BERBAGAI JENIS MIRAS DAN GANJA DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/ST DALAM PEMERIKSAAN DI MALAM MINGGU

BERBAGAI JENIS MIRAS DAN GANJA DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/ST DALAM PEMERIKSAAN DI MALAM MINGGU

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Kotis, Pos Koya Koso dan Pos Kout KM 31 mengamankan minuman keras berjenis campuran dan ganja dalam pelaksanaan pemeriksaan rutin yang dilaksanakan di Wilayah Pos masing-masing dalam rangka menutup dan menggagalkan peredaran miras di Perbatasan, Sabtu Malam (07/12/2019).

Personel Koya Koso dipimpin Letda Inf Agung Redono dan Personel Kout KM 31 dipimpin Letda Ckm Syaban melaksanakan penegakan ketertiban bagi pengendara yang melintas baik dari arah kota maupun yang akan menuju ke Perbatasan.

Dalam pelaksanaan penegakan ketertiban ini berhasil mengamankan 16 Botol minuman keras campuran, 2 Kaleng Bir dan 1 gen sopi dari seorang pengendara mobil a.n. Supri (26 Tahun) beserta 3 orang temannya dan Pengendara Motor berboncengan bernama Amos Dude (34 Tahun).

Sementara itu Pos Kotis yang dipimpin oleh Sertu Lalu Mashab beserta dengan satu regu personel Pos Kotis menemukan ganja kering seberat 300 gram yang didapatkan di tengah hutan. Ganja tersebut dibungkus dalam plastik hitam, penemuan ini berawal ketika Satu Regu Personel Pos Kotis dalam perjalanan pulang selesai melaksanakan Patroli.

Menurut Danton Letda Inf Agung Redono berkendara di jalan raya dalam keadaan pengaruh Miras sangatlah berbahaya baik bagi pengendara maupun orang lain, padahal sudah ada pasal dan hukum yang melarang peredaran miras tetapi masih banyak ditemukan warga membawa dan mengkonsumsi Miras apalagi dalam membawa kendaraan sehingga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Letda Ckm Syaban yang juga merupakan jabatannya di Peleton Kesehatan terus menghimbau kepada para pengendara yang kedapatan membawa Miras atau dalam pengaruh Miras saat membawa kendaraan agar tidak lagi mengkonsumsi miras. Barang bukti miras dan ganja di amankan di Pos yang nantinya akan dilaporkan ke Komando Atas.

POS SKAMTO LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Skamto laksanakan pemeriksaan di Jalan Trans Papua Kabupaten Keerom, Sabtu (07/12/2019).

Pemeriksaan yang dilaksanakan Pos Skamto kali ini dipimpin langsung oleh Letda Inf K.P. Simanjuntak, S.H. bersama dengan beberapa anggotanya yang dilaksanakan di Jalan Trans Papua Kabupaten Keerom dengan mendapatkan beberapa hasil sitaan berupa beberapa botol minuman keras.

Adapun minuman keras tersebut yaitu 1 botol Vodka, 2 botol Anggur Merah 650 ml, 2 botol Guinnes 325 ml (sudah dalam keadaan terbuka) dan 1 botol Bir Bintang 325 ml yang didapat dari pemilik yang bernama Theofiulus Semuruk (29 tahun) pekerjaan Swasta alamat di Bucend 2 dan Eli (24 tahun) pekerjaan pengangguran alamat di Skouw Mabo.

Selanjutnya demi keamanan minuman keras tersebut kemudian diamankan di Pos Skamto dan akan diserahkan ke Komando Atas. Letda Inf K.P. Simanjuntak, S.H. mengungkapkan “Kami akan terus melaksanakan pemeriksaan guna menciptakan situasi dan kondisi yang aman di Kabupaten Keerom khusunya”, ungkapnya.                         

SERTU MITRA BERSAMA PERSONEL POS SKAMTO MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Skamto kembali melaksanakan pemeriksaan di Jalan Trans Papua Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua yang dipimpin oleh Sertu Mitra bersama satu regu personel Pos Skamto, Kamis (05/12/2019).

Dalam pemeriksaan ini personel Pos Skamto berhasil mendapatkan 1 botol Drum Whisky 700 ml dan 1 botol Anggur Kalesom 620 ml yang didapat dari masyarakat dengan inisial A umur 24 tahun pekerjaan PNS yang beralamat di Arso VIII.                        

Menurut pengakuannya miras ini hanya untuk di konsumsi sendiri bukan untuk di perjual belikan dan maka dari itu untuk keamanan barang bukti kemudian di amankan di Pos Skamto dan selanjutnya akan diserahkan ke Komando atas.

Sertu Mitra mengungkapkan bahwa “Kebanyakan pengguna atau pengkonsumsi miras adalah anak-anak muda yang harusnya dalam usia mereka yang masih muda dapat berkarya dan berprestasi bukan sebaliknya mengkonsumsi miras, mabuk dan lain sebagainya yang tentunya akan merusak kesehatan tubuhhnya dan masa depannya”, ungkapnya

“Masa depan bangsa ini, masa depan Keerom ini ada di tangan anak-anak muda sekarang ini untuk itu kami selaku satgas selalu menghimbau supaya masyarakat khususnya anak-anak muda menjauhi Miras, mari berkarya untuk bangsa, untuk Keerom yang lebih maju”, tambahnya

GANJA DAN MIRAS KEMBALI DIAMANKAN POS RAMIL TAMI SATGAS YONIF 713/ST

GANJA DAN MIRAS KEMBALI DIAMANKAN POS RAMIL TAMI SATGAS YONIF 713/ST

Pemeriksaan dan pemeriksaan kembali dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif 713/ST khususnya Pos Ramil Tami dan selalu mendapatkan hasil seperti pemeriksaan yang dilaksanakan di belokan Kampung Buton Skow Mabo dibawa pimpinan Sertu Agung Nugroho beserta dengan satu regu personel Pos Ramil Tami, Selasa (03/12/2019).

Dalam pemeriksaan ini personel Satgas berhasil mendapatkan minuman  24 botol kecil SP isi 330 ml, 4 bir Bintang kaleng isi 320 ml, 6 kaleng SP isi 330 ml dan 4 bungkus ganja kering seberat 400 gram yang didapat dari masyarakat. Adapun Identitas pelaku yaitu Rayneth Nue umur 30 Tahun Jenis kelamin perempuan pekerjaan ibu rumah tangga alamat Nafri Abepura, Stanis Laus Urpon umur 47 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan PNS (Pegawai Negeri Sipil) alamat Sentani Kota.

Ketika  Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan pimpinan Sertu Agung di depan Pos Ramil Tami anggota Kelompok Pengamanan tepi jauh Pratu Sergio melihat ada 1 unit sepeda motor Yamaha R15 warna hijau Nopol DS 5734 RI pelan-pelan dan ragu-ragu akan melintas karena melihat ada pemeriksaan.

sesampainya di depan personel yang melaksanakan pemeriksaan Serda Danu dan Praka Adam beserta satu tim anggota Pos Ramil Tami melaksanakan Pemeriksaan di sepeda motor pelaku, pada awalnya pelaku mengelak akan diperiksa dengan alasan karena terburu-buru akan buang air besar, setelah di periksa ternayata benar dugaan bahwa setelah diperiksa ditemukan barang bukti berupa 4 bungkus ganja kering di dalam celana dalam pelaku.

Serda Danu R (Ba Intel Pos Ramil Tami) kembali melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan didapati di dalam tas pelaku terdapat barang bukti berupa 4 bungkus Ganja Kering. Dari hasil temuan tersebut kemudian diamankan di Pos Ramil Tami untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dan dilaporkan kepada komando atas dalam hal ini Dansatgas Yonif 713/ST.

PENYERAHAN PEMILIK GANJA KE BNN PROVINSI PAPUA

PENYERAHAN PEMILIK GANJA KE BNN PROVINSI PAPUA

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Ramil Tami pada hari Selasa 03 Desember 2019 pukul 10.45 WIT bertempat di Pos Tamil Tami telah menyerahkan 1 Orang  Pemilik Narkotika jenis Ganja oleh Serka Sepeiken (Bakes Pos Ramil Tami) Kepada BNN Provinsi Papua, Selasa (03/12/2019)

Adapun data pemilik ganja yaitu Artinus Hagabal  27 tahun jenis kelamin laki-laki Pekerjaan Mahasiswa dan bertempat tinggal di Jln. Khalkote Kampung Harapan RT 03 RW 3 Nollokila. Barang bukti berupa 4 paket Ganja kering dan 1 unit Motor Yamaha R15 yang diserahkan kepada BNN Papua dan diterima oleh Brigader Achmad M. Satria Syah Jabatan Analis intelejen BNN Provinsi Papua.

Satu Orang pemilik Narkotika Jenis Ganja dan barang bukti tersebut diserahkan ke Pihak BNN Provinsi Papua karen guna penyelidikan lebih lanjut. Dalam kesempatan ini Serka Speiken selalu menekankan kepada masyarakat di sekitar Pos Ramil Tami untuk tidak mengkonsumsi maupun mengedarkan barang-barang terlarang seperti halnya minuman keras ataupun narkotika, hal ini tidak hanya dapat merusak kesehatan namun juga dapat merusak masa depan.

PENYERAHAN 2 ORANG PEMILIK GANJA KE BNN PROVINSI PAPUA

PENYERAHAN 2 ORANG PEMILIK GANJA KE BNN PROVINSI PAPUA

Pada saat Satgas melaksanakan pemeriksaan di depan Pos Ramil Tami dan di dapati dua orang membawa Narkotika jenis Ganja maka pada hari ini kedua tersangka telah diserahkan ke BNN Provinsi Papua oleh Pos Ramil Tami oleh Serka Sepeiken (Bakes Pos Ramil Tami), Senin (02/12/2019).

Adapun nama kedua tersangka adalah saudara Viktor Adolof Djoke 27 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan Mahasiswa dan bertempat tinggal di Kampung Serwan Samri, kedua saudari Natalia Foldensia Pumat  21 tahun jenis kelamin perempuan Pekerjaan tidak Bekerja dan bertempat tinggal di Ardipura Jayapura Selatan, dengan barang bukti 1 Paket berisi Ganja kering, 1 linting Ganja sudah di hisap dan 1 Unit HP Merk Vivo.

Dengan data penerima Bripka Rusli Taiwan Jabatan Analis Intelejen BNN Provinsi Papua. Kedua Orang pembawa Narkotika Jenis Ganja tersebut diserahkan ke Pihak BNN Provinisi Papua guna penyelidikan lebih lanjut.

MEMASUKI BULAN DESEMBER SATGAS MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN SECARA INTENSIF

MEMASUKI BULAN DESEMBER SATGAS MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN SECARA INTENSIF

Memasuki bulan Desember penghujung bulan di tahun 2019 ini Satgas melaksanakan pemeriksaan lebih intensif, hal ini dimaksudkan untuk lebih menciptakan situasi yang aman terlebih menjelang masa-masa Natal bagi umat Kristen. Untuk itulah Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dalam hal ini Pos Ramil Tami dan Pos Nafri melaksanakan pemeriksaan di wilayah pos masing-masing, Minggu (02/12/2019).

Sertu Agung anggota Pos Ramil Tami bersama satu regu Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan di depan Pos Ramil Tami Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dan mendapatkan hasil 1 paket ganja seharga Rp. 200.000,- yang di dapat dari masyarakat dengan inisial V A D umur  27 Tahun Jenis kelamin laki-laki pekerjaan Mahasiswa Alamat Kampung Serwan bersama dengan saudari  N F P Umur  21 tahun Jenis kelamin perempuan pekerjaan tidak berkerja alamat Adipura Jayapura Selatan dan untuk saat ini barang bukti berupa Ganja sudah diserahkan ke BNN Jayapura beserta pemiliknya.

Sedangkan Pos Nafri melaksanakan pemeriksaan di Kampung Nafri Kabupaten Abepura Provinsi Papua dipimpin oleh Letda H. R Sitorus selaku Danpos beserta satu regu dan mendapatkan hasil 2 botol miras jenis Vodka dan 1 botol Bir Bintang yang diperoleh dari masyarakat dengan inisial M T Umur  45 Tahun Jenis kelamin laki-laki Pekerjaan Pegawai BUMN Alamat di Arso dan 1 botol miras jenis Anggur Merah diperoleh dari masyarakat dengan inisial J Umur 19 Tahun Jenis kelamin laki-laki Pekerjaan Pelajar Alamat di Arso. Untuk mengantisipasi dan mencegah kondisi yang tidak baik, maka Miras tersebut di amankan di Pos Nafri.

SERTU AGUNG PERSONEL POS RAMIL TAMI SATGAS YONIF 713/ST PIMPIN PEMERIKSAAN DAN MENDAPATKAN MIRAS

SERTU AGUNG PERSONEL POS RAMIL TAMI SATGAS YONIF 713/ST PIMPIN PEMERIKSAAN DAN MENDAPATKAN MIRAS

Peredaran Miras memang tidak ada hentinya selalu saja ada masyarakat yang terus dan terus membawa dan mengkonsumsi miras ini. Pemeriksaan dan pemeriksaan juga sudah terus dilakukan oleh Personel Satgas dan selalu mendapati masyarakat yang membawa miras seperti pemeriksaan yang dilakukan personel Pos Ramil Tami Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu pagi (30/11/2019).

Pos Ramil Tami dibawa Pimpinan Sertu Agung beserta satu regu personel Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan di Depan Pos Ramil Tami dan mendapatkan hasil 1 botol Vodka, 1 botol Robinson isi setengah, 3 Botol Anggur Merah, 3 botol Bir Bintang, 2 botol Bir Bintang sudah terbuka dan 1 Badik yang di dapat dari masyarakat dengan inisial I umur 20 Tahun Jenis kelamin laki-laki Pekerjaan Mahasiswa Alamat Abepura, saudara E K umur  39 tahun Jenis kelamin laki-laki pekerjaan Wiraswasta Alamat Helabu Elelim dan saudara K A umur  20 tahun Jenis kelamin laki-laki Alamat  Jln. Sumatera Dok 4 Jayapura.

Demi keamanan minuman tersebut di amankan di pos Ramil Tami, Sertu Agung kembali mengingatkan kepada masyarakat supaya menjauhi Miras kalau tidak maka akan selalu berhadapan dengan Satgas dan ketika masyarakat kedapatan membawa Miras dan sejenisnya maka kami akan amankan tidak ada konpromi.

MIRAS CAMPURAN DI AMANKAN  SATGAS YONIF 713/ST

MIRAS CAMPURAN DI AMANKAN SATGAS YONIF 713/ST

Satgas Yonif 713/Satya Tama terus dan gencar melaksanakan Pengaman Penertiban, lagi dan lagi kembali gagalkan peredaran Miras. Kamis (29/11/2019).

Kegiatan Penertiban Pengamanan dilaksanakan mulai pukul 18.30 WIT oleh 2 (Dua) Pos Satgas langsung diantaranya yaitu Pos Skamto di Wilayah Keerom yang dipimpin oleh Danki A Letda Inf K. P. Simanjuntak dan Pos Ramil Tami tepatnya di Jalan perbatasan antara RI-PNG yang dipimpin oleh Batih Pur C Sertu Agung N.

Dalam Pengamanan pada malam itu pun mendapatkan miras campuran sejumlah 12 Botol, 3 kaleng Bir dan 2 Sajam Pisau Badik. Pasiintel Satgas Yonif 713/Satya Tama Lettu Inf Suyono mengatakan bahwa peredaran Minuman keras melanggar Perda yang telah disahkan oleh Gubernur Papua.

Kegiatan pengamanan penertiban ini pun banyak menuai cerita, ada seorang pengendara motor berusaha kabur pada saat melihat adanya Pemeriksaan dan ada juga salah seorang yang membawa miras menolak untuk mirasnya tidak mau di tahan dengan alasan karena sudah tradisinya seperti begitu.

Sertu Agung yang menjabat sebagai Batih sekaligus pimpinan pemeriksaan menngungkapkan “Kami selaku Satgas Pamtas tidak akan bosan-bosannya melaksanakan pemeriksaan, apalagi dimana kita selalu mendapatkan hasil temuan berupa minuman keras yang padahal jelas-jelas barang tersebut sudah ada Perdanya untuk dilarangan mengkonsumsi maupun memperdagangkannya”, ungkapnya.

POS SKAMTO SATGAS YONIF 713/ST MENGAMANKAN MIRAS

POS SKAMTO SATGAS YONIF 713/ST MENGAMANKAN MIRAS

Personel Pos Skamto Satgas Yonif 713/Satya Tama lagi lagi berhasil mengamankan dan mencegah barang-barang illegal sejenis Minuman keras yang berada di wilayah Kampung Yowong Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa (26/11/2019).

Disampaikan oleh Dankipur A Letda Inf K. P. Simanjuntak pada hari Selasa 26 November 2019 bahwa pelaksanaan penegakan keamanan dan ketertiban ini dilakukan oleh personel posnya serutin mungkin. “Selama pelaksanaan gaktib yang dilakukan oleh pos Skamto pada 1 minggu kebelakang, kami berhasil mengamankan 87 botol Miras campuran yang dibawa oleh masyarakat”, ucap Simanjuntak.

Kegiatan Gaktib ini bertujuan untuk mencegah dan mengurangi peredaran minuman keras serta dari Satgas Yonif 713/Satya Tama telah berkomitmen sesuai dengan peraturan Gubernur Papua yang melarang setiap peredaran Miras di Papua khususnya wilayah Perbatasan.

Satgas juga tidak bosan-bosannya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi Miras karena dapat berakibat buruk terhadap kondisi kesehatan, apalagi pada saat perjalan jarak jauh membawa kendaraan dalam pengaruh alkohol tentu sangat berbahayakan bagi diri sendiri maupun pengendara lainnya karena dapat menyebabkan kecelakaan lalulintas.