SALURKAN ZAKAT FITRAH PERSONIL SATGAS BERGERAK PINTU KE PINTU

SALURKAN ZAKAT FITRAH PERSONIL SATGAS BERGERAK PINTU KE PINTU

Personel Satgas Yonif 713/Satya Tama bergerak menggelar penyaluran Zakat Fitrah dari pintu ke pintu rumah warga yang sudah di tentukan layak terima yakni Kaum Dhuafa atau Orangtua Rentan, Sabtu (23/05/2020).

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam keterangannya mengungkapkan “Kegiatan pemberian zakat fitrah jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama ini kami dilakukan secara bergantian di seluruh pos jajaran kami dan disalurkan kepada orang yang berhak membutuhkan dan saat ini Pos Kotis dan Pos Skamto yang menyalurkan zakat mereka. Pos Kotis pembagian zakat fitrah di gelar sekitaran Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang dipimpin oleh Ustad Praka Farhad (Personil Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST) dan Pos Skamto digelar sekitaran Arso 1, Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua dan di pimpin langsung oleh Kapten Inf Supriyanto (Danki A Satgas Yonif 713/ST)”, ungkapnya.

Satgas Yonif 713/Satya Tama menggelar pelaksanaan zakat fitrah ini dengan susunan kegiatan sudah di tentukan untuk efektivitas waktu mulai dari pembungkusan dilanjutkan berangkat menuju sasaran yang telah di tentukan serta pembagian zakat ke rumah-rumah warga yang sudah di tentukan oleh panitia penyalur zakat. Pos Skamto Satgas Yonif 713/Satya Tama yang di pimpin langsung oleh Dankipur A Kapten Inf Supriyanto mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya ikut serta membantu memberikan Zakat Fitrah  namun sebagai jembatan untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan juga menggali informasi yang berkembang di desa binaan supaya terjalin komunikasi yang baik dan tercipta keamanan. “Kenali, dekati dan rangkul supaya tidak ada jarak diantara kita TNI dengan Rakyat” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Praka Farhad Alamri didampingi rekan Provost nya Pratu Agus Triyanto sebagai penyalur zakat fitrah menyusuri dan memberikan zakat kepada Kaum Dhuafa yang ada di wilayah Perbatasan RI-PNG Skouw mulai dari bapak Anas 62 tahun ,Ibu Trinci Lomo 60 tahun serta 4 kaum dhuafa lainnya. “Zakat fitrah ini hukum nya wajib, karena termasuk Rukun Islam yang ke 4, beda dengan infak ataupun bersedekah yang tidak di sebutkan nominalnya, akan tetapi apabila zakat fitrah untuk perorangnya dia diwajibkan membayar dengan harga beras seberat 1 Kg”, ungkap Farhad.

Ucapan terimakasih dan rasa haru atas pemberian zakat ini pun terlontar dari warga yang mendapatkan zakat ini. “Tidak disangka-sangka dan di duga rezeki itu memang kalau sudah di takdirkan Allah SWT ada, ya ada datang sendiri lewat perantara dari Bapak TNI yang sedang tugas di sini yakni Yonif 713/Satya Tama, Semoga besar harapan doa kami sukses berhasil dan sehat selalu untuk seluruh Bapak TNI yang sedang tugas yaitu Yonif 713/Satya Tama”, tutupnya.

SATGAS GELAR PEMBAGIAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT PEKERJA SERABUTAN

SATGAS GELAR PEMBAGIAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT PEKERJA SERABUTAN

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dalam hal ini Pos Kout dibawa pimpinan Letda Ckm M. Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST) bersama satu tim personil Pos Kout melaksanakan kegiatan pembagian sembako bagi pekerja serabutan dalam rangka Satgas Yonif 713/Satya Tama peduli sesama untuk rakyat yang bertempat di Kampung Sanggaria Arso 1 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jumat (22/05/2020).

Syaban mengatakan sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap warga yang bekerja serabutan maka Personel Kout KM 31 melaksanakan kegiatan sosial ini dengan cara berbagi, dengan menyisihkan sedikit rejeki yang dimiliki personil Pos Kout untuk diberikan kepada masyarakat pekerja serabutan seperti penjual sembako keliling dan lain sebagainya. “Mereka yang sangat terdampak akibat dari adanya pandemi Covid-19, kami berinisiatif melaksanakan kegiatan sosial ini dengan cara berbagi” ungkap Sertu Sandi (Bakom Satgas Yonif 713/ST Pos Kout) yang juga bersama-sama ikut dalam kegiatan ini. Ditempat lain Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan bahwa “Kehidupan mereka yang bekerja sebagai serabutan, seperti Bapak Sutoyo 58 tahun yang bekerja sebagai penjual sembako keliling dengan sepeda motor dan Ibu Marjiem 50 tahun yang memiliki profesi yang sama semakin sulit karena dengan adanya pandemi Covid-19 ini”, ungkapnya.

Untuk itulah kami berusaha meringankan beban hidup mereka dengan cara memberikan sembako seperti saat ini, yang walaupun sembako yang kami berikan juga tidak banyak dan tidak kami berikan setiap hari, ujarnya. Harapan kami dengan demikian, meski kegiatan ini dilakukan secara sederhana, dengan sembako yang sederhana juga semoga bisa bermanfaat untuk para pekerja serabutan. Dan harapan kami juga semoga masyarakat lainnya yang mampu bisa mengikuti kegiatan seperti ini dengan mau berbagi kepada saudara-saudara kita yang berkekurangan yang terkena dampak virus Covid-19 ini. Yakinlah semakin kita banyak memberi dengan tulus dan iklas maka Tuhan juga akan membalasnya dengan berkali lipat dan bukan berarti semakin banyak kita memberi semakin berkekurangan namun semakin banyak kita memberi maka akan semakin banyak kita menerima, amin.

SATGAS GELAR KEGIATAN PENGOBATAN GRATIS DAN POSYANDU

SATGAS GELAR KEGIATAN PENGOBATAN GRATIS DAN POSYANDU

Menjelang berakhirnya puasa di Bulan Suci Ramadhan ini tidak menyurutkan semangat Personil Satgas Yonif 713/ST untuk membantu masyarakat yang ada di wilayah penugasannya. Seperti yang dilaksanakan personil Pos Kaliasin dibawah pimpinan Sertu Teguh (Bakes Satgas Yonif 713/ST Pos Kaliasin) bersama satu tim personil Pos Kaliasin yang melaksanakan pengobatan gratis dan Posyandu kepada masyarakat kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, Jumat (22/05/2020).

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol menuturkan dalam kegiatan pengobatan gratis dan Posyandu ini juga melibatkan instansi lain yakni dari Puskesmas Pitewi yang diwakili oleh Bapak Bambang dan rekan-rekannya. Hadir dalam kegiatan ini Sertu Teguh (Bakes Satgas Yonif 713/ST) beserta satu tim personil Pos Kaliasin, Bapak Bambang (Petugas Medis dari Puskesmas Pitewi) beserta anggota Kesehatan Puskesmas Pitewi, Bapak Carles Numbun (Kepala Kampung Kibay), Daniel Kuntui (Ketua RT 1 Kampung Kibay) dan Bapak, Ibu serta anak-anak Kampung Kibay.

Dony menambahkan kerjasama antar instansi seperti ini sangat perlu untuk di tingkatkan demi mewujudkan kesejahteraan, kesehatan masyarakat. Ketika masyarakat sehat maka itu juga menjadi kebanggaan bagi kami. Kami juga mengajak semua masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan ketika sakit silahkan datang berobat ke Pos atau ke Puskesmas, jangan sungkan-sungkan tambahnya. Pak Bambang tenaga medis dari Puskesmas Pitewi mengungkapkan rasa bangganya karena bisa membantu masyarakat, di bulan yang penuh berkah ini kami bersyukur bisa memberikan sesuatu demi kesehatan masyarakat kampung Kibay ini.

Kami juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Personil Kesehatan Pos Kaliasin yang telah bersama-sama dengan kami membantu kegiatan ini sehingga semua dapat berjalan dengan baik dan lancar.  Semoga kita semua akan selalu diberikan Kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa di dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

KESIGAPAN PERSONIL SATGAS POS PITEWI MENOLONG KORBAN LAKA LALIN

KESIGAPAN PERSONIL SATGAS POS PITEWI MENOLONG KORBAN LAKA LALIN

Mengendarai kendaraan di jalan raya baik itu roda dua, roda empat dan kendaraan lainnya membutuhkan kehati-hatian. Hal ini menjadi sesuatu yang mutlak ketika seseorang mengendarai kendaraan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan seperti kecelakaan. Inilah yang dialami oleh Fendi 19 tahun akibat kurang berhati-hati ketika mengendarai sepeda motor dia mengalami kecelakaan tunggal di jalan tepat di depan Pos Pitewi Satgas Yonif 713/ST Distrik Muara Tami Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (20/05/2020).

Akibat dari kejadian ini Fendi mengalami luka dibagian kaki kiri yakni lutut dan pergelangan kaki kirinya luka. Kejadian yang terjadi tepat di depan pos Pitewi sehingga Tim Kesehatan Pos Pitewi Pratu Edi Kuswanto (Takes Pos Pitewi Satgas Yonif 713/ST) bersama dengan dua rekannya Pratu Dede Mahmud dan Pratu Risman langsung memberikan pertolongan. Edi langsung membersihkan luka yang dialami oleh saudara Fendi dan setelah selesai memberikan obat.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengajak dan menghimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika berkendara supaya tidak mengalami seperti yang dialami oleh saudara Fendi. Akibat kurang hati-hati dia mengalami kecelakaan yang merugikan dia sendiri, untuk itu sekali lagi kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika berkendara. Fendi yang mengalami kecelakaan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada personil Pos Pitewi yang telah memberikan pertolongan kepadanya dengan mengobati luka yang dialaminya.

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST SALURKAN ZAKAT FITRAH

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST SALURKAN ZAKAT FITRAH

Personel Satgas Yonif 713/Satya Tama yakni Pos Kout KM 31 menyerahkan Zakat Fitrah ke Masjid Fiisabilillah Arso 1 Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua untuk nantinya disalurkan kepada orang yang membutuhkannya seperti Orang Tua Rentan, Orang yang tidak mampu dan lain sebagainya, Rabu (20/05/2020).

Setiap umat Islam menjelang Idul Fitri diwajibkan membayar zakat fitrah, maka dari itu Personel Satgas Yonif 713/Satya Tama berkoordinasi dan dibantu oleh Bapak Agus dan Bapak Sunyoto untuk mendata masyarakat yang bertempat di Kampung Sanggaria Arso 1. Ustadz Anwar Husein menjelaskan kepada Personel Satgas Yonif 713/Satya Tama “Percuma saja menjalankan ibadah puasa, sholat sunat teraweh dan sholat sunat witir apabila tidak membayar zakat, zakat fitrah itu dibayarkan sejak di nyatakan 1 ramadhan bagi seseorang sampai dia menemui 1 syawal maka diwajibkan bagi umat Islam membayar zakat firah”, ungkapnya. Zakat fitrah adalah zakat untuk membersihkan diri dan sifatnya wajib karena bagian dari rukun lslam poin ke 4 serta menjadi sebab di terimanya puasa kita yang selama dijalankan pada saat bulan ramdhan.

Dilain tempat Letkol Inf Dony Gredinand, S.H, M.Tr.Han., M.I.Pol sebagai Dansatgas 713/Satya Tama mengungkapkan “Alhamdulillah syukron, sebagai bentuk rasa syukur kami umat Islam karena dekat-dekat menjelang berakhirnya Bulan Suci Ramadhan mudah-mudahan bisa ketemu di bulan 1 syawal yang sudah ditunggu-tunggu oleh umat Islam apabila bulan ramadhan sudah berakhir”, tegasnya. Tujuan membayar zakat fitrah ini merupakan wujud rasa syukur atau terimakasih atas segala nikmat yang telah di berikan oleh Allah SWT dalam hidupnya maka dari itu manfaat zakat ini ialah mensucikan harta yang kita miliki untuk membawa keberkahan dalam hidup.

WUJUD TOLERANSI SATGAS BERSAMA WARGA GOTONG ROYONG BERSIHKAN GEREJA

WUJUD TOLERANSI SATGAS BERSAMA WARGA GOTONG ROYONG BERSIHKAN GEREJA

Sebagai Warga Negara Indonesia semboyan berbeda-beda namun tetap satu menjadi kekuatan, pemersatu dalam hidup berbangsa dan bernegara. Bangsa Indonesia yang beragam suku, bahasa, adat istiadat, agama dan lain sebagainya menjadi kebanggaan bagi kita dan itu harus tetap di jaga dan dilestarikan. Seperti halnya kita berbeda agama maka kita harus tetap bersatu, saling mengormati, saling menghargai, saling membantu dan lain sebagainya.

Salah satu wujud dari saling menghormati, saling menghargai dan saling membantu itu saat ini tercermin seperti yang dilakukan oleh Personil Satgas Yonif 713/ST Pos Kaliasin dibawah pimpinan Letda Inf Ida Bagus Pujana (Danpos Kaliasin Satgas Yonif 713/ST) bersama satu tim Personil Pos Kaliasin bersama warga kampung Kibay Distrik Arso Timur Kab. Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua melaksanakan gotong royong, kerja bakti pembersihan Gereja Santa Michael yang terletak di Kampung Kibay, Selasa (19/05/2020).

Gereja Santa Michael yang sekarang merupakan gedung baru namun tetap berada di lokasi yang sama. Gereja Santa Michael dulunya masih terbuat dari kayu dan papan. Namun pada tahun 2020 ini Gereja Santa Michael sudah terbuat dari bangunan permanen. Hal ini terjadi tidak terlepas dari campur tangan pemerintah dalam hal ini Mabes TNI AD lewat Kodim 1701/Jayapura lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 tahun 2020 yang menjadikan renovasi Gereja Santa Michael ini menjadi salah satu targetnya.

Dengan bangunan yang sudah permanen dengan kondisi yang cukup baik maka tugas jemaatnya adalah bagaimana supaya menjaga gedung gereja ini tetap baik, menjaga kebersihannya baik diluar gedung maupun di dalam gedung dengan selalu merawatnya. Hal itulah yang di wujudkan oleh personil Satgas Yonif 713/ST Pos Kaliasin ini dengan warga bersama-sama melaksanakan kerja bakti, gotong royong pembersihan gedung gereja Santa Michael ini. Personil Satgas dan warga bersama-sama saling bahu membahu membersihkan gereja dan lingkungan sekitarnya.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan bahwa ketika Gereja Santa Michael ini di renovasi lewat program TMMD ke-107 Kodim 1701/Jayapura baru baru ini personil kami Pos Kaliasin ini juga ikut terlibat di dalamnya, dan hasilnya sudah nyata saat ini bangunan Gereja ini sudah berdiri kokoh dan megah. Untuk itu kami selaku Satgas selalu mengajak masyarakat disini untuk senantiasa dapat menjaga, merawat Gereja ini karena itu semua demi kepentingan kita bersama, karena itu semua demi kenyamanan jemaatnya untuk beribadah.

Yulianus Kuntui selaku Pastor yang di tempatkan melayani jemaat di Gereja ini berkata saya dan seluruh jemaat Gereja Santa Michael kampung Kibay mengucapkan terimakasih kepada bapak Letnan Ida dan rekan-rekan yang telah dengan sukarela, iklas mau membantu kami melaksanakan pembersihan Gereja ini. Ini adalah wujud bahwa kita tetap satu bahwa kita tetap saling menghargai walaupun kita berbeda agama, suku dan lain sebagainya.

TAK KENAL LELAH PERSONIL SATGAS TETAP SEMANGAT MELAKSANAKAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN

TAK KENAL LELAH PERSONIL SATGAS TETAP SEMANGAT MELAKSANAKAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN

Ditengah panasnya sinar matahari yang meliputi wilayah Kabupaten Keerom dan sekitarnya ditambah lagi dalam kondisi puasa karena masih dalam suasana Bulan Suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari. Itu semua tidak menjadi kendala dan hambatan bagi personil Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pos Kout yang dalam kegiatan  ini dipimpin oleh Sertu Handoko (Basimin Satgas Yonif 713/ST) bersama dengan satu tim Personil Pos Kout tetap semangat melaksanakan penyemprotan desinfektan Covid-19, Selasa (19/05/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Jln. Kenanga Kampung Sanggaria Arso 1 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, dimana  Personil  Kout melaksanakan penyemprotan Desinfektan kepada setiap Kendaraan yang Keluar Masuk Wilayah Arso 1 untuk Mencegah Penyebaran virus Covid-19 yang sampai saat ini belum ada titik terangnya kapan akan berakhir. Turut hadir pada kegiatan ini Sertu Handoko (Basimin Satgas Yonif 713/ST), Pratu Hardiyanto (Ta Pionier Satgas Yonif 713/ST), Pratu Nanda (Takes Satgas Yonif 713/ST), Bapak Yadi (Masyarakat Arso 1), Bapak Betri (Masyarakat Arso 1), Bapak Yuani (Masyarakat Arso 1), Bapak Arif (Masyarakat Arso 1) dan Masyarakat Arso 1 lainnya yang ikut membantu penyemprotan ini.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam keterangannya mengatakan dalam mengatasi covid 19 ini kita tidak boleh putus asa,kita harus selalu bekerja keras secara terus menerus. Semua elemen masyarakat harus peduli dan optimis bahwa wabah covid 19 ini akan segera berakhir. Tentunya ini semua bisa terjadi ketika kita senantiasa mengikuti anjuran dan larangan dari pemerintah seperti menjaga jarak, membatasi kegiatan di luar rumah, selalu pakai masker serta selalu mencuci tangan setiap selesai kegiatan.

“Mari kita mulai dari diri sendiri terlebih dahulu baru keluarga serta masyarakat, dengan demikian pandemi ini akan segera berakhir karena kita menjadi pemutus penyebarannya lewat hidup sehat dan mengikuti anjuran pemerintah. Bapak Yadi selaku masyarakat Arso 1 mengucapkan hal yang sama bahwa kita semua harus peduli dan selalu mengikuti anjuran dan larangan yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Dalam kegiatan ini kami juga masyarakat Arso 1 mengapresiasi kinerja dan partisipasi bapak-bapak TNI yang dengan rela panas-panasan membantu masyarakat untuk melaksanakan penyemprotan desinfektan covid 19 ini. Semoga wabah ini segera berakhir”,  tambahnya.

PENINGKATAN EKONOMI PERBATASAN DANSATGAS YONIF 713/ST RAPAT BERSAMA MAYJEN TNI AFINI BOER DEPUTI V BIN PUSAT DAN STAKEHOLDER DI PLBN SKOUW PAPUA

PENINGKATAN EKONOMI PERBATASAN DANSATGAS YONIF 713/ST RAPAT BERSAMA MAYJEN TNI AFINI BOER DEPUTI V BIN PUSAT DAN STAKEHOLDER DI PLBN SKOUW PAPUA

Deputi bidang Intelijen Teknologi (Deputi V BIN Pusat) Mayjen TNI Afini Boer bersama tim hadir di PLBN Skouw Perbatasan RI-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dalam rangka menggelar rapat dengan Satgas Yonif 713/ST dan Stakeholder yang ada di Perbatasan, Konsulat RI-PNG terkait dengan wacana bapak Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan ekonomi di wilayah Perbatasan, Senin (18/05/2020)

PLBN Skouw merupakan wilayah penugasan Satgas Yonif 713/ST yang keamanannya menjadi tanggung jawab Satgas, dan seluruh aktivitas yang ada di Perbatasan ini juga harus dalam sepengetahuan Satgas hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Untuk itulah pada kesempatan kali ini Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol bersama Perwira Staf terlibat langsung mengikuti dan memberikan pendampingan kepada Deputi V Bin Pusat bapak Mayjen TNI Afini Boer dan tim yang mengadakan pertemuan dengan Satgas, Stakeholder yang ada di Perbatasan dan Konsulat RI-PNG di kantor PLBN Skouw untuk mencari data-data terkait upaya peningkatan ekonomi di Perbatasan.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk melengkapi data dan masukan dari Satgas, Stakeholder yang ada dan Konsulat RI-PNG tentang Wilayah dan seluruh aktivitas yang ada di perbatasan ini yang nantinya menjadi masukan kepada bapak Presiden RI Joko Widodo yang ingin menghidupkan perekonoomian di wilayah Perbatasan RI-PNG ini. Mayjen TNI Apini Boer Deputi 5 BIN Pusat mengatakan dalam waktu dekat kami akan Vicon dengan bapak Presiden untuk itu kami membutuhkan data data yang ada di Indonesia maupun PNG meliputi beberapa aspek yang kami ingin ketahui yaitu aspek potensi ekonomi lokal, kemananan, konektifitas, data kependudukan, teknologi informasi dan komunikasi, Kerja, Pembiayaan dan Perdagangan.

Bapak Abraham selaku Konsulat RI-PNG mengatakan kalau dari sisi ekonomi, marketing yang ada di pasar Indonesia cukup besar dari pembeli Vanimo, logistik bahan pokok merupakan prospek yang bagus yang dibutuhkan warga Negara PNG. Akses ke Vanimo sudah mempunyai pelabuhan besar Pelabuhan Wiwek akan tetapi belum Standar Internasional (pasokan barang lewat laut), logging kayu dan sawit milik perusahaan asal Malaysia ijin konsesi 99 tahun dan sudah berjalan hampir sdh 15 tahun, lazim disana tidak bisa di hak milik, akan tetapi sewa ijin dengan batas waktu 99 tahun. Masyarakat PNG mempunyai semboyan tersendiri “bukan saya yang memiliki tanah, tetapi tanah yang memiliki saya maka dari itu mereka disana apabila mau membeli tanah uangnya dititip ke pemerintah.

Artinya disini, mau berkembang sulit dan berat negara Cina dan negera Malaysia yang sudah berada di sana itu tetap bertahan. Pasokan barang-barang sembako (beras) dari Jayapura dan Perdagangan Bahan bangunan lebih bagus tapi Badan POM mempunyai standard tinggi maka volume ekspor ke PNG terbatas, padahal masyarakat PNG sangat membutuhkan sembako tersebut. Vanimo sebuah prosfek yang ideal karna tidak punya pilihan pergi belanja ke lain-lain selain ke Indonesia. Kebutuhan logistik pangan, Indonesia khususnya Jayapura suplayer terbesar karena dengan kedekatannya dan suku budaya, pasokan lain-lain umum seperti biasa logistik dibutuhkan tetapi tidak besar, sehingga perbatasan ini sangat layak untuk di kembangkan, tegasnya.

SATGAS MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN ANAK-ANAK LEWAT KEGIATAN PEMBERSIHAN

SATGAS MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN ANAK-ANAK LEWAT KEGIATAN PEMBERSIHAN

Masa kanak-kanak adalah masa yang paling membahagiakan, masa yang penuh dengan keceriaan. Untuk itulah Satgas Yonif 713/ST di dalam melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG juga merangkul anak-anak, seperti yang dilakukan oleh personil Pos Kout yang membangun hubungan dengan anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Arso 10 Kampung Yatuharaja Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua dengan menerapkan hidup bersih dengan menjaga kebersihan diri dan menjaga kebersihan lingkungan dan lain sebagainya, Senin (18/05/2020).

Letda Ckm M. Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST) mengungkapkan tidak hanya menjaga kebersihan diri dan lingkungan Personil Satgas dalam kesempatan ini juga menanamkan kepada anak-anak Panti untuk menjaga kebersihan kebun yang Panti miliki, karena untuk mengharapkan hasil yang baik dari kebun maka tanah atau sekitar kebun harus selalu bersih dari rumput-rumput yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang ada di kebun.

Syaban menambahkan kegiatan ini kami laksanakan di kebun milik Panti Asuhan Muhammadiyah yang banyak di tanami oleh pohon jeruk dan pisang yang letaknya tidak jauh dari wilayah Panti. Personil Satgas dan anak-anak Panti saling bergotong royong membersihkan rumput-rumput yang ada disekitar pohon-pohon pisang dan jeruk yang ada, dengan cara mencabut, memotong dengan menggunakan tangan dan alat seadanya dengan harapan tanaman pisang dan jeruk yang ada akan bertumbuh dan berbuah dengan baik sehingga dapat di nikmati oleh penghuni Panti.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan semua kalangan harus kita rangkul karena didikan yang baik itu dari sejak dini arus diajarkan kepada anak-anak sehingga di dalam menajalani masa pertumbuhan anak-anak akan selalu bisa menjaga kebersihan, baik kebersihan diri supaya terhindar dari penyakit, kebersihan lingkungan sehingga terlihat indah dan kebersihan kebun sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Anak-anak Panti juga harus kita perhatikan ketika mereka sekarang ini sudah tidak memiliki orang tua kandung maka kita saat seperti ini kita semualah yang menjadi orangtua mereka, bagaimana caranya, caranya adalah dengan kita peduli dengan keberadaan mereka dengan cara kita membangun hubungan dengan mereka. Dengan demikian mereka juga akan termotivasi dalam menjalani hidup dan akan bisa berhasil untuk mencapai cita-cita mereka,ungkap Dansatgas.

Ustad Darlin dan Bapak Supriyadi selaku pengurus Panti dalam kesempatan ini mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST Pos Kout yang telah memberikan sebuah pelajaran hidup kepada anak-anak kami disini yang intinya untuk selalu menjaga kebersihan dalam segala hal, kita sama-sama berdoa untuk anak-anak Panti ini kelak akan bisa menerapkannya selama hidup mereka.

SATGAS BERBAGI MASKER UNTUK PUTUS PENYEBARAN COVID-19

SATGAS BERBAGI MASKER UNTUK PUTUS PENYEBARAN COVID-19

Memasuki Minggu terakhir di Bulan Suci Ramadhan tepatnya tahun 1441 H/2020 M, Satgas Yonif 713/Satya Tama membagikan makser terhadap masyarakat pengguna jalan yang berasal dari Kota Jayapura menuju Kabupaten Keerom maupun dari Kabupaten Keerom menuju Kota Jayapura tepatnya di depan Pos Skamto Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kota Jayapura Provinsi Papua, Senin (18/05/2020).

Maksud dari tujuan kegiatan ini untuk memutus dan mempersempit serta mencegah penyebaran virus Covid-19, agar cepat terputus tidak keterusan karena sampai dengan saat ini penderitanya bertambah. Kegiatan sosial ini pun dipimpin langsung oleh Kapten Inf Supriyanto, S.S.T.Han., S.I.P yang sebagai Dankipur A beserta satu regu anggotanya, kurang lebih 120 masker terbagi habis bagi pengguna jalan ataupun masyarakat yang melintasi depan Pos Skamto Satgas Yonif 713/Satya Tama. “Aksi atau kegiatan yang kami lakukan ini semoga dapat membantu seluruh masyarakat pengguna jalan yang tidak memakai masker dari arah Kota Jayapura menuju wilayah Keerom maupun sebaliknya guna mendukung program kesehatan yang sudah di tentukan oleh pemerintah pusat”, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Satgas Yonif 713/Satya Tama pun menghimbau dan mengingatkan kembali masyarakat agar lebih patuh lagi pada peraturan yang sudah di buat pemerintah. Di lain tempat Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.TrHan., M.I.Pol menegaskan “Jangan tambah-tambah kegiatan yang sekiranya tidak urgen atau gawat, tetap jaga jarak, hindari kerumunan, serta masker yang dibagikan ini pakai bila berpergian bukan hanya untuk pajangan atau digantung di rumah. Dengan kita patuh terhadap anjuran dari pemerintah dan kita peduli semoga kita semua di jauhkan dari virus Covid-19 ini dan yang sedang terinveksi segera disembuhkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa”, imbuhnya.