PENYERAHAN EMPAT PUCUK SENJATA API RAKITAN HASIL OPERASI SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST

PENYERAHAN EMPAT PUCUK SENJATA API RAKITAN HASIL OPERASI SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST

Bertempat di Kolakops Rem 172/PWY Kota Jayapura Provinsi Papua, Satgas Yonif 713/ST yang di wakili oleh Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas Yonif 713/ST) menyerahkan empat pucuk senjata api rakitan hasil operasi Satgas Pamtas Yonif 713/ST kepada Kolaksops Rem 172/PWY dan diterima oleh Serka Andre (Batimin Intel Korem 172/PWY), Rabu (24/06/2020).

Hal ini di sampaikan oleh Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam keterangannya di Pos Kotis Skouw. Dony menambahkan selama Satgas Yonif 713/ST melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sektor Utara Papua kami berhasil mengamankan  4 pucuk senjata api rakitan yang di dapatkan dari hasil operasi.

Adapun ke empat senjata tersebut yaitu 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang engkelop, 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang kaliber 55,6 mm dan 2 pucuk senjata api rakitan laras pendek kaliber 7,62 mm. Ke empat senjata api ini kami serahkan ke Dankolaksops Rem 172/PWY untuk selanjutnya dilaksanakan pendataan dan pemusnahan barang bukti,ungkap Dansatgas.

1 PUCUK SENJATA DOUBLE LOOP ATAU ENGKEL LOOP DAN DUA BUAH SAJAM BERHASIL DIAMANKAN SATGAS PASCA PENGHADANGAN KSB

1 PUCUK SENJATA DOUBLE LOOP ATAU ENGKEL LOOP DAN DUA BUAH SAJAM BERHASIL DIAMANKAN SATGAS PASCA PENGHADANGAN KSB

Satu tim Pos Kaliasin pimpinan Letda Inf Ida Bagus Sujana berhasil mendapatkan 1 (satu) pucuk senjata Double Loop Engkel Loop, dua buah senjata tajam dan kelongsong munisi Double Loop atau Engkel Loop ketika melaksanakan pengejaran dan penyisiran pasca gangguan tembakan yang dilakukan oleh kelompok KSB terhadap satu truk kendaraan Kodim 1701/Jayapura di Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, Selasa (03/03/2020).

Pasca kejadian yang terjadi pada tanggal 29 Februari 2020 lalu tim yang dipimpin oleh Letda Inf Ida Bagus berhasil mengejar kelompok KSB dan mendapatkan 1 (satu) pucuk senjata Double Loop/Engkel Loop, 2 (dua) buah senjata tajam berupa parang dan kelongsong munisi Double Loop/Engkel Loop. Seperti di ketahui bahwa pada tanggal 28 Februari 2020 4 (empat) orang Personel dari Kodim 1701/Jayapura dibawah pimpinan Serka Bram mengantarkan material berupa semen dengan menggunakan 1 unit truk Dinas milik  Kodim 1701/Jayapura  untuk pelaksanaan kegiatan TMMD di Kampung Kibay tiba pukul 23.00 WIT dan karena sudah malam anggota menginap di Kampung Kibay untuk melanjutkan perjalanan besok harinya.

Saat melintasi jembatan sebelum tanjakan di Kampung Kibay kendaraan Dinas Kodim 1701/Jayapura di tembak dari arah sebelah kiri sebanyak dua kali yang diperkirakan dilakukan oleh kelompok KSB, seketika personel Kodim langsung melompat dari kendaraan mencari tempat perlindungan, setelah beberapa saat tidak terdengar tembakan maka personel Kodim mencari ketinggian untuk menghubungi Babinsa Kibay yang saat itu Stanby di Kampung Kibay dan selanjutnya Babinsa Kibay menghubungi Danpos Kaliasin Letda Inf Ida Bagus. Hasil koordinasi Danpos Kaliasin Letda Inf Ida,  Danki D Letda Inf Sudirman, Pasi Intel Satgas Lettu Inf Suyono dan Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol maka Dansatgas memerintahkan 1 (satu) tim untuk melaksanakan pengejaran. Ketika tiba di lokasi penghadangan tim kembali mendapatkan gangguan tembakan dari kelompok KSB sebanyak tiga kali dan  selanjutnya tim melaksanakan pengejaran serta penyisiran ke arah datangnya tembakan tersebut.

Pada saat  melaksanakan pengejaran dan penyisiran itulah tim berhasil mendapatkan 1 (satu) pucuk senjata Double Loop/Engkel Loop dan 2 (dua) senjata tajam berupa parang yang diperkirakan barang tersebut milik kelompok KSB yang melarikan diri, saat ini barang bukti tersebut di amankan di Pos Kaliasin dan untuk selanjutnya akan diserahkan ke Komando Atas. Dansatgas Letkol Inf Dony mengatakan bahwa kami tidak akan gentar menghadapi KSB ini demi Bangsa dan Negara, jiwa dan raga kami demi Merah Putih, Jiwa dan Raga Kami demi NKRI. Untuk itu kami mohon doa restunya dari seluruh rakyat Indonesia agar kami semua yang melaksanakan tugas di Papua ini senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugas demi menjaga NKRI yang kita cintai ini.

PENGOBATAN GRATIS BAGI MASYARAKAT KAMPUNG NAFRI

PENGOBATAN GRATIS BAGI MASYARAKAT KAMPUNG NAFRI

Tugas dan tanggung jawab TNI bukan hanya menjaga Perbatasan agar aman dari ancaman dalam Negeri maupun dari Luar Negeri namun juga mengemban tugas untuk menjadikan masyarakat di Perbatasan menjadi masyarakat yang kuat, sehat dan cerdas dengan selalu menggalakan Pengobatan Door To Door, pengobatan gratis maupun penyuluhan tentang kesehatan ataupun hidup sehat. Untuk itu Satgas Yonif 713/ST Pos Nafri bekerjasama bersama dengan Puskesmas Abe Pantai melaksanakan Program Pengobatan Gratis bagi masyarakat Kampung Nafri Provinsi Papua, Kamis (12/12/2019).

Menjadikan masyarakat Perbatasan yang sehat dan faham dengan menjaga kesehatan diri merupakan tujuan utama Satgas Yonif 713/ST selain menjaga Keamanan Perbatasan. Program Pengobatan Gratis ini merupakan suatu program yang bekerja sama dengan instansi kesehatan dalam hal ini yaitu Puskesmas Abe Pantai, pentingnya menjaga kesehatan merupakan salah satu kunci untuk menjadikan generasi muda yang sehat, kuat dan cerdas.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bapak Zakarias Hanuebi (Kepala Kampung Nafri), Ibu Merry Diace (Kapuskesmas Abe Pantai), Letda Inf H. R. Sitorus (Danpos Nafri), Para Dokter Spesialis, Para Pegawai Puskesmas Abepantai dan Masyarakat Kampung Nafri.

Pengobatan gratis kali ini meliputi kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak, pemeriksaan kesehatan bagi Lansia, pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil dan pemeberian obat-obatan secara gratis. Dalam kesempatan ini Letda Inf H. R. Sitorus mengungkapkan “Program pengobatan gratis ini merupakan kerja sama antara Satgas Yonif 713/ST dan Puskesmas Abe Pantai dengan tujuan menjadikan masyarakat di Kampung Nafri yang sehat dan sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, karena disadari bahwa yang namanya sehat itu mahal”, ungkapnya.

Ibu Merry Diace menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Satgas Yonif 713/ST karena telah bersama-sama melaksanakan kegiatan Pengobatan Gratis ini yang berjalan dengan aman dan lancar “Saya mewakili dari Puskesmas Abe Pantai sangat mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak-bapak Satgas Yonif 713/ST Pos Nafri yang telah turut serta dalam mendukung kegiatan Program Pengobatan Gratis ini, sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar serta kami juga mendoakan semoga Satgas selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan keberhasilan di medan tugas”, tutupnya.

3 PUCUK SENJATA RAKITAN DI TEMUKAN SATGAS YONIF 713/ST

3 PUCUK SENJATA RAKITAN DI TEMUKAN SATGAS YONIF 713/ST

Satgas Yonif 713/Satya Tama di dalam melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dimana Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dalam hal ini Pos Bendungan Tami Pimpinan Letda Inf Josua Prayogi Saragih berhasil menemukan 3 (tiga) pucuk senjata api rakitan, Papua, Senin (04/11/2019).

Penemuan senjata ini berawal dari keterangan seorang masyarakat yaitu saudara JD umur 35 tahun, Islam, Petani, Alamat Jl. Kampung Selayar yang sebelumnya meminta izin  ke Pos Bendungan Tami untuk memancing di telaga yg terletak di dalam hutan di dekat Pos Bendungan tami dan pada saat memancing di telaga yang bersangkutan mendengar suara letusan dari arah dalam hutan dan segera melaporkannya kepada Danpos Bendungan Tami Letda Inf Joshua Prayogi Saragih yang selanjutnya Danpos melaporkannya kepada Dansatgas tentang informasi tersebut. Setelah itu Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol memberi Perintah kepada Danpos Bendungan Tami Letda Inf Joshua Prayogi Saragih untuk melaksanakan Patroli Keamanan di sekitar Telaga tersebut.

Pada pelaksanaan Patroli yang pertama hari Rabu 30 Oktober 2019 dan Patroli kedua hari Kamis 31 Oktober 2019 tim belum mendapatkan hasil sehingga Dansatgas mengeluarkan perintah untuk melanjutkan patroli keamanan dengan menyisir di sekitar telaga serta memperluas jarak patroli. Usaha serta jerih lelah para Prajurit ini berhasil ketika pada saat Patroli ketiga hari Senin 04 November 2019 pukul 09.00 WIT dengan dipimpinan Sertu Ferian (Wadanpos) pada saat melaksanakan Patroli Praka Rio jabatan (Wadanru) melihat sebuah tumpukan daun kelapa yang sudah kering dan diduga tempat tersebut merupakan peristirahatan orang yang pernah melintas di dalam hutan, kemudian melaporkannya kepada Wadanpos Sertu Ferian. Dengan berhati-hati Sertu Ferian memerintahkan anggotanya untuk mengecek tumpukan daun tersebut dan setelah dilaksanakan pengecekan didapati sebuah karung dengan berisi 3 pucuk senjata rakitan (1 laras panjang dan 2 laras pendek).

Mengetahui hal tersebut Wadanpos Sertu Ferian segera memerintahkan anggotanya untuk mencatat koordinat dan mengambil dokumentasi, kemudian kembali ke pos untuk mengamankan barang bukti tersebut serta melaporkan kepada Danpos Letda Inf Joshua Prayogi Saragih untuk  selanjutnya Danpos melaporkannya kepada Danki A Letda Inf Karies P. Simajuntak dan Danki A melaporkannya kepada Dansatgas.

Saat ini untuk barang bukti 3 pucuk senjata rakitan (1 laras panjang dan 2 laras pendek) diamankan di Pos Kotis Skouw dan telah di laporkan kepada Komando Atas. Dansatgas mengungkapkan “Terimakasih kepada saudara JD yang telah memberikan informasi kepada Pos kami, harapan kami masyarakat yang lain juga mau memberikan informasi ketika melihat atau mendengar hal-hal mencurigakan yang terjadi di masyarakat, jangan takut untuk datang ke Pos kami karena kami datang untuk menciptakan keamanan dan kedamaian”, ungkapnya.

Saudara JD juga mengucapkan kebanggaanya karena bisa membantu bapak-bapak TNI untuk menciptakan rasa aman di masyarakat, karena sebagai masyarakat pasti menginginkan kedamaian dan ketentraman di daerah Papua ini. Dan saya juga Saudara JD mengajak kepada masyarakat yang lain untuk berbuat yang sama ketika mendengar dan melihat sesuatu yang janggal di masyarakat serta mau melaporkannya kepada aparat keamanan dalam hal ini kepada TNI.