LETTU INF K. P. SIMAJUNTAK DANKI C YONIF 713/ST PIMPIN PEMERIKSAAN DI JALUR PERBATASAN RI-PNG PAPUA

LETTU INF K. P. SIMAJUNTAK DANKI C YONIF 713/ST PIMPIN PEMERIKSAAN DI JALUR PERBATASAN RI-PNG PAPUA

Menjabat sebagai seorang Danki tidaklah perkara gampang karena memiliki tanggung jawab yang besar, terlebih lagi ketika menjabat sebagai Danki di daerah penugasan. Adalah Lettu Inf K. P Simanjuntak seorang Danki pada jajaran Satgas Yonif 713/ST tepatnya menjabat sebagai Danki C yang terletak di Pos Ramil Tami Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua. Dengan tanggungjawab yang besar Simajuntak membuktikannya dalam setiap kegiatan dan kesempatan, seperti saat ini dengan terlibat langsung dalam kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Posnya Pos Muara Tami, Kamis (04/06/2020).

Walaupun saat ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 namun hal itu tidak menyurutkan semangat personil Satgas dalam menjalankan pemeriksaan ini namun dengan selalu memperhatikan prosedur kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah. Pemeriksaan ini sendiri di laksanakan tepat di depan Pos Ramil Tami yang merupakan jalur utama yang menghubungkan kota Jayapura dengan Perbatasan RI-PNG Skouw. Setiap kendaraan yang melintas baik itu kendaraan roda dua atau lebih tidak luput dari pemeriksaan, hal ini untuk meminimalisir atau bahkan menghentikan peredaran barang-barang terlarang, apakah itu Miras, Narkotika, Flora dan Fauna yang dilindungi dan lain sebagainya.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol menjelaskan bahwa wilayah Perbatasan RI-PNG merupakan suatu wilayah yang strategis dan banyak di kunjungi orang pada waktu normal, namun ketika sekarang ini pandemi covid 19 semua aktivitas orang yang mau ke perbatasan di batasi, hal ini tidak menjadikan kami untuk berhenti tidak bekerja, karena tidak menutup kemungkinan ada orang-orang yang memanfaatkan situasi ini dengan mengadakan transaksi ilegal baik itu transaksi Miras, Narkotika dan lain sebagainya.

“Namun kami bersyukur bahwa sampai saat ini dari sekian kalinya kami melaksanakan pemeriksaan kami tidak menemukan barang-barang terlarang dan lain sebagainya. Dari sini kami bisa menilai bahwa masyarakat sudah mulai sadar akan bahaya dari minum minuman keras, narkotika dan lain sebagainya. Harapan kami keadaan seperti ini akan terus demikian. Dan satu hal lagi bahwa ketika ada masyarakat mencoba membawa barang-barang terlarang makan jangan salahkan kami bila barang tersebut kami amankan”, tegas Dansatgas.

LETDA CKM M. SYABAN DANTONKES YONIF 713/ST DAN TIM BAGIKAN SEMBAKO

LETDA CKM M. SYABAN DANTONKES YONIF 713/ST DAN TIM BAGIKAN SEMBAKO

Danton Kesehatan Letda Ckm M. Syaban beserta satu regu membagikan paketan berupa sembako kepada masyarakat kurang mampu di masa Pandemi Covid-19 bertempat di Kampung Sanggaria Arso 1 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (04/06/2020).

Pembagian sembako ini bukti nyata betapa pedulinya TNI kepada Rakyat serta serangkaian program yang sudah di jalani yakni serbuan teritorial guna meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. “Kami Satgas Yonif 713/ST terus melakukan kegiatan dengan memegang teguh santi aji dimana dan apabila santi aji di pakai untuk kehidupan sehari-hari pasti akan aman selamat dalam bertugas

Disamping itu juga, semoga dengan pembagian sembako ini bisa meringankan beban ekonomi ditengah pandemi covid 19, maka dari itu mari sama sama kita berdoa supaya covid 19 ini cepat hilang khususnya di Negara tercinta ini Indonesia”, ungkap Dantonkes. Kegiatan bakti sosial pembagian sembako ini dilaksanakan supaya dapat terus menerus menjaga kedekatan antara TNI dan Rakyat serta memberikan pemahaman supaya selalu menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari baik mencuci tangan, menggunakan masker serta selalu menjaga jarak aman demi terputusnya rantai virus Covid-19 ini.

Diakhir Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan “Harus kita sadari sebagai anggota TNI tidak hanya fokus dalam pengamanan perbatasan selain itu juga saya tuntut kepada jajaran supaya lebih peka di sekitaran baik pos ataupun wilayah binaan, dimasa pandemi Covid-19 ini banyak sekali orang yang membutuhkan baik dari segi ekonomi maupun kesehatan”, tutup Dansatgas.

REPATRIASI WARGA NEGARA PNG TERDAMPAK COVID-19 DI INDONESIA MELALUI PLBN SKOUW PAPUA

REPATRIASI WARGA NEGARA PNG TERDAMPAK COVID-19 DI INDONESIA MELALUI PLBN SKOUW PAPUA

Satgas Yonif 713/ST Pos Kotis dibawah pimpinan Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST) bersama Letda Inf Suleman (Pasiter Satgas Yonif 713/ST) mendampingi pelaksanaan Repatriasi WN PNG dampak Covid 19 di Indonesia melalui PLBN Border RI-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua yang di wadahi oleh Konsulat RI-PNG, Rabu (03/06/2020).

Repatriasi warga negara PNG kembali ke negara PNG karena mereka telah selesai menjalani masa tahanan di Indonesia dan tertahan di Indonesia akibat dampak Covid-19. Hadir dalam kegiatan ini Abraham (Konsulat RI-PNG), Gatot Setiawan (Kepala Imigrasi Wilayah Jayapura),  Frece Sumolang (Kadivim Wilayah Papua), Ibu Suzi Wanggai (Kepala KBPKLN), Matilda (Kasi Keamanan PLBN Skouw), Iptu Kasrun (Kasubpospol Skouw), Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST) dan Letda Inf Suleman (Pasiter Satgas Yonif 713/ST)

Dengan menggunakan beberapa kendaraan rombongan warga negara PNG tiba di PLBN Skouw yang dilanjutkan melaksanakan pengecekan dokumen di Imigrasi dan Karantina Kesehatan PLBN Skouw, selanjutnya menuju Zona Netral untuk pindah transportasi menuju negaranya PNG. Adapun warga negara PNG yg melintas kembali ke Wilayah PNG keseluruhan sebanyak 30 orang (27 orang laki-laki dan 3 orang perempuan) dengan dokumen lengkap.

Warga Negara PNG yang dipulangkan ke PNG ini sebelumnya telah di tahan di lapas Abepura Jayapura dan telah selesai menjalani masa tahanan dengan pelanggaran yang beragam mulai dari pelintas batas ilegal dan penyeludupan ganja. Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam kesempatan ini mengatakan Repatriasi warga negara PNG ini dilakukan karena mereka sudah selesai menjalani masa hukuman di Indonesia dan pada saat ini dipulangkan lewat border RI-PNG Skouw ini.

Pemulangan warga negara PNG ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protap kesehatan dalam masa pandemi Covid-19 ini. “Kami selaku Satgas yang bertugas di Perbatasan RI-PNG ini selalu siap memberikan pendampingan dan pengamanan serta selalu mendukung setiap program kerja dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, seperti sekarang ini memberikan pendampingan kepada Konsulat RI-PNG dalam pemulangan warga negara PNG ke negaranya yang telah selesai menjalani masa tahanannya di Indonesia dalam hal ini di lapas Abepura Kota Jayapura”, ungkapnya.

MENJELANG NEW NORMAL SATGAS BERSAMA WARGA TETAP LAKSANAKAN PENGAWASAN COVID-19

MENJELANG NEW NORMAL SATGAS BERSAMA WARGA TETAP LAKSANAKAN PENGAWASAN COVID-19

Pos Ramil Tami yang di pimpin Lettu Inf K. P. Simanjuntak beserta 1 regu anggotanya terus berupaya melaksanakan kegiatan pencegahan serta memutus penularan covid 19 yang sudah mulai memasuki masa hidup New Normal bersama masyarakat setempat bertempat di Kampung Skouw Yambe Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (03/06/2020).

Dalam kegiatan tersebut Dankipur C dan para rekan prajuritnya tidak bosan bosan memberikan semangat kepada masyarakat yang sedang melaksanakan tugas dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 masuk ke Kampung Skouw Yambe kemudian setiap orang yang masuk ke wilayah tersebut diwajibkan melaksanakan cuci tangan serta Dankipur C pun menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan mendukung pemerintah dalam rangka memerangi Covid-19 di wilayah Jayapura.

“Apapun yang di keluarkan aturan dari pemerintah itu demi kebaikan bersama maka tetap harus menyesuaikan SOP nya yakni ada beberapa seperti hal setiap keluar rumah wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, rajin cuci tangan (terutama sebelum dan setelah selesai melaksanakan kegiatan), melaksanakan pola hidup yang sehat dan tetap melaksanakan karantina mandiri di kampung dengan kesadaran diri pribadi masing-masing”, tegas Dankipur C.

Selanjutnya Bapak Tinus Patipeme selaku kepala kampung menyampaikan rasa terima kasih warganya kepada anggota Pos Ramil Tami yang telah membantu kami dalam pelaksanaan tugas isolasi kampung kami ini sehingga sampai dengan saat ini terhindar dari Covid-19, semoga bapak TNI Satgas Yonif 713/ST semakin diberkati Tuhan Yang Maha Kuasa.

PASTIKAN PERBATASAN RI-PNG SKOUW AMAN PERSONIL POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PATROLI

PASTIKAN PERBATASAN RI-PNG SKOUW AMAN PERSONIL POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PATROLI

Selasa subuh personel dari Tim Regu Makotis dipimpin Danru tercakap Serda Adam melaksanakan Patroli Keamanan di sekitar Pos Kotis Perbatasan RI-PNG Skouw, untuk selalu memantau sekitaran Perbatasan Negara antara RI-PNG guna mencegah gangguan-gangguan dari kelompok yang tidak bertanggung jawab, Selasa (02/06/2020).

Segala upaya sudah di lakukan oleh Satgas Yonif 713/ST dan seluruh jajarannya baik Patroli, pemeriksaan dan lain sebagainya yang menyangkut dengan keamanan negara demi menciptakan situasi yang aman dan kondusifnya kondisi wilayah NKRI secara khusus di wilayah Perbatasan. Kegiatan patrolipun sudah menjadi makanan pokok untuk Satgas Yonif 713/ST karena dilaksanakan setiap hari baik di pagi,siang maupun di malam hari.

Sebelum pelaksanaan patroli dimulai Danru dalam hal ini Serda Adam mengambil pasukan untuk mengecek kesiapan anggota maupun materil yang di bawa perorangannya demi suksesnya pelaksanaan Patroli. “Demi mengamankannya wilayah perbatasan personil Satgas siap 1 x 24 jam. Dan seperti biasa  sebelum melaksanakan kegiatan supaya diberikan kelancaran dan keberhasilan regu Patroli mengawalinya dengan berdoa disamping harus selalu ikhlas untuk menjalankan tugas supaya dapat meyakinkan bahwa tidak ada yang dapat mengancam bagi kedaulatan NKRI” ungkap Serda Adam.

Tidak hanya pengamanan negara, patroli ini pun tujuannya supaya para prajurit selalu waspada tidak lengah dalam segala situasi apapun dan kondisi bagaimanapun. Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol selalu menegaskan kepada jajaran baik yang di Makotis maupun jajaran pos-pos “Siap-siap dan selalu siap tidak ada kelengahan untuk kita, tetap waspada, penugasan ini sifatnya Siaga 1, jika ada yang mengancam kedaulatan NKRI atau membahayakan prajurit terutama warga sekitar maka Satgas harus bertanggung jawab untuk menyelesaikannya, tentunya dengan aturan dan prosedur yang berlaku, dengan cara-cara yang baik, santun dan ramah”, tegas Dansatgas. Dony menambahkan bahwa patroli tersebut kami laksanakan guna antisipasi hal-hal yang tidak baik yang bersifat kejahatan terjadi di wilayah penugasan kami, hal ini juga sebagai bentuk pengamanan kepada warga atau masyarakat sekitar perbatasan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

SATGAS NOBAR PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN RI PADA HARI LAHIRNYA PANCASILA 1 JUNI 2020

SATGAS NOBAR PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN RI PADA HARI LAHIRNYA PANCASILA 1 JUNI 2020

Tanggal 1 Juni menjadi peristiwa penting bagi bangsa Indonesia, sebab pada tanggal tersebut Presiden Soekarno berpidato di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau ‘Dokuritsu Junbi Cosakai’ pada 1 Juni 1945, yang mana tanggal ini di tetapkan sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Dan saat ini tepat 1 Juni 2020 bangsa Indonesia kembali memperingati hari lahirnya Pancasila tersebut. Tidak ketinggalan dengan Satgas Yonif 713/ST dengan seluruh jajarannya yang saat ini melaksanakan tugas pengamanan Perbatasan RI-PNG sektor utara mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan bersama Pidato Kenegaraan bapak Joko Widodo Presiden Republik Indonesia, Senin (01/06/2020).

Presiden Soekarno sebagai bapak Proklamasi yang memperkenalkan konsep atau rumusan awal dasar negara Indonesia merdeka bernama Pancasila. Lima sila tersebut menjadi panutan setiap orang dalam bersikap dan bernegara. Arah perjalanan kehidupan masyarakat bahkan bisa mengacu ke lima sila hasil pemikiran para pendiri bangsa tersebut. Setelah melalui proses persidangan dan lobi-lobi akhirnya rumusan Pancasila hasil pemikiran Bung Karno berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang disahkan dan dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.

Adapun isi Pancasila yang sudah final dan disepakati bersama oleh tokoh-tokoh Nusantara dari Sabang sampai Merauke adalah sebagaimana yang diketahui publik Indonesia saat ini, yaitu: 1. Ketuhanan yang Maha Esa, 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia, 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan dan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Bahwa untuk pertama kalinya Pancasila sebagai dasar negara diperkenalkan oleh Ir Soekarno, Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945.” Lalu diterangkan pula bahwa pada 18 Agustus telah ditetapkan sebagai Hari Konstitusi berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 18 Tahun 2008, sehingga untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia perlu ditetapkan hari lahir Pancasila, maka itu ditetapkanlah 1 Juni.

Selanjutnya keputusan akhir dalam Keppres 24/2016; yakni (1) Menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila, (2) Tanggal 1 Juni merupakan hari libur nasional, serta (3) Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni. Sejak ditetapkannya harlanya, Presiden Jokowi pun kerap melaksanakan upacara dan menjadi Inspektur Upacara (Irup) Harla Pancasila di Gedung Pancasila di Kementerian Luar Negeri sejak 2017 lalu. Kepala Negara telah memutuskan 1 Juni sebagai libur nasional sejak 2016 saat memperingati Harla Pancasila di Bandung.

Namun saat pandemi Covid-19 Kepala Negara menjadi Irup di Istana Bogor. Upacara Harla Pancasila pun digelar secara virtual oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di kantor masing-masing pejabat negara. Dalam amanatnya pada hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2020 ini  Presiden mengatakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu saling membantu tanpa membeda bedakan suku, agama dan ras. Bangsa kita adalah bangsa pemenang. Situasi kita sebagai bangsa harus bekerja keras, terlebih dalam masa pandemi covid 19 ini, kita harus optimis, mampu menjawab segala peluang dan tidak boleh berhenti berkreasi di tengah pandemi covid 19 ini. Mari kita perkokoh persatuan, mari kita tunjukkan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang kuat. Mari kita saling bersatu,saling berbagi demi kemajuan negeri kita tercinta ini.

SATGAS LAKSANAKAN IBADAH HARI RAYA PENTAKOSTA DI PERBATASAN RI-PNG SKOUW DI TENGAH PANDEMI COVID-19

SATGAS LAKSANAKAN IBADAH HARI RAYA PENTAKOSTA DI PERBATASAN RI-PNG SKOUW DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Hari ini Minggu 31 Mei 2020 bagi umat Kristen dirayakan sebagai Hari Raya Pentakosta (Pencurahan Roh Kudus). Ibadah dilaksanakan dengan tetap memperhatikan anjuran dan prosedur dari pemerintah seperti dalam ibadah tetap menjaga jarak antara jemaat yang satu dengan jemaat lainnya, sebelum ibadah mencuci tangan dan tidak boleh berjabat tangan. Ibadah Pentakosta di Perbatasan ini dipimpin oleh Lettu Arm Jeckson Siallagan, S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST).

Dan pembacaan Alkitab hari ini terambil dari Yoel 2 : 28 – 32, dengan tema: “Ketika Roh Kudus Dicurahkan” Yoel 2:28-32 ini merupakan bagian yang dikutip oleh Rasul Petrus saat dia berkhotbah setelah peristiwa turunnya Roh Kudus ke atas murid-murid dan orang-orang percaya pada masa itu. Bagian ini dikutip oleh Petrus dengan maksud untuk membantah tuduhan orang banyak bahwa murid-murid sedang mabuk oleh anggur. Selain itu juga mau mengatakan bahwa apa yang terjadi pada diri Petrus dan teman-temannya merupakan penggenapan dari nubuat nabi Yoel.

Bahwa pada masa yang sudah Allah tentukan, Ia akan memperlengkapi orang-orang pilihannya dengan Roh Kudus sehingga mereka dapat menyampaikan Firman Allah kepada orang banyak dari berbagai bahasa. Ada beberapa hal yang mau disampaikan kepada kita ketika Roh Kudus dicurahkan yakni apa yang dinubuatkan oleh Nabi Yoel, juga apa yang dijanjikan oleh Yesus ketika Ia naik ke sorga, sudah digenapi, Roh Kudus yang telah dicurahkan itu memperlengkapi para murid, orang-orang percaya juga kita semua di masa kini dengan kekuasaan dari tempat tinggi.

Sudah tentu Kuasa yang dimaksudkan itu adalah Kuasa Allah yang dinamis, yang memampukan kita keluar dari ketakutan, kecemasan, keputus asaan, dari tekanan, dari penindasan dan menjadikan kita orang-orang yang kuat, berhikmat dan penuh sukacita dan selalu mau memberi hidup, tenaga dan waktu kita bagi Tuhan, dengan demikian, ketika Roh Kudus telah dicurahkan, maka murid-murid dan semua orang percaya termasuk kita yang hidup di saat ini, diutus untuk bersaksi tentang Yesus Kristus Sang Penyelamat dimana saja Tuhan menghadirkan kita, segala hal yang baik yang dapat kita peroleh dan nikmati di dunia ini, baik sebagai pribadi, keluarga, juga persekutuan.

Jangan sampai membuat kita melupakan Tuhan Allah yang telah Menganugerahkan semua itu kepada kita. Roh Kudus yang dicurahkan itu mau mengingatkan kita bahwa semua yang kita peroleh, miliki dan nikmati dalam hidup ini berasal dari Allah, Hari Tuhan itu pasti dan sudah semakin dekat. Tanda-tanda yang mendahului kehadiran hari Tuhan itu sudah terjadi di semua belahan bumi ini. Yang kesemuanya itu menuntut dari diri setiap pribadi harus ada “Pertobatan”. Orang percaya saja belum tentu selamat, apalagi orang berdosa yang tidak bertobat. Berusahalah menjalani hidup ini seperti yang Allah kehendaki, supaya ketika waktu-Nya tiba kita termasuk orang-orang yang dipanggil-Nya untuk menikati keselamatan itu dan bukan kedapatan sebagai orang-orang yang akan mengalami kebinasaan kekal. Amin

BERSAMA SATGAS YONIF 713/ST KELUARGA NANANG ZARKASIH BERBAGI REJEKI DENGAN ANAK-ANAK PONDOK PESANTREN HOLTEKAMP

BERSAMA SATGAS YONIF 713/ST KELUARGA NANANG ZARKASIH BERBAGI REJEKI DENGAN ANAK-ANAK PONDOK PESANTREN HOLTEKAMP

Memiliki kehidupan yang layak merupakan dambaan setiap orang namun tidak semua orang yang memiliki kehidupan yang layak mau berbagi dengan sesama padahal pada kenyataannya bahwa apa yang dimiliki itu didapatkan tidak hanya dengan kekuatan semata melainkan di dapatkan berkat pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa. Hal inilah yang dipraktekkan oleh sebuah keluarga di daerah Papua dengan di fasilitasi oleh Satgas Yonif 713/ST keluarga NZ mau berbagi sebagian dari rejekinya dengan anak-anak yang tinggal di pondok Pesantren Hidayatullah Holtekamp Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu (30/05/2020).

Apa yang kita miliki sekarang ini baik itu harta, kesehatan dan lain sebagainya merupakan pemberian dari Tuhan, ungkap keluarga ini. Menyadari hal itu bahwa semua rejeki yang dimiliki oleh keluarga NZ merupakan pemberian Tuhan maka sebagian dari rejeki itu mereka salurkan kepada orang yang membutuhkan dan Satgas Yonif 713/ST menjadi fasilisator untuk kegiatan tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak Pondok Pesantren untuk selalu bisa menjaga kebersihan diri apalagi dalam masa pandemi Covid-19 ini maka salah satu upaya yang diberikan keluarga N Z yang difasilitasi oleh Satgas adalah dengan memberikan peralatan mandi sebanyak 60 set yang terdiri dari sabun mandi, sampo dan sikat gigi yang diserahkan langsung oleh keluarga dan diterima langsung oleh Ketua Yayasan bapak Mugiharto.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. mengucapkan “Dalam kegiatan ini Satgas hanya sebagai penghubung dari kedua bela pihak dengan harapan kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dan berkesinambungan”, ungkapnya. Bapak Mugiharto selalu ketua Yayasan di Pondok pesantren Hidayatullah ini mengucapkan terimakasih kepada keluarga NZ yang telah mau berbagi dengan kami disini semoga menjadi berkah dan rejekinya semakin melimpah. Ucapan terimakasih juga kami ucapkan kepada Satgas Yonif 713/ST yang telah menjadi fasilisator yang mempertemukan keluarga N Z dengan kami disini.

SATGAS DAMPINGI 7 WNI KEMBALI DARI PNG KE INDONESIA YANG TERKENA PHK

SATGAS DAMPINGI 7 WNI KEMBALI DARI PNG KE INDONESIA YANG TERKENA PHK

7 Orang WNI kembali ke Tanah Air Indonesia dari Port Moresbey PNG yang sudah lama menunggu ijin pulang kampung karena terhambat dengan adanya Covid-19, Sabtu (30/05/2020).

Ketujuh orang WNI tersebut terkena pemutusan hubungan kerja di negara tetangga PNG dan tepat pada pukul 11.20 WIT, WNI tersebut tiba di kantor Kesehatan Skouw atau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dan langsung dilaksanakan penyemprotan Destinfektan baik kepada orangnya maupun barang yang dibawanya. Dalam hal ini Satgas Yonif 713/ST diwakili langsung oleh Pasiter Satgas Yonif 713/ST Letda Inf Suleman ikut mengecek dan memeriksa WNI tersebut.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan “Kami sebagai Pengaman Perbatasan Satuan Tugas Yonif 713/Satya Tama menekankan kepada pihak intansi terkait agar ketat dan welcome dalam pelaksanaan pengecekan protokol SOP Covid 19 walaupun itu warga kita lndonesia tetapi mereka pun harus mengikuti prosedur pemeriksaan secara bertahap dan berlapis dan alhamdulillah selama pengecekan Rapid Test ke 7 WNI itu hasilnya Negatif”, ungkap Dony.

Setelah pelaksanaan pengecekan Rapid Test WNI tersebut pun melaksanakan pengecekan paspor di kantor Imigrasi PLBN Skouw dan dilanjutkan pemeriksaan barang bawaan oleh Petugas Bea Cukai PLBN Skouw. Ibu Ema Dwiri sebagai Kepala Bagian Perbatasan Provinsi Papua menjelaskan kepada para pihak terkait bahwa Pelintasan ke 7 orang WNI atas izin pemerintah Provinsi Papua dan Ke 7 orang WNI akan kembali ke Kota Jayapura serta akan menginap di penginapan yang ada di Jayapura sambil menunggu penerbangan ke daerah masing-masing.

LEBARAN TELAH USAI SATGAS LANGSUNG TANCAP GAS PERGENCAR PEMERIKSAAN

LEBARAN TELAH USAI SATGAS LANGSUNG TANCAP GAS PERGENCAR PEMERIKSAAN

Lebaran telah usai jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama langsung tancap gas pergencar pemeriksaan guna mencegah kejahatan dan mengantisipasi penyelundupan barang illegal di wilayah Kota Jayapura yakni Pos Muara Tami, Pos Ramil Tami sedangkan di wilayah Kabupaten Keerom Pos Yetty, Pos Skamto dan Pos Kout KM 31 Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu (30/05/2020).

Pemeriksaan ini juga dilakukan bagi pengendara yang tidak memakai masker agar bisa mengikuti prosedur yang sudah ditentukan oleh Pemerintah di Jayapura maupun Keerom dalam masa-masa Pandemi Covid-19 ini.Dalam pemeriksaan ini para personelpun tidak sungkan-sungkan untuk menegur dan memerintahkan kembali apabila tidak mengikuti sesuai SOP Covid-19 namun dengan cara-cara yang ramah.

Pasi Intel Satgas Yonif 713/Satya Tama Letnan Satu Inf Suyono menegaskan bahwa jajarannya harus berusaha seketat mungkin disituasi saat ini dimana pandemi ini belum ada titik terangnya kapan akan berakhir. “Bicara yang sopan, tegas ramah dan beritahu apabila masih ada diketemukan masyarakat yang tidak mengikuti aturan pemerintah, kita sebagai Satuan Pengamanan Perbatasan RI-PNG harus bisa memberikan pemahaman bagi masyarakat, tugas kita kompleks untuk itu kita di tuntut serba bisa baik itu yang ditugaskan patroli maupun dalam pelaksanaan pemeriksaan di jalan ini dan tugas-tugas lainnya”, tegas Pasi Intel Satgas Yonif 713/Satya Tama.

Kenapa demikian hal itu dilakukan, sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona dan memutus rantai wabah virus ini. Sementara itu, Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol sebagai Dansatgas Yonif 713/SatyaTama menghimbau kepada jajaran prajurit yang melaksanakan pemeriksaan untuk memperhatikan SOP yang sudah di keluarkan oleh pemerintah dalam penanganan wabah virus covid 19 ini. “Jaga jarak, gunakan salaman tempel dibagian dada kiri paling atas, serta tegas dalam menghimbau kepada pengendara roda 2 maupun roda 4”, tuturnya. Selama pelaksanaan pemeriksaan tidak ditemukan ada hal-hal yang merugikan baik bagi prajurit terkhusus bagi masyarakat, semoga dengan adanya pemeriksaan dari Jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama bisa mengantisipasi dari hal hal kejahatan yang meresahkan masyarakat di Kota Jayapura maupun Kabupaten Keerom.