POS SKAMTO KEMBALI LAKSANAKAN KEGIATAN PENERTIBAN KEAMANAN

POS SKAMTO KEMBALI LAKSANAKAN KEGIATAN PENERTIBAN KEAMANAN

Pelaksanaan kegiatan penertiban keamanan kembali dilaksanakan, kali ini Pos Skamto Satgas Pamtas Yonif 713/ST dengan dipimpin oleh Sertu Ricco bersama dengan 8 orang personel dari Pos Skamto melaksanakan pemeriksaan bertempat di Jln. Trans Papua Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa (17/03/2020).

Penertiban kemanan ini sudah menjadi tugas pokok dari Satuan Pengamanan Perbatasan guna menciptakan situasi dan kondisi yang aman di wilayahnya, karena tidak menutup kemungkinan kegiatan penyalah gunaan terhadap barang-barang illegal masih banyak beredar dikalangan masyarakat seperti halnya minuman keras dan juga Narkotika. Tidak sia-sia dalam pemeriksaan kali ini, Tim Pemeriksa dari Pos Skamto dengan pimpinan Sertu Ricco berhasil mengamankan beberapa barang bukti minuman keras yang dibawa oleh pengendara ketika sedang melintas. Adapun inisial masyarakat yang membawa barang bukti minuman keras ini yaitu yang pertama F S umur 17 tahun pekerjaan Tukang Bangunan beralamat di Arso 2 dan yang kedua berinisial M X umur 48 tahun pekerjaan PNS beralamat di Abepura.

Barang bukti yang berhasil diamankan ini berupa 10 kaleng Bir Heineken 320 ml, 4 botol Bir Bintang 330 ml dan 1 botol Mension Hause 350 ml yang kemudian barang-barang ini diamanakan di Pos Skamto untuk dapat dilaporkan ke Komando Atas. Dalam pemeriksaan ini Sertu Ricco kembali menekankan kepada masyarakat yang membawa minuman keras bahwa Satgas tidak akan berkompromi terhadap segala jenis tindak kejahatan ataupun tindakan yang dilarang dan membahayakan bagi mayarakat “Kami Satgas sangat melarang masyakat untuk mengkonsumsi maupun memperjual belikan minuman keras dan Narkotika karena itu semua dapat merusak kesehatan dan masa depan bagi pemuda generasi penerus bangsa”, tegasnya.

Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan kegiatan ini merupakan rutin dilaksanakan oleh setiap Pos Satgas guna meminimalisir tindakan ataupun kejadian yang tidak diinginkan seperti halnya perkelahian dan juga kecelakaan lalu lintas di wilayah Satgas Yonif 713/ST karena sering kali kami dapati adanya perkelahian antar pemuda maupun kekerasan dalam rumah tangga selalu diawali oleh akibat mengkonsumsi minuman keras oleh sebab itu saya menghimbau masyarakat agar setidaknya mengurangi ataupun menghentikan mengkonsumsi minuman keras demi meciptakan situasi dan kondisi yang aman khususnya di Kabupaten Keerom.

CIPTAKAN RASA AMAN DAN KETERTIBAN MENJELANG PON 2020 PAPUA SATGAS YONIF 713/ST INTENSIF LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

CIPTAKAN RASA AMAN DAN KETERTIBAN MENJELANG PON 2020 PAPUA SATGAS YONIF 713/ST INTENSIF LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

Sebagai salah upaya mendukung pemerintah daerah Papua dalam mensukseskan penyelenggaraan PON 2020 maka Satgas Yonif 713/ST beserta seluruh jajarannya secara intensif melaksanakan pemeriksaan-pemeriksaan, hal ini bertujuan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban menjelang penyelenggaraan PON 2020 Papua, Senin (16/03/2020).

Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON 2020 terus berbenah diri dengan menyiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung terselenggaranya kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) nantinya. Namun ketersediaan fasilitas saja tidak cukup tetapi harus dibarengi dengan situasi yang kondusif,aman dan tertib. Karena ketika situasi kondusif maka kegiatan akan berjalan dengan baik berbeda jika situasi tidak kondusif, tidak aman dan tidak tertib maka dapat di bayangkan apa yang akan terjadi dengan pelaksanaan PON 2020 nantinya.

Untuk itu Satgas Yonif 713/ST turut berpartisipasi demi terselenggaranya kegiatan tersebut dengan setiap saat menggelar pemeriksaan-pemeriksaan setiap kendaraan yang lewat dari pos masing-masing jajaran dengan tujuan menemukan dan mengamankan barang-barang yang terlarang seperti miras, narkotika, sajam dan lain sebagainya.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan semua elemen masyarakat, pemerintah, swasta, TNI dan Polri serta masyarakat lainnya harus secara bersama-sama mensukseskan penyelenggaraan kegiatan PON nantinya. Karena kalau hanya pemerintah saja yang bekerja tanpa dibantu dukungan dari masyarakat dan elemen lainnya maka kemungkinan kegiatan ini tidak akan berhasil, namun ketika kita semua masyarakat saling bekerjasama, saling bahu-membahu maka usaha, harapan dan doa kita penyelenggaraan kegiatan PON 2020 nantinya di Tanah Papua akan berjalan dengan sukses, aman, tertib dan lancar.

SATGAS YONIF 713/ST GELAR  PENERTIBAN DI SABTU PAGI

SATGAS YONIF 713/ST GELAR PENERTIBAN DI SABTU PAGI

Dua Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama melakukan sikatan atau penertiban pemeriksaan di dua tempat berbeda yakni Pos Kout Km 31 bertempat di jalan Transit Km 31 Arso Kota Kabupaten Keerom yang di pimpin oleh Letda Ckm M. Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST) bersama satu regu Personil Pos Kout dan Pos Ramil Tami di Jalan Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua yang dipimpin oleh Kapten Inf Supriyanto (Danki C Satgas Yonif 713/ST), Sabtu pagi (14/03/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan tepat pada pukul 00.00 WIT s/d 03.00 WIT. Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol selaku Dansatgas Yonif 713/ST menyampaikan “Maraknya minuman keras yang dikonsumsi oleh oknum-oknum tertentu atau pengedaran miras dimalam hari, maka dari itu turut menjadi pantauan tersendiri bagi Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama untuk terus memantau lewat pemeriksaan di jam yang sudah di tentukan tersebut, untuk itu kami akan terus melaksanakan sikatan, penertiban dan pemeriksaan dengan harapan akan meminimalisir peredaran miras ini, tujuannya bukan untuk menakut-nakuti masyarakat namun tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib bagi masyarakat. Karena dari banyak kejadian keributan,perkelahian yang terjadi sebagian besar disebabkan akibat mengkonsumsi miras ini, untuk itu kami Satgas tidak bosan-bosannya menghimbau, mengajak semua kalangan masyarakat untuk menjauhinya”, ungkapnya.

Dalam pemeriksaan kali ini anggota Satgas Pamtas RI-PNG berhasil mendapatkan dan mengamankan 1 botol miras jenis Whisky, 3 botol Vodka, 2 botol Bir Bintang dan Tas Noken berlambangkan Bintang Kejora dan barang bukti tersebut saat ini diamankan di Pos masing-masing dan untuk dilaporkan serta diserahkan kepada ke Komando Atas yakni Kolakops Korem 172/Praja Wira Yakti.

SATGAS YONIF 713/ST STOP MIRAS DI WILAYAH PENUGASAN

SATGAS YONIF 713/ST STOP MIRAS DI WILAYAH PENUGASAN

Satgas Yonif 713/ST dalam penugasannya saat ini terus dan terus bekerja keras untuk memberantas peredaran dan penggunaan miras di wilayah penugasannya yang menjadi tanggung jawabnya. Seperti pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Pos Kout dengan kekuatan  satu regu personil Pos Kout (Km 31) dibawah pimpinan Letda Ckm M. Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST) di Jln. Transit Km 31 Arso Kota Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis subuh (12/03/2020).

Dalam pemeriksaan ini personil Pos Kout berhasil mendapatkan 1 botol miras Jenever 1000 ml yang didapat dari saudara dengan inisial I 15 tahun pekerjaan pelajar alamat Nabla yang menurut pengakuannya miras itu untuk dikonsumsi sendiri dan bukan untuk di perjual belikan, demi keamanan saat ini miras tersebut diamankan di Pos Kout untuk selanjutnya akan diserahkan ke Komando Atas. Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol mengungkapkan kami bertekad stop miras diwilayah penugasan kami, masyarakat jangan coba-coba dengan kami Satgas Yonif 713/ ST, ketika kami mendapati masyarakat membawa miras maka jangan salahkan kami jika miras itu kami amankan, kami menginginkan wilayah penugasan kami terbebas dari Miras dan itu upaya kami.

 “Tapi kami menyadari kalau kami bekerja sendiri kami tidak akan mampu karena itu dibutuhkan kerjasama dari semua pihak. Sudah banyak korban akibat mengkonsumsi miras ini, suami pukul istrinya, pukul anaknya, perkelahian dan lain sebagainya. Untuk itu kami terus menghimbau dan mengajak semua masyarakat untuk menjauhi namanya Miras ini. Saudara I yang masih berumur 15 tahun dalam penyesalannya berkata dan mengaku bahwa dia bersalah karena telah mengkonsumsi miras, dia berkata bahwa dia hanya ikut-ikutan saja atau karena terpengaruh dengan teman-temannya, saya merasa berdosa sekali”, tambahnya.

GEBRAKAN POS KOYA KOSO SATGAS YONIF 713/ST TUMPAS MIRAS

GEBRAKAN POS KOYA KOSO SATGAS YONIF 713/ST TUMPAS MIRAS

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Koya Koso dibawah pimpinan Serda Djulikra bersama satu regu personil Pos Koya Koso melaksanakan gebrakan dan gebrakan untuk membasmi peredaran miras di wilayahnya seperti yang mereka laksanakan saat ini dengan melaksanakan pemeriksaan setiap kendaraan yang melintas di depan Pos Koya Koso yang terletak di Jl. Trans Papua Kampung Kukup Koya Koso Distrik Abepura Provinsi Papua, Sabtu (07/03/2020).

Melaksanakan pemeriksaan sudah menjadi tugas Satgas namun hal itu tidak menjadikan setiap pemeriksaan yang dilaksanakan begitu-begitu saja tapi harus tetap dilaksanakan dengan iklas dan semangat dengan harapan akan selalu mendapatkan hasil, harus dengan gebrakan. Dan terbukti pemeriksaan yang dilaksanakan  dengan  keiklasan,semangat membuahkan hasil dimana Satgas mengamankan 2 botol Jenefer 1.000 ml, 1 botol Robinson 650 ml dan 1 botol Vodka 250 ml yang didapat dari masyarakat dengan inisial nama E umur 24 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Arso 2 dan pekerjaan swasta. Setelah diadakan pemeriksaan terhadap pemilik miras saudara E menyampaikan bahwa miras dibeli untuk dikonsumsi sendiri, tidak untuk diperjual belikan dan saat ini barang bukti di amankan di Pos Koya Koso dan selanjutnya akan di serahkan ke Komando Atas.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengajak masyarakat supaya tidak mengkonsumsi minuman keras, tidak mengkonsumsi minuman yang beralkohol apalagi pada saat berkendara karena selain membahayakan nyawa sendiri juga akan membahayakan nyawa orang lain. Saudara E pada kesempatan ini juga mengatakan bahwa dia tidak akan minum minuman keras lagi dan mereka berjanji kalau ketahuan minum, mabuk serta mengganggu  ketertiban maka mereka siap di tindak sesuai hukum yang berlaku.

SATGAS SERAHKAN BARANG BUKTI 5 BUNGKUS GANJA DAN 2 PELAKU KE BNN PROVINSI PAPUA

SATGAS SERAHKAN BARANG BUKTI 5 BUNGKUS GANJA DAN 2 PELAKU KE BNN PROVINSI PAPUA

Pemeriksaan yang secara terus menerus dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST beserta seluruh jajarannya selalu membuahkan hasil seperti yang dilakukan oleh Pos Mosso pada hari Rabu tanggal 4 Maret 2020 kemarin  dimana dalam pemeriksaan itu Personil Pos Mosso berhasil mendapatkan 5 bungkus Ganja dan hari ini barang bukti 5 bungkus Ganja beserta 2 orang pelaku diserahkan kepada BNN Provinsi Papua, Jumat (06/03/2020).

Hadir dalam kegiatan penyerahan ini Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST), Serda Andre Kasby Tarigan (Danru Pos Mosso Satgas Yonif 713/ST), Serda Agustian Rahman, Kopda Ahmad Musabil (Lidik BNN)  dan bapak Deni (Wastahti BNN). Selain penyerahan tersangka dan barang bukti hasil pemeriksaan Pos Mosso ini juga dilaksanakan penanda tanganan Berita Acara Penyerahan tersangka dan Barang bukti. Barang bukti yang diserahkan adalah 5 kantong plastik berisi Ganja kering, 1 unit SPM Honda Vario Nopol PA 2161 RG, 1 buah tas punggung, 1 HP Samsung, 1 buah STNK Honda Vario Nopol PA 2161 RG, 1 buah BPKB Motor Vario Nopo PA 2161 RG atas nama Ida Bagus Ketut dan Uang sebanyak Rp. 21.000,-.

Dengan Identitas pelaku pertama bernama Imanuel Logo Usia 21 tahun Alamat Tanah Hitam Kota Jayapura Pekerjaan Mahasiswa jenis kelamin laki-laki dan Indentitas pelaku kedua bernama Ansel Amwbel Usia 20 tahun  alamat Kaluru Obiak Komima Pekerjaan Mahasiswa jenis kelamin laki-laki. Diserahkan oleh Lettu Inf Suyono kepada Kopda Ahmad Musabil Lidik BNN Provinsi Jayapura dengan Saksi Bapak Deni dan Serda Andre Kasby Tarigan.

BEBERAPA BOTOL VODKA DAN LIMA BUNGKUS GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS DALAM PEMERIKSAAN

BEBERAPA BOTOL VODKA DAN LIMA BUNGKUS GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS DALAM PEMERIKSAAN

Satgas Yonif 713/ST dalam melaksanakan penugasan di Sektor Utara Perbatasan RI-PNG setiap saat selalu gencar melaksanakan pemeriksaan-pemeriksaan demi membatasi peredaran barang-barang terlarang seperti Narkotika, Miras dan lain sebagainya. Seperti yang dilakukan pada Rabu malam dan Kamis Subuh kali ini dimana seluruh pos Jajaran melaksanakan pemeriksaan secara berkelanjutan, Kamis (05/03/2020).

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan pada Rabu malam dan Kamis subuh ini Pos Mosso, Pos Ramil Tami dan Pos Skamto berhasil mendapatkan beberapa jenis miras dan beberapa bungkus Ganja kering. Pos Mosso dibawa pimpinan Danpos Letda Inf Chairul Fajrin bersama satu regu personil Pos Mosso melaksanakan pemeriksaan di jalan depan Pos Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dan berhasil mendapatkan 5 bungkus Plastik Ganja kering yang di dapat dari masyarakat dengan inisial nama I L umur 21 tahun pekerjaan Mahasiswa alamat Jl. Tanah Hitam, Kota Jayapura dan A M umur 20 tahun pekerjaan Mahasiswa alamat Jl. Kuluru Obiak Kumima.

Pos Ramil Tami dibawa pimpinan Danki C Kapten Inf Supriyanto bersama satu regu personil Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan di Jl. Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dan berhasil mengamankan Barang Bukti berupa 2 botol Vodka dan 1 kaleng bir Bintang yang didapat dari masyarakat dengan inisial nama L N umur 32 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan swasta alamat Kampung Mosso. Sedangkan Pos lainnya yaitu Pos Skamto melaksanakan pemeriksaan di Jl. Trans Papua Distrik Arso Barat Kota Jayapura Provinsi Papua dan dipimpin oleh Danki A Letda Inf K. P. Simajuntak bersama satu regu personil Pos Skamto dan berhasil mendapatkan 1 botol Robinson Whisky 650 ml, 1 botol Jenever 1000 ml dan 2 kaleng bir Bintang 500 ml yang didapat dari masyarakat dengan inisial nama Y M umur 32 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan Sopir alamat Distrik Web, saudara A umur 28 tahun pekerjaan Petani alamat Arso 8 dan saudara D umur 32 tahun pekerjaan PNS alamat Arso 8.

Barang bukti hasil pemeriksaan tersebut saat ini diamankan di pos masing-masing untuk selanjutnya akan diserahkan ke Komando Atas. Supriyanto berkata bagi kami Satgas Yonif 713/ST tidak akan memberikan ruang, “Kami tidak akan beri toleransi terhadap peredaran miras dan Narkotika ini, karena pengalaman menunjukkan bahwa banyak hal-hal yang tidak baik terjadi akibat mengkonsumsi miras dan Narkotika ini apakah itu keributan dalam rumah tangga, perkelahian dan lain sebagainya. Untuk itu kami tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada masyarakat untuk menjauhi miras, Narkotika dan sejenisnya”, tegasnya.

12 PLASTIK GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/ST

12 PLASTIK GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/ST

Sebanyak 12 kantong plastik ganja kering diamankan oleh Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pos Kout Km 31  ketika melaksanakan pemeriksaan di Jln. Transit Km 31 Arso Kota Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (04/03/2020).

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan personil Pos Kout ini berhasil mendapatkan 12 plastik kecil ganja kering yang di dapatkan dari saudara N usia 23 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Pir 1 pekerjaan pelajar dan 1 botol minuman campuran Alkohol dengan Niu Green Tea (320 ml) yang didapat dari saudara LT usia  26 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Jln. Kwimi Arso Kota Pekerjaan Mahasiswa.

Barang bukti ganja ini di dapatkan ketika personel Pos Kout dalam hal ini Wadan Satgas Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu, Pratu Syahril dan Prada Justang melaksanakan patroli dengan mengunakan randis Strada DC rute jalan sepanjang Arso 1 dan 2. Pada saat melaksanakan Patroli personel Pos Kout  ini menemukan tas berisi 12 paket ganja kering di jalan dekat jembatan rumah Onfo Afi Alm. Bapak Charles, setelah itu tas diamankan dan personel berjaga disekitar tas ditemukan, setelah 15 menit datang seorang laki-laki menggunakan sepeda motor Satria F mencari tas tersebut, setelah itu Tim  mengamankan laki-laki tersebut dan mendapat informasi bahwa yang bersangkutan mendapat barang tersebut dari kampung Amyu Arso Timur dan saat ini barang bukti Ganja dan pelaku telah diserahkan kepada BNN Provinsi Papua.

Simon dalam kesempatan ini mengajak masyarakat untuk tidak bermain-main dengan Narkotika dan Miras karena efeknya pasti tidak baik. Dan harapan kami masyarakat bisa menyadarinya dan menjauhinya. Ketika kami menemukan masyarakat yang membawa Miras dan Narkotika maka kami akan amankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

PENANGKAPAN PENGEDAR DAUN GANJA KERING

PENANGKAPAN PENGEDAR DAUN GANJA KERING

Perbatasan RI-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua memiliki daya tarik untuk di kunjungi orang, apakah itu untuk rekreasi, jalan-jalan bersama keluarga, kerabat, teman dan lain sebagainya. Namun hal ini banyak juga di salah gunakan orang dimana dalam kesempatan tertentu mengambil kesempatan untuk melakukan hal-hal yang tidak baik seperti melakukan peredaran miras, pelintas ilegal, jual beli narkotika dan lain sebagainya. Seperti yang terjadi saat ini dimana Satgas menangkap pengedar ganja kering, Selasa subuh (21/01/2020).

Anggota Pos Kotis Skouw yang dipimpin oleh Batih Kima Satgas Pamtas Pos Kotis Skouw Yonif 713/ST Sertu Lalu Mashap bersama satu tim personel Pos Kotis melakukan penangkapan terhadap warga masyarakat yang sedang membawa daun ganja kering, setelah di periksa dengan teliti masyarakat tersebut kedapatan membawa 10 bungkus daun ganja kering yang dibungkus dalam kantong plastik kecil dan telah siap jual dan siap pakai.

10 bungkus ganja kering di dapati dari masyarakat dengan inisial nama O J 26 tahun tempat tanggal lahir Sorong, 28 Juli 1994 pekerjaan mahasiswa FHI Uncen beralamat di  jalan Buper – Perumahan Pemda blok B Distrik Heram – Kota Jayapura Provinsi Papua dan saudara Y G Y G 28 Tahun tempat tanggal lahir Abepura, 4 April 1992 pekerjaan mahasiswa Fakultas Hukum Uncen beralamat di jalan sosial – kompleks Taruna, Sentani – Kabupaten Jayapura Provinsi Papua.

Dalam penangkapan ini juga melibatkan Polisi sektor Skouw Perbatasan yang dipimpin oleh Kapolsub Sektor Skouw Perbatasan Iptu Kasrun, S.H. Dan saat ini kedua pelaku dan beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Muara Tami guna proses hukum lebih lanjut.

Sertu Lalu Mashap mengungkapkan “Di subuh hari harusnya menjadi waktu yang baik untuk beristirahat namun kedua pelaku saudara-saudara kita ini menggunakannya untuk hal-hal yang tidak baik yaitu bertransaksi Narkotik. Hal ini tidak patut di contoh, untuk itu kami selaku personel pengamanan perbatasan yang bertugas di Skouw terus mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan transaksi barang-barang ilegal di Perbatasan. Mari kita bersama-sama menjaga wilayah perbatasan ini agar wilayah Perbatasan bebas dari peredaran barang-barang ilegal, miras, narkotika dan lain sebagainya”, tegasnya.

MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYANYA NARKOBA DAN MIRAS

MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYANYA NARKOBA DAN MIRAS

Perlu kita ketahui bahwa Narkoba dan Miras sangat berbahaya di dalam kehidupan, dimana penyebab kematian tersebar terjadi karena faktor tersebut. Pentingnya pencegahan terhadap pengaruh barang-barang tersebut perlu kita waspadai dengan meningkatkan kewaspadaan melalui pemeriksaan terhadap masyarakat.

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh kedua Pos Satgas Yonif 713/ST yaitu Pos Ramil Tami dan Pos Nafri yang melaksanakan kegiatan pemerisaan guna mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang terlarang, Minggu (19/01/2020).

Pemeriksaan ini dilaksanakan oleh kedua Pos yaitu Pos Ramil Tami dan Pos Nafri dengan tujuan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun penyelundupan barang-barang ilegal baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Barang-barang ilegal seperti halnya Narkoba maupun miras merupakan contoh baraang-barang yang sangat dilarang masuk di Indonesia karena pengaruh dari Narkoba maupun miras tentu dapat merusak masa depan bangsa.

Pos Ramil Tami dengan dipimpin oleh Kapten Inf Supriyanto., S.S.T.Han., S.I.P. bersama dengan 10 orang anggota dari Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan tepat di Jln. Skow Mabo Distrik Muara Tami dan berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa 23 botol Bir Bintang isi 330 ml (7 botol sudah terbuka),1 botol Wisky Drum isi 250 ml (Sudah Terbuka) dan 4 Ice Bir isi 330 ml dengan pemilik yaitu Andai Matuan umur 35 tahun beralamat di Eselon IV Kelurahan Dekai Kecamatan Dekai Kabupaten Yahukimo pekerjaan PNS dan Keven Ali umut 45 tahun beralamat di Wutung Village PNG.

Pos Nafri dengan dipimpin oleh Letda Inf H. R. Sitorus bersama dengan 15 orang anggota dari Pos Nafri melaksanakan pemeriksaan tepat di Kampung Nafri dan berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa 2 paket ganja kering dengan berat +/- 3 gram didapat dari masyarakat yang bernama Ewin Nangai umur 20 tahun beralamat di Senggi pekerjaan pengangguran dan 1 kaleng Bir Bintang 500 ml didapat dari masyarakat bernama Amsal Nak umur 25 tahun beralamat di Keerom pekerjaan petani.

Dari hasil pemeriksaan tersebut kemudian barang bukti diamankan di masing-masing Pos untuk kemudian akan dilaporkan kepada Komando Atas. Kapten Inf Supriyanto mengungkapkan “Kami selalu melaksanakan kegiatan pemeriksaan ini tidak lain yaitu untuk memastikan situasi di Perbatasan dalam keadaan aman, karena kami sadari di wilayah Perabatasan ini merupakan sangat rawan terhadap tindak kejahatan maupun penyelundupan barang-barang ilegal terlebih mudahnya masyarakat untuk mendapatkan miras ataupun narkoba yang membuat kami semakin gencar untuk melaksanakan pemeriksaan”, ungkapnya.