PENGOBATAN KEPADA ANAK KECIL YANG MENGALAMI LUKA DI KEPALA SAAT BERMAIN

PENGOBATAN KEPADA ANAK KECIL YANG MENGALAMI LUKA DI KEPALA SAAT BERMAIN

Bermain sangat identik dengan kehidupan anak-anak namun ketika sedang bermain faktor keamanan juga harus diperhatikan, ketika bermain dibutuhkan kehati-hatian untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan seperti yang dialami oleh seorang anak kecil yang bernama Peri umur 5 tahun, Jumat (22/11/2019).

Kejadian berawal ketika Peri dan teman-temannya sedang asyik bermain bersama-sama, namun tanpa diketahui kepala sebelah kanannya terkena pukulan benda tumpul yang mengakibatkan luka. Dengan luka di kepala Peri datang ke Pos Pitewi untuk meminta pengobatan dan ketika itu yang sedang jaga di Pos Dalduk adalah Pratu Edi Kuswanto. Karena melihat luka di kepala Peri maka Pratu Edi dengan sigap melaporkannya kepada Bakes Pos Pitewi Serda Irwansyah untuk dilakukan penaganan medis.

Irwansyah langsung mengecek lukanya dan selanjutnya membersihkan luka di kepala tersebut dan dari akibat itu lukanya harus mendapatkan jahitan sebanyak 3 jahitan. Peri anak yang berusia 5 tahun tersebut merupakan seorang siswa SD N Inpres Kriko dan bertempat tinggal di Kampung Kriko.

Setelah di jahit dan diberikan obat kemudian keluarga Peri mengucapkan banyak terimakasih kepada Pos Pitewi berkat pertolongan yang dilakukan oleh Tim Medis dengan cepat, tepat dan tuntas. Peri juga turut berdoa semoga ke depannya Pos Pitewi dan seluruh personel Satgas Yonif 713/Satya Tama dapat terus membantu warga di perbatasan khususnya di Kampung Kriko karena masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari anggota Pos baik dari bantuan kesehatan ataupun bantuan lainnya.

PATROLI KESEHATAN POS KOYA KOSO

PATROLI KESEHATAN POS KOYA KOSO

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama pada hari Kamis, 21 November 2019 pukul 15.00 WIT di Kampung Wamena Sektor Koya Koso RT 4  telah melaksanakan Patroli Kesehatan dipimpin oleh Serda Nor Azlan (Wadanpos Koya Koso) beserta satu tim personel Pos Koya Koso.

Hadir dalam kegiatan ini Serda Nor Azlan (Wadanpos), Pratu Nanda (Takes), Pratu Nofaldhy dan Prada Latuconsina serta beberapa warga Kampung Wamena Koya Koso.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan mengecek kondisi kesehatan warga Kampung Wamena dari rumah ke rumah, Memberikan pengobatan pada keluhan kesehatan warga, Memberikan informasi apabila ada keluhan sakit jangan segan untuk melapor ke Pos Koya Koso.

Serda Nor mengungkapkan kegembiraannya karena dapat melaksanakan kegiatan ini dengan semangat dan juga di akhir kegiatan warga Kampung Wamena Koya Koso mengucapkan banyak terimakasih atas apa yang telah diberikan oleh Pos Koya Koso.

LIFENALI KECELAKAAN SATGAS BERIKAN PENGOBATAN

LIFENALI KECELAKAAN SATGAS BERIKAN PENGOBATAN

Sersan Kepala Sepeiken personel Pos Ramil Tami satgas Yonif 713/Satya Tama melakukan penanganan pengobatan dibagian lutut kepada siswa yang mengalami kecelakaan bertempat di Pos Ramil Tami, Kamis (21/11/2019).

Berawal dari Prajurit Satu Zulkifli yang sedang melaksanakan jaga dalduk Pos Ramil Tami begitu sigap dan respek membantu serta melihat kejauhan kedatangan siswa yang bernama Lifenali (14 tahun) asal dari Kampung Skow Mabo yang mengalami luka sobek di lutut dan mata kaki.

Tidak panjang lebar Prajurit Satu Zulkifli melapor langsung ke Serka Sepeiken yang kesehariannya tidak bosan bosannya mengobati, mengobati dan mengobati. Selama pengobatan pun antara siswa Lifenali bercerita dengan Bintara Kesehatan tersebut dengan suasana santai untuk menghilangkan rasa nyeri yang diderita siswa tersebut.

Dalam ungkapannya Lifenali menyampaikan “Penyebab terjadi luka seperti ini di karenakan kecelakaan tunggal di depan Pos akibat saya sendiri lengah saat melihat teman saya maka terjadilah saya jatuh terpeleset karena injak rem dengan mendadak”, tandasnya.

Sepeiken pun dengan senang hati dan santai mengobati pasiennya tersebut, tanpa jerih payah dan keluh kesah, Sepeiken akan siap membantu apapun di bidangnya tersebut yaitu Tentang Kesehatan dan Kondisi Tubuh. Untuk itu masyarakat jangan takut-takut berobat ke Pos karena kehadiran kami adalah untuk masyarakat.

Diakhir Lifenali siswa SMPN Muaratami itu mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Sepeiken berkat pertolongannya yang melakukan tindak medis dengan cepat dan saya pribadi juga berdoa semoga ke depannya Pos Ramil Tami bisa terus membantu warga di Perbatasan dan selalu diberikan kesehatan.

PEMERIKSAAN KESEHATAN KAKI SISWA SD INPRES NAFRI

PEMERIKSAAN KESEHATAN KAKI SISWA SD INPRES NAFRI

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Nafri pada hari Rabu  tanggal 20 November 2019 jam 09.00 WIT bertempat di SD Inpres Nafri telah melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan kaki dalam rangka memeriksa sekaligus mengobati dan memberikan penjelasan mengenai pentingnya kebersihan kaki, Rabu (20/11/2019).

Hadir Dalam kegiatan ini Ibu Margaretha (Kepala sekolah SD Inpres Nafri), Ibu Dewi (Guru SD Inpres Nafri), Serda Ismail (Danru 1 Pos Nafri), Serda Sinaga (Danru 2 Pos Nafri) bersama satu tim personel Pos Nafri dan Siswa siswi SD Inpres Nafri sejumlah 60 orang.

Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu memeriksa kaki siswa dan siswi SD Inpres Nafri, memberikan pengobatan bagi siswa dan siswi yang mengalami luka atau sakit pada bagian kaki dan memberi penjelesan singkat mengenai pentingnya kebersihan dan kesehatan kaki.

Ibu Margaretha mewakili murid-muridnya mengucapkan terimakasih banyak atas kegiatan yang dilaksanakan oleh bapak-bapak TNI Pos Nafri, sehingga anak-anak bisa menjaga kebersihan diri terutama kaki dimana biasanya anak-anak sangat tidak menghiraukan kesehatan kakinya.

BAPAK MARYONO DAN MUHTAROM MENDAPATKAN PENGOBATAN DARI TIM KES KOUT

BAPAK MARYONO DAN MUHTAROM MENDAPATKAN PENGOBATAN DARI TIM KES KOUT

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Kout pada hari Rabu 20 November 2019 pukul 09.20 WIT tepat di Jln. Transit KM 31 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua telah melaksanakan pengobatan terhadap dua orang masyarakat dari Arso 1 yang datang untuk berobat, Rabu (20/11/2019).

Masyarakat yang datang berobat yaitu yang pertama bapak Maryono umur  43 tahun  dengan keluhan panas, mual -mual, menggigil, sakit kepala dengan tensi 120/80 dan setelah diperiksa dengan cek darah bapak Maryono positif Malaria Tertiana, dari hasil pemeriksaan tersebut maka personel Kes Kout segera memberikan obat berupa Paracetamol, Omeprazole, Asam Mafenamat dan Ctm.

Yang kedua bapak Muhtarom umur 50 tahun keluhan demam, mual dengan tensi  110/70 dan oleh tim Kesehatan Pos Kout diberikan obat berupa Paracetamol, Antasida dan Vitamin Horvitage.

Bapak Maryono dan Muhtarom mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan dari bapak-bapak TNI yang telah mengobati kami, kami tidak bisa memberikan apa-apa doa kami bapak-bapak Tentara akan sehat selalu dan dapat melaksanakan tugas dengan baik sampai akhir penugasan.

SATGAS GELAR POSYANDU DAN PENYULUHAN HIV AIDS

SATGAS GELAR POSYANDU DAN PENYULUHAN HIV AIDS

Untuk menjaga kesehatan bayi, anak-anak dan dewasa agar tetap sehat maka dari itu Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan Posyandu dan Penyuluhan HIV AIDS yang bertempat di Kampung Kibay Kecamatan Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua Pos Kaliasin, Minggu Pagi (17/11/2019).

Anak-anak perlu mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik sehingga masa tumbuh kembang mereka dapat berjalan dengan baik, dengan orang tua peduli maka anak-anak akan terhindar dari penyakit.  Demikian juga dengan orang Dewasa HIV AIDS masih cukup tinggi di Papua, penyakit ini masih menjadi ancaman bagi masyarakat yang ada di Papua. Maka penyuluhan harus terus dan terus dilaksanakan sehingga masyarakat lebih semakin mengerti akan dampak dan akibat dari HIV AIDS.

Dan dalam kegiatan posyandu dan penyuluhan HIV AIDS ini melibatkan juga istansi lain yaitu Puskesmas Pitewi. Hadir dalam kegiatan ini Sertu Asrul (Bakes Satgas Yonif 713/ST), Pratu Renaldi (Takes Satgas), Pratu Romadon, Pratu Sahrul dan Prada Arsat serta 5 orang Tim kesehatan dari Puskesmas Pitewi

Asrul mengajak semua masyarakat membawa anak-anaknya ke Posyandu, jangan takut kegiatan ini tidak dipungut biasa alias gratis. Kami juga Satgas akan senantiasa membantu keperluan masyarakat terlebih mengenai kesehatan, kalau masyarakat di sekitar Pos kami sakit dan kami tidak peduli maka kami belum menyadari sepenuhnya bahwa kami berasal dari rakyat dan untuk rakyat.

Ibu Maria salah satu masyarakat yang membawa anaknya ke Posyandu mengucapkan terimakasihnya kepada Satgas Yonif 713/Satya Tama dan kepada petugas dari Puskesmas, kami cukup senang atas kegiatan ini semoga masyarakat semakin mengerti akan kesehatan dan faham dengan apa itu yang dimaksud penyakit HIV AIDS.

POS SKAMTO SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST MELAKSANAKAN PENGOBATAN DOOR TO DOOR

POS SKAMTO SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST MELAKSANAKAN PENGOBATAN DOOR TO DOOR

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Skamto pada pukul 08.10 WIT pimpinan Letda Inf KP. Simanjuntak bersama satu tim personel Pos Skamto melaksanakan pengobatan door to door di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (16/11/2019).

Dalam kegiatan tersebut Tim Kes Pos Skamto menemukan warga yang sedang sakit yaitu ibu Nely (umur 50 tahun) pekerjaan ibu rumah tangga alamat RT 01 Kampung Yowong dengan keluhan sakit badan akibat jatuh saat kerja di kebun, yang kedua Ibu Kristin  (umur 53 tahun) pekerjaan ibu rumah tangga alamat RT 03 Kampung Yowong dengan keluhan batuk disertai flu, yang ketiga bapak Arius (umur 66 tahun) pekerjaan petani alamat RT 03 Kampung Yowong dengan keluhan panas, batuk, flu & rasa sakit2 pinggang sudah selama 1 minggu

Setelah selesai kegiatan pengobatan dilakukan para pasien yang selesai diobati mengucapkan banyak terimakasih kepada anggota Pos Skamto dalam menjalankan tugas selalu diberikan kesehatan, keselatan dan juga tentunya keberhasilan di Papua.

PENANGANAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI LUKA LAMA PADA KECELAKAAN

PENANGANAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI LUKA LAMA PADA KECELAKAAN

Satgas Pamtas Yonif 713/ST pada pukul 11.48 WIT bertempat di Pos Ramil Tami kedatangan masyarakat yang memerlukan pengobatan medis di bagian kepala yang bernama Dominggus Retto 43 tahun dan anak Adolf Messi Retto 13 tahun yang berasal Kampung dari Skow Sae, Sabtu (16/11/2019).

Dominggus dan Adolf Messi mengalami luka lama di bagian kepala dikarenakan kecelakaan tunggal di Jln kampung Skow Sae menuju Skow Mabo, dari keterangan bapaknya sang anak dibonceng oleh Kaka sepupunya yang bernama Simon Ohey (18 tahun) dan Ferry (15 tahun) mengendari motor dengan kecepatan tinggi dan berboncengan tiga pada satu motor.

Karena sudah satu bulan yang lalu kejadian dan luka belum sembuh, maka bapak dari korban melaporkan kepada Pos Ramil Tami dan meminta tolong pengobatan dari Pos. Pratu Deden (Takes Pos Ramil Tami) dengan sigap menangani warga yang luka tersebut dengan cara membersihkan luka di bagian kepala dan melaksanakan tindakan pengobatan. Bapak Dominggus (ayah korban) mengucapkan banyak terima kasih kepada personel Pos Ramil Tami berkat pertolongannya yang melakukan tindakan medis dengan cepat.  Bapak Dominggus berharap semoga ke depannya Pos Ramil Tami dapat membantu warga di Perbatasan karena sangat membutuhkan bantuan dari anggota terutama bantuan di bidang kesehatan.

JALANAN LICIN MENYEBABKAN KECELAKAAN

JALANAN LICIN MENYEBABKAN KECELAKAAN

Pos Skamto Satgas Pamtas Yonif 713/ST pada hari Jumat, 15 November 2019 pukul 14.30 WIT telah kedatangan 2 orang masyarakat yaitu Emil (23 thn) mahasiswa alamat Kotaraja Jayapura dan Ida Uwai (24 thn) mahasiswa alamat Kotaraja berobat ke Pos Skamto karena mengalami luka-luka akibat kecelakaan tunggal yang dialaminya di depan Kipan E Yonif 751/VJS di karenakan lumpur proyek yang licin, Jum’at (15/11/2019).

Emil dan Ida berangkat dari Kotaraja Jayapura menuju Arso Swakarsa dengan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha M3 (matic) dengan Nopol PA 1341 NA yang dikendarai oleh Ida, setibanya didekat proyek pembangunan Kantor Dinas Pertanian tepatnya di dekat Kipan E Yonif 751/VJS motor yang dikendarai Ida tergelincir akibat lumpur sisa galian proyek.

Pada waktu bersamaan Ramdan berboncengan dengan Nurhayati pengendara sepeda motor yang berada di belakang Korban melihat kejadian tersebut dan langsung memberikan pertolongan dengan cara mengantar ke Pos Skamto. Setibanya di depan Pos Skamto saudara Ramdan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Dalduk depan Serda Erek Johanes dan Pratu Danang, mendengar laporan tersebut Serda Erek memerintahkan Pratu Danang untuk mengecek korban, setelah dilaksanakan pengecekan ternyata Emil tdak bisa jalan akibat luka atau rasa sakit yang dialaminya. Melihat kejadian tersebut Pratu Danang langsung mengangkat Korban ke ruang kesehatan Pos Skamto serta memanggilkan Serda Odinius Zai (Bakes) dan Pratu Erik Oksa (Takes) untuk melakukan pertolongan pertama.

Bakes bersama Takes Kompi A Yonif 713/ST  langsung melakukan pengobatan terhadap luka-luka yang dialami korban di ruang kesehatan Pos. Ida mengalami luka pada lutut kaki kiri dan mengalami pingsan serta muntah-muntah dan Emil mengalami luka pada lutut kaki kiri dan kaki kanan serta siku tangan kiri.

Setelah dilaksanakan pengobatan maka kedua korban ini di jemput oleh keluarganya yaitu bapak Pendeta Yafet Rollo dan membawa kedua korban pulang kerumahnya. Emil dan Ida mengucapkan terimakasih atas bantuan dari personel Satgas yang telah mengobati luka-luka kami semoga Tuhan Memberkati bapak-bapak TNI.

MEMBERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG DATANG KE POS

MEMBERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG DATANG KE POS

Pos Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout tepat di Jln.transit KM 31 Arso Kecamata n Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua memberikan pengobatan kepada masyarakat  Arso 8 yang datang ke Pos untuk berobat, Keerom, Kamis (14/11/2019).

Masyarakat ini datang ke Pos dengan di dampingi saudaranya yang juga datang untuk berobat. Setibanya di Pos masyarakat ini langsung di terima oleh Peltu Dewa Jabatan DanSikes Satgas. Adapun masyarakat yang datang berobat yaitu  ibu IDA ALUAH umur 27 tahun dengan keluhan panas,mual-mual dengan tensi 110/70 Setelah diperiksa maka Timkes memberikan Obat Paracetamol, Antasida, Dexsametason dan Enervon C.

Kemudian yang kedua adalah Bapak ELI TABUNI umur 40 tahun dengan keluhan Luka di kaki, gatal-gatal dan setelah diperiksa maka diberikan obat Dexametason, CTM dan Cepadroxil. Peltu Dewa kembali menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak sungkan-sungkan datang berobat ke Pos Satgas kami akan selalu siap sedia membantu masyarakat semampu kami.

Bapak Eli dan Ibu Ida mengucapkan banyak terimakasih kepada Satgas khususnya Tim Kesehatan Pos Kout yang telah memberikan pengobatan kepada kami, kami mendoakan semoga seluruh personel Satgas Yonif 713/Satya Tama akan selalu sehat dan dapat melaksanakan tugas sampai selesai dan dapat kembali bertemu dan berkkumpul dengan keluarga tercinta.