KOLONEL INF TAUFIQ SHOBRI TIM ASNIS PUSTERAD SAMBANGI SATGAS YONIF 713/ST DAN JAJARANNYA

KOLONEL INF TAUFIQ SHOBRI TIM ASNIS PUSTERAD SAMBANGI SATGAS YONIF 713/ST DAN JAJARANNYA

Tim Asistensi Pusterad dibawah Pimpinan Kolonel Inf Taufiq Shobri (Dirbindiklat Pusterad) bersama satu personel lainnya  Mayor Inf Suratno Kasibinsat Pusterad) melaksanakan asistensi kegiatan penyelenggaraan pembinaan teritorial Satgas Yonif 713/ST yang bertugas di wilayah Utara Papua. Kamis (23/01/2020).

Kedatangan Tim Asistensi dari Pusterad ini di sambut oleh Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol bersama pejabat Pemerintah, TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Perbatasan dan Perwira Staf Kotis. Kedatangan Tim Asistensi ini untuk mengetahui sejauh mana program-program Teritorial yang telah di jalankan selama dan yang akan dilaksanakan kedepannya. Asistensi ini cukup penting dilaksanakan untuk mengukur dan untuk melihat dengan nyata kegiatan-kegiatan teritorial Satgas.

Sebelum tim melaksanakan pengecekan sekaligus kunjungan dan memberikan arahan ke Pos jajaran Satgas terlebih dahulu tim mendapatkan paparan dari Dansatgas mengenai kegiatan-kegiatan teritorial yang telah dilaksanakan, yang sedang berjalan dan yang akan dilaksanakan kedepannya. Dan setelah selesai mendengarkan paparan tim memberikan pengarahan kepada personel Kotis lainnya dan selanjutnya Tim bersama Dansatgas meninjau langsung kegiatan-kegiatan Teritorial di pos-pos jajaran.

Tim dari Pusterad dan Dansatgas beserta rombongan mengawali asistensinya dengan mendatangi pos Mosso dan masyarakat yang ada disana. Banyak hal yang telah dilaksanakan oleh Satgas selama ini dan Tim bisa melihat hasilnya sampai dengan saat ini, penerimaan masyarakat terhadap Satgas baik, program-program Satgas dapat berjalan dengan baik oleh karena adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat, demikian juga dengan bantuan dari Satgas program-program pemerintah terhadap masyarakat dapat berjalan dengan baik dan masih banyak hal lainnya yang di temui oleh Tim Pusterad dan Tim mengapresiasi kinerja dari Satgas Yonif 713/Satya Tama.

SATGAS BERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI KECELAKAAN AKIBAT JALAN LICIN

SATGAS BERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI KECELAKAAN AKIBAT JALAN LICIN

Musim hujan sudah datang dimana setiap kita harus menyiapkan diri untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang dapat terjadi seperti banjir, longsor dan sebagainya. Tidak hanya itu yang harus kita antisipasi namun banyak hal lainnya yang harus kita antisipasi seperti ketika berkendara kita harus hati-hati karena jalanan yang licin, jika kita tidak berhati-hati maka dapat menyebabkan kecelakaan seperti yang dialami oleh seorang masyarakat Bapak Dominggus Retto 43 tahun yang akibat jalan licin mengalami kecelakaan tunggal, Sabtu (11/01/2020).

Bapak Dominggus Retto datang ke Pos Ramil Tami untuk meminta pengobatan akibat kecelakaan yang dialaminya yang menyebabkan luka pada bagian kaki. Bapak Dominggus menuturkan kecelakaan yang dia alami terjadi saat pulang dari Sentani di jalan poros Koya Timur ke Skow Mabo, dikarenakan jalanan licin setelah hujan dan menyebabkannya terjatuh, akibat kecelakaan ini kakinya mengalami luka yang mengakibatkan sulit untuk beraktifitas.

Bakes Pos Ramil Tami Serka Sepeiken bersama tim Kesehatan Pos Ramil Tami  langsung melakukan penanganan dengan membersihkan luka pada bagian kaki agar tidak terjadi infeksi yang kemudian selanjutnya di perban dan diberikan obat.

Bapak Dominggus Retto mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota personil Pos Ramil Tami berkat pertolongannya yang melakukan tindakan medis dengan cepat “Semoga kedepannya Pos Ramil Tami selalu diberikan kesehatan dan keberhasilan serta dapat membantu warga di Perbatasan sampai selesai penugasan karena masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari personel Satgas terutama di bidang kesehatan”, ujar bapak Dominggus.

CIPTAKAN SUASANA AMAN SATGAS DAN POLRI LAKSANAKAN PATROLI BERSAMA

CIPTAKAN SUASANA AMAN SATGAS DAN POLRI LAKSANAKAN PATROLI BERSAMA

Mengantisipasi perkembangan situasi dan kondisi yang ada di daerah Perbatasan Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan Apel Gabungan dan Patroli bersama dengan anggota POLRI bertempat di Polsek Muara Tami Distrik Muara Tami Kota Abepura Provinsi Papua, Jumat Sore (13/12/2019).

Hadir dalam kegiatan ini AKP Jubelina Wally (Kapolsek Muara Tami), Lettu Inf Aji Satrio Utomo (Pasi Ops Satgas Yonif 713/ST), Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas), Iptu Kasrun (Ka Sub Pos Pol Skouw), Iptu R.S. Jebaru (Kanit Lantas Polsek Muara Tami), Ipda Yudha (Danton Brimob BKO Muara Tami), Ipda Saudi (Kanit Patroli Polsek Muara Tami) dan Ipda Mulyadi (Panit Intel Polsek Muara Tami).

Dalam penyampainnya Pasi Intel Satgas Yonif 713/Satya Tama setelah apel gabungan menyampaikan “Ada beberapa hal yang harus kita sikapi dari perkembangan situasi yang telah kita lalui dari mulai tanggal 1 Desember sampai dengan tanggal 5 Desember dan selanjutnya mengantisipasi demi keamananan tanggal 14 Desember sampai dengan tanggal 19 Desember yang saat itu dilaksanakan sidang MSG di Venetua”, ungkapnya.

Pelaksanaan Patroli gabungan ini dilaksanakan 3 waktu yaitu diantaranya Pada Sore ini, setelah itu pada malam hari dan dilanjutkan pada pagi hari. Kegiatan tersebut bertujuan Meningkatkan Sinergitas antara TNI-POLRI dan juga menciptakan kondisi aman, nyaman menjelang akhir tahun dan menyambut Natal serta Tahun Baru.

BERKEBUN JERUK DAN PANEN JERUK SANGAT MENJANJIKAN

BERKEBUN JERUK DAN PANEN JERUK SANGAT MENJANJIKAN

Siapa yang tidak mengenal pohon jeruk dan buah jeruk. Buah jeruk dapat dibuat menjadi sirup, daunnya dapat disuling dan menghasilkan minyak yang harum baunya, sementara biji dapat dibuat sebagai bahan pembuatan sabun.

Untuk itulah masyarakat sekarang ini banyak yang menjadi petani jeruk karena hasil akhirnya yang menjanjikan seperti yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama yang membantu masyarakat mengelolah kebun jeruk milik mereka dalam hal ini Bapak Arnol di Kampung Warbo Arso VII Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (28/11/2019).

Serda Yudha Anggara Jabatan Baminlog Pos Skamto beserta satu tim personel Pos Skamto  melaksanakan kegiatan berkebun ini. Serda Yudha mengatakan bahwa Jeruk manis memiliki berbagai macam manfaat yang sangat berguna bagi kesehatan manusia, antara lain mengobati sakit jantung, menurunkan kolesterol, mengatasi darah tinggi, Mencegah kanker, mengatasi wasir, menetralisir tubuh dan mengatasi flek hitam untuk itu tambahnya masyarakat jangan sungkan-sungkan untuk makan buah jeruk karena banyak sekali manfaatnya.

Setelah selesai kegiatan berkebun ini Bapak Arnol selaku pemilik kebun mengucapkan banyak terimakasih kepada anggota Pos Skamto atas keikutsertanya membantu membersihkan dan juga panen Jeruk milik mereka, semoga Bapak-bapak Satgas selalu dalam lindungan Tuhan yang maha kuasa.

TERKENA SABETAN PARANG SAAT KERJA YOSUA MENDAPATKAN PENGOBATAN DARI TNI

TERKENA SABETAN PARANG SAAT KERJA YOSUA MENDAPATKAN PENGOBATAN DARI TNI

Seorang warga di Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua mengalami kecelakaan kerja saat melaksanakan pembersihan di sekitaran rumahnya, teman korban pun langsung mengantarkan ke Pos Yetti guna mendapat pertolongan, Selasa (26/11/2019).

Dalam keterangan rekannya, korban bernama Josua Yambori mengalami luka karena sabetan benda tajam dari parang yang dipakainya pada saat kerja. Tak hanya diam, personel Pos Yetti Satgas Yonif 713/Satya Tamapun segera memeriksa luka dan langsung memberikan pengobatan tanpa menunggu lama.

Pengobatanpun tak cukup lama karena dengan tanggapnya personel dibawah naungan Danki Letda Inf Sudirman dengan segala keahlian dan ilmu kesehatannya langsung dilaksanakan pertolongan pertama. Sebelum pengobatan selesai Sudirman mengatakan “Korban kecelakaan diduga karena kelalaian dalam bekerja entah itu melamun atau bisa jadi terlalu semangat”, tandasnya untuk itu diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam bekerja.

Josua Yambori (25 tahun) dalam kejadian ini mendapat nasehat baik dari Sudirman agar supaya lebih berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas yang menyangkut dengan benda tajam. Diakhir rekan korban serta Josua menyampaikan banyak terimakasih atas pertolongan yang dilakukan oleh Anggota Pos Yetti, sudah banyak dedikasi dan pertolongannya kepada warga Kampung Yetti. Kita tak bisa balas dengan rupiah ataupun barang berharga lainnya namun kita hanya bisa membalas dengan doa yang tulus kepada personel Satgas agar selalu diberi keselamatan dan kesehatan.

KOMSOS KREATIF SKOUW PERBATASAN RI-PNG

KOMSOS KREATIF SKOUW PERBATASAN RI-PNG

Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan Komsos Kreatif yaitu dengan hiburan bersama Masyarakat, Skouw, Sabtu (2/11/2019).

Dalam penugasannya Satgas Pamtas RI-PNG Pos Kotis Skouw Yonif 713/Satya Tama menyelenggarakan kegiatan Komsos yang diisi dengan panggung hiburan. Komsos sendiri merupakan suatu kegiatan komunikasi bersama masyarakat dengan tujuan adalah agar terjalin proses interaksi antar individu dan kelompok dalam kehidupan bermasyarakat, menjalin asa, serta menumbuhkan rasa kebersamaan untuk menjaga kondisi daerah dari segi pertahanan dan keamanan supaya tetap kondusif, dengan suasana kerja yang saling mendukung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Letkol Inf Dony Gredinand S.H,. M.Han,.M.I.Pol (Dayonif 713/ST), Iptu Kasrun (Danpospol PLBN SKOUW), Para Perwira Staf dan Anggota Pos Kotis Skouw, Bapak Andis Saybani (Ketua Team Vocal BOB Jayapura), Bapak Chanox (Team Vokal BOB Jayapura), Alis (Team Vokal BOB Jayapura), Ibu Indah (Team Vokal BOB Jayapura) dan Masyarakat di sekitaran Pos Kotis Skouw.

Kegiatan yang berlangsung dengan meriah ini sebagai wujud dimana Satgas Yonif 713/Satya Tama sangat serius menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat setempat. Tak kalah aksi oleh Team Vokal BOB Jayapura, Satya Tama Band pun ikut memeriahkan kegiatan ini dengan menyanyikan beberapa lagu bahkan berkolaborasi dengan Team Vokal BOB.

Diakhir kegiatan ini Alis Team Vokal BOB Jayapura mengungkapkan “Kami pernah sesekali datang ke perbatasan untuk berkunjung namun kali ini berbeda karna kami disambut baik oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama dan suasana sekarang pun berubah karena baru pertama kali juga Satgas yang mengadakan kegiatan seperti ini, harapan kami kedepannya semoga Satgas Yonif 713/Satya Tama akan sering-sering melaksanakan kegiatan seperti ini agar lebih dekat dengan masyarakat setempat dan juga semoga dalam penugasannya dapat sukses dan berhasil”, ungkapnya.

SOSIALISASI BELA NEGARA PERSONEL SATGAS YONIF 713/ST UNTUK CIPTAKAN NASIONALISME

SOSIALISASI BELA NEGARA PERSONEL SATGAS YONIF 713/ST UNTUK CIPTAKAN NASIONALISME

Prajurit TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini Batalyon Infanteri 713/Satya Tama yang berada di Pos Kout KM 31 menggelar Sosialisasi Bela Negara dan Peraturan Baris Berbaris di SMP N 3 Arso bertempat di Arso 6 Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jumat (01/11/2019).

Personel Pos Kout KM 31 Satgas Yonif 713/Satya Tama memberikan materi Bela Negara, Mengenal Arti dari Negara terutama kecintaanya kepada Republik Indonesia serta Manfaat dan pengaruh dalam ilmu tersebut bagi pelajar di lanjutkan dengan latihan Baris Berbaris ala Militer dengan penuh kedisiplinan. Kegiatan ini diikuti oleh siswa sejumlah 120 siswa putra dan siswi putri yang nanti apabila bisa mencerna dan meperagakan dengan baik akan diberikan hadiah untuk menumbuhkan keberanian, semangat dan motivasi tinggi.

Letda Ckm Syaban Komandan Peleton Kesehatan Satgas Yonif 713/Satya Tama tidak hanya jago mengobati, merawat prajurit sakit, akan tetapi pintar dalam segi apapun, dalam kegiatan Bela Negara ini menyampaikan “Konsep bela negara ini soal kesadaran cinta kepada negara. Bela negara wajib akan tetapi pelaksanaannya sukarela. Tak ada latihan militer, ini tentang kedisiplinan diri pribadi serta menumbuhkan kecintaanya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.” ungkapnya

Siswa dan siswi yang berseragam Pramuka ini Lebih ke pendidikan untuk membentuk kedisiplinan dan kepemimpinan. Dalam latihan misal tampil kedepan cara memimpin rekannya sendiri seperti apa, lalu masuk kelas untuk mengikuti pelajaran bela negara hal ini memperdalam tentang Pancasila dasar negara. Jadi titik beratnya adalah untuk menumbuhkan cinta tanah air dan semangat nasionalisme

Para siswa siswi pun sangat antusias dalam pelaksanaan latihan bela negara ini, Papen Satgas Yonif 713/Satya Tama Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th mengungkapkan “Tentang Bela Negara ini konteksnya luas, Bela Negara juga termasuk menjaga lingkungan sekeliling sekolah maupun dirumah agar bersih dari sampah, mencintai produk lokal, menghargai sesama rekan, dan selalu gotong royong seperti ciri khas Negara Indonesia”, tutupnya.

LES TAMBAHAN UNTUK ANAK-ANAK KAMPUNG NAFRI

Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan les tambahan kepada anak-anak SD Inpres Kampung Nafri yang bertempat di Pos Nafri, Kamis (31/10/2019).

Pelaksanaan les tambahan ini dimulai dari pukul 14.00 WIT dengan tenaga pendidik yaitu dari personel Pos Nafri yang bernama Serda Angga P.K dengan murid yang datang sebanyak 4 orang. Diadakannya les tambahan ini tidak lain yaitu untuk memberikan pemahaman kembali kepada siswa siswi SD Inpres dalam pelajaran di sekolahnya yang diberikan ketika pagi hari oleh gurunya.

Kegiatan les tambahan ini dirasa oleh Satgas sangat penting dimana ketika pagi mereka melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolahan dan ketika sore mereka mendapat les tambahan dari personel Pos Nafri. Adapun materi yang diberikan yaitu membuat pantun, belajar matematika dan mengerjakan PR.

Turut hadir dalam kegiatan ini Letda Inf H.R Sitorus (Danpos Nafri), Serda Angga P.K (Wadanpos/Gadik), Astrid awi (siswi SD Inpres Nafri), Susanna Frinkrew (siswi SD Inpres Nafri), Emma Misel Koti (siswi SD Inpres Nafri) dan Bessi Nero (siswi SD Inpres Nafri).

Danpos Nafri Letda Inf H.R Sitorus mengungkapkan “kegiatan les tambahan seperti ini juga sangatlah penting dimana sebagai momen untuk bisa dekat dengan anak-anak di perbatasan sekaligus dan menjadikan media untuk mereka dapat mengingat kembali pelajaran yang ketika pagi hari diberikan oleh guru sekolah sehingga merekapun tidak menggunakan waktu di sore hari untuk hanya bermain saja tanpa ada manfaatnya”, ungkapnya.

MENGENAL SITUS LUKISAN DINDING GUA PRASEJARAH BUNDA MARIA DI KEEROM PAPUA

MENGENAL SITUS LUKISAN DINDING GUA PRASEJARAH BUNDA MARIA DI KEEROM PAPUA

Dalam tradisi Katolik, Gua Maria adalah tempat yang dipusatkan untuk melakukan ziarah dan devosi kepada Maria. Tempat-tempat tersebut dapat ditetapkan sebagai tempat ziarah karena pertimbangan penampakan supranatural Maria ataupun faktor sejarah sebagai tempat devosi dan ziarah umat Katolik. Hal inilah yang mau disampaikan oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout dalam kegiatan mengenal Situs Lukisan Dinding Gua Prasejarah Bunda Maria Arso bertempat di Gua Bunda Maria Arso Jalan Trans Papua Arso 1 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (30/10/2019).

Turut hadir pada acara ini Drs. Gusti Made Sudarmika (Kepala Balai Arkeologi Papua), Ibu Katrimah (Kasi Bidang Kebudayaan), Ibu Erlin Novita (Balai Arkeologi Papua), Sertu Sandi Prabowo (Bakom Satgas Yonif 713/ST), Pratu I Wayan Arya (Ta Pionir Satgas Yonif 713/ST), Pdt. Saraq Mandibodibo, S. Si Teologia (Bapak Pendeta), Perwakilan Guru-guru dari Kabupaten Keerom, Siswa siswi SMA dan SMK dari Kabupaten Keerom.

Drs. Gusti Kepala Balai Arkeologi Papua menjelaskan dalam tradisi agama Katolik keberadaan gua Maria mempunya sejarah panjang. Bunda Maria beberapa kali menampakkan diri pada orang-orang terpilih. Salah satu penampakan yang paling terkenal adalah penampakan Bunda Maria kepada Bernadette Soubirous di sebuah gua yang ada di kota Lourdes Perancis pada tahun 1858. Tempat itu kemudian menjadi tempat ziarah gua Maria paling populer.

Tempat ziarah ini pulalah yang kemudian menjadi inspirasi untuk membuat tempat ziarah serupa pada komunitas Katolik setempat. Dari situ muncullah tempat ziarah gua Maria di banyak tempat di dunia seperti Gua Bunda Maria Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua ini sehingga perlu disosialisasikan kepada masyarakat.

SATGAS YONIF 713/SATYA TAMA KEGIATAN GADIK DI SD N INPRES KRIKO

SATGAS YONIF 713/SATYA TAMA KEGIATAN GADIK DI SD N INPRES KRIKO

Kegiatan mencerdaskan anak-anak Perbatasan Papua ini selalu digiatkan dan digalakkan oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama dimana dijadikan sebagai momentum Satgas bukan hanya menjaga Perbatasan dan mencegah terjadinya tindakan illegal namun sebagai sarana untuk menyalurkan ilmu pengetahuan dan sekaligus mencerdaskan anak-anak Perbatasan Papua, Pitewi, Selasa (29/10/2019).

Satgas Yonif 713/Satya Tama dalam hal mencerdaskan atau dibidang Pendidikan selalu diutamakan bahkan sebelum melaksanakan Penugasan para personel Satgas yang telah dipilih sebagai Tenaga Pendidik telah diberikan pelatihan dan pengalaman mengajar di Gorontalo sehingga mereka tidak mengalami kesulitan ketika melaksanakannya di Perbatasan Papua.

Pada hari Selasa tanggal 29 Oktober 2019 tepat pukul 09.00 WIT Pos Pitewi melaksanakan kegiatan Tenaga Pendidik di SD N Inpres Kriko tepatnya di Jalan Tapat Batas Desa Kriko Kecamatan Arso Kabupaten Keerom. Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Bapak A. Yani (Guru Sekolah SD N Inpres Kriko), Letda Inf Prabowo Teguh Julianto (Danki B Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST), Sertu Roin Yusuf (Batih Pos Pitewi), Praka Suardi, Pratu Dede Mahmud, Pratu Edi, Pratu Butarbutar, Pratu Panggabean dan Prada Akbar serta siswa-siswi sebanyak 13 orang.

Dalam pelaksanaan belajar mengajar kali ini personel Satgas memberikan materi pelajaran Matematika dan pengetahuan umum yang diikuti oleh siswa siswi dengan penuh semangat. Mereka mendengarkan dan memperhatikan setiap materi yang diberikan oleh Personel Satgas, diakhir kegiatan belajar mengajar Personel Gadik Pos Pitewi memeberikan bantuan berupa buku tulis kepada para siswa dan siswi degan maksud dan tujan agar mereka lebih semangat lagi untuk menimba ilmu dan mengikuti kegiatan belajar mengajar demi masa depan mereka yang cerah agar dapat mengharumkan nama Sekolah, keluarga bahkan Bangsa dan Negara.

Dalam kesempatannya Bapak A. Yani (Guru Sekolah SD N Inpres Kriko) menyampaikan rasa bangganya kepada Satgas Yonif 713/Satya Tama “Saya mewakili siswa dan siswi dari SD N Inpres Kriko sangat mengucapkan banyak terimakasih karena kemurahan hatinya bapak-bapak TNI dapat meluangkan waktunya lebih dekat dengan anak-anak murid kami di Perbatasan, semoga kedepannya Satgas selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan tentunya keberhasilan sehingga dapat kembali lagi ke Gorontalo dengan selamat dan dapat berkumpul dengan keluarga”, ungkapnya.