SATGAS SERAHKAN BARANG BUKTI 5 BUNGKUS GANJA DAN 2 PELAKU KE BNN PROVINSI PAPUA

SATGAS SERAHKAN BARANG BUKTI 5 BUNGKUS GANJA DAN 2 PELAKU KE BNN PROVINSI PAPUA

Pemeriksaan yang secara terus menerus dilakukan oleh Satgas Yonif 713/ST beserta seluruh jajarannya selalu membuahkan hasil seperti yang dilakukan oleh Pos Mosso pada hari Rabu tanggal 4 Maret 2020 kemarin  dimana dalam pemeriksaan itu Personil Pos Mosso berhasil mendapatkan 5 bungkus Ganja dan hari ini barang bukti 5 bungkus Ganja beserta 2 orang pelaku diserahkan kepada BNN Provinsi Papua, Jumat (06/03/2020).

Hadir dalam kegiatan penyerahan ini Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST), Serda Andre Kasby Tarigan (Danru Pos Mosso Satgas Yonif 713/ST), Serda Agustian Rahman, Kopda Ahmad Musabil (Lidik BNN)  dan bapak Deni (Wastahti BNN). Selain penyerahan tersangka dan barang bukti hasil pemeriksaan Pos Mosso ini juga dilaksanakan penanda tanganan Berita Acara Penyerahan tersangka dan Barang bukti. Barang bukti yang diserahkan adalah 5 kantong plastik berisi Ganja kering, 1 unit SPM Honda Vario Nopol PA 2161 RG, 1 buah tas punggung, 1 HP Samsung, 1 buah STNK Honda Vario Nopol PA 2161 RG, 1 buah BPKB Motor Vario Nopo PA 2161 RG atas nama Ida Bagus Ketut dan Uang sebanyak Rp. 21.000,-.

Dengan Identitas pelaku pertama bernama Imanuel Logo Usia 21 tahun Alamat Tanah Hitam Kota Jayapura Pekerjaan Mahasiswa jenis kelamin laki-laki dan Indentitas pelaku kedua bernama Ansel Amwbel Usia 20 tahun  alamat Kaluru Obiak Komima Pekerjaan Mahasiswa jenis kelamin laki-laki. Diserahkan oleh Lettu Inf Suyono kepada Kopda Ahmad Musabil Lidik BNN Provinsi Jayapura dengan Saksi Bapak Deni dan Serda Andre Kasby Tarigan.

BEBERAPA BOTOL VODKA DAN LIMA BUNGKUS GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS DALAM PEMERIKSAAN

BEBERAPA BOTOL VODKA DAN LIMA BUNGKUS GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS DALAM PEMERIKSAAN

Satgas Yonif 713/ST dalam melaksanakan penugasan di Sektor Utara Perbatasan RI-PNG setiap saat selalu gencar melaksanakan pemeriksaan-pemeriksaan demi membatasi peredaran barang-barang terlarang seperti Narkotika, Miras dan lain sebagainya. Seperti yang dilakukan pada Rabu malam dan Kamis Subuh kali ini dimana seluruh pos Jajaran melaksanakan pemeriksaan secara berkelanjutan, Kamis (05/03/2020).

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan pada Rabu malam dan Kamis subuh ini Pos Mosso, Pos Ramil Tami dan Pos Skamto berhasil mendapatkan beberapa jenis miras dan beberapa bungkus Ganja kering. Pos Mosso dibawa pimpinan Danpos Letda Inf Chairul Fajrin bersama satu regu personil Pos Mosso melaksanakan pemeriksaan di jalan depan Pos Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dan berhasil mendapatkan 5 bungkus Plastik Ganja kering yang di dapat dari masyarakat dengan inisial nama I L umur 21 tahun pekerjaan Mahasiswa alamat Jl. Tanah Hitam, Kota Jayapura dan A M umur 20 tahun pekerjaan Mahasiswa alamat Jl. Kuluru Obiak Kumima.

Pos Ramil Tami dibawa pimpinan Danki C Kapten Inf Supriyanto bersama satu regu personil Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan di Jl. Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dan berhasil mengamankan Barang Bukti berupa 2 botol Vodka dan 1 kaleng bir Bintang yang didapat dari masyarakat dengan inisial nama L N umur 32 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan swasta alamat Kampung Mosso. Sedangkan Pos lainnya yaitu Pos Skamto melaksanakan pemeriksaan di Jl. Trans Papua Distrik Arso Barat Kota Jayapura Provinsi Papua dan dipimpin oleh Danki A Letda Inf K. P. Simajuntak bersama satu regu personil Pos Skamto dan berhasil mendapatkan 1 botol Robinson Whisky 650 ml, 1 botol Jenever 1000 ml dan 2 kaleng bir Bintang 500 ml yang didapat dari masyarakat dengan inisial nama Y M umur 32 tahun jenis kelamin laki-laki pekerjaan Sopir alamat Distrik Web, saudara A umur 28 tahun pekerjaan Petani alamat Arso 8 dan saudara D umur 32 tahun pekerjaan PNS alamat Arso 8.

Barang bukti hasil pemeriksaan tersebut saat ini diamankan di pos masing-masing untuk selanjutnya akan diserahkan ke Komando Atas. Supriyanto berkata bagi kami Satgas Yonif 713/ST tidak akan memberikan ruang, “Kami tidak akan beri toleransi terhadap peredaran miras dan Narkotika ini, karena pengalaman menunjukkan bahwa banyak hal-hal yang tidak baik terjadi akibat mengkonsumsi miras dan Narkotika ini apakah itu keributan dalam rumah tangga, perkelahian dan lain sebagainya. Untuk itu kami tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada masyarakat untuk menjauhi miras, Narkotika dan sejenisnya”, tegasnya.

SATGAS YONIF 713/ST SERAHKAN BARANG BUKTI GANJA DAN PELAKU KEPADA BNN PROVINSI PAPUA

SATGAS YONIF 713/ST SERAHKAN BARANG BUKTI GANJA DAN PELAKU KEPADA BNN PROVINSI PAPUA

Penyerahan barang bukti ganja dan pelaku hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh personel Pos Kout KM 31 kepada BNN Provinsi Papua dilaksanakan di Pos Kout Arso Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (04/03/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST), Letda Ckm Syaban (Dantonkes Yonif 713/ST), Sertu Galih (Dansi Intel Satgas Yonif 713/ST), Brigadir Veronik, Sertu Sandi Prabowo dan Serda Akbar, Bripka Veronika (Penyidik BNN), Brigpol Nazarulah Bauw (Lidik BNN), Kopda Ahmad Musabil (Lidik BNN), Bapak Deni (Wastahti BNN), bapak Hasan (Security BNN).

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Pengambilan keterangan kepada saksi-saksi oleh Ibu Veronika kepada Sertu Sandi Prabowo yang dilanjutkan dengan penyerahan tersangka dan barang bukti hasil pemeriksaan Pos Kout pada hari Selasa tanggal 3 Maret 2020 serta penanda tanganan Berita Acara Penyerahan tersangka dan Barang bukti.

Adapun barang bukti yang diserahkan 12 kantong plastik berisi ganja kering, 1 unit SPM jenis Suzuki Satria FU Nopol DS 2692 RE, 1 buah tas punggung, 1 buah tas Noken. Dengan inisial pelaku NA usia 23 Thn alamat Pir 1 Arso Kota pekerjaan tidak bekerja jenis kelamin laki-laki, yang diiserahkan oleh Letda Ckm Syaban kepada Brigpol Nasarulah BNN Provinsi Jayapura dengan Saksi Bapak Deni dan Sertu Sandi Prabowo.

12 PLASTIK GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/ST

12 PLASTIK GANJA KERING DIAMANKAN SATGAS YONIF 713/ST

Sebanyak 12 kantong plastik ganja kering diamankan oleh Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pos Kout Km 31  ketika melaksanakan pemeriksaan di Jln. Transit Km 31 Arso Kota Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (04/03/2020).

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan personil Pos Kout ini berhasil mendapatkan 12 plastik kecil ganja kering yang di dapatkan dari saudara N usia 23 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Pir 1 pekerjaan pelajar dan 1 botol minuman campuran Alkohol dengan Niu Green Tea (320 ml) yang didapat dari saudara LT usia  26 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Jln. Kwimi Arso Kota Pekerjaan Mahasiswa.

Barang bukti ganja ini di dapatkan ketika personel Pos Kout dalam hal ini Wadan Satgas Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu, Pratu Syahril dan Prada Justang melaksanakan patroli dengan mengunakan randis Strada DC rute jalan sepanjang Arso 1 dan 2. Pada saat melaksanakan Patroli personel Pos Kout  ini menemukan tas berisi 12 paket ganja kering di jalan dekat jembatan rumah Onfo Afi Alm. Bapak Charles, setelah itu tas diamankan dan personel berjaga disekitar tas ditemukan, setelah 15 menit datang seorang laki-laki menggunakan sepeda motor Satria F mencari tas tersebut, setelah itu Tim  mengamankan laki-laki tersebut dan mendapat informasi bahwa yang bersangkutan mendapat barang tersebut dari kampung Amyu Arso Timur dan saat ini barang bukti Ganja dan pelaku telah diserahkan kepada BNN Provinsi Papua.

Simon dalam kesempatan ini mengajak masyarakat untuk tidak bermain-main dengan Narkotika dan Miras karena efeknya pasti tidak baik. Dan harapan kami masyarakat bisa menyadarinya dan menjauhinya. Ketika kami menemukan masyarakat yang membawa Miras dan Narkotika maka kami akan amankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PENYULUHAN NARKOBA

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST LAKSANAKAN PENYULUHAN NARKOBA

Pos Kout KM 31 Satgas Yonif 713/Satya Tama menjadi narasumber dalam penyuluhan bahaya Narkoba kepada 45 siswa siswi SMA Negeri Arso 1 bertempat di Jalan Kampung Swakarsa Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (27/02/2020).

Dihadapan para siswa dan siswi Serda Elia menyampaikan penyuluhan tentang bahaya tentang Narkoba dan melawan Narkoba yang mengancam generasi muda penerus bangsa Indonesia, apabila tidak diantisipasi sejak dini maka akan dapat merusak generasi muda sebagai harapan bangsa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kedisiplinan agar para siswa siswi dapat menjauhi obat-obatan terlarang tersebut dikarenakan dapat merusak diri sendiri, lingkungan dan keluarga.

Elia menjelaskan beberapa macam Narkoba diantaranya “Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adaktif. “Ketiga macam barang tersebut ketika kami Satgas Yonif 713/Satya Tama sebelum berangkat ke medan tugas di Papua terlebih dahulu kami mendapat materi dari Instansi Terkait yang menyangkut tentang barang-barang tersebut, agar ilmu yang didapatkan nantinya dapat ditularkan di tempat Satgas seperti pada saat ini, karena kami sadar bahaya Narkoba itu cukup mengkawatirkan untuk generasi sekarang “, tuturnya.

Tidak hanya itu Eliapun menghimbau supaya selama pelaksanaan belajar para siswa siswi harus mengikutinya dengan bersungguh sungguh dan dengan penuh bersemangat agar cita-cita yang di impikan nantinya dapat tercapai serta juga dapat membanggakan kedua orang tua dirumah atau orang-orang terdekat. Selama kegiatan pemberian ilmu dan penyuluhan berlangsung siswa siswi begitu sangat antusias dan berani untuk bertanya kepada sang pembawa narasumber. Dalam pelaksanaan ini dihadiri langsung oleh Ibu Siti Muthmainah (Wakil Kepala Sekolah SMA N Arso 1) serta Personel Pos Kout KM 31 Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama.

DANSATGAS YONIF 713/ST HADIRI PRESS CONFERENCE PENINDAKAN GANJA

DANSATGAS YONIF 713/ST HADIRI PRESS CONFERENCE PENINDAKAN GANJA

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol menghadiri Press Conference Penindakan Ganja yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Jayapura di Aula Gedung Keuangan Negara Komplek Papua Trade Center (PTC) Jayapura Jalan Raya Kelapa Dua Entrop Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (26/02/2020).

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan  sebagai upaya pengawasan, Narkotika, Psikotrofika dan Prekursor (NPP) oleh Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Jayapura yang di dukung oleh Satuan Pengamanan Perbatasan Yonif 713/Satya Tama yang telah melakukan tindak pengamanan daun ganja kering dan Satgas Pamtas Yonif Raider 300/BJW yang menemukan ladang ganja.

Press Conferense kali ini merupakan yang kedua selama bulan Februari 2020 dengan hasil penangkapan ganja kering yang dibungkus dalam kantong plastik seberat 150 gram oleh Satgas Yonif 713/ST didapat dari saudara dengan inisial Z S O tempat tanggal lahir Skouw 24 Februari 1998, Alamat Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura, dengan pekerjaan tukang ojek dan barang bukti 1 kantong plastik berisi daun Ganja kering, 1 Unit Sepeda Motor Honda Vario dengan Nopol PA 6620 RM dan penemuan ladang ganja oleh Satgas Yonif Raider 300/BJW sejumlah 20 pohon namun tidak didapati pemiliknya.

Bapak Rofiq selaku Kakanwil Bea Cukai Wilayah Papua mengatakan bahwa penangkapan Ganja ini merupakan sebuah  prestasi yang patut dibanggakan dan ini semua terjadi berkat kerja keras kita semua terlebih personel Satgas yang bertugas di wilayah Perbatasan baik itu Satgas Yonif 713/ST, Satgas Yonif Raider 300/ BJW dan satgas-satgas lainnya. Untuk itu selaku Kakanwil Bea Cukai Jayapura saya mengucapkan terimakasih dan harapannya sinergi ataupun kerjasama seperti ini akan terus berlanjut dan berkesinambungan.

PENANGKAPAN PENGEDAR DAUN GANJA KERING

PENANGKAPAN PENGEDAR DAUN GANJA KERING

Perbatasan RI-PNG Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua memiliki daya tarik untuk di kunjungi orang, apakah itu untuk rekreasi, jalan-jalan bersama keluarga, kerabat, teman dan lain sebagainya. Namun hal ini banyak juga di salah gunakan orang dimana dalam kesempatan tertentu mengambil kesempatan untuk melakukan hal-hal yang tidak baik seperti melakukan peredaran miras, pelintas ilegal, jual beli narkotika dan lain sebagainya. Seperti yang terjadi saat ini dimana Satgas menangkap pengedar ganja kering, Selasa subuh (21/01/2020).

Anggota Pos Kotis Skouw yang dipimpin oleh Batih Kima Satgas Pamtas Pos Kotis Skouw Yonif 713/ST Sertu Lalu Mashap bersama satu tim personel Pos Kotis melakukan penangkapan terhadap warga masyarakat yang sedang membawa daun ganja kering, setelah di periksa dengan teliti masyarakat tersebut kedapatan membawa 10 bungkus daun ganja kering yang dibungkus dalam kantong plastik kecil dan telah siap jual dan siap pakai.

10 bungkus ganja kering di dapati dari masyarakat dengan inisial nama O J 26 tahun tempat tanggal lahir Sorong, 28 Juli 1994 pekerjaan mahasiswa FHI Uncen beralamat di  jalan Buper – Perumahan Pemda blok B Distrik Heram – Kota Jayapura Provinsi Papua dan saudara Y G Y G 28 Tahun tempat tanggal lahir Abepura, 4 April 1992 pekerjaan mahasiswa Fakultas Hukum Uncen beralamat di jalan sosial – kompleks Taruna, Sentani – Kabupaten Jayapura Provinsi Papua.

Dalam penangkapan ini juga melibatkan Polisi sektor Skouw Perbatasan yang dipimpin oleh Kapolsub Sektor Skouw Perbatasan Iptu Kasrun, S.H. Dan saat ini kedua pelaku dan beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Muara Tami guna proses hukum lebih lanjut.

Sertu Lalu Mashap mengungkapkan “Di subuh hari harusnya menjadi waktu yang baik untuk beristirahat namun kedua pelaku saudara-saudara kita ini menggunakannya untuk hal-hal yang tidak baik yaitu bertransaksi Narkotik. Hal ini tidak patut di contoh, untuk itu kami selaku personel pengamanan perbatasan yang bertugas di Skouw terus mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan transaksi barang-barang ilegal di Perbatasan. Mari kita bersama-sama menjaga wilayah perbatasan ini agar wilayah Perbatasan bebas dari peredaran barang-barang ilegal, miras, narkotika dan lain sebagainya”, tegasnya.

MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYANYA NARKOBA DAN MIRAS

MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYANYA NARKOBA DAN MIRAS

Perlu kita ketahui bahwa Narkoba dan Miras sangat berbahaya di dalam kehidupan, dimana penyebab kematian tersebar terjadi karena faktor tersebut. Pentingnya pencegahan terhadap pengaruh barang-barang tersebut perlu kita waspadai dengan meningkatkan kewaspadaan melalui pemeriksaan terhadap masyarakat.

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh kedua Pos Satgas Yonif 713/ST yaitu Pos Ramil Tami dan Pos Nafri yang melaksanakan kegiatan pemerisaan guna mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang terlarang, Minggu (19/01/2020).

Pemeriksaan ini dilaksanakan oleh kedua Pos yaitu Pos Ramil Tami dan Pos Nafri dengan tujuan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun penyelundupan barang-barang ilegal baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Barang-barang ilegal seperti halnya Narkoba maupun miras merupakan contoh baraang-barang yang sangat dilarang masuk di Indonesia karena pengaruh dari Narkoba maupun miras tentu dapat merusak masa depan bangsa.

Pos Ramil Tami dengan dipimpin oleh Kapten Inf Supriyanto., S.S.T.Han., S.I.P. bersama dengan 10 orang anggota dari Pos Ramil Tami melaksanakan pemeriksaan tepat di Jln. Skow Mabo Distrik Muara Tami dan berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa 23 botol Bir Bintang isi 330 ml (7 botol sudah terbuka),1 botol Wisky Drum isi 250 ml (Sudah Terbuka) dan 4 Ice Bir isi 330 ml dengan pemilik yaitu Andai Matuan umur 35 tahun beralamat di Eselon IV Kelurahan Dekai Kecamatan Dekai Kabupaten Yahukimo pekerjaan PNS dan Keven Ali umut 45 tahun beralamat di Wutung Village PNG.

Pos Nafri dengan dipimpin oleh Letda Inf H. R. Sitorus bersama dengan 15 orang anggota dari Pos Nafri melaksanakan pemeriksaan tepat di Kampung Nafri dan berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa 2 paket ganja kering dengan berat +/- 3 gram didapat dari masyarakat yang bernama Ewin Nangai umur 20 tahun beralamat di Senggi pekerjaan pengangguran dan 1 kaleng Bir Bintang 500 ml didapat dari masyarakat bernama Amsal Nak umur 25 tahun beralamat di Keerom pekerjaan petani.

Dari hasil pemeriksaan tersebut kemudian barang bukti diamankan di masing-masing Pos untuk kemudian akan dilaporkan kepada Komando Atas. Kapten Inf Supriyanto mengungkapkan “Kami selalu melaksanakan kegiatan pemeriksaan ini tidak lain yaitu untuk memastikan situasi di Perbatasan dalam keadaan aman, karena kami sadari di wilayah Perabatasan ini merupakan sangat rawan terhadap tindak kejahatan maupun penyelundupan barang-barang ilegal terlebih mudahnya masyarakat untuk mendapatkan miras ataupun narkoba yang membuat kami semakin gencar untuk melaksanakan pemeriksaan”, ungkapnya.

SATGAS BERSIHKAN MIRAS DARI KAMPUNG YOWONG SAMPAI KAMPUNG PIKERE

SATGAS BERSIHKAN MIRAS DARI KAMPUNG YOWONG SAMPAI KAMPUNG PIKERE

Wilayah Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom sangat rentan dengan peredaran miras, Narkotika dan sejenisnya. Wilayah ini sebagian merupakan menjadi tanggungjawab Satgas Yonif 713/Satya Tama, sehingga di dalam penugasannya pos-pos jajaran Satgas Yonif 713/ST yang berada di wilayah tersebut harus bekerja keras untuk membersihkan dari peredaran miras, Narkotika dan sejenisnya seperti halnya pemeriksaan yang dilakukan oleh Pos Skamto dan Pos Pitewi, Minggu malam (29/12/2019).

Pos Skamto pimpinan Letda Inf K. P. Simanjuntak bersama dua regu personel melaksanakan pemeriksaan di Jln. Trans Papua Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil 15 kaleng Bir Bintang 320 ml,12 kaleng Bir Bintang 500 ml, 2 botol Robinson Whisky 650 ml, 2 kaleng Bir Angker 500 ml dan 1 botol Robinson Vodka 250 ml yang didapat dari saudara dengan inisial L M 39 Tahun, M 19 Tahun, E 23 Tahun, Y 28 Tahun dan O S 30 Tahun.

Sedangkan Pos Pitewi pimpinan Letda Inf Prabowo bersama satu regu personel Pos Pitewi melaksanakan pemeriksaan di Kampung Pikere Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil 5 botol Bir Bintang 330 ml dan 1 botol Whisky 350 ml yang di dapat dari masyarakat dengan inisial G 31 Tahun dan  H P 36 Tahun. Untuk barang bukti Miras tersebut telah diamankan di Pos masing-masing yaitu Pos Skamto dan Pos Pitewi untuk selanjutnya diserahkan ke Komando Atas.

Letda Inf Simajuntak dan Letda Inf Prabowo mengatakan menjelang pergantian Tahun yang tinggal menghitung hari lagi kami Satgas akan terus bekerja keras untuk membersihkan Miras ini karena disinyalir menjelang pergantian tahun peredaran miras ini cukup tinggi, jika dibiarkan maka tidak mungkin karena miras pergantian tahun bisa menimbulkan keributan, perkelahian karena banyak orang yang mengkonsumsi miras, banyak orang mabuk dan tidak bisa mengkontrol diri, untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat supaya mengjauhi namanya miras, Narkotika dan sejenisnya mari kita ciptakan Wilayah Keerom ini bersih dari barang-barang itu.

MENJELANG TAHUN BARU SATGAS YONIF 713/ST NYATAKAN PERANG TERHADAP MIRAS DAN NARKOTIKA

MENJELANG TAHUN BARU SATGAS YONIF 713/ST NYATAKAN PERANG TERHADAP MIRAS DAN NARKOTIKA

Sabtu malam jajaran Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan pencegahan beredarnya minuman keras di 3 (Tiga) Pos sekaligus diantaranya Pos Kotis, Pos Yetti dan Pos Kout Km 31 serta berhasil mengamankan 15 kaleng Bir Bintang, 34 Botol berbagai jenis merk dan satu paket ukuran kecil ganja, tujuan pemeriksaan ini yaitu adalah untuk mengantisipasi tidak terjadinya laka lalin, keributan dan hal-hal lainnya yang bisa terjadi menjelang Tahun Baru 2020, Sabtu (28/12/2019).

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand. S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol juga terus menerus menekankan kepada jajaran untuk “Laksanakan kegiatan seperti yang di maksud secara rutin dan berkelanjutan hal ini bermaksud untuk melindungi masyarakat yang ada di Papua karena kami juga sayang sama masyarakat Papua, kegiatan ini kami lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak baik terjadi di masyarakat seperti terjadinya kecelakaan lalu lintas hanya karena minum minuman keras, perkelahian, keributan dalam rumah tangga maupun dalam masyarakat”, tegasnya.

Kegiatan pemeriksaan, pengamanan dan pencegahan beredarnya barang illegal tersebut diperuntukkan kepada pengguna jalan yang melintasi di depan pos-pos baik pengendara mobil maupun sepeda motor. Adapun personel yang di libatkanpun kurang lebih dua regu per Posnya, hal ini untuk menjaga supaya lebih aman dan dapat mengkaver dari tepi jauh maupun pada sasarannya.

Saat ini pemeriksaan-pemeriksaan akan dilaksanakan pada jam jam tertentu yang diperintahkan secara mendadak atau lisan dari Dansatgas maupun dari Perwira Seksi 1 Intelejen Satgas Yonif 713/Satya Tama. Lettu Inf Suyono yang menjabat sebagai Pasi Intel Satgas menyampaikan kegiatan ini kami lakukan hanya untuk memastikan situasi di Papua tetap kondusif jelang pergantian tahun baru,” katanya. Perwira berpangkat garis dua di pundaknya itu menambahkan, dalam kegiatan tersebut sejumlah pengguna jalan terjaring karena masih didapat membawa minuman beralkohol dan semua miras tersebut telah diamankan di pos Satgas yang ada untuk nantinya akan diserahkan ke Komando Atas untuk menerima perintah selanjutnya.