SILATURAHMI TIM SISTER DIREKTORAT JENDRAL SUMBER DAYA IPTEK DAN DIKTI JAKARTA PUSAT KE POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST PERBATASAN RI-PNG

SILATURAHMI TIM SISTER DIREKTORAT JENDRAL SUMBER DAYA IPTEK DAN DIKTI JAKARTA PUSAT KE POS KOTIS SATGAS YONIF 713/ST PERBATASAN RI-PNG

Kunjungan dari Tim Sister Direktorat Jendral Sumber Daya Iptek dan Dikti Jakarta Pusat ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/Satya Tama selain untuk bersilaturahmi juga untuk mengunjungi wilayah perbatasan RI-PNG, Skouw, Jum’at (15/11/2019).

Rombongan yang berjumlah 5 orang tersebut disambut langsung oleh Kapten Riyo Iskandar (Pakum Satgas Yonif 713/ST) beserta dengan Perwira Staf lainnya. Dalam kunjungannya mereka baru pertama kalinya mendatangi di wilayah perbatasan sehingga sudah direncanakan untuk berkunjung ke Batas RI-PNG.

Setelah rombongan mendatangi Pos Kotis kemudian dilanjut untuk menuju ke PLBN Skouw untuk melaksanakan Foto bersama di Perbatasan RI-PNG. Turut hadir dalam ini Kapten Riyo Iskandar (Pakum Satgas Yonif 713/ST), Lettu Inf Sulaiman (Danki Markas Pos Kotis Skouw Satgas Yonif 713/ST), Lettu Inf Aji Satrio (Pasi Ops Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Prof Suhadi Lili (Ketua Tim Sister Direktorat Jendral Sumber Daya Iptek dan Dikti), Rizky Tito Prasetyo (Tim Programmer Dikti), Jhon Numberi (Dosen UNCEN), Said (Dosen UNCEN), Lasarus Ramandey (Dosen UNCEN).

Tepat pada pukul 16.55 WIT rombongan Tim Sister Direktorat Jendral Sumber Daya Iptek dan Dikti Jakarta Pusat selesai melaksanakan kunjungan ke Perbatasan dengan aman dan tertib untuk kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke Jayapura.

LAUNCHING APLIKASI SISTEM PELAYANAN DISTRIK (SIMPELDIS) DAN PELAYANAN GISA OAP BAGI MASYARAKAT DI  DISTRIK MUARA TAMI

LAUNCHING APLIKASI SISTEM PELAYANAN DISTRIK (SIMPELDIS) DAN PELAYANAN GISA OAP BAGI MASYARAKAT DI DISTRIK MUARA TAMI

Tepat pada pukul 10.00 WIT Pos Ramil Tami dengan pimpinan Serda Qorrib Tubagus Anwar mewakili undangan Launching Aplikasi Sistem Pelayanan Distrik (SIMPELDIS) dan pelayanan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Orang Asli Papua (GISA OAP) bagi masyarakat bertempat di Kantor Distrik Muara Tami, Kamis (14/11/2019).

Sosialisasi dan pembuatan dokumen keluarga dan KTP Elektrik serta Akte kelahiran, Akte Kematian, Akte perceraian dan Kartu Identitas anak secara serentak. Acara ini bertempat di Kantor Distrik Muara Tami Launching Sistem Pelayanan Administrasi Masyarakat Distrik Muara Tami.

Turut hadir dalam.kegiatan ini Ir.H. Rustam Saru . M.M (Wakil Walikota Jayapura), Supriyanto, S.STP.,M.AP (Kadistrik Muara Tami), Lettu Inf Meraudje (Danramil Muara Tami), AKP Jubelina EL (Kepala Kantor Kelas 1 tpi Jayapura), Kapten Laut Sudiro (Danpos AL), Abraham Mayor (Pendeta) dan Danpos RRI serta Bapak Yanz Mallow (Ondo Api Skow Mabo).

Walikota berharap kepada semua masyarakat untuk melengkapi administrasi hidup agar mudah diketahui asal usulnya dan diketahui sebagai warga Distrik Muara Tami, dengan adanya launching aplikasi ini harapannya warga lebih terdata dan mencegah orang-orang baru yang tidak diketahui identitasnya serta dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan misalnya kriminalitas maupun kejahatan lainnya.

DONY GREDINAND,S.H.,M.TR.HAN., M.I.POL MENGHADIRI PISAH SAMBUT KAPOLRES KEEROM

DONY GREDINAND,S.H.,M.TR.HAN., M.I.POL MENGHADIRI PISAH SAMBUT KAPOLRES KEEROM

Komandan Satuan Tugas Batalyon Infanteri 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol menghadiri acara pisah sambut Kapolres Keerom dari pejabat lama AKBP Muji Windi Harto, S.IK., kepada pejabat baru AKBP Baktiar Joko Mujiono, S.IK., MM bertempat di Gedung Dispora Kab. Keerom Jl. Kelapa, Kampung Asyaman, Swakarsa, Distrik Arso, Kab. Keerom Provinsi Papua. Senin (11/11/2019).

Kegiatan ini pun di hadiri oleh stake holder yang ada di wilayah perbatasan dari mulai Wakil Bupati,  Dandim 1701/Jayapura, Dansatgas serta banyak para tamu undangan lainnya. Dalam Sambutan oleh Bapak Piter Gusbager, S. Hut, MUP yang kesehariannya menjabat Wakil Bupati Keerom mengungkapkan “Pertama-tama saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan saya dikarenakan ada kegiatan di Jayapura, kami Pemda Kab. Keerom sangat menghormati peristiwa atau sejarah pisah sambut Kapolres Kab. Keerom pada hari ini, konsolidasi harus kita bangun, tanpa dukungan dari Pemda unit kemasyarakatan maka tugas pelayanan pasti tidak berjalan optimal”, ungkapnya

Atas nama Pemda Kab. Keerom saya ucapkan selamat datang kepada AKBP Baktiar Joko Mujiono, S.IK., MM di Kab. Keerom, negeri yang indah dan kaya dan kepada Kapolres lama AKBP Muji Windi Harton S.IK., SH kami ucapkan terimakasih atas kinerja selama ini di Polres Kab. Keerom yang telah bekerja dengan profesional dan kontekstional. Selanjutnya dalam acara ini banyak hal hal yang bisa di sebut kenangan untuk pejabat lama karena dengan adanya bacaan puisi yang di bacakan Bripda Kristin anggota polres keerom.

Sebagai pejabat baru tentunya bukan enak akan tetapi ujian besar mampu dan tidak mampunya tergantung pimpinan, Beliau pun menyampaikan harapannya agar meminta dukungan dan kerjasamanya dalam kedinasan sehari-hari oleh seluruh masyarakat kab. Keerom, karena tanpa adanya dukungan dari bapak ibu sekalian kami tidak dapat bekerja dengan maksimal, tidak lupa juga kami meminta dukungan dari rekan-rekan dari TNI dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di Kab. Keerom.

Tujuan utamapun langsung tertuju yaitu PON 2020 yang diharapkannya untuk lebih mempererat silaturahmi momen nasional ini adalah ajang pertandingan begitu bergengsi yang di adakan oleh Pemerintah Indonesia. Sebelum di akhiri Penyerahan cinderamata pun di berikan oleh Kompol Junus Poceratu (Wakapolres Kab. Keerom), Kolonel Inf Jerry Harapan Tua Simatupang (Dandim 1701/JYP), Letkol Inf Ary Sutrisno (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300/Brajawijaya) kepada AKBP Muji Windi Harto, S.IK., SH (pejabat Kapolres Kab. Keerom yang lama).

PISAH SAMBUT KAPOLSEK MUARA TAMI DARI PEJABAT LAMA AKP D. PITER KALAHATU, SH KEPADA PEJABAT BARU AKP JUBELINA WALLY, S.H. MH

PISAH SAMBUT KAPOLSEK MUARA TAMI DARI PEJABAT LAMA AKP D. PITER KALAHATU, SH KEPADA PEJABAT BARU AKP JUBELINA WALLY, S.H. MH

Pergantian pejabat dalam instansi pemerintah, TNI dan Polri adalah sesuatu yang biasa terjadi seperti yang saat ini di Instansi Kepolisian Polsek Muara Tami Distrik Muara Kota Jayapura Provinsi Papua. Hari ini dilaksanakan kegiatan pisah sambut pejabat lama dan pejabat baru Kapolsek Muara Tami dari AKP D Piter Kalahatu SH kepada pejabat baru AKP Jubelina Wally SH, MH, Sabtu (09/11/2019).

Hadir dalam kegiatan ini Letkol Inf Dony Gredinand SH, M. Tr. Han. M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST) , AKP D Piter Kalahatu SH (Kapolsek Lama),  AKP Jubelina Wally SH, MH (Kapoksek Baru), Supriyanto (Kadistrik Muara Tami), Lettu Inf Santo (Dansatgas Bant),  IPTU Kasrun (Kapospol PLBN Skouw),  IPTU Kandek (Waka Polsek Muara Tami), IPTU Yudha (Danton BKO Brimob),  Serma Herman (Koramil Muara Tami), Para Perwira Staf Polsek Muara Tami,Rahmad (Karantina PLBN Skouw), Para Tokoh Masyarakat dan tokoh Agama,  H Jufri Ketua KKSS, Yusuf Ketua kerukunan Tanatoraja, Niko Tokoh Adat Muara Tami, Kepala Kampung Koya Barat dan Ibu Pendeta Nova Halehu.

AKP D Piter Kalahatu SH. Pejabat lama mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan yang telah hadir pada acara pisah sambut Kapolsek Muara Tami ini. Pergantian pimpinan sudah biasa dalam lingkungan kepolisian karena dinamika tantangan tugas yg cukup berat. Kehadiran aparat Kepolisian di lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan dan bekerja sama dengan instasi terkait demi kemajuan Distrik Muara Tami walaupun dengan keterbatasan anggota namun hal ini terbantu atas dukungan masyarakat Distrik Muara Tami yang saling bergandengan tangan untuk bekerjasama demi menjaga keamanan dan keterlibatan lingkungan dan saling bersinergi, saling mendukung.

Saya berpesan  kepada seluruh elemen masyarakat dapat membantu tugas Kapolsek yg baru. Kami mohon diri kepada seluruh masyarakat dan rekan rekan saya sebagai Binmas Polda Papua Kami berpesan kepada seluruh masyarakat dan rekan rekan instansi agar tetap menjaga kerjasama demi pelaksanaan tugas yg akan datang.

Ibu AKP Jubelina Wally SH, MH. selaku pejabat baru menyambung penyampaian dari pejabat lama menambahkan mohon dukungan dan kerjasamanya, koreksi dan masukannya di dalam kami melaksanakan tugas kedepannya.

Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST yang hadir pada acara pisah sambut  ini mengungkapkan bahwa kita semua merasa bersyukur telah mengenal bapak Piter yg selama ini saling bekerja sama dengan instansi lain, kami ucapkan selamat bertugas ditempat yang baru semoga dapat menjalankan dinas di tempat baru dengan baik dan amanah serta menjadikan berkah bagi keluarga dan kedinasannya.

WALIKOTA JAYAPURA BERSAMA SATGAS HADIRI RAKER II BAKAL KLASIS MUARA TAMI GKI DI TANAH PAPUA

WALIKOTA JAYAPURA BERSAMA SATGAS HADIRI RAKER II BAKAL KLASIS MUARA TAMI GKI DI TANAH PAPUA

Menjalin toleransi sesama umat Tuhan harus diwujud nyatakan dalam kehidupan nyata dan bukan hanya sebagai ucapan semata dimana dan kapanpun. Hal ini disadari oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama di dalam melaksanakan penugasannya di Tanah Papua bahwa keberhasilan tugas itu butuh dukungan dari berbagai pihak, apakah itu instansi pemerintah dan lain sebagainya seperti yang di laksanakan pada hari ini Satgas membangun komunikasi dan kerjasama lewat Raker Kerja ll Bakal Klasis Muara Tami GKI di Tanah Papua yang dilaksanakan di Gedung Gereja Jemaat Ora Et Labora Holtekamp Distrik Muara Tami Kota Jayapura Propinsi Papua, Rabu (06/11/2019).

Hadir dalam kegiatan ini Bapak Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM (Walikota Jayapura), Bapak Pdt. Welliam Itarr M.Th (Ketua Sinode GKI di Tanah Papua), Bapak Pdt Moses Pulalo, M.Th (Ketua Bakal Klasis Muara Tami), Bapak Pdt. Bram Mayor (Sekretaris Bakal Klasis Muara Tami), Bapak Pdt. Reinhard Satya (Ketua Jemaat GKI Ora et Labora), Bapak Pdt. Jhon Watopa S.Th (Pospel Edom), Ibu Pdt Melisa Takasenserang S.Th (Kanaan Koya Barat), Ibu Barnesy Jamlean S.Th (Skouw Sae), Ibu Pdt Baransano S.Th (Koya Koso), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST) beserta satu tim personel Pos Kotis dan perwakilan dari 14 jemaat yang ada di Bakal Klasis Muara Tami.

Walikota Jayapura Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM dalam sambutannya mengatakan bahwa Muara Tami ini adalah lumbung kota Jayapura karena di Muara Tami ini terdapat perkebunan, pertanian, peternakan dan lain sebagainya. Dan tahun 2020 Gereja harus bangkit, Gereja harus mengembangkan ekonomi Gereja dengan memberdayakan masyarakat atau jemaat dalam Gereja masing-masing oleh karena itu masyarakat harus mau bekerja keras dan harus menjaga Persatuan dan Kesatuan.

SOSIALISASI ATURAN-ATURAN LINTAS BATAS RI-PNG

SOSIALISASI ATURAN-ATURAN LINTAS BATAS RI-PNG

Bertempat di Aula Bupati Kabupaten Keerom, Kampung Arso Kota. Dansatgas beserta Perwira Staff Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama menghadiri kegiatan Sosialisasi aturan-aturan lintas batas basic agreement dan special arrangements bagi Masyarakat perbatasan RI-PNG yang dipimpin oleh Ibu Susana D. Wanggai (Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua) yang dihadiri sekitar 80 orang, Selasa (05/11/2019).

Acarapun dimulai dengan doa pembuka oleh rohaniawan karena dalam setiap apapun kegiatannya harus di awali dengan berdoa agar apapun itu kegiatan yang berat akan terasa ringan. Sosialisasi ini langsung di kendalikan oleh Ibu Susana D. Wanggai yang kesehariannya menjabat Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua menyampaikan “Pertama saya mengucapkan terimakasih kepada para personel Satgas Pamtas yang sudah hadir pada siang hari ini, atas nama Gubernur Papua kami memberikan apresiasi kepada Pemda Keerom karena telah membantu kegiatan yang cukup penting untuk kita semua terutama kepada aparat TNI maupun Polri yang menjaga kampung-kampung yang berada di daerah perbatasan”.

Untuk mengingat dan meminimalisir permasalahan yang dihadapi oleh aparat keamanan dan masyarakat oleh karena itu bisa dilakukan dengan cara melakukan pendekatan dengan masyarakat. Aturan lintas batas juga harus dipahami oleh seluruh elemen-elemen masyarakat, agar tidak terjadinya miss komunikasi dengan apparat setempat yang melaksanakan tugas di perbatasan antar RI-PNG. Bapak Edy Buntan (Asisten II Pemda Kabupaten Keerom) sekaligus membuka sosialisasi dengan pemukulan tifa dari mulai menjelaskan tanggung jawab mengelola wilayah perbatasan di Kabupaten Keerom, koordinasi oleh semua pihak yang berada di wilayah perbatasan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Bapak Agus Makabori (Kepala seksi ijin tinggal kantor Imigrasi kelas 1 Jayapura) menjelaskan tentang Kartu lintas batas, AKBP H. Muhammad Syafei (Kepala Bidang Brantas BNN Provinsi Papua) menjelaskan tentang bahayanya penyelundupan barang illegal berjenis Narkotika. Diakhir Letkol Inf Dony dalam tanggapannya mengungkapkan “Pertemuan kita pada kali ini sangat bagus dilaksanakan guna untuk saling komunikasi antara Satgas dengan pemerintahan setempat dan Rakyat, jangan putus sampai disini melainkan harus terus berkoordinasi dan berkomunikasi”, ungkapnya

Hadir dalam kegiatan ini Bapak Edy Buntan (Asisten II Pemda Kab. Keerom), Bapak Agus Makabori (Kepala seksi ijin tinggal kantor imigrasi kelas 1 Jayapura), AKBP H. Muhammad Syafei (Kepala Bidang Brantas BNN Provinsi Papua), Bapak Joko S. Wabiager (Kepala Badan pengelola kawasan perbatasan daerah Kabupaten Keerom), Letkol Inf Wira Muharromah, S.H.,Psc (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509/Balawara Yudha), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/Satya Tama), Letkol Inf Ary Sutrisno (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300/Brajawijaya), Ibu Lena Beru (Kepala Dinas Sosial Kab. Keerom), Bapak Megiken Bangun (Kepala Dinas Kominfo Kab. Keerom), Bapak Wenseslaus Meho (Kepala Bidang Koordinasi Perencanaan dan Fasilitasi kerjasama badan pengelola kawasan perbatasan daerah Kabupaten Keerom), Bapak Adolof Boryam (Kepala Distrik Mannem), Bapak Valentinus Swadayana (Kepala Distrik Waris), Bapak Heri Susanto Wabes (Kepala Distrik Yaffi) dan Bapak Simon Debem, S.E (Kepala Distrik Web).

MENGENAL SITUS LUKISAN DINDING GUA PRASEJARAH BUNDA MARIA DI KEEROM PAPUA

MENGENAL SITUS LUKISAN DINDING GUA PRASEJARAH BUNDA MARIA DI KEEROM PAPUA

Dalam tradisi Katolik, Gua Maria adalah tempat yang dipusatkan untuk melakukan ziarah dan devosi kepada Maria. Tempat-tempat tersebut dapat ditetapkan sebagai tempat ziarah karena pertimbangan penampakan supranatural Maria ataupun faktor sejarah sebagai tempat devosi dan ziarah umat Katolik. Hal inilah yang mau disampaikan oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout dalam kegiatan mengenal Situs Lukisan Dinding Gua Prasejarah Bunda Maria Arso bertempat di Gua Bunda Maria Arso Jalan Trans Papua Arso 1 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (30/10/2019).

Turut hadir pada acara ini Drs. Gusti Made Sudarmika (Kepala Balai Arkeologi Papua), Ibu Katrimah (Kasi Bidang Kebudayaan), Ibu Erlin Novita (Balai Arkeologi Papua), Sertu Sandi Prabowo (Bakom Satgas Yonif 713/ST), Pratu I Wayan Arya (Ta Pionir Satgas Yonif 713/ST), Pdt. Saraq Mandibodibo, S. Si Teologia (Bapak Pendeta), Perwakilan Guru-guru dari Kabupaten Keerom, Siswa siswi SMA dan SMK dari Kabupaten Keerom.

Drs. Gusti Kepala Balai Arkeologi Papua menjelaskan dalam tradisi agama Katolik keberadaan gua Maria mempunya sejarah panjang. Bunda Maria beberapa kali menampakkan diri pada orang-orang terpilih. Salah satu penampakan yang paling terkenal adalah penampakan Bunda Maria kepada Bernadette Soubirous di sebuah gua yang ada di kota Lourdes Perancis pada tahun 1858. Tempat itu kemudian menjadi tempat ziarah gua Maria paling populer.

Tempat ziarah ini pulalah yang kemudian menjadi inspirasi untuk membuat tempat ziarah serupa pada komunitas Katolik setempat. Dari situ muncullah tempat ziarah gua Maria di banyak tempat di dunia seperti Gua Bunda Maria Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua ini sehingga perlu disosialisasikan kepada masyarakat.

DANSATGAS BERIKAN MATERI WUJUDKAN BELA NEGARA DI PERBATASAN RI-PNG

DANSATGAS BERIKAN MATERI WUJUDKAN BELA NEGARA DI PERBATASAN RI-PNG

Dansatgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol menjadi salah satu nara sumber dalam kegiatan Sosialisasi aturan perundang-undangan yang terkait dengan Aturan Lintas Batas, Kepabeanan, Narkotika dan Bela Negara, Papua, Selasa (29/10/2019).

Sebelum memberikan materinya Dansatgas menggugah semangat peserta dengan memberikan Yel-Yel Papua Damai, NKRI Harga Mati. Hal ini dilakukan Dansatgas karena jam pemberian materi sudah siang dan biasanya sehabis makan siang menyebabkan mata mengantuk, sehingga inisiatif Dansatgas agar peserta tergugah semangatnya kembali.

Bela Negara menjadi materi yang dipercayakan oleh Panitia untuk di bawakan oleh Dansatgas, Bela Negara di wilayah perbatasan karena saat ini Yonif 713/Satya Tama lah yang sedang bertugas di wilayah perbatasan khususnya perbatasan RI-PNG Skouw.

Dalam penyampaiannya Dansatgas menjelaskan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama diantaranya yaitu melaksanakan pengamanan Perbatasan RI-PNG dan mencegah pindahnya Patok batas MM 1 sampai MM.3A, mencegah pelintas batas illegal, penebangan kayu ilegal, penyeludupan, peredaran narkoba dan lain-lain. Dansatgas juga menjelaskan ancaman-ancaman bangsa di Perbatasan RI-PNG seperti Narkoba, Ilegal Loging, penyakit menular, satwa dilindungi, human trafficking, vanili, miras, gelembung ikan dan ilegal fishing.

Dalam penyampaian materi kali ini ada beberapa masyarakat yang memberikan pertanyaan diantaranya Bapak  Korinus Yenusi dari Kelurahan Awiyo yang menyarankan supaya ada kerjasama terhadap pemerintah dengan aparat dalam hal ini TNI terkait dengan bela negara, supaya Bela Negara itu dimasukkan kedalam kurikulum pelajaran atau dibuat suatu kegiatan Bela Negara terhadap para pemuda dengan harapan diantara pemuda itu muncul rasa kecintaan kepada negara. Dalam hal ini Dansatgas menjelaskan bahwa hal ini sudah ada dalam rencana kegiatan Satgas dan kami sudah sampaikan ke bapak Walikota tentang rencana ini dan beliau siap mendukung program ini.

Terakhir Dansatgas mengajak semua elemen masyarakat bahwa bela negara itu merupakan tugas kita semua, tugas Bela Negara bukan hanya tugas TNI dan POLRI tetapi tugas kita semua, untuk itu kami mengharapkan semua masyarakat mau bekerjasama dengan Satgas kalau ada informasi yang perlu disampaikan silahkan menghubungi Dansatgas atau Pos Satgas terdekat kami.

Bapak Mathius selaku panitia kegiatan sosialisasi ini mengucapkan terimakasih banyak kepada ke empat pemberi materi secara khusus kepada Dansatgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama yang telah berkenan memberikan materi Bela Negara, semoga dengan materi yang diberikan anak-anak muda semakin timbul rasa Nasionalismenya sehingga kedamaian itu bisa tercipta, sehingga Papua Damai NKRI Harga Mati.

SOSIALISASI ATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (ATURAN LINTAS BATAS, KEPABEANAN, NARKOTIKA DAN BELA NEGARA)

SOSIALISASI ATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (ATURAN LINTAS BATAS, KEPABEANAN, NARKOTIKA DAN BELA NEGARA)

Satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan (Hen Tecahi To Onomi Tmar Ni Hanased) menjadi tema dalam acara Sosialisasi aturan Perundang-Undangan Aturan Lintas Batas, Kepabeanan, Narkotika dan Bela Negara yang diikuti oleh Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama, Jayapura, Selasa (29/10/2019).

Kegiatan ini diprakarsai oleh pemerintah kota Jayapura bagian perbatasan antar negara dan dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Jalan Raya Abepura Abe Pantai Kamkey Distrik Abepura Kota Jayapura Provinsi Papua.

Hadir dalam kegiatan ini Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM (Walikota Jayapura), Ir. H. Rustan Saru, MM (Wakil Walikota Jayapura), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), AKBP H. Muhammad Safei AB,SE (Kabid Brantas BNNP /lV B), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST), Bapak Elby Umneputi, SE (Staf Ahli Walikota Jayapura), Bapak Arif Dwi Darmanto, SKM, M.Kes (Staf Ahli Walikota), Ibu Suzana Dewijana Wannggai., S.Pd, MSocSc (Kepala Biro Perbatasan Papua), Drs. Jackson Lapalongo, M. Si (Kepala BNN Prov. Papua), Bapak Supriyanto (Kepala Distrik Muara Tami), Bapak Gatut Setiawan (Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura), Didi Suhandi (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II) dan perwakilan dari siswa-siswi sekolah yang ada di sekitar Abepura dan Skouw.

Walikota Jayapura Bapak Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM mengawali sambutannya mengucapkan kebahagiannya atas diresmikannya jembatan Youtefa oleh Presiden Joko Widodo serta untuk mengajak masyarakat supaya menjaga jembatan ini jangan coret-coret, jangan habis makan pinang buang disitu, jangan mabuk mabukan disitu, apalagi jangan kalau mau bunuh diri pergi ke Jembatan itu. Dengan diresmikannya jembatan Youtefa ini maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat daerah Muara Tami dan sekitarnya sampai Perbatasan Skouw.

Dulu perbatasan ditakuti karena takut tidak aman, tapi sekarang perbatasan menjadi destinasi wisata yang cukup berkembang karena perbatasan sekarang sudah aman untuk dikunjungi dengan di tempatkannya pasukan TNI dan POLRI di perbatasan. Walikota mau generasi-generasi Jayapura menjadi generasi-generasi emas, jangan terjerumus dalam peredaran narkoba, miras yang merusak masa depan.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam kegiatan sosialisasi ini akan disosialisasikan aturan perundang-undangan yaitu yang terkait mengenai Aturan Lintas Batas yang disampaikan oleh bapak Gatut Setiawan S.H (Kepala Kantor Imigrasi kelas l TPI Jayapura), Kepabeanan akan disampaikan oleh bapak  Didi Suhandi (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II), Narkotika oleh bapak AKBP H. Muhammad Safei AB,SE (Kabid Brantas BNNP /lV B) dan Bela Negara oleh Letkol Inf Dony Gredinand, SH., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/Satya Tama) harapan saya kiranya para peserta bisa mengikutinya dengan baik, menyimaknya dengan baik dan apabila ada yang kurang jelas bisa di tanyakan dalam sesi tanya jawab.

KOMITMEN BERSAMA PEMUDA BANGKIT BERSATU

KOMITMEN BERSAMA PEMUDA BANGKIT BERSATU

Kegiatan dalam menyongsong memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019 yang mengambil tema Komitmen Bersama Pemuda Bangkit Bersatu yang dilaksanakan di Balai Kampung Yammua Arso 6 Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol beserta dengan beberapa orang Perwira Staf dan dihadiri kurang lebih sebanyak 500 orang. Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia.

Sumpah pemuda sangat penting diperingati karena sebagai hari dimana Indonesia mengakui para pemuda penerus bangsa Indonesia yang sebagai cikal bakal negara maju. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 tidak hanya menjadi ikrar dalam merajut cita-cita kemerdekaan Indonesia tetapi dapat menanamkan sikap kebangsaan dan Nasionalisme. Kesadaran membangun kekuatan bangsa dengan mempererat semangat persatuan dan kesatuan merupakan tuntutan mutlak yang dimiliki pemuda dan pemudi Indonesia.

Turut hadir dalam acara ini Muh. Markum, SH., MH., MM (Bupati Keerom), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), AKBP Muji Windi Harto, S.IK., SH (Kapolres Keerom) Iptu Suherman (Danki Satgas Brimob BKO Polda Kalsel di Polres Keerom), Lettu Inf Sony Teguh Bhaktiar (Dankipan A Yonif 756/WMS), Lettu Chb Nur Budi Hariyanto (Danton Kom Yonif 713/ST), Lettu Ckm Dr. Aldwin Arifin (Dokter Satgas Yonif 713/ST), Letda Inf Suleman Nsalah (Pasiter Satgas Yonif 713/ST), Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Bapak Setiaji (Ketua Club Motor Clasic Papua), Bapak Bobby (Anggota DPR Papua), Bapak Anselmus Tafor (Kepala Kampung Tafor), Bapak Purba (Kepala Kampung Arso 6) dan Para Pemuda dan masyarakat Kampung Arso serta sekitarnya.

Dalam kegiatan ini Satgas Pamtas Yonif 713/ST juga melaksanakan pengobatan massal yang dipimpin langsung oleh dokter Satgas langsung Letda Ckm Aldwin dan dibantu beberapa orang personel kesehatan Satgas. Dansatgas dalam kesempatan ini menyampaikan tanggapannya tentang Maraknya peredaran Miras dan Narkoba dikalangan pemuda di daerah Keerom. Peredaran Miras dan Narkoba jenis ganja masih cukup tinggi di wilayah perbatasan RI-PNG, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang terjaring membawa minuman beralkohol dan Narkoba jenis ganja dari beberapa kegiatan razia atau pemeriksaan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST.

Para orang tua dihimbau selalu mengawasi dan mendidik anaknya untuk menjauhi Miras dan Narkoba, karena upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Miras dan Narkoba khususnya pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga.