DANSATGAS BERIKAN MATERI WUJUDKAN BELA NEGARA DI PERBATASAN RI-PNG

DANSATGAS BERIKAN MATERI WUJUDKAN BELA NEGARA DI PERBATASAN RI-PNG

Dansatgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol menjadi salah satu nara sumber dalam kegiatan Sosialisasi aturan perundang-undangan yang terkait dengan Aturan Lintas Batas, Kepabeanan, Narkotika dan Bela Negara, Papua, Selasa (29/10/2019).

Sebelum memberikan materinya Dansatgas menggugah semangat peserta dengan memberikan Yel-Yel Papua Damai, NKRI Harga Mati. Hal ini dilakukan Dansatgas karena jam pemberian materi sudah siang dan biasanya sehabis makan siang menyebabkan mata mengantuk, sehingga inisiatif Dansatgas agar peserta tergugah semangatnya kembali.

Bela Negara menjadi materi yang dipercayakan oleh Panitia untuk di bawakan oleh Dansatgas, Bela Negara di wilayah perbatasan karena saat ini Yonif 713/Satya Tama lah yang sedang bertugas di wilayah perbatasan khususnya perbatasan RI-PNG Skouw.

Dalam penyampaiannya Dansatgas menjelaskan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama diantaranya yaitu melaksanakan pengamanan Perbatasan RI-PNG dan mencegah pindahnya Patok batas MM 1 sampai MM.3A, mencegah pelintas batas illegal, penebangan kayu ilegal, penyeludupan, peredaran narkoba dan lain-lain. Dansatgas juga menjelaskan ancaman-ancaman bangsa di Perbatasan RI-PNG seperti Narkoba, Ilegal Loging, penyakit menular, satwa dilindungi, human trafficking, vanili, miras, gelembung ikan dan ilegal fishing.

Dalam penyampaian materi kali ini ada beberapa masyarakat yang memberikan pertanyaan diantaranya Bapak  Korinus Yenusi dari Kelurahan Awiyo yang menyarankan supaya ada kerjasama terhadap pemerintah dengan aparat dalam hal ini TNI terkait dengan bela negara, supaya Bela Negara itu dimasukkan kedalam kurikulum pelajaran atau dibuat suatu kegiatan Bela Negara terhadap para pemuda dengan harapan diantara pemuda itu muncul rasa kecintaan kepada negara. Dalam hal ini Dansatgas menjelaskan bahwa hal ini sudah ada dalam rencana kegiatan Satgas dan kami sudah sampaikan ke bapak Walikota tentang rencana ini dan beliau siap mendukung program ini.

Terakhir Dansatgas mengajak semua elemen masyarakat bahwa bela negara itu merupakan tugas kita semua, tugas Bela Negara bukan hanya tugas TNI dan POLRI tetapi tugas kita semua, untuk itu kami mengharapkan semua masyarakat mau bekerjasama dengan Satgas kalau ada informasi yang perlu disampaikan silahkan menghubungi Dansatgas atau Pos Satgas terdekat kami.

Bapak Mathius selaku panitia kegiatan sosialisasi ini mengucapkan terimakasih banyak kepada ke empat pemberi materi secara khusus kepada Dansatgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama yang telah berkenan memberikan materi Bela Negara, semoga dengan materi yang diberikan anak-anak muda semakin timbul rasa Nasionalismenya sehingga kedamaian itu bisa tercipta, sehingga Papua Damai NKRI Harga Mati.

SOSIALISASI ATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (ATURAN LINTAS BATAS, KEPABEANAN, NARKOTIKA DAN BELA NEGARA)

SOSIALISASI ATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (ATURAN LINTAS BATAS, KEPABEANAN, NARKOTIKA DAN BELA NEGARA)

Satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan (Hen Tecahi To Onomi Tmar Ni Hanased) menjadi tema dalam acara Sosialisasi aturan Perundang-Undangan Aturan Lintas Batas, Kepabeanan, Narkotika dan Bela Negara yang diikuti oleh Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama, Jayapura, Selasa (29/10/2019).

Kegiatan ini diprakarsai oleh pemerintah kota Jayapura bagian perbatasan antar negara dan dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Jalan Raya Abepura Abe Pantai Kamkey Distrik Abepura Kota Jayapura Provinsi Papua.

Hadir dalam kegiatan ini Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM (Walikota Jayapura), Ir. H. Rustan Saru, MM (Wakil Walikota Jayapura), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), AKBP H. Muhammad Safei AB,SE (Kabid Brantas BNNP /lV B), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST), Bapak Elby Umneputi, SE (Staf Ahli Walikota Jayapura), Bapak Arif Dwi Darmanto, SKM, M.Kes (Staf Ahli Walikota), Ibu Suzana Dewijana Wannggai., S.Pd, MSocSc (Kepala Biro Perbatasan Papua), Drs. Jackson Lapalongo, M. Si (Kepala BNN Prov. Papua), Bapak Supriyanto (Kepala Distrik Muara Tami), Bapak Gatut Setiawan (Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura), Didi Suhandi (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II) dan perwakilan dari siswa-siswi sekolah yang ada di sekitar Abepura dan Skouw.

Walikota Jayapura Bapak Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM mengawali sambutannya mengucapkan kebahagiannya atas diresmikannya jembatan Youtefa oleh Presiden Joko Widodo serta untuk mengajak masyarakat supaya menjaga jembatan ini jangan coret-coret, jangan habis makan pinang buang disitu, jangan mabuk mabukan disitu, apalagi jangan kalau mau bunuh diri pergi ke Jembatan itu. Dengan diresmikannya jembatan Youtefa ini maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat daerah Muara Tami dan sekitarnya sampai Perbatasan Skouw.

Dulu perbatasan ditakuti karena takut tidak aman, tapi sekarang perbatasan menjadi destinasi wisata yang cukup berkembang karena perbatasan sekarang sudah aman untuk dikunjungi dengan di tempatkannya pasukan TNI dan POLRI di perbatasan. Walikota mau generasi-generasi Jayapura menjadi generasi-generasi emas, jangan terjerumus dalam peredaran narkoba, miras yang merusak masa depan.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam kegiatan sosialisasi ini akan disosialisasikan aturan perundang-undangan yaitu yang terkait mengenai Aturan Lintas Batas yang disampaikan oleh bapak Gatut Setiawan S.H (Kepala Kantor Imigrasi kelas l TPI Jayapura), Kepabeanan akan disampaikan oleh bapak  Didi Suhandi (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II), Narkotika oleh bapak AKBP H. Muhammad Safei AB,SE (Kabid Brantas BNNP /lV B) dan Bela Negara oleh Letkol Inf Dony Gredinand, SH., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/Satya Tama) harapan saya kiranya para peserta bisa mengikutinya dengan baik, menyimaknya dengan baik dan apabila ada yang kurang jelas bisa di tanyakan dalam sesi tanya jawab.

KOMITMEN BERSAMA PEMUDA BANGKIT BERSATU

KOMITMEN BERSAMA PEMUDA BANGKIT BERSATU

Kegiatan dalam menyongsong memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019 yang mengambil tema Komitmen Bersama Pemuda Bangkit Bersatu yang dilaksanakan di Balai Kampung Yammua Arso 6 Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol beserta dengan beberapa orang Perwira Staf dan dihadiri kurang lebih sebanyak 500 orang. Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia.

Sumpah pemuda sangat penting diperingati karena sebagai hari dimana Indonesia mengakui para pemuda penerus bangsa Indonesia yang sebagai cikal bakal negara maju. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 tidak hanya menjadi ikrar dalam merajut cita-cita kemerdekaan Indonesia tetapi dapat menanamkan sikap kebangsaan dan Nasionalisme. Kesadaran membangun kekuatan bangsa dengan mempererat semangat persatuan dan kesatuan merupakan tuntutan mutlak yang dimiliki pemuda dan pemudi Indonesia.

Turut hadir dalam acara ini Muh. Markum, SH., MH., MM (Bupati Keerom), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), AKBP Muji Windi Harto, S.IK., SH (Kapolres Keerom) Iptu Suherman (Danki Satgas Brimob BKO Polda Kalsel di Polres Keerom), Lettu Inf Sony Teguh Bhaktiar (Dankipan A Yonif 756/WMS), Lettu Chb Nur Budi Hariyanto (Danton Kom Yonif 713/ST), Lettu Ckm Dr. Aldwin Arifin (Dokter Satgas Yonif 713/ST), Letda Inf Suleman Nsalah (Pasiter Satgas Yonif 713/ST), Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Bapak Setiaji (Ketua Club Motor Clasic Papua), Bapak Bobby (Anggota DPR Papua), Bapak Anselmus Tafor (Kepala Kampung Tafor), Bapak Purba (Kepala Kampung Arso 6) dan Para Pemuda dan masyarakat Kampung Arso serta sekitarnya.

Dalam kegiatan ini Satgas Pamtas Yonif 713/ST juga melaksanakan pengobatan massal yang dipimpin langsung oleh dokter Satgas langsung Letda Ckm Aldwin dan dibantu beberapa orang personel kesehatan Satgas. Dansatgas dalam kesempatan ini menyampaikan tanggapannya tentang Maraknya peredaran Miras dan Narkoba dikalangan pemuda di daerah Keerom. Peredaran Miras dan Narkoba jenis ganja masih cukup tinggi di wilayah perbatasan RI-PNG, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang terjaring membawa minuman beralkohol dan Narkoba jenis ganja dari beberapa kegiatan razia atau pemeriksaan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST.

Para orang tua dihimbau selalu mengawasi dan mendidik anaknya untuk menjauhi Miras dan Narkoba, karena upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Miras dan Narkoba khususnya pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga.

RAPAT KOORDINASI DALAM RANGKA HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 2019

RAPAT KOORDINASI DALAM RANGKA HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 2019

Bertempat di ruang rapat Wakil Bupati Keerom Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol beserta beberapa orang Perwira mengikuti rapat koordinasi dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda  tahun 2019 yang dihadiri sekitar 38 orang peserta dari berbagai instansi. Rabu (23/10/2019).

Sejak 1959 tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda yaitu Hari Nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Turut Hadir dalam Rapat Koordinasi ini Piter Gusbager, S.HUT, MUP (Wakil Bupati Kabupaten Keerom), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr. Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), Alberto Wanimbo (Ketua DPD KNPI Prov. Papua), Sucahyo Agung (Asisten-1 Kabupaten Keerom), Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadan Satgas Yonif 713/ST), Mayor Chk (K) Anna Yoku (Danramil Arso), Leo (Ketua Panitia DPD KNPI Provinsi Papua), Sukadi (Kadispora Kabupaten Keerom), Kompol P. Harahap (Kabagops Polres Keerom), Irwan (Kadis Perhubungan Kabupaten Keerom), Bu Elsi Meho (Kabagpen Kabupaten Keerom), Jaswadi (Kadis Pariwisata Kabupaten Keerom), Drs. Ruben Rumbo Rumbo (Kabag Umum Kabupaten Keerom), Irwan (Kadis Perhubungan Kabupaten Keerom), Bu Ety Buwani (OKP KNPI Keerom), Kapten Inf Fredi Tinambunan (Wadansatgas Yonif Raider 300/BJW) dan Lettu Inf Indra (Pabintal Satgas Yonif Raider 509/BY).

Wakil Bupati Keerom Piter Gusbager, S.HUT, MUP mengungkapkan yaitu yang pertama Jangan kita melupakan sejarah, Papua adalah bagian dari Indonesia dan itu sudah finish, kedua pemuda di Papua harus bersatu membawa komitmen rekonsiliasi dan perdamaian, ketika pemuda Papua harus berdiri paling depan untuk mendukung pembangunan Papua lima tahun kedepan

Dalam rapat koordinasi ini telah dibentuk Panitia Lokal yang akan bekerja untuk mensukseskan kegiatan Hari Sumpah Pemuda 2019 yang diketuai oleh bapak Wakil Bupati, dan nantinya untuk memeriahkan kegiatan Hari Sumpah Pemuda ini akan dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan yaitu Apel Pemuda, Lomba Baca Teks Sumpah Pemuda, Lomba Lagu Nasional, Seminar Sumpah Pemuda, Parade Pemuda, Upacara Sumpah Pemuda, Membentangkan Bendera Merah Putih dan Panggung Hiburan.

RAPAT KOORDINASI PETUGAS PENGHUBUNG PERBATASAN BORDER LIAISON OFFICER MEETING (BLOM) RI-PNG TAHUN 2019

RAPAT KOORDINASI PETUGAS PENGHUBUNG PERBATASAN BORDER LIAISON OFFICER MEETING (BLOM) RI-PNG TAHUN 2019

JAYAPURA – Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST pada hari Rabu, 16 Oktober 2019 pukul 10.00 Wit mengikuti Rapat  Koordinasi Petugas Penghubung Perbatasan Border Liaison Officer Meeting (BLOM) yang dilaksanakan di lantai 1 ruang Krakatau 1 dan 2 Hotel Horizon Jl. Percetakan Negara II No. 2, Kel. Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (16/10/2019).

Forum Bilateral Ini merupakan pertemuan yang sangat penting dalam rangka tukar menukar infomasi, permasalahan dan mendiskusikan Isu-lsu yang terjadi serta rencana pembangunan di kawasan perbatasan Rl-PNG, antara lain masalah pilar batas, tuntutan ganti rugi hak uilayat, pemeliharaan pilar batas, penertiban penggunaan dokumen perjalanan, melapor di pos yang telah ditentukan baik di laut maupun darat, dan perlu adanya penertiban aktivitas perdagangan ilegal di netral zone, penertiban jam kerja di pos lintas batas, masalah status kewarganegaraan ganda, pembangunan infrastruktur pos lintas batas, jalan penghubung antar negara dan lain-lain.

Turut hadir dalam kegiatan ini delegasi RI Doren Wakerwa, SH (Asisten I Setda Provinsi Papua Bidang Pemerintahan dan Hukum), Brigjen TNI (Mar) Nuri Andrianis Djatmika (Danlantamal X Jayapura), Brigjen TNI Raden Agus Abdurrauf (Danrem 174/ATW), Brigjen Mar TNI Lukman (Danlantamal XI Merauke), Kolonel Ctp Tri Basuki Supriyanto (Katopdam XVII/Cenderawasih), Kombes Pol Gatot Hari Wibowo, SIK., MAP (Karo Ops Polda Papua), Letkol Laut (P) Tri Dian Hutanto, S. Kel., M.M. (Dansatrol Lantamal X), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H. M.Tr.Han. M.I., Pol (Danyonif 713/ST), Suzanna Wanggai (Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua), Gatot setiawan (Kepala imigrasi TPI kota Jayapura), Suardi (Kepala Balai KIPM Jayapura), Nikmatul R. (Kepala Karantina Merauke), Deny Sudrajat (Kepala Bea Cukai Jayapura), Suprapto (Kepala KKP Merauke), Frans Imbiri (Kasubid Pengawasan BNPP), Siti Nurhaliza (Kepala Bidang PKSE KKP Jayapura) Dan delegasi PNG, Dominic Bulungor (Defence Amcite PNGDF), Anton Wanda (Acrine Deputy Distrik Administrator, Vanimo Green Districk PNG), Shirley Laukai (Consul, PNG Consulate), Wilfred Auto Gaso (DPA, FQPG, WPA, PNG), Simon Namis (Sareary Ansembasy), George Wiri (Consul Genera, Congen), Ashley Wayne (Boda admin officer, DPLSA), Tarialota Tupa (Advisor Westen Province), Klim W. Anden (Manauad NAF, Westen), Fabiola Joku (Provinsi PNG Consulate), Daniel Yaman (Provinsi Education), Damod Iki (Provinsi Dept Pritner), Josept Rasa (Defence).

Dalam sambutannya Gubernur Papua yang dibacakan oleh Asisten l mengungkapkan bahwa hasil pertemuan ini akan sangat bermanfaat bagi penanganan dan pengelolaan kawasan perbatasan Rl-PNG, untuk itu kedua pemerintah perlu memadukan pola pikir dan pola tindak yang sinergis dan serius agar dapat memberikkan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteran masyarakat perbatasan kedua Negara serta meningkatkan hubungan bilateral kedua negara Rl-PNG yang lebih baik.

BURSA INOVASI KAMPUNG

BURSA INOVASI KAMPUNG

Danpos Skamto Letda Inf Frengki Simajuntak mengikuti kegiatan Bursa Inovasi Kampung Kab.Keerom tahun 2019 yang bertempat di Pasar Yowong Jl. Trans Irian, Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kab. Keerom Provinsi Papua dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Peresmian Pasar Yowong, Pengadaan kendaraan roda empat jenis Daihatsu Pick Up 1 unit, pembangunan rumah layak huni, pengadaan perahu nelayan, pengadaan pom bensin mini dan tempat usaha (Kios) yang dipimpin oleh Bapak Triwarno Purnomo (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Keerom) dan dihadiri undangan sekitar 150 orang, Kamis (03/10/2019).

Turut hadir dalam acara ini Bapak Donatus Motte, SE, MM (Kepala DPMK provinsi Papua), Bapak Muh. Markum (Bupati Kab. Keerom), Mayor Chk (K) Yuliana Rosario Yoku (Danramil 1701-04/Arso), Kompol Junus Pocerattu (Wakapolres Kab. Keerom), Letda Inf Karries Frengki Simanjutak, SH (Danki A Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST), Bapak Supriyadi (Kepala Distrik Arso Barat), Bapak Anselmus Tafor (Kepala Kampung Yowong), Bapak Arbin Siagian, S. Sos (Ketua Panitia Bursa Inovasi Kampung Kab. Keerom Tahun 2019) dan pimpinan OPD Kabupaten Keerom

Acara dimulai dengan pembacaan doa oleh rohaniawan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Laporan oleh Bapak Arbin Siagian, S. Sos (Ketua Panitia Bursa Inovasi Kampung Kab. Keerom Tahun 2019), sambutan atau arahan oleh Bapak Triwarno Purnomo (Kepala DPMK Kab. Keerom) yang pada intinya akan menyampaikan secara singkat bursa inovasi kampung, desa diberikan kewenangan oleh pemerintah pusat dengan dana desa melalui kabupaten dan diharapkan kampung dapat megurus masyarakatnya agar sejahtera, saat ini pemda di kampung masih terbatas untuk membangun diantaranya SDM dan sistem pendukungnya yaitu peraturan yang dibuat di kampung yang memberikan dampak kualitas kurang optimal dan kontribusi terhadap kegiatan kesejahteraan di kampun.

Oleh karena itu hadirlah program inovasi desa dalam rangka mendukung dana desa yang berguna untuk mensejahterakan masyarakat kampung agar lebih berkualitas, dimana dapat memanfaatkan potensi yang ada di kampung-kampung sehingga yang ditampilkan disini adalah ide – ide kreatif yang ada di kampung – Kampung dan Distrik, tujuan lain juga memperkenalkan inovasi yang pernah ada dan tujuan lain membagikan informasi inovasi yang sudah terdokumentasi maupun belum terdokumentasi.

Membangun bursa inovasi adalah rohnya dari bursa inovasi supaya dapat ditiru agar kedepan lebih maju, saya tekankan kepada aparat kampung agar bursa inovasi yang sudah maju agar dipertahankan karena perubahan tidak datang dengan sendirinya, jangan takut gagal karena gagal itu awal dari kesuksesan dari sebelum-sebelumnya, semua kampung bisa maju tidak ada perbandingan antara kampung satu dengan kampung lain, saat ini yang kita perlukan adalah sosialisasi masyarakat di kampung dan harus kita tingkatkan karena masyarakat di kampung masih menganggap dana desa itu seperti bantuan langsung tunai, perangkat kampung sudah kita bina tetapi masyarakatnya harus kita sosialisasikan juga. Dalam acara ini juga bapak Bupati akan meresmikan pasar Yowong, kantor kampung dan lima unit rumah dan pengadaan 1 unit mobil yang semuanya untuk bertempat di Kampung Yowong.

Muh. Markum (Bupati Kab. Keerom) dengan resmi membukaan bursa Inovasi Kampung Kab. Keerom Tahun 2019 ini yang ditandai dengan pemukulan tifa. Bupati menyampaikan saya berkeinginan bahwa kampung Yowong ini sebagai kampung batas karena wajahnya Kab. Keerom ya disini, lambat laun akan kami benahi, sebagaimana kita ketahui bersama program inovasi kampung adalah program nasional melalui kementerian pusat untuk meningkatkan SDM dan kesejahteraan masyarakat di kampung, Kampung Yowong ini sangat potensial untuk dikembangkan untuk tempat wisata di Kab. Keerom, saya ucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada RT, RW, kampung dan distrik maupun stakeholder yang ada karena telah menjaga Kab. Keerom sampai dengan saat ini masih aman dan kondusif, jangan percaya dengan isu-isu hoaks, saya meminta juga untuk mendata masyarakat kita, saudara kita yang baru datang dari luar Kab. Keerom.Terkait dengan bursa inovasi kampung setiap inovasinya pasti berbeda untuk itu harus dikembangkan serta perlu menjadi perhatian bersama-sama terutama tatanan kampung juga harus diperbaiki, tentunya pada kegiatan hari ini kita bisa mengambil tindakan-tindakan yang positif  dengan tidak lupa untuk melakukan pendampingan terhadap masyarakat di kampung-kampung, saya juga ucapkan terimakasih kepada kepala distrik, kepala kampung dan bamuskam karena telah mendukung program-program pemerintahan. Terimakasih juga kepada narasumber serta panitia penyelenggara selamat mengikuti kegiatan ini dalam membangun Kab. Keerom ke arah yang lebih baik.

WAKIL BUPATI KEEROM KUNJUNGI POS TNI KALIASIN KIBAY PAPUA

WAKIL BUPATI KEEROM KUNJUNGI POS TNI KALIASIN KIBAY PAPUA

Kibay – Satgas Pamtas Yonif 713/ST pos Kaliasin Kibay pada hari Selasa tanggal 24 September 2019 mendapatkan kunjungan dari rombongan bapak Wakil Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP., Keerom, Selasa (24/09/2019).

Kunjungan ini dilaksanakan setelah bapak Wakil Bupati dan rombongan selesai mengikuti kegiatan Satu Nusa Satu Bangsa untuk Papua Damai yang diprakarsai oleh Satgas Pamtas Yonif 713/ST dan dilaksanakan di balai desa Kibay. Dengan berjalan kaki rombongan Wakil Bupati yang didampingi oleh Dansatgas Yonif 713/ST berangkat dari balai desa Kibay menuju Pos Kaliasin yang jaraknya tidak jauh dari Balai desa Kibay kira-kira sekitar 200 meter.

Dalam kunjungannya bapak Wakil Bupati dan rombongan melihat kondisi pos Kaliasin yang masih memiliki kekurangan sehingga dalam kunjungannya kali ini beliau mengungkapkan janjinya akan mendukung sejumlah tempat tidur yang layak sehingga prajurit dapat beristirahat dengan baik dan nyaman karena beliau melihat tempat tidur yang ada sekarang ini sudah tidak layak dan beliau juga berjanji akan mendukung bantuan obat-obatan untuk menjaga kondisi kesehatan setiap personel di pos.

Hadir dalam kegiatan ini Bapak Piter Gusbager, S.Hut, MUP (Wakil Bupati Keerom) dan juga sebagai Ketua PMI Kabupaten Kerom, Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), Kapten Inf Simon Fredy Pasaribu (Wadan Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Bapak David Aragae (Kepala Distrik Arso Timur), Iptu Amir Mahmud (Kapolsek Distrik Arso Timur), Lettu Inf J. Al Rasyid (Danramil 1701-04/Arso), Bapak Karel F Mambay (Kepala Depag Kab. Keerom), Bapak Ir. Parulian Martua Simarmata (Manager PT. Rajawali), Rekan-rekan Wartawan MNC TV, Papua To Day dan Kabar Papua, Para Danki Satgas Yonif 713/ST, Para Pasi Satgas Yonif 713/ST, Iptu Amir Mahmud (Kapolsek Ujung Katang), Bapak Frengky Kuntuy (Tokoh Masyarakat Kibay), Bapak Abdul Halik,S.IP, MM (Kepala bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Distrik Arso Timur).

Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol pada kesempatan ini menyampaikan ucapan terimakasinya kepada bapak Wakil Bupati yang berkenan untuk mengunjungi pos kami disini yaitu pos Kaliasin, bapak bisa melihat dan menilai  sendiri kondisi pos kami yang masih perlu banyak pembenahan, kami bersyukur dan berterimakasih bapak bersedia mendukung pengadaan beberapa fasilitas disini oleh karena itu mewakili seluruh prajurit Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama saya mengucapkan terimakasih banyak atas dukungan bapak, harapan kami bapak akan sehat selalu dan membawa Keerom ini kearah yang lebih baik.

SOSIALISASI PERLINDUNGAN TUMBUHAN SATWA LANGKA

SOSIALISASI PERLINDUNGAN TUMBUHAN SATWA LANGKA

SKAMTO – Personel Satgas Yonif 713/ST khususnya Kipur A  mendapat ilmu tentang penyuluhan atau sosialisasi upaya perlindungan Tumbuhan Satwa Langka oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bertempat di Pos Skamto Kampung Yowong Distrik Arso Barat, Sabtu (21/09/2019)

Tidak hanya tentang tumbuhan satwa langka personel pun diberitahu tentang pengaturan peredaran dan perijinan di Provinsi Papua. Letda Inf K. F. Simanjuntak yang kesehariannya menjabat Komandan Kompi Tempur A Yonif 713/ST dalam ucapannya menyampaikan “Selamat datang kepada Kepala Balai Besar KSDA Papua beserta rombongan yang berkenan hadir di Pos kami untuk memberikan arahan dan sosialisasi tentang satwa dan ketentuan kayu serta tak lupa kami memperkenalkan diri ini lah kami Satgas Yonif 713/ST khususnya Pos Skamto kami disini bertugas kurang lebih 9 bulan kedepan. Sesuai perintah, kami selalu siap mencegah hal-hal yang dapat membahayakan atau merusak ekosistem alam, merusak moril masyarakat sekitaran Pos kami”, ungkapnya.

Penyampaian serta penjelasan pun dimulai oleh Ibu Lusi, Bpk Edward Sembiring tentang upaya Perlindungan Tanaman dan Satwa yang dilindungi di Papua, Penyampaian Bapak Jefri Dinas kehutanan Jayapura tentang keterkaitan peredaran kayu yang ada di Kabupaten Keerom dan Himbauan penegakan hukum oleh Bpk Samuel Sampe terkait jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi.

“Kami memohon kerjasama dari pihak TNI khususnya TNI AD yang dalam hal ini Yonif 713/SatyaTama jika ada rekan anggota Satgas menemukan atau mendapat info tentang hal diatas supaya laporkan saja ke kami dan nantinya kita akan sama-sama selesaikan atau tindak lanjuti”, Tandas Edward.

Prajurit Satya Tama Jajaran Kompi Tempur A yang hadir dalam kegitan tersebut berjumlah sebanyak 25 orang. Mereka pun sangat antusias dan memperhatikan setiap penjelasan yang di jelaskan oleh pemberi materi agar mereka mendapatkan ilmu tambahan.

Hadir Dalam Sosialisasi tersebut Bapak Edward Sembiring (Kepala Balai Besar KSDA Papua), Bapak Jefri hunenor (Kepala KPKH Kota Jayapura), Bapak Askari (kepala bidang Teknis Balai Besar KSDA Papua), Bapak Ketut (Humas Balai Besar KSDA Papua),Letda Inf Sitorus (Danpos Nafri), Letda Inf Agung Redono (Danpos Koya Koso), Samuel Sampe (kepala seksi Gakkuk seksi 3 Jayapura), Ibu Lusiana (Kepala Seksi Perlindungan Pengawetan dan perencanaan Balai besar KSDA Papua), Bapak Purnama (Kepala Satuan Polisi Kehutanan Balai besar KSDA Papua), dan Bapak Jefri (kehutanan Jayapura). Colorful Acce

KUNJUNGAN KEPALA BALAI KARANTINA DI POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST

KUNJUNGAN KEPALA BALAI KARANTINA DI POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST

Kepala Balai Karantina Kelas 1 Jayapura mengunjungi Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Kout KM 31 yang berada tepat di Kecamatan Arso Kabupaten Keerom, Kamis (19/09/2019).

Kunjungan yang dilaksanakan oleh Kepala Balai Karantina Kelas 1 Jayapura Bapak Muhlis Nasir yang sebelumnya diawali dengan Rapat Koordinasi Instansi terkait di wilayah Perbatasan RI-PNG dilaksanakan di Pos Kout KM 31 Satgsa Yonif 713/ST.

Dalam kunjungannya Bapak Muhlis menceritakan bahwa baru pertama kalinya masuk dan menginjakkan kakinya di Pos Kout, beliau dan rombongan merasa senang dan bangga dapat diterima oleh Satgas Yonif 713/ST.

Kunjungan ini berlangsung sangat singkat, mereka mengunjungi beberapa barak, dapur dan kamar mandi yang ada di Pos Kout. Bapak Muhlis Nasir mengungkapakan “Saya baru pertama kali ini mengunjungi Pos Kout yang ada di Kabupaten Keerom dan saya sangat berterimakasih karena telah diterima dengan baik oleh Personel Satgas, semoga kedepannya dapat lebih menjalin kerja sama yang baik di wilayah perbatasan”, Ungkapnya.

Selesai kunjungan mereka segera melanjutkan perjalanan untuk kembali menuju Jayapura. Dansatgas dalam hal ini turut menegaskan “Saya selaku Dansatgas Yonif 713/ST juga sangat bangga karena dapat melaksanakan Rapat Koordinasi dengan baik dengan tujuan menjalin kerja sama antara instansi di wilayah perbatasan, ditambah bapak Kepala Balai Karantina dan rombongan berkenan berkunjung dan melihat kondisi yang ada di Pos Kout Satgas Yonif 713/ST dan harapan kami semoga kedepannya Satgas dan Balai Karantina dapat bekerja sama dengan baik sampai akhir masa penugasan ini”, Tegasnya.

RAPAT KOORDINASI INSTANSI TERKAIT DI WILAYAH PERBATASAN RI – PNG

RAPAT KOORDINASI INSTANSI TERKAIT DI WILAYAH PERBATASAN RI – PNG

KEEROM – Satgas Pamtas Yonif 713/ST mengikuti Rapat Koordinasi Instansi Terkait di Wilayah Perbatasan RI-PNG yang dilaksanakan di Pos Kout KM 31 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (19/09/2019).

Rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka untuk menggerakkan akselerasi ekspor pertanian, perkebunan dan peternakan, dalam hal ini merupakan tanggung jawab dari Balai Karantina Kelas 1 Jayapura. Adapun beberapa maksud dan tujuan rapat ini yaitu agar instansi dalam hal ini Balai Karantina Kelas 1 Jayapura bersama dengan TNI dapat bekerja sama untuk mencegah terjadinya tindak illegal seperti misalnya penyelundupan vanilli ataupun ternak yang tidak sesuai dengan peraturan dari Balai Karantina.

TNI dalam hal ini Satgas Yonif 713/ST bersama instansi tersebut akan melaksanakan sweeping di jalan-jalan tikus di mana tempat penyelundupan barang yang sering diselundupkan baik dari Indonesia ataupun yang akan masuk ke Indonesia. Tekad baik ini tentu harus butuh kerjasama dan koordinasi antara instansi terkait yang ada di Jayapura, dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini tentu kedepannya akan dapat mengurangi tindak illegal tersebut.

Dalam rapat koordinasi turut hadir bapak Muhlis Nasir (Kepala Balai Karantina Kelas 1 Jayapura), Boaz Henry L (Kasi Wasdak), Rahmat Turung (Karantina Skouw), Jeam J. Hattu (Kasi Karantina Tumbuhan, Epilson lamba (Kasi TU), Mayor Inf Dony Gredinand,SH., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST), Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadan Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Kapten Chk Riyo (Pakum Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Kapten Inf Supriyanto (Danki C), Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Lettu Inf Aji Satrio (Pasi Ops Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal & Papen Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Letda Inf Prabowo (Danki B), Letda Inf Mandiangan (Danki Ban), Letda Inf Sitorus (Danpos Nafri), Letda Inf Agung (Danpos Koya Koso), Letda Inf Chaerul (Danpos Mosso), Letda Inf Ida Bagus (Danpos Kaliasin), Brigadir Suyitno (Pospol Skouw), Sertu Steven (Denintel) dan Personel Satgas Yonif 713/ST 35 orang.

Dalam rapat kali ini banyak sekali yang disampaikan dari Kepala balai Karantina Kelas 1 Jayapura, Muhlis Nasir juga mengungkapkan “Rapat koordinasi ini seyogyanya dilaksanakan ketika awal Satgas datang namun karena berbagai kegiatan maka kegiatan baru dapat dilaksanakan pada hari ini adapun maksud dan tujuan Kegiatan ini sendiri dilaksanakan demi menunjang kelancaran tugas-tugas diperbatasan”, Ungkapnya.

Dansatgas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol juga mengatakan “Kami Satgas setiap saat siap mendukung semua instansi yang terlibat dan bertugas di perbatasan”, Tegasnya.