PENGAMBILAN DATA DAN PENGECEKAN PELINTAS BATAS ILEGAL PERBATASAN RI-PNG

PENGAMBILAN DATA DAN PENGECEKAN PELINTAS BATAS ILEGAL PERBATASAN RI-PNG

Perbatasan RI-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua saat ini cukup ramai dikunjungi masyarakat terutama pada saat-saat hari libur seperti Sabtu dan Minggu. Dengan banyaknya masyarakat yang melintas Satgas Pamtas Yonif 713/ST senantiasa sigap menjalankan tugasnya dengan memeriksa setiap masyarakat yang melewati Pos Kotis. Termasuk dalam kesempatan tertentu melaksanakan pengecekan pelintas batas ilegal dengan langsung melaksanakan Patroli ke jalan-jalan tikus yang ada disekitar pagar batas PLBN, seperti yang dilaksanakan hari ini, Kamis (21/11/2019).

Hadir dalam pelaksanaan Patroli ini Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han, M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST), Ibu Carlotta (Kasubdit Fasilitas PLBN Skouw), Markus Numbre (Distrik Muara Tami), Lettu Inf Suyono (Pasi intel Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Lettu Chb Nurbudi (Dantonkom Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Lesias Ron Sumbre (Staf Subdit Fasilitas PLBN Skouw) dan satu regu anggota Satgas Pos Kotis.

Dalam kegiatan patroli ini juga melibatkan petugas Subdit Fasilitas PLBN Skouw. Ketika melaksanakan Patroli maka regu Patroli mendapati masyarakat dari Wutung PNG yang melintas tidak melalui Border dengan alasan akan ke kebun, ditemukan banyak jalan tikus yang tersebar di beberapa titik yg digunakan warga PNG untuk berkebun di Perbatasan RI-PNG dan ditemukan pagar pembatas RI-PNG yang dirusak warga sebagai pelintasan jalan tikus.

Dalam kesempatan ini Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol yang memimpin Patroli menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melewati jalan-jalan tikus tapi lewat jalur yang resmi yang ada di Border, pastinya masyarakat tidak akan dipersulit tetapi dengan syarat harus membawa identitas diri.

3 PUCUK SENJATA RAKITAN DI TEMUKAN SATGAS YONIF 713/ST

3 PUCUK SENJATA RAKITAN DI TEMUKAN SATGAS YONIF 713/ST

Satgas Yonif 713/Satya Tama di dalam melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dimana Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dalam hal ini Pos Bendungan Tami Pimpinan Letda Inf Josua Prayogi Saragih berhasil menemukan 3 (tiga) pucuk senjata api rakitan, Papua, Senin (04/11/2019).

Penemuan senjata ini berawal dari keterangan seorang masyarakat yaitu saudara JD umur 35 tahun, Islam, Petani, Alamat Jl. Kampung Selayar yang sebelumnya meminta izin  ke Pos Bendungan Tami untuk memancing di telaga yg terletak di dalam hutan di dekat Pos Bendungan tami dan pada saat memancing di telaga yang bersangkutan mendengar suara letusan dari arah dalam hutan dan segera melaporkannya kepada Danpos Bendungan Tami Letda Inf Joshua Prayogi Saragih yang selanjutnya Danpos melaporkannya kepada Dansatgas tentang informasi tersebut. Setelah itu Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol memberi Perintah kepada Danpos Bendungan Tami Letda Inf Joshua Prayogi Saragih untuk melaksanakan Patroli Keamanan di sekitar Telaga tersebut.

Pada pelaksanaan Patroli yang pertama hari Rabu 30 Oktober 2019 dan Patroli kedua hari Kamis 31 Oktober 2019 tim belum mendapatkan hasil sehingga Dansatgas mengeluarkan perintah untuk melanjutkan patroli keamanan dengan menyisir di sekitar telaga serta memperluas jarak patroli. Usaha serta jerih lelah para Prajurit ini berhasil ketika pada saat Patroli ketiga hari Senin 04 November 2019 pukul 09.00 WIT dengan dipimpinan Sertu Ferian (Wadanpos) pada saat melaksanakan Patroli Praka Rio jabatan (Wadanru) melihat sebuah tumpukan daun kelapa yang sudah kering dan diduga tempat tersebut merupakan peristirahatan orang yang pernah melintas di dalam hutan, kemudian melaporkannya kepada Wadanpos Sertu Ferian. Dengan berhati-hati Sertu Ferian memerintahkan anggotanya untuk mengecek tumpukan daun tersebut dan setelah dilaksanakan pengecekan didapati sebuah karung dengan berisi 3 pucuk senjata rakitan (1 laras panjang dan 2 laras pendek).

Mengetahui hal tersebut Wadanpos Sertu Ferian segera memerintahkan anggotanya untuk mencatat koordinat dan mengambil dokumentasi, kemudian kembali ke pos untuk mengamankan barang bukti tersebut serta melaporkan kepada Danpos Letda Inf Joshua Prayogi Saragih untuk  selanjutnya Danpos melaporkannya kepada Danki A Letda Inf Karies P. Simajuntak dan Danki A melaporkannya kepada Dansatgas.

Saat ini untuk barang bukti 3 pucuk senjata rakitan (1 laras panjang dan 2 laras pendek) diamankan di Pos Kotis Skouw dan telah di laporkan kepada Komando Atas. Dansatgas mengungkapkan “Terimakasih kepada saudara JD yang telah memberikan informasi kepada Pos kami, harapan kami masyarakat yang lain juga mau memberikan informasi ketika melihat atau mendengar hal-hal mencurigakan yang terjadi di masyarakat, jangan takut untuk datang ke Pos kami karena kami datang untuk menciptakan keamanan dan kedamaian”, ungkapnya.

Saudara JD juga mengucapkan kebanggaanya karena bisa membantu bapak-bapak TNI untuk menciptakan rasa aman di masyarakat, karena sebagai masyarakat pasti menginginkan kedamaian dan ketentraman di daerah Papua ini. Dan saya juga Saudara JD mengajak kepada masyarakat yang lain untuk berbuat yang sama ketika mendengar dan melihat sesuatu yang janggal di masyarakat serta mau melaporkannya kepada aparat keamanan dalam hal ini kepada TNI.

PEMERIKSAAN GABUNGAN TNI DAN POLRI

PEMERIKSAAN GABUNGAN TNI DAN POLRI

Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan gabungan dengan Personel BKO Brimob S/Ulut bertampat di Jalan Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Selasa (08/10/2019).

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Ramil Tami pimpinan Serka Speiken yang kesehariannya menjabat sebagai Bakes Kompi C bersama dengan Polsek Muara Tami dan BKO Brimob Sulut pada hari Selasa, 08 Oktober 2019 tepat pukul 08.00 melaksanakan pemeriksaan gabungan di jalan Distrik MuaraTami Kota Jayapura Provinsi Papua dengan maksud dan tujuan meningkatkan keamanan untuk di skitaran daerah Pos Ramil Tami.

Turut hadir dalam pemeriksaan gabungan ini yaitu Serka Speiken (Bakes Ki C dan satu tim personel Pos Ramil Tami), Serka Arsyad dan satu tim personel anggota Koramil 1701, Iptu Yulius Kedek (Wakapolsek dan satu tim  personel Polsek Muaratami), dan Iptu Yuda  (Danton Brimob Sulut dan satu tim personel Brimob).

Dalam pemeriksaan gabungan yang berlangsung ini berhasil mendapatkan berupa  minuman keras yaitu bir bintang 34 kaleng dan bir Guineas 19 kaleng yang diketahuib pemilik dan pembawa adalah saudara yang berinisial W K berumur 28 dan bertempat tinggal di Yaleme Ulagi serta diketahui masih mahasiswa.

Satgas juga mendapatkan barang sitaan berupa badik dan parang yang dibawa oleh saudara M F berusia 18 tahun yang merupakan sorang mahasiswa. Menurut keterangan dari pemiliknya, minuman keras ini untuk di konsumsi bersama dengan teman-temannya. Sedangkan untuk badik dan parang untuk keamanan atau menjaga diri sendiri.

Saat ini barang bukti hasil pemeriksaan tersebut diamankan di Polsek Muara Tami. Serka Speiken mengungkapkan “Pemeriksaan gabungan ini kami laksanakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, kami tidak menginginkan ada keributan ada hal-hal yang tidak baik terjadi di masyarakat  biasanya itu terjadi akibat minuman keras, untuk itu kami mengharapkan agar masyarakat menjauhi yang namanya minuman keras”, Tegasnya. 2;\lsdpriority

PEMERIKSAAN OLEH SATGAS PAMTAS PASK HUT KE 74 TNI TAHUN 2019

PEMERIKSAAN OLEH SATGAS PAMTAS PASK HUT KE 74 TNI TAHUN 2019

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 05 dan 06 Oktober 2019 khususnya jajaran Kotis dan Kompi A melaksanakan pemeriksaan disekitaran pos masing-masing dalam rangka mengantisipasi keadaan paskah HUT ke-74 TNI tahun 2019, Skouw, Minggu (06/10/2019).

Jajaran Kompi A melaksanakan pemeriksaan Sabtu malam tanggal 5 Oktober 2019 pukul 23.00 WIT dipimpin langsung oleh Danpos masing-masing dengan hasil  Pos Koya Koso pimpinan Letda Inf Agung mendapatkan barang berupa 1 Jerigen Cap Tikus milik saudara S yang berumur 18 tahun dan alamat Koya Barat serta diketahui pekerjaan sebagai pelajar, Pos Skamto pimpinan Letda Inf Frengki mendapatkan barang sitaan berupa 1 botol Jenever 1000 ml,  1 botol Robinson Whisky 650 ml dan diketahui pemilik yaitu saudara  IG berumur 43 tahun dengan pekerjaan sebagai ASN (Direktotat Jenderal Pajak Kabupaten Talikora yang beralamatkan di Jalan Kiranaggi Talikora Karubaga Kabupaten Talikora Papua.

Pos Bendungan Tami pimpinan Letda Inf Joshua mendapatkan barang temuan berupa 1 (satu) buah senjata laras pendek jenis airsoftgun merek mp-654k cal 4,5 mm dengan diketahui nama pemilik saudara AW 28 tahun yang bekerja sebagai petani dan beralamat di Jalan Halilintar Koya Timur.

Sedangkan Pos Kotis melaksanakan pemeriksaan pada Minggu tanggal 6 Oktober 2019 pimpinan Serda Gugun jabatan Baton Waltis dengan hasil 1 Dus Bir SP (24 Kaleng) dan 9 botol anker Bir Bintang yang dibawa oleh saudara FH yang beralamatkan di BTN Puskopad Sentani dengan diketahui pekerjaan Mahasiswa dan saudara Min Wenda beralamat tempat tinngal di Milinggame dan Pekerjaan sebagai PNS.

Saat ini barang barang hasil pemeriksaan itu diamankan di Pos masing-masing. Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan “Masyarakat harus bisa menjauhi yang namanya Miras karena awal dari keributan biasanya karena sudah mengkonsumsi miras, banyak perkelahian, pertengkaran dalam keluarga, dalam masyarakat karena disebabkan orang pengaruh minuman keras atau mabuk dan Kami sebagai Satgas tidak mentolelir perdagangan miras ini kami akan terus melaksanakan pemeriksaan, sama halnya dengan senjata air sofgan  kepemilikannya harus disertai dengan bukti surat-surat yang lengkap”, Tegasnya.

PATROLI PATOK MM.2.1 DITEMPUH SELAMA 6 HARI

PATROLI PATOK MM.2.1 DITEMPUH SELAMA 6 HARI

Mosso – Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Mosso bersama Patop Satgas Letda Ctp Achmad pada hari Sabtu, 28 September 2019 pukul 15.00 WIT telah selesai melaksanakan Patroli patok di patok MM 2.1 yang menjadi tanggung jawab Pos Mosso, Sabtu (28/09/2019).

Patroli Patok MM.2.1 ini dilaksanakan selama 6 hari, karena itu dibutuhkan kondisi fisik yang kuat, sehat dan prima sehingga melihat hal itu sebelum tim melaksanakan patroli patok maka Dokter Satgas Dr. Aldwin dan tim terlebih dahulu melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada tim Pos Mosso yang akan melaksanakan patroli dan hasilnya setelah dilaksanakan pemeriksaan maka Dokter menyatakan satu tim ini siap melaksanakan patroli patok MM.2.1.

Tim mulai bergerak pertama pada hari Senin, 23 September 2019 pukul 09.00 WIT dari Pos Mosso menuju patok di CO 0500323 9793088 dengan kekuatan satu tim dipimpin langsung oleh Danki C Kapten Inf Supriyanto didampingi Letda Inf Chairul dan 2 orang personel Koki,  Patop Satgas Letda Ctp Achmad Supeno, Dansi Mayon Sertu Latif Hamzah, Bakes Satgas Sertu Dadik.

Selanjutnya pada hari Rabu, 25 September 2019 pukul 14.00 WIT tim patroli patok Pos Mosso sampai di CO patok MM. 2.1 dengan aman. Selanjutnya tim melaksanakan pengecekan patok dan CO patok dengan merekamnya di GPS dengan CO yang di dapat sesuai dan tidak berubah adalah 0500323 9793088 dan selanjutnya tim melaksanakan pembersihan disekitar patok dan melaksanakan istirahat.

Pada hari Kamis, 26 September 2019 pukul 08.00 WIT tim kembali melanjutkan perjalanan pulang menuju ke Pos Mosso dan pada hari Sabtu, 28 September pukul 15.00 WIT Tim patroli patok sampai di Pos Mosso dengan aman dan selamat. Patop Satgas mengungkapkan patroli patok ini dilaksanakan selama 6 hari dengan jarak 24 Km dengan kondisi medan lereng gunung, jurang dan sungai yang ditempuh dengan perjuangan yang cukup berat dan cukup melelahkan. Tapi kami bersyukur kepada Tuhan karena kami bisa melaksanakan patroli patok MM.2.1 selama 6 hari dengan aman dan lancar karena semua itu kami persembahkan demi ibu pertiwi Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta.

PATROLI PATOK MM 2 MUARA TAMI PAPUA

PATROLI PATOK MM 2 MUARA TAMI PAPUA

Satgas Pamtas Yonif 713/ST melaksanakan Patroli Patok MM 2 yang merupakan tugas dan tanggung jawab Satgas Pengamanan Perbatasan khususnya di Pos Muara Tami, Kamis (19/09/2019).

Pelaksanaan Patroli Patok dengan kekuatan satu tim tersebut berangkat menuju patok MM 2 yang berkoordinat di CO 0019 0363 dengan dipimpin langsung oleh Danpos Muara Tami yaitu Letda Inf Megantara dan didampingi oleh Perwira Topografi Satgas Letda Ctp Achmad Supeno beserta dengan Dansi Mayon Sertu Latif Hamzah.

Dalam pelaksanaan yang diawali dengan pengecekan atau apel pagi, pasukan langsung segera mempersiapkan diri untuk bergerak berangkat dari Pos Muara Tami menuju sasaran. Dengan menyusuri hutan yang cukup lebat dan jalan yang tidak rata, tim Patroli Patok tetap dengan semangat melewati rintangan dan tidak menjadikan semua itu sebagai penghalang bagi personel untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Didalam melewati hutan yang lebat Tim Patroli Patok tetap harus berhati-hati dikarenakan medan yang dilalui merupakan medan yang cukup sulit, tanpa adanya konsentrasi dan kewaspadaan baik ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata maupun dari binatang buas yang ada di hutan Papua mereka tidak akan sampai di sasaran.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup lumayan jauh kurang lebih selama 2 hari dan menguras banyak tenaga, tepat pada pukul 15.00 WIT Tim Patroli Patok sampai di CO MM 2 dengan aman. Selanjutnya Timpun melaksanakan pengecekan ataupun pembersihan disekitar patok dikarenakan banyaknya rumput-rumput yang cukup tinggi dan tidak lupa untuk segera merekamnya di GPS agar diketahui Koordinat yang nyata dialapangan yaitu dengan hasil CO 0500353 9703638.

Danpos Letda Inf Megantara mengungkapkan “Kami bersyukur bisa menemukan dan sampai ke Patok MM 2 ini walaupun kami tempuh selama kurang lebih selama 2 hari dengan jarak 13 Km dan melewati medan lereng gunung serta sungai, namun itu tidak menjadi hambatan bagi kami,  jarak yang jauh dan medan yang berat itu semua kami tempuh demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Ungkapnya. 5

SATGAS YONIF 713/ST AMANKAN GANJA SEBANYAK 10 LINTING

SATGAS YONIF 713/ST AMANKAN GANJA SEBANYAK 10 LINTING

SKAMTO – Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan mencegah penyelundupan barang-barang illegal di wilayah Kabupaten Keerom, personel Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Skamto Komando Kompi A melaksanakan kegiatan rutinitas sweeping di jalan Trans Papua Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom, Senin malam (10/09/2019).

Pelaksanaan sweeping yang dilaksanakan tepat di jalan Trans Papua Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom pada Pukul 21.30 WIT ini merupakan upaya Satgas Yonif 713/ST untuk mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang illegal, dalam penyampaian Dankipur A Yonif 713/ST Letda Inf Frengki Simanjuntak menegaskan “Upaya sweeping ini kami lakukan bukan hanya satu ataupun dua kali karena untuk mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang berbentuk illegal di wilayah tugas operasi kami serta agar selalu terciptanya rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat sekitaran pos kami”.

Dalam pelaksanaan sweeping ini dipimpin langsung oleh Dankipur A yang selalu menekankan kepada Personel satgas supaya sweeping harus benar-benar dicek dengan teliti serta jangan sampai setitik niat kejahatan akan merusak hal-hal yang baik.

Tepat pada pukul 23.30 WIT 13 prajurit Kipur A Yonif 713/ST yang pada saat itu melaksanakan sweeping melihat dan memberhentikan pengendara sepeda motor yang sedang melintas dengan nomor polisi DS 3591 AG. Setelah dihentikan didapati identitas kedua pengendara motor tersebut yaitu Jeki Hansip (23 Th) dan Simon Juristo (23 Th) yang mereka berdua merupakan buruh tani sawit. Setelah diadakan pengecekan dan pemeriksaan adapun barang bukti yang didapati yaitu sebanyak 10 linting jenis ganja yang diselipkan di baju dengan dibungkus menggunakan plastik kecil.

Dengan didapatinya penemuan ganja ini merupakan bukti nyata adanya oknum yang tidak bertanggung jawab yang membawa barang illegal berjenis ganja. Barang bukti ganja tersebut diamankan oleh Pos Skamto dan selanjutnya barang bukti diserahkan langsung ke pihak BNN Jayapura untuk diadakan proses selanjutnya.

SEBANYAK 300 KG VANILLI DIAMANKAN SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST

SEBANYAK 300 KG VANILLI DIAMANKAN SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST

Satgas Yonif 713/ST Pos Ramil Tami berhasil mengamankan sebanyak 300 Kg Vanili di Jalan Distrik Muara Tami, Sabtu (07/09/2019).

Pelaksanaan Sweeping yang dilaksanakan Pos Ramil Tami dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Pos Ramil Tami Kapten Inf Supriyanto, kegiatan sweeping tersebut dilaksanakan di Jalan Distrik Muara Tami pada Pukul 14.30 WIT.

Sweeping yang berlangsung siang itu merupakan kegiatan rutinitas yang dilaksanakan Pos Ramil Tami, setelah beberapa jam kemudian tepat pukul 15.21 WIT melintas 1 unit mobil dengan Nomor Polisi PA 8432 AJ dengan penumpang berjumlah 2 orang dari arah perbatasan Skouw menuju ke kota Jayapura yang mencurigakan.

Setelah dilaksanakan pemeriksaan dengan teliti oleh personel Satgas yang melaksanakan Sweepingpun didapati Vanili kering sebanyak 300 Kg berbentuk 12 bagz yang diletakkan di bagasi belakang kendaraan tersebut. Adapun didapati keterangan 2 orang tersebut yaitu Bapak Vickly B. Mongkou (42 Th) dan Bapak Uruf (54 Th) mereka berdua beralamatkan di Kotaraja Abepura.

Pemilik Vanili tersebut yaitu merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berasal dari Jayapura yang bernama Bapak Johannes Homalilo S. H (59 Th). Dari keterangan Bapak Johannes bahwa Vanilli tersebut akan dijual kembali. Hasil koordinasi personel Satgas Yonif 713/ST dengan Satgas Ban, Pospol, Beacukai dan Karantina untuk sementara vanilli tersebut diserahkan kepada Pospol Sub Skouw dan akan diurus oleh karantina karena vanilli tersebut memiliki dokumen yang tidak sesuai dan tidak resmi dari instansi terkait.

Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST melalui Danpos Ramil Tami Kapten Inf Supriyanto menyampaikan “Kami lakukan ini bukan karena menghambat ataupun mematikan ekonomi rakyat namun alangkah baiknya kelengkapan administrasi itu harus dilengkapi dan harus sesuai ketentuan untuk menghindari permasalahan”, Ungkapnya.

GELIAT PASAR SKOUW PERBATASAN SATGAS YONIF 713/ST

GELIAT PASAR SKOUW PERBATASAN SATGAS YONIF 713/ST

Hari Kamis merupakan hari pasar bagi masyarakat di perbatasan, hari untuk berbelanja bagi masyarakat perbatasan RI-PNG selain hari Kamis hari pasar juga diadakan setiap hari Selasa dan Sabtu dimana ketika hari pasar ini tiba maka semua masyarakat baik yang dari negara tetangga PNG maupun masyarakat warga Indonesia, mereka berbondong-bondong untuk berbelanja kebutuhan di pasar Skouw yg terletak di perbatasan, Skouw, Kamis (29/08/2019).

Seperti halnya yg terjadi hari ini Kamis  tanggal 29 Agustus 2019 dibawa pimpinan Sertu Arfin yang menjabat sebagai Danru Jaga hari ini,  masyarakat PNG berbondong bondong datang ke pasar Skouw, namun sebelum mereka sampai dipasar maka masyarakat ini akan diperiksa terlebih dahulu di Penjagaan Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST yang jaraknya tidak jauh dari Pasar Skouw kira-kira sekitar 100 meter. Dengan sigap personel pos selalu memeriksa setiap orang yang akan menuju pasar, mereka boleh menuju pasar setelah mereka memberikan ID Card dan diperiksa serta dicatat oleh personel jaga di buku yang telah disiapkan di pos jaga seperti Pasport dan kartu kuning.

Dengan teliti pemeriksaan ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman, untuk mencegah hal hal yg tidak di inginkan apakah itu penyelundupan narkoba, pelintas batas ilegal dan lain sebagainya.

“Masyarakat sangat senang bisa berbelanja di pasar Skouw dengan berbagai pertimbangan mereka tidak perlu pergi ke kota lagi untuk belanja karena sebagian besar kebutuhan yang mereka butuhkan sudah ada di pasar Skouw ini, kalau ke kota pasti membutuhkan biaya tambahan akan menempu jarak yang lumayan jauh”, ungkap ibu Gracia.
Ibu Gracia adalah salah satu warga PNG yang setiap hari pasar selalu datang ke pasar Skouw untuk belanja kebutuhan sehari hari dan sekaligus untuk dijual lagi di PNG karena ibu Gracia mempunyai warung kecil yang ada dirumahnya.

“Dalam tugasnya setiap anggota pos melaksanakan pemeriksaan dengan teliti dan tidak mengesampingkan faktor keamanan, hal ini untuk mencegah kerugian baik kerugian material kerugian personel”, ungkap Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gresinand, SH., M.Tr.Han., M.l.Pol.
Dansatgas juga menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan seperti ini dilaksanakan setiap hari dan bukan hanya dilaksanakan pada hari pasar saja.

Autentikasi
Dansatgas Yonif 713/ST
Mayor Inf Dony Gredinand,S.H., M.Tr.Han.,M.l.Pol
No. Hp. 085297874405

MAMA LUSI BANYAK TERIMA KASIH KEPADA SATGAS YONIF 713/ST

MAMA LUSI BANYAK TERIMA KASIH KEPADA SATGAS YONIF 713/ST

Setelah keluarganya yang sakit dibantu diobati, Mama Lusi (45, warga Skouw keturunan PNG) bersama empat orang keluarganya, mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 713/ST yang tengah perjalanan kembali dari Patroli Patok Perbatasan MM.1Hal itu dikatakan Dansatgas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han.M.I.Pol. dalam rilisnya, Skouw, Jayapura, Selasa (27/8/2019).

Dijelaskan Dony, pertemuan dengan Mama Lusi (45) dan keluarganya itu terjadi ketika dirinya dan Tim Satgas kembali melaksanakan patroli Patok Perbatasan Negara MM.1 yang berada di sektor utara perbatasan RI-PNG.

“Ketika itu (Rabu, 22/8/2019), saya dan anggota dalam perjalanan pulang dari patroli menuju Pos Kotis,” ujar Dony.

Dikatakan lebih lanjut, didalam perjalanan ditengah hutan, dikarenakan perasaan iba, dirinya menghentikan perjalanan tim patroli untuk membantu mengobati warga yang sakit.

“Sesuai dengan prosedur, saat patroli kami membawa personel kesehatan, sehingga saat bertemu warga yang sakit di tengah perjalanan, maka kami putuskan berhenti untuk memberikan bantuan pengobatan,” tegasnya.

“Mama Lusi dan empat orang keluarganya (anak dan cucunya) berada di hutan menuju ke Wutung (PNG) untuk berkebun,”tambahnya.

Setelah dibantu pengobatan oleh Satgas, Mama Lusi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Satgas Yonif 713/ST, karena telah membantu mengobati keluarganya, meski dirinya tahu Satgas dalam kondisi lelah dari melaksanakan patroli ke patok perbatasan di daerahnya.

*Mama Lusi : Banyak Terima Kasih, Bapak TNI Membantu Keluarga Saya* Setelah keluarganya yang sakit dibantu diobati, Mama Lusi (45, warga Skouw keturunan PNG) bersama empat orang keluarganya, mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 713/ST yang tengah perjalanan kembali dari Patroli Patok Perbatasan MM.1 Hal itu dikatakan Dansatgas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han.M.I.Pol. dalam rilisnya, Skouw, Jayapura, Selasa (27/8/2019). Dijelaskan Dony, pertemuan dengan Mama Lusi (45) dan keluarganya itu terjadi ketika dirinya dan Tim Satgas kembali melaksanakan patroli Patok Perbatasan Negara MM.1 yang berada di sektor utara perbatasan RI-PNG. “Ketika itu (Rabu, 22/8/2019), saya dan anggota dalam perjalanan pulang dari patroli menuju Pos Kotis,” ujar Dony. Dikatakan lebih lanjut, didalam perjalanan ditengah hutan, dikarenakan perasaan iba, dirinya menghentikan perjalanan tim patroli untuk membantu mengobati warga yang sakit. “Sesuai dengan prosedur, saat patroli kami membawa personel kesehatan, sehingga saat bertemu warga yang sakit di tengah perjalanan, maka kami putuskan berhenti untuk memberikan bantuan pengobatan,” tegasnya. “Mama Lusi dan empat orang keluarganya (anak dan cucunya) berada di hutan menuju ke Wutung (PNG) untuk berkebun,”tambahnya. Setelah dibantu pengobatan oleh Satgas, Mama Lusi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Satgas Yonif 713/ST, karena telah membantu mengobati keluarganya, meski dirinya tahu Satgas dalam kondisi lelah dari melaksanakan patroli ke patok perbatasan di daerahnya. “Mama Lusi dan keluarga banyak ucap terimakasih untuk Bapak TNI yang sudah membantu keluarga saya, dengan punya rasa yang capek, bapak bapak masih mampu membantu kami” pungkasnya.”Mama Lusi dan keluarga banyak ucap terimakasih untuk Bapak TNI yang sudah membantu keluarga saya, dengan punya rasa yang capek, bapak bapak masih mampu membantu kami” pungkasnya.