WUJUDKAN KECINTAAN TERHADAP NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA LEWAT BELA NEGARA

WUJUDKAN KECINTAAN TERHADAP NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA LEWAT BELA NEGARA

Dimana bumi di pijak disitu langit di jungjung, kita hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia maka kita juga harus cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Itulah salah satu materi yang disampaikan oleh personel Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout pimpinan Letda Ckm Syaban dalam kegiatan Sosialisasi Bela Negara SMA 1 Keerom Swakarsa Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jumat (08/11/2019).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi Bela Negara ini Dra Rifani Maleke, M.Mpd (Kepala Sekolah SMAN 1 Keerom), Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Sertu Sandy (Bamontirad), Pratu Aji Bayu (Tenaga Pendidik Satgas Yonif 713/ST), Prada Muhamad (Takes Satgas Yonif 713/ST) dan 320 Siswa dan Siswi SMAN 1 Keerom.

Disamping memberikan materi bagaimana menimbulkan kecintaan kepada Negara Indonesia lewat Bela Negara, Personel Pos Kout juga memberikan materi tentang manfaat dan pengaruh Bela Negara bagi Pelajar. Syaban mengungkapkan bahwa adik-adik di SMAN 1 Keerom ini adalah sebagian dari banyaknya anak-anak sekolah yang ada di seluruh Negara Indonesia, adik-adik selaku generasi muda penerus Bangsa harus terlebih dahulu menanamkan rasa kecintaannya kepada Bangsa ini karena kalau kita sudah cinta maka kita pasti rasa memiliki sehingga ketika ada orang yang akan mengganggu kedaulatan bangsa ini maka kita akan bersama-sama untuk melawannya, melawannya tidak hanya dengan angkat senjata tetapi bisa dengan meningkatkan SDM masing-masing dengan giat belajar.

Dra. Rifani mengucapkan terimakasih kepada Pos Kout yang telah memberikan materi Bela Negara kepada anak didik kami. Mereka memang masih muda dan butuh semangat, butuh disiplin, butuh arahan sehingga mereka mengerti akan jati diri mereka masing-masing.

LATIHAN TEKNIK TEMPUR SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST DI DAERAH TUGAS

LATIHAN TEKNIK TEMPUR SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST DI DAERAH TUGAS

SKOUW – Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kotis melaksanakan Latihan Teknik Tempur di daerah penugasan dengan tujuan agar prajurit lebih mantap dalam pelaksanaan pertempuran, Skouw, Kamis (10/10//2019).

Menguasai taktik pertempuran di darat merupakan hal terpenting bagi para prajurit TNI terutama Angkatan Darat. Latihan demi latihan terus diberikan agar Prajurit lebih handal dan kuat dalam mempertahankan kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Melihat kondisi yang demikian, Personel Pos Kotis dengan dipimpin oleh Komandan Regu Serda Onisimus beserta 9 orang prajuritnya segera tanggap dan langsung melakukan segala manuvernya untuk keamanan NKRI, khususnya di wilayah perbatasan Republik Indonesia – Papua New Guenie.

Dilaksanakannya latihan ini bertujuan mengetahui dan mengulas kembali yang sudah dilaksanakan serta sejauh mana menyerap materi yang sudah diberikan secara parsil saat latihan Pratugas ataupun Uji Siap Tempur tingkat Kompi serta Gladi Posko.  Selain itu, dengan adanya latihan aplikasi materi taktik yang diskenariokan secara berurutan sesuai dengan keadaan umum dan keadaan khusus pada skenario latihan.

Menambahkan, Perwira Seksi Operasi 2 Yonif 713/Satya Tama Letnan Satu Inf Aji Satrio Utomo lulusan Akmil 2013 ini menyampaikan “Diharapkan prajurit prajurit saya mempunyai dan makin bermilitansi tentang pelaksanaan Operasi pada medan sebenarnya”, Ungkap Aji. Secara mengulas kembali dan mengingat kebelakang bahwa kebanyakan TNI AD merancang strategi secara bergerilya yang sudah tidak asing lagi serta cara menghilangkan jejak kedalam hutan dan kedalam kegelapan malam.

Perang Geriliya bisa disimpulkan serta diterjemaahkan dalam konsep untuk menghindari perang yang terbuka, menghilang ditengah lebatnya hutan dan gelap malam, menyerang musuh dengan cara tiba-tiba, cepat dan tepat. Sesuai dengan semboyan bahwa Prajurit Infanteri dijuluki sebagai Hantu Rimba dalam artian harus menguasai medan, situasi dan menghilangkan gerakan kecerobohan yang dapat mencelakakan diri pribadi ketika bertempur di hutan.

SATGAS BERIKAN PELATIHAN  SEPAKBOLA

SATGAS BERIKAN PELATIHAN SEPAKBOLA

Nafri – Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan pelatihan sepakbola bagi anak-anak berbagai usia di SSB Nafri bertempat di Lapangan Bola Kampung Nafri, Jum’at (27/09/2019).

Pelatihan ini dilaksanakan untuk membantu SSB Nafri dalam mengembangkan bakat anak-anak Perbatasan dalam bidang olahraga khususnya sepakbola. Sepakbola adalah salah satu kecabangan olahraga terpopuler di dunia dan bahkan rata-rata semua anak laki-laki menyukai olahraga ini termasuk anak-anak yang ada di Kampung Nafri. Namun olahraga tersebut juga memiliki resiko yang cukup tinggi terhadap cedera sehingga ketika bermain harus sangat berhati-hati dan tidak boleh bermain dengan kasar ataupun keras.

Danpos Nafri Letda Inf H.R.Sitorus mengungkapkan ”Saya salah satu penggemar sepakbola dari kecil sampai sekarang, saya senang bermain bola dan pemain idola saya adalah Cristiano Ronaldo, pasti adik adik juga mempunyai pemain idolah kan?”, Tanyanya kepada anak-anak SSB. Namun walaupun adik adik senang bermain bola faktor keamanan harus menjadi nomor satu jangan sampai adik adik cedera karena adik-adik masih mempunyai cita-cita yang harus digapai. Bermain bola boleh tapi faktor keamanan harus nomor satu,  semoga adik-adik bisa menjadi pemain terkenal dengan cara rajin berlatih dan disiplin.

Turut Hadir dalam latihan ini George Awi (Pelatih Sepakbola), Letda Inf H.R Sitorus (Danpos Nafri Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST), Serda Ismail Iha (Anggota Pos Nafri), Prada Sunaryo (Anggota Pos Nafri & Pelatih bola), Prada Syaidul, Prada Jeki Amal dan 42 orang peserta latihan SSB Nafri yaitu 18 orang peserta usia 7 – 12 tahun dan 24 orang peserta usia 12 – 18 tahun.

George Awi sebagai pelatih SSB sangat berterimakasih kepada bapak-bapak TNI karena profesinya sebagai pelatih cukup terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI, dan anak-anak juga bersemangat dalam berlatih karena ini pengalaman berharga bagi mereka bisa dilatih oleh bapak-bapak Tentara.

Harapannya ilmu yang diberikan bapak-bapak TNI bisa berguna bagi anak-anak SSB dan anak-anak bisa menjadi pemain sepakbola profesional baik ditingkat Nasional maupun Internasional. Sekali lagi mewakili anak-anak SSB ini saya mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak-bapak TNI atas pastisipasinya semoga bapak-bapak TNI sehat-sehat dan sukses dalam menjalankan tugas.

Kunjungan Danlat di Latihan Pratugas Yonif 713/ST

Kunjungan Danlat di Latihan Pratugas Yonif 713/ST

Dalam rangka melaksanakan peninjauan Komandan latihan pratugas meninjau ke Pos Komando Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST Sektor Utara yang bertempat di Desa Talumelito, Selasa (25/06/2019).

Pangdam XIII/Mdk yang langsung menjadi Danlat Latihan Pratugas ini melihat dan mengatahui maket ;atihan yang Kemudian Dansatagas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand., S.H. M.Tr.Han., M.I.Pol menjelaskan maket latihan tersebut kepada Danlat Latihan Pratugas serta melihat hasil kegiatan selama latihan 6 hari yang sudah dilaksanakan. Kunjungan inipun guna memantau langsung situasi dan perkembangan di wilayah pos Kotis dan pos Pitewi Satgas Yonif 713/ST.

Pangdam XIII/Mdk yang sekaligus menjadi Danlat Latihan Pratugas Satgas Yonif 713/ST  mengatakan, mengunjungi latihan pratugas ke Pos Komando Kotis  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST untuk memantau langsung kegiatan personil di tempat latihan tersebut sekaligus juga memberikan suntikan motivasi bagi anggota selama latihan pratugas ini guna tugas pokok yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 ini di wilayah perbatasan Indonesia – Papua New Guenie.

Hadir dalam kegiatan ini Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Tiopan Aritonang, didampingi Danrem 133/Nwb Kolonel Czi Arnold A P Ritiauw, Kabaglat Rindam XIII/Mdk Kolonel Inf Shofanudin SIP., Danbrigif 22/OM Kolonel Inf Veriyanto Napitupuluh, Dandim 1304/Gtlo Letkol Inf Allan Surya dan Dandeninteldam XIII/Mdk Letkol Inf Andi Herberth Amino Sinaga,

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Tangkap 4 Penyelundup Sabu Sabu di Perbatasan RI-PNG

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Tangkap 4 Penyelundup Sabu Sabu di Perbatasan RI-PNG

Upaya pencegahan peredaran barang terlarang dan ilegal terus digencarkan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 713/ST di wilayah perbatasan. Kali ini latihan Pratugas Satgas Pamtas Yonif 713/ST mengamankan 20 Gram Narkotika berjenis Sabu Sabu  saat menggelar sweeping di depan Pos Kotis, Desa Tumilito, Rabu (19/6/2019).

Saat itu personel Pos Kotis yang dipimpin oleh Letda Inf Trianjar memeriksa seorang pengendara Mobil berjenis Avanza yang bertujuan akan melintasi batas antara RI-Papua New Guenie.

Saat dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan tidak bisa menunjukan identitas lengkap serta ditambah dengan ngototnya sipelaku ingin melintasi perbatasan antara RI-PNG ini, kami selaku Petugas pengamanan perbatasan merasa curiga, anggota Satgas Pamtas langsung mengecek barang yang dibawa pelaku dan ditemukan narkotika jenis sabu sabu seberat 20 gram yang disisipkan di bungkus rokoknya dan di selipkan didompetnya.

Dantim waltis pun memerintahkan kepada 3 anggotanya “Saat itu Serda Adam dan Dua Anggotanya menghentikan sebuah kendaraan Avanza yang melaju dari arah RI atas nama Bapak Julius (26th) dan 3 orang keluarganya. Saat dilakukan pengecekan ditemukan 4 bungkus serbuk sabu sabu di dalam bungkus rokok yang dibawanya,” kata Dantimwaltis, dalam keterangan tertulisnya,

Sesuai dengan peraturan Undang-Undang bahwa membawa obatan obatan terlarang berjenis Narkoba atau Narkotika lainnya dilarang memiliki, menyimpan dan menyelundupkan barang terlarang ini, selain membahayakan keamanan juga membahayakan orang-orang di sekitar karena sudah terlarang dan dilarang oleh Agama.

Kapten Chk Rio Iskandar, SH. Selaku Pakum Satgas Yonif 713/ST memberitahukan “Saat ini, keempatnya diamankan di kepolisian setempat beserta barang bukti sudah diamankan ke  untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tandasnya

Danrindam XIII/Merdeka Membuka Latihan Pratugas Tahap Dua Satgas Yonif 713/ST

Danrindam XIII/Merdeka Membuka Latihan Pratugas Tahap Dua Satgas Yonif 713/ST

Komandan Rindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Aminton Manurung selaku Wadanlat mewakili Pangdam XIII/Mdk, membuka  pelaksanaan Briefing Penyelenggara dan Pelaku pada Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST tahun 2019 di Aula Mayonif 713 Dessa Tulladenggi Kecamatan Telagabiru, Senin (17/06/2019)

Kegiatan di awali dengan yel yel Prajurit Kodam XIII/Merdeka dilanjut dengan Briefing penyelenggara dan pelaku latihan,  pengecekkan tugas dan tanggung jawab komandan pos di masing-masing pos. Kegiatan Latihan tersebut diikuti 450 prajurit satgas yonif 713/ST.

Ada beberapa penekanan dari Wadanlat diantaranya, di daerah operasi tidak boleh menyepelekan situasi, jangan mengabaikan prosedur yang telah di tekankan oleh Dansatgas, jangan sekali-kali memanipulasi taktis di medan operasi, laksanakan operasi patok batas sesuai jadwal prosedur yang di berikan.

Dan tambahan kepada pelaku dan penyelenggara latihan pratugas tahap dua ini untuk dipedomani agar melaksanakan latihan pratugas dengan serius dan semangat serta disiplin tempur tinggi guna mewujudkan realisme latihan. Siapkan mental dan fisik dengan baik sehingga dapat melaksanakan latihan sampai dengan akhir pelaksanaan latihan dan saya berharap Batalyon 713/ST dapat menyamai atau melebihi prestasi yang telah di ukir oleh Batalyon PR 328 Kostrad di Papua.

“Jaga Nama Baik Satuan, Negara Dan Bangsa Indonesia, setiap permasalahan yang muncul supaya di adakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna kelancaran tugas operasi.” Tambahnya

Hadir dalam kegiatan ini Kolonel Inf Shofanudin SIP selaku Kabaglat Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Pitter selaku Waslat, Mayor kav Roy (Kasiops Korem 133/NWB) para Perwira penyelanggara dan Perwira Satgas Yonif 713/ST

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Terima Pembekalan Materi Dimalam Hari

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Terima Pembekalan Materi Dimalam Hari

Batalyon Infanteri 713/ST yang akan melaksanakan Satgas Pamtas ini terus menerus melaksanakan pembekalan materi sekalipun itu malam, kegiatan ini bertempat di Aula Mayonif 713/ST, Minggu (26/05/2019)

Sebanyak 450 Prajurit yang terlibat Satgas Pamtas RI – PNG Yonif 713/ST ini terus diberikan pembekalan materi, kali ini pembekalan materi yang berjudul Sermukim atau penyergapan pemukiman ,yang sebagai pembawa materi tersebut oleh Lettu Inf Hanif Purwanto.

Wadansatgas Yonif 713/ST Kapten Inf Simon Freddy Pasarribu menyampaikan kepada para prajurit satgas Yonif 713/ST “Gunakan dan sempatkan waktu luang ini untuk melaksanakan pembekalan materi yang tinggal beberapa hari lagi akan selesai serta tumbuhkan motivasi pada diri masing-masing dan ingat-ingat kembali setiap materi yang sudah diajarkan oleh pemberi materi.” ungkap Wadansatgas Yonif 713/ST

Pada pelaksanaan pembekalan materi malam, seluruh Prajurit satgas Yonif 713/ST sangat antusias didalam menerima pembekalan materi yang disampaikan oleh pemberi materi. 

Adapun salah satu penyampaian dari pemberi materi bahwa materi penyergapan pemukiman dijelaskan sejelas mungkin agar para Prajurit mudah untuk memahami sehingga dapat dilaksanakan di medan yang sebenarnya dari mulai waktu masuk, kondisi cuaca, serta pengunduran sesaat setelah penyerabuan selesai.

Yonif 713/ST gelar latihan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi

Yonif 713/ST gelar latihan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi

Bataliyon Infateri 713/ST menggelar upacara latihan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi yang di buka langsung oleh Danrem 133/NWB Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw, latihan Uji Siap Tempur yang melibatkan sekitar 402 orang personel Yonif 713/ST itu akan dilaksankan selama 4 hari kedepan sabtu (27/05/2019).

Latihan akan dilaksaanakan di daerah Tapa kompleks, Gorontalo dengan berbagai materi latihan yang merupakan lanjutan dari latihan sebelumnya yang telah terprogram sesuai program latihan standarisasi satuan tempur.

Danrem 133/Nwb menyampaikan, Batalyon Infanteri 713/ST merupakan satuan tempur dibawah Korem 133/Nwb yang senantiasa dituntut untuk selalu siap digerakkan dalam rangka kontijensi yang terjadi di seluruh wilayah NKRI. tandasnya “Guna mendukung keberhasilan tugas pokok tersebut, maka diperlukan kemampuan yang handal baik perorangan maupun satuan melalui latihan secara terprogram dan dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut,” tambah Danrem 133/Nwb

Pada tahapan latihan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi kali ini, para peserta akan melakukan latihan taktik militer Kompi Senapan dalam Operasi Lawan Insurjen.

Tujuan dilaksanakannya latihan ini untuk memperoleh data tingkat kesiapan tempur satuan pada Tingkat Kompi yang terukur sebagai hasil pembinaan latihan serta diperolehnya data kemampuan satuan dalam penyelenggaraan latihan pada tahap selanjutnya.

Sementara itu materi yang akan diujikan pada latihan kali ini meliputi Lawan Penghadangan jalan kaki, Patroli keamanan (Pencarian dan pembersihan), Pelingkaran (Serbu Sekat) dan Sermukim .

“Setiap Prajurit Yonif 713/ST dituntut untuk meningkatkan profesionalisme dan disiplin serta memiliki motivasi yang tinggi, sehingga mampu mengoptimalkan aplikasi doktrin, teknik dan taktik bertempur dengan persenjataan yang dimiliki, meningkatkan kualitas individu sesuai tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sesuai tantangan zaman yang dihadapi,” imbuh Kasrem133/Nwb Letkol Inf Sapto Irianto, S.I.P

Danrem 133/Nwb berharap, agar latihan ini dilaksanakan dengan riang gembira, senang hati dan penuh semangat namun tetap mengedepankan faktor keamanan sebagai salah satu syarat suksesnya suatu latihan sehingga pelaksanaannya berjalan aman, tertib dan lancar serta realistis sesuai tujuan dan sasaran latihan.

“Kepada para pendukung latihan, agar maksimal melaksanakan tugasnya baik pengawas, pelatih, Bulsi maupun pendukung lainnya dengan harapan tujuan tercapainya sasaran latihan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut, Kasrem 133/NWB Letkol Inf Sapto Irianto, S.I.P , Para Kasi Korem, Dan/Ka/Pa Satdisjan jajaran Korem 133/NWB.

Serunya latihan menembak executif

Serunya latihan menembak executif

Bataliyon Infanteri 713/ST menyelenggarakan kegiatan menembak executif senin (08/04/2019) dilapangan tembak Komando Kipan-B yonif 713/ST Dessa Tuladenggi Kecamatan Telagabiru Kabupaten Gorontalo

Direktur utama Bank Sulutgo Bapak Syahroni

Kegiatan menembak ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan antara Instansi militer dengan forkopimda wilayah Gorontalo guna memberikan ilmu dasar menembak kepada forkopimda supaya dapat memahami tehnik dan taktik dasar menembak senapan laras panjang (50M) dan pistol (10M).

Danrem 133/Nwb didampingi Dankipan-B dan Dantimpal Rem 133/Nwb
Kolonel Czi Arnold Dan H.Marten A. Taha

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kolonel Czi Arnold A P Ritiauw (Danrem 133/NWB), H. Marten A. Taha SE.M.Ec Dev (Walikota Gorontalo) , Letkol Inf Allan Surya Lesmana S.sos (Dandim 1304) , Mayor Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Danyonif 713/ST) , Mayor Inf Fathan Ali (Kapenrem) , Kapten Cpl Yasir Ismail (Dantimpal Rem 133/NWB), Lettu Inf Manuel Hengkengballa (Dankipan-B), Bapak Iskandar Moerad (Kadis Hub Gorontalo), Arifin Muhammad (Kakesbangpol kota Gorontalo), Bapak Syahroni (Direktur Utama Bank Sulugo), Letda Inf Armin (Pasi log Rem 133/Nwb).

Mengawali latihan menembak ini Dantim pal Kapten Cpl Yasir Ismail menyampaikan kepada forkopimda “Bahwa dalam latihan menembak ini diutamakan faktor keamanan Nabitepi (nafas bidik tekan picu) serta mengikuti petunjuk-petunjuk dari Pibak supaya dapat berjalan lancar aman tidak ada kendala apapun”.

Prajurit Yonif 713/ST pelajari Ilmu Jurnalistik

Prajurit Yonif 713/ST pelajari Ilmu Jurnalistik

Bataliyon Infanteri 713/ST mengirimkan tiga orang prajuritnya ke Gorontalo Post untuk bimbingan belajar jurnalistik.

Tiga orang prajurit itu diantaranya Serda Aris , Prada Agung , Prada Lavendra. Mereka di printahkan langsung Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H.M.Tr.Han., M.I.Pol secara lisan menyampaikan “Kalian bertiga pergi ke Gorontalo Post untuk melaksanakan bimbingan belajar jurnalistik” tandasnya.

Latihan ini sudah kali ke dua melaksanakan bimbingan belajar di Gorontalo Post guna mengetahui ilmu jurnalistik. Untuk yang pertama kali belajar ketika disaat akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan di wilayah RI-Malaysia tujuannya untuk mengetahui bagaimana caranya menulis berita atau reportase aktivitas kegiatan ketika di perbatasan wilayah RI-Malaysia itu seperti jurnalistik semestinya.

Dan kali ini tiga prajurit diutus untuk mengetahui tatacara bagaimana membuat berita seperti jurnalistik asli, tidak hanya dituntut jago perang jago beladiri mempunyai fisik prima mereka juga di latih untuk bagaimana mengabarkan berita seusai real atau fakta tanpa ada hoax atau rekayasa.

Poto : Jitro Paputungan (pemred GP) dan Dua orang Prajurit Yonif 713/ST

Sementara itu , pimpinan redaksi Gorontalo Post Jitro Paputungan menyambut baik prajurit TNI yang ingin belajar jurnalistik ke Gorontalo Post. “Tentunya kami bangga sebab dijadikan tempat untuk belajar jurnalistik bagi prajurit TNI . Siapa saja bisa belajar ilmu jurnalistik itu pada dasarnya adalah mengabarkan berita sesuai Fakta”. tandasnya.

Harapan Danyonif 713/ST para prajuritnya bisa dan mampu mengetahui ilmu tentang bagaimana cara membuat suatu berita ,  utamanya memang tidak lain agar bisa menulis berita ilmu jurnalistik supaya seperti para wartawan untuk mengabarkan aktivitas ketika melaksanakan pengamanan perbatasan wilayah RI-PNG (Papua New Guinea) di bulan Agustus yang akan datang kurang lebih 10 bulan ke depannya.

Dampaknya agar jaringan berita Bataliyon Infateri 713/ST bisa memberikan keadaan di  medan tugas kepada warga masyarakat Gorontalo dan sekitarnya sehingga bisa di tahu aktivitas apa saja yang dilakukan Yonif 713/ST tersebut.