SATGAS YONIF 713/ST IKUT SERTA MENJAGA LINGKUNGAN SEKOLAH

SATGAS YONIF 713/ST IKUT SERTA MENJAGA LINGKUNGAN SEKOLAH

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Skamto pimpinan Letda Inf K.P Simanjuntak beserta satu regu melaksanakan Kerja Bhakti di SD Inpres Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa pagi (22/10/2019).

Kerja Bhakti ini dilaksanakan untuk menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih sehingga anak-anak dapat belajar dengan semangat karena melihat lingkungan sekolah mereka bersih, hal ini akan berbeda ketika lingkungan sekolah kotor, tidak rapih maka akan mempengaruhi anak-anak dalam kegiatan belajar mengajar, mereka akan malas-malasan dalam belajar oleh karena itu kami selaku Satgas tergugah hatinya untuk turut serta memberikan kehadirannya dengan melaksanakan Kerja Bhakti.

Hadir dalam kegiatan ini Letda Inf K.P Simanjuntak (Danpos Pos Mosso) beserta satu Regu anggota Pos Skamto, ibu Marsila (Kepala Sekolah SD Inpres Yowong beserta dengan guru lainnya dan siswa-siswi SD Inpres Yowong).

Simajuntak mengatakan bahwa kami sangat mendukung kegiatan kerja bakti ini dan kami siap setiap saat bersama dengan pihak sekolah untuk melaksanakan kerja bakti seperti ini sehingga sekolah ini indah untuk dilihat dan rapih.

Setelah selesai kegiatan kerja bakti ibu Kepala Sekolah ibu Marsila menyampaikan banyak terimakasih kepada Satgas Yonif 713/Satya tama yang memberikan perhatiannya kepada sekolah kami SD inpres Yowong khususnya mengenai kebersihan sekolah karena para guru-guru di SD inpres ini juga kebetulan hampir semua perempuan dan hanya 1 orang laki-laki. Kami para guru juga mengharapkan agar hal ini terus berlanjut kedepan, selain itu juga para guru mengharapkan keikut sertaan para aggota Satgas untuk membantu kami dewan guru dalam hal belajar mengajar atau sebagai tenaga pendidik siswa dan siswi seperti materi karakter seperti PBB, Pramuka dan materi kedisiplinan termasuk memberikan motivasi atau semangat belajar anak-anak didik kami ujarnya.

APEL GABUNGAN TNI-POLRI DALAM RANGKA PENGAMANAN PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan Apel Gabungan TNI-POLRI dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indoensia di daerah Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (19/10/2019).

 Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama pada hari Sabtu tanggal 19 Oktober 2019 Pukul 20.00 WIT melaksanakan Apel Gabungan TNI-POLRI dilanjutkan dengan Patroli Gabungan dan Pemeriksaan dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di daerah Arso 2 tepatnya di Jalan Bhayangkara Kampung Asiaman Swakarsa Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua.

Apel Gabungan dan Patroli gabungan ini dilaksanakan untuk antisipasi perkembangan situasi yang akan terjadi terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kompol Junus Poceratu (Wakapolres Keerom), Kompol P. Harahap, S. Sos. Sip (Kabag Ops Polres Keerom), Iptu Rudi Frisahn, Sh. (Kasat Sabhara Polres Keerom), Iptu Agus Y Paseko (Kasubak Dalgar Polres Keerom), Iptu Sumadiono (Kasat Resnarkoba Polres Keerom), Iptu Abdul Ketep (Kasubak Log Polres Keerom), Ipda Katman (Kbo Sat Intelkam Polres Keerom), Ipda Suwartoyo (Danton 1 Bko), satu regu dari Satgas Pamtas Yonif 713/ST pimpinan Serda Akbar Nasution dan satu regu dari Batalyon 756/WMS pimpinan Serda Ismail serta satu tim dari Koramil 1701-04/Arso pimpinan Serka Udin dengan jumlah keseluruhan 81 orang.

Dari hasil apel gabungan dan pemeriksaan TNI-POLRI ini didapatkan satu dus bir bintang kecil dengan isi 24 botol dan barang tersebut diamankan di Polres Keerom. Dengan harapan adanya pemeriksaan gabungan TNI-POLRI bertujuan untuk mengurangi tindak kejahatan dimana terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

BELAJAR MENGAJI TNI BERSAMA ANAK-ANAK PERBATASAN

BELAJAR MENGAJI TNI BERSAMA ANAK-ANAK PERBATASAN

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Pos Ramil Tami melaksanakan kegiatan mengajar mengaji untuk anak-anak Kampung Skow Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, bertempat di Mushola Al-Hikmah Paleo Skow Mabo pimpinan Kapten Inf Supriyanto bersama satu tim personel Pos Ramil Tami, Kamis (17/10/2019).

Kegiatan belajar mengaji ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan anak-anak Kampung Skow Mabo dalam membaca Al-quran. Supri mengungkapkan “sekarang  dunia memiliki perubahan sangat cepat dan dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol salah satu pengaruh terbesar dari pergeseran dunia di zaman sekarang tentu saja dipengaruhi oleh teknologi. Kecepatan teknologi dan informasi akan memengaruhi gaya hidup seseorang termasuk anak-anak, jadi bagaimana peran orangtua dalam membesarkan sang buah hati agar memiliki mental dan iman yang kuat dalam beragama”, ungkapnya.

Yang pastinya memberikan pendidikan agama untuk bekal kehidupan mereka nantinya, seperti yang dilakukan oleh Pos Ramil Tami Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama saat ini. Hadir dalam kegiatan mengajar mengaji ini Kapten Inf Supriyanto (Danpos Ramil Tami) beserta satu tim personel Pos Ramil Tami, bapak Rafiq dan bapak Rifo (Pengurus Masjid) dan 25 anak-anak Kampung Skow Mabo.

Bapak Rifo selaku sebagai pengurus musola mengucapkan “Terimakasih karena telah di bantu mengajar mengaji, kegiatan ini memang sangat kurang untuk tenaga pengajarnya. Untuk itu kami bersyukur bahwa Satgas hadir juga untuk mencerdaskan iman dan taqwa anak-anak Skow Mabo melalui kegiatan belajar mengaji ini”, ujarnya.

PEMBUATAN POS KAMLING MERAH PUTIH NKRI SATGAS PAMTAS YONIF 713/SATYA TAMA

PEMBUATAN POS KAMLING MERAH PUTIH NKRI SATGAS PAMTAS YONIF 713/SATYA TAMA

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dalam penugasannya membuat pos kamling merah putih NKRI di Desa Sanggaria Arso 1 Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Selasa (15/10/2019).

Pembuatan Pos Kamling ini dimulai pada hari Senin tanggal 07 Oktober 2019 lalu bertempat di Jalan Flamboyan Arso 1 Kecamatan Arso Kabupaten Keerom tepatnya di pertigaan Flamboyan. Pembangunan pos Kamling ini merupakan bagian dari program Sistem Keamanan Lingkungan yang disingkat Siskamling,  sebagai upaya  Satgas dan masyarakat dalam meningkatkan sistem keamanan dan ketertiban lingkungan,  serta sebagai cara untuk memberikan perlindungan dan pengamanan dengan mengutamakan pencegahan dan menangkal bentuk-bentuk ancaman dan gangguan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat)

Pembangunan pos Kamling Merah Putih NKRI ini merupakan inisiatif dari Satgas karena Satgas melihat dengan wilayah Arso yang cukup luas perlu di tingkatkan penjagaan keamanannya apalagi ketika dimalam hari, hal ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Sebelum pembangunan pos kamling ini maka pada Jumat 4 Oktober 2019 pukul 13.00 WIT terlebih dahulu dilaksanakan peninjauan  lokasi dimana rencana pembangunan pos Kamling Merah Putih NKRI ini dibuat.

Hadir dalam peninjauan awal ini Kapten Inf Simon Fredy Pasaribu (Wadan Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Lettu info Suyono (Pasi intel Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Letda Ckm Syaban (Dantokes Satgas Pamtas Yonif 713/ST) dan Bapak Sukirman Kepala Desa Arso 1. Kegiatan pembangunan Pos kamling Merah Putih NKRI yg berada di Desa Arso 1 Sanggaria didampingi oleh Bapak Sukirman kepala desa Arso 1 menempatkan 2 tempat pos kamling yaitu di gerbang masuk kampung Arso 1 dan ujung kampung Arso 1. Untuk mendukung pembuatan pos Kamling ini Kepala Desa Arso 1 mendukung berupa kayu balok dengan ukuran 10×10.

Pembangunan pos Kamling ini dikerjakan dengan tenaga dari personel Satgas sendiri yaitu terdiri dari  5 orang dari Pos Kotis pimpinan Kopral Dua Mardin sebagai tukang  dan dibantu 7 orang anggota personel Pos Kout pimpinan Praka Sukirman dan tepat pada hari ini Selasa tanggal 15 Oktober 2019 kedua pos Kamling ini sudah selesai dibangun serta siap menunggu waktu yang tepat untuk diresmikan. 

BELAJAR TAMBAHAN DAN BUDAYA GEMAR MEMBACA ANAK-ANAK ASLI PAPUA

BELAJAR TAMBAHAN DAN BUDAYA GEMAR MEMBACA ANAK-ANAK ASLI PAPUA

MOSSO – Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Mosso melaksanakan Belajar tambahan dan Budaya gemar membaca untuk anak-anak asli Papua, Mosso, Senin (14/10/2019).

Tugas sebagai prajurit TNI, bisa di bayangkan dalam benak yang ada di pikiran kalian, mungkin prajurit TNI ini sudah terbiasa di tempa dan di didik untuk jago perang, jago menembak dan juga untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka juga banyak membantu di sejumlah aspek kehidupan masyarakat entah itu karya bhakti, pengecekan kesehatan dan lain-lainnya.

Seperti halnya salah satu yang di lakukan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara Yonif 713/Satya Tama Pos Mosso dengan pimpinan Komandan Pos Letda Inf Chairul Fajrin sebagai guru privat belajar membaca dengan di bantu satu timnya.

Bimbingan belajar membaca ini sengaja dilaksanakan di pondok baca Mosso karena ada sarana dan prasarana pendukungnya yakni perpustakaan mini yang sudah di siapkan, sehingga memudahkan untuk proses belajar membaca. Prajurit memberikan bimbingan cara membaca ini sangat penuh dengan kasih sayang dan suasana santai agar anak-anak dapat mencernanya secara cepat dan tanggap.

Seperti halnya dikatakan Danpos Mosso Letda Inf Chairul “Kami ingin budayakan belajar tambahan seperti ini agar dapat membantu mencerdaskan mereka melalui jam tambahan diluar jam sekolah, karena mereka semua adalah para generasi bangsa dimasa yang akan datang, dan mampu untuk bersaing ditingkat nasional maupun internasional”, ungkap Chairul.

Ini merupakan rasa kebanggaan tersendiri untuk Satgas Yonif 713/Satya Tama khususnya Pos Mosso, melihat antusiasme dan kegembiraan anak-anak saat mengikuti bimbingan belajar tambahan di pondok baca Mosso ini. Adik Leo salah seorang yang ikut belajar dalam les tambahan ini berkata bahwa dia cukup senang bisa diajar oleh bapak TNI, apalagi bapak-bapak TNI membagikan alat tulis untuk saya dan teman-teman.

MENGENALKAN TALI TEMALI KEPADA ANAK-ANAK SEKOLAH

MENGENALKAN TALI TEMALI KEPADA ANAK-ANAK SEKOLAH

Satgas Pamtas Yonif 713/ST pos Ramil Tami pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2019 pukul 09.00 WIT pimpinan Serda I Gede Suteja Jabatan Bamin Log Pos Ramil Tami beserta satu tim personel lainnya melaksanakan Tenaga Pedidik atau mengajar cara tali temali untuk mengenalkan Tali Temali yg baik dan benar kepada siswa-siswi SMA 6 Skow Mabo, Distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu (12/10/219).

Tali-Temali, Macam Simpul, Macam Ikatan dan Kegunaannya untuk sebagai seorang militer tentu tak asing lagi membuat sebuah simpul maka seorang siswa  harus terlebih dahulu mengenal nama, jenis dan kegunaan dari setiap jenis simpul tersebut.

Gede mengungkapkan bahwa perlu di ketahui bersama bahwa dalam hal tali, simpul dan ikatan іnі ѕеbеnаrnуа berbeda ѕаmа sekali yaitu Tali merupakan Bendanya, Simpul merupakan Hubungan аntаrа tali dеngаn tali dan Ikatan merupakan Hubungan аntаrа tali dеngаn benda lain, Seperti misalnya kayu, balok, bambu dan sebagainya

Dalam kegiatan ini Satgas mengenalkan siswa-siswi macam simpul dan kegunaannya yang meliputi Simpul Ujung Tali dimana gunanya adalah agar tali pintalan pada ujung tali tіdаk mudah lepas, Simpul Mati dimana gunanya adalah untuk menyambung 2 utas tali уаng ѕаmа besar dan tіdаk licin, Simpul Anyam dimana gunanya adalah untuk menyambung 2 utas tali уаng tіdаk ѕаmа besarnya dan dalam keadaan kering, Simpul Anyam Berganda dimana gunanya adalah untuk menyambung 2 utas tali уаng tіdаk ѕаmа besarnya dan dalam keadaan basah.

Simpul Erat dimana gunanya adalah untuk memendekkan tali tаnра pemotongan, Simpul Kembar dimana gunanya adalah untuk menyambung 2 utas tali уаng ѕаmа besarnya dan dalam keadaan licin, Simpul Kursi dimana gunanya adalah untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan, Simpul Penarik dimana gunanya adalah untuk menarik benda уаng cukup besar dan Simpul Laso dimana gunanya adalah untuk menjerat/berburu hewan liar уаng sedang berlari.

Setelah personel Satgas mengenalkan hal-hal tersebut selanjutnya para siswa diberikan kesempatan untuk mencobanya. Hadir dalam kegiatan ini Serda I Gede Suteja (Baminglog Pos Ramil Tami) dan satu tim personel Pos Ramil Tami, Imron (Ketua OSIS SMA 6 Skow Mabo)serta 25 siswa kelas 10, 12 dan 13 dari SMA 6 Skow Mabo.

Imron Ketua OSIS SMA 6 Skow Mabo mengungkapkan sangat antusias untuk mengikuti kegiatan Tali temali ini dan dia sangat senang dan banyak mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak TNI karena sudah di kenalkan tali temali yg baik dan benar.

CIPTAKAN TOLERANSI TNI BANTU MASYARAKAT BANGUN TEMPAT IBADAH

CIPTAKAN TOLERANSI TNI BANTU MASYARAKAT BANGUN TEMPAT IBADAH

Satgas Pamtas Yonif 713/ST Pos Skamto dengan kekuatan satu regu pimpinan Letda Inf K.P. Simajuntak pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2019 pukul 08.00 WIT melaksanakan kegiatan membantu masyarakat membangun gereja di Pos pelayanan GKI Syalom Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Sabtu (12/10/2019).

Pembangunan gedung gereja ini sangat diperlukan sebagai wadah atau tempat bagi jemaat untuk beribadah kepada Tuhan secara khusus jemaat GKI Syalom Kampung Yowong Distrik Arso Barat. Dalam pembangunan gedung gereja  ini semua pihak saling membantu, bahu membahu tidak melihat apa agamanya, apa sukunya seperti yang dilaksanakan oleh Pos Skamto Satgas Yonif 713/ST saat ini.

Prengki mengungkapkan “Kami sebagai Satgas merupakan bagian dari masyarakat, kami sebagai Satgas adalah milik semua agama, milik semua golongan kami tidak membeda-bedakan kelompok ini dan kelompok itu, agama ini dan agama itu, siapapun datang kepada kami untuk meminta bantuan tenaga akan kami bantu dengan syarat membantu untuk kebaikan maka kami siap setiap saat”, ungkapnya.

Ditambahkannya pula Prengki menyampaikan “Dan bukan hanya pembangunan gedung gereja yang kami bantu tapi pembangunan mesjid, pura dan tempat ibadah lainnya kami juga siap membantu karena ini juga merupakan bagian dari tugas kami untuk menciptakan sikap toleransi diantara sesama umat ciptaan Tuhan. Kami berharap pembangunan gedung Gereja ini akan cepat selesai sehingga masyarakat bisa bersekutu ditempat ini untuk memuji Tuhan”, ujarnya.

Hadir dalam kegiatan ini Letda Inf K.P. Simajuntak (Danpos Skamto Satgas Pamtas Yonif 713/ST) bersama satu tim anggota personel dari Pos Skamto, 15 org masyarakat Kampung Yowong  dan Penatua Geraldus (Tokoh Adat Kampung Yowong).

Bapak Geraldus yang hadir dalam kegiatan ini mewakili jemaat GKI Syalom dan mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih banyak kepada Satgas secara khusus pos Skamto yang hari ini datang dan hadir bersama-sama dengan kami untuk membantu pembangunan gedung gereja ini, kami tidak bisa membalas kebaikan bapak-bapak kiranya Tuhanlah yang membalasnya, tambahnya kami berdoa semoga seluruh personel Satgas senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga dapat menjalankan tugas sampai akhir dengan baik dan berhasil. Tuhan Yesus Memberkati.

WAWANCARA DANSATGAS PAMTAS YONIF 713/SATYA TAMA DENGAN WARTAWAN RRI PAPUA

WAWANCARA DANSATGAS PAMTAS YONIF 713/SATYA TAMA DENGAN WARTAWAN RRI PAPUA

SKOUW – Dansatgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan wawancara dengan rekan-rekan wartawan RRI Papua di Pos Kotis Satgas Yonif 713/Satya Tama, Skouw, Jum’at (11/10/2019).

Pada hari Jumat tanggal 11 Oktober 2019 pukul 13.30 WIT tepat setelah selesai sholat Ju’mat Dansatgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol  melaksanakan wawancara dengan rekan-rekan wartawan RRI Papua di Pos Kotis Satgas Pamtas yang terletak di Skouw Perbatasan RI-PNG.

Wawancara ini dilaksanakan dalam rangka mencari informasi tentang kegiatan-kegiatan Satgas yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan kedepannya, ataupun kendala-kendala dan solusi penyelesaian terhadap kendala yang dihadapi untuk di publikasikan ke RRI Pusat di Jakarta. 

Hadir dalam wawancara ini Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST), Lettu Ckm Aldwin (Dokter Satgas Pamtas Yonif 713/ST), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Papen/Pabintal Satgas Pamtas Yonif 713/ST) dan ibu Lina, Irma, Rahmawati serta bapak Uki (Wartawan RRI Papua).

Dalam wawancara kali ini bukan hanya Dansatgas yang diwawancarai namun Dokter Satgas juga mendapatkan kesempatan untuk di wawancarai. Dony mengungkapkan ucapan terimakasihnya kepada rekan-rekan wartawan yang berkenan datang dan hadir ke tempat kami Pos Kotis Skouw ini, dengan harapan apa yang kami sampaikan tentang apa dan bagaimana Satgas ini bisa di publikasikan ke RRI Pusat sehingga masyarakat banyak bisa tahu serta mengerti dan memahami bagaimana keberadaan Satgas Pamtas di Papua ini.

Rahmawati mewakili rekan rekan wartawan RRI Papua juga mengucapkan terimakasih kepada Dansatgas dan jajarannya yang berkenan meluangkan waktunya bagi kami untuk melaksanakan wawancara ini, doa dan harapan kami Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama dapat menjalankan penugasan sampai akhir dengan berhasil.

POS LINTAS BATAS NEGARA RI-PNG BERSAMA STAKEHOLDER LAKSANAKAN GOTONG ROYONG

POS LINTAS BATAS NEGARA RI-PNG BERSAMA STAKEHOLDER LAKSANAKAN GOTONG ROYONG

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama bersama Stakeholder melaksanakan kegiatan gotong royong atau kerja bakti bertempat di PLBN Skouw Perbatasan RI-PNG, Skouw, Jum’at (11/10/2019).

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama bersama Stakeholder yang ada di wilayah perbatasan pada hari Jum’at tanggal 11 Oktober 2019 pada pukul 08.14 WIT melaksanakan kegiatan gotong royong atau kerja bakti bersama Stakeholder di PLBN Skouw perbatasan RI-PNG yang diikuti kurang lebih sebanyak 100 orang.

Untuk kegiatan gotong royong bersama ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya  dilaksanakan oleh Satgas dengan merangkul semua Stakeholder yang ada di wilayah perbatasan, memang Satgas  sebelum-sebelumnya sudah pernah melaksanakan gotong royong bersama namun tidak melibatkan banyak instansi seperti sekarang ini.

Turut hadir dalam kegiatan royong ini Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST), Yan Z Numbery (Kepala PLBN RI-PNG) beserta dengan perwakilan staf-staf PLBN,  Lettu Inf Santo Muhadi (Dantim Satgasbant), Iptu Kasrun (Danpospol PLBN Skouw), Pelda Bambang Mulyono (Babinsa Koramil Muara Tami), Para Pa Staf Satgas Yonif 713/ST, Anggota Pos Kotis Skouw Satgas Yonif 713/ST, anggota Satgasbant perbatasan Skouw, Anggota Pospol perbatasan Skouw, Serda Steven Awi (Anggota Pos Deninteldam XVII/ Cenderawasih), Bapak Stenlly (Ondoafi Perbatasan Skouw) dan perwakilan dari masyarakat.

Sebelum melaksanakan gotong royong peserta terlebih dahulu melaksanakan apel pengecekan yang dipimpin oleh Dansatgas, pembagian sektor kerja dan selanjutnya melaksanakan gotong royong secara bersama-sama dengan menggunakan peralatan yang ada seperti mesin potong kayu atau senso, mesin potong rumput, parang dan lain sebagainya.

Gotong royong kali ini sasarannya adalah memotong pohon-pohon maupun semak-semak yang mulai tumbuh liar di sekitaran Perbatasan RI-PNG. Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan guna menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman dan indah sehingga meningkatkan kembali minat pengunjung untuk dating ke daerah Perbatasan. Kegiatan gotong royong  ini dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Pamtas  Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol bersama Kepala PLBN Skouw, Danpos RRI Danpospol Perbatasan Skouw.

Sasaran gotong royong adalah membersikan dan memotong pohon dan rumput di dalam dan diluar pagar batas PLBN Skouw karena di sekitar Pagar Batas tersebut sudah tumbuh semak-semak dan pepohonan hutan sehingga sangat menggangu pengguna aktifitas untuk memantau masyarakat Indonesia dan masyarakat PNG yang sering melintasi jalan-jalan tikus di luar pagar batas PLBN Skouw. 

Warga sangat menyambut kegiatan pembersihan karena sudah lama tidak pernah dilaksanakan kerja bakti pembersihan di lingkungan sekeliling pagar batas PLBN Skouw, masyarakat kampung Skouw mengharapkan agar kegiatan pembersihan bersama anggota Satgas Pos Kotis Skouw dan Masyarakat rutin dilaksanakan.

Kepala PLBN Skouw Bapak Yan Z Numberi menyampaikan terima kasih kepada prajurit Satgas karena telah mempelopori kegiatan gotong royong pembersihan di sekeliling Pagar Batas PLBN Skouw dengan masyarakat. Pada kesempatan tersebut Dansatgas Yonif 713/ST juga mengajak warga untuk selalu melaksanakan kegiatan secara rutin setiap minggu sehingga lingkungan bersih dan terhindar dari berbagai penyakit. t Accent 5;\l

CIPTAKAN RASA AMAN TNI KEMBALI LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

CIPTAKAN RASA AMAN TNI KEMBALI LAKSANAKAN PEMERIKSAAN

Ciptakan Rasa Aman Satgas Yonif 713/Satya Tama melaksanakan Pemeriksaan kepada setiap pengendara yang melintasi kampung Nafri dengan tujuan mengurangi tindak kejahatan serta penyelundupan barang terlarang, Nafri, Jayapura, Kamis (10/10/2019).

Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama tidak henti-hentinya bekerja keras untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat dengan kembali melaksanakan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melewati kampung Nafri. Kegiatan pemeriksaan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 10 Oktober 2019 tepat pada pukul 22.00 WIT bertempat di Kampung Nafri Kabupaten Abepura dengan dipimpin langsung oleh Letnan Dua H. R Sitorus beserta 2 regu anggota pos.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan ini Satgas mendapatkan 1 botol minuman keras jenis Mansion House dan 1 pakaian beratribut West Papua yang dibawa oleh salah seorang masyarakat dengan berinisial U Y berumur 29 tahun dan berjenis kelamin laki-laki serta diketahui pekerjaannya tidak bekerja dengan alamat di Kobakma.

Menurut pengakuan yang bersangkutan minuman keras itu dikonsumsi sendiri dan bukan untuk diperjual belikan sedangkan baju dengan atribut West Papua hanya untuk dipakai dan tidak ada maksud untuk mendukung apa yang tertulis di baju tersebut. Oleh karena itu untuk mengantisipasi dan mencegah kondisi yang tidak diinginkan maka Miras dan atribut West Papua tersebut saat ini diamankan di Pos Nafri.

Sitorus mengungkapkan dan menyampaikan kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi miras “Saya harap masyarakta tidaka lagi mengkonsumsi Miras karena dengan mengkonsumsi miras ini bisa menimbulkan keributan, kekacauan dan bahkan dengan miras anak-anak muda bisa menjadi malas untuk bersekolah sampai mereka putus sekolah. Dari akibat Miras juga dapat menyebabkan mereka tidak bisa meraih cita-citanya, sehingga sekali lagi kami Satgas menghimbau supaya masyarakat tidak mengkonsumsinya atau bahkan memperjual belikannya dan juga setiap orang tua harus menimbulkan rasa kepedulian dan mau berbuat untuk anak-anaknya kalau tidak suatu saat anak-anak ini akan kehilangan masa depannya”, Ungkapnya.