MENJAGA PELINTAS BATAS ILEGAL PERSONIL SATGAS LAKSANAKAN PATROLI

MENJAGA PELINTAS BATAS ILEGAL PERSONIL SATGAS LAKSANAKAN PATROLI

Perbatasan RI-PNG telah ditutup untuk beberapa bulan kedepan hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan untuk mengantisipasi pelintas batas ilegal dan lain sebagainya yang biasanya melewati jalan-jalan tikus maka personil Satgas Yonif 713/ST melaksanakan Patroli untuk meminimalisir pelanggaran tersebut sehingga akan menciptakan wilayah Perbatasan yang aman, Sabtu (28/03/2020).

Wilayah penugasan Satgas Yonif 713/ST yang cukup luas dengan kondisi wilayahnya banyak ketinggian atau pengunungan yang masih rimbun dan di tumbuhi berbagai jenis pohon-pohon besar mengharuskan setiap prajurit yang melaksanakan patroli harus bekerja keras, naik dan turun gunung dan lembah. Patroli keamanan ini sendiri dilaksanakan untuk mencegah pelintas batas ilegal, untuk menciptakan suasana aman dan tentram, terlebih sekarang ini lagi ramai dimasyarakat mengenai Covid-19 yang sudah menyebar di banyak negara termasuk Indonesia dan lebih khusus lagi Papua dan diantara negara tersebut sudah banyak menelan korban jiwa, untuk itu tidak menutup kemungkinan para pelintas batas ilegal ini bisa menularkan virus itu ke negara kita Indonesia, untuk itulah mengantisipasinya salah satu metode yang kami lakukan yaitu dengan melaksanakan Patroli untuk mencegah pelintas batas ilegal.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han,. M.I.Pol mengungkapkan bahwa kegiatan Patroli yang kami lakukan disamping untuk mencegah pelintas batas ilegal namun juga untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ini yang kemungkinan dibawa oleh Pelintas Ilegal. Untuk itulah ini menjadi suatu keharusan bagi kami dan bagi masyarakat untuk peduli terhadap orang-orang baru atau pendatang yang ada disekitar kampung masing-masing dan hal ini untuk kebaikan kita bersama dan kesehatan kita bersama.

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERTIMPA POHON

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERTIMPA POHON

Aksi simpatik gerak cepat anggota Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Ramil Tami Serka Speiken menolong dan mengobati masyarakat yang mengalami kecelakaan tertimpa ranting pohon saat melakukan penebangan pohon di kebunnya bertempat di Pos Ramil Tami Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu (28/03/2020)

Berawal ketika personil Pos mendapat laporan dari salah satu warga bahwa Bapak Melki Palora (52 tahun) yang berasal dari Kampung Skouw Sae datang ke Pos dan  memerlukan bantuan pengobatan, maka dari itu Serka Speiken langsung menangani dengan cepat korban yang mengalami luka pada bagian kepala karena terkena ranting besar dalam pelaksanaan penebangan pohon. Serka Speiken dengan senang hati, tulus dan iklas sebagai Tenaga Medis Satgas Yonif 713/Satya Tama membantu Bapak Melki Palora yang sedang terluka. “Setelah saya berikan obat luka karena perlu di jahit, saya dibantu dengan Pratu Deden melaksanakan penjahitan di bagian luka sobek tersebut tepatnya di kepala dengan jahitan kurang lebih 7 jahitan”, ungkap Speiken.

Dilain tempat Dansatgas 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, menyampaikan “Ini sebagai bentuk kedekatan dan kepedulian antara anggota Satgas untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat maka dari itu saya tekan kepada jajaran harus selalu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya entah dalam hal kesehatan maupun kebutuhan pangan, karena keberadaan Satgas harus menjadi berkat bagi masyarakat dipenugasan ini”, Ungkapnya. Diakhirpun Bapak Melki Palora dan keluarganya sangat mengucapkan terimakasih kepada Pos Ramil Tami yg telah membantu dalam segi pengobatan dengan senang hati, tulus dan iklas, doa kami Tuhan akan senantiasa memberkati bapak-bapak TNI dalam penugasan sampai selesai.

SATGAS YONIF 713/ST MELAKSANAKAN PENYEMPROTAN CAIRAN DESINFEKTAN GUNA PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI JAJARAN POS

SATGAS YONIF 713/ST MELAKSANAKAN PENYEMPROTAN CAIRAN DESINFEKTAN GUNA PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI JAJARAN POS

Dalam penyebaran Virus Covid-19 atau yang disebut dengan Corona ini sangatlah cepat dan pesat perkembangannya, tidak hanya Negara Indonesia saja yang dilanda oleh Virus ini namun termasuk beberapa Negara di dunia sehingga mengakibatkan kekhawatiran dari Pemerintah Indonesia ataupun seluruh masyarakat Indonesia oleh pengaruh virus ini, termasuk juga Satgas Yonif 713/ST yang sedang dalam melaksanakan penugasan di Perbatasan RI-PNG Sektor Utara dengan melakukan tindakan pencegahan yaitu melalui penyemprotan cairan Desinfektan di jajaran Pos yaitu Pos Kotis, Pos Ramil Tami, Pos Muara Tami, Pos Mosso dan Pos Nafri Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Jumat (27/03/2020).

Mengingat karena penyebaran Virus ini sangatlah cepat sehingga Komandan Satgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol memerintahkan kepada personel Tim Kesehatan untuk segera melaksanakan tindakan pencegahan dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan di jajaran Pos guna mencegah penyebaran Virus Covid-19. Virus Covid-19 atau Corona merupakan semacam Virus yang menyerang melalui sistem pernapasan Virus ini dapat menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa maupun lansia. Infeksi virus ini disebut Covid-19 dan pertama kali ditemukan di Kota Wuhan Cina pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa Negara termasuk Indonesia. Corona virus adalah kumpulan virus yang dalam menginfeksi sistem pernapasan.

Pada banyak kasus virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Infeksi virus Corona atau COVID-19 dapat menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala maupun gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius), Batuk dan Sesak napas.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapten Inf Supriyanto (Danki C Satgas Yonif 713/ST), Lettu Inf Sulaiman (Dankima Satgas Yonif 713/ST), Letda Inf Megantara (Danpos Muaratami Satgas Yonif 713/ST), Letda Inf  Chairul Fajrin (Danpos Mosso Satgas Yonif 713/ST) dan Letda Inf Sitorus (Danpos Nafri Satgas Yonif 713/ST). Komandan Satgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol menegaskan kepada seluruh personel Satgas untuk lebih memperhatikan kembali kesehatan pribadinya masing-masing “Saya tekankan untuk kepada personel Satgas Yonif 713/ST agar lebih disiplin dan peduli terhadap lingkungan maupun kesehatan diri sendiri, karena dengan melaksanakan dan menerapkan hidup sehat maka apapun bentuk penyakit termasuk dalam hal ini malaria ataupun Virus Corona tidak akan dapat menyerang, maka dari itu perlu kepedulian dari diri sendiri, senior dan pimpinan untuk secara rutin mengingatkan apabila ada personelnya yang kurang peduli terhadap kesehatan pribadi”, tegasnya.

KETIKA SAKIT WARGA SANGAT SENANG DATANG BEROBAT KE POS SATGAS

KETIKA SAKIT WARGA SANGAT SENANG DATANG BEROBAT KE POS SATGAS

Pos Kout Km 31 Satgas Yonif 713/Satya Tama dibawah pimpinan Wadan Satgas Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat Arso 1 bernama Bapak Atlantika (55 tahun) yang datang langsung ke Pos Kout bertempat di Jalan Transit Km 31, Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jumat (27/03/2020).

Bapak Atlantika yang mengalami gejala batuk, alergi dan flu ini memilih pengobatan ke pos di karenakan lebih simpel dan dekat serta terlebih pelayanannya personil Pos Kout yang penuh dengan keramahan menjadikannya dan  masyarakat lainnya sangat senang datang berobat ke Pos. “Yah mungkin kedekatan antara Anggota TNI dengan kami rakyat ini jadi saya lebih memilih kesini, ngak hanya saya banyak juga yang sering datang langsung ke pos ini”, ungkapnya dengan nada gembira di tengah batuk, alergi dan flu yang dia alami. Dengan pelayanannya yang ramah itu sudah menjadikan satu obat bagi kami sehingga kami memiliki motivasi yang besar untuk sembuh.

Setelah mendapat pelayanan pengobatan dari anggota Pos Kout KM 31, Bapak Atlantika yang berasal dari Arso 1 ini mengucapkan banyak terimakasih atas dedikasi tinggi dalam membantu kami masyarakat baik itu dilakukan di dalam pos maupun di luar pos serta berdoa personil Pos senantiasa diberikan oleh Yang Kuasa kesehatan, kekuatan dan keberhasilan. Dilain tempat, Dansatgas 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol mengatakan kegiatan ini sudah masuk dalam kategori teritorial yang menunjukkan kedekatan antara kami Satgas dengan Rakyat. “Kami menyadari TNI tanpa dukungan rakyat tidak ada artinya, tidak ada kekuatannya, fungsi kami ada disini tidak hanya mengutamakan tugas pokok sebagai pengaman perbatasan kedua negara melainkan harus bisa sebagai pelayan masyarakat dan membantu apabila masyarakat sekitar mengalami kesulitan di sekelilingnya”, terangnya.

PERSONIL SATGAS YONIF 713/ST MELAKSANAKAN IBADAH NYEPI DI PURA

PERSONIL SATGAS YONIF 713/ST MELAKSANAKAN IBADAH NYEPI DI PURA

Ibadah Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka) 1942 Saka kali ini terasa berbeda bagi Personil Satgas Yonif 713/ST yang beragama Hindu dimana ibadah mereka laksanakan ketika jauh dari kekuarga oleh karena sedang melaksanakan Tugas Negara yaitu melaksanakan Pengamanan Perbatasan RI-PNG, Rabu (25/03/2020).

Personil Satgas yang beragama Hindu dalam hal ini dibawa pimpinan  Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas Yonif 713/ST) dan Personel lainya yang beragama Hindu melaksanakan Peribadatan Penyepian di Pura Arso 10 Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua. Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup, untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka. Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan/kalender caka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka dimulai dengan menyepi, tidak ada aktivitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasionalpun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.

Peltu I Dewa mengatakan tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta), umat Hindu melaksanakan “Catur Brata” Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lenlungan (tidak bepergian), dan amati Lelangguan (tidak mendengarkan hiburan), serta bagi yang mampu juga melaksanakan tap, brata, yoga dan semadhi dan pada hari raya Nyepi umat hindu sama sekali tidak melakukan aktivitas mereka seperti biasa. Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol  mengungkapkan walaupun di tengah ke kwatiran yang terjadi dimana-mana akibat Covid-19 tapi kami bersyukur personil kami yang beragama Hindu masih bisa melaksanakan ibadah Nyepi di Pura  Arso 10 ini Kabupaten Keerom. Harapan kami semoga personil yang melaksanakan ibadah dapat melaksanakan ibadah dengan baik sehingga mendapatkan sesuatu berkah dari perayaan ibadah ini.

LAWAN CORONA SATGAS BERSAMA STAKEHOLDER DISTRIK MUARA TAMI LAKUKAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN

LAWAN CORONA SATGAS BERSAMA STAKEHOLDER DISTRIK MUARA TAMI LAKUKAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN

Covid-19 sungguh membawa situasi dan kondisi yang membuat semua orang kwatir dan hal ini cukup beralasan dengan dampak yang disebabkan oleh Covid-19. Banyak negara mengambil langkah-langkah strategis demi menyelamatkan rakyatnya dan tidak ketinggalan Indonesia dan lebih khusus lagi Papua. Pemerintah Papua memberikan instruksi dan penekanan kepada setiap pejabat di pemerintahan yang ada di Papua ini untuk mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran Virus Covid-19 ini. Seperti yang dilaksanakan oleh Distrik Muara Tami yang bekerjasama dengan Stakeholder yang ada termasuk di dalamnya Satgas Yonif 713/ST saling bahu membahu melaksanakan penyemprotan cairan desinfektan ke seluruh Fasilitas umum yang ada dengan tujuan menghindari penyebaran Virus Covid-19 ini, Rabu (25/03/2020).

Setelah melaksanakan  apel pagi di halaman Kantor Pemerintahan Kampung Holtekamp yang dipimpin langsung oleh Kadistrik Muara Tami Bapak Supriyanto, seluruh Stakeholder yang ada langsung melaksanakan penyemprotan cairan desinfektan (Covid-19) keseluruh Fasilitas umum yang ada di wilayah Holtekamp seperti Kantor Pemerintah Kampung Holtekamp, Posyandu Lansia, Gereja Pantekosta Kampung Holtekamp, Gereja Jemaat Sion Holtekamp, tempat penjual buah-buah di daerah Holtekamp, PLTU Holtekamp, Gereja Ora Et Labora Holtekamp dan Pesantren Holtekamp.

Guna mencegah meluasnya wabah virus Corona atau Coronavirus (Covid-19), para anggota Satgas Yonif 713/ST, anggota Polsek Muara Tami,  anggota Koramil Muara Tami, pegawai Distrik Muara Tami dan pegawai Puskesmas Koya Barat melakukan tindakan penyemprotan cairan desinfektan (Covid-19) di wilayah Kampung Holtekamp. Bersinergi dengan Puskesmas Koya Barat, Ketua RT dan perangkat Desa tersebut menyemprotkan cairan desinfektan di Masjid, Gereja, Rumah penduduk dan Pertokohan wilayah Kampung Holtekamp.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan berbagai langkah sehat dan sigap dilakukan para Anggota Satgas Yonif 713/ST, anggota Polsek Muara Tami,  Koramil Muara Tami, pegawai Distrik Muara Tami dan pegawai Puskesmas Koya Barat untuk mengantisipasi mewabahnya virus Corona di wilayah Kampung Holtekamp dan sekitarnya yaitu dengan turun langsung ke sejumlah lokasi keramaian yang sering dikunjungi masyarakat.

KONTRIBUSI SATGAS YONIF 713/ST DALAM PEMBANGUNAN GEREJA DAN RUMAH DI KAMPUNG KIBAY DALAM PROGRAM TMMD

KONTRIBUSI SATGAS YONIF 713/ST DALAM PEMBANGUNAN GEREJA DAN RUMAH DI KAMPUNG KIBAY DALAM PROGRAM TMMD

Satgas Yonif 713/Satya Tama dalam hal ini Pos Kaliasin bersama dengan anggota Kodim 1701/Jayapura melaksanakan kegiatan TMMD dengan membangun Gereja dan juga beberapa rumah di Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa (24/03/2020).

Kegiatan TMMD merupakan suatu bentuk kegiatan Bhakti TNI kepada masyarakat tidak terkecuali di daerah Perbatasan yang memang menjadi suatu hal penting dan utama mengingat di daerah Perbatasan inilah merupakan daerah yang termasuk sangat minim sekali tersentuh oleh Pemerintah, maka dari itu TNI dalam hal ini Satgas Yonif 713/ST Pos Kaliasin dengan dipimpin oleh Letda Inf Ida Bagus dengan satu regu dari Pos Kaliasin bersama dengan Kodim 1701/Jayapura melaksanakan kegiatan TMMD di Kampung Kibay dengan membangun Gereja dan juga beberapa rumah untuk masyarakat setempat. Pembangunan ini dirasa sangat penting karena Gereja sendiri merupakan fasilitas umum sebagai sarana tempat ibadah sedangkan pembangunan rumah merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat binaannya untuk mendapatkan hunian yang layak untuk ditempati.

Dengan penuh semangat dan kerja keras personel Satgas Yonif 713/ST dan Kodim 1701/Jayapura bergotong royong saling bahu membahu tanpa mengenal lelah dan menyerah untuk mengabdikan diri kepada masyarakat di Kampung Kibay melalui pembangunan Gereja dan beberapa rumah ini. Kegiatan ini juga diharapkan untuk lebih mendekatkan antara masyarakat di Kampung dengan anggota TNI dalam hal ini Satgas Pamtas Yonif 713/ST dan Kodim 1701/Jayapura, karena dengan kedekatan inilah masyarakat dan TNI akan lebih kuat dan solid dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Perbatasan demi kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan “Bentuk Bhakti TNI seperti ini dengan melalui pembangunan fasilitas umum sarana ibadah yaitu Gereja dan juga beberapa rumah untuk masyarakat di Kampung Kibay sangatlah perlu karena guna mendekatkan hubungan antara TNI dengan masyarakat agar tercipta situasi dan kondisi yang aman di Kampung Kibay”, ungkapnya.

PENYEMPROTAN CAIRAN DESINFEKTAN UNTUK MENCEGAH PENULARAN DAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI POS KM 31 KOUT

PENYEMPROTAN CAIRAN DESINFEKTAN UNTUK MENCEGAH PENULARAN DAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI POS KM 31 KOUT

Satgas Yonif 713/ST mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi penularan dan penyebaran Virus Covid-19 seperti yang dilaksanakan oleh Pos Kout yang terletak di KM 31 Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua dengan melakukan penyemprotan cairan Desinfektan di lingkungan Pos Kout dan sekitarnya, Selasa (24/03/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadan Satgas  Yonif 713/ST), Letda Ckm Muhammad Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Pratu Gede, Pratu Nanda, Pratu Syahril. Penyemprotan ini sendiri dilaksanakan oleh Personil Kesehatan Pos Kout dan dilaksanakan keseluruh lingkungan Pos Kout baik itu dalam Barak Anggota, MCK, Gudang, tempat Makan, Tempat Apel, Mushola, Pos Dalduk dan ruang Komunikasi serta ruangan lainnya yang ada di sekitar Pos Kout. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga Kesehatan setiap Personil Pos secara Khusus Pos Kout dan secara umum Personil Satgas keseluruhan dimana penyemprotan nantinya juga akan dilaksanakan keseluruh Pos jajaran Yonif 713/ST dengan harapan semua personil terhindar dan terbebas dari Virus Covid-19 ini sehingga dapat menjalankan tugas sampai akhir penugasan.

Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan Virus Covid -19 yang saat ini melanda di berbagai Negara dan telah banyak menelan korban jiwa sehingga untuk menghindari penyebarannya bagi personil kami maka kami melakukan langkah-langkah dengan menyemprotkan cairan desinfektan keseluruh Pos yang ada secara bertahap dan kali ini di mulai dari Pos Kout Km 31 ini, mari kita memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga wabah Virus Covid -19 ini dapat segera teratasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa lagi.

DEMI TERCIPTANYA SITUASI YANG AMAN PERSONIL SATGAS LAKSANAKAN PATROLI

DEMI TERCIPTANYA SITUASI YANG AMAN PERSONIL SATGAS LAKSANAKAN PATROLI

Operasi Papua Kolakops Rem 172/PWY Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara Yonif 713/Satya Tama melaksanakan Pengamanan Perbatasan wilayah Perbatasan antara RI-PNG dengan cara kegiatan patroli keamanan demi mencegah hal-hal yang dapat membahayakan baik ke dalam maupun ke luar. Sehubungan dengan hal tersebut, Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol dalam rangka mengamankan wilayah Perbatasan Indonesia-Papua New Guinea, menekankan kepada jajarannya untuk melaksanakan patroli di beberapa wilayah dan kali ini dilaksanakan oleh empat Pos yakni Pos Koya Koso, Pos Nafri, Pos Muara Tami dan Pos Kaliasin yang nantinya akan bergantian sesuai perintah yang sudah diberikan, Senin (23/03/2020).

Masing-masing pos mengeluarkan 1 regu personel yang dipimpin langsung oleh Danpos yakni Letda Inf H. R. Sitorus (Danpos Nafri), Letda Inf Agung Redono (Danpos Koya Koso), Letda Inf Ida Bagus (Danpos Kaliasin) dan Wadan Pos Muara Tami Serda Sarifudin untuk melaksanakan pengecekan, pengawasan dan pengamanan sekitar terhadap jalan-jalan tidak resmi atau jalur-jalur tikus guna mengantisipasi penyelundupan barang-barang illegal yang dapat merugikan Negara Republik Indonesia. Dansatgas menambahkan bahwa menjaga wilayah Perbatasan merupakan tanggung jawab bersama dan “Kegiatan ini sebagai wujud tanggung jawab kita bersama dalam menjaga keamanan wilayah Perbatasan RI-PNG semoga melalui kegiatan ini kita dapat mencegah segala bentuk pelanggaran yang dilakukan di wilayah Perbatasan, sehingga akan memperkecil peluang serta penyelundupan barang-barang illegal”, Tandasnya.

Letda Inf H. R. Sitorus, Letda Inf Agung Redono, Letda Inf Ida Bagus selaku Danpos menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud dalam rangka menciptakan suasana aman dan tenteram di wilayah Perbatasan, walaupun harus menempuh jarak 7.250 meter karena sebelum berangkat sudah ditentukan titik poin ditentukan yang mana yang harus dilalui dengan berjalan kaki. “Tidak dihiraukan seberapa jarak dan seberapa lelah kami berjalan yang penting kami dari Satgas Yonif 713/Satya Tama harus dapat meyakinkan bahwa situasi  aman dan  itu semua demi Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta”, tegasnya.

SATGAS BERSAMA PETUGAS PUSKESMAS LAKSANAKAN PENYEMPROTAN FASILITAS UMUM CEGAH COVID-19

SATGAS BERSAMA PETUGAS PUSKESMAS LAKSANAKAN PENYEMPROTAN FASILITAS UMUM CEGAH COVID-19

Ditengah-tengah merebaknya Covid-19 di seluruh Dunia dan termasuk Indonesia maka Satgas Yonif 713/ST bersama Petugas dari Puskesmas Koya Barat melaksanakan penyemprotan berbagai fasilitas umum yang ada di wilayah Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dengan tujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, Senin (23/03/2020).

Personil Satgas yang dipimpin oleh Perwira Penerangan Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th bersama satu tim personil Satgas antara lain Serda Aris, Serda Maulidi, Pratu Hasbulloh, Pratu Kamarudin, Pratu Agus, Prada Bano, Prada Supri dan Prada Bima saling bahu-membahu bersama petugas dari Puskesmas Koya Barat yang dipimpin oleh dr. Putri Panggabean (Kepala Puskesmas Koya). Tindakan penyemprotan disinfektan ini saat ini merupakan cara yang diambil pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kesehatan yang diturunkan kembali kepada petugas di lapangan termasuk Satgas Yonif 713/ST dan Puskesmas Koya Barat dengan harapan dapat menangkal penyebaran penyakit ini masuk ke wilayah Distrik Muara Tami dan sekitarnya.

Beberapa Fasilitas yang dilakukan penyemprotan diantaranya Masjid Al-Amin Swakarsa, Masjid Almuhajirin Koya Barat, Gereja Kristen Kalam Kudus Koya Barat, Gereja Santosa Asih (GSA) wilayah Papua Jemaat Anugrah Sang Yetty Kelurahan Koya Barat dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Daerah Misi Papua Jemaat Koya Barat. Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan kami sangat mendukung dan menyambut baik kegiatan penyemprotan disinfektan Virus Corona atau Covid -19 ini dilakukan pada Fasilitas Umum karena Fasilitas umum yang biasanya ramai di kunjungi oleh banyak orang sehingga perlu di jaga sehingga setiap orang  yang mau melaksanakan kegiatan di Fasilitas umum seperti Masjid, Gereja, Sekolah dan sebagainya ini merasa lebih nyaman, baik dan dapat terhindar dari penyakit mematikan ini.