TIM KESEHATAN SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN BAGI ADIK JOEL YANG SAKIT STEP

TIM KESEHATAN SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN BAGI ADIK JOEL YANG SAKIT STEP

Dengan menggendong anak Joel 9 tahun yang mengalami sakit Step (Kejang), Mama Lusi datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua untuk meminta pertolongan, Jumat (24/01/2020).

Mama Lusi adalah salah satu masyarakat Perbatasan yang tempat tinggalnya tidak jauh dari Pos Kotis, dengan keadaan sedih dan kebingungan dia membawa anaknya yang bernama Joel  untuk berobat ke Pos Kotis. Anaknya Joel mengalami Step sudah dalam keadaan lemas dan detak jantungnya sudah mulai lemah sehingga membutuhkan pertolongan yang cepat.

Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Aldwin dan Tim Kesehatan Pos Kotis ketika mendengar adanya masyarkat yang menderita step (Kejang) segera langsung memeriksa dan memberikan pertolongan pertama terhadap anak Joel yang sudah dalam keadaan lemah, langkah pertama memeriksa kondisi tubuh serta menahan lidahnya karena agar tidak di gigit sendiri.

Namun melihat kondisinya yang sudah lemah dan membutuhkan pertolongan yang lebih cepat ataupun serius, maka Dokter Satgas dan tim kesehatan memutuskan untuk melakukan evakuasi ataupun rujukan adik Joel untuk ke Puskesmas terdekat dengan menggunakan ambulance Pos Kotis untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik dan tepat.

dr Aldwin mengatakan penyakit step adalah istilah umum pada masyarakat, “Arti step sebenarnya adalah kejang. Kejang yang dimaksud dalam hal ini umumnya adalah kejang demam yaitu suatu reaksi kejang yang terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh suhu tubuh yang sangat tinggi dan hal ini tidak bisa dianggap remeh karena belajar dari banyak kejadian kalau step tidak langsung di tangani maka bisa menimbulkan korban jiwa untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat ketika anaknya mengalami step langsung memberikan pertolongan jangan di anggap biasa”, ungkapnya.

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERLUKA AKIBAT MIRAS

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERLUKA AKIBAT MIRAS

Miras memang salah satu sumber dari segala keributan, perkelahian dan lain sebagainya. Tidak sedikit orang berantem, rebut ataupun berkelahi karena miras ini dan bahkan orang lain yang ada disekitarnya menjadi korban orang yang minum miras. Satgas dalam setiap kesempatan terus melaksanakan pemeriksaan dan penekanan agar masyarakat menjauhi yang namanya Miras dan sejenisnya namun apa yang terjadi hal ini belum sepenuhnya di pahami dan di laksanakan masyarakat seperti yang terjadi saat ini ketika suami mabuk dan memukul istri yang sedang tidur yang tidak tahu menahu apa sebabnya, Rabu (22/01/2020).

Adalah Mama Karudina umur 30 tahun masyarakat Kampung Wutung PNG yang datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Skouw yang diantar oleh saudaranya untuk meminta pertolongan dan pengobatan atas luka yang di derita oleh karena pukulan benda tumpul di kepala yang menyebabkan luka yang cukup panjang. Menurut pengakuan Mama Karundina luka yang dia derita akibat pukulan benda tumpul yang dilakukan oleh suaminya yang sudah mabuk oleh minuman keras dimana kejadian itu dilakukan ketika Mama Karundina telah tertidur kemudian ketika suaminya pulang tiba-tiba memukul kepalanya sehingga menyebabkan darah segar mengalir deras dari kepalanya.

Setelah tim Kesehatan Pos Kotis Pratu Haerul dan Prada Bano memeriksa lukanya di dapati lukanya yang lumayan panjang dan lebar, langkah pertama yang dilakukan adalah mencukur rambut yang ada di sekitar luka untuk memudahkan pembersihan dan pengobatan. Setelah di bersihkan maka lukanya mendapat jahit sebanyak 15 jahitan oleh karena panjangnya luka tersebut. Setelah itu selanjutnya Mama Karundina diberikan obat dan menurut pengakuannya suami telah meminta maaf atas kejadian ini dan oleh karena itu masalah ini tidak sampai ke pihak Kepolisian karena telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Pratu Haerul mengungkapkan “Luka yang di derita oleh Mama Karundina ini cukup dalam dan harus mendapatkan penanganan medis yang lebih untuk itu kami sarankan untuk berobat ke rumah sakit agar mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Pengobatan yang kami berikan saat ini hanya untuk sementara karena lukanya cukup dalam, panjang dan lebar apalagi ini lukanya di kepala. Sekali lagi kami selalu menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi miras karena akibatnya tidak baik”, ungkapnya.

PEDULI KESEHATAN MASYARAKAT DI PERBATASAN OLEH POS KOUT DAN SKAMTO

PEDULI KESEHATAN MASYARAKAT DI PERBATASAN OLEH POS KOUT DAN SKAMTO

Badan yang sehat dan kuat merupakan keinginan dari kebanyakan orang tak terkecuali masyarakat yang berada di Perbatasan dimana di wilayah Perbatasan ini dapat dikatakan merupakan wilayah yang mungkin sangat kurang sekali dalam pelayanan di bidang kesehatan. Kebanyakan masyarakat mengeluh dengan jauhnya tempat pelayanan kesehatan dari tempat tinggalnya seperti misalnya rumah sakit ataupun Pueksemas, hal inilah yang menyebabkan masyarakat di Perbatasan kurang memperdulikan dengan kesehatannya.

Seperti halnya yang diberikan oleh Satgas Yonif 713/ST Pos Kout dan Pos Skamto melaksanakan kegiatan Pengobatan Door To Door masyarakat Arso 8 Kampung Yammua dan kampung Yowong Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (16/01/2020).

Pelayanan kesehatan Door To Door ini sangatlah bermanfaat bagi masyarakat di Perbatasan dimana tempat tinggal yang jauh dengan lokasi tempat pelayanan kesehatan yang membuat masyarakat merasa malas untuk datang berobat, dengan adanya pengobatan Door To Door ini setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas Yonif 713/ST), Serda Faisal, Serda Kheril, Serda Yohanes, Serda Odinius Zai (Bakes pos Skamto), Pratu Nanda Saputra, Pratu Yodi Rizki dan Prada Manteb. Adapun beberapa masyarakat yang mendapatkan pelayanan pengobatan antara lain yang pertama Bapak Yulianus Karomba umur 65 tahun keluhan pegal-pegal obat yang diberikan berupa Asamefenamat dan Vitamin Enervon C, yang kedua Ibu Ance 45 tahun keluhan gatal-gatal obat yang diberikan berupa CTM, Amoxilin dan Vitamin enervon C, yang ketiga Ibu Elipenae 46 tahun keluhan pegal-pegal obat yang diberikan Asamefenamat dan Vitamin enervon C dan yang keempat Ibu Ani 21 tahun keluhan pusing-pusing obat yang diberikan Asamefenamat dan Vitamin enervon C, yang kelima Nyonya Rifli 58 tahun keluhan nyeri pinggang, nyeri tenggorokan, flu dan batuk dan yang terakhir adik Detrianus 10 tahun keluhan luka di pantat sebelah kanan.

Peltu I Dewa Agung dan Serda Odinius Zai selaku Bakes mengungkapkan “Antusias masyarakat untuk berobat sangatlah tinggi bahkan masyarakat menunggu-nunggu kehadiran Satgas untuk melaksanakan pelayanan pengobatan Door To Door ini, mereka merasa sangat tertolong karena mereka sadar untuk menuju ke rumah sakit membutuhkan waktu karena jarak antara tempat tinggal yang lumayan jauh”, ungkapnya.

Ibu Elipenae salah satu masyarakat yang mendapatkan pengobatan mengucapkan banyak rasa terimakasih karena telah memberikan pelayanan kesehatan ini “Saya sangat berterimakasih kepada Bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST Pos Kout dan pos Skamto yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada kami masyarakat di Kampung Yammua dan kampung Yowong semoga kedepannya kegiatan ini akan terus terlaksana demi kesehatan masyarakat di Perbatasan”, ujarnya.

SATGAS YONIF 713/ST POS KOUT MEMBERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT ARSO 8

SATGAS YONIF 713/ST POS KOUT MEMBERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT ARSO 8

Satgas Yonif 713/ST Pos Kout memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat Arso 8 yang datang ke Pos Kout KM 31 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom, Rabu (15/01/2020).

Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Pos Kout Satgas Yonif 713/ST ini bukan hanya kali ini saja namun pelayanan kesehatan ini sudah sering dilaksanakan dengan melalui kegiatan door to door hingga pemberian pelayanan kesehatan di Pos, seperti halnya sekarang ini dimana masyarakat dari Arso 8 datang ke Pos untuk meminta pertolongan kesehatan.

Adapun masyarakat yang datang ke Pos yang pertama bernama Emince umur 10 tahun keluhan luka infeksi dengan penanganan berupa pembersihan luka serta diberikan obat berupa antibiotik, dexa dan betadine kemudian yang kedua bernama Minus umur 7 tahun keluhan luka di kaki dengan penanganan berupa pembersihan luka serta diberikan obat berupa antibiotik, dexa dan betadine.

Letda Ckm Syaban selaku Danton Kesehatan Pos Kout mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat belakangan ini mulai meningkat karena mereka sadar bahwa yang namanya sehat ini mahal harganya dan juga tanpa adanya tubuh yang sehat kita tidak akan dapat bekerja atapun melaksanakan kegiatan apapun.

Adek Emince dan adek Minus mengucapkan banyak terimakasih atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas Yonif 713/ST “Termikasih kepada Bapak TNI yang telah mengobati saya, semoga Bapak TNI selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan keberhasilan di medan tugas”, ungkapnya.

GIAT MEMBERIKAN PENGOBATAN DOOR TO DOOR MASYARAKAT ARSO 6

GIAT MEMBERIKAN PENGOBATAN DOOR TO DOOR MASYARAKAT ARSO 6

Satgas Yonif 713/ST Bertempat di Kampung Yammua Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua tepat pada pukul 08.00 WIT melaksanakan Pengobatan Door to door kepada Masyarakat Kampung Yammua, Selasa (14/01/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas Yonif 713/ST), Serda Faisal, Pratu Nanda Saputra, dan Prada Khairil . Adapun masyarakat yang mendapatkan pengobatan yaitu Ibu Marinus umur 38 tahun keluhan pegal-pegal dengan tensi 100/70 obat yang di berikan asam efenamat dan vitamin Enervon C, Ibu Maria umur 45 tahun keluhan keputihan tensi 110/80 obat yang di berikan metronidazol vitamin enervon C.

Peltu I Dewa mengatakan “Kebanyakan masyarakat yang kami temui ketika kami melaksanakan pengobatan biasanya kurang peduli akan kesehatan sendiri menganggap biasa-biasa saja setiap penyakit yang mereka alami sehingga tidak mau untuk berobat ke rumah sakit atau puskesmas, masyarakat berpikiran bahwa penyakit yang mereka derita akan sembuh dengan sendirinya”, ungkapnya.

SATGAS BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN SEKALIGUS SILAHTURAHMI BERSAMA MASYARAKAT SKOW

SATGAS BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN SEKALIGUS SILAHTURAHMI BERSAMA MASYARAKAT SKOW

Keberadaan masyarakat ditengah-tengah pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan menjadi salah satu kunci keberhasilan tugas, masyarakat dan Satgas harus bersinergi harus saling bekerjasama untuk menciptakan rasa aman di masyarakat untuk itu hal ini tidak bisa dipisahkan. Masyarakat dan Satgas harus saling mendukung demi terciptanya keamanan dan ketertiban. Menyadari hal itu Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST melaksanakan silaturahmi sekaligus pengobatan kepada masyarakat Skow, Selasa (14/01/2020).

Dibawah pimpinan Serda I Gede Suteja (Baminlog Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST)  beserta  satu tim personel Pos Ramil Tami  melaksanakan kegiatan silaturahmi  dilanjutkan pelayanan kesehatan oleh personel Kesehatan Pos Pratu Deden kepada masyarat di Kampung Skow Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua.

Hadir dalam kegiatan ini Serda I Gede Suteja (Baminlog Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST) beserta satu tim personil Pos Ramil Tami dan keluarga bapak La Failu 56 tahun. Dalam silaturahmi ini personel kesehatan memberikan pelayanan kesehatan kepada Bapak La Failu beserta keluarga dan selanjutnya memberikan obat untuk di konsumsi.

Serda I Gede Suteja mengatakan dalam setiap pelaksanaan tugas kami menyadari peran masyarakat cukup penting untuk itu kami setiap saat selalu mendekatkan diri dengan masyarakat salah satunya dengan silahturahmi dan sekaligus pengobatan ini. Dengan silahturahmi dan pengobatan ini kami bisa mengetahui secara langsung kondisi masyarakat di lapangan serta apa yang menjadi keluhan masyarakat.

Bapak La Failu beserta keluarga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada personel Pos Ramil Tami yang telah berkenan datang kerumah kami bersilahturahmi dan sekaligus memberikan pemeriksaan kesehatan, suatu hal yang kami apresiasi dengan baik semoga dengan silahturahmi ini akan mempererat hubungan diantara kita sehingga tercipta hubungan yang baik yang akrab antara Satgas dan masyarakat dengan demikian kedamaian akan tercipta.

TIM KESEHATAN SATGAS YONIF 713/ST BERIKAN PENGOBATAN KEPADA ANAK-ANAK PERBATASAN

TIM KESEHATAN SATGAS YONIF 713/ST BERIKAN PENGOBATAN KEPADA ANAK-ANAK PERBATASAN

Sebagai personel Satgas yang bertugas di Perbatasan yang mempunyai tugas mengamankan Perbatasan dengan berbagai dinamika yang ada di lapangan. Tim Kesehatan Satgas Yonif 713/ST Serda Maulidi dan Prada Bano selalu bersemangat dan tidak kenal lelah dalam memberikan layanan kesehatan baik bagi personel Satgas maupun masyarakat di Perbatasan.

Di hari Minggu ketika personel lainnya melaksanakan kegiatan masing-masing Serda Maulidi dan Prada Bano melaksanakan tugasnya sebagai tim kesehatan dengan mengobati anak-anak perbatasan yang datang ke Pos Kotis untuk mendapatkan pengobatan terhadap luka-luka yang mereka alami, Minggu (12/01/2020).

Dengan diantarkan oleh ibunya yaitu Merolia (43 tahun) warga Kampung Batas RI-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua datang ke Pos Kotis beserta anaknya yang bernama Merius (3 tahun), lanoire (10 tahun) dan Melinda (4 th) untuk meminta layanan pengobatan, dikarenakan banyak luka-luka pada kaki anaknya.

Serda Ahmad Maulidi dan Prada Bano sebagai tim kesehatan Pos Kotis langsung melaksanakan tindakan penanganan dengan membersihkan luka pada bagian kaki agar luka cepat kering dan tidak terjadi infeksi. Adik Merius 3 tahun mengalami luka di telapak kaki bawah, adik Lenoire 10 tahun mengalami luka pada engkel kaki sebelah kanan dan adik Melinda 4 tahun mengalami luka pada kaki sebelah kiri.

Setelah tim kesehatan membersihkan luka-kukanya lalu di perban dan diberikan obat untuk diminum. Ibu Merolia selaku orang tua dari anak-anak ini mengucapkan banyak terima kasih kepada personil tim kesehatan Pos Kotis yang telah mengobati anak-anaknya “Semoga luka anak-anak saya cepat sembuh karena telah di obati oleh bapak-bapak TNI dan semoga kedepannya Pos Kotis bisa membantu warga perbatasan lainnya yang membutuhkan pengobatan, saya berdoa semoga bapak-bapak TNI selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugas”, ungkapnya.

MEMBERI PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT KAMPUNG YETTI YANG MENGALAMI KECELAKAAN TABRAK TIANG LISTRIK

MEMBERI PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT KAMPUNG YETTI YANG MENGALAMI KECELAKAAN TABRAK TIANG LISTRIK

Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Yetti memberikan pertolongan kepada masyarakat dari Kampung Yetti yang datang ke Pos Karena mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik, Minggu (12/01/2020).

Masyarakat dari Kampung Yetti mendatangi ke Pos Yetti untuk meminta pertolongan dari personel Satgas karena telah mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik. Kejadian ini terjadi tepat pada tadi subuh dengan identitas masyarakat yaitu Jenni Putui umur 21 tahun jenis kelamin laki-laki yang bekerja sebagai Petani.

Setelah masyarakat yang mengalami kecelakaan tersebut ditangani oleh Pratu Joel (Takes Pos Yetti) dengan diberikan perban dan dibersihkan lukanya yang kemudian juga diberikan obat nyeri serta anti biotik. Dari kejadian ini Pratu Joel menyampaikan “Kejadian ini jangan sampai terjadi lagi apalagi kejadian seperti ini biasa terjadi yang diawali dari pengaruh mengkonsumsi miras”, ungkapnya.

Setelah selesai diberikan pengobatan, Jenni mengucapkan banyak rasa terimakasih karena telah dengan sigap memberikan pertolongan medis “Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST karena dengan kesigapannya telah memberikan pertolongan kepada saya, harapanya semoga Satgas Yonif 713/ST Pos Yetti selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan keberhasilan”, ungkapnya.

SATGAS BERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI KECELAKAAN AKIBAT JALAN LICIN

SATGAS BERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI KECELAKAAN AKIBAT JALAN LICIN

Musim hujan sudah datang dimana setiap kita harus menyiapkan diri untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang dapat terjadi seperti banjir, longsor dan sebagainya. Tidak hanya itu yang harus kita antisipasi namun banyak hal lainnya yang harus kita antisipasi seperti ketika berkendara kita harus hati-hati karena jalanan yang licin, jika kita tidak berhati-hati maka dapat menyebabkan kecelakaan seperti yang dialami oleh seorang masyarakat Bapak Dominggus Retto 43 tahun yang akibat jalan licin mengalami kecelakaan tunggal, Sabtu (11/01/2020).

Bapak Dominggus Retto datang ke Pos Ramil Tami untuk meminta pengobatan akibat kecelakaan yang dialaminya yang menyebabkan luka pada bagian kaki. Bapak Dominggus menuturkan kecelakaan yang dia alami terjadi saat pulang dari Sentani di jalan poros Koya Timur ke Skow Mabo, dikarenakan jalanan licin setelah hujan dan menyebabkannya terjatuh, akibat kecelakaan ini kakinya mengalami luka yang mengakibatkan sulit untuk beraktifitas.

Bakes Pos Ramil Tami Serka Sepeiken bersama tim Kesehatan Pos Ramil Tami  langsung melakukan penanganan dengan membersihkan luka pada bagian kaki agar tidak terjadi infeksi yang kemudian selanjutnya di perban dan diberikan obat.

Bapak Dominggus Retto mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota personil Pos Ramil Tami berkat pertolongannya yang melakukan tindakan medis dengan cepat “Semoga kedepannya Pos Ramil Tami selalu diberikan kesehatan dan keberhasilan serta dapat membantu warga di Perbatasan sampai selesai penugasan karena masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari personel Satgas terutama di bidang kesehatan”, ujar bapak Dominggus.

GIAT MEMBERIKAN PENGOBATAN DOOR TO DOOR MASYARAKAT KAMPUNG KUKUP RT 02

GIAT MEMBERIKAN PENGOBATAN DOOR TO DOOR MASYARAKAT KAMPUNG KUKUP RT 02

Satgas Yonif 713/ST Pos Koya Koso melaksanakan kegiatan Door To Door di Distrik Abepura Kampung Kukup, Rabu (08/01/2020).

Door to door ini merupakan bagian dari kegiatan teritorial yang dilaksanakan oleh Pos Koya Koso dengan tujuan untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat sekitar Pos agar kedepannya terjalin hubungan yang baik antara Pos dengan masyarakat di sekitar Pos Koya Koso.

Turut hadir dalam kegiatan ini Letda Inf Agung Redono (Danpos Koya Koso), Serda Irfan wally, Pratu Rahmat, Prada Latuconsina, Prada Kasra bahagia dan Prada Julfi bakar. Adapun beberapa masyarakat yang mendapat pengobatan yaitu Bapak Daud 62 tahun keluhan Pusing dengan diberikan obat Asamefenamat dan ibufrofen, Bapak Khairul 52 tahun keluhan Malaria Tropika +3 dengan diberikan obat Paracetamol, Dhp dan Premaquin.

Ibu Irwan 38 tahun keluhan Malaria Tropika dengan diberikan obat Paracetamol, Dhp dan Premaquina dan terakhir Ibu Jalanti 65 tahun keluhan Malaria Trofika dengan diberikan obat Paracetamol, Dhp dan Premaquin. Setelah diberikan pengobatan Ibu Jalalanti mengucapkan banyak rasa terimakasih kepada Satgas Yonif 713/ST Pos Koya Koso karena telah memberikan pertolongan pengobatan kepada masyarakat di Kampug Kukup. “Semoga Satgas Yonif 713/ST dapat melaksanakan tugas dengan baik dan diberikan selamat dan keberhasilan sampai purna tugas nanti”, tambahnya.