PENGOBATAN GRATIS BAGI MASYARAKAT KAMPUNG NAFRI

PENGOBATAN GRATIS BAGI MASYARAKAT KAMPUNG NAFRI

Tugas dan tanggung jawab TNI bukan hanya menjaga Perbatasan agar aman dari ancaman dalam Negeri maupun dari Luar Negeri namun juga mengemban tugas untuk menjadikan masyarakat di Perbatasan menjadi masyarakat yang kuat, sehat dan cerdas dengan selalu menggalakan Pengobatan Door To Door, pengobatan gratis maupun penyuluhan tentang kesehatan ataupun hidup sehat. Untuk itu Satgas Yonif 713/ST Pos Nafri bekerjasama bersama dengan Puskesmas Abe Pantai melaksanakan Program Pengobatan Gratis bagi masyarakat Kampung Nafri Provinsi Papua, Kamis (12/12/2019).

Menjadikan masyarakat Perbatasan yang sehat dan faham dengan menjaga kesehatan diri merupakan tujuan utama Satgas Yonif 713/ST selain menjaga Keamanan Perbatasan. Program Pengobatan Gratis ini merupakan suatu program yang bekerja sama dengan instansi kesehatan dalam hal ini yaitu Puskesmas Abe Pantai, pentingnya menjaga kesehatan merupakan salah satu kunci untuk menjadikan generasi muda yang sehat, kuat dan cerdas.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bapak Zakarias Hanuebi (Kepala Kampung Nafri), Ibu Merry Diace (Kapuskesmas Abe Pantai), Letda Inf H. R. Sitorus (Danpos Nafri), Para Dokter Spesialis, Para Pegawai Puskesmas Abepantai dan Masyarakat Kampung Nafri.

Pengobatan gratis kali ini meliputi kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak, pemeriksaan kesehatan bagi Lansia, pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil dan pemeberian obat-obatan secara gratis. Dalam kesempatan ini Letda Inf H. R. Sitorus mengungkapkan “Program pengobatan gratis ini merupakan kerja sama antara Satgas Yonif 713/ST dan Puskesmas Abe Pantai dengan tujuan menjadikan masyarakat di Kampung Nafri yang sehat dan sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, karena disadari bahwa yang namanya sehat itu mahal”, ungkapnya.

Ibu Merry Diace menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Satgas Yonif 713/ST karena telah bersama-sama melaksanakan kegiatan Pengobatan Gratis ini yang berjalan dengan aman dan lancar “Saya mewakili dari Puskesmas Abe Pantai sangat mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak-bapak Satgas Yonif 713/ST Pos Nafri yang telah turut serta dalam mendukung kegiatan Program Pengobatan Gratis ini, sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar serta kami juga mendoakan semoga Satgas selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan keberhasilan di medan tugas”, tutupnya.

3 PUCUK SENJATA RAKITAN DI TEMUKAN SATGAS YONIF 713/ST

3 PUCUK SENJATA RAKITAN DI TEMUKAN SATGAS YONIF 713/ST

Satgas Yonif 713/Satya Tama di dalam melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dimana Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dalam hal ini Pos Bendungan Tami Pimpinan Letda Inf Josua Prayogi Saragih berhasil menemukan 3 (tiga) pucuk senjata api rakitan, Papua, Senin (04/11/2019).

Penemuan senjata ini berawal dari keterangan seorang masyarakat yaitu saudara JD umur 35 tahun, Islam, Petani, Alamat Jl. Kampung Selayar yang sebelumnya meminta izin  ke Pos Bendungan Tami untuk memancing di telaga yg terletak di dalam hutan di dekat Pos Bendungan tami dan pada saat memancing di telaga yang bersangkutan mendengar suara letusan dari arah dalam hutan dan segera melaporkannya kepada Danpos Bendungan Tami Letda Inf Joshua Prayogi Saragih yang selanjutnya Danpos melaporkannya kepada Dansatgas tentang informasi tersebut. Setelah itu Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol memberi Perintah kepada Danpos Bendungan Tami Letda Inf Joshua Prayogi Saragih untuk melaksanakan Patroli Keamanan di sekitar Telaga tersebut.

Pada pelaksanaan Patroli yang pertama hari Rabu 30 Oktober 2019 dan Patroli kedua hari Kamis 31 Oktober 2019 tim belum mendapatkan hasil sehingga Dansatgas mengeluarkan perintah untuk melanjutkan patroli keamanan dengan menyisir di sekitar telaga serta memperluas jarak patroli. Usaha serta jerih lelah para Prajurit ini berhasil ketika pada saat Patroli ketiga hari Senin 04 November 2019 pukul 09.00 WIT dengan dipimpinan Sertu Ferian (Wadanpos) pada saat melaksanakan Patroli Praka Rio jabatan (Wadanru) melihat sebuah tumpukan daun kelapa yang sudah kering dan diduga tempat tersebut merupakan peristirahatan orang yang pernah melintas di dalam hutan, kemudian melaporkannya kepada Wadanpos Sertu Ferian. Dengan berhati-hati Sertu Ferian memerintahkan anggotanya untuk mengecek tumpukan daun tersebut dan setelah dilaksanakan pengecekan didapati sebuah karung dengan berisi 3 pucuk senjata rakitan (1 laras panjang dan 2 laras pendek).

Mengetahui hal tersebut Wadanpos Sertu Ferian segera memerintahkan anggotanya untuk mencatat koordinat dan mengambil dokumentasi, kemudian kembali ke pos untuk mengamankan barang bukti tersebut serta melaporkan kepada Danpos Letda Inf Joshua Prayogi Saragih untuk  selanjutnya Danpos melaporkannya kepada Danki A Letda Inf Karies P. Simajuntak dan Danki A melaporkannya kepada Dansatgas.

Saat ini untuk barang bukti 3 pucuk senjata rakitan (1 laras panjang dan 2 laras pendek) diamankan di Pos Kotis Skouw dan telah di laporkan kepada Komando Atas. Dansatgas mengungkapkan “Terimakasih kepada saudara JD yang telah memberikan informasi kepada Pos kami, harapan kami masyarakat yang lain juga mau memberikan informasi ketika melihat atau mendengar hal-hal mencurigakan yang terjadi di masyarakat, jangan takut untuk datang ke Pos kami karena kami datang untuk menciptakan keamanan dan kedamaian”, ungkapnya.

Saudara JD juga mengucapkan kebanggaanya karena bisa membantu bapak-bapak TNI untuk menciptakan rasa aman di masyarakat, karena sebagai masyarakat pasti menginginkan kedamaian dan ketentraman di daerah Papua ini. Dan saya juga Saudara JD mengajak kepada masyarakat yang lain untuk berbuat yang sama ketika mendengar dan melihat sesuatu yang janggal di masyarakat serta mau melaporkannya kepada aparat keamanan dalam hal ini kepada TNI.