CEGAH MALARIA SATGAS KEMBALI GALAKKAN FOGGING

CEGAH MALARIA SATGAS KEMBALI GALAKKAN FOGGING

Satgas Yonif 713/ST kembali melaksanakan fogging untuk mencegah penyebaran penyakit malaria yang disebabkan oleh nyamuk. Penyakit malaria menjadi salah satu musuh bagi prajurit yang bertugas di Papua karena penyakit ini dapat menyebabkan kerugian personel.

Untuk itu dengan upaya untuk mencegah hal itu Satgas terus secara berkelanjutan setiap saat melaksanakan fogging sesuai dengan waktu yang telah di agendakan. Seperti yang dilaksanakan saat ini di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Senin (03/02/2020).

Fogging adalah salah satu cara yang bisa dilaksanakan untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk penyebab malaria dan masih banyak cara-cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit malaria ini. Dokter Satgas Letda Ckm dr. Aldwin mengatakan malaria sendiri disebabkan oleh parasit Plasmodium yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina. Setelah gigitan nyamuk tersebut, parasit masuk ke dalam tubuh dan menempati organ hati dimana parasit dapat tumbuh dan berkembang biak.

Di samping melalui gigitan nyamuk, penyebaran malaria juga dapat terjadi karena terpapar darah penderita malaria. Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan seseorang terpapar malaria yaitu janin yang terinfeksi dari ibunya, melalui transfusi darah, berbagi pemakaian jarum suntik dan menerima donor organ. Tujuan dari fogging yang kami laksanakan saat ini adalah untuk menciptakan kesehatan bagi prajurit Satgas Yonif 713/ST sehingga dengan tubuh yang sehat maka akan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan maksimal.

SATGAS BERIKAN PENGOBATAN MASYARAKAT YANG TERJATUH DARI MOTOR AKIBAT REM BLONG

SATGAS BERIKAN PENGOBATAN MASYARAKAT YANG TERJATUH DARI MOTOR AKIBAT REM BLONG

Menggunakan kendaraan ketika bepergian ke suatu tempat atau ketika mau beraktivitas harus selalu memperhatikan faktor keamanan dan kesiapan kendaraan yang akan dipakai baik itu roda empat maupun roda dua dan lain sebagainya hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan yang bisa menimbulkan kerugian materiil ataupun kerugian jiwa seperti yang di alami oleh Bapak Matius 51 tahun yang terjatuh dari motornya akibat rem blong dan menyebabkan kakinya terluka serta kejadian ini terjadi di dekat Pos Km 31 Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, Senin (03/02/2020).

Bapak Matius menceritakan awal kejadiannya ketika dia hendak kembali kerumahnya di Arso 7 setelah dari kebun miliknya, namun di tengah perjalanan tiba-tiba kendaraaan sepeda motor miliknya mengalami rem blong sehingga sulit di kendalikan yang mengakibatkan dia terjatuh dan mengalami luka di kakinya. Dengan kaki yang luka bapak Matius datang ke Pos untuk meminta pertolongan pengobatan.

Sesampainya di Pos Kout Bapak Matius langsung mendapatkan pengobatan dari Dantonkes Satgas Letda Ckm Muhamad Syaban. Syaban langsung memeriksa lukanya, membersihkannya, mengobatinya dan memberikan obat Antibiotik, Dexa dan Betadine. Syaban berkata serta mengajak masyarakat agar ketika berkendara tidak menganggap remeh kesiapan kendaraan yang akan di pakai, pengecekan rutin harus dilakukan untuk menghindari kecelakaan di jalan raya.

“Kalau kondisi kendaraan tidak baik alangkah bagusnya diperbaiki dulu sehingga ketika dipergunakan akan memberikan rasa aman bagi yang mengendarainya, sekecil apapun itu harus diperhatikan”, tergas Dantoskes. Bapak Matius dengan luka yang dirasakan berkata terimakasih atas bantuan dari Bapak Syaban semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak Syaban yang merupakan salah seorang dari sekian banyak prajurit TNI yang bertugas di  Papua ini “Sukses selalu Bapak”, tambahnya.

PENGOBATAN DOOR TO DOOR MASYARAKAT ARSO 1 DAN PEMBAGIAN PAKAIAN LAYAK PAKAI KEPADA MASYARAKAT

PENGOBATAN DOOR TO DOOR MASYARAKAT ARSO 1 DAN PEMBAGIAN PAKAIAN LAYAK PAKAI KEPADA MASYARAKAT

Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout memberikan Pengobatan Door To Door kepada Masyarakat Arso 1 dan membeagikan pakaian layak pakai kepada masyarakat Kampung Sanggaria Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom, Senin (27/01/2020).

Berbagai macam kegiatan bidang Teritorial jajaran Pos Satgas Yonif 713/ST telah dilaksanakan, termasuk dalam hal ini kegiatan Teritorial dibidang Kesehatan dimana salah satunya yaitu dengan melaksanakan kegiatan Pengobatan Door To Door. Kegiatan Kesehatan yang satu ini merupakan suatu kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat tak terkecuali oleh masyarakat binaan dari Pos Kout KM 31 di Kampung Sanggaria Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom.

Kegiatan ini dilaksanakan tepat pada pukul 08.00 WIT dan turut hadir dalam kegiatan Pengobatan Door To Door ini yaitu Letda Ckm Muhammad Syaban (Dantonkes Satgas Yonf 713/ST), Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas Yonif 713/ST), Serda Faisal, Pratu Yodi Rizki, Prada Manteb dan Prada Muhammad serta adapun beberapa masyarakat yang mendapat pengobatan.

Adapun beberapa masyarakat tersebut yaitu yang pertama bernama Ambon cabboi umur 19 tahun keluhan Bisul Obat yang di berikan berupa Asamefenamat, Cypro dan Vitamin Enervon C, yang kedua Ibu Yance umurur 21 Tahun keluhan Sakit Gigi obat yang di berikan berupa Antalgin dan Vitamin Enervon C, yang ketiga Ibu Jumailuo umur 25 tahun Keluhan pegal-pegal obat yang di berikan berupa Asamefenamat dan Vitamin Enervon C, keempat Aminus umur 21 tahun keluhan pusing-pusing obat yang diberikan Asamefenamat, Vitamin Enervon C dan yang terakhir Ibu Patrisia umur 24 tahun keluhan nyeri pada bagian tengkuk obat yang diberikan Asamefenamat dan Vitamin Enervon C

Ibu Yance salah seorang masyarakat dari Kampung Sanggaria yang mendapat pengobatan mengungkapkan rasa terimakasihya kepada Satgas Yonif 713/ST “Saya sangat berterimakasih atas bantuan kesehatan dari bapak-bapak TNI dengan adanya kegiatan Pengobatan Door To Door ini setidaknya dapat menolong masyarakat yang tidak mampu untuk berobat ke Puskesmas atuapun ke Rumah Sakit”, ungkapnya.

Syaban menambahkan bahwa yang dia dan rekan-rekan Tim Kesehatan dari Pos Kout lakukan ini merupakan sudah menjadi program dari Satuan dimana kegiatan Pengobatan Door To Door dan juga pembagian pakaian layak ini selain untuk memberikan pelayanan kesehatan serta juga untuk menjadikan Satgas dengan masyarakat di Kampung Arso Barat ini dapat lebih menjalin kerjasama ataupun keakraban demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman.

KAMI TIDAK HANYA MENYELAMATKAN NYAWA MANUSIA TAPI NYAWA BINATANGPUN KAMI SELAMATKAN

KAMI TIDAK HANYA MENYELAMATKAN NYAWA MANUSIA TAPI NYAWA BINATANGPUN KAMI SELAMATKAN

Ketika dunia di ciptakan oleh Tuhan maka di dalamnya bukan hanya manusia yang di jadikan tetapi berbagai macam makluk hidup di ciptakan mulai dari manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan dan lain sebagainya baik yang hidup di darat, udara maupun di laut. Dimata Tuhan semua ciptaannya itu baik dan kita manusia harus bisa menjaganya dengan baik supaya kita tidak jatuh ke dalam dosa seperti yang dilakukan oleh Adam dan Hawa.

Dari semua ciptaan itu manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling berharga untuk itu karena kita ciptaan  yang paling berharga maka kita sebagai manusia harus menyanyangi diri kita dan menyanyangi semua ciptaan Tuhan termasuk binatang sekalipun, seperti yang dilakukan oleh personel Pos Kotis bersama tim kesehatan yang memberikan pertolongan terhadap seekor kucing yang mengalami patah kaki karena terlindas mobil dan menyebabkan kaki kanan belakang patah, Minggu (26/01/2020).

Pasi Intel Satgas Lettu Inf Suyono yang waktu itu sedang duduk bersama-sama dengan para Perwira Staf lainnya di saung yang ada di Pos Kotis melihat kucing tersebut dan segera memerintahkan menghubungi personel Tim Kesehatan untuk memberikan pertolongan terhadap kucing tersebut. Pratu Qairul anggota Kesehatan yang sedang piket langsung memberikan pertolongan dengan terlebih dahulu menangkap kucing tersebut dengan bantuan beberapa orang personel Pos Kotis dan selanjutnya luka kucing tersebut di bersihkan, di bius lalu di amputasi dengan alat yang dimiliki tim Kesehatan Pos Kotis.

Setelah kaki kucing yang luka di bersihkan, di bius lalu jahit dan di perban maka kucing tersebut di masukkan ke kandang untuk nantinya memantau proses penyembuhannya, karena jika kucing tersebut di lepas maka untuk mengontrol bekas lukanya dan untuk penyembuhannya tidak akan bisa di kontrol. Pratu Qoirul anggota tim Kesehatan Pos Kotis yang menangani pengobatan kucing tersebut mengatakan bahwa nyawa kucing juga memiki arti ketika kami melihat kucing ini yang susah bergerak karena kakinya patah, maka kami kasihan sehingga kami memberikan pertolongan untuk mengobati luka-lukanya dan mengamputasi kaki kanan belakang yang patah, artinya nyawa binatang saja kami sangat menyanyangi apalagi dengan nyawa manusia lebih sangat berharga.

TIM KESEHATAN SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN BAGI ADIK JOEL YANG SAKIT STEP

TIM KESEHATAN SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN BAGI ADIK JOEL YANG SAKIT STEP

Dengan menggendong anak Joel 9 tahun yang mengalami sakit Step (Kejang), Mama Lusi datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua untuk meminta pertolongan, Jumat (24/01/2020).

Mama Lusi adalah salah satu masyarakat Perbatasan yang tempat tinggalnya tidak jauh dari Pos Kotis, dengan keadaan sedih dan kebingungan dia membawa anaknya yang bernama Joel  untuk berobat ke Pos Kotis. Anaknya Joel mengalami Step sudah dalam keadaan lemas dan detak jantungnya sudah mulai lemah sehingga membutuhkan pertolongan yang cepat.

Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Aldwin dan Tim Kesehatan Pos Kotis ketika mendengar adanya masyarkat yang menderita step (Kejang) segera langsung memeriksa dan memberikan pertolongan pertama terhadap anak Joel yang sudah dalam keadaan lemah, langkah pertama memeriksa kondisi tubuh serta menahan lidahnya karena agar tidak di gigit sendiri.

Namun melihat kondisinya yang sudah lemah dan membutuhkan pertolongan yang lebih cepat ataupun serius, maka Dokter Satgas dan tim kesehatan memutuskan untuk melakukan evakuasi ataupun rujukan adik Joel untuk ke Puskesmas terdekat dengan menggunakan ambulance Pos Kotis untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik dan tepat.

dr Aldwin mengatakan penyakit step adalah istilah umum pada masyarakat, “Arti step sebenarnya adalah kejang. Kejang yang dimaksud dalam hal ini umumnya adalah kejang demam yaitu suatu reaksi kejang yang terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh suhu tubuh yang sangat tinggi dan hal ini tidak bisa dianggap remeh karena belajar dari banyak kejadian kalau step tidak langsung di tangani maka bisa menimbulkan korban jiwa untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat ketika anaknya mengalami step langsung memberikan pertolongan jangan di anggap biasa”, ungkapnya.

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERLUKA AKIBAT MIRAS

SATGAS BERIKAN PERTOLONGAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERLUKA AKIBAT MIRAS

Miras memang salah satu sumber dari segala keributan, perkelahian dan lain sebagainya. Tidak sedikit orang berantem, rebut ataupun berkelahi karena miras ini dan bahkan orang lain yang ada disekitarnya menjadi korban orang yang minum miras. Satgas dalam setiap kesempatan terus melaksanakan pemeriksaan dan penekanan agar masyarakat menjauhi yang namanya Miras dan sejenisnya namun apa yang terjadi hal ini belum sepenuhnya di pahami dan di laksanakan masyarakat seperti yang terjadi saat ini ketika suami mabuk dan memukul istri yang sedang tidur yang tidak tahu menahu apa sebabnya, Rabu (22/01/2020).

Adalah Mama Karudina umur 30 tahun masyarakat Kampung Wutung PNG yang datang ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/ST Skouw yang diantar oleh saudaranya untuk meminta pertolongan dan pengobatan atas luka yang di derita oleh karena pukulan benda tumpul di kepala yang menyebabkan luka yang cukup panjang. Menurut pengakuan Mama Karundina luka yang dia derita akibat pukulan benda tumpul yang dilakukan oleh suaminya yang sudah mabuk oleh minuman keras dimana kejadian itu dilakukan ketika Mama Karundina telah tertidur kemudian ketika suaminya pulang tiba-tiba memukul kepalanya sehingga menyebabkan darah segar mengalir deras dari kepalanya.

Setelah tim Kesehatan Pos Kotis Pratu Haerul dan Prada Bano memeriksa lukanya di dapati lukanya yang lumayan panjang dan lebar, langkah pertama yang dilakukan adalah mencukur rambut yang ada di sekitar luka untuk memudahkan pembersihan dan pengobatan. Setelah di bersihkan maka lukanya mendapat jahit sebanyak 15 jahitan oleh karena panjangnya luka tersebut. Setelah itu selanjutnya Mama Karundina diberikan obat dan menurut pengakuannya suami telah meminta maaf atas kejadian ini dan oleh karena itu masalah ini tidak sampai ke pihak Kepolisian karena telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Pratu Haerul mengungkapkan “Luka yang di derita oleh Mama Karundina ini cukup dalam dan harus mendapatkan penanganan medis yang lebih untuk itu kami sarankan untuk berobat ke rumah sakit agar mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Pengobatan yang kami berikan saat ini hanya untuk sementara karena lukanya cukup dalam, panjang dan lebar apalagi ini lukanya di kepala. Sekali lagi kami selalu menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi miras karena akibatnya tidak baik”, ungkapnya.

PEDULI KESEHATAN MASYARAKAT DI PERBATASAN OLEH POS KOUT DAN SKAMTO

PEDULI KESEHATAN MASYARAKAT DI PERBATASAN OLEH POS KOUT DAN SKAMTO

Badan yang sehat dan kuat merupakan keinginan dari kebanyakan orang tak terkecuali masyarakat yang berada di Perbatasan dimana di wilayah Perbatasan ini dapat dikatakan merupakan wilayah yang mungkin sangat kurang sekali dalam pelayanan di bidang kesehatan. Kebanyakan masyarakat mengeluh dengan jauhnya tempat pelayanan kesehatan dari tempat tinggalnya seperti misalnya rumah sakit ataupun Pueksemas, hal inilah yang menyebabkan masyarakat di Perbatasan kurang memperdulikan dengan kesehatannya.

Seperti halnya yang diberikan oleh Satgas Yonif 713/ST Pos Kout dan Pos Skamto melaksanakan kegiatan Pengobatan Door To Door masyarakat Arso 8 Kampung Yammua dan kampung Yowong Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (16/01/2020).

Pelayanan kesehatan Door To Door ini sangatlah bermanfaat bagi masyarakat di Perbatasan dimana tempat tinggal yang jauh dengan lokasi tempat pelayanan kesehatan yang membuat masyarakat merasa malas untuk datang berobat, dengan adanya pengobatan Door To Door ini setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas Yonif 713/ST), Serda Faisal, Serda Kheril, Serda Yohanes, Serda Odinius Zai (Bakes pos Skamto), Pratu Nanda Saputra, Pratu Yodi Rizki dan Prada Manteb. Adapun beberapa masyarakat yang mendapatkan pelayanan pengobatan antara lain yang pertama Bapak Yulianus Karomba umur 65 tahun keluhan pegal-pegal obat yang diberikan berupa Asamefenamat dan Vitamin Enervon C, yang kedua Ibu Ance 45 tahun keluhan gatal-gatal obat yang diberikan berupa CTM, Amoxilin dan Vitamin enervon C, yang ketiga Ibu Elipenae 46 tahun keluhan pegal-pegal obat yang diberikan Asamefenamat dan Vitamin enervon C dan yang keempat Ibu Ani 21 tahun keluhan pusing-pusing obat yang diberikan Asamefenamat dan Vitamin enervon C, yang kelima Nyonya Rifli 58 tahun keluhan nyeri pinggang, nyeri tenggorokan, flu dan batuk dan yang terakhir adik Detrianus 10 tahun keluhan luka di pantat sebelah kanan.

Peltu I Dewa Agung dan Serda Odinius Zai selaku Bakes mengungkapkan “Antusias masyarakat untuk berobat sangatlah tinggi bahkan masyarakat menunggu-nunggu kehadiran Satgas untuk melaksanakan pelayanan pengobatan Door To Door ini, mereka merasa sangat tertolong karena mereka sadar untuk menuju ke rumah sakit membutuhkan waktu karena jarak antara tempat tinggal yang lumayan jauh”, ungkapnya.

Ibu Elipenae salah satu masyarakat yang mendapatkan pengobatan mengucapkan banyak rasa terimakasih karena telah memberikan pelayanan kesehatan ini “Saya sangat berterimakasih kepada Bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST Pos Kout dan pos Skamto yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada kami masyarakat di Kampung Yammua dan kampung Yowong semoga kedepannya kegiatan ini akan terus terlaksana demi kesehatan masyarakat di Perbatasan”, ujarnya.

SATGAS YONIF 713/ST POS KOUT MEMBERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT ARSO 8

SATGAS YONIF 713/ST POS KOUT MEMBERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT ARSO 8

Satgas Yonif 713/ST Pos Kout memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat Arso 8 yang datang ke Pos Kout KM 31 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom, Rabu (15/01/2020).

Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Pos Kout Satgas Yonif 713/ST ini bukan hanya kali ini saja namun pelayanan kesehatan ini sudah sering dilaksanakan dengan melalui kegiatan door to door hingga pemberian pelayanan kesehatan di Pos, seperti halnya sekarang ini dimana masyarakat dari Arso 8 datang ke Pos untuk meminta pertolongan kesehatan.

Adapun masyarakat yang datang ke Pos yang pertama bernama Emince umur 10 tahun keluhan luka infeksi dengan penanganan berupa pembersihan luka serta diberikan obat berupa antibiotik, dexa dan betadine kemudian yang kedua bernama Minus umur 7 tahun keluhan luka di kaki dengan penanganan berupa pembersihan luka serta diberikan obat berupa antibiotik, dexa dan betadine.

Letda Ckm Syaban selaku Danton Kesehatan Pos Kout mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat belakangan ini mulai meningkat karena mereka sadar bahwa yang namanya sehat ini mahal harganya dan juga tanpa adanya tubuh yang sehat kita tidak akan dapat bekerja atapun melaksanakan kegiatan apapun.

Adek Emince dan adek Minus mengucapkan banyak terimakasih atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas Yonif 713/ST “Termikasih kepada Bapak TNI yang telah mengobati saya, semoga Bapak TNI selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan keberhasilan di medan tugas”, ungkapnya.

GIAT MEMBERIKAN PENGOBATAN DOOR TO DOOR MASYARAKAT ARSO 6

GIAT MEMBERIKAN PENGOBATAN DOOR TO DOOR MASYARAKAT ARSO 6

Satgas Yonif 713/ST Bertempat di Kampung Yammua Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua tepat pada pukul 08.00 WIT melaksanakan Pengobatan Door to door kepada Masyarakat Kampung Yammua, Selasa (14/01/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas Yonif 713/ST), Serda Faisal, Pratu Nanda Saputra, dan Prada Khairil . Adapun masyarakat yang mendapatkan pengobatan yaitu Ibu Marinus umur 38 tahun keluhan pegal-pegal dengan tensi 100/70 obat yang di berikan asam efenamat dan vitamin Enervon C, Ibu Maria umur 45 tahun keluhan keputihan tensi 110/80 obat yang di berikan metronidazol vitamin enervon C.

Peltu I Dewa mengatakan “Kebanyakan masyarakat yang kami temui ketika kami melaksanakan pengobatan biasanya kurang peduli akan kesehatan sendiri menganggap biasa-biasa saja setiap penyakit yang mereka alami sehingga tidak mau untuk berobat ke rumah sakit atau puskesmas, masyarakat berpikiran bahwa penyakit yang mereka derita akan sembuh dengan sendirinya”, ungkapnya.

SATGAS BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN SEKALIGUS SILAHTURAHMI BERSAMA MASYARAKAT SKOW

SATGAS BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN SEKALIGUS SILAHTURAHMI BERSAMA MASYARAKAT SKOW

Keberadaan masyarakat ditengah-tengah pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan menjadi salah satu kunci keberhasilan tugas, masyarakat dan Satgas harus bersinergi harus saling bekerjasama untuk menciptakan rasa aman di masyarakat untuk itu hal ini tidak bisa dipisahkan. Masyarakat dan Satgas harus saling mendukung demi terciptanya keamanan dan ketertiban. Menyadari hal itu Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST melaksanakan silaturahmi sekaligus pengobatan kepada masyarakat Skow, Selasa (14/01/2020).

Dibawah pimpinan Serda I Gede Suteja (Baminlog Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST)  beserta  satu tim personel Pos Ramil Tami  melaksanakan kegiatan silaturahmi  dilanjutkan pelayanan kesehatan oleh personel Kesehatan Pos Pratu Deden kepada masyarat di Kampung Skow Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua.

Hadir dalam kegiatan ini Serda I Gede Suteja (Baminlog Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST) beserta satu tim personil Pos Ramil Tami dan keluarga bapak La Failu 56 tahun. Dalam silaturahmi ini personel kesehatan memberikan pelayanan kesehatan kepada Bapak La Failu beserta keluarga dan selanjutnya memberikan obat untuk di konsumsi.

Serda I Gede Suteja mengatakan dalam setiap pelaksanaan tugas kami menyadari peran masyarakat cukup penting untuk itu kami setiap saat selalu mendekatkan diri dengan masyarakat salah satunya dengan silahturahmi dan sekaligus pengobatan ini. Dengan silahturahmi dan pengobatan ini kami bisa mengetahui secara langsung kondisi masyarakat di lapangan serta apa yang menjadi keluhan masyarakat.

Bapak La Failu beserta keluarga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada personel Pos Ramil Tami yang telah berkenan datang kerumah kami bersilahturahmi dan sekaligus memberikan pemeriksaan kesehatan, suatu hal yang kami apresiasi dengan baik semoga dengan silahturahmi ini akan mempererat hubungan diantara kita sehingga tercipta hubungan yang baik yang akrab antara Satgas dan masyarakat dengan demikian kedamaian akan tercipta.