BERKEBUN MERUPAKAN KEGIATAN YANG ASYIK DAN BERMANFAAT

BERKEBUN MERUPAKAN KEGIATAN YANG ASYIK DAN BERMANFAAT

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Ramil Tami pada hari Jumat, 22 November 2019 pukul 09.00 WIT bertempat di Sekolah SMK N 7 muara Tami Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua telah melaksanakan kegiatan berkebu, Jum’at (22/11/2019).

Hadir dalam kegiatan ini Serda Qorrib Tubagus Anwar (Bakom Pos Ramil Tami) dan anggota Pos Ramil Tami, Bapak Rapang (pembina sekolah), Rife dan siswa siswi SMK N 7 Muara Tami. Dengan kegiatan pertama melaksanakan pembagian tugas kepada siswa siswi yang akan melaksanakan kegiatan penyeleksian dan panen bagi jagung yang sudah siap, kedua Mengajarkan siswa siswi , cara berpanen jagung dan merawat jagung yang akan siap di panen dengan cara yang benar dan ketiga Proses perawatan pohon jagung dan mencegah dari gangguan hama pada tanaman yang belum siap di panen.

Bapak Rapang selaku pembina sekolah SMK N 7 Muara Tami, mengucapkan “Terimakasih banyak kepada Pos Ramil Tami atas kegiatan tersebut yang telah membantu dan mengajarkan siswa siswi tentang rasa cinta kepada alam dan peduli akan bidang perkebunan. Hal tersebut secara tidak langsung dapat membentuk dan melatih ketekunan siswa siswi”, ucapnya.

“Kegiatan berkebun juga banyak memberi manfaat serta bekal yang baik untuk siswa siswi kedepannya, terutama bagi siswa siswi SMK N 7 yang umumnya berkecimpung di bidang pengolahan”, ujar Bapak Rapang. Kepala Sekolah SMK N 7 Muara Tami (Bapak Jalaluddin) mengucapkan “Terimakasih banyak telah membantu membina muridnya dalam kegiatan perkebunan dan dapat memotivasi kedepannya bagi siswa siswi serta membuat siswa lebih semangat dalam kegiatan belajar khusus di bidang pertanian.

TNI BERKEBUN BERSAMA MASYARAKAT

TNI BERKEBUN BERSAMA MASYARAKAT

TNI jago perang, TNI jago tembak dan TNI jago beladiri namun kali ini untuk menggiatkan kegiatan teritorial dan mendekatkan diri dengan masyarakat maka TNI juga harus jago berkebun. Seperti yang dilakukan oleh personel Pos Skamto Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama, Kamis (21/11/2019).

Dibawah pimpinan Serda Khairil personel Pos Skamto  membantu masyarakat Ibu Rosmiati memanen daun ubi jalar di kebun Arso 7 dan membantu membersihkan kebun cabe milik Bapak Ronal di kebun Arso 7. Hadir dalam kegiatan ini Serda Khairil, Serda Yuda,  Serda Ozai, Praka Satriawan, Praka Aquino, Praka  Rival, Bapak Ronal (warga arso 7), Ibu Susmiti (warga Arso 7) dan Ibu Rosmiati (warga Arso 7).

Serda Yuda mengatakan bahwa kami personel TNI harus memiliki kemampuan dalam segala hal termasuk kemampuan untuk berkebun, bercocok tanam dan lain sebagainya. Seperti saat ini kami membantu masyarakat untuk memanen kebunnya dan membantu masyarakat untuk membersihkan kebun mereka. Daun ubi jalar sangat baik bagi kesehatan diantaranya dapat mengurangi risiko penyakit jantung, membantu kepadatan tulang, meredakan sakit pada Haid dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Setelah selesai kegiatan tersebut Ibu Rosmiati dan Bapak Ronal mengucapkan banyak terimakasih kepada anggota Pos Skamto atas bantuannya dalam memanen ubi jalar dan membersihkan kebun cabe miliknya, hal tersebut sangat membantu kami serta juga dapat meningkatkan silaturahmi antara anggota Pos Skamto dan Warga Arso 7.

MERAWAT TANAMAN SAYURAN YANG TELAH DITANAM DI SMKN 7 MUARA TAMI PAPUA

MERAWAT TANAMAN SAYURAN YANG TELAH DITANAM DI SMKN 7 MUARA TAMI PAPUA

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Ramil Tami pada hari Jumat, 15 November 2019 pukul 09.00 WIT bertempat di sekolah SMK N 7 Muara Tami melaksanakan kegiatan perawatan tanaman bibit sayuran yang telah ditanam di Sekolah, Jum’at (15/11/2019).

Hadir dalam kegiatan ini Serda Qorrib Tubagus Anwar (Bakom pos Ramil Tami) dan anggota Pos Ramil Tami serta Bapak Dwi (Pembina Sekolah) dan Trince siswi kelas 11 SMK N 7 Muara Tami.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah melaksanakan pemilihan atau penyeleksian antara bibit kangkung dan bayam merah yang tumbuh dengan rumput. Sistem penangkaran yaitu bibit yang tumbuh terlalu rapat dalam satu tempat untuk dipisah demi kesuburan tanaman kedepan. Pemupukan guna untuk kesuburan dan mencegah hama pada tanaman pada usia muda dan penyiraman bibit tanaman setelah selesai pemupukan.

Bapak Dwi selaku pembina sekolah SMK N 7 Muara Tami mengucapkan “Terimakasih kepada Pos Ramil Tami atas kegiatan tersebut yang telah membantu bukan hanya menanam, tetapi dengan perawatan dan peduli perkembangan bibit tanaman yang telah ditanam hal ini mengajarkan siswa tentang tata cara penanaman dan peduli perawatan bibit tanaman sayuran bagi siswa siswi SMK N 7 Muara Tami”, ujarnya.

PEDULI LAHAN SUMBER PANGAN DESA

PEDULI LAHAN SUMBER PANGAN DESA

Papua memiliki lahan yang cukup luas dengan tanahnya yang subur-subur. Namun tanah yang luas dan subur ini kalau dibiarkan tidak akan berguna sehingga supaya berguna maka harus di olah tetapi untuk mengelolahnya dibutuhkan keseriusan dan ketelatenan.

Melihat peluang tersebut maka Satgas Yonif 713/ST khususnya Pos Koya Koso memanfaatkan peluang tersebut bersama dengan masyarakat dengan bersama-sama memanfaatkan lahan-lahan yang kosong yang terletak di kampung Kukup Koya Koso Kota Jayapura Propinsi Papua, Selasa (12/11/2019)

Hadir dalam kegiatan ini Letda Inf Agung (Danpos Koya Koso Satgas Yonif 713/ST), Pratu Dede Tofan, Prada  Ahmat Latu, Prada Jefriyanto dan Bapak Agus Ketua Tani Kukup Koya Koso. Dan kegiatan yang dilaksanakan pada peduli lahan ini yaitu pengenalan tentang tanaman pangan yanh praktis dan cepat produktif dan penanaman Bibit Sayur kol dan lombok rawit besar

Letda Inf Agung mengungkapkan banyak lahan kosong di wilayah Papua ini sehingga kami Satgas mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengelolahnya untuk menambah pendapatan keluarga, memperbaiki ekonomi masyarakat. Memang tidak mudah untuk mencapai itu semua namun dibutuhkan keseriusan dan ketelatenan.

Ucapan terimakasih bapak Agus kepada Satgas Yonif 713/ST secara khusus Pos Koya Koso karena telah dibantu untuk pemanfaatan lahan penanaman dan pemupukan bibit harapan kami masyarakat disini agar kedepannya digiatkan kembali kegiatan seperti ini dan tidak hanya saat ini saja.

BERCOCOK TANAM BERSAMA WARGA KAMPUNG WAMENA MUARA TAMI

BERCOCOK TANAM BERSAMA WARGA KAMPUNG WAMENA MUARA TAMI

Meningkatkan ekonomi masyarakat salah satunya adalah dengan meningkatkan hasil-hasil pertanian, hal itulah yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas  Yonif 713/ST Pos Ramil Tami dengan pimpinan Serda Sarifudin bersama bapak Ducky salah seorang masyarakat kampung Wamena Distrik Muara Tami Kota Jayapura Propinsi Papua yang bergotong royong mengerjakan kebun dekat rumah dan di tanami tanaman cabai, Senin (11/11/2019).

Hadir dalam kegiatan ini Serda Sarifuddin (Wadanpos Muara Tami Satgas Yonif 713/ST) beserta satu regu personel Pos Muara Tami dan keluarga Bapak Ducky.

Sarifudin mengatakan bahwa Cabai adalah salah satu komoditi pertanian yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi namun hal ini tidak dapat begitu saja kita dapatkan karena untuk menanam dan merawat tanaman cabai juga perlu dengan perawatan yang baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun tanah Papua yang cukup subur menjadikan semua tanaman bisa tumbuh subur tinggal dibutuhkan keuletan dalam mengerjakannya.

Bapak Ducky mengucapkan sangat berterimakasih kepada Satgas khususnya personel Pos Ramil Tami yang telah membantu keluarga kami bercocok tanam, tenaga dari bapak-bapak TNI cukup membantu dan meringankan pekerjaan kami keluarga disini. Kiranya bapak-bapak TNI senantiasa diberikan kekuatan oleh Yang Kuasa dalam menjalankan pengabdian bagi Bangsa dan Negara.

SATGAS DAN MASYARAKAT BERCOCOK TANAM BERSAMA UNTUK TINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT

SATGAS DAN MASYARAKAT BERCOCOK TANAM BERSAMA UNTUK TINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT

Meningkatkan ekonomi masyarakat menjadi salah satu program yang dicanangkan oleh Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dalam pelaksanaan tugasnya di Papua. Dan itu di wujud nyatakan oleh pos-pos jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama, seperti yang dilakukan oleh Pos Kaliasin kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom dan pos Ramil Tami Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Jumat (08/11/2019).

Pos Kaliasin pimpinan Letda Ida bersama personel pos mengajak masyarakat melaksanakan pemupukan jagung dengan benar dilahan percontohan milik Pos yang luasnya sekitar 3/4 Hektar, sedangkan Pos Ramil Tami memberikan pengajaran bagaimana menyiapkan bibit yang baik dan bagaimana cara bercocok tanam yang baik.

Hadir dalam kegiatan ini Letda Inf Ida Bagus Pujan (Danpos Kaliasin), beserta satu tim personel Pos Kaliasin, Bapak Daniel Kuntui (Ketua RT 1 Kampung Kibay), Bapak Karlos Isumungkir (Kepala Sekolah PAUD), dan perwakilan beberapa orang masyarakat, Serda Qorib beserta satu regu personel Pos Muara Tami, Bapak Nopri (Guru SMKN 7 Skouw) dan 20 orang siswa kelas 10 SMKN 7 Skouw.

Letnan Ida mengungkapkan “Tanaman jagung merupakan tanaman yang perawatannya tidak terlalu sulit sehingga masyarakat dapat dengan mudah untuk menanamnya dan ini juga dapat meningkatkan ekonomi keluarga, ekonomi masyarakat dan jagung juga dapat dijadikan sebagai pengganti nasi”, ujarnya.

Dikesempatan yang lain Serda Qorib juga mengungkapkan bahwa salah satu cara untuk mendapatkan hasil yang baik dalam bercocok tanam adalah dengan penyiapan bibit dengan baik sehingga hal ini perlu diketahui oleh masyarakat.

Bapak Nopri sangat berterimakasih kepada Satgas Yonif 713/Satya Tama yang telah membagikan ilmunya kepada kami bagaimana cara penyiapan bibit tanaman yang baik dan bagaimana cara bercocok tanam yang baik, harapannya semoga ilmu yang dibagikan bisa bermanfaat dalam menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.

TANAMAN VANILI YANG SANGAT MENJANJIKAN

TANAMAN VANILI YANG SANGAT MENJANJIKAN

Vanili sekarang ini menjadi komoditi yang sangat bernilai karena harganya yang cukup tinggi, hal ini karena Vanili atau Vanilla merupakan salah satu jenis tanaman penghasil bubuk Vanili yang memiliki aroma harum dan manis sehingga sekarang ini banyak masyarakat yang menanam Vanili. Hal itulah yang mendorong masyarakat kampung Kibay Kaliasin Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua yang bernama bapak Yosep Numbun untuk menanam Vanilli di kebunnya. Saat ini Bapak Yosep tiba pada tahap mengkawinkan Vanilli yang dibantu oleh personel Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Kaliasin pimpinan Letda Inf Ida Bagus, Kamis (07/11/2019).

Pak Yosep menjelaskan tanaman Vanili dalam pertumbuhannya membutuhkan tegakan sebagai tempat menjalar. Tegakan dapat dibuat dari bambu yang diikatkan pada pohon yang satu dengan pohon yang lain. Sistem perambatan penunjang tunggal, tanaman Vanili dirambatkan lurus ke atas pada naungannya. Kandungan gizi pada Vanili tergolong tinggi, diantaranya adalah serat, mineral, vitamin A, B, E.

Selain aromanya yang dapat digunakan sebagai peningkat selera makan, aroma pada Vanili juga dijadikan sebagai obat penenang yang dicampurkan ke dalam essential oil (minyak aroma terapi). Selain itu, perlu diketahui terdapat fakta dari beberapa penelitian yang menyatakan bahwa dengan mengkonsumsi Vanili secara rutin, maka akan dapat mengatasi dan menghindari depresi berat.

Ida mengungkapkan rasa bangganya  bisa membantu bapak Yosep mengawinkan Vanilli miliknya ini juga memberikan kesempatan bagi kami untuk belajar bagaimana mengawinkan Vanili yang benar, karena merawat Vanili memang tidak gampang dan tidak mudah dibutuhkan ketelatenan, kesabaran dan ketekunan. Semoga proses pengawinan ini akan berhasil dengan baik sehingga menghasilkan Vanilli yang berkualitas.

PENATAAN BATAS KAWASAN HUTAN

PENATAAN BATAS KAWASAN HUTAN

Peduli Lingkungan Pos Kaliasin Yonif 713/Satya Tama diundang oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan wilayah X bergotong royong dalam rangka penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan sebagai obyek TORA bertempat di kampung Kibay Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (02/11/2019)

Dari mulai pemasangan patok guna sebagai center untuk penataan hutan yang nantinya akan jadi obyek TORA. Letda Inf Ida Bagus jabatan sebagai Danpos Kali Asin menyampaikan “Ini merupakan perintah dari Menteri Lingkungan Hidup melalui surat Nomor S/220/BPKH.X-2/2019 tentang penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan maka dari Kepala Balai meminta bantuan personel Satgas Yonif 713/Satya Tama ikut dalam kegiatan tersebut dan kami pun sangat bersedia dalam hal apapun itu apabila dibutuhkan Rakyat”, ungkapnya.

Program ini tidak hanya penataan untuk hutan produksi terbatas juga kawasan hutan produksi tetap Sungai Sungrum, Bewani, melainkan produksi yang dapat dikonversi di wilayah Kabupaten Keerom. Kegiatan ini pun dihadiri oleh (Kemenhut Jayapura) Bapak Theodulus Hardinas Bansi, S.Hut., Bapak Adam (Kemenhut Jayapura), Bapak Yosep (Ondoapi setempat), Bapak Matius Kuntui (Kaur Pembangunan), Bapak Lody Boream (Kaur Pemerintahan) dan Pak Saul (Kemenhut Kabupaten Keerom).

BERCOCOK TANAM PERSONEL SATGAS BERSAMA SISWA-SISWI DI PERBATASAN

Serda Qorrib Tubagus bersama 5 orang personel Pos Muara Tami Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama memanfaatkan Lahan kosong milik SMKN 7 Muara Tami untuk ditanami sayuran, bibit cabai dan penyiraman bersama murid murid SMKN7 Muara Tami, Jum’at (25/10/2019).

Kegiatana ini dilakukan selain untuk mengantisipasi kekosongan lahan, juga untuk menambah hasil sayuran guna di manfaatkan untuk di olah hasilnya bertempat di kebun sekolah. Bapak Dwi kesehariannya menjabat sebagai pembina sekolah mengaku senang bisa memanfaatkan lahan kosong in sebab selain untuk meningkatkan ekonomi juga mengurangi pengeluaran membeli sayuran.

“Puji Tuhan saya ucapkan, ini banyak kegunaannya, para anggota Satgas Yonif 713/ST sudah banyak sering membantu kami, lahan tersebut pun ditanami berbagai macam jenis bibit sayuran yang dibawa anggota Pos Muara Tami seperti Terong, cabai dan kangkung ini tentu membantu saya para guru-guru serta murid-murid untuk dikonsumsi sendiri apabila sudah panen nanti”, terang pembina sekolah tersebut.

Serda Qorib dalam melaksanakan pengenalan bibit beserta 5 orang personelnya, mengaku pihak dari Satgas Yonif 713/ST sengaja pemanfaatan lahan tersebut dan memang sudah program dari Satgas Yonif 713/Satya Tama mengadakan serbuan teritorial.

Di akhir pun Qorib menerangkan kepada murid-murid dan pembina guru “Lahan ini harus selalu dijaga kebersihannya, lakukanlah penggemburan tanah apabila tanah sudah melebar serta tidak boleh menggunakan bahan kimia berbahaya” terangnya. Kedepannya Satgas Yonif 713/Satya Tama akan lebih menggalakkan kegiatan memanfaatkan lahan kosong dengan maksud dan tujuan meningkatkan ekonomi serta juga mengurangi pengeluaran masyarakat untuk membeli kebutuhan sayur-sayuran.