Prajurit Yonif 713/ST meriahkan body contest Gorontalo

Prajurit Yonif 713/ST meriahkan body contest Gorontalo

Gorontalo – Bataliyon Infanteri 713/ST mengirimkan 2 orang prajuritnya guna mengikuti ajang lomba body Contest yang di selenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) khususnya bidang binaraga di Gedung Mimoza multimedia jalan Hj Agus salim sabtu (13/04/2019). Ada 4 kategori lomba yang diselenggarkan dalam ajang lomba tersebut, yaitu kategori super beginner, new muscle, midle muscle, dan kategori untuk TNI – POLRI.

Pratu Muh Nur Fitrah dan Prada Oswaldus
perwakilan peserta dari Yonif 713/ST ini  berhasil mendapatkan peringkat Ke – 3 di kategori Super Beginner dan meraih peringkat Ke – 5 di kategori Super Begginer kelas TNI-Polri  pada lomba ajang Body Contest tersebut.

Body Contest sendiri adalah olahraga unjuk kekekaran otot dan kebugaran tubuh sebagaimana olahraga binaraga. Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat menghimbau kepada para pemuda di wilayah Kota Gorontalo agar mengembangkan diri dibidang binaraga, selain membentuk tubuh yang bagus olahraga ini juga bisa membuat tubuh menjadi sehat dan tidak mudah terkena penyakit.

Dalam ajang lomba tersebut, 2 orang prajurit pilihan yang sudah ditunjuk diri dari Yonif 713/ST ikut serta berpartisipasi dalam lomba Body Contest tersebut. Selain jago perang, beberapa prajurit Yonif 713/ST harus multiguna atau bisa disegala hal apapun contohnya lomba kebugaran ini dan untuk mendapatkan hasil yang maximal harus melewati latihan yang tekun dan lebih dari biasanya.

Danyonif 713/ST mengungkapkan bahwa ajang body contest  tersebut sangat bagus untuk mengembangkan bibit binaraga yang ada di wilayah Kota Gorontalo, dan bagi prajurit TNI sendiripun, guna dapat menunjang kesehatan serta menjadikan prajurit yang kekar seperti contoh Bapak KASAD Jendral TNI Andika Perkasa , karena semakin kedepan TNI dihadapkan dengan tantangan tugas yang menuntut kebugaran tubuh dan kesehatan yang prima.

Selain menjadi seni membentuk body yang menyehatkan, kami pun sering berlatih senam WOD (WORK OUT DAY) tiap sebelum kegiatan dimulai guna menjaga kekebalan tubuh dan untuk menghindari dari over weight (berat badan lebih).

Lomba vollyball hiasi peleton di Kompi Alap alap Yonif 713/ST

Lomba vollyball hiasi peleton di Kompi Alap alap Yonif 713/ST

Kompi senapan Alap alap Yonif 713/ST melaksanakan pertandingan vollyball antar peleton kamis (11/04/2019) dilapangan volly asrama militer Kipan A, adapun peleton yang dilombakan mulai dari Koki bergabung dengan peleton bantuan , peleton penapan 1, peleton senapan 2, peleton senapan 3 . Pertandingan ini dilakukan dengan cara kompetisi penuh (saling berhadapan semua peleton).

Pertandingan malam volly ball kompi senapan A Yonif 713/ST

Saat ini Kompi Senapan Alap-alap Yonif 713/ST yang di bawah kendali komandan kompi Letda Inf Karries Prengki Simanjuntak, S.H dibantu oleh Sertu Mitra sebagai Bintara Pelatih sedang gencar-gencarnya memupuk jiwa korsa yang solid atau kebersamaan antar sesama anggota Kipan – A. Dengan harapan Danki Kipan A “Apapun tugas yang diberikan kepada kami harus dapat melaksanakan dengan baik jika kekompakan sudah terbentuk”. tandasnya

Selain itu dengan sendirinya para unsur dibawah (para Baton dan para Danru) bisa belajar mengkoordinir anggotanya untuk membentuk suatu kekuatan atau kemampuan yang maksimal yang dimiliki anggotanya untuk menjadi sang juara volly ball.

Sepeda santai bersama Pangdam XIII/Mdk di hari sabtu

Sepeda santai bersama Pangdam XIII/Mdk di hari sabtu

Taruna remaja – Pagi yang indah di hari sabtu mengayuh sepeda sembari menikmati udara yang menyejukan hati ini di hari sabtu (06.04.2019) , dalam rangka memperingati HUT lantamal VIII ke – 56, HUT yonmarhanlan VIII ke – 18 , HUT pomal ke- 73 .

Poto : Mayjen TNI Tiopan Aritonang , SIP bersama Dokter Rumkit Ban Gorontalo

Kegiatan bersepeda ini meningkatkan rasa profesionalisme ,solidaritas TNI, Polri dan Pemerintah Daerah guna menjaga keamanan dan kesuksesan pemilu legislatif dan Pilpres/Wapres yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019. Sebelum kegiatan dimulai Pangdam XIII/Mdk melaksanakan tensi terlebih dahulu guna mengecek ukuran darah dan menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan tersebut.

Bersepeda santaipun dilepas langsung oleh Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Tiopan Aritonang, SIP didampingi Kapolda Gorontalo, Danlantamal VIII/Mdo serta Danrem 133/Nwb mulai start pukul 06.30 WITA di lapangan Taruna remaja dan finish di Markas Angkatan Laut Jl.R Atje Slamet Kelurahan Leato selatan Kecamatan Dumbo raya, Kota Gorontalo pada pukul 07.20 WITA.

Acara ini di hadiri Laksamana TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, M.Mar., Stud (Danlantamal VIII/Mdo), Brigjen Pol Drs Rachmad Fudial MH (Kapolda Gorontalo), Kolonel Czi Arnold A.P Ritiauw (Danrem 133/Nwb), Kolonel Inf Aminton Manurung (Danrindam XIII/Mdk) Kolonel Inf Verianto Napitupuluh (Danbrigif 22/OM), Kolonel Inf Farouk Pakar ( Kapok Sahli Pangdam XIII/Mdk), Kolonel Inf Taufiq Zega (Asrendam XIII/Mdk), Kolonel Kav Abdul Haris (Aster Kasdam XIII/Mdk) beserta jajaran jajarannya.

Dilanjutkan dengan kegiatan hiburan sakabhari dan kolone senapan dari Yonmarhanlan VIII Bitung, senam zumba dan berpoto bersama .

Demonstrasi BDM youngmoodo , Prajurit yonif 713/ST berhasil memukau penonton

Demonstrasi BDM youngmoodo , Prajurit yonif 713/ST berhasil memukau penonton

Boalemo – Para prajurit Yonif 713/ST berhasil memukau penonton di TMMD imbangan Tahun 2019 diwilayah Kodim 1313/Pohuwato.

Bataliyon Infanteri 713/ST di bawah pimpinan Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mempunyai para prajurit yang siap mengawal dan benteng paling depan di wilayah Boalemo dan sekitarnya untuk meyakinkan bahwa rakyat Gorontalo tahu ada TNI-AD Yonif 713/ST yang siap menjaga , melindungi dari hal hal yang berbau kejahatan khususnya wilayah Gorontalo dan sekitarnya.

Poto : Prada Nanda Lesmana

Pada demonstrasi ini menampilkan gerakan gerakan dasar beladiri youngmoodo seperti son chigi (dasar pukulan) disertai balchagi (Tehnik tendangan), Nakbob (tehnik jatuhan) , Molly nakbob (lompat harimau) , RTG (Rangkaian Tehnik Gerak) 1-5, Faighter (perkelahian) serta di akhiri dengan Qeofa (pemecahan). Keseragaman pakaian dan kekompakan gerakan sesuai ketentuan maupun kerapihan serta semangat yang di tunjukan oleh para prajurit yonif 713/ST menjadi faktor utama dalam pelaksanaan ini.

Demonstrasi ini ditampilkan pada hari jumat (05.04.2019) di wilayah Boalemo dan turut disaksikan oleh Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Tiopan Aritonang beserta Ibu Tio Linda Sari Manurung (ketua persit KCK PD XIII/Mdk) , DanLantamal Laksamana TNI Gig Jonias Mozes Cipasulta, M.Mar.,Stud, Kolonel Inf Farouk Pakar , Kolonel Kav Abdul Haris beserta Ibu Aida Elfa Melyana (Ibu Aster), Letkol Inf Herbert Andi Amino Sinaga (Dandeniteldam XIII/Mdk), Kolonel Czi Arnold Ritiauw (Danrem 133/Nwb), Ibu Dessy Arnold (Ketua Persit KCK Koorcab Rem 133/NWB) beserta rombongan lainnya.

Poto : Pangdam XIII/Mdk beserta Ibu Tio Linda (Ketua Persit KCK PD XIII/Mdk)

Pangdam XIII/Mdk pun mengatakan kepada tim Youngmoodo Yonif 713/ST “Yang pertama terimakasih dari saya , tingkatkan kewaspadaan untuk melindungi masyarakat , musuh yang paling besar harus kita bisa atasi jelas ini” tandasnya.

Poto bersama Pangdam XIII/Mdk dan Ibu Ketua persit KCK PD XIII/Mdk

Demonstrasi ini pun di akhiri dengan yel yel bersama Pangdam XIII/Mdk serta Danyonif 713/ST dan Poto bersama ketua persit KCK PD XIII/Mdk serta Tim youngmoodo yonif 713/ST.

Ada latihan di pesisir  pantai sarden Balihutuo

Ada latihan di pesisir pantai sarden Balihutuo

Tim youngmoodo yonif 713/ST melaksanakan gladi di pesisir pantai sarden Balihutuo guna menghindari miss komunikasi antar sesama .

Dengan arahan sang pelatih di bawah kendali Praka Juanda. Para sebagian prajurit berlatih di pesisir pantai guna mengurangi dan menghindari akibat akibat sesuatu hal yang tidak diinginkan (cidera) . Demonstrasi ini di selenggarakan pada jumat pagi setelah upacara dimulai (05.04.2019) di lapangan sepakbola Boalemo untuk memeriahkan di upacara pembukaan TMMD imbangan tahun 2019 di wilayah Kodim 1313/pohuwato.

Dilakukan gladi seperti ini hal sangat penting menurut pelatih Juanda , “Guna mengingat kembali materi latihan untuk di tampilkan disaat demonstrasi esoknya supaya berjalan aman serta dapat memuaskan para penonton masyarakat setempat”. tandasnya.

Hal yang unik dalam demonstarasi ini diikuti dengan tiga orang ibu persit yonif 713/ST guna menunjukan bahwa tidak hanya bapak bapaknya yang jago beladiri akan tetapi ibu ibunya pun mampu untuk berlatih beladiri.

Tim volly yonif 713/st serbu Pohuwato

Tim volly yonif 713/st serbu Pohuwato

Ketenangan, konsentrasi,  skill dan power perlu dikuasai untuk ajang perlombaan volly ball.

Para prajurit Yonif 713/ST yang  komandoi di bawah pimpinan Danyonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinad, S.H. M.Tr.Han.,M.I.Pol ini mepunyai atlit atlit yang mempunyai jam terbang bisa di katakan pengalaman dalam bertanding  dari mulai pemain antar RT sampai pemain tingkat PON Nasional.

Hal yang menarik pertandingan ini di lakukan saat langit gelap dan lapangan terbuka beda seperti biasanya. Starting  Len up pemain tim vollyball Yonif 713/ST pun muncul diantaranya : Sertu Dadik, Pratu Syahril , Pratu Sutrisno (c), Prada Irfan dan dua orang pemain transfer dari Jasdam XIII/Merdeka . Cadangan : Serda Dio, Pratu Barly, Pratu Bubun, Pratu Riski Esa, Prada Rianto dan Prada Agus Official : Sertu Suchipto, Praka Riswandi dan Pratu Juarsil. Pertandingan ini masih berlanjut tinggal menghitung berapa kali partai pertandingan lagi untuk di ketahui siapa yang dapat gelar juaranya.

Poto : Tim Volly Ball Yonif 713/ST vs Chaerani

Turnamen ini di laksanakan di Kecamatan Marisa Desa Botubilatahu Kabupaten Pohuwato dalam rangka memperebutkan piala PANUA CUP 1 TA.2019. Tim volly Yonif 713/ST ini sudah melewatkan dua pertandingan yang di akhiri kemenangan. Untuk pertandingan pertama pada 26.03.2019 lawan Putra Balayo menang dengan skor 3-1. Dan untuk hari selasa malam 02.04.2019 menang telak melawan tuan rumah Chaerani skor 3-0.

Tidak hanya bertanding , pergi ke Pohuwato juga untuk menambah persaudaraan bersama masyarakat sekitarnya. Ini juga di sambut dengan rasa bangga dan senang dari ayahanda “Sungguh sangat bangga dan hormat kepada bapak bapak TNI AD yang berdinas di Yonif 713/ST bisa berkunjung ke tempat kami ini, dalam rangka mengingkuti pertandingan volly ball’. tandasnya

Pecinta Sepakbola

Pecinta Sepakbola

Telaga Biru – Satyatama – Skill, Tehnik, Fisik,Kecepatan dan Inprofisasi Pemain yang diutamakan dalam olahraga ini.

Personil Bataliyon Infanteri 713/Satya Tama tadi sore jam 16.00 melaksanakan oraum sepakbola di Lapangan sepakbola Mayonif 713/ST (02-04-2019).  Ini juga merupakan oraum kali pertama dilaksanakan . Karena oraum ini pemainnya dihadiri oleh para unsur dari mulai Danyonif, Wadanyonif , Para Pasi, Para Danki serta prajurit berpangkat bintara dan tamtama di Yonif 713/ST.

Meski sepakbola tidak memandang pangkat, akan tetapi sikap dan etika sebagai prajurit tidak hilang ketika peluit wasit dibunyikan “teeeeeeeet” , mereka pun sebelum melaksanakan sepakbola melakukan pemanasan terlebih dahulu seperti jogging kecil serta melemaskan otot otot lainnya guna menceggah dari cidera yang tidak diinginkan.

Poto : Mayor Inf Julius Jongen Matakena

Olahraga ini sangatlah menyenangkan ,keseruan yang dirasakan Mayor Inf Julius Jongen Matakena (Wadanyonif 713/ST) , Pasi Intel Yonif 713/ST (Lettu Inf Suyono) beserta para prajurit lainnya. Karena sepakbola ini mampu membakar lemak yang tertimbun dalam tubuh kita serta mampu mengurangi stress karena keceriaan dan kegembiraan tergambar terutama saat lari mengejar bola.

Poto : Letnan Satu Inf Suyono (Pasi Intel Yonif 713/ST)

Kegiatan oraum ini terjadwal di setiap Selasa, Kamis, Sabtu. Sepakbola induknya olahraga dari olahraga lainnya. Karena sepakbola ini perlu tekhnik dasar menendang bola. Menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar,kaki bagian punggung.

“Peluit berakhir sudah dengan mendengar kumandang Adzan , mengingatkan saya sewaktu semasa SD lalu, dengar Adzan baru selesai sambil senyum raut ceria” tandas Kopral Dua Hasan Kerley.

Mengejar calon istri di 50 meter

Mengejar calon istri di 50 meter

YONIF 713 – Menjadi seorang prajurit TNI memang terhitung sulit, tidak sedikit yang gugur dalam mengikuti seleksi calon prajurit hanya untuk menjadi seorang prajurit sejati. Namun tidak demikian, menjadi lelaki sejati dalam meminang sang pujaan hati.

Memang banyak hal unik yang akan dilalui oleh para prajurit ketika ingin meminang tambatan hati mereka, salah satunya adalah tradisi terbaru dari institusi itu sendiri. Seperti yang terjadi pada Lettu Inf Aji Satrio Utomo perwira seksi oprasional (PASI OPS) ketika ingin meminang sang pujaan hatinya

Tidak memandang pangkat dan jabatan, selama itu menjadi tradisi maka seorang prajurit harus mampu melewatinya, dan hal itu dibuktikan oleh seorang lulusan Akmil 2013 ini. Bayangkan saja, hanya ingin meminang sang kekasih ia harus mampu melewati tantangan yang di berikan oleh atasannya dengan berenang militer sepanjang 50 M.

Karena di institusi kami , setiap perintah harus di laksanakan sesegera mungkin tidak ada kata tawar-menawar. Dengan pakaian seragam ciri khas-nya loreng loreng, mengggunakan helm dan menggendong senjata SS1. Lettu Inf Aji Satrio Utomo dengan wibawanya, gagah berani mampu melewati tantangan itu. Terbukti, yang bertempat di kolam renang Pentadio Resort (26-03-2019) sepanjang 50M , dia lalui hanya dengan waktu 56 detik per 36 second. Dihadapan Danyonif 713/ST, Mayor Inf Dony Gredinand S.H,M.Tr.Han., M.I.Pol dirinya membuktikan bahwa syarat tersebut bukanlah halangan seorang prajurit sejati dalam meminang pujaan hatinya. Tetapi itu bagian dari motivasi dan sepirit bagi seorang prajurit. “Selamat ji, kamu telah berhasil melalui syarat tersebut. Maka dari itu saya ijinkan kamu untuk meminang pujaan hatimu” tandasnya. Dengan penuh rasa bangga.

poto: Mayor Inf Dony Gredinand S.H,M.Tr.Han., M.I. Pol

Nampak terlihat dari raut wajah seorang Lettu Inf Aji Satrio Utomo, ketika itu sampai di finish. Sebab, di finish sudah ada yang menjemputnya cinta sucinya tidak lain adalah calon istri tercinta yang di saksikan oleh beberapa rekan – rekan prajurit lainnya. (tama 10)