SATGAS BERSAMA MASYARAKAT BERSIHKAN POHON BESAR TUMBANG YANG MENUTUPI JALAN POROS MENUJU PERBATASAN RI-PNG

Wilayah Perbatasan Rl-PNG Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua semalaman diguyur hujan yang cukup lebat dan hal ini mengakibatkan adanya pohon besar tumbang dan menutupi jalan poros yang menghubungkan Kota Jayapura dengan Perbatasan RI-PNG Skouw tepatnya di wilayah Kampung Skouw Sae, Sabtu (09/05/2020).

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.l.Pol mengungkapkan bahwa tumbangnya pohon besar ini tidak hanya menutupi jalan raya sehingga tidak bisa dilalui namun juga menimpa kabel Listrik PLN yang terbentang sepanjang jalan poros menuju Perbatasan RI-PNG dan menyebabkan listrik padam selama kurang lebih 24 jam.

Personil kami turunkan sebanyak dua regu,  satu regu dari Pos Muara Tami dibawah pimpinan Letda Inf Sudirman Mandiangan Danpos Muara Tami Satgas Yonif 713/ST dan Satu regu dari Pos Ramil Tami dibawah pimpinan Serda Danu Ba Intel Pos Koki Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST. Dalam kegiatan ini personil Satgas bersama-sama dengan masyarakat bahu membahu menyingkirkan pohon tumbang ini dengan peralatan senso besar dengan cara memotong pohon tumbang ini menjadi beberapa bagian besar untuk selanjutnya pinggirkan ke pinggir jalan.

Hadir dalam kegiatan ini Letda Inf Sudirman (Danpos Muara Tami Satgas Yonif 713/ST) beserta satu regu personil Pos Muara Tami, Serda Danu (Ba Intel Pos Koki Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/ST) beserta satu regu Personil Pos Ramil Tami, Serka Herman Fatah (Babinsa Koramil 1702/22), Aipda Nurdin M (Babinkamtibmas Mosso), bapak Yanto (Petugas PLTU) dan Masyarakat Kampung Skouw Sae sekitar 30 orang.

Mandiangan mengatakan bahwa tumbangnya pohon tersebut kemungkinan disebabkan oleh hujan deras tadi malam dan disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIT. Selanjutnya personil Satgas Yonif 713/ST Pos Muara Tami dan Pos Ramil Tami mengerahkan masyarakat sekitar untuk bersama-sama melaksanakan penyingkiran pohon tumbang tersebut dengan menggunakan senso kayu besar dengan cara pohon besar tersebut dipotong-potong menjadi beberapa bagian besar lalu diangkat ke pinggir jalan supaya bisa dilintasi atau dilalui kendaraan atau pengguna jalan raya.

Dan saat ini jalanan sudah bisa dilalui dan lalu lintas sudah berjalan normal kembali. Masyarakat Skow Sae yang diwakili oleh bapak Abraham umur 40 tahun  dan pengguna jalan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak dari Satgas, dari Koramil Muara Tami dan dari Polsek Muara Tami yang sudah menginisiatif dan mengajak masyarakat untuk menyingkirkan pohon besar yang tumbang ini sehingga jalan sudah dapat dilalui.

PERSONIL SATGAS TETAP BERTUGAS DENGAN SEMANGAT KETIKA PERBATASAN RI-PNG SKOUW DI TUTUP

PERSONIL SATGAS TETAP BERTUGAS DENGAN SEMANGAT KETIKA PERBATASAN RI-PNG SKOUW DI TUTUP

Sudah hampir dua bulan Perbatasan RI-PNG Skouw tutup efek dari pencegahan mewabahnya Covid 19, kedua negara sama-sama menutup pintu Perbatasannya baik itu Indonesia maupun PNG. Sebelumnya ketika Pintu Perbatasan di buka maka masyarakat akan cukup banyak yang melintas sehingga Personil Pos yang berjaga akan cukup sibuk karena memeriksa setiap masyarakat dan kendaraan yang melintas menuju ke Perbatasan atau yang akan menuju ke PNG dan sebaliknya yang dari PNG menuju Indonesia. Namun ketika saat ini pintu Perbatasan kedua negara ini di tutup maka personil pos juga tetap berjaga dengan baik, dengan tidak mengurangi kesiapsiagaan, Sabtu (21/03/2020).

Seperti yang dilaksanakan oleh personil jaga saat ini yang dipimpin oleh Serda Gugun bersama satu regu personil jaga dari Pos Kotis, walapun masyarakat jarang atau bahkan tidak ada yang melintas namun personil jaga tetap dengan melaksanakan protap penjagaan yang baik, dengan siaga, dengan memperhatikan protap penjagaan tanpa pengecualian. Hal ini dilakukan karena memang sudah menjadi tugas para Personil Satgas dan itu akan terus berlangsung sampai akhir Penugasan di tanah Papua ini. Harapannya wabah Covid 19 yang sekarang sudah melanda beberapa negara akan cepat berakhir sehingga aktivitas di Perbatasan akan kembali normal.

Dansatgas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengungkapkan kesiapsiagaan Personil harus tetap di jaga setiap saat, tidak ada kata kendor dan lain sebagainya. Bangsa dan Negara telah mengutus kami melaksanakan tugas di Perbatasan ini untuk itu kami akan pegang dan laksanakan amanah yang Negara percayakan kepada kami, kami hanya bisa berbuat, berusaha selebihnya berserah diri sama Yang Kuasa.

BERBAGI ILMU TIADA BATASNYA

BERBAGI ILMU TIADA BATASNYA

Bagi personel Satgas Yonif 713/ST ketika bisa berbagi ilmu dengan masyarakat khususnya siswa-siswi sekolah yang ada di Papua itu menjadi suatu kebahagian tersendiri bagi personel Satgas dan itu sudah menjadi tekad bagi satuan penugasan Yonif 713/ST selama melaksanakan penugasan di Papua khususnya Sektor Utara, seperti yang dilaksanakan saat ini personel Satgas Pos Kout berbagi ilmu dengan SD Inpres 2 Arso 1 Arso Barat dan Pos Skamto berbagi ilmu di SD Inpres Yowong Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa (04/02/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Letda Ckm Muhammad Syaban (Dantonkes Satgas Yonif 713/ST) bersama satu tim personel pos Kout, Ibu Luciana (Ibu Kepala Sekolah SD Inpres 2 Arso 1), Bapak Martin (Guru Pembina SD Inpres 2 Arso 1), Sertu Ricco bersama satu tim personel Pos Skamto, Ibu Marsila (Kepala sekolah SD Inpres Yowong), Ibu Ety (Guru SD Inpres Yowong), Ibu Ida (Guru SD Inpres Yowong) dan anak-anak Murid SD Inpres Arso 2 dan SD Inpres Yowong.

Dalam kegiatan berbagi ilmu kali ini personel Satgas Pos Kout  memberikan materi bola kasti, melempar dan menangkap bola kasti games melatih konsentrasi anak, sedangkan personel Pos Skamto berbagi ilmu bahasa Inggris. Sertu Ricco berkata luar biasa semangat anak-anak ini untuk belajar yang menjadikan kami juga sebagai pengajar lebih bersemangat untuk berbagi ilmu dengan mereka, dan kami tidak akan berhenti untuk berbagi ilmu bagi anak-anak ini karena besar harapan kami dari mereka ini akan lahir pemimpin-pemimpin yang berhasil.

Ibu Ety selaku guru juga mengapresiasi kegiatan berbagi ilmu yang dilaksanakan personel Satgas Yonif 713/ST ini, kami selaku guru di Papua ini menyadari masih banyak kekurangan dan keterbatasan kami, namun dengan adanya kepedulian dari bapak-bapak TNI ini hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk semakin giat  mendidik anak-anak ini.

KOLONEL INF TAUFIQ SHOBRI TIM ASNIS PUSTERAD SAMBANGI SATGAS YONIF 713/ST DAN JAJARANNYA

KOLONEL INF TAUFIQ SHOBRI TIM ASNIS PUSTERAD SAMBANGI SATGAS YONIF 713/ST DAN JAJARANNYA

Tim Asistensi Pusterad dibawah Pimpinan Kolonel Inf Taufiq Shobri (Dirbindiklat Pusterad) bersama satu personel lainnya  Mayor Inf Suratno Kasibinsat Pusterad) melaksanakan asistensi kegiatan penyelenggaraan pembinaan teritorial Satgas Yonif 713/ST yang bertugas di wilayah Utara Papua. Kamis (23/01/2020).

Kedatangan Tim Asistensi dari Pusterad ini di sambut oleh Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol bersama pejabat Pemerintah, TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Perbatasan dan Perwira Staf Kotis. Kedatangan Tim Asistensi ini untuk mengetahui sejauh mana program-program Teritorial yang telah di jalankan selama dan yang akan dilaksanakan kedepannya. Asistensi ini cukup penting dilaksanakan untuk mengukur dan untuk melihat dengan nyata kegiatan-kegiatan teritorial Satgas.

Sebelum tim melaksanakan pengecekan sekaligus kunjungan dan memberikan arahan ke Pos jajaran Satgas terlebih dahulu tim mendapatkan paparan dari Dansatgas mengenai kegiatan-kegiatan teritorial yang telah dilaksanakan, yang sedang berjalan dan yang akan dilaksanakan kedepannya. Dan setelah selesai mendengarkan paparan tim memberikan pengarahan kepada personel Kotis lainnya dan selanjutnya Tim bersama Dansatgas meninjau langsung kegiatan-kegiatan Teritorial di pos-pos jajaran.

Tim dari Pusterad dan Dansatgas beserta rombongan mengawali asistensinya dengan mendatangi pos Mosso dan masyarakat yang ada disana. Banyak hal yang telah dilaksanakan oleh Satgas selama ini dan Tim bisa melihat hasilnya sampai dengan saat ini, penerimaan masyarakat terhadap Satgas baik, program-program Satgas dapat berjalan dengan baik oleh karena adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat, demikian juga dengan bantuan dari Satgas program-program pemerintah terhadap masyarakat dapat berjalan dengan baik dan masih banyak hal lainnya yang di temui oleh Tim Pusterad dan Tim mengapresiasi kinerja dari Satgas Yonif 713/Satya Tama.

SATGAS BERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI KECELAKAAN AKIBAT JALAN LICIN

SATGAS BERIKAN PENGOBATAN KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI KECELAKAAN AKIBAT JALAN LICIN

Musim hujan sudah datang dimana setiap kita harus menyiapkan diri untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang dapat terjadi seperti banjir, longsor dan sebagainya. Tidak hanya itu yang harus kita antisipasi namun banyak hal lainnya yang harus kita antisipasi seperti ketika berkendara kita harus hati-hati karena jalanan yang licin, jika kita tidak berhati-hati maka dapat menyebabkan kecelakaan seperti yang dialami oleh seorang masyarakat Bapak Dominggus Retto 43 tahun yang akibat jalan licin mengalami kecelakaan tunggal, Sabtu (11/01/2020).

Bapak Dominggus Retto datang ke Pos Ramil Tami untuk meminta pengobatan akibat kecelakaan yang dialaminya yang menyebabkan luka pada bagian kaki. Bapak Dominggus menuturkan kecelakaan yang dia alami terjadi saat pulang dari Sentani di jalan poros Koya Timur ke Skow Mabo, dikarenakan jalanan licin setelah hujan dan menyebabkannya terjatuh, akibat kecelakaan ini kakinya mengalami luka yang mengakibatkan sulit untuk beraktifitas.

Bakes Pos Ramil Tami Serka Sepeiken bersama tim Kesehatan Pos Ramil Tami  langsung melakukan penanganan dengan membersihkan luka pada bagian kaki agar tidak terjadi infeksi yang kemudian selanjutnya di perban dan diberikan obat.

Bapak Dominggus Retto mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota personil Pos Ramil Tami berkat pertolongannya yang melakukan tindakan medis dengan cepat “Semoga kedepannya Pos Ramil Tami selalu diberikan kesehatan dan keberhasilan serta dapat membantu warga di Perbatasan sampai selesai penugasan karena masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari personel Satgas terutama di bidang kesehatan”, ujar bapak Dominggus.

CIPTAKAN SUASANA AMAN SATGAS DAN POLRI LAKSANAKAN PATROLI BERSAMA

CIPTAKAN SUASANA AMAN SATGAS DAN POLRI LAKSANAKAN PATROLI BERSAMA

Mengantisipasi perkembangan situasi dan kondisi yang ada di daerah Perbatasan Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan Apel Gabungan dan Patroli bersama dengan anggota POLRI bertempat di Polsek Muara Tami Distrik Muara Tami Kota Abepura Provinsi Papua, Jumat Sore (13/12/2019).

Hadir dalam kegiatan ini AKP Jubelina Wally (Kapolsek Muara Tami), Lettu Inf Aji Satrio Utomo (Pasi Ops Satgas Yonif 713/ST), Lettu Inf Suyono (Pasi Intel Satgas), Iptu Kasrun (Ka Sub Pos Pol Skouw), Iptu R.S. Jebaru (Kanit Lantas Polsek Muara Tami), Ipda Yudha (Danton Brimob BKO Muara Tami), Ipda Saudi (Kanit Patroli Polsek Muara Tami) dan Ipda Mulyadi (Panit Intel Polsek Muara Tami).

Dalam penyampainnya Pasi Intel Satgas Yonif 713/Satya Tama setelah apel gabungan menyampaikan “Ada beberapa hal yang harus kita sikapi dari perkembangan situasi yang telah kita lalui dari mulai tanggal 1 Desember sampai dengan tanggal 5 Desember dan selanjutnya mengantisipasi demi keamananan tanggal 14 Desember sampai dengan tanggal 19 Desember yang saat itu dilaksanakan sidang MSG di Venetua”, ungkapnya.

Pelaksanaan Patroli gabungan ini dilaksanakan 3 waktu yaitu diantaranya Pada Sore ini, setelah itu pada malam hari dan dilanjutkan pada pagi hari. Kegiatan tersebut bertujuan Meningkatkan Sinergitas antara TNI-POLRI dan juga menciptakan kondisi aman, nyaman menjelang akhir tahun dan menyambut Natal serta Tahun Baru.

BERKEBUN JERUK DAN PANEN JERUK SANGAT MENJANJIKAN

BERKEBUN JERUK DAN PANEN JERUK SANGAT MENJANJIKAN

Siapa yang tidak mengenal pohon jeruk dan buah jeruk. Buah jeruk dapat dibuat menjadi sirup, daunnya dapat disuling dan menghasilkan minyak yang harum baunya, sementara biji dapat dibuat sebagai bahan pembuatan sabun.

Untuk itulah masyarakat sekarang ini banyak yang menjadi petani jeruk karena hasil akhirnya yang menjanjikan seperti yang dilakukan oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama yang membantu masyarakat mengelolah kebun jeruk milik mereka dalam hal ini Bapak Arnol di Kampung Warbo Arso VII Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Kamis (28/11/2019).

Serda Yudha Anggara Jabatan Baminlog Pos Skamto beserta satu tim personel Pos Skamto  melaksanakan kegiatan berkebun ini. Serda Yudha mengatakan bahwa Jeruk manis memiliki berbagai macam manfaat yang sangat berguna bagi kesehatan manusia, antara lain mengobati sakit jantung, menurunkan kolesterol, mengatasi darah tinggi, Mencegah kanker, mengatasi wasir, menetralisir tubuh dan mengatasi flek hitam untuk itu tambahnya masyarakat jangan sungkan-sungkan untuk makan buah jeruk karena banyak sekali manfaatnya.

Setelah selesai kegiatan berkebun ini Bapak Arnol selaku pemilik kebun mengucapkan banyak terimakasih kepada anggota Pos Skamto atas keikutsertanya membantu membersihkan dan juga panen Jeruk milik mereka, semoga Bapak-bapak Satgas selalu dalam lindungan Tuhan yang maha kuasa.

TERKENA SABETAN PARANG SAAT KERJA YOSUA MENDAPATKAN PENGOBATAN DARI TNI

TERKENA SABETAN PARANG SAAT KERJA YOSUA MENDAPATKAN PENGOBATAN DARI TNI

Seorang warga di Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua mengalami kecelakaan kerja saat melaksanakan pembersihan di sekitaran rumahnya, teman korban pun langsung mengantarkan ke Pos Yetti guna mendapat pertolongan, Selasa (26/11/2019).

Dalam keterangan rekannya, korban bernama Josua Yambori mengalami luka karena sabetan benda tajam dari parang yang dipakainya pada saat kerja. Tak hanya diam, personel Pos Yetti Satgas Yonif 713/Satya Tamapun segera memeriksa luka dan langsung memberikan pengobatan tanpa menunggu lama.

Pengobatanpun tak cukup lama karena dengan tanggapnya personel dibawah naungan Danki Letda Inf Sudirman dengan segala keahlian dan ilmu kesehatannya langsung dilaksanakan pertolongan pertama. Sebelum pengobatan selesai Sudirman mengatakan “Korban kecelakaan diduga karena kelalaian dalam bekerja entah itu melamun atau bisa jadi terlalu semangat”, tandasnya untuk itu diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam bekerja.

Josua Yambori (25 tahun) dalam kejadian ini mendapat nasehat baik dari Sudirman agar supaya lebih berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas yang menyangkut dengan benda tajam. Diakhir rekan korban serta Josua menyampaikan banyak terimakasih atas pertolongan yang dilakukan oleh Anggota Pos Yetti, sudah banyak dedikasi dan pertolongannya kepada warga Kampung Yetti. Kita tak bisa balas dengan rupiah ataupun barang berharga lainnya namun kita hanya bisa membalas dengan doa yang tulus kepada personel Satgas agar selalu diberi keselamatan dan kesehatan.

KOMSOS KREATIF SKOUW PERBATASAN RI-PNG

KOMSOS KREATIF SKOUW PERBATASAN RI-PNG

Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan Komsos Kreatif yaitu dengan hiburan bersama Masyarakat, Skouw, Sabtu (2/11/2019).

Dalam penugasannya Satgas Pamtas RI-PNG Pos Kotis Skouw Yonif 713/Satya Tama menyelenggarakan kegiatan Komsos yang diisi dengan panggung hiburan. Komsos sendiri merupakan suatu kegiatan komunikasi bersama masyarakat dengan tujuan adalah agar terjalin proses interaksi antar individu dan kelompok dalam kehidupan bermasyarakat, menjalin asa, serta menumbuhkan rasa kebersamaan untuk menjaga kondisi daerah dari segi pertahanan dan keamanan supaya tetap kondusif, dengan suasana kerja yang saling mendukung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Letkol Inf Dony Gredinand S.H,. M.Han,.M.I.Pol (Dayonif 713/ST), Iptu Kasrun (Danpospol PLBN SKOUW), Para Perwira Staf dan Anggota Pos Kotis Skouw, Bapak Andis Saybani (Ketua Team Vocal BOB Jayapura), Bapak Chanox (Team Vokal BOB Jayapura), Alis (Team Vokal BOB Jayapura), Ibu Indah (Team Vokal BOB Jayapura) dan Masyarakat di sekitaran Pos Kotis Skouw.

Kegiatan yang berlangsung dengan meriah ini sebagai wujud dimana Satgas Yonif 713/Satya Tama sangat serius menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat setempat. Tak kalah aksi oleh Team Vokal BOB Jayapura, Satya Tama Band pun ikut memeriahkan kegiatan ini dengan menyanyikan beberapa lagu bahkan berkolaborasi dengan Team Vokal BOB.

Diakhir kegiatan ini Alis Team Vokal BOB Jayapura mengungkapkan “Kami pernah sesekali datang ke perbatasan untuk berkunjung namun kali ini berbeda karna kami disambut baik oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama dan suasana sekarang pun berubah karena baru pertama kali juga Satgas yang mengadakan kegiatan seperti ini, harapan kami kedepannya semoga Satgas Yonif 713/Satya Tama akan sering-sering melaksanakan kegiatan seperti ini agar lebih dekat dengan masyarakat setempat dan juga semoga dalam penugasannya dapat sukses dan berhasil”, ungkapnya.

SOSIALISASI BELA NEGARA PERSONEL SATGAS YONIF 713/ST UNTUK CIPTAKAN NASIONALISME

SOSIALISASI BELA NEGARA PERSONEL SATGAS YONIF 713/ST UNTUK CIPTAKAN NASIONALISME

Prajurit TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini Batalyon Infanteri 713/Satya Tama yang berada di Pos Kout KM 31 menggelar Sosialisasi Bela Negara dan Peraturan Baris Berbaris di SMP N 3 Arso bertempat di Arso 6 Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jumat (01/11/2019).

Personel Pos Kout KM 31 Satgas Yonif 713/Satya Tama memberikan materi Bela Negara, Mengenal Arti dari Negara terutama kecintaanya kepada Republik Indonesia serta Manfaat dan pengaruh dalam ilmu tersebut bagi pelajar di lanjutkan dengan latihan Baris Berbaris ala Militer dengan penuh kedisiplinan. Kegiatan ini diikuti oleh siswa sejumlah 120 siswa putra dan siswi putri yang nanti apabila bisa mencerna dan meperagakan dengan baik akan diberikan hadiah untuk menumbuhkan keberanian, semangat dan motivasi tinggi.

Letda Ckm Syaban Komandan Peleton Kesehatan Satgas Yonif 713/Satya Tama tidak hanya jago mengobati, merawat prajurit sakit, akan tetapi pintar dalam segi apapun, dalam kegiatan Bela Negara ini menyampaikan “Konsep bela negara ini soal kesadaran cinta kepada negara. Bela negara wajib akan tetapi pelaksanaannya sukarela. Tak ada latihan militer, ini tentang kedisiplinan diri pribadi serta menumbuhkan kecintaanya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.” ungkapnya

Siswa dan siswi yang berseragam Pramuka ini Lebih ke pendidikan untuk membentuk kedisiplinan dan kepemimpinan. Dalam latihan misal tampil kedepan cara memimpin rekannya sendiri seperti apa, lalu masuk kelas untuk mengikuti pelajaran bela negara hal ini memperdalam tentang Pancasila dasar negara. Jadi titik beratnya adalah untuk menumbuhkan cinta tanah air dan semangat nasionalisme

Para siswa siswi pun sangat antusias dalam pelaksanaan latihan bela negara ini, Papen Satgas Yonif 713/Satya Tama Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th mengungkapkan “Tentang Bela Negara ini konteksnya luas, Bela Negara juga termasuk menjaga lingkungan sekeliling sekolah maupun dirumah agar bersih dari sampah, mencintai produk lokal, menghargai sesama rekan, dan selalu gotong royong seperti ciri khas Negara Indonesia”, tutupnya.