HABIS KONTRAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA KEMBALI LEWAT PLBN SKOUW

HABIS KONTRAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA KEMBALI LEWAT PLBN SKOUW

Berakhirnya masa kontrak kerja, 94 Pekerja Migran Indonesia kembali ke tanah air Indonesia melalui PLBN Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura Provinsi Papua. Tidak hanya pekerja migran, salah satu pejabat KRI Vanimo pun di pulangkan karena sudah masuk ke masa pensiun. Hal tersebut di sampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam release tertulisnya di Pos Kotis Skouw Papua, Kamis (16/07/2020).

Dansatgas menyampaikan “Pulangnya 94 orang PMI dan 1 orang pensiuanan ini karena habis masa waktu kerja atau putus kontrak kerja, mereka mereka dipulangkan dari negara PNG ke tanah air Indonesia lewat pintu Perbatasan PLBN Skouw Jayapura”, tandasnya. Lanjutnya, sebelum memasuki daerah zona netral antara kedua negara RI-PNG, pihak karantina kesehatan pun langsung melaksanakan penyemprotan desinfektan, serta mengecek masker perorangannya kepada PMI yang kembali ke Tanah air.

Dony menekankan supaya tetap patuhi protokol kesehatan dikarenakan untuk Republik Indonesia ini sudah memasuki zona hitam dalam hal covid 19 tersebut, maka dari itu ikuti dan patuhi aturan yang ada demi kepentingan bersama. Para PMI pun sebelum memasuki kantor PLBN Skouw melaksanakan cuci tangan serta rapid test terlebih dahulu, dilanjutkan pelaksanakan pemeriksaan dokumen, barang bawaan.

Dony memaparkan dalam pelaksanaan Protokol Kesehatan ada 3 orang yang reaktif yang berinisial Sul, An, dan Ri ketiga orang tersebut akan melaksanakan karantina di Diklat Abepura yang ditangani langsung oleh dinas kesehatan. “Untuk PMI lainnya, terlebih dahulu menginap di penginapan guna menunggu jadwal kepulangan ke tujuan rumah masing-masing”, tutup Dansatgas.

SILATURAHMI ANGGOTA POS KOYA KOSO KE MASYARAKAT KAMPUNG BUGIS KILO 9 PAPUA

SILATURAHMI ANGGOTA POS KOYA KOSO KE MASYARAKAT KAMPUNG BUGIS KILO 9 PAPUA

Menjalin hubungan baik dengan masyarakat merupakan tekad dari Satgas Yonif 713/ST di dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG Papua. Untuk itu banyak hal yang diperbuat oleh Satgas seperti yang dilaksanakan oleh personil Pos Koya Koso dibawah pimpinan Sertu Ricco Ariyanto (Wadan Pos Koya Koso Satgas Yonif 713/ST) beserta satu tim personil Pos Koya Koso melaksanakan kegiatan anjangsana dan pengobatan door to door di Kampung Bugis Kilo 9 Distrik Abepura Kota Jayapura Provins Papua. Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam release tertulisnya di Pos Kotis Skouw Papua, Senin (13/07/2020).

Dansatgas mengungkapkan Sertu Ricco bersama satu tim personil Pos Koya Koso silahturahmi kerumah masyarakat sekaligus memberikan pengobatan gratis. Lanjutnya, silahturahmi anjangsana dan pengobatan gratis ini merupakan program yang telah kami laksanakan berulang kali di dalam penugasan ini dan tidak hanya di Kilo 9 ini namun di pos-pos lainnya juga. “Kami Satgas harus selalu membangun hubungan baik dengan masyarakat, karena salah satu bentuk keberhasilan kami dalam melaksanakan tugas adalah ketika masyarakat dan Satgas terjalin hubungan baik”, ungkap Dansatgas.

Dalam silahturahmi dan pengobatan yang dilakukan personil Pos Koya Koso saat ini berhasil memberikan pengobatan kepada beberapa orang masyarakat diantaranya Ibu Juminah umur 37 tahun keluhan pusing dan pegal-pegal, Tn. Haji Tahir umur 43 tahun keluhan pusing dan pegal-pegal, Tn. Abdullah Gofur umur 40 tahun keluhan panas dan sakit gigi dan Tn. Jumais umur  25 tahun keluhan pusing dan mual-mual.

Setelah di periksa selanjutnya diberikan obat sesuai keluhan yang di alami. Sementara itu Haji Tahir mewakili masyarakat lainnya yang menerima pengobatan mengatakan “terimakasih kepada Satgas Yonif 713/ST Pos Koya Koso yang telah mau hadir bersilahturahmi dan sekaligus memberikan pengobatan kepada kami”, tuturnya.

ANJANGSANA DANSATGAS KE RUMAH KEPALA ADMINISTRATOR PLBN SKOUW BAPAK IAN NUMBERI

ANJANGSANA DANSATGAS KE RUMAH KEPALA ADMINISTRATOR PLBN SKOUW BAPAK IAN NUMBERI

Salah satu bentuk kedekatan Satgas dengan Instansi lain di daerah penugasan menjelang Purna Tugas ini maka Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol melaksanakan anjangsana bersilahturahmi ke kediaman Bapak Ian Numberi (Kepala Administrator PLBN Skouw). Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Dansatgas dalam keterangannya di Papua, Minggu sore (12/07/2020).

Dansatgas mengungkapkan dalam anjangsana ini bapak Ian Numberi memberikan penghargaan kepada Satgas Yonif 713/ST yaitu dengan memberikan kenang-kenangan berupa piring Papua, yang diberikan oleh ibu dari bapak Ian Numberi. Lanjutnya penghargaan ini diberikan sebagai wujud kerjasama yang sudah terjalin baik antara Satgas Yonif 713/ST dengan instansi lain dalam hal ini Instansi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI-PNG yang mana selama penugasan 11 bulan di Papua ini semua kegiatan berjalan dengan baik, sinergitas antar instansi dengan PLBN dapat berjalan dengan baik.

Saya selaku Dansatgas mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Ian Numberi atas kerjasamanya selama ini dan terimakasih atas pemberian kenang-kenangan piring Papua kepada kami, semoga kerjasama yang sudah berjalan dengan baik ini akan bisa diteruskan dengan Satgas yang baru. Sementara itu bapak Ian Numberi juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Satgas Yonif 713/ST yang selama ini telah memberikan kontribusi yang sangat baik di Perbatasan RI-PNG ini, semoga dalam masa-masa purna tugas ini semua kegiatan dapat berjalan dengan baik,lancar dan aman, tuturnya.

PERSONIL POS KOTIS PANGKAS RAMBUT ANAK-ANAK PERBATASAN SKOUW

PERSONIL POS KOTIS PANGKAS RAMBUT ANAK-ANAK PERBATASAN SKOUW

Wilayah Perbatasan RI-PNG Skouw yang jauh dari perkotaan dan belum adanya masyarakat yang berprofesi sebagai tukang pangkas rambut. Maka melihat hal tersebut personil Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Prada Bano yang sehari-hari sebagai Tamtama Kesehatan Pos Kotis dan Prada Juwandy Ta Waltis Pos Kotis menyumbangkan keahlian lainnya yang mereka miliki dalam hal ini pangkas rambut dengan melaksanakan pangkas rambut anak-anak Perbatasan RI-PNG di Skouw Perbatasan RI-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua. Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam keterangannya di Pos Kotis Skouw, Kamis (09/07/2020).

Dansatgas mengatakan memangkas rambut anak-anak Perbatasan ini merupakan sebagai wujud kepedulian kami terhadap anak-anak di Perbatasan ini karena memang di Perbatasan Skouw ini tidak ada tempat cukur rambut dan kegiatan ini juga untuk memberikan pengertian kepada anak-anak ini  bahwa menjaga kerapian  merupakan sesuatu yang sangat penting.

“Selain menjalankan tugas pokok menjaga perbatasan, kami juga mempedulikan kerapian dan kebersihan serta kesehatan warga di Perbatasan, yang salah satunya diwujudkan dalam kegiatan pangkas rambut anak-anak di perbatasan”, tambah Dansatgas. Sementara Rheno (10) salah satu anak yang ikut dalam kegiatan cukur rambut ini mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak Satgas atas kepeduliannya yang telah melaksanakan potong rambut, semoga kebaikan bapak-bapak memdapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

MASIH DALAM PANDEMI COVID-19 PERSONIL KOUT LAKSANAKAN PENGOBATAN DAN PEMBAGIAN MASKER GRATIS

MASIH DALAM PANDEMI COVID-19 PERSONIL KOUT LAKSANAKAN PENGOBATAN DAN PEMBAGIAN MASKER GRATIS

Masih dalam suasana Pandemi Covid-19 yang belum berakhir personil Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 713/ST yang dipimpin oleh Letda Ckm M. Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST) bersama satu tim personil Pos Kout melaksanakan pengobatan dan pembagian masker gratis kepada masyarakat Arso 6 Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua. Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam release tertulisnya di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami Papua, Kamis (09/07/2020).

Dansatgas mengungkapkan pengobatan dan pembagian masker gratis ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian kami Satgas terhadap masyarakat terlebih masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih belum berakhir. Lanjutnya, Letda Ckm Syaban dan tim dalam kegiatan pengobatan kepada masyarakat Arso 6 ini berhasil memberikan pengobatan kepada 8 orang masyarakat yaitu Ibu Marlina umur 35 tahun keluhan nyeri otot dan batuk; Bapak  Hernes umur 45 tahun keluhan Nyeri pinggang dan Pilek.

Ibu Marlin umur  21 tahun keluhan Luka Infeksi, Pilek, Batuk dan Demam;  Ibu Selusa umur  32 tahun keluhan Pilek,Batuk,Demam; Ibu Anne umur  18 tahun keluhan  Sakit Kepala; Bapak Harlond umur  36 tahun keluhan Bengkak di kaki dan Gatal-Gatal; Bapak Lucas umur 28 tahun keluhan Gatal-Gatal, Sakti gigi dan Bapak Yohisimus umur 52 tahun keluhan Darah Tinggi dan Nyeri sendi.

Disamping pengobatan gratis personil Kout juga memberikan masker kepada masyarakat sebagai wujud untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Sementara itu ibu Marlina salah satu masyarakat Arso 6 yang mendapatkan pengobatan mewakili masyarakat lainnya mengucapkan terimakasih kepada Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pos Kout yang telah memberikan pengobatan gratis dan pembagian masker kepada masyarakat di Arso 6 ini. Mari kita sama-sama berdoa semoga kita semua akan selalu sehat dan pandemi ini akan segera berakhir, ungkapnya.

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST KOMSOS DI TENGAH PANDEMI COVID-19

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST KOMSOS DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Danton Kesehatan Satgas Yonif 713/Satya Tama Letda Ckm M. Syaban bergerak dengan rekan-rekan prajurit dari Pos Kout melaksanakan komunikasi sosial ke tokoh masyarakat Arso 6 Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua guna mengetahui kondisi dan kesulitan selama masa pandemi Covid-19 ini. Hal tersebut di sampaikan Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam release tertulisnya di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami Papua, Selasa (07/07/2020).

Dansatgas mengungkapkan pada pelaksanaan kegiatan Komsos ini Danton Kesehatan dan tim bergerak di tiga kegiatan yakni komunikasi kepada peternak, komunikasi dengan Petani Coklat dan Komunikasi dengan Bamuskam Arso tentang keamanan wilayah Arso. “Kami disini selalu berusaha menyempatkan silaturahmi, supaya tetap dekat antara kontak bathin TNI dengan Rakyat, serta komunikasi langsung tentang keamanan wilayah di Arso 6”, ungkap M. Syaban.

Selain itu, Dantonkes pun memberikan saran kepada Bapak Abdul Rohim (57 tahun) selaku petani coklat, Bapak Rusdi (47 tahun) selaku Bamuskam, Bapak Sudibyon (49 tahun) selaku peternak kambing pada bidang masing masing supaya tetap memelihara kebersihan dan jangan sungkan selalu berkomunikasi dengan kami Pihak TNI AD.

Sementara itu Ibu Nurwanti (48 tahun) warga dari Arso 6 mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak Satgas Yonif 713/Satya Tama dalam hal ini personil Pos Kout yang selalu menyempatkan datang walaupun hanya untuk berkomunikasi saja, semoga hubungan ini tetap terjalin dan kegiatan yang baik ini bisa di serah terimakan kepada satuan pengganti.

PERERAT HUBUNGAN PABINTAL SATGAS ANJANGSANA KE TOKOH MASYARAKAT SKOUW

PERERAT HUBUNGAN PABINTAL SATGAS ANJANGSANA KE TOKOH MASYARAKAT SKOUW

Untuk mempererat hubungan antara Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pos Kotis dengan masyarakat Perbatasan RI-PNG Skouw, personil Pos Kotis dibawah pimpinan Lettu Arm Jeckson Siallagan,S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST) bersama satu tim personil Pos Kotis melaksanakan anjangsana kepada tokoh masyarakat Skouw dalam hal ini bapak Jhon 60 tahun dan keluarga. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dansatgas Yonif 713/ST dalam release tertulisnya di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami Papua, Senin (06/07/2020).

Dansatgas mengatakan Pabintal saya bersama tim melaksanakan anjangsana untuk selalu menjalin hubungan baik dengan masyarakat dalam hal ini tokoh masyarakat yang ada di Skouw Perbatasan RI-PNG ini. Lanjutnya, kegiatan anjangsana seperti ini harus selalu dilakukan agar diantara Satgas dengan masyarakat selalu terjalin hubungan baik, selalu terjalin komunikasi yang baik, apalagi posisi Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST yang letaknya berbatasan langsung dengan negara tetangga PNG.

Saya selaku Dansatgas juga selalu memerintahkan prajurit saya di seluruh pos-pos untuk selaku membangun hubungan baik dengan semua lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan lain sebagainya. Sementara itu Bapak Jhon 60 tahun selaku tokoh masyarakat Skouw menyambut baik anjangsana yang dilakukan Personil Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pabintal dan timnya. Semoga dengan selalu kita melaksanakan anjangsana, silahturahmi maka kita akan senantiasa menjadi keluarga, ungkap Bapak Jhon.

SATGAS BANTU FASILITASI KARYAWAN PT. NINDYA KARYA YANG AKAN PULANG KAMPUNG

SATGAS BANTU FASILITASI KARYAWAN PT. NINDYA KARYA YANG AKAN PULANG KAMPUNG

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama mengantar para pekerja PT. Nindya Karya yang berada di Perbatasan RI-PNG Skouw ke Pelabuhan Jayapura yang akan pulang kampung dikarenakan habis kontrak kerja. Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam release tertulisnya di Skouw Papua, Sabtu (04/07/2020).

Dansatgas menerangkan para pekerja ini berangkat dari Perbatasan RI-PNG Skouw menuju pelabuhan Jayapura, tepat pada pukul 09.45 WIT mereka tiba dipelabuhan Jayapura yang nantinya berlayar pukul 14.00 WIT menuju pelabuhan Surabaya menggunakan Kapal KM Gunung Dempo. Lanjutnya, sebelumnya para pekerja ini melaksanakan pengecekan Lab uji Immunologi terlebih dahulu di Balai Laboraturium Kesehatan Daerah Papua.

Sertu Lalu Mazhab yang tertua pada saat pengantaran para pekerja mengatakan “Sebelum kami mengantarkan para pekerja ini, tak bosan-bosannya saya menghimbau kepada mereka tetap sesuaikan prosedur kesehatan yakni menggunakan masker dan tetap selalu safety, inilah wujud kedekatan antara Pekerja dengan TNI saling membantu dalam hal apapun”, ungkap Batih

Para pekerja yang berjumlah 110 orang ini dipulangkan menggunakan 4 Randis TNI milik Satgas Yonif 713/Satya Tama rencananya mereka kembali ke pulau Jawa. “Kita selaku pekerja yang di perbatasan bersyukur sekali atas respons dan bantuannya dari Satgas Yonif 713/Satya Tama yang telah mengantarkan kami menuju pelabuhan Jayapura”, ungkap Surya 41 tahun salah satu pekerja yang ikut dalam rombongan.

BENTUK TOLERANSI SATGAS BERSIHKAN GEREJA

BENTUK TOLERANSI SATGAS BERSIHKAN GEREJA

Sebagai bentuk Toleransi sesama umat beragama Serda Erekh Yohanes Beserta satu tim personil pos Skamto Satgas Yonif 713/ST melaksanakan kegiatan Kerja Bakthi pembersihan Gereja Kalvari Kampung Yowong Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua. Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam release tertulisnya di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami, Selasa (30/06/2020).

Dansatgas mengungkapkan kegiatan pembersihan gereja ini bukan yang pertama kali dilakukan, karena dalam setiap kesempatan saya selalu menekankan kepada personil saya untuk selalu membangun hubungan baik dengan masyarakat, salah satunya dengan mengadakan kerja bakti seperti saat ini. Lanjutnya, melalui kegiatan ini di harapkan jemaat akan nyaman dalam melaksanakan ibadahnya oleh karena gedung gerejanya sudah bersih.

Tidak hanya itu dengan kegiatan seperti ini juga akan semakin mendekatkan Satgas dengan masyarakat, sehingga hubungan kekeluargaan akan semakin erat. Bapak Pendeta Medan 60 tahun selaku gembala jemaat gereja Kalvari kampung Yowong mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pos Skamto yang dengan iklas bersama-sama dengan kami membersihkan Gereja ini. Semoga kebaikan bapak-bapak akan mendapatkan balasan dari Tuhan sebagai Kepala Gereja, ungkapnya.

TERIMAKASIH BAPAK TNI KAMI SEHAT UCAP WARGA KETIKA SATGAS BAGIKAN BUBUR KACANG HIJAU DAN TELUR REBUS

TERIMAKASIH BAPAK TNI KAMI SEHAT UCAP WARGA KETIKA SATGAS BAGIKAN BUBUR KACANG HIJAU DAN TELUR REBUS

Pos Kout KM 31 Satgas Yonif 713/Satya Tama mengajak kepada anak asli Papua yang berada di kampung Baburia Arso 8 Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom Provinsi Papua untuk memakan telur rebus dan minum bubur kacang ijo bersama, Jumat (26/06/2020).

Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam keterangannya di Pos Komando Taktis Satgas Yonif 713/ST Skouw. Letda Ckm Muh Syaban beserta rekan prajuritnya tim kesehatan pos Kout KM 31 dalam pelaksanaan kegiatan penambahan gizi mengajak para anak asli papua beserta pengasuhnya minum bubur kacang ijo dan makan telur rebus yang dibagikan Satgas. “Ini bukti wujud kepedulian kami Satgas Yonif 713/Satya Tama dalam pemberian gizi tambahan bagi para anak asli Papua yang berada di Kabupaten Keerom, dan ini pun kegiatan bukan hanya baru satu kali akan tetapi sudah berulang kali”, ungkap Dantonkes.

Para anak anak Kampung Baburia Arso 8 asli Papua tersebut sangat antusiasme selama melaksanakan kegiatan makan dan minum bersama. Dansatgas menyampaikan “Pemberian bubur kacang hijau dan telur rebus ini untuk meningkatkan penambahan gizi terhadap sistem kekebalan tubuh khususnya anak-anak dan juga orang dewasa”, tambahnya. Ibu Korwa selaku pendamping anak anak kampung Baburia mengucapkan banyak terimakasih kepada TNI Satgas Yonif 713/Satya Tama atas bentuk wujud kepeduliannya kepada anak anak yang berada di Kampung Baburia ini. “Besar harapan semoga para tentara yang sedang melaksanakan Satgas disini selalu dalam kesehatan dan keberhasilan” tutupnya.