POS KOUT BERTEKAD STOP MIRAS DI WILAYAH KEEROM

POS KOUT BERTEKAD STOP MIRAS DI WILAYAH KEEROM

Pos Kout Satgas Yonif 713/ST pimpinan Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu dalam penugasannya saat ini terus dan terus bekerja keras untuk memberantas peredaran dan penggunaan miras di wilayah Kabupaten Keerom yang merupakan wilayah tanggung jawab mereka, Minggu (29/12/2019).

Seperti pemeriksaan yang dilaksanakan Pos ini Minggu, 29 Desember 2019 pukul 15.30 WIT dengan kekuatan dua regu personil Pos Kout (KM 31) pimpinan Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST) di Jln. Transit Km 31 Arso Kota Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua.

Dalam pemeriksaan ini personel Pos Kout berhasil mendapatkan miras 2 Botol Jenever 1.000 ml dan 1 Botol Robinson Whisky 650 ml yang didapat dari saudara dengan inisial L.S 49 Tahun pekerjaan swasta alamat Konawe dan saudara A.P 21 Tahun pekerjaan Mahasiswa alamat Jayapura dan saat ini miras tersebut diamankan di Pos Kout.

Syaban mengungkapkan kami bertekad stop peredaran miras di wilayah Kabupaten Keerom, masyarakat jangan coba-coba dengan kami Satgas Yonif 713/ST, ketika kami mendapati masyarakat membawa Miras maka jangan salahkan kami jika miras itu kami amankan.

MENJELANG TAHUN BARU SATGAS YONIF 713/ST NYATAKAN PERANG TERHADAP MIRAS DAN NARKOTIKA

MENJELANG TAHUN BARU SATGAS YONIF 713/ST NYATAKAN PERANG TERHADAP MIRAS DAN NARKOTIKA

Sabtu malam jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan pencegahan beredarnya minuman keras di 3 (Tiga) Pos sekaligus diantaranya Pos Kotis, Pos Yetti dan Pos Kout Km 31 serta berhasil mengamankan 15 kaleng Bir Bintang, 34 Botol berbagai jenis merk dan satu paket ukuran kecil ganja, tujuan pemeriksaan ini yaitu adalah untuk mengantisipasi tidak terjadinya laka lalin, keributan dan hal-hal lainnya yang bisa terjadi menjelang Tahun Baru 2020, Sabtu (28/12/2019).

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand. S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol juga terus menerus menekankan kepada jajaran untuk “Laksanakan kegiatan seperti yang di maksud secara rutin dan berkelanjutan hal ini bermaksud untuk melindungi masyarakat yang ada di Papua karena kami juga sayang sama masyarakat Papua, kegiatan ini kami lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak baik terjadi di masyarakat seperti terjadinya kecelakaan lalu lintas hanya karena minum minuman keras, perkelahian, keributan dalam rumah tangga maupun dalam masyarakat”, tegasnya.

Kegiatan pemeriksaan, pengamanan dan pencegahan beredarnya barang illegal tersebut diperuntukkan kepada pengguna jalan yang melintasi di depan pos-pos baik pengendara mobil maupun sepeda motor. Adapun personel yang di libatkanpun kurang lebih dua regu per Posnya, hal ini untuk menjaga supaya lebih aman dan dapat mengkaver dari tepi jauh maupun pada sasarannya.

Saat ini pemeriksaan-pemeriksaan akan dilaksanakan pada jam jam tertentu yang diperintahkan secara mendadak atau lisan dari Dansatgas maupun dari Perwira Seksi 1 Intelejen Satgas Yonif 713/Satya Tama. Lettu Inf Suyono yang menjabat sebagai Pasi Intel Satgas menyampaikan kegiatan ini kami lakukan hanya untuk memastikan situasi di Papua tetap kondusif jelang pergantian tahun baru,” katanya. Perwira berpangkat garis dua di pundaknya itu menambahkan, dalam kegiatan tersebut sejumlah pengguna jalan terjaring karena masih didapat membawa minuman beralkohol dan semua miras tersebut telah diamankan di pos Satgas yang ada untuk nantinya akan diserahkan ke Komando Atas untuk menerima perintah selanjutnya.

MENJELANG PERGANTIAN TAHUN SATGAS GELAR PEMERIKSAAN

MENJELANG PERGANTIAN TAHUN SATGAS GELAR PEMERIKSAAN

Sertu Mitra Bintara Pelatih Kompi tempur A Satgas Yonif 713/Satya Tama kembali pimpin pergerakan penertiban miras tepatnya di kampung Yowong depan Pos Skamto Komando Kompi A jalan Trans Papua Kabupaten Keerom, Jumat malam (27/12/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan guna menertibkan dan mencegah barang berjenis Alkohol yang dapat menyebabkan rusaknya generasi muda dan penyebab utama terjadinya perkelahian maupun kecelakaan lalu lintas. Menjelang tahun baru Dansatgas Yonif 713/Satya Tama, Letkol Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol menekankan kepada jajarannya “Agar di perketat kegiatan pencegahan dan pengamanan barang illegal berjenis miras ataupun barang lainnya menjelang pergantian tahun, diharapkan selama pelaksanaan malam tahun baru tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan seperti laka lalin, perkelahian dan lain sebagainya apalagi hanya gara-gara minuman beralkohol”, tegasnya.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di depan Pos Skamto, ditemukan kurang lebih 15 botol Miras dari berbagai merk. Selama pelaksanaan kurang lebih 1 jam setengah karena cuacapun sudah berubah menjadi hujan maka dari itu pelaksnaan kegiatan diberhentikan demi keamanan Prajurit Satgas Yonif 713/Satya Tama.

Pelaksanaan kegiatan pencegahan peredaran barang illegal ini dimulai pada pukul 20.30 WIT dan dihentikan pada pukul 22.00 WIT dengan alasan karena cuaca hujan deras maka personel kembali ke Pos. Dari hasil pemeriksaan tersebut kemudian diamanakan beberapa botol Miras di Pos Skamto untuk kemudian dapat dilaporkan ke komando atas dalam hal ini Pos Kotis.

CIPTAKAN RASA AMAN JELANG MALAM NATAL POS KALIASIN MELAKSANAKAN PATROLI

CIPTAKAN RASA AMAN JELANG MALAM NATAL POS KALIASIN MELAKSANAKAN PATROLI

Untuk menciptakan rasa aman menjelang malam Natal di masyarakat Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua Pos Kaliasin pimpinan Letda Inf Ida Bagus melaksanakan Patroli keamanan disekitar Kampung Kibay. Patroli kali ini di pimpin oleh Serda Rahel  bersama satu regu personel pos Kaliasin. Selasa  (24/12/2019).

Cuaca hari ini begitu cerah dan panas akan tetapi tidak menyurutkan semangat para personel untuk melaksanakan Patroli demi tercptanya rasa aman dan kondusif menjelang malam Natal. Tidak hanya dilaksanakan oleh Pos Kaliasin saja namun ada beberapa Pos jajaran Satgas Yonif 713/ST yang turut ikut melaksanakan Patroli yaitu Pos Kotis dan Pos Pitewi, hal ini demi terciptanya rasa keharmonisan dan kenyamanan di Natal tahun 2019 ini.

Patroli ini dilaksanakan untuk memastikan situasi aman terkendali menjelang malam Natal dan hari Natal dengan seluruh rangkaiannya. Tidak hanya disitu namun regu Patroli juga melaksanakan patroli di jalan-jalan pelolosan guna mencegah pelintas batas ilegal masuk ke wilayah NKRI.

Rahel sebagai Danru Patroli dalam ungkapannya mengatakan Patroli yang kami laksanakan ini sebagai bagian tugas kami untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat dalam rangka menyambut Natal apalagi mulai dari nanti malam umat Kristiani sudah melaksanakan ibadah di Gereja masing-masing termasuk personel Pos yang beragama Kristen nanti juga akan ikut beribadah bersama masyarakat.

“Kami berharap di Natal tahun 2019 ini yang kebetulan personel merayakannya ketika sedang melaksanakan Satgas Pengamanan Perbatasan di bumi Papua maka akan selalu tercipta kedamaian ketenangan dan kenyamanan khususnya untuk Satgas Yonif 713/Satya Tama agar selalu diberkati Tuhan Yang Maha Esa”, tambahnya

H-2 NATAL LIMA POS SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PEMERIKSAAN DAN MENDAPATKAN HASIL

H-2 NATAL LIMA POS SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PEMERIKSAAN DAN MENDAPATKAN HASIL

Sebanyak 98 botol Miras berjenis campuran dan 2 Jeregen Saguer diamankan jajaran Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama diantaranya Pos Koya Koso, Pos Ramil Tami, Pos Muara Tami, Pos Skamto dan Pos Kout Km 31 dalam tempo waktu 4 jam dipelaksanaan penertiban keamanan pengendara mobil maupun Sepeda Motor, Minggu Sore (22/12/2019).

Menjelang Natal dan pergantian tahun jajaran Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama lagi lagi ‎mengamankan peredaran minuman keras (Miras) di Wilayah Papua. “Kami mengerahkan kurang lebih satu regu personel per Posnya dalam kegiatan operasi miras yang kemarin sudah saya tegaskan sebelumnya, bahwa apabila Jam J dan perintah siap gerak bagi prajurit dalam keadaan didadak dan kapanpun akan selalu siap jika memang sudah turun perintah”, ungkap Dansatgas Letkol Inf Dony.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu agar di wilayah Perbatasan aman, nyaman dan kondusif, sebab Miras ini tidak hanya berdampak kepada perorangan namun juga dapat berdampak negatif dalam kehidupan sosial, keamanan, dan menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru.

Selama pelaksaan kegiatan Pemeriksaan berlangsung cukup riskan dan beresiko seperti yang terjadi pada pemeriksaan kali ini, dimana ada seseorang pengendara sepeda motor melarikan diri pada saat melihat pemeriksaan yang sedang berlangsung. Kendaraan yang dikendarai yaitu sepeda motor jenis Honda Beat (Nopol tidak ada) dengan kecepatan tinggi dari arah Jayapura menuju Arso dan tidak mau berhenti bahkan hendak menabrak Tim pemeriksa.

Melihat kejadian tersebut Danpos langsung menghubungi anggota yang melaksanakan pengamanan tepi jauh agar memberhentikan sepeda motor yang lari tersebut namun pengenddara tersebut tetap ngotot tidak mau berhenti. Bersamaan dengan itu 4 orang anggota langsung melakukan pengejaran dengan menggunakan 2 sepeda motor.

Para anggota yang melaksanakan pengejaran mendapatkan pelaku yang melarikan diri di dekat jembatan atau di dekat pertigaan Arso 7 dan segera memerintahkan pelaku agar berhenti. Setelah itu pelaku mengurangi kecepatan lalu berhenti dan langsung meninggalkan sepeda motornya lari ke dalam hutan.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan ini berhasil mendapatkan sejumlah 98 botol Miras berjenis campuran dan 2 Jeregen Saguer oleh jajaran Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama diantaranya Pos Koya Koso, Pos Ramil Tami, Pos Muara Tami, Pos Skamto dan Pos Kout Km 31. Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr. Han., M.I.Pol kembali menekankan kepada anggotanya untuk tegas kepada masyarakat yang memang melanggar “Tidak ada kata kompromi pada saat pemeriksaan berlangsung dan dimana masyarakat itu terbukti bersalah dalam hal ini membawa barang-barang ilegal maupun melawan personel yang melaksanakan pemeriksaan tentu harus ditangkap dan diamankan”, tegasnya.

MENGHITUNG HARI JELANG NATAL SATGAS YONIF 713/ST GENCAR LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

MENGHITUNG HARI JELANG NATAL SATGAS YONIF 713/ST GENCAR LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

Personel Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama kembali mengamankan minuman keras dari berbagai macam jenis. Kegiatan pemeriksaan ini bertujuan untuk menegakkan dan menertibkan keamanan cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru dengan mendapatkan hasil 52 Botol dan Panah Wayer di 4 (Empat) tempat berbeda yaitu Pos Kotis, Pos Nafri, Pos Koya Koso dan Pos Kout KM 31, Sabtu Malam (21/12/2019).

Pelaksanaan ini digelar atas perintah lisan langsung yang di tekankan oleh Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I. Pol untuk menjaga kemananan khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru yang tinggal menghitung hari lagi “Kami ingin memberikan rasa aman bagi umat Kristiani dalam menjalankan Ibadah Natal dan perayaannya”, ungkapnya.

Sedikitnya tiap-tiap Pos dari jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama yaitu Pos Kotis, Pos Nafri, Pos Koya Koso dan Pos Kout KM 31 dengan melibatkan sebanyak 45 personel dalam pelaksanaan Penertiban malam tersebut.

Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Grediand, S.H., M.Tr.Han., M.I. Pol menegaskan “Pelaksanaan Kegiatan Penertiban ini akan dilakukan terus menerus yang dilaksanakan pada jam J yang sudah ditentukan, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru kali ini dan memang kebanyakannya di Wilayah Pos Jajaran saya peredaran miras itu banyak kami dapati dan kebanyakan miras yang kami amankan itu untuk di konsumsi sendiri bukan untuk diperjual belikan”, tegasnya.

Selain Tugas Pokok yang sudah jelas yaitu menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah NKRI, Satgas Yonif 713/Satya Tama juga selalu mencegah adanya penyelundupan Narkotika ataupun minuman keras guna menghindari rusaknya generasi penerus bangsa di masa depan dan menciptakan generasi pemuda yang sehat dan cerdas.

PENYERAHAN BARANG BUKTI HASIL PEMERIKSAAN POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST KEPADA BALAI BESAR KSDA PAPUA

PENYERAHAN BARANG BUKTI HASIL PEMERIKSAAN POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST KEPADA BALAI BESAR KSDA PAPUA

Bertempat di Jln. Transit Km 31 Arso Kota Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua telah dilaksanakan penyerahan barang Bukti Satwa yg dilindungi kepada Balai Besar KSDA Papua hasil dari pemeriksaan yang dilaksanakan oleh personel Pos Kout Satgas Yonif 713/ST, Jumat (20/12/2019).

Turut hadir dalam penyerahan ini Pernata Purnama Sari (Kasad Polhut BBKSDA Papua), Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadan Satgas Yonif 713/ST), Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST), Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Bapak Basuki (Polhut), Bapak Reza (Polhut) dan Bapak Iskandar (Polhut).

Adapun daftar Barang bukti yang diserahkan berupa 2 ekor Burung Kakak Tua Raja, 7 ekor Burung Nuri Kepala Hitam dan 25 ekor Burung Beo Irian. Penyerahan dilaksanakan oleh Wadan Satgas langsung yaitu Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu kepada Kasad Polhut BBKSDA Pernata Purnama Sari.

Simon mengatakan bahwa satwa-satwa yang kami serahkan ini adalah satwa-satwa yang dilindungi keberadaanya dan kami bersyukur satwa-satwa ini dapat kami amankan dan kami berikan langsung ke pihak yang berwenang yaitu BBKSDA Papua. Dapat kita bayangkan bagaimana sudah rusaknya lingkungan kita, rusaknya populasi satwa kita karena perburuan-perburuan yang dilakukan secara tidak bertanggung jawab dan ini merusak populasi satwa-satwa khususnya satgas asli Papua.

Pernata Purnama Sari selaku Kepala Kasad Polhut BBKSDA mengucapkan kebanggaannya kepada Satgas Yonif 713/ ST yang telah berhasil mengamankan satwa yang di lindungi ini. “Untuk itu kami juga mengajak elemen masyarakat lainnya agar tidak berburu satwa yang dilindungi ini supaya ekosistem tetap terjaga dengan baik dan kalau bukan kita yang peduli siapa lagi”, tambahnya. 

BEBERAPA SATWA DILINDUNGI DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/SATYA TAMA

BEBERAPA SATWA DILINDUNGI DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/SATYA TAMA

Untuk melindungi satwa langka Pos Kout KM 31 kembali melakukan pengamanan dari beberapa jenis satwa yang dilindungi dari salah seorang warga dengan inisial I (42 tahun) di  Kabupaten Keerom Arso 7 Provinsi Papua, Senin Malam (17/12/2019).

Dalam pelaksanaan penegakan pengamanan penertiban tersebut Prajurit Pos Kout KM 31 mengamankan beberapa ekor satwa yang dilindungi yaitu Jenis Burung Nuri, Burung Kakak Tua Raja dan Burung Beo serta beberapa miras berbagai jenis. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wadansatgas Yonif 713/ Satya Tama Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu bersama para prajurit Posnya yang dilaksanakan pada pukul 21.00 WIT dengan hasil mengamankan satwa dan miras.

Saat ini Satwa telah di serahkan kepihak berwenang dalam hal ini Karantina Hewan dan miras diamankan terlebih dahulu di Pos Kout KM 31 yang nantinya akan di laporkan ke Kolakops Korem 172/PWY untuk menerima perintah lebih lanjut.

Maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut tidak lain untuk memberantas peredaran Miras dan melindungi penyeludupan Satwa yang di lindungi di Wilayah Kolakops Korem dan juga guna membantu tugas Polri, karena minuman keras adalah salah satu penyebab dari kecelakaan lalulintas. “Hilangnya akal sehatnya dapat terjadi karena di pengaruhi oleh alkohol dan tentunya efek dari mabuk itu akan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas serta membahayakan kesehatan diri pribadi”, ungkap Simon.

Kegiatan-kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara rutin guna menekan dan mengurangi, hal-hal yang dapat membahayakan masyarakat terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru. “Mari kita bersama-sama menciptakan suasana Natal dan Tahun Baru ini dalam kondisi damai dan aman  serta kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi Miras terlebih untuk Satwa Langka yang merupakan hewan dilindungi oleh Negara maka dari itu mari kita bersama-sama menjaga kelestarian alam dan satwanya ini dengan bersama-sama menjaga ekosistem yang ada”, tambahnya.

POS RAMIL TAMI AMANKAN GANJA KERING DALAM PEMERIKSAAN DI MINGGU MALAM

POS RAMIL TAMI AMANKAN GANJA KERING DALAM PEMERIKSAAN DI MINGGU MALAM

Pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Pos Ramil Tami pada pukul 14.30 WIT bertempat di Jalan Distrik Muara Tami Kampung Skouw Sae dengan maksud dan tujuan yaitu untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan kondisi di daerah Perbatasan berkaitan menjelang Natal dan Tahun Baru, Minggu (15/12/2019).

Pemeriksaan kali ini dipimpin oleh Sertu Agung Nugroho dengan bersama 14 orang anggota dari Pos Ramil Tami. Seperti biasanya personel Pemeriksa selalu melaksanakan pemeriksaan atau pengecekan secara teliti dan cermat dengan maksud tidak adanya celah bagi masyarakat yang akan melakukan tindak kejahatan baik itu berupa penyelundupan barang-barang ilegal maupun barang-barang terlarang seperti misalnya Miras dan Narkotika.

Ketika pelaksanaan pemeriksaan berlangsung Pratu Asep anggota Pos Ramil Tami yang bertugas sebagai pengaman tepi jauh melihat adanya kendaraan roda empat jenis Avanza dengan Nopol PA 1619 R yang akan melintas terlihat pelan dan ragu-ragu. Kendaraan tersebut tampak terlihat pelan dan ragu-ragu akan melintas karena melihat adanya kegiatan pemeriksaan tepat di depan Pos Ramil Tami.

Setelah berhasil diberhentikan kemudian Serda Danu dan Pratu Zulkifli yang bertugas sebagai tim Pemeriksa menggeledah seluruh isi kendaraan namun pemilik kendaraan mengelak untuk diperiksa dengan alasan mereka sedang terburu-buru. Tanpa pikir panjang lagi Serda Danu dan Pratu Zulkifli segera mengecek dan mengeledah isi kendaraan dan ternyata benar di dalam kendaraan tersebut ditemukan minuman keras berupa 2 botol Whisky 350 ml, 1 bungkus Ganja kering yang disimpan di jok kursi mobil dan 3 bungkus Ganja kering disimpan di dalam celana.

Adapun identitas pelaku yaitu Leni umur 21 tahun jenis kelamin perempuan alamat di Kampung Wutung Vanili PNG, Manu Marlie umur 25 tahun jenis kelamin laki-laki alamat di Pandang bulan USTJ Organda, Heri Nusi umur 21 tahun jenis kelamin laki-laki alamat di Hamadi Gunung Kabupaten Waropen dan Seat Yusuf umjur 21 tahun jenis kelamin laki-laki alamat di Kampung Wamena di Jln. Belur Gelanggang 1 Perumahan. Dari keempat pelaku pemilik ganja kering tersebut merupakan anak-anak remaja yang dikatuhi merupakan mahasiswa ataupun pelajar.

Tidak hanya ganja kering saja, Tim pemeriksa berhasil mengamankan beberapa minuman keras antara lain 16 Kaleng Bir Bintang 320 ml, 6 botol Bir Guinees kaleng 320 ml, 1 botol SP 330 ml, 2 botol Whisky 350 ml dan 1 botol Aqua yang berisi Mension yang didapat dari Bapak Stepanus umur 37 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan PNS beralamat di Abepura, Bapak Michael Nainoe umur 36 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan Swasta beralamat di Sentani dan Bapak Daniel Thomas umur 40 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan Swasta beralamat di Jayapura.

Dari beberapa hasil pemeriksaan berupa ganja kering dan minuman keras tersebut kemudian diamakan di Pos Ramil Tami untuk selanjutnya dilaporkan ke Komando Atas. Sementara itu untuk ganja kering untuk sementara diamankan di Pos Ramil Tami dan secepatnya akan diserahkan kepada BNN Jayapura untuk dapat diproses lebih lanjut. Sertu Agung kembali menekankan kepada masyarakat bahwa “Kami laksanakan pemeriksaan sesuai dengan prosedur dan tidak ada kompromi atau tawar menawar ketika ketahuan salah tentunya pasti kita tangkap dan kita amankan”, tegasnya.

POS KOUT KM 31 DAN POS SKAMTO SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

POS KOUT KM 31 DAN POS SKAMTO SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan Wadansatgas Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu pimpin dalam pelaksanaan pengamanan peredaran Minuman Keras (Miras). Kegiatan ini dilaksanakan di dua Pos yang pertama berlangsung di Pos Kout KM 31 dan yang kedua di Pos Skamto yang di pimpin oleh Komandan Kompi Tempur A Letda Inf K P Simanjuntak, Sabtu Malam (14/12/2019).

Wadansatgas Yonif 713/Satya Tama beserta jajaran prajuritnya dan Danki Tempur Kompi A beserta prajurit Pos nya, turun langsung melakukan pencegahan peredaran minuman keras di dua lokasi yang berbeda itu.

Saat dilaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di Jalan Poros Mata Arso 7 dan Jalan Trans Papua Kabupaten Keerom Satgas berhasil mengamankan kurang lebih sebanyak 96 botol Miras dari berbagai macam golongan dan Merk. Diketahui Miras yang diamankan tersebut bukan untuk diperjual belikan namun hanya untuk dikonsumsi sendiri.

Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. mengatakan “Pelaksanaan pemeriksaan itu harus serutin mungkin digelar bagi jajaran pos-pos Satgas yang sudah saya perintahkan apalagi menjelang pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru seperti pada saati ini”, tegasnya.

Danki A Juga mengungkapkan bahwa “Peredaran dari minuman keras yang masuk sangat membahayakan untuk kesehatan pribadi dimana dari beberapa Miras yang didapat pasti dari kalangan remaja yang tentunya dapat meggangu kesehatan maupun masa depannya nanti”, ungkapnya.