SATGAS YONIF 713/SATYA TAMA KEGIATAN GADIK DI SD N INPRES KRIKO

SATGAS YONIF 713/SATYA TAMA KEGIATAN GADIK DI SD N INPRES KRIKO

Kegiatan mencerdaskan anak-anak Perbatasan Papua ini selalu digiatkan dan digalakkan oleh Satgas Yonif 713/Satya Tama dimana dijadikan sebagai momentum Satgas bukan hanya menjaga Perbatasan dan mencegah terjadinya tindakan illegal namun sebagai sarana untuk menyalurkan ilmu pengetahuan dan sekaligus mencerdaskan anak-anak Perbatasan Papua, Pitewi, Selasa (29/10/2019).

Satgas Yonif 713/Satya Tama dalam hal mencerdaskan atau dibidang Pendidikan selalu diutamakan bahkan sebelum melaksanakan Penugasan para personel Satgas yang telah dipilih sebagai Tenaga Pendidik telah diberikan pelatihan dan pengalaman mengajar di Gorontalo sehingga mereka tidak mengalami kesulitan ketika melaksanakannya di Perbatasan Papua.

Pada hari Selasa tanggal 29 Oktober 2019 tepat pukul 09.00 WIT Pos Pitewi melaksanakan kegiatan Tenaga Pendidik di SD N Inpres Kriko tepatnya di Jalan Tapat Batas Desa Kriko Kecamatan Arso Kabupaten Keerom. Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Bapak A. Yani (Guru Sekolah SD N Inpres Kriko), Letda Inf Prabowo Teguh Julianto (Danki B Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST), Sertu Roin Yusuf (Batih Pos Pitewi), Praka Suardi, Pratu Dede Mahmud, Pratu Edi, Pratu Butarbutar, Pratu Panggabean dan Prada Akbar serta siswa-siswi sebanyak 13 orang.

Dalam pelaksanaan belajar mengajar kali ini personel Satgas memberikan materi pelajaran Matematika dan pengetahuan umum yang diikuti oleh siswa siswi dengan penuh semangat. Mereka mendengarkan dan memperhatikan setiap materi yang diberikan oleh Personel Satgas, diakhir kegiatan belajar mengajar Personel Gadik Pos Pitewi memeberikan bantuan berupa buku tulis kepada para siswa dan siswi degan maksud dan tujan agar mereka lebih semangat lagi untuk menimba ilmu dan mengikuti kegiatan belajar mengajar demi masa depan mereka yang cerah agar dapat mengharumkan nama Sekolah, keluarga bahkan Bangsa dan Negara.

Dalam kesempatannya Bapak A. Yani (Guru Sekolah SD N Inpres Kriko) menyampaikan rasa bangganya kepada Satgas Yonif 713/Satya Tama “Saya mewakili siswa dan siswi dari SD N Inpres Kriko sangat mengucapkan banyak terimakasih karena kemurahan hatinya bapak-bapak TNI dapat meluangkan waktunya lebih dekat dengan anak-anak murid kami di Perbatasan, semoga kedepannya Satgas selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan tentunya keberhasilan sehingga dapat kembali lagi ke Gorontalo dengan selamat dan dapat berkumpul dengan keluarga”, ungkapnya.

SOSIALISASI ATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (ATURAN LINTAS BATAS, KEPABEANAN, NARKOTIKA DAN BELA NEGARA)

SOSIALISASI ATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (ATURAN LINTAS BATAS, KEPABEANAN, NARKOTIKA DAN BELA NEGARA)

Satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan (Hen Tecahi To Onomi Tmar Ni Hanased) menjadi tema dalam acara Sosialisasi aturan Perundang-Undangan Aturan Lintas Batas, Kepabeanan, Narkotika dan Bela Negara yang diikuti oleh Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama, Jayapura, Selasa (29/10/2019).

Kegiatan ini diprakarsai oleh pemerintah kota Jayapura bagian perbatasan antar negara dan dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Jalan Raya Abepura Abe Pantai Kamkey Distrik Abepura Kota Jayapura Provinsi Papua.

Hadir dalam kegiatan ini Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM (Walikota Jayapura), Ir. H. Rustan Saru, MM (Wakil Walikota Jayapura), Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/ST), AKBP H. Muhammad Safei AB,SE (Kabid Brantas BNNP /lV B), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST), Bapak Elby Umneputi, SE (Staf Ahli Walikota Jayapura), Bapak Arif Dwi Darmanto, SKM, M.Kes (Staf Ahli Walikota), Ibu Suzana Dewijana Wannggai., S.Pd, MSocSc (Kepala Biro Perbatasan Papua), Drs. Jackson Lapalongo, M. Si (Kepala BNN Prov. Papua), Bapak Supriyanto (Kepala Distrik Muara Tami), Bapak Gatut Setiawan (Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura), Didi Suhandi (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II) dan perwakilan dari siswa-siswi sekolah yang ada di sekitar Abepura dan Skouw.

Walikota Jayapura Bapak Dr. Drs. Benhur Tomi Mano. MM mengawali sambutannya mengucapkan kebahagiannya atas diresmikannya jembatan Youtefa oleh Presiden Joko Widodo serta untuk mengajak masyarakat supaya menjaga jembatan ini jangan coret-coret, jangan habis makan pinang buang disitu, jangan mabuk mabukan disitu, apalagi jangan kalau mau bunuh diri pergi ke Jembatan itu. Dengan diresmikannya jembatan Youtefa ini maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat daerah Muara Tami dan sekitarnya sampai Perbatasan Skouw.

Dulu perbatasan ditakuti karena takut tidak aman, tapi sekarang perbatasan menjadi destinasi wisata yang cukup berkembang karena perbatasan sekarang sudah aman untuk dikunjungi dengan di tempatkannya pasukan TNI dan POLRI di perbatasan. Walikota mau generasi-generasi Jayapura menjadi generasi-generasi emas, jangan terjerumus dalam peredaran narkoba, miras yang merusak masa depan.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam kegiatan sosialisasi ini akan disosialisasikan aturan perundang-undangan yaitu yang terkait mengenai Aturan Lintas Batas yang disampaikan oleh bapak Gatut Setiawan S.H (Kepala Kantor Imigrasi kelas l TPI Jayapura), Kepabeanan akan disampaikan oleh bapak  Didi Suhandi (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II), Narkotika oleh bapak AKBP H. Muhammad Safei AB,SE (Kabid Brantas BNNP /lV B) dan Bela Negara oleh Letkol Inf Dony Gredinand, SH., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Yonif 713/Satya Tama) harapan saya kiranya para peserta bisa mengikutinya dengan baik, menyimaknya dengan baik dan apabila ada yang kurang jelas bisa di tanyakan dalam sesi tanya jawab.

SAMBUT HARI KESEHATAN SATGAS LAKSANAKAN KEGIATAN PEMBERSIHAN PUSKESMAS

SAMBUT HARI KESEHATAN SATGAS LAKSANAKAN KEGIATAN PEMBERSIHAN PUSKESMAS

Pos Ramil Tami Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan kegiatan Gotong Royong dalam rangka menyambut Hari Kesehatan AD dengan mengajak masyarakat Kampung Skow Mabo untuk membersihkan dan memperindah Puskesmas Kampung Skow Mabo, Senin (28/10/2019).

Serda I Gede Suteja yang kesehariannya menjabat sebagai Bintara Administrasi Satgas Yonif 713/Satya Tama Kompi Tempur C mengatakan “Kegiatan yang dilakukan ini selain untuk kebersihan juga untuk membangkitkan semangat gotong royong masyarakat kampung Skow Mabo dan juga memperindah suasana di kampung ini,” jelas I Gede.

Menurutnya, rasa kebersamaan serta bahu membahu dalam setiap kegiatan di tengah masyarakat itu akan terus dilakukan bersama-sama masyarakat agar budaya gotong royong selalu tertanam di lingkungan masyarakat tidak hanya memperindah Puskesmas ini melainkan kegiatan lainnya seperti membersihkan pekarangan jalan dan juga rencana akan memperbaiki atau membuat pos kamling merah putih ini.

Bapa Hein Yophi Olua menyebutkan, “Kegiatan bergotong royong ini dalam rangka untuk memperingati hari kesehatan AD supaya untuk memperindah Puskesamas ini dengan cara mengecat tembok dan membersihkan sekeliling Puskesmas juga”, tandasnya

Satgas Yonif 713/ST yang dilakukan oleh Pos Ramil Tami juga supaya jangan ada jarak antara TNI dengan Rakyat, maka dari itu kegiatan gotong royong akan terus diagendakan agar memperat tali silaturahmi. Semangat gotong royong jangan sampai terkikis zaman, ini ciri khas dari Rakyat Indonesia apalagi dengan perkembangan zaman saat ini yang begitu pesat serta tidak terpengaruh oleh isu-isu yang penuh dengan ke hoax kan.

PEMBENTANGAN BENDERA MERAH PUTIH 2.091 METER MENYAMBUT HARI SUMPAH PEMUDA 2019

PEMBENTANGAN BENDERA MERAH PUTIH 2.091 METER MENYAMBUT HARI SUMPAH PEMUDA 2019

Menyambut hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019, personel Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama bersama personel TNI-POLRI dan masyarakat di Kabupaten Keerom Provinsi Papua membentangkan Bendera Merah-Putih sepanjang Dua Ribu Sembilan Puluh Satu meter (2.091 M), lebar Seratus Lima Puluh centimeter (150 cm). Senin (28/10/2019)

Pembentangan bendera ini menjadi simbol untuk menjaga keutuhan NKRI, menjadi simbol menjaga persatuan dan kesatuan pemuda, masyarakat dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Keerom. Pembentangan bendera dimulai sekitar pukul 11.00 WIT setelah selesai pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun yang dimulai dari Lapangan Swakarsa kampung Asyaman-Polres Keerom-Lapangan Asyaman.

Pembentangan bendera merah putih ini diikuti oleh Bapak Muh. Markum, SH, MH, MM. (Bupati Keerom), Piter Gusbager, S.Hut, MUP (Wakil Bupati Keerom) dan juga sebagai Ketua PMI Kabupaten Kerom, Ketua KNPI Provinsi Papua, Ketua DPRD Kabupaten Keerom, AKBP Muji Windi Harto, S. I. K., S.H. (Kapolres Keerom), Letkol Inf Ari Sutrisno (Danyonif R 300/BJW), Letkol Kal Hendra Toko (KA GPL), Kompol Harahap (Waka Polres Keerom), Kapten Inf Simon Fredy Pasaribu (Wadan Satgas 713/ST), Bapak Ruben Rumbo (Kabag Umum Kabupaten Keerom), Bapak Abdul Malik (Kabag Humas Kabupaten Keerom), Kasat Reskrim Polres Keerom, H. Panjaitan (Dantim Satgas Tribuana), Lettu Inf Suyono (Pasi intel Satgas) Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas) dan para Asn Pemda Kabupaten Keerom serta masyarakat 1000 orang.

Pasi Intel Satgas Lettu Inf Suyono mengungkapkan Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia. Sumpah pemuda sangat penting diperingati karena sebagai hari dimana Indonesia mengakui para pemuda penerus bangsa Indonesia yang sebagai cikal bakal negara maju.

Muh. Markum SH., MH., MM Bupati Keerom menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh elemen masyarakat secara khusus kepada TNI-POLRI yang telah mendukung kelancaraan acara peringatan Sumpah Pemuda ini terlebih dalam pembentangan Bendera Merah Putih yang dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.

CIPTAKAN RASA AMAN UNTUK MASYARAKAT DI PERBATASAN

CIPTAKAN RASA AMAN UNTUK MASYARAKAT DI PERBATASAN

Satgas Yonif 713/Satya Tama Perbatasan RI-PNG kembali melaksanakan pemeriksaan dengan tujuan menciptakan rasa aman dan nyaman disaat malam minggu, hal ini dikarenakan malam minggu biasanya rawan untuk anak-anak muda melakukan aktifitas yang negatif, Jayapura, Sabtu (26/10/2019).

Pemeriksaan kali ini dilaksanakan oleh beberapa Pos yaitu Pos Skamto, Pos Bendungan Tami dan Pos Pitewi. Pemeriksaan yang dilaksanakan oleh ketiga Pos ini tujuannya menciptakan kondisi yang aman dan nyaman karena banyaknya laporan dari masyarakat yang menyampaikan sering terjadi tindak kekerasan yang bermula dari pengaruh minuman keras.

Pos Skamto dengan pimpinan Letda Inf Prengki Simanjuntak, S.H bersama dengan satu regu anggotanya melaksanakan pemeriksaan tepat pada pukul 17.00 WIT di Jalan Trans Papua Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua. Dalam pemeriksaan kali ini Personel Satgas mendapatkan beberapa Minuman keras yang dibawa oleh saudara Nurjulianto umur 22 tahun alamat Arso 4 pekerjaan karyawan swasta; Herman umur 25 tahun alamat Arso 14 pekerjaan Petani dan Kusmanto umur 30 tahun alamat  Arso 7 pekerjaan buruh bangunan  Dari ketiga orang tersebut berhasil diamankan 1 Botol Vodka 250 ml, 1 Botol Guinness 325 ml, 2 Botol Anker Stout 330 ml, 1 buah Badik, 1 Busur Wayer dan 15 anak panah Wayer.

Untuk barang bukti berupa Busur Wayer dan anak panah Wayer tersebut didapat informasi bahwa yang bersangkutan mempersiapkan serta membawa barang tersebut hanya untuk jaga-jaga diri apabila adanya terjadi kerusuhan seperti beberapa minggu lalu dan kemudian barang bukti ini diamankan di Pos Skamto guna untuk dilaporkan serta diserahkan ke Komando atas.

Pos Bendungan Tami sendiri tepat pada pukul 20.00 WIT di Pertigaan Gapura Koya Barat Muara Tami pemeriksaan dilaksanakan dengan dipimpin langsung oleh Letda Inf Josua Saragih bersama dengan satu regu anggotanya. Dalam pemeriksaan ini Personel Satgas juga kembali berhasil mendapatkan beberapa barang sitaan berupa Miras dan senjata tajam, yaitu 1 Sajam jenis Samurai Panjang, 1 buah badik, 2 botol Guinness dan 1 botol anggur merah yang dibawa oleh saudara Retno umur 22 Tahun alamat  Koya Timur pekerjaan pedagang dan Suwanto umur 31 tahun alamat Arso 2 pekerjaan  Petani. Barang bukti tersebut diamankan di Pos Bendungan Tami untuk dilaporkan ke Komando atas.

Pos Pitewi pimpinan Danpos Letda Inf Prabowo pada pukul 16.00 WIT melaksanakan pemeriksaan di Jalan Tapal Batas Kampung Pikere Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua dengan hasil Minuman keras berupa 1 botol Robinson 650 ml yang dibawa oleh saudara Oggi 28 tahun dan saat ini miras tersebut diamankan di Pos Pitewi.

Letda Inf Josua Saragih mengungkapkan “dengan adanya beberapa Pos Satgas Yonif 713/Satya Tama yang melaksanakan pemeriksaan hal ini dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat Perbatasan khususnya di sekitar Pos Satgas karena kedatangan kami untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Tanah Papua”, Ungkapnya.

MEMBERIKAN LATIHAN PRAMUKA KEPADA SISWA SISWI SMPN 4 JAYAPURA

MEMBERIKAN LATIHAN PRAMUKA KEPADA SISWA SISWI SMPN 4 JAYAPURA

Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Nafri melaksanakan Pelatihan Pramuka kepada siswa dan siswi SMP N 4 Jayapura, Nafri, Jum’at (25/10/2019).

Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana yang artinya Rakyat Muda yang Suka Berkarya. Pramuka sendiri merupakan suatu organisasi Pendidikan Non Formal yang menjadi wadah dalam melaksanakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan khususnya di Indonesia. Kegiatan Kepramukaan biasanya dilakukan di alam terbuka dimana terdapat aktivitas yang menyenangkan, menarik, sehat, terarah, sesuai dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan.

Pelatihan yang dilaksanakan oleh Pos Nafri kepada Siswa siswi SMP N 4 Jayapura ini sendiri merupakan wujud kami selaku Satgas, selain menjaga Perbatasan tentunya turut serta dalam mencerdaskan anak bangsa melalui sebagai Tenaga Pendidik. Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Serda Angga P. K (Wadan pos Nafri) beserta 8 orang anggota Pos Nafri, Bapak Yopi Hanuebi (Kepala Sekolah SMP N 4 Jayapura) dan siswa siswi SMP N 4 Jayapura yang berjumlah 340 orang.

Dalam pelatihan Pramuka kali ini Satgas Yonif 713/Satya Tama memberikan berbagai materi tentang Pramuka diantaranya adalah pemberian materi baris berbaris, yel-yel dan sandi morse. Kegiatan ini diikuti oleh siswa siswi dengan penuh semangat dan gembira, mereka juga merasa senang karena baru kali ini mendapat pelatihan Pramuka dari anggota TNI yang sedang melaksanakan Penugasan.

Bapak Yopi selaku Kepala Sekolah SMP N 4 Jayapura mengungkapkan “Saya selaku Kepala Sekolah sangat mengucapkan banyak terimakasih kepada Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Nafri karena telah meluangkan waktunya untuk memberikan pelatihan Pramuka kepada siswa siswi didiknya di SMP N 4 Jayapura semoga pelatihan yang diberikan oleh bapak-bapak TNI ini dapat berguna untuk mereka di kemudian hari dan kami selalu mendoakan agar Satgas Yonif 713/Satya Tama selalu diberi kesehatan dan keberhasilan dalam penugasannya”, ungkapnya.  

Pelatihan Pramuka yang diberikan kali ini dimulai pukul 13.00 WIT dan selesai pada pukul 15.15 WIT dengan berjalan aman dan penuh semangat, Serda Angga dalam hal ini menambahakan “Kami selaku Satgas turut senang dan bangga dengan kegiatan seperti ini dimana kita dapat lebih dekat dengan masyarakat sekaligus dapat mencerdaskan siswa siswi di perbatasan khususnya di SMP N 4 Jayapura ini, semoga pelatihan yang kami berikan dapat bermanfaat untuk mereka kedepannya”, tegasnya.

KECELAKAAN TUNGGAL DI JALAN POROS ARSO 1 KEEROM PAPUA

KECELAKAAN TUNGGAL DI JALAN POROS ARSO 1 KEEROM PAPUA

Kecelakaan tunggal terjadi yang menimpa saudara Yohanes Duma (Sopir) dan Sugianto yang sedang mengendarai Kendaraan Roda 4 Merk Daihatsu Grand Max  dengan Nopol  PA 8209 AG, Keerom, Kamis (24/10/2019).

Kendaran tersebut melaju dengan cepat menuju Arso 7 dan ketika melewati tikungan di Jalan Poros Arso 1, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan mengarah ke arah mobil saudara Yohanes yang menyebabkan Sopir segera membanting stir kekiri dan menyebabkan ban mobil pecah sehingga mobil oleng serta terguling keparit. Sopir dan asisten sopir didalam truk mengalami syok sehingga langsung di larikan ke RS Keerom oleh personel KOUT KM 31.

Akibat dari kejadian ini bapak Yohanes mengalami Syok dan pusing dan bapak Sugianto mengalami memar di kepala, sedangkan mobil Jenis Daihatsu Grand Max yang mereka kendarai mengalami kerusakan Lecet di body mobil, ban pecah, body kanan penyok dan Dashboard bawah pecah.

Syaban mengungkapkan “Masyarakat dalam berkendara harus selalu berhati-hati untuk mencegah kecelakaan dan hal-hal buruk lainnya, kita hati-hati saja terkadang masih celaka apalagi kita tidak berhati-hati oleh karena itu kami mengharapkan kesadaran dari masyarakat untuk senantiasa mematuhi segala peraturan lalu lintas”, ungkapnya.

Sugianto selaku asisten sopir yang mengalami memar di kepala akibat kejadian ini mengucapkan terimakasihnya kepada bapak-bapak TNI yang telah menolong kami sehingga kami bisa dibawa ke rumah sakit Keerom, kami juga menghimbau agar masyarakat selalu hati-hati dalam berkendara dan mematuhi segala peraturan yang berlaku di jalan raya.

PERERAT PERSAUDARAAN TNI DAN MASYARAKAT LAKSANAKAN KERJA BHAKTI

Serka Speiken yang kesehariannya menjabat Bintara Kesehatan mempimpin pelaksanaan kerja bhakti pembersihan jalan bersama Masyarakat Kampung Skouw Mabo Jalan distrik Muara Tami. Rabu (23/10/2019)

Kerja bhakti yang di laksanakan ini bisa juga untuk mempererat tali persaudaraan antara TNI dengan rakyat, pembersihan jalan distrik Muara Tami ini melibatkan anggota pos Satgas Yonif 713/ST bersama masyarakat kampung Skouw Mabo. Sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan Yonif 713/ST akan selalu memberi gebrakan terbaru mulai dari serbuan teritorial, tidak hanya pengamanan juga akan tetapi membantu renovasi atau membangun pos kamling merah putih di jajaran wilayah sektor Satgas Yonif 713/ST.

Budaya hidup gotong-royong harus di pertahankan sebagai ciri khas Rakyat Indonesia. Seperti hal contohnya Kerja Bhakti, Donor Darah, Pengobatan dari rumah ke rumah serta olahraga bersama-sama. Dalam penyampainya Serka Sefeiken, “Dengan adanya kerja bakti ini terlihat dapat meningkatkan rasa peduli dan simpati, serta saling tolong – menolong antar sesama dikalangan masyarakat untuk membangun dan merawat desa yang di huninya,” tandas Speiken

Bapak Septinus salah satu masyarakat kampung skouw mabo kesehariannya menjabat sebagai sekertaris kampung mengucapkan “Saya senang kerja gotong royong begini, banyak terima kasih kepada bapak-bapak Satgas Yonif 713/ST yang telah bersama sama dalam pembersihan jalan ini “, tandasnya.

Tujuan pembersihan jalan ini dilakukan dalam rangka menggalang dana natal sehingga masyarakat sekitar begitu antusias untuk selalu mendukung tugas tugas yang di lakukan Pos Ramil Tami Yonif 713/Satya Tama.

MEMBERIKAN PENGAJARAN KEPADA ANAK-ANAK PAUD TK KRISTEN SION TERPADU DI KAMPUNG YAMMUA ARSO 6 KABUPATEN KEEROM

MEMBERIKAN PENGAJARAN KEPADA ANAK-ANAK PAUD TK KRISTEN SION TERPADU DI KAMPUNG YAMMUA ARSO 6 KABUPATEN KEEROM

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Kout pimpinan Dantonkes Letda Ckm Syaban melaksanakan Tenaga Pengajar Pendidik kepada anak-anak PAUD TK Kristen Sion Terpadu yang diikuti anak-anak Paud TK Kristen Sion Terpadu berjumlah 8 anak di Jalan Kelud Kampung Yammua Arso 6 Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Rabu (23/10/2019).

Pendekatan kepada anak-anak ini dilakukan dengan cara memberikan pengajaran seperti ini cukup efektif sehingga pengetahuan anak-anak akan semakin bertambah dengan hadirnya bapak-bapak TNI yang menjadi tenaga pengajar disamping sehari-hari telah mendapat pengajaran dari guru-gurunya.

Hadir dalam kegiatan mengajar ini Letda Ckm Syaban (Danton Kes Satgas Yonif 713/ST), Pratu Barly (Ta Provost Satgas Yonif 713/ST), Pratu Aji Bayu (Tenaga Pendidik Satgas Yonif 713/ST), Bpk Juna (Guru TK Kristen Sion Terpadu) dan Ibu Mei (Guru TK Kristen Sion Terpadu).

Tim Tenaga Pengajar Pos Kout kali ini memberikan pengajaran berupa Belajar mewarnai buah-buahan, Belajar mengenal buah-buahan, Belajar berhitung, Cara mencuci tangan yang benar serta Bermain bersama.

Letnan Ckm Syaban mengatakan kegembiraannya bisa memberikan pengajaran kepada anak-anak PAUD TK Kristen Sion Terpadu seperti sekarang ini, berbagi dengan anak-anak memberikan kita semangat ditengah kepolosan mereka, keceriaan mereka yang senantiasa memancarkan sukacita.

Dan anak-anak juga sangat senang dengan kedatangan kami itu terlihat ketika mereka mengikuti pengajaran dengan semangat sambil tertawa. Bapak Juna dan Ibu Mei selaku guru TK Sion Terpadu ini juga mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak-bapak TNI yang telah mau berbagi ilmu dengan anak-anak kami disini semoga anak-anak disini akan semakin terpacu untuk belajar dan kami berdoa semoga bapak-bapak TNI semakin sukses dalam menjalankan tugasnya.

SATGAS YONIF 713/ST IKUT SERTA MENJAGA LINGKUNGAN SEKOLAH

SATGAS YONIF 713/ST IKUT SERTA MENJAGA LINGKUNGAN SEKOLAH

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Skamto pimpinan Letda Inf K.P Simanjuntak beserta satu regu melaksanakan Kerja Bhakti di SD Inpres Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa pagi (22/10/2019).

Kerja Bhakti ini dilaksanakan untuk menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih sehingga anak-anak dapat belajar dengan semangat karena melihat lingkungan sekolah mereka bersih, hal ini akan berbeda ketika lingkungan sekolah kotor, tidak rapih maka akan mempengaruhi anak-anak dalam kegiatan belajar mengajar, mereka akan malas-malasan dalam belajar oleh karena itu kami selaku Satgas tergugah hatinya untuk turut serta memberikan kehadirannya dengan melaksanakan Kerja Bhakti.

Hadir dalam kegiatan ini Letda Inf K.P Simanjuntak (Danpos Pos Mosso) beserta satu Regu anggota Pos Skamto, ibu Marsila (Kepala Sekolah SD Inpres Yowong beserta dengan guru lainnya dan siswa-siswi SD Inpres Yowong).

Simajuntak mengatakan bahwa kami sangat mendukung kegiatan kerja bakti ini dan kami siap setiap saat bersama dengan pihak sekolah untuk melaksanakan kerja bakti seperti ini sehingga sekolah ini indah untuk dilihat dan rapih.

Setelah selesai kegiatan kerja bakti ibu Kepala Sekolah ibu Marsila menyampaikan banyak terimakasih kepada Satgas Yonif 713/Satya tama yang memberikan perhatiannya kepada sekolah kami SD inpres Yowong khususnya mengenai kebersihan sekolah karena para guru-guru di SD inpres ini juga kebetulan hampir semua perempuan dan hanya 1 orang laki-laki. Kami para guru juga mengharapkan agar hal ini terus berlanjut kedepan, selain itu juga para guru mengharapkan keikut sertaan para aggota Satgas untuk membantu kami dewan guru dalam hal belajar mengajar atau sebagai tenaga pendidik siswa dan siswi seperti materi karakter seperti PBB, Pramuka dan materi kedisiplinan termasuk memberikan motivasi atau semangat belajar anak-anak didik kami ujarnya.