POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST SALURKAN ZAKAT FITRAH

POS KOUT SATGAS YONIF 713/ST SALURKAN ZAKAT FITRAH

Personel Satgas Yonif 713/Satya Tama yakni Pos Kout KM 31 menyerahkan Zakat Fitrah ke Masjid Fiisabilillah Arso 1 Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua untuk nantinya disalurkan kepada orang yang membutuhkannya seperti Orang Tua Rentan, Orang yang tidak mampu dan lain sebagainya, Rabu (20/05/2020).

Setiap umat Islam menjelang Idul Fitri diwajibkan membayar zakat fitrah, maka dari itu Personel Satgas Yonif 713/Satya Tama berkoordinasi dan dibantu oleh Bapak Agus dan Bapak Sunyoto untuk mendata masyarakat yang bertempat di Kampung Sanggaria Arso 1. Ustadz Anwar Husein menjelaskan kepada Personel Satgas Yonif 713/Satya Tama “Percuma saja menjalankan ibadah puasa, sholat sunat teraweh dan sholat sunat witir apabila tidak membayar zakat, zakat fitrah itu dibayarkan sejak di nyatakan 1 ramadhan bagi seseorang sampai dia menemui 1 syawal maka diwajibkan bagi umat Islam membayar zakat firah”, ungkapnya. Zakat fitrah adalah zakat untuk membersihkan diri dan sifatnya wajib karena bagian dari rukun lslam poin ke 4 serta menjadi sebab di terimanya puasa kita yang selama dijalankan pada saat bulan ramdhan.

Dilain tempat Letkol Inf Dony Gredinand, S.H, M.Tr.Han., M.I.Pol sebagai Dansatgas 713/Satya Tama mengungkapkan “Alhamdulillah syukron, sebagai bentuk rasa syukur kami umat Islam karena dekat-dekat menjelang berakhirnya Bulan Suci Ramadhan mudah-mudahan bisa ketemu di bulan 1 syawal yang sudah ditunggu-tunggu oleh umat Islam apabila bulan ramadhan sudah berakhir”, tegasnya. Tujuan membayar zakat fitrah ini merupakan wujud rasa syukur atau terimakasih atas segala nikmat yang telah di berikan oleh Allah SWT dalam hidupnya maka dari itu manfaat zakat ini ialah mensucikan harta yang kita miliki untuk membawa keberkahan dalam hidup.

WUJUD TOLERANSI SATGAS BERSAMA WARGA GOTONG ROYONG BERSIHKAN GEREJA

WUJUD TOLERANSI SATGAS BERSAMA WARGA GOTONG ROYONG BERSIHKAN GEREJA

Sebagai Warga Negara Indonesia semboyan berbeda-beda namun tetap satu menjadi kekuatan, pemersatu dalam hidup berbangsa dan bernegara. Bangsa Indonesia yang beragam suku, bahasa, adat istiadat, agama dan lain sebagainya menjadi kebanggaan bagi kita dan itu harus tetap di jaga dan dilestarikan. Seperti halnya kita berbeda agama maka kita harus tetap bersatu, saling mengormati, saling menghargai, saling membantu dan lain sebagainya.

Salah satu wujud dari saling menghormati, saling menghargai dan saling membantu itu saat ini tercermin seperti yang dilakukan oleh Personil Satgas Yonif 713/ST Pos Kaliasin dibawah pimpinan Letda Inf Ida Bagus Pujana (Danpos Kaliasin Satgas Yonif 713/ST) bersama satu tim Personil Pos Kaliasin bersama warga kampung Kibay Distrik Arso Timur Kab. Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua melaksanakan gotong royong, kerja bakti pembersihan Gereja Santa Michael yang terletak di Kampung Kibay, Selasa (19/05/2020).

Gereja Santa Michael yang sekarang merupakan gedung baru namun tetap berada di lokasi yang sama. Gereja Santa Michael dulunya masih terbuat dari kayu dan papan. Namun pada tahun 2020 ini Gereja Santa Michael sudah terbuat dari bangunan permanen. Hal ini terjadi tidak terlepas dari campur tangan pemerintah dalam hal ini Mabes TNI AD lewat Kodim 1701/Jayapura lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 tahun 2020 yang menjadikan renovasi Gereja Santa Michael ini menjadi salah satu targetnya.

Dengan bangunan yang sudah permanen dengan kondisi yang cukup baik maka tugas jemaatnya adalah bagaimana supaya menjaga gedung gereja ini tetap baik, menjaga kebersihannya baik diluar gedung maupun di dalam gedung dengan selalu merawatnya. Hal itulah yang di wujudkan oleh personil Satgas Yonif 713/ST Pos Kaliasin ini dengan warga bersama-sama melaksanakan kerja bakti, gotong royong pembersihan gedung gereja Santa Michael ini. Personil Satgas dan warga bersama-sama saling bahu membahu membersihkan gereja dan lingkungan sekitarnya.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan bahwa ketika Gereja Santa Michael ini di renovasi lewat program TMMD ke-107 Kodim 1701/Jayapura baru baru ini personil kami Pos Kaliasin ini juga ikut terlibat di dalamnya, dan hasilnya sudah nyata saat ini bangunan Gereja ini sudah berdiri kokoh dan megah. Untuk itu kami selaku Satgas selalu mengajak masyarakat disini untuk senantiasa dapat menjaga, merawat Gereja ini karena itu semua demi kepentingan kita bersama, karena itu semua demi kenyamanan jemaatnya untuk beribadah.

Yulianus Kuntui selaku Pastor yang di tempatkan melayani jemaat di Gereja ini berkata saya dan seluruh jemaat Gereja Santa Michael kampung Kibay mengucapkan terimakasih kepada bapak Letnan Ida dan rekan-rekan yang telah dengan sukarela, iklas mau membantu kami melaksanakan pembersihan Gereja ini. Ini adalah wujud bahwa kita tetap satu bahwa kita tetap saling menghargai walaupun kita berbeda agama, suku dan lain sebagainya.

TAK KENAL LELAH PERSONIL SATGAS TETAP SEMANGAT MELAKSANAKAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN

TAK KENAL LELAH PERSONIL SATGAS TETAP SEMANGAT MELAKSANAKAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN

Ditengah panasnya sinar matahari yang meliputi wilayah Kabupaten Keerom dan sekitarnya ditambah lagi dalam kondisi puasa karena masih dalam suasana Bulan Suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari. Itu semua tidak menjadi kendala dan hambatan bagi personil Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pos Kout yang dalam kegiatan  ini dipimpin oleh Sertu Handoko (Basimin Satgas Yonif 713/ST) bersama dengan satu tim Personil Pos Kout tetap semangat melaksanakan penyemprotan desinfektan Covid-19, Selasa (19/05/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Jln. Kenanga Kampung Sanggaria Arso 1 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua, dimana  Personil  Kout melaksanakan penyemprotan Desinfektan kepada setiap Kendaraan yang Keluar Masuk Wilayah Arso 1 untuk Mencegah Penyebaran virus Covid-19 yang sampai saat ini belum ada titik terangnya kapan akan berakhir. Turut hadir pada kegiatan ini Sertu Handoko (Basimin Satgas Yonif 713/ST), Pratu Hardiyanto (Ta Pionier Satgas Yonif 713/ST), Pratu Nanda (Takes Satgas Yonif 713/ST), Bapak Yadi (Masyarakat Arso 1), Bapak Betri (Masyarakat Arso 1), Bapak Yuani (Masyarakat Arso 1), Bapak Arif (Masyarakat Arso 1) dan Masyarakat Arso 1 lainnya yang ikut membantu penyemprotan ini.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dalam keterangannya mengatakan dalam mengatasi covid 19 ini kita tidak boleh putus asa,kita harus selalu bekerja keras secara terus menerus. Semua elemen masyarakat harus peduli dan optimis bahwa wabah covid 19 ini akan segera berakhir. Tentunya ini semua bisa terjadi ketika kita senantiasa mengikuti anjuran dan larangan dari pemerintah seperti menjaga jarak, membatasi kegiatan di luar rumah, selalu pakai masker serta selalu mencuci tangan setiap selesai kegiatan.

“Mari kita mulai dari diri sendiri terlebih dahulu baru keluarga serta masyarakat, dengan demikian pandemi ini akan segera berakhir karena kita menjadi pemutus penyebarannya lewat hidup sehat dan mengikuti anjuran pemerintah. Bapak Yadi selaku masyarakat Arso 1 mengucapkan hal yang sama bahwa kita semua harus peduli dan selalu mengikuti anjuran dan larangan yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Dalam kegiatan ini kami juga masyarakat Arso 1 mengapresiasi kinerja dan partisipasi bapak-bapak TNI yang dengan rela panas-panasan membantu masyarakat untuk melaksanakan penyemprotan desinfektan covid 19 ini. Semoga wabah ini segera berakhir”,  tambahnya.

PENINGKATAN EKONOMI PERBATASAN DANSATGAS YONIF 713/ST RAPAT BERSAMA MAYJEN TNI AFINI BOER DEPUTI V BIN PUSAT DAN STAKEHOLDER DI PLBN SKOUW PAPUA

PENINGKATAN EKONOMI PERBATASAN DANSATGAS YONIF 713/ST RAPAT BERSAMA MAYJEN TNI AFINI BOER DEPUTI V BIN PUSAT DAN STAKEHOLDER DI PLBN SKOUW PAPUA

Deputi bidang Intelijen Teknologi (Deputi V BIN Pusat) Mayjen TNI Afini Boer bersama tim hadir di PLBN Skouw Perbatasan RI-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua dalam rangka menggelar rapat dengan Satgas Yonif 713/ST dan Stakeholder yang ada di Perbatasan, Konsulat RI-PNG terkait dengan wacana bapak Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan ekonomi di wilayah Perbatasan, Senin (18/05/2020)

PLBN Skouw merupakan wilayah penugasan Satgas Yonif 713/ST yang keamanannya menjadi tanggung jawab Satgas, dan seluruh aktivitas yang ada di Perbatasan ini juga harus dalam sepengetahuan Satgas hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Untuk itulah pada kesempatan kali ini Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol bersama Perwira Staf terlibat langsung mengikuti dan memberikan pendampingan kepada Deputi V Bin Pusat bapak Mayjen TNI Afini Boer dan tim yang mengadakan pertemuan dengan Satgas, Stakeholder yang ada di Perbatasan dan Konsulat RI-PNG di kantor PLBN Skouw untuk mencari data-data terkait upaya peningkatan ekonomi di Perbatasan.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk melengkapi data dan masukan dari Satgas, Stakeholder yang ada dan Konsulat RI-PNG tentang Wilayah dan seluruh aktivitas yang ada di perbatasan ini yang nantinya menjadi masukan kepada bapak Presiden RI Joko Widodo yang ingin menghidupkan perekonoomian di wilayah Perbatasan RI-PNG ini. Mayjen TNI Apini Boer Deputi 5 BIN Pusat mengatakan dalam waktu dekat kami akan Vicon dengan bapak Presiden untuk itu kami membutuhkan data data yang ada di Indonesia maupun PNG meliputi beberapa aspek yang kami ingin ketahui yaitu aspek potensi ekonomi lokal, kemananan, konektifitas, data kependudukan, teknologi informasi dan komunikasi, Kerja, Pembiayaan dan Perdagangan.

Bapak Abraham selaku Konsulat RI-PNG mengatakan kalau dari sisi ekonomi, marketing yang ada di pasar Indonesia cukup besar dari pembeli Vanimo, logistik bahan pokok merupakan prospek yang bagus yang dibutuhkan warga Negara PNG. Akses ke Vanimo sudah mempunyai pelabuhan besar Pelabuhan Wiwek akan tetapi belum Standar Internasional (pasokan barang lewat laut), logging kayu dan sawit milik perusahaan asal Malaysia ijin konsesi 99 tahun dan sudah berjalan hampir sdh 15 tahun, lazim disana tidak bisa di hak milik, akan tetapi sewa ijin dengan batas waktu 99 tahun. Masyarakat PNG mempunyai semboyan tersendiri “bukan saya yang memiliki tanah, tetapi tanah yang memiliki saya maka dari itu mereka disana apabila mau membeli tanah uangnya dititip ke pemerintah.

Artinya disini, mau berkembang sulit dan berat negara Cina dan negera Malaysia yang sudah berada di sana itu tetap bertahan. Pasokan barang-barang sembako (beras) dari Jayapura dan Perdagangan Bahan bangunan lebih bagus tapi Badan POM mempunyai standard tinggi maka volume ekspor ke PNG terbatas, padahal masyarakat PNG sangat membutuhkan sembako tersebut. Vanimo sebuah prosfek yang ideal karna tidak punya pilihan pergi belanja ke lain-lain selain ke Indonesia. Kebutuhan logistik pangan, Indonesia khususnya Jayapura suplayer terbesar karena dengan kedekatannya dan suku budaya, pasokan lain-lain umum seperti biasa logistik dibutuhkan tetapi tidak besar, sehingga perbatasan ini sangat layak untuk di kembangkan, tegasnya.

SATGAS MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN ANAK-ANAK LEWAT KEGIATAN PEMBERSIHAN

SATGAS MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN ANAK-ANAK LEWAT KEGIATAN PEMBERSIHAN

Masa kanak-kanak adalah masa yang paling membahagiakan, masa yang penuh dengan keceriaan. Untuk itulah Satgas Yonif 713/ST di dalam melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG juga merangkul anak-anak, seperti yang dilakukan oleh personil Pos Kout yang membangun hubungan dengan anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Arso 10 Kampung Yatuharaja Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua dengan menerapkan hidup bersih dengan menjaga kebersihan diri dan menjaga kebersihan lingkungan dan lain sebagainya, Senin (18/05/2020).

Letda Ckm M. Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST) mengungkapkan tidak hanya menjaga kebersihan diri dan lingkungan Personil Satgas dalam kesempatan ini juga menanamkan kepada anak-anak Panti untuk menjaga kebersihan kebun yang Panti miliki, karena untuk mengharapkan hasil yang baik dari kebun maka tanah atau sekitar kebun harus selalu bersih dari rumput-rumput yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang ada di kebun.

Syaban menambahkan kegiatan ini kami laksanakan di kebun milik Panti Asuhan Muhammadiyah yang banyak di tanami oleh pohon jeruk dan pisang yang letaknya tidak jauh dari wilayah Panti. Personil Satgas dan anak-anak Panti saling bergotong royong membersihkan rumput-rumput yang ada disekitar pohon-pohon pisang dan jeruk yang ada, dengan cara mencabut, memotong dengan menggunakan tangan dan alat seadanya dengan harapan tanaman pisang dan jeruk yang ada akan bertumbuh dan berbuah dengan baik sehingga dapat di nikmati oleh penghuni Panti.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan semua kalangan harus kita rangkul karena didikan yang baik itu dari sejak dini arus diajarkan kepada anak-anak sehingga di dalam menajalani masa pertumbuhan anak-anak akan selalu bisa menjaga kebersihan, baik kebersihan diri supaya terhindar dari penyakit, kebersihan lingkungan sehingga terlihat indah dan kebersihan kebun sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Anak-anak Panti juga harus kita perhatikan ketika mereka sekarang ini sudah tidak memiliki orang tua kandung maka kita saat seperti ini kita semualah yang menjadi orangtua mereka, bagaimana caranya, caranya adalah dengan kita peduli dengan keberadaan mereka dengan cara kita membangun hubungan dengan mereka. Dengan demikian mereka juga akan termotivasi dalam menjalani hidup dan akan bisa berhasil untuk mencapai cita-cita mereka,ungkap Dansatgas.

Ustad Darlin dan Bapak Supriyadi selaku pengurus Panti dalam kesempatan ini mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST Pos Kout yang telah memberikan sebuah pelajaran hidup kepada anak-anak kami disini yang intinya untuk selalu menjaga kebersihan dalam segala hal, kita sama-sama berdoa untuk anak-anak Panti ini kelak akan bisa menerapkannya selama hidup mereka.

SATGAS BERBAGI MASKER UNTUK PUTUS PENYEBARAN COVID-19

SATGAS BERBAGI MASKER UNTUK PUTUS PENYEBARAN COVID-19

Memasuki Minggu terakhir di Bulan Suci Ramadhan tepatnya tahun 1441 H/2020 M, Satgas Yonif 713/Satya Tama membagikan makser terhadap masyarakat pengguna jalan yang berasal dari Kota Jayapura menuju Kabupaten Keerom maupun dari Kabupaten Keerom menuju Kota Jayapura tepatnya di depan Pos Skamto Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kota Jayapura Provinsi Papua, Senin (18/05/2020).

Maksud dari tujuan kegiatan ini untuk memutus dan mempersempit serta mencegah penyebaran virus Covid-19, agar cepat terputus tidak keterusan karena sampai dengan saat ini penderitanya bertambah. Kegiatan sosial ini pun dipimpin langsung oleh Kapten Inf Supriyanto, S.S.T.Han., S.I.P yang sebagai Dankipur A beserta satu regu anggotanya, kurang lebih 120 masker terbagi habis bagi pengguna jalan ataupun masyarakat yang melintasi depan Pos Skamto Satgas Yonif 713/Satya Tama. “Aksi atau kegiatan yang kami lakukan ini semoga dapat membantu seluruh masyarakat pengguna jalan yang tidak memakai masker dari arah Kota Jayapura menuju wilayah Keerom maupun sebaliknya guna mendukung program kesehatan yang sudah di tentukan oleh pemerintah pusat”, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Satgas Yonif 713/Satya Tama pun menghimbau dan mengingatkan kembali masyarakat agar lebih patuh lagi pada peraturan yang sudah di buat pemerintah. Di lain tempat Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.TrHan., M.I.Pol menegaskan “Jangan tambah-tambah kegiatan yang sekiranya tidak urgen atau gawat, tetap jaga jarak, hindari kerumunan, serta masker yang dibagikan ini pakai bila berpergian bukan hanya untuk pajangan atau digantung di rumah. Dengan kita patuh terhadap anjuran dari pemerintah dan kita peduli semoga kita semua di jauhkan dari virus Covid-19 ini dan yang sedang terinveksi segera disembuhkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa”, imbuhnya.

ANAK-ANAK PANTI ASUHAN JUGA HARUS MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN YANG LAYAK

ANAK-ANAK PANTI ASUHAN JUGA HARUS MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN YANG LAYAK

Bertempat di Arso 10 Kampung Yatuharaja Kecamatan Arso Barat Kabupaten Kerom Provinsi Papua Satgas Yonif 713/ST Pos Kout dibawah pimpinan Letda Ckm M. Syaban bersama satu tim personil Pos Kout melaksanakan pelayanan pemeriksaan kesehatan pada anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Arso 10, Minggu (17/05/2020).

Hadir dalam kegiatan pelayanan kesehatan ini Letda Ckm M. Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST), Serda Elia(Ba Satgas Yonif 713/ST), Pratu Syahril (Takes Satgas Yonif 713/ST), Prada Khairil (Takes Satgas Yonif 713/ST), Prada Jihad, Ustad Darlin (Pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Arso 10) bersama anak-anak dan pengasuh Panti Asuhan. Dalam kegiatan ini dilaksanakan pemeriksaan kesehatan pada anak-anak Panti dan Pengurus Panti serta Melaksanakan Pembagian Vitamin. Pada dasarnya semua anak-anak Panti dan pengasuhnya dalam kondisi sehat sehingga dalam hal ini tim kesehatan hanya memberikan vitamin untuk menjaga stamina dan imun tubuh tetap kuat terlebih di tengah Pandemi Covid-19 saat ini yang mengharuskan imun tubuh harus kuat.

Kami dalam melaksanakan tugas di Papua selalu merangkul semua golongan termasuk saat ini kami merangkul dan memberikan pelayanan kesehatan kepada anak-anak Panti Asuhan Muhammadyah ini ungkap Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol, “Anak-anak Panti juga layak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan itu harus, kalau kita tidak peduli kepada sesama kita berdosa karena Tuhan menciptakan kita untuk saling peduli, untuk saling mengasihi karena dimata Tuhan kita sama”, tambah Dansatgas.

Ustad Darlin juga mengungkapkan hal yang sama, benar apa yang disampaikan oleh Dansatgas kita harus saling peduli karena kita dimata Tuhan adalah sama. Kami semua penghuni Panti ini sangat bersyukur kepada Tuhan atas pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh bapak-bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini Pos Kout. Harapannya kami dan kami sangat mengharapkan kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan kali ini, karena kami juga sangat membutuhkan pelayanan kesehatan terlebih kebanyakan penghuni Panti ini kan anak-anak yang cukup rentan terhadap penyakit sehingga harus selalu dijaga dan di perhatikan. Saya selaku pengurus Panti mewakili semua penghuni Panti mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak-bapak TNI yang telah membuktikan kepeduliannya kepada kami dengan memberikan pelayanan kesehatan ini. Doa kami bapak-bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST juga selalu diberikan Yang Kuasa kesehatan,kekuatan dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas sampai dengan selesai dan nantinya dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

SATGAS HADIRI DAN IKUT BERPERAN DALAM PEMAKAMAN KEPALA SUKU NYOU DI KAMPUNG MOSSO PAPUA

SATGAS HADIRI DAN IKUT BERPERAN DALAM PEMAKAMAN KEPALA SUKU NYOU DI KAMPUNG MOSSO PAPUA

Perjalanan hidup setiap manusia tidak ada yang tahu kapan dia lahir dan kapan dia meninggal karena semuanya ada dalam kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Seperti yang dialami oleh bapak Petrus Nyou (Kepala Suku Nyou) yang meninggal dalam usia 44 tahun karena sakit komplikasi yang dialaminya. Sebagai wujud cinta kasih makluk ciptaan Tuhan yang harus saling peduli terhadap sesama baik suka maupun duka maka personil Satgas Yonif 713/ST Pos Mosso dibawah pimpinan Letda Inf Abel Akbar menghadiri dan terlibat langsung pada acara pemakaman bapak Petrus Nyou (Kepala Suku Nyou) di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu (16/05/2020).

Hadir dalam kegiatan pemakaman ini Letda Inf Abel Akbar (Danpos Mosso Satgas Yonif 713/ST) beserta satu tim personil Pos Mosso, Bapak Stenly Tanfacilong (Ondoafi Muara Tami), Bapak Agus Wepafoa (Kepala Kampung Mosso) dan masyarakat Kampung Mosso. Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan kami turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Petrus Nyou Kepala Suku Nyou, semoga keluarga yang di tinggalkan tabah dan kuat menerimanya.

Selagi kita hidup maka kita harus bisa saling berbagi dan saling memperhatikan bukan hanya dalam suasana senang atau suka namun dalam suasana duka pun kita harus saling bisa saling menguatkan karena setiap kita manusia pasti akan mengalaminya. Bapak Agus Wepafoa bersama  masyarakat kampung Mosso berterima kasih kepada Satgas Yonif 713/ST dalam hal ini seluruh anggota Pos Mosso yang sudah turut hadir dan ikut terlibat dalam pemakaman Bapak Almarhum Bapak Petrus Nyou (Kepala Suku Nyou) “Mari kita berdoa semoga hubungan yang sudah terjalin baik sampai saat ini akan terus berkelanjutan tidak hanya dalam suasana suka namun dalam suasana dukapun kita harus saling menguatkan”, tuturnya.

MENCEGAH PEREDARAN BARANG-BARANG TERLARANG SATGAS GELAR PEMERIKSAAN

MENCEGAH PEREDARAN BARANG-BARANG TERLARANG SATGAS GELAR PEMERIKSAAN

Demi meyakinkan dan menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat perbatasan baik di Kota Jayapura maupun Kabupaten Keerom saat Bulan Suci Ramadhandan untuk mencegah peredaran barang-barang terlarang.

Dua pos jajaran Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan pemeriksaan bertepat di depan pos Ramil Tami, Kota Jayapura Provinsi Papua yang dipimpin langsung oleh Sertu Agung Nugroho (Batih Kompi C Satgas Yonif 713/ST) beserta satu regu personil Pos Ramil Tami dan depan Pos Kout KM 31, Kabupaten Keerom Provinsi Papua yang dipimpin langsung oleh Letda Ckm M Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST) beserta satu regu personil Pos Kout, Sabtu (16/05/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan atas perintah langsung dari Dansatgas Yonif 713/ST melalui Pasi intel Satgas Yonif 713/Satya Tama Lettu Inf Suyono dimana jalur antara depan Pos Ramil Tami dan Pos Kout KM 31 adalah jalur utama yang menghubungkan Kota Jayapura ke Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura ke Wilayah Perbatasan RI-PNG Skouw begitupun sebaliknya. “Jalur ini dinilai sangat rawan apabila kita lengah, maka dari itu kami dari Komando Atas mewakili Dansatgas menekankan kepada Pos jajaran supaya laksanakan pemeriksaan atas perintah dadakan dan waktu yang di tentukan”, ungkap Pasi Intel.

Dansatgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol dilain tempat menghimbau kepada jajarannya supaya dalam pelaksanaan kegiatan pemeriksaan diperhatikan faktor keamanan personel maupun masyarakat yang berkendara. “Ini kami lakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat serta untuk mencegah peredaran barang-barang terlarang di wilayah tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama mulai dari Kota Jayapura sampai batas Kabupaten Keerom dan Perbatasan RI-PNG Skouw pada umumnya”, ungkapnya. Selanjutnya dalam pelaksanaan pemeriksaanpun kedua pos tersebut tidak menemukan hal-hal menonjol dan barang-barang terlarang.

BAPAK KAREL 70 TAHUN MENDAPATKAN PENGOBATAN DARI PERSONIL TIM KES SATGAS

BAPAK KAREL 70 TAHUN MENDAPATKAN PENGOBATAN DARI PERSONIL TIM KES SATGAS

Usia memang tidak bisa di bohongi kata sebagian orang, karena semakin usia bertambah tua biasanya rentan terhadap berbagai penyakit. Namun ini tidak sepenuhnya benar karena ada sebagian orang yang usianya sudah tua namun kondisinya masih fit dan sehat. Namun tidak demikian dengan bapak Karel umur 70 tahun warga Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua. Diusianya yang sudah 70 tahun kondisi badannya masih kelihatan segar namun tidak sepenuhnya seperti yang dia rasakan saat ini ketika diperiksa oleh Tim Kesehatan Pos Kaliasin dibawah pimpinan Sertu Teguh bersama tim yang sedang melaksanakan pengobatan kondisi bapak Karel mengalami flu, batuk dan sakit badan, Sabtu (16/05/2020).

Teguh mengatakan Bapak Karel bukan satu-satunya masyarakat yang mendapatkan penanganan kesehatan dari tim kesehatan Pos Kaliasin namun ada beberapa warga lainnya seperti Ibu Mery Boream umur 40 tahun yang mengalami demam, Bapak Yunus Boream umur 36 tahun yang mengalami sakit pinggang, Bapak Pile umur 45 tahun dengan keluhan sakit badan, sakit kepala, saudara Bresli umur 18 tahun keluhan demam dan Bapak Lodi umur 50 tahun dengan keluhan Sakit badan. Masyarakat setelah diperiksa dengan keluhan yang dirasakan kemudian tim kesehatan memberikan obat dengan harapan akan sembuh.

Dalam kesempatan ini Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan bahwa dalam pengobatan yang personil kami lakukan itu tidak pandang usia, usia dari paling kecil sampai yang paling tua sama mendapatkan pengobatan yang sama, seperti Bapak Karel yang tim kesehatan kami periksa. Kami di satu sisi salut atas semangat hidup dari Bapak Karel yang sampai usia yang ke 70 ini masih bisa beraktivitas dengan normal walaupun kondisi badan agak sedikit kurang baik, akibat flu, batuk dan sakit badan yang dialaminya.