu S,P,DI (Kadis BLH), DRS Robin Daud M, SI (Kadis Kominfo Gorut), Ibrahim Tomelo (Camat Kwandang), Sirajudin Tamrin (Sek. Blh Kabupaten Gorut), AKP Raden Dian (Kapolsek Kwandang), Lettu Inf Edi S. (Pasi Ter Kodim 1314/Gorut), Letda Inf Reinardus Dian (Kakorum Kipan A 713/ST), Peltu Sulaiman (Danramil Sumalata), Seluruh anggota Babinsa Kodim 1314/Gorut, anggota Kipan A Yonif 713/ST dan anggota Polsek Kwandang.

Grebek sampah ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kita agar peduli terhadap sampah. Diharapkan masyarakat mengurangi penggunaan plastik sehingga tidak ada penumpukan sampah, dengan cara yang paling sederhana adalah membiasakan untuk membawa tumbler sebagai tempat minum. Sambutan Wakil Bupati “Saya mewakili Bapak Bupati karena beliau ada halangan dan untuk membuka acara peringatan Hari Nasional Peduli Sampah di wilayah Gorut terutama di Kecamatan Kwandang. Saya secara khusus berterima kasih kepada DLH, TNI dan Polri karna sudah sama sama melakukan kegiatan grebek sampah ini karena untuk mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan yang merupakan sebagian dari iman”, tegasnya.

Kegiatan berakhir pada pukul 09.35 WTA dan dalam kegiatan tersebut Kipan A Yonif 713/ST mendapat penghargaan berupa Doorprize yang berisi 1 unit kipas angin dari Wakil Bupati atas kinerja dalam membantu kegiatan pembersihan sampah.

PATROLI KESEHATAN SATGAS YONIF 713/ST

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama terus mengambil langkah yang signifikan untuk meningkatkan akses menuju layanan kesehatan dalam beberapa hari terakhir, termasuk kali ini Tim kes Pos Skamto yang berpatroli di Kampung Yowong Arso Barat dan Pos Pitewi di Kampung Kriko Arso Timur yang kebetulan kedua pos tersebut sama-sama berada di Kabupaten Keerom, Jumat (21/02/2020).

Seperti halnya disampaikan Danton Kesehatan yang memberikan penekanan kepada Bintara Kesehatan di pos-pos Jajarannya bahwa “Tujuan dari Tim Kesehatan kita patroli adalah untuk meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terutama masyarakat di daerah Kabupaten Keerom atau yang berada di Sektor Satgas Yonif 713”, ungkap Letda Ckm M. Syaban.

Dalam patroli kesehatan ini para Bintara Kesehatan diantaranya Serda Erekh (Pos Skamto) didamping satu tim anggotanya dan Serda Irwansyah (Pos Pitewi) didampingi langsung Danki Letda Inf Prabowo beserta satu tim anggotanya memberikan pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah dan pemberian obat-obatan yang dibutuhkan oleh masyarakat sa serta tidak lupa juga memberikan beberapa vitamin.

Letda Inf Prabowo sebagai Dankipur B Satgas Yonif 713/Satya Tama menyampaikan “Dengan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan ini, besar harapan masyarakat diberikan kondisi sehat serta sayapun menghimbau supaya setiap hari di setiap pagi hari melaksanakan senam kerja atau olahraga agar suhu badan tetap terjaga sehingga bisa melaksanakan pekerjaan dengan baik dan bekerja akan terlaksana secara maksimal”, tegasnya.

SATGAS BERSAMA STAKE HOLDER TINJAU WISATA AIR PANAS KAMPUNG MOSSO PAPUA

Pengembangan ekonomi masyarakat menjadi salah satu hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab Satgas Yonif 713/ST selama melaksanakan penugasan Pengamanan Perbatasan selain menjaga keamanan di wilayah Perbatasan. Hal ini dapat tercapai dengan menggandeng Pemerintah Daerah karena untuk menciptakan hal tersebut Satgas tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari masyarakat ataupun Pemerintah Daerah. Itulah yang dilaksanakan saat ini Satgas bersama Pemerintah Daerah melaksanakan peninjauan daerah lokasi wisata air panas yang ada di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Jumat (21/02/2020).

Tempat wisata air panas yang terletak di wilayah Kampung Mosso ini sudah ada sejak lama hanya saja belum dikelolah dengan baik dan benar. Hal inilah yang akan di promosikan oleh Pemerintah Daerah yakni dengan menjadikan tempat wisata air panas Mosso menjadi tempat rekreasi yang nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat setempat maupun masyarakat dari luar wilayah Mosso.

Supriyanto selaku Kepala Distrik Muara Tami mengatakan “Wisata air panas ini jika dapat dikelolah dengan baik tentu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, nantinya dengan adanya wisata air panas ini masyarakat bisa berjualan atau berdagang dan kampung yang biasanya sepi maka akan ramai dikunjungi orang atau wisatawan. Oleh karena itu selaku Kepala Distrik Muara Tami saya mengajak semua komponen masyarakat terutama masyarakat Kampung Mosso untuk mendukung pengembangan wisata air panas ini”, terangnya.

Lettu Inf Suyono Pasi Intel Satgas mengungkapkan “Dengan nanti adanya wisata air panas ini maka Kampung Mosso akan menjadi lebih maju dan dikenal karena tentu akan banyak orang yang berkunjung untuk berwisata ataupun rekreasi. Dapat dikatakan maju dari segi pariwisata, segi ekonomi dan segi Sumber Daya Manusianya untuk itu kami selaku Satgas selalu mendukung demi kemajuan masyarakat Kampung Mosso secara khusus dan Papua secara umum”, ungkapnya.

PENYULUHAN WAWASAN KEBANGSAAN DI SMK YPK BETLEHEM ARSO 1

Wawasan tentang Kebangsaan tentu harus diberikan sejak dini kepada paemuda pemudi Indonesia karena dengan adanya Wawasan Kebangsaan tentu para generasi penerus bangsa nantinya akan dapat menjadikan bangsa Indonesia menjadi lebih hebat dan maju di kemudian hari, seperti halnya yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout Km 31 yang melaksanakan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di SMK YPK Betlehem Arso 1 tepatnya di Kampung Sanggaria Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jum’at (21/02/2020).

Sebagai dasar Negara Pancasila kembali diuji ketahanannya di era reformasi sekarang ini. Merekahnya matahari bulan Juni 1945, yang lalu disambut dengan lahirnya sebuah konsepsi kenengaraan yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia yaitu lahirnya Pancasila. Sebagai falsafah Negara tentu Pancasila ada yang merumuskannya. Pancasila memang merupakan karunia terbesar dari Allah SWT dan ternyata merupakan light-star bagi segenap bangsa Indonesia di masa-masa selanjutnya, baik sebagai pedoman dalam memperjuangkan kemerdekaan juga sebagai alat pemersatu dalam hidup kerukunan berbangsa, serta sebagai pandangan hidup untuk kehidupan manusia Indonesia sehari-hari.

Wawasan kebangsaan merupakan salah satu wahana membangun rasa Cinta Tanah Air karena wawasan kebangsaan merupakan cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang didasari oleh falsafah, cita-cita dan tujuan Nasional, namun sampai saat ini pemahanan wawasan kebangsaan dalam diri masyarakat masih sangat kurang oleh karena itu perlu adanya pemberian pemahaman akan wawasan kebangsaan sejak usia dini. Secara teori wawasan kebangsaan masih kurang di pahami oleh masyarakat sehingga pemberian pemahaman wawasan kebangsaan dalam bentuk aplikasi akan lebih mudah dipahami selain itu wawasan kebangsaan ini juga perlu di berikan sejak pendidikan dasar hingga perguruan tinggi seperti dalam mata kuliah kewiraan.

Hadir dalam kegiatan Pemyuluhan ini Letda Ckm M. Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Serda Elia (Tenaga Pendidik Satgas Yonif 713/ST), Serda Faisal, Pratu Yohanes, Pratu Gede, Pratu Nanda dan Ibu Yewi Sph (Wakil Kepala Sekolah SMK YPK Arso 1). Materi yang diberikan berupa Pengenalan diri, Pengenalan Histori Bangsa, Keragaman Suku Bangsa Indonesia, Kendala yang dihadapi dalam Penerapan Persatuan Bangsa, Arti Bhineka Tunggal Ika terhadap Bangsa Indonesia dan Mengenali dan Melawan HOAX dari Media Sosial yg Mengancam Persatuan Dan Kesatuan Bangsa Indonesia.

Ketika wawasan kebangsaan telah melekat dalam diri masyarakat maka saat terjadi bencana masyarakat secara sadar akan tergerak memberikan pertolongan dan tanpa di minta pun orang akan tergerak hatinya untuk memberikan pertolongan secara sukarela dan ikhlas untuk mengenal, memahami serta menyadari Jati diri sebagai manusia indonesia secara etnis maupun budaya ke arah memenuhi “CINTA BANGSA dan TANAH AIR adalah bagian dari IMAN”. Maka dari itu Satgas Yonif 713/ST sangat menganggap penting tentang penyuluhan Wawasan Kebangsaan ini seperti yang disampaikan Letda Ckm M. Syaban “Saya sangat setuju dengan adanya program penyuluhan Wawasan Kebangsaan ini, karena memang harus ditanamkan dari sejak dini tentang kecintaan kepada Bangsa Indonesia agar kedepaanya generasi penerus bangsa dapat menjadikan bangsa Indonesia lebih maju dan berkembang”, ungkapnya.

DANSATGAS YONIF 713/ST MENJADI NARA SUMBER DALAM RAPAT DENGAR PENDAPAT PENCEGAHAN DAN PENGAWASAN PEREDARAN NARKOBA DAN MIRAS

DANSATGAS YONIF 713/ST MENJADI NARA SUMBER DALAM RAPAT DENGAR PENDAPAT PENCEGAHAN DAN PENGAWASAN PEREDARAN NARKOBA DAN MIRAS

Sebagai bagian dari masyarakat Papua oleh karena keberadaan Satgas Yonif 713/ST yang saat ini melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan di wilayah Papua Sektor Utara bersama-sama dengan Stake Holder yang ada mempunyai cita-cita untuk menciptakan kedamaian, ketertiban dan keamanan.

Dinamika yang terjadi di kebanyakan wilayah Papua bahwa peredaran narkoba dan miras cukup tinggi yang mana sering mengakibatkan berbagai masalah di wilayah. Untuk itu kegiatan dengar pendapat yang dilaksanakan di Aula Kantor Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua ini yang diikuti oleh Satgas menjadi salah satu hal yang baik untuk bagaimana menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat, terlebih Dansatgas menjadi salah satu pemberi Materi yang berhubungan dengan Narkoba dan Miras ini, Kamis (20/02/2020).

Rapat dengar pendapat ini sendiri dilaksanakan bersama kelompok kerja, agama-Majelis Rakyat Papua dengan Pemerintah Kota Jayapura, Pemerintah Kabupaten Keerom, Tokoh Agama, mahasiswa, pelajar dan pemangku kepentingan terkait pencegahan dan pengawasan peredaran Narkoba dan Miras di Kota Jayapura maupun Kabupaten Keerom.

Narkoba dan Miras menjadi musuh terbesar di era sekarang ini, karena ketika orang mulai memakai Narkoba dan mengkonsumsi miras sering kali menimbulkan keributan dan kekacauan. Keributan dalam rumah tangga maupun kecelakaan kebanyakan berawal dari Miras dan masih banyak lagi hal lainnya yang di akibatkan oleh miras ataupun narkoba.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan bahwa “Minuman keras itu digunakan untuk kegiatan-kegiatan ibadah namun terkadang disalah gunakan. Diluar negeri minuman keras untuk menghangatkan badan dan itupun tidak sampai berlebihan. Narkoba dan Minuman keras itu tidak ada manfaatnya jika di di konsumsi secara berlebihan, untuk itu kami mengajak semua elemen masyarakat khususnya para tokoh agama untuk selalu memberikan pemahaman tentang bahaya Narkoba dan Miras ini. Untuk itu jika kita menginginkan Papua maju maka kita harus bersama-sama memberantas Narkoba dan Miras ini, Papua harus bersih dari Narkoba dan Miras”, tegasnya.

SATGAS YONIF 713/ST GELAR PATROLI KESEHATAN KELILING

SATGAS YONIF 713/ST GELAR PATROLI KESEHATAN KELILING

Personel Satgas Pamtas Yonif 713/ST dikirim ke Perbatasan RI-PNG Sektor Utara merupakan sebuah kehormatan bukan untuk bertamasya saja melainkan dituntut untuk selalu siap siaga mengamankan wilayah NKRI dan juga sekaligus harus mampu merebut hati rakyat hal ini sesuai dengan amanat Letjen TNI Ganip Warsito pada waktu itu ketika masih menjabat sebagai Asops Panglima TNI.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31dipimpin Danton Kes Letda Ckm M. Syaban dan Dansi Kes Pelda I Dewa Agung melaksanakan patroli kesehatan keliling ke masyarakat Arso 1 sekaligus pembagian sembako gratis oleh Pos yang bertempat di Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (19/02/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pendekatan antara Militer dalam hal ini Satgas Yonif 713/ST dengan rakyat yang mana ini sudah terpelihara dari zaman masa dahulu kala sampai dengan era Militer sekarang ini. Kegiatan seperti ini harus terus dipelihara dan dipertahankan sampai selama-lamanya serta diteruskan kepada generasi-generasi berikutnya.

Disampaikan dalam tanggapannya Pelda I Dewa “Pemeliharaan pendekatan ini harus selalu di jaga supaya tidak ada jarak antara rakyat dengan TNI, karena TNI tanpa rakyat tidak ada artinya maka dari itu kami melaksanakan patroli kesehatan meskipun obat obatan tidak selengkap yang ada di apotek namun itu tidak menjadi penghambat bagi kami untuk menolong masyarakat”, ungkapnya.

Masyarakatpun begitu antusias menyambut kedatangan dari tim kesehatan Pos Kout Km 31 ini dan ada beberapa mama-mama yang mengeluh Sakit Kepala (Mama Waboe 45 tahun) dan Sakit pinggang (Mama Martina 40 tahun) maka Tim Kesehatanpun memberikan beberapa obat diantaranya Diclofenact, Molexflu, Asam Mefenamat dan Vitamin dengan harapan akan sembuh dari sakitnya sehingga dapat beraktivitas kembali dan di akhir pengobatan mama-mama ini mengucapkan terimakasih banyak kepada personel Kesehatan TNI dalam hal ini Pos Kout.

DIPELOPORI SATGAS YONIF 713/ST WAKIL BUPATI KEEROM RESMIKAN MCK MERAH PUTIH

DIPELOPORI SATGAS YONIF 713/ST WAKIL BUPATI KEEROM RESMIKAN MCK MERAH PUTIH

Peresmian MCK Merah Putih Arso 1 yang diresmikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Keerom Bapak Pitter Gusbager, S. Hut, MUP merupakan MCK kedua yang dibangun oleh Satgas Yonif 713/ST selama bertugas di wilayah Kabupaten Keerom. MCK yang pertama dibangun dan diresmikan bertempat di PAUD Syalom Arso 8 yang diresmikan juga oleh Wakil Bupati Keerom. Pembangunan MCK ini juga sebagai wujud kerjasama antara Satgas Yonif 713/ST, Pemda Kabupaten Keerom dan Bank BRI Unit Sanggaria Arso 1 Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (19/02/2020).

Kita ketahui bersama bahwa MCK merupakan fasilitas umum yang digunakan bersama oleh beberapa orang untuk keperluan mandi, mencuci dan buang air (Kakus). Pembangunan MCK ini adalah terobosan Teritorial yang diprogramkan oleh Satgas Pamtas Yonif 713/ST seperti saat ini peresmian MCK Merah Putih Arso 1 Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua yang telah dikerjakan selama beberapa minggu lamanya oleh personel Satgas Yonif 713/ST.

Pembangunan MCK ini dilaksanakan oleh Satgas Yonif 713/ST untuk menciptakan kebersihan dilingkungan masyarakat, baik itu kebersihan diri sendiri atau perorangan maupun kebersihan lingkungan. Dengan lingkungan yang bersih maka masyarakat akan merasa nyaman untuk tinggal dan beraktivitas. Satgas bersyukur karena dengan kerja keras dan upaya yang dilakukan selama ini MCK ini dapat dibangun dan diresmikan saat ini oleh Bapak Wakil Bupati Kabupaten Keerom Bapak Pitter Gusbager, S. Hut, MUP. Harapannya MCK ini akan dapat dipergunakan oleh masyarakat sekitar Arso 1 maupun masyarakat lainnya yang melewati daerah ini karena letak MCKnya dekat dengan jalan raya yang menghubungkan Kabupaten Keerom dengan Kota Jayapura.

Wakil Bupati Keerom  bapak Piter Gusbager, S. Hut, MUP dalam kesempatan ini mengatakan bersyukur bahwa pada hari ini bisa datang dan hadir kembali untuk meresmikan MCK di Arso 1 ini yang mana kegiatan ini di prakarsai oleh Satgas Yonif 713/ST, dan ini merupakan MCK kedua yang dibangun oleh Satgas di daerah Keerom ini. Harapannya semoga MCK ini dapat bermanfaat  bagi masyarakat Arso 1 ini dan juga masyarakat yang mau mempergunakannya.

Namun MCK ini harus tetap dijaga karena kebiasaan masyarakat kita ketika sebuah fasilitas telah di resmikan biasanya kepedulian untuk merawatnya tidak ada sehingga cepat rusak, tidak terurus dan lain sebagainya untuk itu diperlukan kepedulian dari kita semua untuk menjaga dan merawat fasilitas MCK yang sudah diresmikan ini. Pada kesempatan ini juga selain kegiatan peresmian MCK dilaksanakan juga pembagian bingkisan sembako kepada masyarakat yang hadir pada kegiatan ini.

TINGKATKAN KETANGKASAN SISWA SISWI DALAM GERAKAN BARIS BERBARIS

TINGKATKAN KETANGKASAN SISWA SISWI DALAM GERAKAN BARIS BERBARIS

Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Ramil Tami melaksanakan Pelatihan Baris Berbaris untuk mempersiapkan Upacara Bendera di SMP Muara Tami Provinsi Papua, Rabu (19/02/2020).

Pelatihan baris berbaris yang dilaksanakan kali ini bertempat di SMP Muara Tami dengan dipimpin langsung oleh Serda Danu Ristanto Jabatan Ba Intel Pos Ramil Tami bersama dengan 6 orang personel Pos. Turut hadir dalam pelatihan ini Bapak Darwin (Guru SMP Muara Tami) dan 30 siswa siswi kelas 8 SMP Muara Tami.

Tidak hanya melatih siswa untuk dapat melakukan gerakan Baris Berbaris yang baik dan benar namun juga untuk melatih kedisiplinan dan kesigapan dari siswa siswi. Terlebih yang memberikan pelatihan merupakan seorang prajurit TNI yang memang memiliki dasar dan pengetahuan lebih tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Dalam pelatihan kali ini tidak tampak terlihat keterpaksaan dari para siswa siswi, yang ada para siswa siswi sangatlah bersemangat mengikuti dan memperhatikan dari setiap arahan maupun bimbingan para pelatih dalam hal ini Serda Danu beserta personel Pos Ramil Tami.

Serda Danu mengatakan “Kami sangat senang melatih siswa siswi di SMP Muara Tami ini karena mereka sangat berantusias dan penuh semangat dalam mengikuti setiap arahan ataupun bimbingan”, ujarnya. Tepat pada pukul 10.30 WIT kegiatan pelatihan Baris Berbaris selesai dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Bapak Darwin selaku Guru dari siswa siswi SMP Muara Tami sangat banyak mengucapkan rasa terimakasih atas pelatihan ini “Saya selaku guru yang mewakili dari SMP Muara Tami mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak-bapak TNI dari Yonif 713/ST Pos Ramil Tami karena telah memberikan waktu dan tenaganya untuk melatih siswa siswi di SMP ini, semoga kedepanya bapak-bapak TNI akan selalu diberikan keselamatan dan keberhasilan di daerah Penugasan”, ucapnya.

SATGAS GELAR PENGAWASAN ORANG ASING DI PERBATASAN RI-PNG SKOUW

SATGAS GELAR PENGAWASAN ORANG ASING DI PERBATASAN RI-PNG SKOUW

Satgas Yonif 713/ST bersama tim dari Pusintelad melaksanakan penyelidikan POA (Pengawasan Orang Asing) di wilayah Perbatasan RI-PNG  Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Selasa (18/02/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Letkol Kav Budiman, Kapten Cpm Gatot, Kapten Inf Pasaribu dan Sertu Gazali. Rombongan Tim dari Pusintelad tiba di Pos Kotis Skouw dan disambut oleh Pakum Satgas Yonif 713/ST Kapten Chk Riyo Iskandar dan Pasi Intel Satgas Satgas Yonif 713/ST Lettu Inf Suyono. Beberapa saat di Pos Kotis rombongan segera menuju kantor Imigrasi PLBN Skouw selanjutnya melaksanakan wawancara dengan Staf Kantor Imigrasi PLBN Skouw untuk mempertanyakan POA yg melintas di wilayah Batas Skouw, hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan isu tentang eks anggota ISIS yang kembali ke Indonesia melalui Perbatasan RI-PNG.

Pengawasan Orang Asing ini perlu dilakukan demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat dilakukan oleh orang-orang tersebut, hal ini perlu dilakukan secara selektif demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Perbatasan terlebih perbatasan Skouw ini adalah wilayah yang ramai di kunjungi baik itu wisatawan dalam negeri maupun wisatawan dari luar negeri.Kapten Chk Riyo mengatakan kami akan berusaha menjaga dan mengawasi setiap gerak gerik orang asing, dalam hal ini bukan berarti kami membatasi wisatawan asing untuk berkunjung ke Perbatasan.

“Setiap pengunjung yang akan melintas dari Indonesia maupun dari Negara PNG melewati Pos pemeriksaan atau Pos Pengendalian penduduk (Dalduk) yang ada di Pos Kotis dan selalu diadakan pemeriksaan terhadap barang bawaan maupun identias dari pengunjung tersebut”, tambah Riyo. Namun kami juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama dengan kami melaksanakan hal itu karena hal ini juga memerlukan kerjasama dengan semua elemen masyarakat yang ada di perbatasan ini karena kami tidak setiap saat bisa mengikuti gerak gerik mereka. Hal ini juga kami lakukan untuk memberikan kenyamanan bagi setiap orang maupun pengunjung yang datang ke Perbatasan.