SILAHTURAHMI SATGAS YONIF 713/ST BERSAMA KERUKUNAN KELUARGA INDONESIA GORONTALO (KKIG) PAPUA

SILAHTURAHMI SATGAS YONIF 713/ST BERSAMA KERUKUNAN KELUARGA INDONESIA GORONTALO (KKIG) PAPUA

ITO NGA’AMI MOHUTATO (TORANG SAMUA BASUDARA) adalah tema yang diangkat dalam acara silahturahmi antara Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kotis Skouw dengan Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Papua yang dilaksanakan di Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua yang dihadiri sekitar 300 orang, Minggu (10/11/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara warga Gorontalo di Perantauan khususnya yang ada di Papua dengan Satgas Yonif 713/Satya Tama yang merupakan satuan berasal dari Gorontalo.

Turut hadir dalam kegiatan ini Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST), dr. Merlan Uloli S.E, M.M (Ketua KKIG Papua), DR. Hariyanto Kadir M.Si (wakil ketua KKIG Papua), Ismail Deu S. Kom (Sekretaris KKIG Papua), Alex Deu Spd.Mpd (Ketua DPC KKIG Kota Jayapura), Rasid Kamuru Spd.(Sekretaris KKIG Kota Jayapura), Indarti (Kasub Seksi Program TVRI Papua), Bu. Ruli Uloli (Bendahara KKIG Papua), Husni (Pengusaha Gorontalo) Papua, Bu Tati Liputo (Bendahara KKIG Kota Jayapura), Husin Kono (Sekertaris 2 KKIG Kota Jayapura), Ratim Akuba (Humas KKIG Papua), AKP. Jublina Wally S.H. M.H (Kapolsek Muara Tami) dan Perwira Stat Satgas, Iptu Kasrun (Kapospol Perbatasan) dan masyarakat Gorontalo Papua.

Letkol Dony Gredinand,S.H. M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan “Kami ucapkan terimakasih kepada  KKIG yang telah berkunjung di Pos Kotis, dengan adanya acara seperti ini dapat menambah kerukunan dan keakraban warga Gorontalo di Papua karena kami Satgas Yonif 713/Satya Tama sendiri berasal dari Gorontalo, kemudian warga Gorontalo yang ada di Papua ini sudah sangat berkembang karena masyarakat Gorontalo dapat menjalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat di Papua dengan maksud dan tujuan membangun kemajuan yang ada di Papua”.

dr. Merlan Uloli juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Dansatgas Yonif 713/ST yang telah menerima kami untuk bersilahturahmi selaku warga Gorontalo, memang acara ini sudah lama kami agendakan namun baru terealisasi pada saat ini, kami selaku warga Gorontalo yang ada di perantauan Papua ini bangga bisa bersilahturahmi dengan Satgas Yonif 713/ST yang berasal dari Gorontalo, semoga dengan adanya silahturahmi ini semakin mempererat hubungan kekeluargaan bagi kita semua. Doa kami Satgas Yonif 713/ST akan sukses dalam menjalankan penugasannya sampai selesai di Tanah Papua ini.

MENGENAL SITUS LUKISAN DINDING GUA PRASEJARAH BUNDA MARIA DI KEEROM PAPUA

MENGENAL SITUS LUKISAN DINDING GUA PRASEJARAH BUNDA MARIA DI KEEROM PAPUA

Dalam tradisi Katolik, Gua Maria adalah tempat yang dipusatkan untuk melakukan ziarah dan devosi kepada Maria. Tempat-tempat tersebut dapat ditetapkan sebagai tempat ziarah karena pertimbangan penampakan supranatural Maria ataupun faktor sejarah sebagai tempat devosi dan ziarah umat Katolik. Hal inilah yang mau disampaikan oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout dalam kegiatan mengenal Situs Lukisan Dinding Gua Prasejarah Bunda Maria Arso bertempat di Gua Bunda Maria Arso Jalan Trans Papua Arso 1 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (30/10/2019).

Turut hadir pada acara ini Drs. Gusti Made Sudarmika (Kepala Balai Arkeologi Papua), Ibu Katrimah (Kasi Bidang Kebudayaan), Ibu Erlin Novita (Balai Arkeologi Papua), Sertu Sandi Prabowo (Bakom Satgas Yonif 713/ST), Pratu I Wayan Arya (Ta Pionir Satgas Yonif 713/ST), Pdt. Saraq Mandibodibo, S. Si Teologia (Bapak Pendeta), Perwakilan Guru-guru dari Kabupaten Keerom, Siswa siswi SMA dan SMK dari Kabupaten Keerom.

Drs. Gusti Kepala Balai Arkeologi Papua menjelaskan dalam tradisi agama Katolik keberadaan gua Maria mempunya sejarah panjang. Bunda Maria beberapa kali menampakkan diri pada orang-orang terpilih. Salah satu penampakan yang paling terkenal adalah penampakan Bunda Maria kepada Bernadette Soubirous di sebuah gua yang ada di kota Lourdes Perancis pada tahun 1858. Tempat itu kemudian menjadi tempat ziarah gua Maria paling populer.

Tempat ziarah ini pulalah yang kemudian menjadi inspirasi untuk membuat tempat ziarah serupa pada komunitas Katolik setempat. Dari situ muncullah tempat ziarah gua Maria di banyak tempat di dunia seperti Gua Bunda Maria Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua ini sehingga perlu disosialisasikan kepada masyarakat.

WAWANCARA DANSATGAS PAMTAS YONIF 713/SATYA TAMA DENGAN WARTAWAN RRI PAPUA

WAWANCARA DANSATGAS PAMTAS YONIF 713/SATYA TAMA DENGAN WARTAWAN RRI PAPUA

SKOUW – Dansatgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan wawancara dengan rekan-rekan wartawan RRI Papua di Pos Kotis Satgas Yonif 713/Satya Tama, Skouw, Jum’at (11/10/2019).

Pada hari Jumat tanggal 11 Oktober 2019 pukul 13.30 WIT tepat setelah selesai sholat Ju’mat Dansatgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol  melaksanakan wawancara dengan rekan-rekan wartawan RRI Papua di Pos Kotis Satgas Pamtas yang terletak di Skouw Perbatasan RI-PNG.

Wawancara ini dilaksanakan dalam rangka mencari informasi tentang kegiatan-kegiatan Satgas yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan kedepannya, ataupun kendala-kendala dan solusi penyelesaian terhadap kendala yang dihadapi untuk di publikasikan ke RRI Pusat di Jakarta. 

Hadir dalam wawancara ini Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST), Lettu Ckm Aldwin (Dokter Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Papen/Pabintal Satgas Pamtas Yonif 713/ST) dan ibu Lina, Irma, Rahmawati serta bapak Uki (Wartawan RRI Papua).

Dalam wawancara kali ini bukan hanya Dansatgas yang diwawancarai namun Dokter Satgas juga mendapatkan kesempatan untuk di wawancarai. Dony mengungkapkan ucapan terimakasihnya kepada rekan-rekan wartawan yang berkenan datang dan hadir ke tempat kami Pos Kotis Skouw ini, dengan harapan apa yang kami sampaikan tentang apa dan bagaimana Satgas ini bisa di publikasikan ke RRI Pusat sehingga masyarakat banyak bisa tahu serta mengerti dan memahami bagaimana keberadaan Satgas Pamtas di Papua ini.

Rahmawati mewakili rekan rekan wartawan RRI Papua juga mengucapkan terimakasih kepada Dansatgas dan jajarannya yang berkenan meluangkan waktunya bagi kami untuk melaksanakan wawancara ini, doa dan harapan kami Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dapat menjalankan penugasan sampai akhir dengan berhasil.

CIPTAKAN SUASANA DAMAI DENGAN KOMUNIKASI YANG BAIK

CIPTAKAN SUASANA DAMAI DENGAN KOMUNIKASI YANG BAIK

Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, SH., M.Tr.Han. M.I.Pol beserta Perwira Staf melaksanakan Komunikasi Sosial dengan tokoh adat Nafri dan perwakilan masyarakat Nafri di Desa Nafri, Jayapura, Jum’at (13/09/2019).

Pada kesempatan ini Dansatgas menyampaikan situasi daerah Papua baik yang telah terjadi beberapa hari yang lalu dan perkembangan situasi sampai saat ini. Dansatgas dalam hal ini mengharapkan partisipasi dari tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yaitu bapak Daniel Ondoapi, dengan tokoh agama bapak Pendeta Yohanes Awi. Masyarakat diharap mampu meyikapi setiap informasi maupun setiap isu yang ada dengan cara tidak mudah percaya namun terlebih dahulu mencari kebenaran dari informasi tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Daniel  (Ondoafi Nafri), Pendeta Yohanes Awi (tokoh agama), Mayor Inf Dony Gredinand,SH., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST, Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadan Satgas Pamtas Yonif 713/ST, Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Lettu Inf Aji Satrio (Pasi Ops Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Letda Inf Suleman (Pasiter Satgas), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas).

Dansatgas juga menegaskan bahwa kondisi di wilayah Papua saat ini sudah termasuk lumayan kondusif sehingga jangan ada yang membuat isu-isu tidak benar kembali. Ondoafi bapak Daniel menyampaikan “Saya senantiasa berkomunikasi dengan masyarakat supaya tetap tenang menghadapi setiap informasi yang ada agar tetap beraktivitas seperti biasa dan kami juga akan terus berkomunikasi dengan aparat keamanan dalam hal ini yang terdekat adalah pos Nafri ini sehingga bilamana ada informasi maka kami akan sama-sama berbagi untuk bisa mengantisipasi”, Ungkapnya.