PENGEDAR GANJA DIAMANKAN SATGAS DALAM PEMERIKSAAN

PENGEDAR GANJA DIAMANKAN SATGAS DALAM PEMERIKSAAN

Letda Inf H.R Sitorus Danpos Nafri dan Letda Inf K.P Simajuntak Danpos Skamto Satgas Yonif 713/Satya Tama masing-masing memerintahkan personel Pos nya untuk melaksanakan pemeriksaan demi menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat serta untuk meminimalisir peredaran Narkotika, miras dan lain sebagainya, Selasa (19/11/2019).

Pos Nafri melaksanakan pemeriksaan di kampung Nafri Kabupaten Abepura Kota Jayapura Provinsi Papua yang dipimpin oleh Danpos langsung Letda Inf H.R Sitorus bersama satu regu personel Pos Nafri dan mendapatkan hasil 12 kaleng miras merk Bintang yang didapat dari masyarakat dengan inisial T Y umur 31 tahun jenis kelamin  laki-laki pekerjaan Mahasiswa alamat Kampung Almaleo dan tidak hanya miras namun adapula didapat 4 paket ganja seberat 200 gram yang dari masyarakat dengan inisial P C I umur 30 tahun jenis kelamin Laki – laki pekerjaan Swasta alamat BTN Puskopad Abepura dan menurut keterangan P.C.I ini merupakan target operasinya Polisi, demi keamanan minuman tersebut diamankan di Pos Nafri dan paket ganja serta pelaku telah di amankan di Polres Jayapura.

Sedangkan Pos Skamto pimpinan Letda Inf K.P. Simanjuntak S.H melaksanakan pemeriksaan di Jln. Trans Papua Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil 1 botol Jenever 1000 ml, 1 botol Anggur Merah 650 ml, 1 botol Topi Miring Jenever 500 ml dan 1 botol Whisky 350 ml yang dibawa oleh saudara H umur 36 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Arso 8 dan saudara E umur 35 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Abepura. Demi keamanan saat ini barang bukti tersebut di amankan di Pos Skamto dan selanjutnya akan diserahkan ke Komando atas.

Sitorus dan Simajuntak dalam hal ini menanggapinnya dengan sama-sama mengajak masyarakat untuk menghindari Narkotika dan Miras karena efeknya pasti tidak baik, sudah harganya mahal, merusak tubuh dan pastinya mengganggu ekonomi. Untuk itu sekali lagi kami Satgas akan terus bekerja keras demi mengurangi dan menghentikan peredaran Narkotika dan Miras.

3 BUNGKUS PAKET GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS POS MUARA TAMI

3 BUNGKUS PAKET GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS POS MUARA TAMI

Peredaran Narkotika dan Miras memang tidak ada hentinya didalam masyarakat, hal ini terbukti dalam pemeriksaan yang dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Muara Tami di Jalan Poros RI-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua yang mendapatkan Narkotika jenis ganja dan miras, Minggu pagi (17/11/2019).

Ketika melaksanakan pemeriksaan yang dipimpin oleh Wadan Pos Serda Sarifudin mendapatkan laporan dari pengendara mobil PA 1728 P bahwa melihat pengendara motor matic membuang sesuatu (bungkusan plastik hitam yang mencurigakan) ke tepi jalan maka Sarifudin Wadanpos Muara tami beserta tim anggota Pos Muara Tami selanjutnya melakukan pemeriksaan di tempat tersebut dan terbukti didapati satu bungkus plastik hitam berisikan 3 paket ganja kering dengan berat sekitar 300 gram yang tidak diketahui pemiliknya.

Setelah didapati barang tersebut yaitu berupa ganja kering kemudian Wadan Pos segera melaporkannya kepada Danpos Muara Tami Letda Inf Megantara untuk selanjutnya menunggu perintah membawa barang tersebut dan mengamankannya agar dilaporkan ke Komando Atas.

Dalam pemeriksaan ini juga personel mendapatkan minuman keras yaitu 5 kaleng Bir Prost dan 1 botol Strongbow yang dibawa oleh saudara M D umur 44 tahun jenis kelamin laki-laki yang beralamat di PNG. Sarifudin mengajak masyarakat agar menjauhi yang namanya Narkotika dan Miras karena barang tersebut dapat merusak kehidupan masyarakat apalagi bagi generasi penerus bangsa.

POS MUARA TAMI SATGAS YONIF 713/ST AMANKAN PEMILIK GANJA

POS MUARA TAMI SATGAS YONIF 713/ST AMANKAN PEMILIK GANJA

Danpos Muara Tami Letda Inf Megantara Prawira Prastianto melaksanakan pemeriksaan yang dilaksanakan di jln. Poros  RI-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura ProVinsi Papua, Selasa sore (12/11/2019).

Pada saat melaksanakan pemeriksaan anggota pengamanan tepi jauh Praka Sonny melihat ada 1 unit sepeda motor Satria F memutar balik arah karena melihat ada pemeriksaan dari aparat TNI. Melihat hal tersebut pimpinan pemeriksaan Serda Kadek memerintahkan Kopda Rahman beserta satu tim anggota Pos Muara Tami melaksanakan pengejaran dengan sepeda motor terhadap masyarakat yang berusaha kabur tersebut.

Setelah dilaksanakan pengejaran dan melakukan pemeriksaan maka didapati di dalam jok motor terdapat dua bungkus Ganja Kering dengan berat sekitar 5 ons. Setelah diperiksa dan di data, pemilik barang tersebut yaitu saudara yang berinisial D umur 28 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan tukang ojek bertempat tinggal di Sentani Pos 7 dengan saudari M umur 21 tahun jenis kelamin perempuan pekerjaan tidak bekerja dan bertempat tinggal di Pasar Baru Sentani Provinsi Papua untuk saat ini barang bukti dan pemiliknya telah diserahkan ke BNN Jayapura.

Megantara mengatakan bahwa Narkotika adalah musuh bagi kita oleh karena itu mari kita menjauhinya, kami Satgas akan setiap saat melaksanakan pemeriksaan tujuannya bukan untuk mempersulit masyarakat, bukan untuk menakut-nakuti masyarakat tetapi untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di masyarakat.

TIGA POS SATGAS LAKSANAKAN PEMERIKSAAN SABTU MALAM DAN MENDAPATKAN HASIL

TIGA POS SATGAS LAKSANAKAN PEMERIKSAAN SABTU MALAM DAN MENDAPATKAN HASIL

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Sektor Utara dibawah kendali Dankolakops Korem 172/PWY kembali mengamankan sejata tajam, minuman keras dan 1 paket ganja kering siap edar (1 gram) dalam rangka penegakan ketertiban yang berkendara melewati jajaran Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama yakni Pos Mosso, Pos Skamto dan Pos Bendungan Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu (02/11/2019).

Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan tentunya pengendara yeng melintas di jajaran Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama, maka dari itu ketiga Pos Satgas yaitu Pos Mosso, Pos Skamto dan Pos Bendungan Tami melaksanakan pemeriksaan demi terhindarnya sesuatu yang buruk ataupun dapat merugikan diri pribadi dan orang lain.

Letkol Inf Dony selaku Dansatgas mengungkapkan “Kegiatan kemananan dan ketertiban ini dilaksanakan supaya terhindarnya dari hal-hal yang dapat merugikan diri pribadi, orang lain maupun keluarga yang menanti saudara-saudara di rumah serta menjaga situasi yang sudah kondusif di wilayah Jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama”, ungkapnya

Dalam kegiatan keamanan dan ketertiban tersebut diamankan beberapa barang bukti seperti Minuman Keras berjenis campuran mulai dari Bir Bintang, Bir SP Papau New Guenia, Robinson, Jenever dan Vodka sebanyak 30 (Tiga Puluh) Botol, 2 (Dua) Pisau Badik, 1 (Satu) Panah Wayer, 9 (Sembilan) Anak Panah Wayer dan 1 (Satu) paket ganja kering siap edar seberat 1 gram yang nantinya barang bukti tersebut akan dilaporkan ke Komando Atas dan diserahkan kepada pihak yang berwajib.

Diakhir Pasi Intel Satgas Yonif 713/Satya Tama Lettu Inf Suyono menyampaikan “Kegitan tersebut diwadahi oleh staff kami untuk melaksanakan pengamanan tubuh dan para Danposnya pun apabila selama kegiatan ketertiban tersebut mendapat barang bukti Ilegal akan diamankan terlebih dahulu yang nantinya akan dibawa ke Pos Kotis Satgas Yonif 713/Satya Tama untuk dijadikan satu, terakhir akan kami laporkan dan membawa barang bukti tersebut ke Kolakops Korem 172/PWY menunggu perintah kapan dan dimana barang bukti tersebut akan di musnahkan”, tutupnya.

SATGAS MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN GANJA DAN MIRAS KEMBALI DIAMANKAN

SATGAS MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN GANJA DAN MIRAS KEMBALI DIAMANKAN

Upaya Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama untuk menciptakan situasi lingkungan masyarakat yang aman dan tertib terus dilakukan diantaranya dengan terus melaksanakan pemeriksaan dan pemeriksaan. Seperti yang dilakukan Pos Koya Koso dipimpin oleh Serda Khairil beserta satu regu anggotanya melaksanakan pemeriksaan di Kampung Kukup Kabupaten Abepura Provinsi Papua yang pos Koya Koso, Kamis (31/10/2019).

Dalam pemeriksaan kali ini personel Pos Koya Koso mendapatkan hasil temuan yaitu Ganja dengan berat 1 gram, 1 botol Miras jenis Robinson dan 1 botol Miras jenis anggur merah yang didapat dari masyarakat dengan pelaku pertama berinisial AS umur 21 tahun jenis kelamin laki-laki dengan pekerjaan sebagai Pelayar beralamat di Arso, pelaku kedua berinisial VW umur 20 tahun jenis kelamin laki-laki beralamat di Arso, pelaku yang ketiga berinisial SY umur 21 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan pelajar beralamat di Sentani dan pelaku yang keempat berinisial P umur 15 tahun jenis kelamin laki-laki dan beralamat di Kampung Harapan.

Dari hasil temuan tersebut tindak lanjut dari pelaku pemilik barang bukti berupa ganja telah diamankan dan diserahkan ke Polsek Abepura untuk diproses sesuai dengan hukum, kemudian sementara itu untuk barang bukti Miras telah diserahkan pemiliknya kepada personel yang melaksanakan pemeriksaan untuk dapat diamankan di Pos Koya Koso.

Serda Khairil selaku pimpinan dalam pemeriksaan ini memberikan penekanan kepada masyarakat yang kedapatan membawa barang-barang haram tersebut dengan mengatakan “mengkonsumsi narkotika serta miras tidak baik untuk kesehatan dan masa depan generasi anak bangsa serta harapannya masyarakat harus bisa menjauhinya karena kembali kami mengingatkan bahwa biasanya awal dari segala keributan dimulai setelah mengkonsumsi minuman keras”, tuturnya.

Saudara P yang masih berusia 15 tahun turut mengungkapkan bahwa dirinya yang masih muda dan mempunyai masa depan yang panjang mengungkapkan penyesalannya karena sudah terlibat dan mengkonsumsi miras sehingga mulai saat ini dia berjanji akan menjauhinya karena selama ini dia mengkonsumsi miras dikarenakan terpengaruh oleh teman-temannya yang setiap berkumpul selalu mengajaknya untuk mengkonsumsi miras.

7 BUNGKUS GANJA DALAM PLASTIK DIAMANKAN  SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST POS KALIASIN

7 BUNGKUS GANJA DALAM PLASTIK DIAMANKAN SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST POS KALIASIN

Hubungan kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara Satgas dan masyarakat terbukti membuahkan hasil dimana sekecil apapun informasi dalam masyarakat mereka tidak sungkan-sungkan untuk melaporkannya kepada Satgas. Seperti yang terjadi di kampung Kibay Kaliasin Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa (29/10/2019).

Dimana Pos Kaliasin mendapat laporan dari seorang masyarakat yang berinisial MK yang memberikan informasi bahwa saudara MK melihat ada 2 orang warga yang tidak dikenal menyembunyikan sesuatu barang dalam semak semak di dalam hutan. Mendapat laporan dari Masyarakat tersebut maka Danpos Kaliasin Letda Inf Ida Bagus langsung merespon laporan tersebut dengan mendatangi tempat yang disebutkan oleh saudara MK.

Selang beberapa saat tim sampai di lokasi yang disebutkan oleh saudara MK yang diperkirakan jaraknya 1,3 Km dari Pos Kaliasin. Letda Inf Ida langsung memerintahkan Serda Ayub dan Prada  Arsat Asrul untuk memeriksa barang tersebut dan setelah dibuka dan diperiksa ternyata barang itu  adalah ganja sebańyak 7 bungkus plastik kecil yang disimpan dalam plastik berwarna orange. Setelah dipastikan bahwa itu adalah ganja dan tidak diketahui pemiliknya maka Letda Inf Ida Bagus Sujana dan tim membawa dan mengamankan barang tersebut ke Pos Kaliasin dan saat ini barang tersebut berada di Pos Kaliasin.

Danpos Kaliasin Letda Inf Ida mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada saudara MK yang dengan berani melaporkan apa yang dia ketahui dan itu mencurigakan kepada personel pos, harapannya demikian juga dengan masyarakat lainnya ketika melihat sesuatu yang mencurigakan bisa langsung melaporkannya kepada personel pos karena kami siap menampung dan membantu masyarakat, bisa kita bayangkan jika 7 bungkus ganja itu disalah gunakan bagaimana rusaknya orang yang mengkonsumsinya.

Saudara MK juga mengungkapkan terimakasih kepada Satgas karena sudah merespon laporan saya, saya sebagai masyarakat hanya bisa membantu Satgas dengan memberikan informasi dan jika nanti ada sesuatu yang mencurigakan saya siap untuk melaporkannya ke pos Satgas dalam hal ini pos yang terdekat adalah Pos Kaliasin.

MIRAS DAN GANJA DIAMANKAN

MIRAS DAN GANJA DIAMANKAN

Pos Koya Koso dan Pos Nafri Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan pemeriksaan di wilayah pos masing-masing. Rabu (23/10/2019).

Pos Koya Koso pada pukul 17.30 WIT dengan pimpinan Serda Kheril bersama satu regu personel Pos Koya Koso melaksanakan pemeriksaan di Jalan Trans Papua Kampung Kukup Koya Koso Distrik Abe Pura Propinsi Papua dan mendapatkan hasil 4 Botol Jenever 1000 ml, 1 Botol Robinson 650 ml, 4 Botol Bir Bintang, 2 Botol Bir Bintang kosong (Sudah dikonsumsi) yang dibawa oleh saudara  berinisial Y M umur 27 tahun pekerjaan petani alamat Biaw Arso dan saudara berinisial K Y G umur 36 tahun pekerjaan Kepala Desa alamat Yoka Kobak, Telenggeme.

Setelah diadakan pemeriksaan terhadap pemilik miras tersebut menyampaikan bahwa miras dibeli untuk dikonsumsi sendiri bukan untuk diperjual belikan dan saat ini barang bukti diamankan di pos Koya Koso Satgas Pamtas Yonif 713/ST. Sedangkan Pos Nafri melaksananakan pemeriksaan pada pukul 21.00 WIT pada hari yang sama yang dipimpin oleh Danpos Nafri Letda Inf H.R. Sitorus bersama satu regu anggota Pos Nafri bertempat di kampung Nafri Kabupaten Abepura Provinsi Papua.

Dalam pemeriksaan ini personel Satgas Pos Nafri mendapatkan Ganja dengan berat 0,5 gram yang di dapat dari masyarakat dengan inisial M K T umur 22 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan pengangguran yang beralamat PB Organda Jalur Utama bersama G N umur 23 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan pengangguran alamat  PB Organda Jalur utama. Untuk penanganan lebih lanjut ke dua masyarakat tersebut beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Abepura.

Letda HR Sitorus dan Serda Kheril mengungkapkan bahwa pemeriksaan yang dilakukan untuk menciptakan situasi Kamtibmas dengan harapan tidak ada lagi keributan yang disebabkan oleh barang-barang terlarang tersebut, dan kami menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi barang-barang tersebut.

Sementara itu Y M salah satu masyarakat yang kedapatan membawa miras mengungkapkan bahwa dia tidak akan mengkonsumsi miras lagi, dia menyadari mengkonsumsi miras itu bisa merugikan dirinya sendiri dan bahkan merugikan orang lain juga.