PENANGKAPAN PENGEDAR DAUN GANJA KERING

PENANGKAPAN PENGEDAR DAUN GANJA KERING

Perbatasan RI-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua memiliki daya tarik untuk di kunjungi orang, apakah itu untuk rekreasi, jalan-jalan bersama keluarga, kerabat, teman dan lain sebagainya. Namun hal ini banyak juga di salah gunakan orang dimana dalam kesempatan tertentu mengambil kesempatan untuk melakukan hal-hal yang tidak baik seperti melakukan peredaran miras, pelintas ilegal, jual beli narkotika dan lain sebagainya. Seperti yang terjadi saat ini dimana Satgas menangkap pengedar ganja kering, Selasa subuh (21/01/2020).

Anggota Pos Kotis Skouw yang dipimpin oleh Batih Kima Satgas Pamtas Pos Kotis Skouw Yonif 713/ST Sertu Lalu Mashap bersama satu tim personel Pos Kotis melakukan penangkapan terhadap warga masyarakat yang sedang membawa daun ganja kering, setelah di periksa dengan teliti masyarakat tersebut kedapatan membawa 10 bungkus daun ganja kering yang dibungkus dalam kantong plastik kecil dan telah siap jual dan siap pakai.

10 bungkus ganja kering di dapati dari masyarakat dengan inisial nama O J 26 tahun tempat tanggal lahir Sorong, 28 Juli 1994 pekerjaan mahasiswa FHI Uncen beralamat di  jalan Buper – Perumahan Pemda blok B Distrik Heram – Kota Jayapura Provinsi Papua dan saudara Y G Y G 28 Tahun tempat tanggal lahir Abepura, 4 April 1992 pekerjaan mahasiswa Fakultas Hukum Uncen beralamat di jalan sosial – kompleks Taruna, Sentani – Kabupaten Jayapura Provinsi Papua.

Dalam penangkapan ini juga melibatkan Polisi sektor Skouw Perbatasan yang dipimpin oleh Kapolsub Sektor Skouw Perbatasan Iptu Kasrun, S.H. Dan saat ini kedua pelaku dan beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Muara Tami guna proses hukum lebih lanjut.

Sertu Lalu Mashap mengungkapkan “Di subuh hari harusnya menjadi waktu yang baik untuk beristirahat namun kedua pelaku saudara-saudara kita ini menggunakannya untuk hal-hal yang tidak baik yaitu bertransaksi Narkotik. Hal ini tidak patut di contoh, untuk itu kami selaku personel pengamanan perbatasan yang bertugas di Skouw terus mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan transaksi barang-barang ilegal di Perbatasan. Mari kita bersama-sama menjaga wilayah perbatasan ini agar wilayah Perbatasan bebas dari peredaran barang-barang ilegal, miras, narkotika dan lain sebagainya”, tegasnya.

MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYANYA NARKOBA DAN MIRAS

MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYANYA NARKOBA DAN MIRAS

Perlu kita ketahui bahwa Narkoba dan Miras sangat berbahaya di dalam kehidupan, dimana penyebab kematian tersebar terjadi karena faktor tersebut. Pentingnya pencegahan terhadap pengaruh barang-barang tersebut perlu kita waspadai dengan meningkatkan kewaspadaan melalui pemeriksaan terhadap masyarakat.

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh kedua Pos Satgas Yonif 713/ST yaitu Pos Ramil Tami dan Pos Nafri yang melaksanakan kegiatan pemerisaan guna mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang terlarang, Minggu (19/01/2020).

Pemeriksaan ini dilaksanakan oleh kedua Pos yaitu Pos Ramil Tami dan Pos Nafri dengan tujuan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun penyelundupan barang-barang ilegal baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Barang-barang ilegal seperti halnya Narkoba maupun miras merupakan contoh baraang-barang yang sangat dilarang masuk di Indonesia karena pengaruh dari Narkoba maupun miras tentu dapat merusak masa depan bangsa.

Pos Ramil Tami dengan dipimpin oleh Kapten Inf Supriyanto., S.S.T.Han., S.I.P. bersama dengan 10 orang anggota dari Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan tepat di Jln. Skow Mabo Distrik Muara Tami dan berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa 23 botol Bir Bintang isi 330 ml (7 botol sudah terbuka),1 botol Wisky Drum isi 250 ml (Sudah Terbuka) dan 4 Ice Bir isi 330 ml dengan pemilik yaitu Andai Matuan umur 35 tahun beralamat di Eselon IV Kelurahan Dekai Kecamatan Dekai Kabupaten Yahukimo pekerjaan PNS dan Keven Ali umut 45 tahun beralamat di Wutung Village PNG.

Pos Nafri dengan dipimpin oleh Letda Inf H. R. Sitorus bersama dengan 15 orang anggota dari Pos Nafri melaksanakan pemeriksaan tepat di Kampung Nafri dan berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa 2 paket ganja kering dengan berat +/- 3 gram didapat dari masyarakat yang bernama Ewin Nangai umur 20 tahun beralamat di Senggi pekerjaan pengangguran dan 1 kaleng Bir Bintang 500 ml didapat dari masyarakat bernama Amsal Nak umur 25 tahun beralamat di Keerom pekerjaan petani.

Dari hasil pemeriksaan tersebut kemudian barang bukti diamankan di masing-masing Pos untuk kemudian akan dilaporkan kepada Komando Atas. Kapten Inf Supriyanto mengungkapkan “Kami selalu melaksanakan kegiatan pemeriksaan ini tidak lain yaitu untuk memastikan situasi di Perbatasan dalam keadaan aman, karena kami sadari di wilayah Perabatasan ini merupakan sangat rawan terhadap tindak kejahatan maupun penyelundupan barang-barang ilegal terlebih mudahnya masyarakat untuk mendapatkan miras ataupun narkoba yang membuat kami semakin gencar untuk melaksanakan pemeriksaan”, ungkapnya.

SATGAS YONIF 713/ST POS RAMIL TAMI AMANKAN BERBAGAI MACAM  MIRAS

SATGAS YONIF 713/ST POS RAMIL TAMI AMANKAN BERBAGAI MACAM MIRAS

Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST pimpinan Kapten Inf Supriyanto, S.S.Than., S.I.P bersama satu regu personel Pos Ramil Tami kembali melaksanakan pemeriksaan di Jln. Skow Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Senin (13/01/2020).

Dalam pemeriksaan kali ini personil berhasil mengamankan 20 kaleng bir Bintang isi 500 ml (10 sudah terbuka), 1 botol Vodka isi 250 ml, 6 kaleng SP isi 330 ml, 1 botol Robinson isi 650 ml, 21 botol SP isi 330 ml, 4 Ice Bir Isi 330 ml (1 sudah terbuka), 1 Buah Parang dan 2 Buah Noken Bintang Kejora.

Barang tersebut diamankan dari enam orang masyarakat dengan inisial nama W T umur 34 tahun pekerjaan PNS beralamat di Milinggame Kelurahan Milinggame Kecamatan Tiomneri, Y R umur 24 tahun pekerjaan Mahasiswa beralamat Jalan Batu No. 55, C umur 30 tahun pekerjaan petani beralamat di Padang Bulan, M Y umur 40 tahun pekerjaan Kepala Desa beralamat di Desa Tomagi Kecamatan Gubagi, R M umur 27 tahun pekerjaan swasta beralamat di Waena Perumnas 3 dan N G umjur 45 tahun pekerjaan wiraswata beralamat di Jl. Patimura Sentani.

Supriyanto sebagai Danki mengungkapkan “Pemeriksaan kali ini kami mendapatkan berbagai macam miras, dapat dibayangkan dengan banyaknya miras yang kami amankan saat ini apabila di konsumsi masyarakat akan menimbulkan hal yang tidak baik. Untuk itu kami sebagai Satgas selalu mengharapkan dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi miras. Ketika masyarakat membawa miras dan kami mendapatinya maka kami akan amankan”, tegasnya.

SUPRIYANTO DANKI C SATGAS YONIF 713/ST PIMPIN PEMERIKSAAN

SUPRIYANTO DANKI C SATGAS YONIF 713/ST PIMPIN PEMERIKSAAN

Di minggu kedua Januari 2020 Kapten Inf Supriyanto selaku Danki C Satgas Yonif 713/ST yang berkedudukan di Ramil Tami distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua memimpin langsung anggotanya untuk melaksanakan pemeriksaan yang bertempat di depan pos Ramil Tami bersama satu tim personel Pos Ramil Tami, Senin (13/01/2020).

Dalam pemeriksaan ini Kapten Inf Supriyanto bersama satu tim berhasil mendapatkan 1 Noken berlambang bintang kejora dan 1 botol Robinson isi setengah yang di dapatkan dari masyarakat dengan inisial Y Y umur 21 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan mahasiswa yang beralamat  di Jln. Pasar Lama Sentani dan saudara J umur 38 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan swasta alamat Arso Dok 8.

Supriyanto mengungkapkan jajaran kami setiap saat menyatakan perang dengan Miras dan segala sesuatu yang dapat merusak kedamaian dalam wilayah penugasan, itu semua kami lakukan tidak lain dan tidak bukan adalah hanya untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Ketika kedamaian itu ada maka setiap orang akan dapat beraktivitas dengan baik tanpa adanya rasa kekwatiran dan ketakutan.

TARIGAN SEORANG DANRU POS MOSSO PIMPIN PEMERIKSAAN

TARIGAN SEORANG DANRU POS MOSSO PIMPIN PEMERIKSAAN

Dengan nama lengkap Andre Kasby Tarigan berpangkat Sersan Dua adalah seorang Danru yang bertugas di Pos Mosso Satgas Yonif 713/Satya Tama bersama dengan satu regu personel Pos Mosso kembali melaksanakan pemeriksaan di jalur pertigaan Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu (11/01/2020).

Tarigan dan tim dalam pemeriksaan ini berhasil mengamankan 15 botol Bir Bintang,1 botol isi setengah Vodka dan 1 kaleng isi setengah Bir Bintang yang di dapat dari masyarakat dengan inisial M K umur 60 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan petani alamat Meagama dan saudara K E umur 37 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan wiraswasta alamat Meagama dan demi keamanan minuman tersebut di amankan di pos Mosso dan nantinya akan diserahkan ke Komando Atas.

Minuman keras dalam kenyataan di masyarakat ketika di konsumsi banyak menimbulkan kerugian baik itu bagi pengkonsumsinya maupun orang disekitarnya. Namun banyak orang yang tidak bertanggung jawab yang hanya memikirkan keuntungannya ketika mengedarkan miras ini yang menghalalkan berbagai cara yang penting mendapatkan keuntungan, hal ini yang harus diluruskan ditengah-tengah masyarakat supaya memiliki pemahaman dan memiliki tekad untuk menjauhi miras.

Andre Kasby Tarigan selesai pemeriksaan mengungkapkan kalau biasanya dalam pemeriksaan kami mendapati pemuda yang membawa minuman keras ini namun kali ini kami mendapati masyarakat yang sudah cukup berumur yang membawa miras ini, hal ini menunjukkan bahwa miras ini banyak yang mengkonsumsinya mulai dari anak-anak muda sampai orang tua sekalipun padahal mengkonsumsi miras tidak ada untungnya yang ada kerugiannya.

JALAN SKOW MABO DISTRIK MUARA TAMI MENJADI TITIK PEMERIKSAAN SATGAS

JALAN SKOW MABO DISTRIK MUARA TAMI MENJADI TITIK PEMERIKSAAN SATGAS

Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/Satya Tama pimpinan Kapten Inf Supriyanto bersama satu regu personel Pos Ramil Tami kembali melaksanakan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melewati jalan Skow Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Kamis (09/01/2020).

Dalam pemeriksaan ini tim berhasil mengamankan 6 botol bir bintang isi 330 ml dan 1 Botol Vodka isi 250 ml yang di dapat dari masyarakat dengan inisial T K 33 tahun pekerjaan Karyawan yang  beralamat di Kolgir 000/006 Bornit dan S W 33 tahun pekerjaan Guru yang beralamat di Jalan Sentani.

Kapten Inf Supriyanto mengatakan “Sudah sering kami melaksanakan pemeriksaan dan sering juga mendapatkan hasil, kebanyakan yang kami dapatkan para pelakunya adalah anak-anak muda, dari sini kita dapat menilai bahwa anak-anak muda saat ini kurang bimbingan apakah itu bimbingan dari orang tua, saudara atau dari kita semua, untuk itu diharapkan kita semua peduli terhadap anak-anak ini.

DUA DANKI SATGAS YONIF 713/ST PIMPIN LANGSUNG PEMERIKSAAN

DUA DANKI SATGAS YONIF 713/ST PIMPIN LANGSUNG PEMERIKSAAN

Danki C Satgas Yonif 713/ST Kapten Inf Supriyanto dan Danki A Satgas Yonif 713/ST Letda Inf K. P. Simajuntak memimpin langsung pemeriksaan yang dilakukan oleh personel Pos masing-masing yakni Pos Ramil Tami dan Pos Skamto, Senin (06/01/2020).

Kedua Danki ini tidak hanya memberikan perintah kepada anak buahnya untuk melaksanakan pemeriksaan setiap kendaraan yang melewati Pos masing-masing namun mereka terlibat langsung dalam kegiatan ini. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai Danki dan juga memberikan motivasi kepada prajurit agar prajurit lebih bersemangat lagi dalam melaksanakan pemeriksaan.

Supriyanto yang memimpin pemeriksaan bersama satu regu personel Pos Ramil Tami di jalan Distrik Muara Tami Skow Kota Jayapura Provinsi Papua dan berhasil mengamankan 24 Kaleng Bir Bintang Isi 320 ml yang dibawa oleh saudara dengan inisial Y R A 30 tahun alamat  Jln. Yos sudarso Mawokou Jaya.

Sedangkan Letda Inf K. PSimajuntak bersama satu regu personel Pos Skamto melaksanakan pemeriksaan di Jln. Trans Papua Kabupaten Keerom Provinsi Papua dan mendapatkan hasil 2 botol Whisky 700 ml, 2 Kaleng Bir Bintang 320 ml, 2 Kaleng Bir Bintang 500 ml, 1 botol Anggur Merah 650 ml, 1 botol Anggur Javan 650 ml yang dibawa oleh saudara dengan inisial G 42 tahun alamat Arso Kota, saudara W 17 tahun alamat Swakarsa Jln Cabe, R. B 17 tahun alamat Arso 7 dan saudara A 17 tahun alamat Arso 1.

Demi keamanan barang-barang Miras tersebut saat ini diamankan di Pos masing-masing dan akan diserahkan ke Komando Atas. Kapten Inf Supriyanto dan Letda Inf K.P Simajuntak mengatakan pemeriksaan ini kami lakukan kembali tujuannya adalah tidak untuk mempersulit masyarakat, tidak untuk memusuhi masyarakat, yang kami musuhi adalah miras, miras tidak akan menjadi masalah ketika orang dapat kontrol diri untuk mengkonsumsinya, ketika mengkonsumsi miras dan tidak dapat mengontrolnya maka yang terjadi adalah hal-hal yang tidak baik yang merugikan diri sendiri, kelompok, masyarakat dan untuk itu kembali kami mengajak masyarakat untuk menjauhi Miras.

KERJA KERAS SATGAS UNTUK MEMBERANTAS MIRAS

KERJA KERAS SATGAS UNTUK MEMBERANTAS MIRAS

Peredaran Miras tidak ada habisnya walaupun Satgas dan instansi lainnya sudah setiap saat melaksanakan pemeriksaan-pemeriksaan. Seperti yang dilaksanakan Pos Kout dan Pos Muara Tami, Minggu (05/01/2020).

Personel Pos Kout (KM 31) dibawah pimpinan Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST) melaksanakan pemeriksaan di Jln. Transit Km 31 Arso Kota Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua dan berhasil mengamankan Barang Bukti 2 Botol Anggur Merah 620 ml dan 1 Botol Robinson Whisky 650 ml yang di dapat dari saudara F T 18 tahun alamat Swakarsa dan saudara M M 19 tahun alamat Jayapura.

Pos Muara Tami dibawah pimpinan Serda Dedek Prayogi melaksanakan pemeriksaan  di Jln. Lintas Batas Muara Tami dan mendapatkan hasil 24 botol SP yang di dapatkan dari saudara J 34 tahun alamat Abepura. Untuk keamanan saat ini barang bukti di amankan di Pos Kout dan pos Muara Tami dan selanjutnya akan diserahkan ke Komando atas.

Serda Dedek Prayogi selesai pemeriksaan mengungkapkan keprihatinannya atas peredaran Miras yang tiada habisnya, kesadaran masyarakat kita masih jauh untuk menghindari yang namanya miras ini padahal sudah banyak kejadian yang tidak baik yang di timbulkan akibat mengkonsumsi miras ini seharusnya masyarakat bisa belajar dari kejadian-kejadian itu. Kami Satgas akan tetap konsisten melaksanakan tugas untuk menekan peredaran miras ini dan kami terus mengajak masyarakat supaya bisa menjauhi miras ini.

GEBRAKAN SATGAS YONIF 713/ST DI AWAL TAHUN TERHADAP MIRAS

GEBRAKAN SATGAS YONIF 713/ST DI AWAL TAHUN TERHADAP MIRAS

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST di minggu pertama bulan Januari 2020 ini kembali melakukan kegiatan penertiban dan pemeriksaan para pengendara mobil maupun motor di wilayah Pos masing-masing dan kembali mengamankan beberapa jenis miras, di dua Pos diantaranya Pos Nafri dan Pos Mosso, Sabtu (04/01/2020).

Pemeriksaan tersebut dipimpin oleh Wadanpos Nafri Serda Angga beserta satu regu anggota Pos Nafri dan Danru 2 Pos Mosso Serda Rahman beserta satu regu anggota Pos Mosso dan berhasil mengamankan beberapa miras jenis Bir sebanyak 17 botol dan 7 kaleng yang dibawa oleh saudara U W (35 tahun) dan saudara O R (55 tahun).

Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST Lettu Inf Suyono menjelaskan bahwa kami personel Satgas dengan gencar gencarnya akan terus melakukan pencegahan miras ini baik yang mau di konsumsi maupun diedarkan. Karena miras ini dapat menjadi pemicu timbulnya kondisi kesehatan yang buruk gara-gara kelebihan mengkonsumsi alkohol apalagi dikunsumsi sendiri saat membawa kendaraan yang bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Diakhir Pasi Intel menegaskan bahwa “Dalam pelaksanaan penertiban dan pemeriksaan ini kami lakukan sesuai prosedur dan hukum yang berlaku, kami mengajak masyarakat untuk ikuti Perda Gubernur yang sudah di tetapkan tentang larangan miras, jadi selama ini pelaksanaan pemeriksaan yang kami lakukan bukan sekedar ngarang ngarang”, ungkapnya.

SATGAS BERSIHKAN MIRAS DARI KAMPUNG YOWONG SAMPAI KAMPUNG PIKERE

SATGAS BERSIHKAN MIRAS DARI KAMPUNG YOWONG SAMPAI KAMPUNG PIKERE

Wilayah Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom sangat rentan dengan peredaran miras, Narkotika dan sejenisnya. Wilayah ini sebagian merupakan menjadi tanggungjawab Satgas Yonif 713/Satya Tama, sehingga di dalam penugasannya pos-pos jajaran Satgas Yonif 713/ST yang berada di wilayah tersebut harus bekerja keras untuk membersihkan dari peredaran miras, Narkotika dan sejenisnya seperti halnya pemeriksaan yang dilakukan oleh Pos Skamto dan Pos Pitewi, Minggu malam (29/12/2019).

Pos Skamto pimpinan Letda Inf K. P. Simanjuntak bersama dua regu personel melaksanakan pemeriksaan di Jln. Trans Papua Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil 15 kaleng Bir Bintang 320 ml,12 kaleng Bir Bintang 500 ml, 2 botol Robinson Whisky 650 ml, 2 kaleng Bir Angker 500 ml dan 1 botol Robinson Vodka 250 ml yang didapat dari saudara dengan inisial L M 39 Tahun, M 19 Tahun, E 23 Tahun, Y 28 Tahun dan O S 30 Tahun.

Sedangkan Pos Pitewi pimpinan Letda Inf Prabowo bersama satu regu personel Pos Pitewi melaksanakan pemeriksaan di Kampung Pikere Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil 5 botol Bir Bintang 330 ml dan 1 botol Whisky 350 ml yang di dapat dari masyarakat dengan inisial G 31 Tahun dan  H P 36 Tahun. Untuk barang bukti Miras tersebut telah diamankan di Pos masing-masing yaitu Pos Skamto dan Pos Pitewi untuk selanjutnya diserahkan ke Komando Atas.

Letda Inf Simajuntak dan Letda Inf Prabowo mengatakan menjelang pergantian Tahun yang tinggal menghitung hari lagi kami Satgas akan terus bekerja keras untuk membersihkan Miras ini karena disinyalir menjelang pergantian tahun peredaran miras ini cukup tinggi, jika dibiarkan maka tidak mungkin karena miras pergantian tahun bisa menimbulkan keributan, perkelahian karena banyak orang yang mengkonsumsi miras, banyak orang mabuk dan tidak bisa mengkontrol diri, untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat supaya mengjauhi namanya miras, Narkotika dan sejenisnya mari kita ciptakan Wilayah Keerom ini bersih dari barang-barang itu.