GANJA,MIRAS DAN KULIT MASOHI SELUDUPAN DARI PNG DIMUSNAHKAN

GANJA,MIRAS DAN KULIT MASOHI SELUDUPAN DARI PNG DIMUSNAHKAN

Bertempat di Lapangan Apel Makorem 172/PWY telah di laksanakan kegiatan pemusnahan Miras dan Ganja hasil Operasi Satgas Pamtas RI-PNG Kolakops Korem 172/PWY TA. 2019 s.d 2020 yang dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Izak Pangemanan (Danrem 172/PWY).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand,S.H.,M.Tr.Han.,M.I.Pol dalam release tertulisnya di Kota Jayapura Papua. Jumat (24/07/2020)

Dansatgas mengungkapkan hadir dalam kegiatan ini Brigjen TNI Izak Pangemanan (Danrem 172/PWY), Kolonel Inf Achmad Fauzi, S.IP, M.M (Kasrem 172/PWY), Para Dansatgas Baru dan Dansatgas Lama Sektor Utara, Para Kasi Korem 172/PWY, Kompol Heru Hidayanto , S.sos (Wakapolresta Jayapura), Bapak Alik ( Ka Subak Umum Bea Cukai Kota Jayapura)

Lanjut Dansatgas, Danrem 172/PWY dalam sambutannya mengatakan tujuan dari pemusnahan barang bukti ini adalah untuk menunjukkan komitmen 172/PWY kepada Komando Atas, masyarakat dan seluruh prajurit bahwa barang bukti yang selama ini disimpan di Kolakops Rem 172/PWY tidak disalahgunakan.

Penyebaran narkoba saat ini sangat meresahkan masyarakat di wilayah Perbatasan karena peredarannya merambah wilayah kampung dekat Perbatasan serta sasarannya pun mulai dari para pelajar pemuda dan orang dewasa dan hal ini harus menjadi fokus seluruh komponen masyarakat untuk bahu-membahu memerangi narkoba. Adapun Barang Bukti yang dimusnahkan adalah Miras berbagai macam 1484 Botol, ganja kering 2 kg dan kulit kayu masohi 15 kg

PENYERAHAN BARANG BUKTI MIRAS, GANJA DAN SENJATA TAJAM HASIL OPERASI SATGAS

PENYERAHAN BARANG BUKTI MIRAS, GANJA DAN SENJATA TAJAM HASIL OPERASI SATGAS

Bertempat di Staf Intel Korem 172/PWY Kota Jayapura Provinsi Papua, Satgas Pamtas Yonif 713/ST menyerahkan barang bukti miras, ganja dan senjata tajam hasil operasi Satgas Pamtas Yonif 713/ST Tahun 2019 s.d 2020. Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam release tertulisnya di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami Papua, Jumat (10/07/2020).

Dansatgas mengungkapkan penyerahan barang bukti miras, ganja dan senjata tajam hasil operasi Satgas Pamtas Yonif 713/ST Tahun 2019 s.d 2020 ini diserahkan oleh Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST) dan diterima oleh Kapten Kav Roland (Pasi Intel Korem 172/PWY).

Lanjut Dansatgas hadir dalam kegiatan ini Kapten Kav Roland (Pasi Intel Korem 172/PWY), Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST), Lettu Czi Widodo (Wadantim Intelrem 172/PWY), Serda Gugun (Danru 1 Waltis Satgas Yonif 713/ST), Sertu Hadi Pratama (Batimin Intel Korem 172/PWY), Praka Nurkholis (Ta Waltis Satgas Yonif 713/ST) dan Pratu Agung (Ta Penerangan Satgas Yonif 713/ST).

Dony menambahkan adapun Barang Bukti yang diserahkan yaitu 1.184 Botol Miras; 903 gr Ganja kering; 3 pasang busur dan anak panah wayer; 54 tas Noken Bintang Kejora;  1 pistol Air Softgun; 7 buah parang dan badik. Barang bukti Miras, Ganja dan Senjata tajam di serahkan untuk dilaksanakan pendataan dan pemusnahan oleh Kolakops Korem 172/PWY, tegas Dansatgas.

SERDA YUDHA ANGGARA DAN TIM GELAR PEMERIKSAAN DI SENIN MALAM

SERDA YUDHA ANGGARA DAN TIM GELAR PEMERIKSAAN DI SENIN MALAM

Untuk mencegah peredaran barang-barang terlarang di wilayah penugasan, Serda Yudha Anggara Personil Pos Skamto Satgas Yonif 713/ST dan tim kembali melaksanakan pemeriksaan di depan Pos Skamto Jl. Trans Papua Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua. Hal tersebut di sampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam release tertulisnya di Pos Kotis Skouw Papua, Selasa pagi (07/07/2020).

Dansatgas mengungkapkan pemeriksaan ini dilaksanakan pada malam hari yakni Senin malam, karena tidak menutup kemungkinan masyarakat memanfaatkan malam hari untuk melancarkan aksinya untuk membawa barang-barang terlarang. Lanjutnya dan terbukti dalam pemeriksaan ini personil Pos Skamto berhasil mengamankan 2 botol Anggur Merah 650 ml yang dibawa oleh saudara Ariyono umur 40 tahun pekerjaan swasta alamat Arso 2 Kabupaten Keerom.

Menurut pengakuannya miras ini hanya untuk di konsumsi sendiri bukan untuk di perjual belikan, dan saat ini barang bukti miras tersebut diamankan di Pos Skamto untuk selanjutnya akan di serahkan ke Komando Atas. Saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada personil  Pos Skamto yang tetap semangat dalam menjalankan tugas walaupun malam hari dan kinerjanya membuahkan hasil dengan mengamankan 2 botol Anggur Merah, tambah Dansatgas.

POS SKAMTO KEMBALI LAKSANAKAN KEGIATAN PENERTIBAN KEAMANAN

POS SKAMTO KEMBALI LAKSANAKAN KEGIATAN PENERTIBAN KEAMANAN

Pelaksanaan kegiatan penertiban keamanan kembali dilaksanakan, kali ini Pos Skamto Satgas Pamtas Yonif 713/ST dengan dipimpin oleh Sertu Ricco bersama dengan 8 orang personel dari Pos Skamto melaksanakan pemeriksaan bertempat di Jln. Trans Papua Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa (17/03/2020).

Penertiban kemanan ini sudah menjadi tugas pokok dari Satuan Pengamanan Perbatasan guna menciptakan situasi dan kondisi yang aman di wilayahnya, karena tidak menutup kemungkinan kegiatan penyalah gunaan terhadap barang-barang illegal masih banyak beredar dikalangan masyarakat seperti halnya minuman keras dan juga Narkotika. Tidak sia-sia dalam pemeriksaan kali ini, Tim Pemeriksa dari Pos Skamto dengan pimpinan Sertu Ricco berhasil mengamankan beberapa barang bukti minuman keras yang dibawa oleh pengendara ketika sedang melintas. Adapun inisial masyarakat yang membawa barang bukti minuman keras ini yaitu yang pertama F S umur 17 tahun pekerjaan Tukang Bangunan beralamat di Arso 2 dan yang kedua berinisial M X umur 48 tahun pekerjaan PNS beralamat di Abepura.

Barang bukti yang berhasil diamankan ini berupa 10 kaleng Bir Heineken 320 ml, 4 botol Bir Bintang 330 ml dan 1 botol Mension Hause 350 ml yang kemudian barang-barang ini diamanakan di Pos Skamto untuk dapat dilaporkan ke Komando Atas. Dalam pemeriksaan ini Sertu Ricco kembali menekankan kepada masyarakat yang membawa minuman keras bahwa Satgas tidak akan berkompromi terhadap segala jenis tindak kejahatan ataupun tindakan yang dilarang dan membahayakan bagi mayarakat “Kami Satgas sangat melarang masyakat untuk mengkonsumsi maupun memperjual belikan minuman keras dan Narkotika karena itu semua dapat merusak kesehatan dan masa depan bagi pemuda generasi penerus bangsa”, tegasnya.

Dansatgas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan kegiatan ini merupakan rutin dilaksanakan oleh setiap Pos Satgas guna meminimalisir tindakan ataupun kejadian yang tidak diinginkan seperti halnya perkelahian dan juga kecelakaan lalu lintas di wilayah Satgas Yonif 713/ST karena sering kali kami dapati adanya perkelahian antar pemuda maupun kekerasan dalam rumah tangga selalu diawali oleh akibat mengkonsumsi minuman keras oleh sebab itu saya menghimbau masyarakat agar setidaknya mengurangi ataupun menghentikan mengkonsumsi minuman keras demi meciptakan situasi dan kondisi yang aman khususnya di Kabupaten Keerom.

CIPTAKAN RASA AMAN DAN KETERTIBAN MENJELANG PON 2020 PAPUA SATGAS YONIF 713/ST INTENSIF LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

CIPTAKAN RASA AMAN DAN KETERTIBAN MENJELANG PON 2020 PAPUA SATGAS YONIF 713/ST INTENSIF LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

Sebagai salah upaya mendukung pemerintah daerah Papua dalam mensukseskan penyelenggaraan PON 2020 maka Satgas Yonif 713/ST beserta seluruh jajarannya secara intensif melaksanakan pemeriksaan-pemeriksaan, hal ini bertujuan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban menjelang penyelenggaraan PON 2020 Papua, Senin (16/03/2020).

Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON 2020 terus berbenah diri dengan menyiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung terselenggaranya kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) nantinya. Namun ketersediaan fasilitas saja tidak cukup tetapi harus dibarengi dengan situasi yang kondusif,aman dan tertib. Karena ketika situasi kondusif maka kegiatan akan berjalan dengan baik berbeda jika situasi tidak kondusif, tidak aman dan tidak tertib maka dapat di bayangkan apa yang akan terjadi dengan pelaksanaan PON 2020 nantinya.

Untuk itu Satgas Yonif 713/ST turut berpartisipasi demi terselenggaranya kegiatan tersebut dengan setiap saat menggelar pemeriksaan-pemeriksaan setiap kendaraan yang lewat dari pos masing-masing jajaran dengan tujuan menemukan dan mengamankan barang-barang yang terlarang seperti miras, narkotika, sajam dan lain sebagainya.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan semua elemen masyarakat, pemerintah, swasta, TNI dan Polri serta masyarakat lainnya harus secara bersama-sama mensukseskan penyelenggaraan kegiatan PON nantinya. Karena kalau hanya pemerintah saja yang bekerja tanpa dibantu dukungan dari masyarakat dan elemen lainnya maka kemungkinan kegiatan ini tidak akan berhasil, namun ketika kita semua masyarakat saling bekerjasama, saling bahu-membahu maka usaha, harapan dan doa kita penyelenggaraan kegiatan PON 2020 nantinya di Tanah Papua akan berjalan dengan sukses, aman, tertib dan lancar.

SATGAS YONIF 713/ST GELAR  PENERTIBAN DI SABTU PAGI

SATGAS YONIF 713/ST GELAR PENERTIBAN DI SABTU PAGI

Dua Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama melakukan sikatan atau penertiban pemeriksaan di dua tempat berbeda yakni Pos Kout Km 31 bertempat di jalan Transit Km 31 Arso Kota Kabupaten Keerom yang di pimpin oleh Letda Ckm M. Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST) bersama satu regu Personil Pos Kout dan Pos Ramil Tami di Jalan Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua yang dipimpin oleh Kapten Inf Supriyanto (Danki C Satgas Yonif 713/ST), Sabtu pagi (14/03/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan tepat pada pukul 00.00 WIT s/d 03.00 WIT. Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol selaku Dansatgas Yonif 713/ST menyampaikan “Maraknya minuman keras yang dikonsumsi oleh oknum-oknum tertentu atau pengedaran miras dimalam hari, maka dari itu turut menjadi pantauan tersendiri bagi Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama untuk terus memantau lewat pemeriksaan di jam yang sudah di tentukan tersebut, untuk itu kami akan terus melaksanakan sikatan, penertiban dan pemeriksaan dengan harapan akan meminimalisir peredaran miras ini, tujuannya bukan untuk menakut-nakuti masyarakat namun tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib bagi masyarakat. Karena dari banyak kejadian keributan,perkelahian yang terjadi sebagian besar disebabkan akibat mengkonsumsi miras ini, untuk itu kami Satgas tidak bosan-bosannya menghimbau, mengajak semua kalangan masyarakat untuk menjauhinya”, ungkapnya.

Dalam pemeriksaan kali ini anggota Satgas Pamtas RI-PNG berhasil mendapatkan dan mengamankan 1 botol miras jenis Whisky, 3 botol Vodka, 2 botol Bir Bintang dan Tas Noken berlambangkan Bintang Kejora dan barang bukti tersebut saat ini diamankan di Pos masing-masing dan untuk dilaporkan serta diserahkan kepada ke Komando Atas yakni Kolakops Korem 172/Praja Wira Yakti.

SATGAS GELAR PEMERIKSAAN DI JALAN DISTRIK MUARA TAMI PERBATASAN RI-PNG

SATGAS GELAR PEMERIKSAAN DI JALAN DISTRIK MUARA TAMI PERBATASAN RI-PNG

Wilayah Distrik Muara Tami yang menjadi jalur perlintasan masyarakat yang datang dan pergi ke Border Perbatasan RI-PNG menjadi salah satu wilayah yang rentan terhadap peredaran barang-barang terlarang seperti Miras, Narkotika dan lain sebagainya, sehingga hal ini menjadi tugas dari Satgas Pamtas Yonif 713/ST dengan selalu giat melaksanakan pemeriksaan-pemeriksaan untuk memberantas peredaran barang-barang terlarang ini seperti pemeriksaan  yang dilaksanakan di Jl. Distrik Muara Tami dan di Jl. Transit Km 31 Kota Jayapura Provinsi Papua, Selasa subuh (10/03/2020).

Di Jln. Distrik Muara Tami Personel Satgas Yonif 713/ST Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan di pimpin langsung oleh Danki C Kapten Inf Supriyanto bersama satu regu personil Pos Ramil Tami dan berhasil mendapatkan 4 botol wiski (1 terbuka ) dan 2 aksesoris gelang berlogo bintang kejora yang di bawah oleh saudara JAA umur 22 tahun pekerjaan pelajar/mahasiswa alamat  Jl. Hom Home, Kelurahan Batu Merah Kecamatan Wamena.

Sedangkan Pos Kout (KM 31) melaksanakan pemeriksaan di Jl. Transit Km 31 Arso Kota dibawah pimpinan Letda Ckm Syahban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST) bersama satu regu personil Pos Kout dan berhasil mendapatkan 1 botol Jenever (1000 ml) dan 5 Botol Bir Bintang (330 ml) yang dibawah oleh IW umur  20 tahun  pekerjaan buruh alamat Abe Uncen. Saat ini barang bukti miras tersebut diamankan di pos masing-masing untuk selanjutnya di serahkan ke Komando Atas.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan bahwa banyak hal terjadi akibat mengkonsumsi miras ini, seperti perkelahian dalam rumah tangga yang menyebabkan istri dan anak menjadi korban, kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan luka-luka dan bahkan meninggal dunia dan masih banyak hal lainnya yang disebabkan akibat miras ini. Untuk itu kami tidak putus-putusnya menghimbau, mengajak masyarakat untuk menjauhi miras ini, dan kami sudah berusaha dengan terus dan terus melaksanakan pemeriksaan demi memberantas peredaran miras ini.

GEBRAKAN POS KOYA KOSO SATGAS YONIF 713/ST TUMPAS MIRAS

GEBRAKAN POS KOYA KOSO SATGAS YONIF 713/ST TUMPAS MIRAS

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Koya Koso dibawah pimpinan Serda Djulikra bersama satu regu personil Pos Koya Koso melaksanakan gebrakan dan gebrakan untuk membasmi peredaran miras di wilayahnya seperti yang mereka laksanakan saat ini dengan melaksanakan pemeriksaan setiap kendaraan yang melintas di depan Pos Koya Koso yang terletak di Jl. Trans Papua Kampung Kukup Koya Koso Distrik Abepura Provinsi Papua, Sabtu (07/03/2020).

Melaksanakan pemeriksaan sudah menjadi tugas Satgas namun hal itu tidak menjadikan setiap pemeriksaan yang dilaksanakan begitu-begitu saja tapi harus tetap dilaksanakan dengan iklas dan semangat dengan harapan akan selalu mendapatkan hasil, harus dengan gebrakan. Dan terbukti pemeriksaan yang dilaksanakan  dengan  keiklasan,semangat membuahkan hasil dimana Satgas mengamankan 2 botol Jenefer 1.000 ml, 1 botol Robinson 650 ml dan 1 botol Vodka 250 ml yang didapat dari masyarakat dengan inisial nama E umur 24 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Arso 2 dan pekerjaan swasta. Setelah diadakan pemeriksaan terhadap pemilik miras saudara E menyampaikan bahwa miras dibeli untuk dikonsumsi sendiri, tidak untuk diperjual belikan dan saat ini barang bukti di amankan di Pos Koya Koso dan selanjutnya akan di serahkan ke Komando Atas.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengajak masyarakat supaya tidak mengkonsumsi minuman keras, tidak mengkonsumsi minuman yang beralkohol apalagi pada saat berkendara karena selain membahayakan nyawa sendiri juga akan membahayakan nyawa orang lain. Saudara E pada kesempatan ini juga mengatakan bahwa dia tidak akan minum minuman keras lagi dan mereka berjanji kalau ketahuan minum, mabuk serta mengganggu  ketertiban maka mereka siap di tindak sesuai hukum yang berlaku.

BEBERAPA BOTOL VODKA DAN LIMA BUNGKUS GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS DALAM PEMERIKSAAN

BEBERAPA BOTOL VODKA DAN LIMA BUNGKUS GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS DALAM PEMERIKSAAN

Satgas Yonif 713/ST dalam melaksanakan penugasan di Sektor Utara Perbatasan RI-PNG setiap saat selalu gencar melaksanakan pemeriksaan-pemeriksaan demi membatasi peredaran barang-barang terlarang seperti Narkotika, Miras dan lain sebagainya. Seperti yang dilakukan pada Rabu malam dan Kamis Subuh kali ini dimana seluruh pos Jajaran melaksanakan pemeriksaan secara berkelanjutan, Kamis (05/03/2020).

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan pada Rabu malam dan Kamis subuh ini Pos Mosso, Pos Ramil Tami dan Pos Skamto berhasil mendapatkan beberapa jenis miras dan beberapa bungkus Ganja kering. Pos Mosso dibawa pimpinan Danpos Letda Inf Chairul Fajrin bersama satu regu personil Pos Mosso melaksanakan pemeriksaan di jalan depan Pos Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dan berhasil mendapatkan 5 bungkus Plastik Ganja kering yang di dapat dari masyarakat dengan inisial nama I L umur 21 tahun pekerjaan Mahasiswa alamat Jl. Tanah Hitam, Kota Jayapura dan A M umur 20 tahun pekerjaan Mahasiswa alamat Jl. Kuluru Obiak Kumima.

Pos Ramil Tami dibawa pimpinan Danki C Kapten Inf Supriyanto bersama satu regu personil Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan di Jl. Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dan berhasil mengamankan Barang Bukti berupa 2 botol Vodka dan 1 kaleng bir Bintang yang didapat dari masyarakat dengan inisial nama L N umur 32 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan swasta alamat Kampung Mosso. Sedangkan Pos lainnya yaitu Pos Skamto melaksanakan pemeriksaan di Jl. Trans Papua Distrik Arso Barat Kota Jayapura Provinsi Papua dan dipimpin oleh Danki A Letda Inf K. P. Simajuntak bersama satu regu personil Pos Skamto dan berhasil mendapatkan 1 botol Robinson Whisky 650 ml, 1 botol Jenever 1000 ml dan 2 kaleng bir Bintang 500 ml yang didapat dari masyarakat dengan inisial nama Y M umur 32 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan Sopir alamat Distrik Web, saudara A umur 28 tahun pekerjaan Petani alamat Arso 8 dan saudara D umur 32 tahun pekerjaan PNS alamat Arso 8.

Barang bukti hasil pemeriksaan tersebut saat ini diamankan di pos masing-masing untuk selanjutnya akan diserahkan ke Komando Atas. Supriyanto berkata bagi kami Satgas Yonif 713/ST tidak akan memberikan ruang, “Kami tidak akan beri toleransi terhadap peredaran miras dan Narkotika ini, karena pengalaman menunjukkan bahwa banyak hal-hal yang tidak baik terjadi akibat mengkonsumsi miras dan Narkotika ini apakah itu keributan dalam rumah tangga, perkelahian dan lain sebagainya. Untuk itu kami tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada masyarakat untuk menjauhi miras, Narkotika dan sejenisnya”, tegasnya.

MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYANYA NARKOBA DAN MIRAS

MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYANYA NARKOBA DAN MIRAS

Perlu kita ketahui bahwa Narkoba dan Miras sangat berbahaya di dalam kehidupan, dimana penyebab kematian tersebar terjadi karena faktor tersebut. Pentingnya pencegahan terhadap pengaruh barang-barang tersebut perlu kita waspadai dengan meningkatkan kewaspadaan melalui pemeriksaan terhadap masyarakat.

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh kedua Pos Satgas Yonif 713/ST yaitu Pos Ramil Tami dan Pos Nafri yang melaksanakan kegiatan pemerisaan guna mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang terlarang, Minggu (19/01/2020).

Pemeriksaan ini dilaksanakan oleh kedua Pos yaitu Pos Ramil Tami dan Pos Nafri dengan tujuan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun penyelundupan barang-barang ilegal baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Barang-barang ilegal seperti halnya Narkoba maupun miras merupakan contoh baraang-barang yang sangat dilarang masuk di Indonesia karena pengaruh dari Narkoba maupun miras tentu dapat merusak masa depan bangsa.

Pos Ramil Tami dengan dipimpin oleh Kapten Inf Supriyanto., S.S.T.Han., S.I.P. bersama dengan 10 orang anggota dari Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan tepat di Jln. Skow Mabo Distrik Muara Tami dan berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa 23 botol Bir Bintang isi 330 ml (7 botol sudah terbuka),1 botol Wisky Drum isi 250 ml (Sudah Terbuka) dan 4 Ice Bir isi 330 ml dengan pemilik yaitu Andai Matuan umur 35 tahun beralamat di Eselon IV Kelurahan Dekai Kecamatan Dekai Kabupaten Yahukimo pekerjaan PNS dan Keven Ali umut 45 tahun beralamat di Wutung Village PNG.

Pos Nafri dengan dipimpin oleh Letda Inf H. R. Sitorus bersama dengan 15 orang anggota dari Pos Nafri melaksanakan pemeriksaan tepat di Kampung Nafri dan berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa 2 paket ganja kering dengan berat +/- 3 gram didapat dari masyarakat yang bernama Ewin Nangai umur 20 tahun beralamat di Senggi pekerjaan pengangguran dan 1 kaleng Bir Bintang 500 ml didapat dari masyarakat bernama Amsal Nak umur 25 tahun beralamat di Keerom pekerjaan petani.

Dari hasil pemeriksaan tersebut kemudian barang bukti diamankan di masing-masing Pos untuk kemudian akan dilaporkan kepada Komando Atas. Kapten Inf Supriyanto mengungkapkan “Kami selalu melaksanakan kegiatan pemeriksaan ini tidak lain yaitu untuk memastikan situasi di Perbatasan dalam keadaan aman, karena kami sadari di wilayah Perabatasan ini merupakan sangat rawan terhadap tindak kejahatan maupun penyelundupan barang-barang ilegal terlebih mudahnya masyarakat untuk mendapatkan miras ataupun narkoba yang membuat kami semakin gencar untuk melaksanakan pemeriksaan”, ungkapnya.