PASTIKAN PERBATASAN RI-PNG SKOUW AMAN PERSONIL POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PATROLI

PASTIKAN PERBATASAN RI-PNG SKOUW AMAN PERSONIL POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PATROLI

Untuk memastikan kondisi keamanan Perbatasan RI-PNG selalu dalam keadaan aman maka Personil Satgas Yonif 713/ST Pos Kotis yang terletak di Perbatasan Rl-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua melaksanakan Patroli Keamanan yang di pimpin oleh Sertu Lalu bersama satu regu personil Pos Kotis. Jumat (03/04/2020)

Wilayah Perbatasan RI-PNG yang memiliki letak yang strategis sangat ramai dikunjungan masyarakat pada saat-saat tertentu, namun saat ini situasinya berbeda keadaan sepi karena tidak adanya masyarakat yang berkunjung dikarenakan saat ini pemerintah fokus pada penyelesaian penyebaran virus covid-19 yang melarang masyarakat melakukan aktivitas diluar rumah melainkan harus melaksanakan aktivitas di dalam rumah.

Patroli Keamanan yang dilakukan personil Pos Kotis ini untuk memastikan Perbatasan RI-PNG Skouw aman meskipun kondisi tidak seramai hari-hari biasanya. Namun dalam hal ini Patroli ini harus tetap dilakukan mengingat kemungkinan ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi ini. Sasaran Patroli ini salah satunya adalah menyisir jalan-jalan tikus yang masih terdapat diperbatasan yang mana jalan ini terkadang dipergunakan oleh pelintas ilegal, sehingga Patroli semacam ini harus sering dilakukan walaupun terkadang belum mendapatkan hasil seperti saat ini.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand,S.H.,M.Tr.Han.,M.I.Pol mengungkapkan bahwa kami selaku
Satuan yang bertugas di Perbatasan RI-PNG  ini bertekad untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Perbatasan ini. Dan kami sadar bahwa kami tidak bisa bekerja sendiri untuk itu kami juga mengharapkan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah Perbatasan ini. Semoga wilayah Perbatasan RI-PNG Skouw ini senantiasa dalam kondisi yang aman sehingga kita setiap saat semua dapat beraktivitas dengan baik.

SINERGITAS PEMERINTAH KOTA JAYAPURA DAN SATGAS DALAM RANGKA PENYEGAHAN COVID-19 DI PERBATASAN RI-PNG SKOUW PAPUA

SINERGITAS PEMERINTAH KOTA JAYAPURA DAN SATGAS DALAM RANGKA PENYEGAHAN COVID-19 DI PERBATASAN RI-PNG SKOUW PAPUA

Penanganan Virus Covid-19 yang saat ini sudah menjadi musuh semua manusia memang membutuhkan kerja keras, membutuhkan kepedulian dari semua pihak karena kalau tidak demikian maka penyelesaian atau penyebaran virus ini akan sulit diatasi. Untuk itu dibutuhkan kerjasama dari semua elemen masyarakat seperti yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif 713/ST yang bekerjasama dengan pemerintah kota Jayapura dan stakeholder yang ada di wilayah Perbatasan melaksanakan penyemprotan cairan desinfektan di wilayah Perbatasan RI-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Kamis (02/04/2020).

Turut hadir dalam kegiatan ini Ir. H. Rustan Saru, MM (Wakil Walikota Jayapura), Yan Z Numberi (Kepala PLBN Skouw), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), Supriyanto, S.I.P (Kepala Distrik Muara Tami), Lettu Inf L. Meraudje (Danramil Muara Tami), Iptu Kasrun (Kasubpospol Skouw Batas), Lettu Arm Jeckson Siallagan, S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST), Mu’hin Ningkuela (Kasatpol PP Kota Jayapura), Haedar (Kabid BPBD Kota Jayapura). Dalam penyemprotan cairan desinfektan ini juga bekerjasama dengan BNPB Kota Jayapura dan disamping penyemprotan desinfektan ini juga dilaksanakan pengukuran suhu badan bagi semua yang hadir dan hasilnya semuanya normal tidak ada yang menunjukkan gejala Covid-19. Adapun tempat-tempat yang dilaksanakan penyemprotan meliputi Border Perbatasan RI-PNG dan sekitarnya, bangunan kantor PLBN Skouw bagian dalam dan luar, Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST dan Pasar Skouw.

Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM dalam kesempatan ini mengatakan bahwa “Penyemprotan ini sebagai bagian untuk mencegah penyebaran Virus Corona agar tidak menimpa masyarakat Perbatasan, terlebih Perbatasan RI-PNG ini menjadi salah satu Ikon Kota Jayapura, untuk itu dalam waktu dekat juga semua aktivitas di wilayah Perbatasan akan di tutup seperti toko-toko yang ada di Perbatasan, Bengkel dan lain sebagainya tujuannya adalah untuk menghindari penyebaran Virus Corona ini agar tidak menimpa masyarakat”.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam kesempatan ini mengatakan bahwa kami Satgas setiap saat siap membantu pemerintah dan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran wabah Virus Covid-19 ini, dengan harapan Virus ini tidak menimpah masyarakat Perbatasan, tidak menimpa kita semua, Satgas dan seluruh Stakeholder yang ada di wilayah Perbatasan, mari kita berdoa semoga Virus Covid-19 ini segera teratasi serta semua yang sudah terinfeksi segera sembuh.

KONTRIBUSI SATGAS DALAM PEMBANGUNAN RUMAH MASYARAKAT

KONTRIBUSI SATGAS DALAM PEMBANGUNAN RUMAH MASYARAKAT

Ditengah-tengah kesibukannya melaksanakan Tugas Pengamanan Perbatasan Personil Satgas Yonif 713/ST meluangkan waktunya untuk membantu pembangunan rumah masyarakat Kampung Mosso dalam hal ini Bapak Amos Rehwi yang tinggal di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Kamis (02/04/2020).

Membantu membangun rumah masyarakat ini dilaksanakan oleh satu tim personil Satgas Yonif 713/ST yang terdiri dari Pos Kotis dan Pos Muara Tami dibawa pimpinan Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST dan Letda Inf Suleman (Pasiter Satgas Yonif 713/ST). Yang mana personil yang terlibat ini memang ahli di bidang pertukangan dan dalam pelaksanaannya personil ini saling bahu membahu antara satu dengan yang lain.

Kegiatan ini sendiri terlaksana sebagai wujud kebersamaan atau kemanunggalan personil Satgas dengan masyarakat, karena Satgas menyadari bahwa keberadaannya dalam daerah penugasan selain untuk menjaga keamanan namun juga harus bisa melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sekitar, seperti yang dilaksanakan sekarang ini yakni membantu masyarakat dalam hal ini Bapak Amos Rehwi dalam membangun rumah idamannya.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan setiap orang pasti mendambakan untuk memiliki rumah terlebih ketika seseorang itu sudah berkeluarga. Rumah menjadi tempat berteduhnya keluarga, rumah menjadi tempat berkumpulnya keluarga, rumah menjadi tempat bertumbuhnya keluarga dan masih banyak fungsi lainnya, sehingga keberadaan rumah sangat di dambakan setiap orang.

RESPON CEPAT DARI TIM KESEHATAN POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST DALAM MENANGANI MASYARAKAT YANG SAKIT

RESPON CEPAT DARI TIM KESEHATAN POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST DALAM MENANGANI MASYARAKAT YANG SAKIT

Satgas Yonif 713/ST Pos Kotis memberikan pertolongan pertama dengan cepat kepada masyarakat yang pingsan atau hilang kesadaran ketika setelah selesai melaksanakan Sholat Ashar di Masjid Batas Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (01/04/2020).

Kejadian ini berawal dari laporan masyarakat bahwa ada seorang perempuan yang mengalami pingsan atau hilang kesadaran pada saat setelah selesai melaksanakan sholat Ashar di Masjid Batas Skouw yang kemudian diantar oleh temannya menuju Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST untuk meminta pertolongan kepada Tim Kesehatan. Mendengar informasi tersebut Tim Kesehatan Pos Kotis dengan dipimpin Serda Maulidi yang dibantu oleh Prada Bano segera bergerak cepat menuju ke depan Pos untuk melihat kondisi masyarakat yang mengalami pingsan tersebut, setelah dicek dan diperiksa oleh Tim Kesehatan ternyata masyarakat tersebut hanya mengalami pingsan karena kondisi badan yang kurang sehat atau karena kelelahan dalam beraktifitas, dan untuk memulihkan kesadarannya personil memberikan wangi-wangian ke penciumannya.

Adapun diketahui masyarakat yang mengalami pingsan tersebut yaitu Adek Naila (18 tahun) yang dibawa ke Pos Kotis oleh temannya bernama Adek Marwah (18 tahun), mereka berdua merupakan masyarakat yang tinggal di Skouw Distrik Muara Tami. Setelah mendapat pertolongan pertama kemudian Adek Naila akhirnya dapat sadar dan kemudian dapat segera kembali ke rumahnya. Dalam kesempatan tersebut Adek Marwah sebagai teman dari Naila sangat mengucapkan rasa terimakasih karena pertolongan dari Tim Kesehatan Pos Kotis “Saya ucapkan rasa terimakasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Kotis yang dengan cepat dan sigap segera memberikan pertolongan pertama kepada teman saya, atas pertolongan dari bapak-bapak TNI teman saya akhirnya dapat secepatnya siuman kembali dan saya berdoa semoga kebaikan bapak-bapak TNI ini dapat dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa”, ungkapnya.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan harapannya supaya masyarakat tetap bisa menjaga kondisi tubuhnya,karena yang bisa menilai diri kita sakit adalah diri kita sendiri kalau badan sudah terasa lelah silahkan beristirahat jangan di paksakan, seperti saudari Naila ini yang mengalami kelelahan setelah bekerja, kan yang repot juga keluarga dan diri sendiri. Untuk itu bekerja ya harus namun tetap bisa memperhatikan kesehatan masing-masing.

SYUKURAN KENAIKAN PANGKAT PERSONEL SATGAS YONIF 713/ST PERIODE 1 APRIL 2020 DI PENUGASAN

SYUKURAN KENAIKAN PANGKAT PERSONEL SATGAS YONIF 713/ST PERIODE 1 APRIL 2020 DI PENUGASAN

Kenaikan pangkat merupakan sebuah penghargaan dan kehormatan atas prestasi dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh para prajurit, dalam rangka melaksanakan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Momentum kenaikan pangkat ini sangatlah ditunggu-tunggu oleh sebagian para prajurit karena harus menunggu bertahun-tahun untuk dapat naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

Hal inilah yang dirasakan oleh personel Satgas Yonif 713/ST yang mendapat kesempatan untuk naik pangkat pada periode 1 April 2020 di daerah penugasan yang acara syukurannya dilaksanakan secara sederhana karena merebaknya Virus Covid-19 di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (01/04/2020).

Suka cita dirasakan oleh personel Satgas Yonif 713/ST yang tepat pada tanggal 1 April 2020 telah mendapat penghargaan dan kehormatan yaitu dengan sebuah kenaikan pangkat, kenaikan pangkat merupakan penghargaan dari negara kepada prajurit atas tugas dan pengabdiannya. Kali ini personel Satgas Yonif 713/ST yang berjumlah sebanyak 13 orang mendapat kesempatan untuk naik pangkat di daerah penugasan, adapun personel yang naik pangkat dari Lettu ke Kapten yaitu Kapten Inf Sulaiman, dari Letda ke Lettu yaitu Lettu Arm Jeckson Siallagan, S.Th, Lettu Inf K. P. Simanjuntak, S.H., Lettu Inf Hisnawan Sitorus, S.T.Han, Lettu Inf Prabowo Teguh Julianto, S.T.Han, Lettu Inf Megantara Prawira P, S.T.Han, dari Sertu ke Serka yaitu Serka Latif Hamsyah dan adapun personel yang naik pangkat dari pangkat Serda ke Sertu yaitu Sertu M. Aris Cholili, Sertu Handoko, Sertu Khairil, Sertu Ahmad Adin, Sertu Sarifudin, Sertu Moh. Jumadil Efendi.

Lettu Arm Jeckson Siallagan, S.Th (Pabintal Satgas) menyampaikan rasa bangganya karena tepat pada tanggal 1 April 2020 ini dapat menerima atau mengemban pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya yaitu dari Letnan dua ke Letnan Satu “Saya sangat merasa haru dan bahagia dalam acara syukuran kenaikan pangkat ini karena kenaikan pangkat kali ini yang ditunggu bertahun tahun akhirnya terlaksana juga terlebih kenaikan pangkat kali ini tepat pada saat melaksanakan penugasan di Papua, semoga dengan pangkat yang baru tentu akan dapat meningkatkan sikap dan perilaku yang lebih dewasa dalam mengemban tugas dan tanggungjawab sebagai prajurit TNI dikemudian hari sampai nanti purna menjadi prajurit TNI”, ungkapnya.

Komandan Satgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam keterangannya menyampaikan bahwa “Personel yang mendapat kesempatan untuk naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya ini merupakan sebuah penghargaan dan kehormatan dari bangsa dan negara atas prestasi dan dedikasinya karena telah melaksanakan tugas pengabdiannya kepada Negara Indonesia, untuk itu besar harapan saya kepada personel yang mendapat amanah untuk mengemban pangkat baru atau naik pangkat satu tingkat lebih tinggi ini tentunya dapat menunjukkan sikap lebih dewasa, lebih bertanggungjawab dalam segala hal terutama dalam mengemban tugas dan tanggungjawab sebagai prajurit tni dan lebih berguna bagi Bangsa dan Negara”, ungkapnya.

FASILITAS UMUM TIDAK KETINGGALAN MENJADI SASARAN PENYEMPROTAN SATGAS CEGAH COVID 19

FASILITAS UMUM TIDAK KETINGGALAN MENJADI SASARAN PENYEMPROTAN SATGAS CEGAH COVID 19

Setelah pos-pos Satgas Yonif 713/ST mendapatkan penyemprotan desinfektan Covid-19 maka Satgas berinisiatif kini giliran fasilitas umum yang menjadi sasaran penyemprotan desinfektan oleh personil Satgas. sasaran kali ini meliputi sekolah-sekolah, pemancingan umum dan fasilitas umum lainnya yang berada di wilayah pos jajaran yakni di Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, selasa (31/03/2020).

Virus Covid-19 atau yang disebut dengan Corona ini sangatlah cepat dan pesat penularannya, tidak hanya Negara Indonesia saja yang dilanda oleh virus ini namun termasuk beberapa Negara di dunia sehingga mengakibatkan kekhawatiran dari pemerintah Indonesia ataupun seluruh masyarakat Indonesia oleh pengaruh virus ini dan nyatanya sudah banyak memakan korban jiwa. Covid-19 pertama kali ditemukan di Kota Wuhan Cina pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa Negara termasuk Indonesia.

Corona virus adalah kumpulan virus yang dalam menginfeksi sistem pernapasan. pada banyak kasus virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (Pneumonia). Infeksi virus Covid-19 dapat menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan dan sakit kepala maupun gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas dan nyeri dada. Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus corona, yaitu demam (suhu tubuh di atas 38 derajat celcius), batuk dan sesak napas.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan bahwa penyemprotan desinfektan terhadap fasilitas umum ini kami lakukan bekerja sama dengan Puskesmas Koya Barat bersama dr. Putri Panggabean dan timnya besar harapan sekolah-sekolah dan fasilitas umum lainnya bersih dari virus Corona ini sehingga masyarakat nantinya akan bisa beraktivitas termasuk siswa-siswi yang akan bersekolah serta terhindar dari virus Covid-19.

CEGAH VIRUS CORONA COVID-19 SATGAS BERJIBAKU SEDIAKAN SARANA CUCI TANGAN

CEGAH VIRUS CORONA COVID-19 SATGAS BERJIBAKU SEDIAKAN SARANA CUCI TANGAN

Untuk mencegah penyebaran virus Corona Covid-19 pada personil  Satgas Yonif 713/ST yang tersebar di pos-pos maka Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk menyediakan tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun dan hand sanitizer di pos masing-masing, Senin (30/03/2020).

Tempat cuci tangan ini diperuntukkan bagi seluruh personil untuk mencegah penularan Covid-19 dimana selesai melaksanakan kegiatan setiap personil diwajibkan mencuci tangan menggunakan hand sanitizer guna mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus Corona Covid-19 yang sudah merebak dimana-mana dan sudah banyak menelan korban jiwa.

Dansatgas Letkol Inf Dony mengungkapkan bahwa “pembuatan tempat cuci tangan ini merupakan sebuah upaya yang kami lakukan dalam pencegahan virus Corona ini supaya tidak menimpa personil kami dan tentunya ini baru salah satu cara dan masih banyak cara dan metode lainnya yang harus dilakukan untuk menghindari penyebaran virus Covid-19 dan ini bukti dan keseriusan kami dalam mencegah penyebaran virus Corona Covid-19 ini. Harapannya usaha sudah kita kerjakan selebihnya kita hanya berharap dan berserah diri kepada Yang Kuasa”, tegasnya.

DITENGAH MEREBAKNYA COVID 19 SATGAS TETAP LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

DITENGAH MEREBAKNYA COVID 19 SATGAS TETAP LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

Ditengah merebaknya wabah Covid-19, jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama tetap laksanakan pemeriksaan di pos-pos yakni Pos Kout Km 31, Pos Skamto, Pos Koya Koso, Pos Pitewi dan Pos Ramil Tami Kota Jayapura Provinsi Papua. Hal ini disamping menjadi tugas Satgas untuk menciptakan keamanan dan ketertiban juga untuk membatasi peredaran barang-barang terlarang yang mungkin dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan merebaknya Covid-19 ini, Senin (30/03/2020).

Kegiatan ini juga untuk mengantisipasi dan memberikan himbauan kepada para pengendara supaya untuk beraktivitas di luar dikurangi dan selalu menjaga jarak untuk mengantisipasi virus tersebut dan harus ada kepedulian dari masyarakat, jika masyarakat tidak peduli maka dapat dibayangkan penyebaran virus ini akan semakin berkembang sehingga sulit diatasi dan membutuhkan waktu yang lama.

Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol menyampaikan Wabah virus Covid-19 ini semakin mengkhawatirkan kita, masyarakat harus tetap menjaga kesehatan, menjaga jarak, menjaga kebersihan dan banyak-banyak berdoa beribadah semakin mendekatkan diri kepada Yang Kuasa. “Pemerintah pun sudah menetapkan Lockdown atau beraktivitas di rumah dan jaga jarak, maka dari itu saya sampaikan penekanan kepada jajaran untuk menggelar pemeriksaan guna memberikan himbauan kepada masyarakat supaya dikurangi beraktivitas di luar. Ini memang realita yang harus kita hadapi secara bersama-sama dengan harapan penyakit atau virus ini akan cepat di atasi”, tegasnya.

SATGAS LAKSANAKAN PERAWATAN RANDIS UNTUK MENUNJANG PELAKSANAAN TUGAS

SATGAS LAKSANAKAN PERAWATAN RANDIS UNTUK MENUNJANG PELAKSANAAN TUGAS

Keberadaan kendaraan dalam pelaksanaan tugas menjadi salah satu pendukung keberhasilan tugas, untuk itu supaya menjaga kendaraan tetap baik maka perlu dilakukan perawatan dengan baik pula, seperti yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST saat ini yaitu dengan mengganti oli mesin beberapa kendaraan inventaris Satgas yang ada di Pos Kotis Skouw dan Pos Kout Km 31 Kota Jayapura Provinsi Papua, Minggu (29/03/2020).

Pergantian Oli Pos Kotis dilaksanakan oleh Prada Bima sebagai Tamudi Satgas Yonif 713/ST bersama satu tim personil Pos Kotis terhadap kendaraan dinas yang ada di Pos Kotis, sedangkan pergantian Oli Pos Kout dilaksanakan oleh Serda Faisal Bamontir Satgas Yonif 713/ST bersama satu tim personil Pos Kout terhadap kendaraan dinas yang ada di Pos Kout. Masih banyak orang yang bingung kapan waktu yang tepat untuk ganti oli kendaraan, ada yang berpendapat bahwa oli harus diganti saat kilometernya sudah menyentuh angka 5 ribu atau 10 ribu. Tak jarang juga orang mengatakan bahwa oli harus diganti setiap 6 bulan sekali.

Akan tetapi, banyak bengkel menyarankan untuk ganti oli setiap 5 ribu kilometer karena kondisi jalanan yang dianggap tidak normal, seperti kondisi kemacetan. Dalam kondisi macet, jarak tempuh mobil menjadi sangat kecil padahal mesin terus berputar yang tentunya mengurangi “umur” oli. Lalu bagaimana baiknya? Gunakan tanggal dan kilometer pada catatan servis sebagai patokan. Jika tanggal waktu servis sudah tercapai, meskipun kilometer belum 10 ribu, ada baiknya kita melakukan penggantian oli kendaraan/mobil.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan waktu penggantian oli tidak boleh dianggap sepele! Jika waktunya sudah tiba dan penggantiannya ditunda-tunda, kualitas oli semakin lama akan terus menurun, mesin mobilpun akan terpengaruh sehingga menjadi rusak. Untuk itu kami selaku Satgas selalu melaksanakan pergantian Oli kendaraan tepat waktu hal ini untuk menjaga agar kondisi mesin mobil selalu baik sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas.

BERIBADAH DITENGAH MEREBAKNYA COVID-19 MEMBUTUHKAN HIKMAT DAN HIKMAH

BERIBADAH DITENGAH MEREBAKNYA COVID-19 MEMBUTUHKAN HIKMAT DAN HIKMAH

Ditengah semakin meluasnya penyebaran virus Corona Covid-19 semua umat beragama dituntut untuk berhikmat dan hikmah dalam menjalankan ajaran agamanya. Segala sesuatu pasti demi kebaikan bersama, demikian halnya personil Kristen Satgas Yonif 713/ST Pos Kotis yang sampai saat ini masih berkesempatan untuk melaksanakan ibadah di Pospel GKI Oikumene Edom Skouw Perbatasan Rl-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dibawah pimpinan Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST), namun suatu ketika kebijakan berubah maka umat juga harus mengambil hikmah dari semuanya itu, Minggu (29/03/2020).

Dalam ibadah sengsara yang ke Vl ini pembacaan Alkitab terambil dari MATIUS 27 : 27-31 dengan TEMA YESUS DI LUDAHI Kesaksian Yesus terhadap ketidakadilan atas diri-Nya, terlihat aneh di mata setiap orang yang membaca dan mengikuti kisah pengadilan atas hidupNya. Penderitaan yang dialami oleh Yesus bukanlah tindakan yang disebabkan oleh kesalahan-Nya tetapi oleh karena perasaan benci dari para Imam-imam, Tua-tua, Para elite agama Yahudi. Matius jelaskan kepada pembaca bahwa, Dia diolok sampai di ludahi, tetapi Dia tetap diam.

Yesus diludahi, arti kata seseorang diludahi mukanya merupakan tindakan penghinaan, permusuhan, kemarahan yang sangat merendahkan seseorang. Yesus diludahi, penghinaan, tanda permusuhan dan, merendahkan yang luar biasa di terima-Nya. Dia diludahi para Prajurit Roma. Penghinaan yang sangat ekstrem, memang dalam Lukas 18:31-32 Ia akan di ludahi, dan kata-kata ini menggenapi Nubuat “Mukaku tidak Aku sembunyikan ketika direndahi dan diludahi (Yesaya 50:6)”, Yesus diludahi para tentara, tetapi Ia tidak berkata apa-apa karena Ia menanggung apa yang seharusnya kita terima, Yesus bisa membalas, tetapi Dia tidak melakukan-Nya karena mau menyelamatkan kita.

Pertanyaan bagi kita, sudahkah kita menghargai dan menghormati pengorbanan Yesus itu dengan kelakuan yang benar, tindakan yang benar, pelayanan yang benar? Jangan sampai semua yang kita kerjakan itu tidak sesuai dengan maksud dan kehendak Kristus, yang pada akhirnya tidak mendatangkan berkat dan selamat, lalu berubah menjadi olok-olok yang meludahi wajah Kristus. Pabintal Satgas Letda Arm Jeckson Siallagan, S.Th mengatakan penderitaan Yesus digenapi, Dia diserahkan kepada Bangsa-bangsa, disesah, di olok-olok Salib, di Makhotai duri, memegang tongkat lalu dihina-semua akan berakhir, semua dilakukan untuk keselamatan dunia. Untuk itu selaku umat Tuhan kita harus senantiasa bersyukur kepada Nya, tegasnya.